p-Index From 2021 - 2026
7.005
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN COLLEMBOLA DI SEKITAR RHIZOSFER TANAMAN PISANG DI KOTA MADIUN Plapiana Yanti; Leo Eladisa Ganjari; Agus Purwanto
Biospektrum Jurnal Biologi No. 03 Tahun 02 / Oktober 2020
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v2i02.886

Abstract

Pentingnya peranan Collembola dalam rhizosfer berkorelasi lurus dengan ketersediaan nutrisi bagi tanah yang artinya juga berkorelasi lurus terhadap tingkat kesuburan tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman dan kelimpahan Collembola di sekitar rhizosfer tanaman pisang di kota Madiun. Pengambilan sampel dilakukan pada 3 lokasi yaitu Kecamatan Taman, Kecamatan Kartoharjo dan Kecamatan Manguharjo. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan alat bor tanah sebanyak 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukan collembola sebanyak 8 spesies. Indeks keanekaragaman collembola yang terdapat pada Kecamatan Taman yaitu 0,889, pada Kecamatan Kartoharjo. 0,887 dan pada Kecamatan Manguharjo 0,823. Nilai kemelimpahan tertinggi pada Kecamatan Taman sebesar 249.778 individu/m3, di Kecamatan Kartoharjo 161.891 individu/m3 dan pada Kecamatan Manguharjo sebesar 129.512 individu/m3. Collembola yang terdapat di sekitar rhizosfer tanaman pisang termasuk pada golongan assesori (jarang).
Uji Hedonik Sirup Jahe (Zingiber officinale Rosc.) Berdasarkan Perbedaan Varietas dan Jenis Bahan Baku Yuan Mega; Agus Purwanto; Angga Rahabistara Sumadji
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun 02 / April 2021
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v1i02.983

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati berupa tanaman obat yang tinggi. Jahe (Zingiber officinale Rosc.) merupakan salah satu tanaman obat dengan komoditas terbesar di Indonesia. Kandungan metabolit sekunder pada jahe yang terdiri dari minyak atsiri dan oleoresin memiliki khasiat sebagai obat. Varietas jahe terdiri dari jahe gajah, jahe emprit, dan jahe merah yang masing-masing memiliki kadar kandungan zat aktif yang berbeda. Selain itu, jenis bahan baku berupa bahan segar dan kering juga mempengaruhi kandungan zat aktif yang terdapat dalam jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap jenis varietas dan bahan baku dari jahe yang diolah menjadi minuman herbal dalam bentuk sirup. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktorial, dengan faktor pertama adalah varietas jahe yang meliputi jahe gajah, jahe emprit, dan jahe merah, serta faktor kedua adalah jenis bahan baku, yaitu jahe segar dan kering. Sampel dibuat dalam bentuk sirup melalui proses ekstraksi kemudian dilakukan penambahan sukrosa, kayu manis, dan CMC. Hasil penelitian yang dinilai melalui uji hedonik oleh panelis konsumen, dengan parameter rasa, aroma, warna, dan keseluruhan menunjukkan nilai rerata akhir bahwa hasil uji hedonik tertinggi adalah sirup dari jahe gajah segar dengan nilai uji hedonik sebesar 5,373 dan hasil terendah adalah sirup dari jahe merah kering dengan nilai uji hedonik sebesar 4,163.
DETEKSI CEMARAN Escherichia coli PADA DAGING AYAM BROILER (Gallus gallus domesticus) di PASAR TRADISIONAL KOTA MADIUN INGKA PRISILA; Agus Purwanto
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun I/Juli 2018
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v1i01.649

Abstract

Tingginya tingkat pencemaran lingkungan dipengaruhi oleh prosespemotongan daging, peralatan, air, suhu, tempat penjualan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya cemaran bakteri Escherichia coli pada daging ayam broiler (Gallus gallus domesticus) yang ada di Pasar Tradisional Kota Madiun. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil 4 sampel daging ayam broiler yang ada di Pasar Tradisional Kota Madiun. Isolasi bakteri yang ditemukan pada media PCA, selanjutnya diuji kultivasi pada media EMBA. Deteksi cemaran Escherichia coli pada sampel ditentukan berdasarkan kesamaan karakterisasi uji makroskopis, uji mikroskopis dan uji kultivasi EMBA kultur murni Escherichia coli FNCC 0091. Hasil penelitian menunjukan bahwa daging ayam broiler (Gallus gallus dometicus) di Pasar Tradisional Kota Madiun, yang terdeteksi cemaran bakteri Escherichia coli adalah sampel 1 yaitu pada isolat 1, isolat 3 dan isolat 4, sampel 2 yaitu isolat 1, isolat 2 dan isolat 3, dan sampel 4 yaitu isolat 1, isolat 2, isolat 3 dan isolat 4.
Pelatihan Pembentukan Bonsai Tanaman Beringin Pada Forum Remaja Masjid Jami’ Di Dusun Taman Kulon Rt. 001/002 Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri: shaping of banyan plants bonsai ahmad rosyid; Suwarto; Agus Purwanto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.917 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.1767

