p-Index From 2021 - 2026
5.626
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikologi PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Jurnal Pendidikan Indonesia Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IJEE (Indonesian Journal of English Education) TARBIYA : Journal Education in Muslim Society IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Tell : Teaching of English Language and Literature Journal Script Journal: Journal of Linguistic and English Teaching Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Language and Literature WIDYA LAKSANA Journal of Education Technology JOURNAL OF APPLIED LINGUISTICS AND LITERATURE Journal on Education Voices of English Language Education Society Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Jurnal JOEPALLT (Journal of English Pedagogy, Linguistics, Literature, and Teaching) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JOSSAE (Journal of Sport Science and Education) Borneo Educational Journal (Borju) The Art of Teaching English as a Foreign Language (TATEFL) JSIKTI (Jurnal Sistem Informasi dan Komputer Terapan Indonesia) Journal of Educational Study Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Measurement In Educational Research Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat JELL (Journal of English Language Learning Innovative: Journal Of Social Science Research PESHUM
Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU BAHASA INGGRIS SMP DI KECAMATAN SUKASADA Mahayanti, Ni Wayan Surya; Utami, I.A. Made Istri
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.501 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.11619

Abstract

Pelatihan dan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru mengadakan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) sebagai tagihan wajib sebagai bukti keprofesionalan mereka dalam mengajar. Peserta yang terlibat merupakan guru-guru Bahasa Inggris SMP di Kecamatan Sukasada.  3 tahapan telah dilakukan, mulai pemaparan materi dalam seminar, pelatihan penyusunan proposal PTK, serta pendampingan penyusunan instrument hingga pelaporan PTK. Dari hasil pre–test dan post-test yang dilakukan, terlihat bahwa pemahaman peserta mengenai Peelitian Tindakan Kelas meningkat dari 42,6 menjadi 76. Disamping hasil test, dari hasil kuesioner II, 100% peserta mengatakan termotivasi untuk membuat PTK setelah diberikan pelatihan. Selain itu, berdasarkan hasil laporan PTK yang telah selesai dibuat, keseluruhannya sudah berkualitas baik. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan PTK yang dilaksanakan oleh tim pengabdian pada masyarakat memberi dampak langsung pada pengetahuan peserta terkait dengan PTK.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MEMBACA CERITA BAHASA INGGRIS BAGI GURU SD DI KECAMATAN SERIRIT Suprianti, GAP; Utami, Ida Ayu Made Istri; Mahayanti, Ni Wayan Surya; Suwastini, Ni Komang Arie
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.15453

Abstract

Terbatasnya media pembelajaran khusus untuk pelajaran bahasa Inggris serta kurangnya kemampuan guru dalam memaksimalkan penggunaan media menyisakan masalah di sekolah-sekolah dasar di Kecamatan Seririt. Selama ini proses pembelajaran di sekolah dasar di Seririt hanya menggunakan flash cards yang terbatas dan penggunaan media lain dalam proses pembelajaran belum dimaksimalkan oleh guru. Berdasarkan uraian tersebut, dipandang perlu untuk mengadakan pelatihan dan pendampingan terkait penggunaan media, seperti misalnya penggunaan buku cerita dalam pengajaran. Pengajaran bahasa Inggris dengan media buku cerita, baik bagi kemampuan bahasa Inggris maupun pendidikan karakter siswa bersangkutan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan yakni, metode pelatihan, diskusi dan pendampingan. Dalam pelaksanaan kegiatan, dilakukan pula observasi guna mengamati ketekunan, keseriusan, kejujuran, serta tanggung jawab peserta pelatihan. Penilaian dilakukan dengan melihat aspek-aspek sikap peserta yang mencirikan perilaku dan kemampuan peserta. Pada akhir pelatihan, diperoleh hasil bahwa kemampuan membacakan cerita bahasa inggris guru-guru pada saat pelatihan oleh kelompok peserta masuk dalam kriteria Baik. Untuk itu, pendampingan lebih lanjut guna meningkatkan kemampuan guru masih diperlukan.
e-CALF (Electronic Version of Contextual Attractive Logical Fun) Game as Self-Directed Learning Media for Students in the Digital Era Mahayanti, Ni Wayan Surya; G.A.P., Suprianti; Utami, I.A.M.I.; Kusuma, I.P.I.
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.934 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v8i1.17637

