This Author published in this journals
All Journal UIR LAW REVIEW Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman Humani (Hukum dan Masyarakat Madani) Awang Long Law Review Yustisia Merdeka : Jurnal Ilmiah Hukum Pagaruyuang Law Journal Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Law, Development and Justice Review Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam JURNAL ILMIAH ADVOKASI Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Jurnal Analisis Hukum JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana AMNESTI : Jurnal Hukum Keadilan TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Kolaboratif Sains Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat The International Journal of Politics and Sociology Research Reformasi Hukum Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Qonun Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Journal of Law and Nation Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat JUDGE: Jurnal Hukum Cendekia: Journal of Law, Social and Humanities HUMANITIS : Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis AL-SULTHANIYAH Jurnal Multidisipliner Kapalamada JUSTITIABLE - Jurnal Hukum Universitas Bojonegoro Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Jurnal Mediasas : Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah Keadilan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Yuriska : Jurnal Ilmiah Hukum Consensus : Jurnal Ilmu Hukum
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Yuridis Ratio Decidendi Majelis Hakim Dalam Menjatuhkan Vonis Dalam Putusan Pengadilan Negeri Tenggarong Nomor 390/Pid.Sus/2021/Pn.Trg Sunariyo; Yulianingrum, Aullia Vivi; Prasetyo, Bayu
UIR Law Review Vol. 6 No. 2 (2022): UIR Law Review
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/uirlrev.2022.vol6(2).12060

Abstract

The illegal use of narcotics is a form of criminal behavior that can have a comprehensive and complicated impact on society. In the preamble to letter c of Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics, it is stated that narcotics, on the one hand, are drugs or materials that are useful in the field of treatment or health services and scientific development, and on the other hand, can also cause dependence which is very detrimental if misused or used without supervision. Strict and careful. This research includes normative research in law, for normative legal research only recognizes secondary data, including primary, secondary, and tertiary legal materials. Data processing and data analysis depend on the type of data. Research on positive legal inventories, legal principles, clinical legal research, legal systematics, judicial decisions, legal history, and legal comparisons are all included in secondary data. In the Tenggarong District Court Decision Number 390/Pid.Sus/2021/PN. The Public Prosecutor charged the perpetrator, Mattaro bin Juma, with subsidiary charges, where the direct indictment is "Article 114 paragraph (1) jo. Article 132 paragraph (1) of Law Number 35 of 2009. The subsidiary charges are Article 112 paragraph (1) jo. Article 132 paragraph (1) of the Narcotics Law, as well as more subsidiary charges, namely Article 127 paragraph (1)". Keywords: Narcotics, Ratio Decidendi, Sentencing.
Transformasi Digital 4.0: Inovasi yang Menggerakkan Perubahan Global Dwi Oktareza; Andreyan Noor; Erliyando Saputra; Aulia Vivi Yulianingrum
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12742216

Abstract

Transformasi Digital 4.0, yang dikenal sebagai Revolusi Industri Keempat, menandai era di mana teknologi digital menjadi inti dari kehidupan sehari-hari, mengubah cara kita berinteraksi, bekerja, dan melihat dunia. Teknologi seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), big data, dan cloud computing memainkan peran penting dalam perubahan ini, menciptakan sistem yang lebih efisien dan terhubung. Di sektor industri, teknologi ini mendorong otomatisasi dan optimasi proses, sementara dalam kehidupan sehari-hari, mereka memfasilitasi komunikasi global dan akses instan ke informasi. Namun, transformasi ini juga menghadirkan tantangan signifikan, termasuk ketimpangan digital, keamanan siber, dan kebutuhan keterampilan baru. Keamanan data dan privasi menjadi isu utama seiring dengan meningkatnya serangan siber dan eksposur data pribadi. Dalam konteks ini, penting bagi pemerintah dan sektor swasta untuk berkolaborasi dalam mengembangkan regulasi dan solusi teknologi untuk mengatasi tantangan ini. Dengan pendekatan yang proaktif dan inovatif, Transformasi Digital 4.0 dapat dimanfaatkan untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, efisien, dan berkelanjutan.
The Role of Legal Consultation and Legal Aid Assistance for Disadvantaged Communities Suryaningsi, Suryaningsi; Yulianingrum, Aullia Vivi; Mulawarman, Widyatmike Gede; Rosmini, Rosmini; Marwiah, Marwiah; Herliah, Endang
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.467-476.2024

