p-Index From 2021 - 2026
5.894
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikologi PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Jurnal Pendidikan Indonesia Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IJEE (Indonesian Journal of English Education) TARBIYA : Journal Education in Muslim Society IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Tell : Teaching of English Language and Literature Journal Script Journal: Journal of Linguistic and English Teaching Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Language and Literature WIDYA LAKSANA Journal of Education Technology JOURNAL OF APPLIED LINGUISTICS AND LITERATURE Journal on Education Voices of English Language Education Society Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Jurnal JOEPALLT (Journal of English Pedagogy, Linguistics, Literature, and Teaching) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JOSSAE (Journal of Sport Science and Education) Journal of Education and Teaching Learning Borneo Educational Journal (Borju) The Art of Teaching English as a Foreign Language (TATEFL) JSIKTI (Jurnal Sistem Informasi dan Komputer Terapan Indonesia) Journal of Educational Study Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Measurement In Educational Research Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat JELL (Journal of English Language Learning Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan (JURRIPEN) PESHUM
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPROVING STUDENTS’ WRITING COMPETENCY BY USING ‘THE IDEA-DETAILS’ TECHNIQUE IN CLASS XI IA 2 OF SMA NEGERI 4 SINGARAJA IN THE ACADEMIC YEAR 2013/2014 ., Ni Wayan Diantini; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4422

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah kompetensi menulis siswa kelas sebelas bisa ditingkatkan dengan menggunakan teknik ide dan detel atau tidak. Penelitian ini megikutsertakan siswa dari kelas XI IA2 di SMA Negeri 4 Singaraja tahun ajaran 2013/2014. Jumlah total dari siswa adalah 38 orang yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 28 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Ada beberapa instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yakni skenario mengajar, tes tulis, dan kuesioner. Dalam pre-tes, jumlah siswa yang mencapai nilai standar yang diterapkan di SMA Negeri 4 Singaraja hanya 2 (6%) orang, dimana nilai rata-ratanya adalah 5.6 dengan standar deviasi 8.5. Jumlah tersebut meningkat pada pada hasil siklus 1. Terdapat 8 (21%) siswa yang memenuhi nilai standar, dimana nilai rata-ratanya mencapai 68 dengan standar deviasi 7.9. Bagaimanapun, dalam siklus terakhir atau siklus ke 2, jumlah siswa yang mencapai nilai standar sebanyak 29 (76%) orang. Nilai rata-rata di siklus ke 2 mencapai 79 dengan standar deviasi 4. Hasil penelitian diatas menunjukan bahwa penerapan teknik ide dan detel dapat meningkatkan kompetensi menulis siswa. Dalam proses pembelajaran ini, siswa juga memeberikan respon yang baik.Kata Kunci : kompetensi menulis, teknik ide dan detel The study was conducted in order to know whether the writing competency of eleventh grade students could be improved by using the Idea-Details technique or not. The subjects of this study are the students in class XI IA2 at SMA Negeri 4 Singaraja in the academic year 2013/2014. There were 38 students in this class which consisted of 10 male students and 28 female students. The study was conducted using a classroom action research design. This study was done in two cycles. The instruments used in this study were teaching scenario, written test, and questionnaire. In the pre-test, the number of students who could pass the standard score was only 2 (6%) students, in which the mean score was 5.6 and the standard deviation was 8.5. In the first cycle, there were 8 (21%) students who were pass the standard score which is used in SMA Negeri 4 Singaraja, in which the mean score was 68 and the standard deviation was 7.9. However, in the last cycle or cycle 2, the number of students who could pass the standard score increased a lot. It was about 29 (76%) students who could pass the standard score. The mean score was 79 and the standard deviation was 4. The results of the study indicated that the use of the Idea-Details technique could improve students’ writing competency. The students also gave positive responses during the teaching-learning process.keyword : writing competency, the idea-details technique
