Claim Missing Document
Check
Articles

PROFIL KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATRIKS BERDASARKAN JENIS KELAMIN DI SMA NEGERI 7 PALU Fausan, Fausan; Sugita, Gandung; Sukayasa, Sukayasa
Aksioma Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh profil kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matriks berdasarkan jenis kelamin di SMA Negeri 7 Palu. Data dikumpulkan dengan cara metode tes dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari satu siswa laki-laki (SH) dan satu siswa perempuan (DS). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kesalahan konseptual yang dilakukan siswa laki-laki (SH) yaitu : 1) kesalahan tidak memahami konsep rumus perkalian matriks, 2) kesalahan konsep perkalian matriks, 3) kesalahan tidak menerapkan rumus invers, 4) kesalahan konsep invers matriks dan 5)  kesalahan konsep adjoin. Kesalahan prosedural yang dilakukan siswa laki-laki berupa 1) kesalahan dalam melakukan perhitungan, 2) kesalahan tidak menyederhanakan dan 3) kesalahan tidak menuliskan tanda operasi pada matriks. Sedangkan kesalahan konseptual yang dilakukan siswa perempuan (DS) yaitu: 1) kesalahan tidak memahami konsep rumus perkalian matriks, 2) kesalahan konsep perkalian matriks, 3) kesalahan konsep adjoin dan 4) kesalahan konsep invers matriks. Kesalahan prosedural yang dilakukan siswa perempuan berupa 1) kesalahan dalam melakukan perhitungan. Siswa laki-laki banyak melakukan kesalahan dari pada siswa perempuan dikarenakan, siswa laki-laki tidak teliti dan terburu-buru dalam menyelesaikan soal matriks. Sedangkan siswa perempuan tidak terlalu banyak melakukan kesalahan dikarenakan cenderung lebih teliti dan cermat dalam menyelesaikan soal matriks.Kata kunci: Profil Kesalahan, Jenis Kelamin dan Matriks
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA SD KARUNADIPA PALU TERHADAP KONSEP BANGUN-BANGUN SEGIEMPAT MELALUI PEMBELAJARAN MODEL PENCAPAIAN KONSEP Sukayasa, Sukayasa
Media Eksakta Vol 2, No 2 (2006)
Publisher : Media Eksakta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12.331 KB)

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk meningkatkan pemahaman siswa SD Karunadipa Palu terhadap konsep bangun-bangun segiempat. Untuk mencapai hal tersebut, maka rancangan penelitian ini menggunakan model Spiral Kemmis dan Taggart dengan prosedur sebagai berikut : (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi/evaluasi, dan (4) refleksi. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa  pemahaman siswa SD Karunadipa Palu dapat ditingkatkan dengan menerapkan pembelajaran model pencapaian konsep. Hal ini terbukti dari beberapa siklus dapat meningkatkan rata-rata skor peningkatan poin. Misalnya rata-rata skor peningkatan poin untuk siklus I adalah 24,17; siklus II adalah 23,96 dan siklus IV adalah 25,46.
Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X MIPA SMAN 1 Sigi Nyamping, I Nyoman; Sukayasa, Sukayasa
Jurnal Kreatif Online Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.861 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X MIPA 1 SMAN 1 Sigi khusus pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Jenis tindakan pembelajaran yang diterapkan adalah pembelajaran dengan mengintegrasikan pendekatan saintifik dalam pembelajaran kooperatif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 33 siswa kelas X MIPA1 SMAN 1 Sigi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis, wawancara dan observasi. Sedangkan analisis  data menggunakan analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan mengimplementasikan pendekatan saintifik sedemikian rupa dalam model pembelajaran kualitatif dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X MIPA 1 SMAN 1 Sigi pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Temuan lain hasil penelitian ini adalah dapat meningkatkan keatifan siswa dalam pembelajaran serta dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa dalam memecahkan masalah mateatika.
