Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Meningkatkan Kreativitas Siswa Melalui Model Project Based Learning (PjBL) Harjun Harjun; Jumatin Jumatin; Yuniarti Ahiri; Juwantho Lewa
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ahw24b41

Abstract

Student creativity is one of the essential competencies that must be developed in 21st-century learning to foster learners who are innovative, adaptive, and capable of solving problems contextually. However, various studies indicate that learning processes in schools remain predominantly teacher-centered and provide limited opportunities for students to optimally develop creative thinking skills. This study aims to analyze effective learning strategies for enhancing student creativity across different educational levels through a library research approach. The review was conducted through stages of planning, data collection, and analysis by examining 20 scholarly articles published between 2020 and 2025 and obtained from academic databases such as Google Scholar, Garuda, and SINTA-indexed journals. The findings reveal that innovative learning strategies, particularly Project Based Learning (PjBL), consistently improve student creativity, as reflected in increased ability to generate diverse ideas, think flexibly, and produce original and meaningful work. In addition to PjBL, STEM/STEAM approaches, technology-based learning, differentiated instruction, and the integration of local wisdom have also been shown to contribute positively to the development of student creativity. Nevertheless, the implementation of these strategies faces challenges, including limited time, inadequate facilities, teacher readiness, and varying levels of student participation. Therefore, this study recommends strengthening teacher competencies through continuous professional development, integrating educational technology, and developing evaluation systems that emphasize creative thinking processes. The results of this review are expected to serve as a reference for educators in designing innovative learning practices that are responsive to the demands of 21st-century education.
Kurikulum Merdeka pada Proses Pembelajaran di Sekolah Harjun Harjun; Jumatin Jumatin; Ilhamurrahman M Hubaib; Ahmad Mursyidin
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2026): MEI 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/jcw86r43

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui penerapan Kurikulum Merdeka pada Proses Pembelajaran di Sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Sumber data yang digunakan meliputi database jurnal terindeks seperti Google Scholar dan Sinta, dengan rentang waktu publikasi antara tahun 2021 hingga 2026. Kata kunci yang digunakan dalam penelusuran adalah: “Kurikulum Merdeka”, “Merdeka Belajar”, “Proses Pembelajaran”, “Implementasi Kurikulum”, dan “Profil Pelajar Pancasila”. Berdasarkan hasil telaah terhadap berbagai jurnal mengenai implementasi Kurikulum Merdeka, dapat disimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka merupakan inovasi pendidikan yang memberikan fleksibilitas tinggi dalam proses pembelajaran, dengan menekankan pendekatan yang berpusat pada peserta didik, penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila, serta pengembangan kompetensi abad ke-21. Secara umum, implementasi Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran, seperti meningkatnya keterlibatan siswa, pembelajaran yang lebih kreatif dan kontekstual, serta berkembangnya kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan kemandirian siswa.
Dampak Perkembangan Artificial Intelligence (AI) Terhadap Perkembangan Kurikulum Pendidikan Harjun Harjun; Jafar Ahiri; Yuniyarti Ahiri; ST. Asiyah Adzaniah Herul
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2026): MEI 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/15679280

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui dampak perkembangan Artificial Intelligence (AI) terhadap perkembangan Kurikulum Pendidikan. Penelitian ini menerapkan metode Systematic Literature Review (SLR). Sumber data yang digunakan meliputi GARUDA dan Sinta, dengan rentang publikasi artikel antara tahun 2023 hingga 2025. Untuk memperoleh artikel yang relevan, peneliti menggunakan kata kunci: Kecerdasan Buatan, Artificial Intelligence, Kurikulum Pendidikan, dan Dampak AI dalam Pendidikan. Hasil telaah terhadap dua puluh jurnal menunjukkan bahwa penggunaan Artificial Intelligence (AI) memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan kurikulum pendidikan. AI terbukti mampu mendorong transformasi kurikulum dari yang bersifat konvensional dan seragam menjadi lebih adaptif, fleksibel, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Melalui personalisasi pembelajaran, efisiensi pengelolaan kurikulum, inovasi pengalaman belajar, serta perluasan akses pendidikan inklusif, AI berperan strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan abad ke-21. Selain itu, AI juga mendorong perubahan peran guru dari penyampai informasi menjadi fasilitator dan pembimbing berbasis teknologi, serta menuntut kurikulum untuk memuat literasi AI sebagai kompetensi inti peserta didik.
Hubungan Antara Gaya Belajar Terhadap Minat Belajar Mahasiswa Harjun Harjun; Muliha Halim; Sri Wulandari; Hesti Ananta; Elza Andriani; Wa Nuraeni; Cina Armelia Putri; Nurul Mayang Sari
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/yvas6265