Abstract

: Training on the shaping of banyan plants bonsai for the youth of Jami’ Mosque, Taman Kulon RT.001002, Wiroko Village, Tirtomoyo District, Wonogiri Regency. Team : Ahamad Rosyid, M.Pd.I, Prof. Dr. Suwarto, M.Pd dan Drs. Agus Purwanto, M.Pd. The purpose of this service is to give training and experience to youth members of Masjid Jami’ in Taman Kulon RT.001002, Wiroko Village, Tirtomoy District, Wonogiri Regency during the Covid – 19 pandemic. Methode that is used in this service is a discoursing and mentoring method. The material presented is the shaping bonsai on banyan plants. Discoursing focused on counseling and training was carried out during the practice of shaping banyan plant bonsai until monitoring the development of these banyan plant bonsai. The expected target from the counseling and training is an increase in understanding of the way to shape banyan plants bonsai by at least 20% among members of the Jami’ Mosque Youth Forum in Taman Kulon RT.001002, Wiroko Village, Tirtomoy District, Wonogiri Regency. The analysis of pre-test and post-test data showed that there was an increase in understanding among Jami’ Mosque Youth Forum in the shaping of bonsai on banyan plants from an average score of 18 to 29 or an increase in understanding of 66%. In addition, it is also proven by the shape of the leaves on the banyan plants which are getting smaller, so it can be concluded that counseling and training on the shaping of banyan bonsai can be said to be successful.
Pelatihan Pembuatan Pengharum Ruangan dari Minyak Jelantah dan Ekoenzim sebagai Alternatif Pengurangan Limbah Rumah Tangga di Dukuh Bener RT01/04 Kelurahan Tepisari Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah Ratna Dewi Eskundari; Agus Purwanto; Ahmad Rosyid
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.537 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2195