TEACHERS' AND STUDENTS' PERCEPTION ON DEMOTIVATING FACTORS IN EFL LEARNING IN SMA N 2 BANJAR IN ACADEMIC YEAR 2014/2015 ., Kadek Diah Cahya Nita; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru dan siswa terhadap faktor-faktor yang mengurangi motivasi siswa untuk belajar Bahasa Inggris serta persamaan dan perbedaan diantara persepsi guru dan siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMA 2 Banjar yang berjumlah 216 orang dan 3 orang guru Bahasa Inggris yang mengajar kelas XI. Sementara itu, objek dari penelitian ini adalah persepsi guru dan siswa terhadap faktor-faktor yang mengurangi motivasi siswa untuk belajar Bahasa Inggris. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survey untuk mengumpulkan data. Kuisioner merupakan instrumen utama dalam penelitian ini yang didukung oleh hasil wawancara untuk memperkuat hasil kuisioner. Data dianalisis dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Guru menunjukkan persepsi positif terhadap 5 faktor seperti buku pelajaran yang digunakan di kelas dan persepsi negatif guru ditunjukkan terhadap 4 faktor seperti gangguan bahasa asing lain. 2) Siswa menunjukkan persepsi positif terhadap 2 faktor seperti tingkah laku teman sekelas dan persepsi negative terhadap 7 faktor seperti berkurangnya kepercayaan diri siswa karena pengalaman kegagalan siswa. 3) Guru dan siswa menunjukkan persepsi positif terhadap 2 faktor dan persepsi negatif terhadap 4 faktor. Perbedaan persepsi guru dan siswa ditemukan pada 3 faktor dimana guru menunjukkan persepsi positif namun siswa menunjukkan persepsi negatif.Kata Kunci : Faktor yang menurunkan motivasi belajar siswa, Persepsi guru, Persepsi siswa This present study aimed at finding out the teachers’ and students’ perception on demotivating factors in EFL and the similarities and the differences between teachers’ and students’ perception. The subjects of this study were all the eleventh grade students and three teachers of SMA N 2 Banjar in academic year 2014/2015. The object in this study was perception of teachers and students on demotivating factors in EFL learning. This study was a descriptive study with survey as the method for collecting the data. A questionnaire was the main instrument in gaining the data which were supported by an interview to strengthen the result of the questionnaire. The data were analyzed both quantitatively and qualitatively. The result of the study reveals that: 1) Teachers express their positive perceptions towards five demotivating factors such as course book used in the class and negative perception towards four demotivating factors such as interference of another foreign language that pupils studying. 2) Students’ positive perception is on two demotivating factors such as attitude of group members and students’ negative perception is on seven demotivating factors such as reduced self confidence due to experience of failure or lack of success. 3) Both teachers and students show their positive perception toward two demotivating factors. Otherwise, they show their negative perception towards four demotivating factors. Teachers’ and students’ perception is different on three demotivating factors in which students’ perception is negative but teachers’ perception is positive.keyword : Demotivating factors, Students’ perception, Teachers’ perception.
THE PERCEPTION OF ENGLISH SENIOR HIGH SCHOOL TEACHERS IN BULELENG DISTRICT ON SCIENTIFIC APPROACH IN THE IMPLEMENTATION OF THE CURRICULUM 2013 ., I Gede Surya Mertha; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4871

Abstract

This study aimed at determining the perception of English senior high school teacher in Buleleng District on Scientific Approach in the implementation of curriculum 2013. The population of this study were English teacher in Buleleng District and selected to be the sample by using random sampling technique. This study was descriptive study with survey technique. The instrument used was only questionnaire with 50 items which was distributed to the sample. The result of this study shows that most teachers in Buleleng District have very good perception on scientific approach in the implementation of curriculum 2013.Kata Kunci : Perception, Scientific Approach, Curriculum 2013 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru bahasa