Abstract

The study aimed at developing a prototype digital game e-CALF (electronic version of Contextual Attractive Logical and Fun) as self-directed learning media for elementary school students. The research was conducted in SD Lab Singaraja in which the subjects of the study were one class representative in each grade of the students. The design of this research was adapted from ADDIE Model. The data was gained by using interview guide, observation sheet, questionnaire and expert judgment rubric. Since it was found that almost 90% of students in SD Lab Undiksha have their own smartphone, it is a need to design digital media which can facilitate them doing self-directed learning at home. As the result, e-CALF is designed, developed, and revised and at the end of this study, the e-CALF can be categorized as an excellent media. The score of the material given by the first, second, and third judges are 110, 110.5, and 111. Those scores are in a range of X ≥ 103.5 which is categorized as an excellent content. From media expert, the accumulation score gained is 148. The score is in a range of X ≥ 139.5 which is also categorized as an excellent media.
*THE CURIOSITY ABOUT LIFE IN EMILY DICKINSON'S POEM ENTITLED I HEARD A FLY BUZZ WHEN I DIED THROUGH FIGURATIVE LANGUAGE ., Ni Kadek Ayu Mei Diah Trisnawati; ., Dr. Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd, M.Hu; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd.,M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.193 KB) | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.13348

Abstract

Keingintahuan adalah salah satu naluri manusia yang mendorong dirinya untuk tahu tentang sesuatu. Tujuan dari penelitian ini mengungkapkan keingintahuan tentang kehidupan yang tertinggal dalam puisi Emily Dickinson yang berjudul I Heard A Fly Buzz When I Died melalui bahasa kiasan yang digunakan dalam puisi ini. Analisis tekstual diaplikasikan dalam penelitian ini untuk mengungkapkan bahwa keingintahuan pembicara yang membuat pembicara terus berusaha mengetahui apa yang akan terjadi setelah pembicara dari puisi tersebut meninggal dunia. Melalui simbol, puisi ini menjelaskan bahwa keingintahuan sang pembicara tidak bisa berhenti saat pembicara dari puisi tersebut meninggal dunia. Pikiran pembicara terus mencoba menjawab rasa penasaran sang pembicara. Nafas digunakan dalam personifikasi untuk menunjukkan bahwa pembicara dari puisi tersebut mencoba memikirkan alasan di balik apa yang sedang terjadi. Simile digunakan untuk menunjukkan mengapa pembicara puisi merasa kesepian dalam keramaian orang yang menangis. Synecdoche digunakan untuk menunjukkan bahwa pembicara puisi itu penasaran dengan orang-orang di sekitar peti mati. Jadi, simbol, personifikasi, simile, dan synecdoche digunakan untuk mengungkapkan keingintahuan pembicara tentang kehidupannya yang dia tinggalkan setelah kematiannya. Keingintahuan pembicara menunjukkan bahwa pikiran seseorang akan terus berpikir bahkan dia melewati kematian fisik. Ini berarti bahwa kematian dalam puisi ini hanyalah simbol dari proses yang terhenti namun rasa ingin tahu akan meningkatkan usaha untuk melanjutkan kemajuannya lagi.Kata Kunci : rasa penasaran, kematian, kehidupan, majas. Curiosity is one of human’s instincts that push her/his self to know about something. The purpose of this study revealed the curiosity about life is left behind in Emily Dickinson’s Poem Entitled I Heard A Fly Buzz When I Died through the figurative language used in this poem. Textual analysis was applied in this study to reveal that the speaker’s curiosity that made the speaker keep trying to know what would happen after the speaker of the poem died. Through symbol, this poetry explains that the speaker’s curiosity could not stop when the speaker of the poem died. The speaker’s mind kept trying to answer the speaker’s curiosity. Breath is used in personification to show that the speaker of the poem was trying to think about the reasons behind what was happening. Simile is used to show why the speaker of the poem felt lonely in the crowded of crying people. The synecdoche is used to show that the speaker of the poem was curious about the people around the coffin. Thus, symbol, personification, simile, and synecdoche are used to express the speaker’s curiosity about her life that she left behind after her death. Speaker’s curiosity showed that someone’s mind would keep thinking even she or he passed the physical death. This means that death in this poem only symbol of a halted process but the curiosity will raise the effort to continue the progress again. keyword : *curiosity, death, life, figurative language.
THE ANALYSIS OF GRAMMATICAL ERROR IN SPEAKING BY EIGHT GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 4 SINGARAJA ., I Putu Surya Anggana; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11459