Abstract

Limbah rumah tangga berupa minyak jelantah dan sisa sayur-buah tetap ada setiap hari di hampir setiap rumah tangga di masyarakat mitra. Tujuan pengabdian ini adalah memanfaatkan limbah minyak jelantah dan diolah menjadi pengharum ruangan yang ramah lingkungan khususnya oleh masyarakat mitra. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode ceramah dan pendampingan praktek langsung. Materi yang disampaikan adalah pengolahan minyak jelantah dan ekoenzim menjadi pengharum ruangan. Observasi awal keadaan mitra terlihat bahwa sebagian besar wanita di Dukuh Bener RT01/04 Kelurahan Tepisari Kecamatan Polokarto merupakan ibu rumah tangga dengan persentase penggunaan minyak goreng yang cukup tinggi tiap bulan. Selain itu, limbah rumah tangga lainnya berupa sisa sayur dan buah jumlahnya banyak per hari dan masyarakat mitra telah mendapatkan pelatihan pembuatan ekoenzim. Kegiatan Pengabdian dilakukan dengan metode ceramah serta praktek langsung. Materi yang disampaikan dapat terserap dengan baik oleh mitra sehingga mitra sudah dapat praktek langsung dalam membuat pengharum ruangan. Hasil posttest menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya yaitu dengan adanya nilai 100 %. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif pengolahan limbah rumah tangga sekaligus dapat dijadikan sumber pendapatan tambahan masyarakat.
PERANAN TEKNOLOGI PRODUKSI TERHADAP KUALITAS DAN KAPASITAS PRODUKSI GULA MERAH ORGANIK DI KEC. KUTASARI DAN MREBET KAB. PURBALINGGA Agus Purwanto; Anggun Nugroho; Affan Irfan Fauziawan; I Wayan Karang Utama
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the role of the use of production technology in increasing the production of brown sugar in kec. Kutasari and Mrebet Kab. Purbalingga and find out what are the obstacles faced by the coconut sap farmer group towards increasing brown sugar production in the district. Kutasari and Mrebet Kab. Purbalingga. The research was conducted from September to December 2022 in the district. Kutasari and Mrebet Kab. Purbalingga. The number of farmers who were taken by simple random sampling as respondents was 18 people. Data collection techniques through direct observation and interviews using a list of questions and secondary supporting data. Descriptive analysis of the data was used using a scoring system for each question item to see the role of production technology. The role of production technology in increasing production is moderate. In which of the five group roles, 3 of them are classified as high, 2 are classified as low. The role that is categorized as high is the role of production technology in the provision of production facilities and means, the application of five farming technologies, cooperation with government agencies or KUD. And the obstacles faced by farmer groups in increasing brown sugar production are the lack of facilities and production facilities, the lack of application of five-farm technology and the lack of institutions such as KUD to increase the production of farmer groups in kec. Kutasari and Mrebet Kab. Purbalingga. Keywords: the role of production technology, production capacity, brown sugar, Purbalingga.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan penggunaan teknologi produksi dalam meningkatkan hasil produksi gula merah di kec. Kutasari dan Mrebet Kab. Purbalingga dan mengetahui apa saja kendala yang dihadapi oleh kelompok petani penderes nira kelapa terhadap peningkatan produksi gula merah di kec. Kutasari dan Mrebet Kab. Purbalingga. Penelitian dilakukan pada bulan September sampai bulan Desember 2022 di kec. Kutasari dan Mrebet Kab. Purbalingga. Jumlah petani yang diambil secara acak sederhana (simple random sampling) sebagai responden sebanyak 18 orang. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan langsung dan interview dengan menggunakan daftar pertanyaan serta data pendukung sekunder. Analisis deskriptif terhadap data dipakai dengan menggunakan sistem skoring pada setiap item pertanyaan untuk melihat peranan teknologi produksi. Peranan teknologi produksi terhadap peningkatan produksi tergolong sedang. Di mana dari kelima peranan kelompok 3 diantaranya tergolong tinggi, 2 tergolong tergolong rendah. Peranan yang dikategorikan tinggi adalah peranan teknologi produksi dalam penyediaan fasilitas dan sarana produksi, penerapan teknologi panca usahatani, kerjasama dengan lembaga pemerintah atau KUD. Dan hambatan-hambatan yang dihadapi teknologi produksi dalam peningkatan produksi gula merah yaitu kurangnya fasilitas dan sarana produksi, kurangnya penerapan teknologi panca usaha tani serta kurangnya lembaga-lembaga semacam KUD terhadap peningkatan produksi teknologi produksi di kec. Kutasari dan Mrebet Kab. Purbalingga. Kata Kunci : peranan teknologi produksi, kapasitas produksi, gula merah, Purbalingga.
Analisis Soal HOTS Penilaian Akhir Semester Mata Pelajaran Biologi Kelas X SMA Negeri 3 Sukoharjo Tahun Ajaran 2022/2023 Hania nurbayti; Suwarto Suwarto; Agus Purwanto
JURNAL PENDIDIKAN Vol 32, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v32i2.3803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas soal dan karakteristik soal tipe HOTs ditinjau bentuk soal yang mengukur berpikir tingkat tinggi serta berbasis permasalahan kontekstual. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif yaitu metode campuran atau Mixed Methods Research (MMR). deskriptif kuantitatif untuk mengetahui persentase dari hasil analisis soal dalam tipe HOTs dan LOTs yang sesuai dengan ketentuan taksonomi Bloom dan untuk mengetahui persentase dari karakteristik dari soal tipe HOTs, deskripsi kualitatif untuk menjelaskan dan memberikan makna dari data kuantitatif yang telah diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas soal penilaian akhir semester gasal mata pelajaran biologi kelas X tahun ajaran 2022/2023 dengan persentase sebesar 42,5% HOTs deskripsikan menurut tabel kriteria kesesuaian soal-soal berbasis HOTs “setengah” dari soal-soal penilaian akhir semester gasal mata pelajaran biologi kelas X tahun ajaran 2022/2023 berbasis HOTs serta karakteristik soal tipe HOTs dengan persentase 71% menunjang berpikir tingkat tinggi, 29% berbasis masalah kontekstual dideskripsikan tabel kriteria kesesuaian soal yang menunjang untuk mengukur berpikir tingkat tinggi “sebagian besar” dari karakteristik soal HOTs sedangkan soal yang berbasis masalah kontekstual dideskripsikan “kurang dari setengah” dari karakteristik soal HOTs. Kata-Kata Kunci: HOTs, Penilaian Akhir Semester, Karakteristik HOTs
PENINGKATAN KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA MELALUI IPTEKS BAGI KEWIRAUSAHAAN (IbK) DI AKADEM TEKNOLOGI AUB SURAKARTA JAWA TENGAH Achmad Choerudin; Agus Purwanto; Septiana Novita Dewi
WASANA NYATA Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v1i3.220