inggris SMA di Kecamatan Buleleng terhadap pendekatan saintifik dalam implementasi kurikulum 2013. Populasi pada penelitian ini adalah guru-guru Bahasa Inggris SMA di Kecamatan Buleleng yang dipilih menjadi sampel dengan teknik acak. Penelitian ini merupakan penetitian deskriptif dengan teknik survey. Istrumen yag digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan 50 butir pernyataan yang didistribusikan pada sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar guru bahasa inggris SMA di Kecamatan Buleleng memiliki persepsi yang baik terhadap pendekatan saintifik dalam implementasi kurikulum 2013.keyword : Persepsi, Pendekatan Saintifik, Kurikulum 2013
DEVELOPING CHARACTER BASED LANGUAGE LEARNING GAMES IN TEACHING ENGLISH FOR SECOND GRADE JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN SMP NEGERI 4 SINGARAJA ., Ni Wayan Devi Crisnady; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8175

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang bertujuan untuk (1) mengembangkan permainan pembelajaran bahasa berbasis pendidikan karakter dalam mengajar bahasa Inggris untuk siswa kelas 2 SMP dan (2) menganalsis kualitas dari produk tersebut sebagai sebuah strategi mengajar. Subjek dari penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 4 Singaraja di kelas VIII B6. Model penelitian Sugiyono digunakan dalam prosedur penelitian ini. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan menggunakan beberapa instrumen penelitian seperti; lembar observasi, kueisioner, panduan wawancara mendalam, checklist, dan rubrik penilian sikap. Data tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan persentase frekuensi dan data dari kualitas produk dianalisis secara kuantitatif menggunakan rumus dari Nurkancana and Sunartana. Berdasarkan perolehannya, telah dikembangkan empat permainan yang disajikan kedalam buku pedoman permainan, dan hasil dari validasi ahli menunjukan bahwa permainan yang dikembangkan dan buku pedoman permainan yang dirancang dikategorikan sebagai produk unggulan. Terlebih lagi, hasil yang sama dari kuesioner guru menunjukan kualitas produk sebagai kategori unggulan. Hasil dari kuesioner siswa juga menunjukan bahwa mereka sangat antusias dan termotivasi dengan aktifitas pembelajaran menggunakan permainan. Disamping itu, karakter yang diturunkan dari permainan yang dikembangkan sudah mulai terlihat pada beberapa siswa selama permainan tersebut dimainkan.Kata Kunci : buku permainan, karakter, permainan pembelajaran bahasa This research is a research and development study which aimed at (1) developing character based language learning games for teaching English for second grade junior high school students and (2) analyzing the quality of that product as teaching strategy. The subjects of this study were the 2nd grade junior high school students of VIII B6 class in SMP Negeri 4 Singaraja. Sugiyono design model was employed as the present research procedures. The data were collected by using several research instruments, such as observation sheets, questionnaires, in-depth interview guide, checklists, and affective rubrics. The data obtained were analyzed qualitatively by using percentage of frequency and the data of the product’s quality were analyzed quantitatively by using Nurkancana and Sunartana formula. From the result, four games which presented into a manual games book were developed, and the result of experts’ validation showed that the games developed and the manual games book designed were categorized as excellent prototype. In addition, the result of teacher’s questionnaire showed the product’s quality as excellent category. Result of students’ questionnaire also showed that they were so enthusiastic and motivated with the learning activities using game. Besides, the inherited characters from the game were starting to emerge to some students during the game was played.keyword : games book, characters, language learning games
DEVELOPING BIG BOOK AS MEDIA FOR TEACHING ENGLISH AT FIRST GRADE STUDENTS OF ELEMENTARY SCHOOL IN SD LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2017/2018 ., Ketut Intania Anggareni Mapet; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A.; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd.,M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.603 KB) | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.13350

Abstract