Profile of Problem Solving Systems in Linear Equations of Three Variabels of Class X Students in Terms of Mathematical and Gender Anxiety Based in MAN 2 Palu Rina, Rina; Bennu, Sudarman; Sukayasa, Sukayasa
Jurnal Riset Pendidikan MIPA Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j25490192.2020.v4.i1.pp25-31

Abstract

This research is a qualitative study which aims to obtain a description of the profile of problem solving systems in linear equations of three variables of the Islamic student madrasah in terms of mathematical and gender anxiety based on Polya's steps. The subjects of this study were male and female students of class X who had severe and mild math anxiety. The results of this study are (1) When understanding mathematical problems, the LB subject reads the voice slowly but can still be heard, the whole slowly, many times and often asks, PB subjects read in a rather loud voice, all slowly, many times -times and often asking questions, the subject of LR reads in a low voice, slowly, word for word, the subject of PR does a sound reading rather loudly, slowly, and repeatedly; (2) When compiling a problem-solving plan, LB and PB subjects plan to use a combined method, look nervous, impatient, and ask many questions, LR subjects using substitution methods are relatively more patient and calm in finding solutions, PR subjects plan to use a combined method , relatively more patient and calm in finding solutions; (3) when carrying out the problem solving plan, LB and PB subjects tend to be restless, in a hurry and need a relatively long time and do not write the completion steps completely, the subject of LR and PR tends to be quiet, silent, not saying much words and requires a relatively short time and write down the completion steps completely; (4) when re-examining the results of work, the subject of LB and PB checks the results of the answers obtained by verification only once and often asks, the subject of LR and homework re-check the results of answers obtained through repeated verification three times to feel confident with the answer.
Pelatihan Penerapan Model-model Pembelajaran Inovatif untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guna Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru-guru SD Gugus 3 Palu Utara Murdiana, I Nyoman; Sukayasa, Sukayasa; Hasbi, Muh.; Karniman, Tegoeh S.
Jurnal Kreatif Online Vol 8, No 4 (2020): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teachers are required to be able to carry out self-development sustainably through Sustainable Professional Development (PKB) activities. One of the PKB activities is to conduct research, especially Action Research (PTK). In doing PTK is very much determined by the ability to carry out innovative learning. The results of interviews with the Head of Teacher Working Group (KKS) of Gugus 3 Palu Utara obtained information that there are still many teachers in the Gugus 3 Palu Utara District experiencing problems in implementing Student Center-based Learning (SCL) models that match the expectations of Kurikulum 13 (K13). This community service was intended to provide training to teachers of SD Gugus 3 Palu Utara in the application of innovative SCL-based learning models that are in accordance with the K13 paradigm in order to improve pedagogical abilities in the context of sustainable professional development. During the implementation of the training activities, the teachers of SD Gugus 3 Palu Utara showed high enthusiasm in participating in this training activity and many of them asked questions about things they did not clearly understand. This indicated that the implementation of the training received positive responses from the teachers of SD Gugus 3 Palu Utara. From the results of the distribution of service instruments, it was found that the average percentage of participants who answered correctly was 88%, it meant that the training participants' mastery of innovative learning was very good.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Geometri SMP Berbasis Teori Van Hiele Untuk Meningkatkan Tahap Berpikir Siswa Dari Tahap Visualisasi ke Tahap Analisis Sukayasa, Sukayasa; Murdiana, I. N.; Hasbi, Moh.; Jaeng, Maxinus
Jurnal Kreatif Online Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk memperoleh perangkat pembelajaran geometri SMP berbasis teori Van Hiele untuk meningkatkan tahap berpikir siswa dari tahap visualisasi ke tahap analisis. Metode pengembangan yang digunakan untuk memperoleh perangkat pembelajaran tersebut adalah model 4-D (Four D-Model) yang dikemukakan oleh Thiagarajan dan Semmel melalui empat tahap yaitu:  (1) tahap pendefinisian (define), (2) tahap perancangan (design), (3) tahap pengembangan (develop) dan (4) tahap desiminasi (desiminate). Hasil pengembangan perangkat pembelajaran ini berupa seperangkat pembelajaran geometri SMP berbasis teori Van Hiele yang terdiri dari Buku Siswa, RPP, LKPD dan Latihan Soal dan dapat digunakan untuk meningkatkan tahap berpikir siswa dari tahap visualisasi ke tahap analisis. Adapun spesifikasi perangkat pembelajaran ini sebagai berikut: 1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis teori Van Hiele; 2) Aktivitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan berorientasi konstruktivis; 3) Perangkat pembelajaran ini khusus untuk meningkatkan tahap berpikir siswa dari tahap visualisasi ke tahap analisis pada materi konsep-konsep segiempat di SMP. Konsep-konsep segiempat yang menjadi fokus kajian adalah sifat-sifat segiempat dan hubungan antar sifat dari jenis-jenis segiempat; 4) Perangkat pembelajaran ini digunakan untuk kepentingan remedi baik secara individual maupun kelompok kecil.