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis kesalahan gramatikal dan untuk mengetahui jenis kesalahan tata bahasa yang sering dilakukan oleh siswa SMP dalam berbicara dala, bahasa Inggris. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan siswa kelas VIII semester dua SMP Negeri 4 Singaraja sebagai populasi dipilih dengan menggunakan cluster random sampling dan terdiri dari 33 siswa, instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah perekam Video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa melakukan kesalahan dalam omission, addition, misformation, dan misordering. Total kesalahan mencapai 61 kali. Frekuensi error tertinggi adalah omission dimana jumlah persentasenya mencapai 62,30%. Frekuensi error kedua adalah misordering dimana jumlah prosentase mencapai 18,4%. Frekuensi error ketiga adalah addition yaitu 14,75%. Frekuensi error yang terakhir adalah misformation yang memiliki angka rendah 4,91%.Kata Kata Kunci : Kesalahan tata bahasa, Berbicara, The purposes of this study are to analyze the types of grammatical errors and to know the types of grammatical error which are frequently made by the junior high school students in speaking English. This research design in this study was descriptive qualitative design with the eighth grade students in second semester of SMP Negeri 4 Singaraja as the population was chosen by using cluster random sampling and consist of 33 students, the instruments that were used to collect the data ware a video recorder. The result showed that students made error in omission, addition, misinformation, and misordering. The total of errors reaches 61 times. The highest frequency of error is omission which the number of percentage achieves 62.30%. The second frequency of error is misordering which the number of percentage achieves 18,4%. The third frequency of error is addition which is 14,75%. The last frequency of error is misformation which has low number 4,91%.keyword : Grammatical error, Speaking,
The Characterization of Elizabeth Bennet as a Post-feminist in Jane Austen's Pride and Prejudice ., Wahyu Dwi Cahya; ., Dr. Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd, M.Hu; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd.,M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12224