Mapet, K. I. A1, Nitiasih, P. K2, Mahayanti, N. W. S3 123English Education Department Ganesha University of Education Singaraja, Indonesia intaniamapet@gmail.com, titiekjegeg@gmail.com, mahayantisurya@yahoo.co.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan big book berbasis karakter sebagai media dalam pembelajaran Bahasa Inggris untuk kelas 1 SD di SD Lab UNDIKSHA Singaraja, dan (2) mengetahui kualitas dari big book berbasis karakter dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Subjek dari penelitian ini adalah dua puluh tiga siswa kelas 1B di SD Lab UNDIKSHA Singaraja. Data dalam penelitian ini diperoleh dari panduan wawancara, kuesioner, ceklis, rubrik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengikuti prosedur pengembangan berdasarkan model pengembangan Sugiyono yaitu identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, dan revisi produk. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat jenis big book berbasis karakter yang dikembangkan dengan tema greeting, alphabet, my face, colors. Masing-masing big book terdiri dari 9 sampai 11 halaman dan mengandung pembelajaran karakter di dalam ceritanya. Berdasarkan kualitas media, ditemukan bahwa big book berbasis karakter yang dikembangkan dikategorikan sebagai media yang sangat bagus. Kata Kunci : anak-anak, big book, pendidikan karakter ABSTRACT This research aimed to (1) develop character based big book as a media for teaching English at first grade students at SD Lab UNDIKSHA Singaraja, and (2) find out the quality of character based big book for teaching English. The subject of this research was twenty two students at 1B class of elementary school at SD Lab UNDIKSHA Singaraja. The data of this research were obtained by using interview guide, questionnaires, checklist, and rubric. This research was R & D (research and development) which followed several procedures based on Sugiyono model namely identifying potency and problem, collecting data, designing product, validating design product, revising design product, trying-out product, and revising product. The result of this research showed that there were four kinds of character based big book developed with the theme greeting, alphabet, my face, and colors. Each big book consisted of nine up to eleven pages and was inserted character education in its story. For the quality of the media, it was found that the character based big book developed was categorized as excellent media. keyword : big book, character education, young learners
The Effect of SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, and Review) combined with Numbered Head Together on Students' ReadingComprehension at Eight Grade Students of SMP Saraswati Seririt in the Academic year 2014/2015 ., Ni Komang Fina Sasmita Sari; ., Dr.Sudirman, M.L.S; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah ada atau tidak ada perbedaan yang signifikan dalam pemahaman membaca antara siswa yang diajar dengan menggunakan SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, and Review) dikombinasikan dengan Numbered Head Together Strategi dan mereka yang diajarkan dengan menggunakan Teknik Konvensional. Desain Post-Test untuk Kontrol Grup yang acak digunakan dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Saraswati Seririt. Mereka adalah kelas VIIIB sebagai kelompok eksperimen yang diajarkan dengan SQ3R (Survey, Question, Read, Recite dan Review) dikombinasikan dengan Numbered Head Together dan kelas VIIIA sebagai kelompok kontrol yang diajarkan dengan Teknik Konvensional. Instrumen yang digunakan adalah scenario pengajaran dan tes pemahaman membaca. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis baik secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa yang diajar dengan Strategi SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, and Review) dikombinasikan dengan Numbered Head Together lebih baik daripada mereka yang diajar dengan Teknik Konvensional. Ini dibuktikan dari nilai rata-rata dari kelompok eksperimen yaitu 82,23, sedangkan kelompok kontrol adalah 75,61. Kata Kunci : Pemahaman Membaca, SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, and Review) dikombinasikan dengan Numbered Heads Together This study aimed at investigating whether or not there was a significant difference in reading comprehension between the students who were taught by using SQ3R combined with Numbered Head