KARAKTERISTIK PENALARAN SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH GEOMETRI DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER Sukayasa
Aksioma Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v3i1.17

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik penalaran siswa SMP dalam memecahkan masalah geometri ditinjau dari perbedaan gender dan tingkat kemampuan matematika. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka prosedur penelitian ini sebagai berikut: (1) tahap pertama dengan kegiatan antara lain mengkaji teori-teori tentang penalaran, masalah dan pemecahan masalah, materi geometri SMP dan gender; menentukan lokasi penelitian; merancang dan menvalidasi instrumen penelitian; (2) tahap ke dua dengan kegiatan yakni menentukan subjek penelitian, melaksanakan wawancara berbasis tugas, melakukan validasi data dan menganalisis karakteristik penalaran subjek. Subjek penelitian ini terdiri dari enam siswa SMP kelas VIII dan dikelompokan dalam tiga kelompok berdasarkan kemampuan matematika yaitu kelompok subjek berkemampuan tinggi, kelompok subjek berkemampuan sedang dan kelompok subjek berkemampuan rendah. Tiap kelompok terdiri dari dua subjek yakni seorang subjek laki-laki dan seorang subjek perempuan. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Palu provinsi Sulawesi Tengah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada umumnya subjek laki-laki memiliki kemampuan penalaran lebih baik dibandingkan subjek perempuan. Subjek laki-laki lebih mampu mengenal dan memahami konsep-konsep geometri yang digunakan untuk memecahkan masalah yang diberikan, dibandingkan subjek perempuan. Subjek laki-laki lebih kritis dan lebih kreatif dalam membangun ide-ide untuk memecahkan masalah yang diberikan dibandingkan subjek perempuan. Kata-kata kunci: karakteristik penalaran, masalah geometri dan gender
PENERAPAN PENDEKATAN SCIENTIFIC UNTUK MEMBANGUN PEMAHAMAN SISWA TENTANG KONSEP LUAS DAERAH PERSEGI PANJANG DAN PERSEGI DI KELAS VII SMP NEGERI 6 BANAWA Stela; Maxinus Jaeng; Sukayasa
Aksioma Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v4i2.68

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan pendekatan scientific yang dapat membangun pemahaman siswa pada konsep luas daerah persegi panjang dan persegi di kelas VII SMP Negeri 6 Banawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Desain penelitian mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan scientific dapat membangun pemahaman siswa tentang konsep luas daerah persegi panjang dan persegi di kelas VII SMP Negeri 6 Banawa mengikuti langkah-langkah yaitu (1) mengamati, siswa mengamati gambar, peristiwa maupun benda sekitar yang membentuk model bangun datar persegi panjang dan persegi. (2) menanya, peneliti dan siswa melakukan tanya jawab terkait hal yang diamati. (3) menalar, siswa mengolah data yang diperoleh dari kegiatan menanya untuk memperoleh kesimpulan. (4) mencoba, siswa mengerjakan LKS secara berkelompok dan mengerjakan tes individu. (5) mengkomunikasikan, siswa bersama kelompoknya mempresentasikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas. Kata Kunci : Pendekatan scientific, Membangun Pemahaman, Konsep Luas Daerah Persegi Panjang dan Persegi.