Abstract

Dalam novel Pride and Prejudice karya Jane Austen, Elizabeth Bennet sering dikaitkan dengan feminisme karena konteks masa sang penulis ketika dia menulisnya adalah pada awal feminisme. Namun, masih dipertanyakan apakah hal itu masih relevan dengan konteks sekarang atau tidak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakterisasi Elizabeth Bennet dalam novel Pride and Prejudice karya Jane Austen dengan menggunakan post-feminisme yang mana merupakan konteks dari pembacaannya saat ini. Secara umum, karakterisasi Elizabeth Bennet adalah sebagai seorang wanita kelas menengah, berpikiran cepat, jeli, rasional, berwawasan, ceria, penuh kepedulian, bijaksana, pemberani, ambisius, keras kepala, egois, suka menghakimi, vocal, mandiri, cantik, ketinggalan zaman, dan bugar. Lebih khusus lagi, penelitian ini mengungkapkan bahwa sifat-sifat seperti rasional, berwawasan, pemberani, ambisius, vocal, dan mandiri sesuai dengan karakteristik seorang post-feminis. Yang mana mendukung kemampuan Elizabeth Bennet dalam mengambil keputusan, mengambil tanggung jawab pribadi, memusatkan perhatian pada individu dan mengekspresikan dirinya. Dengan ciri-ciri ini, Elizabeth Bennet menantang nilai-nilai tradisional di masyarakatnya dan menjadi sebuah anomali pada masanya, karena sifatnya tidak sesuai dengan konsep wanita berprestasi di akhir abad ke-18. Karakterisasi Elizabeth Bennet ini menunjukkan bahwa dia dapat dikategorikan sebagai post-feminis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa karakterisasi Elizabeth Bennet sebagai feminis relevan dengan konteks post-feminis abad ke-21.Kata Kunci : Karakterisasi, feminisme, post-feminisme In Austen’s Pride and Prejudice, Elizabeth Bennet is often connected with feminism because the context of Jane Austen’s time when she wrote it was in early feminism. However, it is still questioned whether it is still relevant to the present context or not. This study aimed at analyzing the characterization of Elizabeth Bennet in Austen’s Pride and Prejudice using post-feminism which is the context of its present reading. In general, Elizabeth Bennet’s characterization as a woman are middle-class, quick-minded, observant, rational, insightful, cheerful, caring, wise, brave, ambitious, stubborn, selfish, judgmental, outspoken, independent, pretty, unfashionable, and fit. More specifically, the study revealed that the traits like rational, insightful, brave, ambitious, outspoken, and independent were appropriate with the characteristics of a post-feminist. Which empowered Elizabeth Bennet in making decision, taking personal responsibility, focusing on the individual and expressing herself. With these traits, Elizabeth Bennet challenged traditional values in her society and became an anomaly of her time, because her traits were not in line with the concept of accomplished women in the late 18th century. These characterizations of Elizabeth Bennet show that she can be categorized as a post-feminist. Thus, it can be concluded that Elizabeth Bennet’s characterization as a feminist is relevant with the post-feminist context of the 21st century. keyword : characterization, feminism, post-feminism.
AN ANALYSIS OF STUDENTS' GRAMMATICAL ERRORS IN WRITING RECOUNT TEXT OF EIGHTH GRADE STUDENTS AT SMPN 2 SERIRIT IN ACADEMIC YEAR 2016/2017 ., Ni Putu Tri Martya Ersa Fridayanthi; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd.; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd.,M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menemukan kesalahan yang sering dilakukan dalam menulis teks recount oleh siswa kelas delapan di SMPN 2 Seririt; dan (2) menemukan sumber kesalahan yang dilakukan dalam menulis teks recount oleh siswa kelas delapan di SMPN 2 Seririt. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah analisis dokumen. Instrumen yang digunakan adalah peneliti dan sampel tulisan siswa. Data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Terdapat 30 tulisan siswa yang dianalisis berdasarkan taksonomi strategi permukaan (surface strategy taxonomy) yang diajukan oleh Dulay et al. (1981). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 170 kesalahan yang dilakukan oleh subjek yakni kesalahan pengurangan (omission) 131 (77,01%), kesalahan penempatan (misordering) 14 (8,23%), kesalahan bentuk (misformation) 13 (7.64%), dan kesalahan penambahan (addition) 12 (7,12%). Kelalaian pengurangan (omission) menjadi kesalahan yang paling sering dilakukan oleh siswa. Namun, ada tiga jenis sumber kesalahan yang ditemukan dalam penelitian ini, yaitu transfer intralingual (90,96%), transfer interlingual (7,22%), dan konteks pembelajaran (1,8%).Kata Kunci : analisis kesalahan, kesalahan tata bahasa, teks recount The study aimed at (1) finding the errors commonly made in writing recount text by eighth grades students at SMPN 2 Seririt; and (2) finding the sources of the errors committed in writing recount text by eighth grades students at SMPN 2 Seririt. This study was designed as descriptive qualitative study. The methods used to collect data was document analysis. The instruments used were the researcher and the sample of writing. The data in this study were analyzed descriptively. There were 30 students’ writing which analyzed based on surface strategy taxonomy proposed by Dulay et al. (1981). The result of this study shows that, there are 170 errors committed by the subject including 131 (77.01%) omission errors, 14 (8.23%) misordering errors, 13 (7.64%) misformation errors, and 12 (7.12%) addition errors. Omission error becomes the most frequent errors committed by the students. However, there were three types of errors sources found in this study, those are intralingual transfer (90.96%), interlingual transfer (7.22%), and context of learning (1.8%). keyword : error analysis, grammatical error, recount text
An Analysis of Parental Involvement in Developing Children Reading Readiness Through Story Reading at Tk Tri Amerta Anturan Singaraja ., Ketut Rafika Yanthi; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A.; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd.,M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.127 KB) | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.13475