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Antara Gaya Belajar Terhadap Minat Belajar Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Penelitian ini direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 4 Desember 2025, yang jatuh pada hari Kamis. Lokasi penelitian bertempat di Universitas Haluoleo. Berdasarkan analisis data dari 132 responden mahasiswa dan uji hipotesis yang telah dilakukan, penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif, kuat, dan signifikan antara gaya belajar terhadap minat belajar mahasiswa. Hal ini ditunjukkan oleh koefisien korelasi Pearson sebesar r = 0,678 dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Lebih lanjut, analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa gaya belajar secara signifikan memengaruhi minat belajar, di mana 46% variasi dalam minat belajar mahasiswa dapat dijelaskan oleh variasi dalam gaya belajar (R² = 0,460). Persamaan regresi Ŷ = 28,45 + 0,59X mengindikasikan bahwa setiap kenaikan satu satuan pada skor gaya belajar, minat belajar mahasiswa akan meningkat sebesar 0,59 satuan. Distribusi gaya belajar menunjukkan bahwa gaya visual adalah yang paling dominan (39,4%) di antara responden, diikuti oleh gaya auditorik (31,1%) dan kinestetik (29,5%). Temuan ini menguatkan paradigma bahwa keselarasan antara metode pembelajaran dengan preferensi gaya belajar individu merupakan faktor krusial dalam menumbuhkan dan mempertahankan minat belajar mahasiswa.
Pengaruh Penggunaan Teknologi Pembelajaran Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Harjun Harjun; Salwati Salwati; Nadiyah Nadiyah; Novia Mayang Zae; Rahmatia Dwi Ayu Safitri; Alifya Dara Sakinah S; Wa Ode Putri
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/waer6n98

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Teknologi Pembelajaran Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal (asosiatif). Penelitian ini dilakukan di jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo, dengan kuesioner yang dibagikan kepada mahasiswa yang secara aktif menggunakan Menggunakan Teknologi Pembelajaran (seperti sistem E-Learning, alat kecerdasan buatan, atau media interaktif) dalam kegiatan belajar mandiri dan kuliah. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan dalam penelitian ini, Penggunaan teknologi pembelajaran memiliki dampak positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan oleh hasil uji t, yang menunjukkan nilai signifikansi 0.000 (Sig. < 0.05), sehingga menerima hipotesis alternatif (Ha).Arah pengaruh yang positif (koefisien regresi b = 0.75) menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas dan kualitas penggunaan teknologi, semakin tinggi pula motivasi belajar Mahasiswa.Besar kontribusi Penggunaan Teknologi Pembelajaran terhadap Motivasi Belajar adalah sebesar 46,2%. Angka ini diperoleh dari Koefisien Determinasi (R²) sebesar 0,462. Kontribusi ini menegaskan bahwa teknologi digital merupakan prediktor yang kuat dan signifikan dalam meningkatkan antusiasme dan motivasi belajar mahasiwa.  
Strategi Pemasaran Digital dan Analisis Potensi Pengembangan UMKM Kuliner Berbasis Bahan Lokal Harjun Harjun; Dila Lestari
ALTAMKIN: Jurnal Ekonomi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/altamkin.v2i2.35