PROFIL KEMAMPUAN PENALARAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH SOAL CERITA BARISAN DAN DERET ARITMATIKA DI KELAS X SMA NEGERI 2 PALU Komang Melin; Ibnu Hadjar; Sukayasa
Aksioma Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v4i2.112

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran siswa dalam memecahkan masalah soal cerita barisan dan deret aritmatika berdasarkan langkah Polya ditinjau dari tingkat kemampuan matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini dipilih berdasarkan hasil ujian matematika semester ganjil. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak tiga siswa yang diambil dari 31 siswa yaitu masing-masing satu siswa berkemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Hasil penelitian ini adalah (1) subjek berkemampuan matematika tinggi dalam memecahkan masalah soal cerita barisan dan deret aritmatika mencapai enam indikator kemampuan penalaran yaitu menyajikan pernyataan matematika secara lisan dan tertulis, mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, memberikan alasan terhadap kebenaran solusi, memeriksa kesahihan suatu argumen dan menarik kesimpulan atau membuat generalisasi (2) subjek berkemampuan matematika sedang dalam memecahkan masalah soal cerita barisan dan deret aritmatika mencapai lima indikator kemampuan penalaran yaitu menyajikan pernyataan matematika secara lisan dan tertulis, mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, memberikan alasan terhadap kebenaran solusi, dan menarik kesimpulan atau membuat generalisasi (3) subjek berkemampuan matematika rendah dalam memecahkan masalah soal cerita barisan dan deret aritmatika mencapai satu indikator kemampuan penalaran yaitu menyajikan pernyataan matematika secara lisan dan tertulis. Kata Kunci: Kemampuan Penalaran, Penyelesaian Masalah, Kemampuan Matematika.
PROSES BERPIKIR SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DI KELAS X SMA NEGERI 2 PALU Inti Nahdataeni S; Sukayasa; Linawati
Aksioma Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v4i2.114

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa dengan gaya belajar yang berbeda yaitu siswa dengan gaya belajar visual, siswa dengan gaya belajar auditorial dan siswa dengan gaya belajar kinestetik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini diambil dengan menggunakan tes pengklasifikasian gaya belajar. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak tiga siswa yang diambil dari kelas X MIA 2 yaitu masing-masing satu siswa dengan gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik.Hasil penelitian ini adalah (1) subjek dengan gaya visual melakukan proses berpikir asimilasi dalam memahami masalah, melaksanakan rencana penyelesaian masalah dan memeriksa jawaban dan melakukan proses berpikir asimilasi dan akomodasi dalam merencanakan penyelesaian masalah, (2) subjek dengan gaya belajar auditorial melakukan proses berpikir melakukan proses berpikir asimilasi dalam memahami masalah, melaksanakan rencana penyelesaian masalah dan memeriksa jawaban dan melakukan proses berpikir asimilasi dan akomodasi dalam merencanakan penyelesaian masalah, (3) subjek dengan gaya belajar kinestetik melakukan proses berpikir berpikir asimilasi dalam memahami masalah, melaksanakan rencana penyelesaian masalah dan memeriksa jawaban dan melakukan proses berpikir asimilasi dan akomodasi dalam merencanakan penyelesaian masalah. Kata kunci: Proses berpikir, Pemecahan Masalah, Gaya belajar, Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