Abstract

The Constitution mandates that every person receive fair legal recognition, guarantees, protection and certainty as well as equal treatment before the law as the protection of human rights. Therefore, the government is responsible for providing legal assistance to poor people or groups of people as a manifestation of access to justice. Using a qualitative descriptive type with data collection techniques through observation, interviews and documentation with predetermined informants. Data analysis techniques consist of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions or data verification. The subjects of this research are representatives of the management of the Law and Human Rights Council in 9 Regencies and Cities in East Kalimantan as Seekers of Justice. Next, the data obtained is used to analyze roles. The research results show that initial knowledge about the existence of Posbakum is limited within the 'Aisyiyah Organization, highlighting the need for increased outreach efforts. However, after learning about its existence, the community expressed the need for Posbakum as an alternative way to obtain legal assistance, especially in the context of legal problems. The conclusion highlights the importance of outreach efforts, providing information, and the role of Posbakum in providing access to justice. Therefore, this research contributes to the understanding of the effectiveness of Posbakum and its implications in the context of legal services at the local level.
Participatory local regulations based on local wisdom: study of local regulation formation policy of Kutai Kartanegara regency Yulianingrum, Aullia Vivi; Nur, Insan Tajali; Prasetyo, Bayu; Aidil, Aidil; Haya, Dita Alika Fadia; Paturu, Reni Oktaviani
The International Journal of Politics and Sociology Research Vol. 11 No. 3 (2023): December: Law, Politic and Sosiology
Publisher : Trigin Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/ijopsor.v11i3.214

Abstract

This study aims to determine the local government policy of Kutai Kartanegara Regency in arranging participatory local regulations to accommodate the local wisdom of Kutai Kartanegara society in the era of regional autonomy. It also analyzes the implementation of local wisdom regulation to ensure the existence of society. The methodology used is empirical juridical, where researchers use data collection techniques through interviews with the Legal Section of the Regional Government of Kutai Kartanegara Province. The method of data analysis is qualitative and deductive inference, that is, drawing conclusions from a general form to a specific form. The formation of participatory local regulations based on local wisdom becomes urgent when the implementation of regional autonomy is faced with global demands where people must follow technological developments. This can change the cultural values that have been developed in local communities, and the government is obliged to provide legal protection in the form of the formation of local regulations that contain local wisdom values and guarantee their sustainability.
ANALISIS YURIDIS KEBIJAKAN TINDAK PIDANA PERDA KOTA SAMARINDA (Studi kasus Perda Kota Samarinda Nomor 7 Tahun 2017) Isrofil, Muhammad; Vivi Yulianingrum, Aullia; Sunariyo, Sunariyo
Keadilan : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Vol 22 No 3 (2024): Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/keadilan.v22i3.1716

Abstract

Aktivitas Pengemis, Anjal dan Gelandangan di Kota Samarinda saat ini semakin mengalami peningkatan dari tahun ketahun. Dengan terjadinya peningkatan ini, masyarakat juga semakin kehilangan kesadaran terhadap aturan yang melarang memberikan uang kepada mereka. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa prosedur hukum yang digunakan dalam menindaklanjuti masyarakat yang masih memberikan uang kepada Pengemis, Anjal dan Gelandangan di Kota Samarinda serta untuk mengetahui apa yang menjadi hambatan maupun kendala bagi mereka dalam menerapkan sanksi pidana pada Peraturan Daerah No. 7/2017 tentang Pembinaan Terhadap Anjal Pengemis dan Gelandangan di Kota Samarinda. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu penelitian Yuridis Empiris. Penelitian yuridis empiris adalah penelitian hukum tentang bagaimana ketentuan hukum normatif diterapkan atau diterapkan pada setiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam masyarakat. Hasil dari penelitian ini, bahwa dalam prosedur sanksi pidannya PPNS akan melakukan Penyidikan terlebih dahulu untuk di lakukan penuntutan dan dibawa ke Pengadilan Negeri. Akan tetapi, dalam penerapannya sanksi pemidanaan terhadap orang yang memberikan uang kepada Pengemis, Anjal ataupun Gelandangan masih belum berjalan sebagaimana yang telah dimandatkan dalam perda tersebut. dalam penegakan sanksi pidana ini sangatlah tidak mudah, karena mereka mengalami berbagai kendala.Kata Kunci : Kebijakan, Tindak Pidana dan Peraturan Daerah
Pengaruh Penerapan Pemidanaan di Undang-Undang Cipta Kerja Bagi Pemulihan Lingkungan Hidup Yulianto Bayu Setiyawan; Aullia Vivi Yulianingrum
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): April Inpres
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v3i1.518