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah mendorong transformasi besar dalam ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pada sektor kuliner yang berbasis bahan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan UMKM kuliner berbasis bahan lokal melalui strategi pemasaran digital, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat dan keputusan pembelian konsumen, serta merumuskan strategi pengembangan usaha yang relevan dengan era transformasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode survei yang dilaksanakan di kawasan sekitar kampus Universitas Halu Oleo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, penyebaran kuesioner, dan dokumentasi terhadap 25 responden yang terdiri dari 3 pelaku UMKM dan 22 konsumen. Objek penelitian meliputi tiga UMKM kuliner, yaitu Dimsumku, Favorito Bakar, dan Pentol Kuah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 85% konsumen menyatakan ketertarikan terhadap produk kuliner berbasis bahan lokal. TikTok menjadi platform digital yang paling banyak digunakan responden (50%), diikuti Instagram (35%). Kualitas produk menjadi faktor dominan dalam keputusan pembelian (40%), diikuti harga (25%), ulasan pelanggan (20%), dan promosi (15%). Sebanyak 90% responden mengakui bahwa promosi melalui media sosial mempengaruhi minat beli mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa UMKM kuliner berbasis bahan lokal memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung oleh strategi pemasaran digital yang terencana, branding yang kuat, dan pemanfaatan platform media sosial secara optimal.
Analisis Minat Konsumen dan Strategi Pengembangan UMKM Fashion Lokal Harjun Harjun; Intan Permata Sari
ALTAMKIN: Jurnal Ekonomi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/altamkin.v2i2.38

Abstract

Industri fashion lokal berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengalami pertumbuhan yang signifikan seiring dengan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap produk dalam negeri dan perubahan perilaku belanja di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat konsumen mahasiswa terhadap produk fashion lokal UMKM, mengkaji kesesuaian antara harga pokok produksi dengan kemampuan beli konsumen, mengidentifikasi preferensi model dan kualitas produk yang paling diminati, serta merumuskan strategi pengembangan UMKM fashion yang relevan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode survei yang dilaksanakan di kawasan kampus Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari pada bulan Mei 2026. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, kuesioner, dan dokumentasi terhadap 12 responden yang terdiri dari 3 pelaku UMKM fashion dan 9 konsumen mahasiswa. Objek penelitian meliputi tiga UMKM fashion, yaitu Almira, Aitemu Thrift Shop, dan toko fashion di area depan Kampus UHO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden konsumen (100%) memberikan penilaian baik hingga sangat baik terhadap kualitas produk, pelayanan, dan harga yang ditawarkan ketiga UMKM tersebut. Kualitas produk dan kesesuaian model dengan tren terkini menjadi faktor dominan dalam keputusan pembelian konsumen. Aitemu Thrift Shop menunjukkan performa bisnis tertinggi dengan omzet ±Rp80.000.000 per bulan, mengindikasikan besarnya pasar produk fashion preloved di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa UMKM fashion lokal di lingkungan kampus memiliki potensi berkembang yang besar apabila didukung oleh strategi pemasaran digital yang terencana, inovasi produk yang konsisten, dan pembangunan brand identity yang kuat.
Analisis Kelayakan Usaha Makanan Ringan Berbasis Produk Lokal: Studi Empiris UMKM Harjun Harjun; Dila Lestari
Edupreneurship: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ppp52408