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis keterlibatan orang tua siswa di TK Tri Amerta Anturan Singaraja dalam upaya mengembangkan kesiapan membaca anak dengan cara membacakan buku cerita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganasilis buku cerita yang paling sering dibacakan oleh orang tua kepada anaknya, cara orang tua terlibat dan bersikap saat membacakan buku cerita serta hambatan-hambatan saat orang tua membacakan buku cerita kepada anak. Subjek dari penelitian ini adalah 36 orang tua dari siswa TK Tri Amerta Anturan Singaraja serta orang tua siswa dengan kategori pendidikan minimal strata satu. Metode yang digunakan dari penelitian ini yaitu deskritif qualitatif yang terdiri dari checklist, kuesioner, dan wawancara. Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa tipe buku cerita yang paling sering dibacakan oleh orang tua siswa adalah dongeng serta bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar. Selain itu, keterlibatan atau sikap orang tua saat membacakan cerita tergolong sedang, yang bermakna orang tua sudah membacakan cerita tanpa atau belum melibatkan anak serta penjelasan yang dalam. Terdapat 5 hambatan yang paling terjadi saat membacakan cerita yaitu anak mudah bosan, sulit bekonsentrasi dan fokus, banyak berbicara/bertanya/menebak-nebak cerita, orang tua susah mentrasfer kata-kata sulit serta mengulang-ngulang cerita.Kata Kunci : keterlibatan orang tua, buku cerita This research was conducted to analyze the parental involvement to develop children reading readiness through story reading at TK Tri Amerta Anturan Singaraja.The purpose were to analyze the type of story books that commonly read by parents, the way parents behave in the involvement with their children during reading the storybooks and the obstacle faced by the parents during story reading. The subjects of the study were 36 parents who own children study in TK Tri Amerta Singaraja and has minimum under graduated education background. This research was a descriptive qualitative research which was utilizing checklist, questionnaires and interview guide. The findings of the research showed the type of storybook that commonly read by the parents was tale or fairytale storybook with Bahasa Indonesia as the language use. Then, the way parents behave in reading the storybook categorized as “moderate” which means, parents just read the storybook without deep explanation and involvement with the children. In the obstacles, there were 5 obsctales that mostly happened to the parents namely children were bored, difficult to concentrate or focus, talking/asking too much/guessing the plot of the story and parents have dfficulty in trasfering the meaning of difficult vocabularies as well as repeating the story. keyword : parents involvement, storybook
THE PERCEPTION OF ENGLISH SENIOR HIGH SCHOOL TEACHERS IN BULELENG DISTRICT ON THE SCIENTIFIC APPROACH IN THE IMPLEMENTATION OF THE CURRICULUM 2013 Surya Mahayanti, Ni Wayan
Prasi: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Vol 9, No 18 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.558 KB) | DOI: 10.23887/prasi.v9i18.8938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru bahasa Inggris SMA di Kecamatan Buleleng terhadap pendekatan saintifik dalam implementasi kurikulum 2013. Populasi pada penelitian ini adalah guru-guru Bahasa Inggris SMA di Kecamatan Buleleng yang dipilih menjadi sampel dengan teknik acak. Penelitian ini merupakan penetitian deskriptif dengan teknik survei. Istrumen yag digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan 50 butir pernyataan yang didistribusikan pada sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar guru bahasa inggris SMA di Kecamatan Buleleng memiliki persepsi yang baik terhadap pendekatan saintifik dalam implementasi kurikulum 2013.Kata Kunci: Persepsi, Pendekatan Saintifik, Kurikulum 2013
IMPLEMENTASI LESSON STUDY SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAJAR DOSEN MUDA DI JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Mahayanti, Ni Wayan Surya
Prasi: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Vol 11, No 01 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.588 KB) | DOI: 10.23887/prasi.v11i01.10971