Together and those who were taught by using conventional strategy. The research design of this study was Post-test Only Control Group Design. The population was the eighth grade students of SMP SaraswatiSeririt. Cluster Random Sampling was assigned to select the sample of the study.Class VIII.B was assigned as the experimental group which was taught by using SQ3R combined with Numbered Head Together and class VIII.A as the control group which was taught by using conventional strategy.The result of the data analysis showed that students in experimental group performed better reading than students in control group. It was proven by the result of descriptive statistics that showed the mean score the experimental group was 82.23, while the mean score of control group was 75.61. The result of the t-test also showed that the value of the tobs was higher than thetcv. keyword : Reading Comprehension, SQ3R (Survey, Question, Read, Recite and Review combined with Numbered Heads Together
THE VERB-FORMING AFFIXATION IN SIDETAPA DIALECT OF BALINESE: A MORPHOPHONEMIC ANALYSIS ., Ni Kadek Ariasih; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3367

Abstract

The study aimed at discovering data and information about the number of prefixes and suffixes found in Sidetapa Dialect of Balinese (SDB) having role in constructing verb. This study was designed by using descriptive qualitative approach. The main informant of this study was one family which was chosen based on certain criteria. The data was collected by means of word lists: Swadesh, Nothofer, Holle, and Budasi and sentence list. Some natural speeches produced among family member with their neighbors and friends were also recorded. The obtained data were analyzed descriptively. The result revealed that there were two prefixes having role in constructing verb, namely: prefix {ma- and N-} and three suffixes {-ng, -a, and -na}. All of the prefixes experienced morphophonemic process in certain condition. Prefix {ma-} underwent morphophonemic process in the form of deleting phoneme /a/ in prefix {ma-} itself when it was added into any base which had an initial vowel. And prefix {N-} was indicated by its change into some allomorphs namely: |n-|, |ny-|, |ng-|, |m| when they were attached into a particular base. Meanwhile the suffix experiencing morphophonemic process was suffix {-ang}. Each prefix and suffix had more than one meaning depending on the bases attached into it. The usage of each prefix and suffix was also different. It is expected that this study can be used as a reference for the other researchers that interest in exploring more about SDB, especially the availability of the affixes and their changes. Kata Kunci : prefix, suffix, verb formation, morphophonemic process, Sidetapa Dialect of Balinese Penelitian ini bertujuan untuk menemukan data dan informasi tentang jumlah awalan dan akhiran yang mempunyai peran untuk membentuk kata kerja dalam dialek Sidetapa. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif. Informan utama dalam penelitian ini yaitu satu keluarga yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Data dikumpulkan dengan menggunakan daftar kata yang disusun oleh: Swadesh, Nothofer, Holle, and Budasi, daftar kalimat. Beberapa percakapan antara anggota keluarga, anggota keluarga dengan temannya dan juga dengan tetangganya juga direkam. Data yang sudah diperoleh dianalis secara deskriptif. Hail penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua awalan yang memiliki peran untuk membuat kata kerja yaitu awalan {ma- and N-} dan tiga akhiran {-ng, -a, and -na}. Semua awalan tersebut mengalami proses morpofonemik dalam beberapa kondisi tertentu. Awalan {ma-} mengalami proses morpofonemik yang ditandai dengan penghilangan fonem [a] terhadap awalan {ma-} itu sendiri ketika awalan tersebut digabungkan dengan kata dasar yang berinisial vowel. Sedangkan awalan{N-}dicirikan dengan allomorph yang dimilikinya yaitu |n-|, |ny-|, |ng-|, |m| ketika digabungkan dengan kata dasar tertentu. Sedangkan akhiran yang mengalami proses morpofonemik yaitu akhirin {-ang}. Masing-masing awalan maupun akhiran memiliki makna yang bervariasi tergantung dari kata dasar yang dilekatkan. Penggunaanya dari masing-masing awalan maupun akhiran tersebut jga berbeda-beda. Penulis sangat berharap agar penelitian ini bisa dijadikan sebagai acuan bagi peneliti-peneliti lain yang tertarik untuk mengksplor lebih dalam lagi tentang dialek Sidetapa khusunya keberadaan imbuhan-imbuhan dan perubahannya. keyword : awalan, akhiran, pembentukan kata kerja, proses morpofonemik, dialek Sidetapa