Co-Authors Addini, Indah Roofiqo Adnyana, I Wayan Purwa Guna Agung Wicaksono Akbar, Guntur Moh. Alfisyahra, Alfisyahra Andika Buntu Andini, Desi Putri Anggraini Anggraini Anggraini Angraina, Fitra Anizzar Fazira Arfanuddin, Arfanuddin Asti Perlin Terampe Asyita Asyita Badria, Sitti Hazrah Bago, Kiswanda Baharuddin Baharuddin Baharuddin Paloloang Baharuddin Paloloang Bakri Bakri Bakri Bakri Bakri M, Bakri M Bakri Mallo Baso Amri Dahniar Dahniar Dasa Ismaimuza Destria Pitaloka Pertiwi Desy Katrinatalin Topile Dewi Puspita Dg. Sute, Hijrah Nur Dwiyanti, Risna Dyantari, Putu Eka Surnyadewi Eka Widhiani, Ni Luh Regita Endrawati, Tri Evie Awuy Evie Awuy Fachry Erick Mohammad, Fachry Erick Fani Isdayanti Fatmawati Fatmawati Fausan Fausan Fausan, Fausan Fauzan, Moh Rizki Fauzan, Moh Rizki Fazira, Anizzar Ferdiawan A. Malidje Gandung Sugita Greskensia, NI Made Vemi Gumanambo, Nening Gumanambo, Nening Guntur Moh. Akbar Hamsiana, Hamsiana Hariyanto Hartina Pertiwi Hasmiati Hasmiati Heri Hermawan Holyness Nurdin Singadimedja I Luh Restini I Made Ariana I Made Saelendra Wiryawan I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana, I Nyoman Murdiana I Putu Nadiat Mika I Wayan Jati Jaya I Wayan Purwa Guna Adnyana I Wayan Sudarsana Ibni Hadjar Ibnu Hadjar Ika Kurniawan Domut Indah Roofiqo Addini Intan Purnama Marzuki Inti Nahdataeni S Jaeng , Maxinus Jaeng, Maxinus Jaeng, Maxinus Jaeng, Maxinus Jaya, I Wayan Jati Juliartini, Ni Kadek K, Olpi Jenli Kadek Widiastuti Karniman, Tegoeh S. Komang Melin Lantang, Nortje D. J Lantang, Nortje D.J Lario, Yovita Cicilia Linawati Linawati Linawati Lowo, Lilis Kartina Lusiana Lusiana M, Bakri M. Nur Yadil M., Bakri Mardia, Ainal Mariana Marinus B. Tandiayuk Marinus B. Tandiayuk Marinus Barra Tandiayuk Maxinus Djaeng Maxinus Jaeng Maxinus Jaeng Meinarni, Welli Melin, Komang Mika, I Putu Nadiat Moh. Habil S. Saleh Mohammad Rizal, Mohammad Mubarik Mubarik Mubarik Muh Hasbi Muh Nursisto Muh. Aditya Adi Putra Muh. Hasbi Muh. Hasbi Muh. Rizal Muh. Rizal Muhaimin Muhaimin Muhaimin Murdiana, I. N. Musdalifa MUSTAMIN IDRIS Muzdalifa, Muzdalifa Nahdataeni S, Inti Nasution, Annio Indah Lestari Nening Gumanambo Neri Sondek Nggau, Margaretta Lisni Alfionita Nubaya, Siti Nufriansyah, Rifki Nur janah, Nur Nurainun Nurainun Nur’aini, Jafar Nurhalisa, Nurhalisa Nurhaliza, Ratih Nurhayadi Nurmala Nurmala Nursupiamin Nursupiamin, Nursupiamin Nurul Hidayah Nurul Mutmainnah Hasmun Nur’aini Jafar Nyamping, I Nyoman Pathuddin Pildayani Pildayani, Pildayani Pratiwi, A. Rezky Puspita, Elfa Putra, Muh. Aditya Adi Putri Vasra Handayani Putri Vasra Handayani Putu Dyantari Rahma Rahman, Afdalul Rahmayani, Risti Raiyan Raiyan Raiyan, Raiyan Rajab Rajab Rajab, Rajab Ramadhani Ramadhani Ramadhani Restini, I Luh Rina Rina Riska Riska Riska Riski Rismah Gaib Rita Lefrida Romu, Siti Nur Janah T.H. Safira Seftianingsih Lamalaka Sartika, Mawar Sasmitha Puri Indah Satriana Satriana Sindi Geby Sintia Siti Nurbaya Sitti Hazrah Badria Sondek, Neri Sri Katon Stela Stela, Stela Suci Ramadhani Sudarman Bennu Sudarman Sudarman Sumampouw, Alex Sumarni Sumarni Surnyadewi, Eka Surya Prasamyati Tahumang Suryadi Suryadi Sutji Rochaminah Syahrial Syahrir Tamauni Syamsudin Syamsudin Syamsudin Syamsudin Tahumang, Surya Prasamyati Tamauni, Syahrial Syahrir Taufik, Moh Terampe, Asti Perlin Topile, Desy Katrinatalin Tri Endrawati Usman H.B Usman H.B, Usman H.B Violita Gracia Gracia Welli Meinarni Welli Meinarni Welli Meinarni Widiastuti, Kadek Yadil, Muh Nur Zahariati