Abstract

This research is to find out the effect of Law No. 11 of 2020 concerning Job Creation on environmental restoration and the influence of crime on the environment. This research uses a normative juridical type of research, legal research uses library research. The basis of this research is the reduction of regulations on protection for the environment, especially in the field of utilization of natural resources in the East Kalimantan region, this can be seen from the issuance of the Job Creation Law which trimmed/replaced regulations from the previous law which was considered to suppress the previous regulations so that it became a threat of arrest. uncontrollable environmental damage. Basically regulations or rules are used to give rules to the public so they don't act as they please, that everything in a country has rules with criminal penalties that aim to give fear to the public so they don't violate existing rules. The drafting of regulations for Law No. 11 of 20 Concerning Job Creation was driven with the aim of improving the economic and labor aspects of simplifying the EIA in the Job Creation Law to make it easier for entrepreneurs to arrange permits for the utilization of natural resources in the coal mining sector so that many investors are willing to investing in and working with coal mining entrepreneurs also adds to jobs because many entrepreneurs carry out mining activities and of course the economy increases in an area, but behind all that there is a threat of great environmental damage that will befall something if there are no rules that are able to provide protection against environment that has been destroyed as a result of arbitrary human actions, this is the view of the government in making laws and regulations so that it does not only prioritize economic value but also pays attention to what impacts occur as a result of taking natural resources so that a balance must be made so that environmental damage can be overcome.
Urgensi Penyelesaian Tumpang Tindih Kepemilikan Tanah Akibat Kesalahan Penulisan dalam Akta Jual Beli Tanah Oktaviani, Yohana Widya; Yulianingrum, Aullia Vivi
Pagaruyuang Law Journal volume 7 Nomor 2, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/plj.v7i2.5139