AN ANALYSIS OF STUDENTS' MOTIVATION IN LEARNING ENGLISH IN SMK N 1 SUKASADA ., Ni Km Punia Antari; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris, (2) mengidentifikasi jenis motivasi yang siswa miliki dalam belajar bahasa Inggris, (3) menyelidiki alasan di balik siswa yang termotivasi dan yang tidak termotivasi dalam belajar bahasa Inggris di SMK N 1 Sukasada. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa di SMK N 1 Sukasada dari kelas X dan XI . Sementara itu, objek penelitian ini adalah motivasi dalam belajar bahasa yaitu motivasi instrumental dan motivasi integratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat motivasi siswa berada di tingkat tinggi dan sedang. Jenis motivasi yang siswa miliki dalam belajar bahasa Inggris adalah motivasi instrumental dan integratif. Ada dua alasan mengapa siswa termotivasi dalam belajar bahasa Inggris. Alasannya adalah (1) untuk mendukung karir mereka di masa depan, dan (2) untuk berkomunikasi dengan wisatawan. Ada satu alasan utama mengapa siswa tidak termotivasi dalam belajar bahasa Inggris. Alasannya adalah karena bahasa Inggris sulit terutama dalam memahami arti kata-kata bahasa Inggris / kosa katanya.Kata Kunci : Motivasi, Motivasi Instrumental dan Integrative This study aimed at (1) finding out the levels of student’s motivation in learning English, (2) identifying the kinds of motivation that students have for learning English, (3) investigating the reasons behind motivated and unmotivated student in learning English in SMK N 1 Sukasada. This study was a descriptive study using qualitative and quantitative analysis. The subjects of this study were the students in SMK N 1 Sukasada from tenth to eleventh grade students. Meanwhile, the object of this study was motivation in language learning namely instrumental motivation and integrative motivation. The results of this study show that the levels of students’ motivation were in high and moderate level. The kinds of motivation that students have in learning English were instrumental and integrative motivation. There were two reasons why the students were motivated in learning English. The reasons were (1) to support their career in the future, and (2) to communicate with tourists. There was one main reason why the students were not motivated in learning English. The reason was because English is difficult especially in understanding the meaning of English words/vocabularies. keyword : Motivation, Instrumental and Integrative Motivation
AN ANALYSIS OF THE TYPES OF READING COMPREHENSION QUESTIONS USED BY TEACHERS IN SENIOR HIGH SCHOOL A IN SINGARAJA BASED ON COGNITIVE DOMAIN OF REVISED BLOOM’S TAXONOMY ., Destri Anu Arisandi; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd.,M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis pertanyaan pemahaman bacaan yang digunakan oleh guru bahasa Inggris di SMA A di Singaraja. Analisis didasarkan pada domain kognitif dari Taksonomi Bloom Revisi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah buku teks siswa, lembar kerja siswa, dan pertanyaan yang diajukan oleh dua guru secara lisan di kelas selama 4 pertemuan. Setelah menganalisis semua pertanyaan yang digunakan oleh guru, wawancara dilakukan untuk mendapatkan alasan guru dalam menggunakan pertanyaan-pertanyaan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa pertanyaan lisan dan tulis yang digunakan oleh guru sebagian besar mengacu pada remembering factual knowledge dengan persentase 35,21% pada buku teks siswa, 57,95% pada lembar kerja siswa dan 45,61% pada pertanyaan lisan yang digunakan oleh guru selama kegiatan mengajar. Level pertanyaan kedua yang paling dominan digunakan dalam pertanyaan lisan dan tulis adalah understanding factual knowledge dengan persentase 35,21% pada buku teks siswa, 23,67% pada lembar kerja siswa dan 36,84% pada pertanyaan lisan yang digunakan oleh para guru di kelas. Dengan demikian, pertanyaan yang digunakan oleh guru lebih menekankan pada pertanyaan Lower Order Thinking (LOT).Kata Kunci : pemahaman membaca, pertanyaan, higher order thinking, lower order thinking This study was aimed at analyzing the types of reading comprehension questions used by