Abstract

ABSTRACT  This research with purpose to analyse the process of lesson study as a way to improve lecturers’ pedagogical competence is a descriptive qualitative research which conducted direct observation, interview, and documentation. From the result of interview, it was found that there are some problems faced by lecturer model in teaching writing 2 course, unconfident in teaching adult learners, lack of experience, monotone methods and media used, and inappropriate assessment techniques implemented. Moreover, lecturer observer gave some suggestions like choosing variation of methods in teaching based on the topic, the use of innovative media, and assessment techniques which emphasize more on the process. In the implementation stage, it was found that the lecturer model conducted the teaching and learning process based on what have been deal in previous stage with lecturer observer. But, there were still some limitation that should be improved like the use of technology and the ability to explain the material in lecturing section. As the next stage, reflection, FGD was conducted and got the result to revise the planning for the next teaching, like the use of schoology as additional media used to discuss the task given to students and the revision on delivering the material which should include question and answer activity with the students.Keywords : lesson study, pedagogical competenceABSTRAK Penelitian dengan tujuan menganalisis proses lesson study sebagai upaya membina para dosen muda untuk meningkatkan kualitas mengajar ini merupakan penelitian  deskriptif  kualitatif  dengan  melakukan pengamatan langsung atau observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil wawancara serta dokumentasi yang dilakukan pada tahap perencanaan lesson study, ditemukan bahwa terdapat beberapa kendala yang dihadapi dosen model saat mengajar mata kuliah Writing 2, diantaranya tidak percaya diri mengajar mahasiswa, kurang pengalaman, penggunaan metode serta media yang monoton, serta teknik penilaian yang belum sesuai. Disamping itu, dosen pengamat/senior memiliki saran-saran perbaikan berupa pemilihan metode yang bervariasi sesuai topic, penggunaan media inovatif, serta penilaian yang berfokus pada penilaian proses. Pada tahap implementasi, ditemukan bahwa dosen model telah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana yang disepakati sebelumnya dengan dosen pengamat. Namun terkait pelaksanaannya dalam kelas, masih terdapat beberapa kelemahan yang harus diperbaiki, seperti penggunaan media dan teknologi pembelajaran, serta kemampuan memaparkan materi saat sesi ceramah. Sebagai tahapan berikutnya yakni tahapan refleksi, dilaksanakan FGD yang menghasilkan perbaikan untuk perencanaan serta implementasi tahap berikutnya, seperti penggunaan schoology sebagai media tambahan dalam membahas tugas yang diberikan pada mahasiswa serta penyesuaian cara memaparkan materi dengan menyelipkan tanya jawab sembari tetap menjelaskan materi.Kata Kunci : lesson study, kemampuan mengajar
Co-Authors ., Destri Anu Arisandi ., Destri Anu Arisandi ., Gede Pradipta Putra ., Gede Pradipta Putra ., I Gede Made Adi Kerta Yasa ., I Gede Made Adi Kerta Yasa ., I Komang Adi Wiguna ., I Komang Adi Wiguna ., I Putu Chandra Guna Krisna ., I Putu Era Agustrawan ., I Putu Era Agustrawan ., I Putu Surya Anggana ., Ida Ayu Agung Ratih Pramesti ., Ida Ayu Agung Ratih Pramesti ., Ida Ayu Putu Putri Gita Sari ., Kadek Andi Arta Dinata ., Kadek Andi Arta Dinata ., Kadek Ayu Ratih Indriani ., Ketut Ady Ananta ., Ketut Ady Ananta ., Ketut Andi Wiraprasta ., Ketut Andi Wiraprasta ., Ketut Ariani ., Ketut Intania Anggareni Mapet ., Ketut Intania Anggareni Mapet ., Ketut Rafika Yanthi ., Komang Juni Artini ., Luh Putu Ayu