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan; Pertama tentang urgensi penyelesaian tumpang tindih kepemilikan tanah akibat kesalahan penulisan dalam Akta Jual Beli tanah dan Kedua; solusi penyelesaian tumpang tindih kepemilikan tanah akibat kesalahan penulisan dalam Akta Jual Beli tanah. Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian yuridis empiris berdasarkan metode pengumpulan data secara purposes sampling pada studi kasus di Samarinda Seberang, Provinsi Kalimantan Timur tahun 2021. Selain data primer berupa wawancara bersama korban yang mengalami kesalahan penulisan nama dalam akta jual beli tanah, data yang digunakan lainnya berupa data sekunder melalui bahan kepustakaan serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa akibat kesalahan penulisan nama dalam Akta Jual Beli tanah dapat berpotensi untuk disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan akan berakibat fatal terhadap legalitas hak milik tanah tersebut. Urgensi penyelesaian sengketa tersebut harus segera diberantas karena potensi terjadinya tumpang tindih kepemilikan legalitas tanah akan berakibat terjadi kekacauan dan ketidakadilan terhadap pemegang sah hak milik tanah. Sehingga upaya penyelesaian sengketa tumpang tindih kepemilikan tanah dapat segera diatasi dengan melaporkan kepada pihak yang berwajib melalui hotline yang telah disediakan baik oleh instansi Kepolisian maupun Kejaksaan dan melakukan pemantauan secara online menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku yang dikeluarkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/)Badan Pertanahan Nasional (BPN). Perbedaan dengan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, tulisan ini memiliki perbedaan yang menekankan pada aspek urgensi sebagai pokok penyelesaian atau solusi yang diberikan terhadap permasalahan yang berkaitan dengan kesalahan penulisan nama dalam Akta Jual Beli tanah yang berakibat terjadinya sengketa hak milik tanah.
Globalisasi Dan Budaya Konsumsi: Implikasi Terhadap Gaya Hidup Di Kalangan Pekerja Industri Mifta Huljannah; Andri Prananta; Aulia Vivi Yulianingrum
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 11 (2024): NJMS - Juni 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk ekonomi, sosial, dan budaya. Dalam konteks masyarakat industri, pekerja industri adalah salah satu kelompok yang paling merasakan dampak globalisasi, terutama melalui pengaruh budaya konsumsi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana globalisasi dan budaya konsumsi mempengaruhi gaya hidup pekerja industri. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis literatur yang ada untuk memahami dampak globalisasi dan budaya konsumsi terhadap pola konsumsi, nilai-nilai, dan kesejahteraan pekerja industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi meningkatkan akses pekerja terhadap produk-produk global, tetapi juga membawa tekanan untuk mengikuti tren konsumsi dan memenuhi ekspektasi sosial yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan kesejahteraan sosial mereka. Artikel ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan kebijakan yang mendukung literasi konsumen dan kesejahteraan pekerja, serta strategi untuk mengelola dampak budaya konsumsi guna menciptakan masyarakat industri yang lebih berkelanjutan dan sejahtera di era globalisasi.
IMPLEMENTASI ASAS KEHATI-HATIAN DALAM PERLINDUNGAN DATA PRIBADI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 27 TAHUN 2022 TENTANG PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DI ERA DIGITAL 5.0 Andri Pranata, Agustinus Arif Juono, Binarida, Aullia Vivi Yulianigrum
JOURNAL OF LAW AND NATION Vol. 3 No. 3 (2024): AGUSTUS
Publisher : INTELIGENSIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the digital era, personal data protection has become a crucial aspect to maintain social stability and public trust. This article examines the implementation of the principle of caution in personal data protection in Indonesia based on Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection. This research uses a normative method with a conceptual and legislative approach, supported by descriptive-qualitative analysis. The results show that despite the regulations being implemented, there are still several obstacles such as lack of understanding, technological limitations, high costs, shortage of experts, and suboptimal coordination between institutions. To overcome these obstacles, efforts are needed to increase education and socialization, invest in security technology, train experts, and enhance coordination between related institutions. Thus, personal data protection in Indonesia can be more effective in facing the challenges of the digital era.
PERAN PEMKOT SAMARINDA DALAM MEWUJUDKAN TAMAN SEJATI SEBAGAI RUANG TERBUKA HIJAU YANG BERKEARIFAN LOKAL Robin Dana, Sadam Kholik, Aullia Vivi Yulianingrum
JOURNAL OF LAW AND NATION Vol. 3 No. 3 (2024): AGUSTUS
Publisher : INTELIGENSIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The importance of the existence of Green Open Space (RTH) in urban areas is undeniable. From the view of many experts, the existence of Green Open Space (RTH) is important for improving air quality in urban areas, regulating urban microclimate, sweeping dust in urban areas, reducing noise, supporting water management systems in urban areas, supporting germplasm preservation, as well as supporting urban use and management. land preservation. The aim of this research is to find synchronization of the role of the Samarinda City Government's policies in efforts to realize Taman Sejati as a Green Open Space with local wisdom for the Samarinda City Community. The local wisdom of living communities needs to be actualized and strengthened in the form of regulations by the Regional Government of Samarinda City in the form of regional government policies so that it can be accepted in plural and heterogeneous society. Taman Sejati as a green open space that embodies local wisdom can be used as a model for protecting, maintaining and preserving the natural resources of Samarinda City.
Co-Authors Abisha, Dziqry Irga Absori Absori Adinda Novitadiningrum Aditama, Syachwa Windita Syafitri Aidil Aidil Aidil, Aidil Aldi Pebrian Alfina, Alfina Aliverchan S, Swandi Amellia, Demitha Selvira ANDI WIBOWO Andreyan Noor Andri Prananta ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arief Budiono Ario, Dion Asnah Aswin Zulfahmi, Aswin Bayu Prasetyo Bayu Prasetyo, Bayu Darlis Pattalongi, Muhammad Dhea Shaberina Dila Dwi Oktareza Edisam, Kuswandi Dwi Eri Elviandri, Elviandri Erliyando Saputra Febianty, Iranda Nadya Fikri Ananta Nur Rasyid Fitriana, Alisa Zahra Gunawan, Predy Hafied Zen Harsie, Sutag Hasmiati, Ayu Hasmiati, Rahmtullah Ayu Hattu, Muhammad Ikhsan Haya, Dita Alika Fadia Haya, Dita Allika Fadia Herdiawan Herliah, Endang Herman, Akhmad Sobyan Husodo, Panggalih Ika Handayani Paturu Ikhwanul Muslim Indah Ratnanun Insan Tajali Nur Isrofil, Muhammad ivanka salsabila Kalsela, Wanda Frisilia Khairunnisa Zain Dzakiyah Khodijah Nur Tsalis Kurnia Jusuf, Jeane Betty Lisa Anggraini Marwiah, Marwiah Mifta Huljannah Muhammad Hanafi Muhammad Nurcholis Alhadi Muhammad Taufiq Mustika, Devi Noor, Andreyan Novitadiningrum, Adinda Nurfadillah, Mursidah Octaviani, Simalango Juita Oktareza, Dwi Oktaviani, Yohana Widya Paturu', Reny Oktaviani Paturu, Reni Oktaviani Pebrian, Aldi Pratiwi, Maulidha Eka Rahmatullah Ayu Hasmiati Reny Oktaviani Paturu Ridwan, Agusriansyah Riza, Wahyu Friyonanda Riziq, Sayid Muhammad Rosmini Rosmini Safutra, Ricky Indrawan Saputra, Erlyando Saputri, Novia Ardana Sariayana, Tiya Manikam Sayid Muhammad Rizieq Suhadi, Nainuri Sulistafando, Ravidan Maheer Sunariyo Sunariyo Sunariyo, Sunariyo Suparno, Achmad Suparno Surahman Surahman Surahman Suryaningsi Suryaningsi Suswadi Taufik Taufik Tri Sukma, Ayu Mega Turnip Mega Marta Widyatmike Gede Mulawarman Wijoseno, Taufik Yohana Widya Oktaviani Yulianto Bayu Setiyawan Zahrah Khan Zen, Hafied