English teachers in Senior High School A in Singaraja. The analysis was based on the cognitive domains of revised Bloom’s Taxonomy. The design used in this study was qualitative research design. The sources of this data were the students’ textbook, students’ worksheet, and the questions that were asked by the teachers orally in the class during 4 meetings. After analyzing all of the questions that were used by the teachers, interview was conducted in order to gain the teacher’s reasons of using those questions. The result of the analysis showed that the oral and written questions used by the teachers mostly refers to remembering factual knowledge with percentage 35.21% in the students textbook, 57.95% in the students’ worksheet and 45.61% in the oral questions that were used by teacher during the teaching activity. The second most dominantly used in the oral and written question was understanding factual knowledge level with percentage 35.21% in the students’ textbook, 23.67% in the students’ worksheet and 36.84% in the oral questions that were used by the teacher in the class. Thus, the questions that were used by teachers are more emphasized on Lower Order Thinking question (LOT)keyword : : reading comprehension, questions, higher order thinking, lower order thinking
IMPROVING STUDENTS’ WRITING COMPETENCY BY USING ‘THE IDEA-DETAILS’ TECHNIQUE IN CLASS XI IA 2 OF SMA NEGERI 4 SINGARAJA IN THE ACADEMIC YEAR 2013/2014 ., Ni Wayan Diantini; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4423

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah kompetensi menulis siswa kelas sebelas bisa ditingkatkan dengan menggunakan teknik ide dan detel atau tidak. Penelitian ini megikutsertakan siswa dari kelas XI IA2 di SMA Negeri 4 Singaraja tahun ajaran 2013/2014. Jumlah total dari siswa adalah 38 orang yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 28 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Ada beberapa instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yakni skenario mengajar, tes tulis, dan kuesioner. Dalam pre-tes, jumlah siswa yang mencapai nilai standar yang diterapkan di SMA Negeri 4 Singaraja hanya 2 (6%) orang, dimana nilai rata-ratanya adalah 5.6 dengan standar deviasi 8.5. Jumlah tersebut meningkat pada pada hasil siklus 1. Terdapat 8 (21%) siswa yang memenuhi nilai standar, dimana nilai rata-ratanya mencapai 68 dengan standar deviasi 7.9. Bagaimanapun, dalam siklus terakhir atau siklus ke 2, jumlah siswa yang mencapai nilai standar sebanyak 29 (76%) orang. Nilai rata-rata di siklus ke 2 mencapai 79 dengan standar deviasi 4. Hasil penelitian diatas menunjukan bahwa penerapan teknik ide dan detel dapat meningkatkan kompetensi menulis siswa. Dalam proses pembelajaran ini, siswa juga memeberikan respon yang baik.Kata Kunci : kompetensi menulis, teknik ide dan detel The study was conducted in order to know whether the writing competency of eleventh grade students could be improved by using the Idea-Details technique or not. The subjects of this study are the students in class XI IA2 at SMA Negeri 4 Singaraja in the academic year 2013/2014. There were 38 students in this class which consisted of 10 male students and 28 female students. The study was conducted using a classroom action research design. This study was done in two cycles. The instruments used in this study were teaching scenario, written test, and questionnaire. In the pre-test, the number of students who could pass the standard score was only 2 (6%) students, in which the mean score was 5.6 and the standard deviation was 8.5. In the first cycle, there were 8 (21%) students who were pass the standard score which is used in SMA Negeri 4 Singaraja, in which the mean score was 68 and the standard deviation was 7.9. However, in the last cycle or cycle 2, the number of students who could pass the standard score increased a lot. It was about 29 (76%) students who could pass the standard score. The mean score was 79 and the standard deviation was 4. The results of the study indicated that the use of the Idea-Details technique could improve students’ writing competency. The students also gave positive responses during the teaching-learning process.keyword : writing competency, the idea-details technique