Abstract

Local product-based snack food businesses experience rapid growth in urban areas as response to changing consumer preferences toward authentic, affordable, and sustainable products. This research analyzes feasibility of local snack food businesses in Lorong Pelangi area through empirical approach integrating field observation, in-depth interviews, and structured questionnaires. Three snack food UMKMs become investigation objects: Kios Aneka Kue (revenue Rp11 million/3 months), Warung Pisang Enak (revenue Rp10 million/3 months), and Warung Sakinah (revenue Rp20 million/3 months), with total fifteen consumer respondents. Mixed methods methodology combines operational condition observation, semi-structured interviews with owners/employees to explore strategic dimensions and operational challenges, and questionnaires with categorical rating scales (Sangat Baik, Baik, Kurang Baik, Tidak Baik) to measure consumer satisfaction. Results demonstrate that snack food businesses in this area possess substantial feasibility with stable consumer demand (2-3 purchases/week), affordable average expenditure (Rp5,000-Rp15,000/visit), and high satisfaction levels. Warung Sakinah recorded highest revenue through combination of strategic location, consistent product quality, and effective offline service delivery, despite not yet utilizing digital marketing. Warung Pisang Enak demonstrates modern adaptation with active digital marketing strategy (Instagram, TikTok, celebrity endorsement), while Kios Aneka Kue still relies on traditional word-of-mouth. Dominant purchase decision factors include product taste, affordable pricing, and strategic location. Challenges include intense competition, trend volatility, and necessity for continuous innovation. In conclusion, all three UMKMs demonstrate good business viability with recommendations including digital marketing intensification, systematic quality control, regular consumer feedback integration, and strategic product differentiation for long-term sustainable growth.
Pendampingan Digitalisasi UMKM Melalui Pendaftaran Lokasi Usaha pada Google Maps dan Edukasi QRIS Harjun Harjun; Abdullah Igo; Hasniah Hasniah; Yuniyarti Ahiri; Muhammad Juwantho Lewa; Hasbulla Rizalul Haq; Muhammad Fadlilahi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/c32vdg83

Abstract

Isi Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada UMKM Kios Fahmi dan Kios Alifah yang berlokasi di Kelurahan Kambu, Kota Kendari. Tujuan kegiatan adalah membantu pelaku UMKM meningkatkan visibilitas usaha melalui pendaftaran lokasi pada Google Maps serta meningkatkan literasi pembayaran digital melalui edukasi QRIS. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pendampingan, dan praktik langsung kepada pemilik usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pendampingan, kedua UMKM mengalami kendala dalam memperkenalkan lokasi usaha kepada pelanggan baru dan belum memahami secara optimal penggunaan QRIS, khususnya dalam verifikasi transaksi. Melalui pendampingan yang dilakukan, lokasi usaha berhasil terdaftar pada Google Maps sehingga memudahkan pelanggan menemukan lokasi usaha. Selain itu, edukasi QRIS meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai penggunaan pembayaran digital yang aman dan efisien. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan aksesibilitas usaha, kemudahan transaksi non-tunai, serta mendukung proses digitalisasi UMKM agar lebih mampu bersaing di era ekonomi digital.
Dampak Pertumbuhan Sektor Pariwisata dan Perikanan Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Menurut Lapangan Usaha: Bukti Empiris dari Kabupaten Wakatobi, Indonesia Rizal Rizal; Wahyu Muh Syata; Harjun Harjun; Ilhamurraman M Hubaib
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1cqe8y41