Wijayanti ., Luh Putu Ayu Wijayanti ., Luh Putu Rany Prihastuti ., Luh Putu Rany Prihastuti ., Ni Kadek Ayu Mei Diah Trisnawati ., Ni Nyoman Ayu Utari Dewi ., Ni Putu Tri Martya Ersa Fridayanthi ., Ni Putu Yeni Pramita ., Ni Putu Yeni Pramita ., Ni Wayan Devi Crisnady ., Ni Wayan Devi Crisnady ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha ., Putu Dian Sukmawati ., Putu Dian Sukmawati ., Wahyu Dwi Cahya Abd. Rajab Adnyani, Ni Luh Putu Sri Adnyayanti, Ni Luh Putu Era Agustini, Ketut Filia Budi Amanda, Si Luh Nyoman Julia Tria Anak Agung Gede Yudha Paramartha Anggara, I Putu Dipa Annisa Fitri ., Annisa Fitri Ariani, Pande Made Mela Aritona, Gede Artanayasa, Wayan Ashadi Bhujangga, N M Gea Vashya Budiarta, Luh Gede Rahayu Citrawati, Ni Kadek Dennis Alonzo Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Komang Tantra Dials, Jeanette Drs. Asril Marjohan,MA . Drs.Gede Batan,MA . Dzul Rachman, Dzul G.A.P. Suprianti Gede Irwandika . Gede Mahendrayana Gede Rasben Dantes Hua, Liang Huizhao, Zhuo I Dewa Sri Agung Oktaviyanti Puspita Dewi I Gede Angga Sukaryawan . I Gede Surya Mertha . I Kadek Berli Arya Sujana I Kadek Sastra Oksto Wibawa I Kadek Supriawan Adinatha ., I Kadek Supriawan Adinatha I Ketut Resika Arthana I Nyoman Adi Jaya Putra I Nyoman Pasek Hadisaputra I Putu Indra Kusuma I Putu Indra Kusuma I Putu Ngurah Wage Myartawan I Wayan Suarnajaya I.A.M.I. Utami I.P.I. Kusuma IDA AYU MADE ISTRI UTAMI . Ida Bagus Putu Eka Prayoga ., Ida Bagus Putu Eka Prayoga Indra Agus Eka Hariawan Irene Puspita Sari . Jaya Putra, I Gede Ardika Jayantini, I Gusti Agung Rwa Jeane Tuilan Kadek Dharma Jaya Wardana Kadek Diah Cahya Nita ., Kadek Diah Cahya Nita Kadek Dwi Saptayani ., Kadek Dwi Saptayani Kadek Eva Krishna Adnyani Kadek Sonia Piscayanti Kagiura, Fumiko Kinanti, Gusti Ayu Anggita Komang Febrinayanti Dantes Komang Sri Vidyartika Putri Kultsum, Ummi Kusuma, I.P.I. Laba, Made Ajiswara Luh Ayu Tirtayani Luh Diah Surya Adnyani Luh Gd Rahayu Budiarta Luh Gd Rahayu Budiarta ., Luh Gd Rahayu Budiarta Luh Made Astiti Partama . Luh Putu Artini M. Joko Purnomo ., M. Joko Purnomo M.L.S ., Dr.Sudirman, M.L.S Made Hery Santosa Made Riki Ponga Kusyanda Maharani, Putu Rima Masumoto, Yukiko Minxia, Zhu Muhammad Handi Gunawan Nathanael, William Akwila Netiasih, Putu Kerti Ni Kadek Ariasih . Ni Kadek Chandra Maharani Ni Km Punia Antari ., Ni Km Punia Antari Ni Komang Arie Suwastini Ni Komang Fina Sasmita Sari ., Ni Komang Fina Sasmita Sari Ni Luh Putu Era Adnyayanti Ni Luh Putu Maya Apsari ., Ni Luh Putu Maya Apsari Ni Made Rahayuni . Ni Made Ratminingsih Ni Putu Astiti Pratiwi Ni Putu Deliana Mentari Ni Putu Kusni Ratna Cari . NI WAYAN ADNYANI . Ni Wayan Diantini . Nice Maylani Asril Nikova, Kartika Nitiasih , Putu Kerti Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro Nurjannah, Ragil Ayu Marta Paramita, Ni Ketut Catur Pratama, Putu Yoga Sathya Pratomo Widodo Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha . Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA . Purwanita, Kadek Agina Purwanti, Ni Komang Ratna Putra, I Kadek Krisna Dharma Putu Kerti Nitiasih Putu Riesty Masdiantini Ratminingsih , Ni Made Resika Arthana, S.T., M.Kom, I Ketut Riastini, Putu Nancy Rio Arif Pratama Senawati, Jennet Setyawati, Ni Luh Eka Siregar, Merry Amadea Situmorang, Lidya Cristina Febriani Solly Aryza Sri Rwa Jayantini, I Gusti Agung Suantari, Ni Luh Putu Mira Suantari, Ni Luh Putu Mira Sugita, Ni Putu Anggi Natalia Suprianti, GAP Suryandani, Putu Dinia Utami, I.A. Made Istri Utami, I.A. Made Istri Utami, I.A.M.I. Waas, Devi Valentino Wahyuni, Luh Putu Ari Sri Widiastuti, Ni Putu Santhi Wijaya, Kadek Agus Krisna Wijaya, Kadek Krisna Windy Louisa Rosang . Wirabrata, Dewa Gede Firstia Yudiarta, Gede Raditya Stava