Co-Authors ., Destri Anu Arisandi ., Destri Anu Arisandi ., Gede Pradipta Putra ., Gede Pradipta Putra ., I Gede Made Adi Kerta Yasa ., I Gede Made Adi Kerta Yasa ., I Komang Adi Wiguna ., I Komang Adi Wiguna ., I Putu Chandra Guna Krisna ., I Putu Era Agustrawan ., I Putu Era Agustrawan ., I Putu Surya Anggana ., Ida Ayu Agung Ratih Pramesti ., Ida Ayu Agung Ratih Pramesti ., Ida Ayu Putu Putri Gita Sari ., Kadek Andi Arta Dinata ., Kadek Andi Arta Dinata ., Kadek Ayu Ratih Indriani ., Ketut Ady Ananta ., Ketut Ady Ananta ., Ketut Andi Wiraprasta ., Ketut Andi Wiraprasta ., Ketut Ariani ., Ketut Intania Anggareni Mapet ., Ketut Intania Anggareni Mapet ., Ketut Rafika Yanthi ., Komang Juni Artini ., Luh Putu Ayu Wijayanti ., Luh Putu Ayu Wijayanti ., Luh Putu Rany Prihastuti ., Luh Putu Rany Prihastuti ., Ni Kadek Ayu Mei Diah Trisnawati ., Ni Nyoman Ayu Utari Dewi ., Ni Putu Tri Martya Ersa Fridayanthi ., Ni Putu Yeni Pramita ., Ni Putu Yeni Pramita ., Ni Wayan Devi Crisnady ., Ni Wayan Devi Crisnady ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha ., Putu Dian Sukmawati ., Putu Dian Sukmawati ., Wahyu Dwi Cahya Abd. Rajab Adnyani, Ni Luh Putu Sri Adnyayanti, Ni Luh Putu Era Agustini, Ketut Filia Budi Amanda, Si Luh Nyoman Julia Tria Anak Agung Gede Yudha Paramartha Anggara, I Putu Dipa Annisa Fitri ., Annisa Fitri Ariani, Pande Made Mela Aritona, Gede Artanayasa, Wayan Ashadi Bhujangga, N M Gea Vashya Budiarta, Luh Gede Rahayu Citrawati, Ni Kadek Damayanti, Komang Devi Dennis Alonzo Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Komang Tantra Dials, Jeanette Drs. Asril Marjohan,MA . Drs.Gede Batan,MA . Dzul Rachman, Dzul G.A.P. Suprianti Gede Irwandika . Gede Mahendrayana Gede Rasben Dantes Hua, Liang Huizhao, Zhuo I Dewa Sri Agung Oktaviyanti Puspita Dewi I Gede Angga Sukaryawan . I Gede Surya Mertha . I Kadek Berli Arya Sujana I Kadek Sastra Oksto Wibawa I Kadek Supriawan Adinatha ., I Kadek Supriawan Adinatha I Ketut Resika Arthana I Nyoman Adi Jaya Putra I Nyoman Pasek Hadisaputra I Putu Indra Kusuma I Putu Indra Kusuma I Putu Ngurah Wage Myartawan I Wayan Suarnajaya I.A.M.I. Utami I.P.I. Kusuma IDA AYU MADE ISTRI UTAMI . Ida Bagus Putu Eka Prayoga ., Ida Bagus Putu Eka Prayoga Indra Agus Eka Hariawan Irene Puspita Sari . Jaya Putra, I Gede Ardika Jayantini, I Gusti Agung Rwa Jeane Tuilan Kadek Dharma Jaya Wardana Kadek Diah Cahya Nita ., Kadek Diah Cahya Nita Kadek Dwi Saptayani ., Kadek Dwi Saptayani Kadek Eva Krishna Adnyani Kadek Sonia Piscayanti Kagiura, Fumiko Kinanti, Gusti Ayu Anggita Komang Febrinayanti Dantes Komang Sri Vidyartika Putri Kultsum, Ummi Kusuma, I.P.I. Laba, Made Ajiswara Luh Ayu Tirtayani Luh Diah Surya Adnyani Luh Gd Rahayu Budiarta Luh Gd Rahayu Budiarta ., Luh Gd Rahayu Budiarta Luh Made Astiti Partama . Luh Putu Artini M. Joko Purnomo ., M. Joko Purnomo M.L.S ., Dr.Sudirman, M.L.S Made Hery Santosa Made Riki Ponga Kusyanda Maharani, Putu Rima Masumoto, Yukiko Minxia, Zhu Muhammad Handi Gunawan Nathanael, William Akwila Netiasih, Putu Kerti Ni Kadek Ariasih . Ni Kadek Chandra Maharani Ni Km Punia Antari ., Ni Km Punia Antari Ni Komang Arie Suwastini Ni Komang Fina Sasmita Sari ., Ni Komang Fina Sasmita Sari Ni Luh Putu Era Adnyayanti Ni Luh Putu Maya Apsari ., Ni Luh Putu Maya Apsari Ni Made Rahayuni . Ni Made Ratminingsih Ni Putu Astiti Pratiwi Ni Putu Deliana Mentari Ni Putu Kusni Ratna Cari . NI WAYAN ADNYANI . Ni Wayan Diantini . Nice Maylani Asril Nikova, Kartika Nitiasih , Putu Kerti Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro Nurjannah, Ragil Ayu Marta Paramita, Ni Ketut Catur Pratama, Putu Yoga Sathya Pratomo Widodo Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha . Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA . Purwanita, Kadek Agina Purwanti, Ni Komang Ratna Putra, I Kadek Krisna Dharma Putu Kerti Nitiasih Putu Riesty Masdiantini Ratminingsih , Ni Made Resika Arthana, S.T., M.Kom, I Ketut Riastini, Putu Nancy Rio Arif Pratama Senawati, Jennet Setyawati, Ni Luh Eka Siregar, Merry Amadea Situmorang, Lidya Cristina Febriani Solly Aryza Sri Rwa Jayantini, I Gusti Agung Suantari, Ni Luh Putu Mira Suantari, Ni Luh Putu Mira Sugita, Ni Putu Anggi Natalia Suprianti, GAP Suryandani, Putu Dinia Utami, I.A. Made Istri Utami, I.A. Made Istri Utami, I.A.M.I. Waas, Devi Valentino Wahyuni, Luh Putu Ari Sri Widiastuti, Ni Putu Santhi Wijaya, Kadek Agus Krisna Wijaya, Kadek Krisna Windy Louisa Rosang . Wirabrata, Dewa Gede Firstia Wiranatha, Putu Andre Yudiarta, Gede Raditya Stava