Abstract

This study aims to empirically analyze the impact of the growth of the tourism sector (represented by the Accommodation and Food and Beverage subsector) and the fisheries sector on the Total Gross Regional Domestic Product (GRDP) Growth in Wakatobi Regency, Indonesia, during the 2015–2019 period. As an archipelagic region that relies on these two sea-based sectors, identifying their contributions and interactions is crucial for sustainable economic development. Using a time series approach with Multiple Linear Regression Analysis, secondary data of GRDP at Constant Prices (ADHK) 2010 from BPS Wakatobi Regency was processed. The estimation results show that the model has very high explanatory power (R^2 = 0.883), which indicates that 88.3% of the variation in Total GRDP is influenced by both variables. However, the results of the Simultaneous Significance Test (F Test) (Prob. 0.116) and Partial Test (t Test) found that neither Tourism nor Fisheries Sector Growth statistically had a significant effect on Total GRDP Growth. Synergy analysis through the interaction model also did not prove significant. These findings indicate that Wakatobi Regency's total GRDP growth is currently dominated by non-basic factors, represented by model constants (such as government spending and household consumption), while leakage and weak inter-sectoral linkages prevent the significant impact of basic sectors from being internalized into aggregate GRDP. This study recommends the need for policies to strengthen backward linkages between the tourism sector and local products and further analysis of disaggregated GRDP by industry to identify true spillover effects.
Co-Authors Abdul Rahman Abdullah Igo Abdullah Igo BD Abdullah Igo BD Abdullah Igo, BD Agis Fauzia Ahiri, Jafar Ahiri, Yuniyarti Ahmad Mursyidin Ali Mulya Rende Ali Rofiq Alifkha Della Az Zahra Alifya Dara Sakinah S Alif’ Via Apriliana Alisa Nurul Aska Amiruddin B Andi Alyssa Rifka Pratiwi Andi Alyssa Rifka Pratiwi Andreanti Annisa Dwi Maharani Annisa Nur Aulia Jamal Asriyani Mulia Basri Atika Sari Maisura Cina Armelia Putri Darnawati, Darnawati Dewa Made Andikayana Dila Lestari Dila Lestari Dimas Rantangi Elza Andriani Ervi Dian Ayu Safitri Findi Yusari Fita Fitra Zaulah Friska Natasya Gjoshpink Putra Umar Sakka Hamdiansah Hamdiansah Hasbulla Rizalul Haq Hasnawati Hasnawati Hasniah Hasniah Hesti Ananta Hikmawati Hubaib, Ilhamurrrahan M Ilhamurrahman M Hubaib Ilhamurraman M Hubaib Ilhamurrrahan M Hubaib Ines Pratiwi Intan Permata Sari Irwan Hifu Jafar Ahiri Julsari Karopak Jumatin Jumatin Juwantho Lewa La Ode Safiun Arihi La Ode Syarif Hidayatullah Laode Arman Ardian Syah Layly Ambar Vyuta Widodo Lewa, Muhammad Juwantho Lulu Ikfha M Hubaib, Ilhamurrahman M. Ridwan Teguh Ma'alumu Miftachul Jannah Arif Muammar Akbar Al Qhuraissy, Muammar Akbar Al Qhuraissy Muh Fathul Ikrar Muh Ilham Muh. Alfiansyah Toroda Muh. Ilham Muhamad Abas Muhamad Azmin Fatajaya Muhammad Fadlilahi Muhammad Idrus Muhammad Juwantho Lewa Muhammad Nazriel Ali Imran Rasyid Muhammad Zaikin Muliha Halim Muni Nia Murni Nia Murtina Dewi Nadhine Dwi Aura Rellya Nadiyah Nadiyah Novia Mayang Zae Nur Dalilah Ariandi Zahira Nur Fadillah Annisa Nursyafika Nurul Mayang Sari Nurvianti Nurvianti Priska Prasilia Putu Dhyana Murti Rahmanpiu . Rahmatia Dwi Ayu Safitri Ramly Ramly Rasmiati Rezki Amelia Rizal Rizal Rizal Rizal Rosmawati Sakka, Gjoshpink Putra Umar Salsabila, Unik Hanifah Salwati Salwati Sam Safitriani Sarnely Uge Sarnely Uge Sayful Fajar Siti Nurmayani Sitti Harnia Sitti Nur Aisah Soulthoni, Hannin Pradita N Sri Purnamasari SRI RAHAYU Sri Wulandari ST. Asiyah Adzaniah Herul ST. Asiyah Adzaniah Herul Suci Ramadhani Suci Ramadhani SULASTRI Tiara Sukmawati Ummirah Madany Wa Nuraeni Wa Ode Deli Wa Ode Eliza Firdayanti Moris Wa Ode Fazri Samsinar Wa Ode Putri Wa Ode Salfia Wa Ode Zahra Permata Wahyu Muh Syata WD. Anadine Arsyamecka Abdullah WD. ST. Febri Wardamianingsih WD. ST. Febri Wardamianingsih Yasmin Saul Sambolayuk Yuniarti Ahiri Yuniyarti Ahiri