Abstract

Target dari Program IbK  ini adalah: (1) mengembangkan jiwa wirausaha di mahasiswa melalui (a) memberikan bekal pengetahuan konseptual dan kemampuan manajerial tentang wirausaha, (b) melatih mahasiswa tentang peluang usaha dan memilihnya sesuai dengan kemampuan SDM, dana, dan proyek pengembangan usahanya sesuai tuntutan pasar, (c) melatih keterampilan mahasiswa dalam menyusun Business Plan, (d) melakukan analisis SWOT untuk mengevaluasi dan memperbaiki Business Plan berdasarkan hasil survey kelayakan usaha dan informasi aktual yang relevan untuk mendukung perkembangan usaha, dan (e) Menciptakan wirausaha baru yang mandiri. (2) Meningkatkan keterampilan manajemen usaha bagi masyarakat industri, dan (3) Menciptakan metode pelatihan kewirausahaan yang cocok bagi mahasiswa.  Proses seleksi calon peserta program kewirausahaan (recruitment tenant) dilakukan: (1) melakukan sosialisasi kepada mahasiswa tentang program kewirausahaan, (2) penawaran program kewirausahaan kepada mahasiswa, (3) membuka pendaftaran bagi mahasiswa untuk memprogram kewirausahaan (entrepreneur). Mahasiswa dapat  mengikuti program entrepreneurship capacity building, yaitu (1) diklat kewirausahaan, (2) wirausaha, dan (3) inkubator kewirausahaan. Metode pendekatan IbK menggunakan metode PALS (Participatory Action Learning System).  Metode PALS menitikberatkan pada transformasi kegiatan yang telah  ada untuk diusahakan dibawa pada perubahan-perubahan ke arah perbaikan kondisi entrepreneurship melalui: fase penyadaran kewirausahaan (awareness), fase pengkapasitasan (capaciting) dan pendampingan (scaffolding) kewirausahaan (entrepreneurship capacity building), dan fase pelembagaan (institutionalization) usaha baru sebagai wirausana baru.Keywords: tenant,  PALS, wirausaha.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ELEARNING UNTUK MENINGKATKAN PERKULIAHAN DASAR INSTALASI LISTRIK - Isdiyarto; Agus Purwanto
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 27, No 2 (2010): October 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v27i2.178

Abstract

Abstract. Education quality can be improved through many ways such as improving lecturer competence, improving curriculum content, improving the quality of learning and evaluation, adequate provision of teaching materials, and adequate provision of facilities and infrastructure. Among those ways, improving the quality of learning occupies a very strategic position. A qualified learning process is expected to improve students‟ learning outcomes. This research is aimed to enhance students' understanding of the subject matter of the Basic Electrical Installation subject especially in Domestic Electrical Installations Planning section. This is a classroom action research that comprises two cycle. Keywords: improved understanding
PENGARUH PENERAPAN MANAJEMEN PENGETAHUAN TERHADAP KAPASITAS PRODUKSI DAN KUALITAS HASIL PRODUK GULA MERAH KRISTAL DI KAB. PURBALINGGA Agus Purwanto
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 4 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan agar mengetahui pengaruh penerapan manajemen pengetahuandi dalam peningkatan kapasitas dan kualitas hasil produk gula merah kristal maupun cair di Kab.Purbalingga. Selain itu juga untuk mendapati kendala apa saja yang ditemui oleh kelompok tanipelaku penderes nira kelapa pada upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi gulamerah kristal maupun cair di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulanAgustus hingga bulan November 2022 yang bertempat di Kab. Purbalingga. Petani yangdijadikan responden ditentukan secara simple random sampling (acak) sejumlah 18 orang petani.Teknik dalam mengumpulkan data yaitu dengan melakukan pengamatan secara langsungmaupun melakukan wawancara dengan memakai sejumlah kuesioner dan data-data pendukungtambahan. Dilakukan analisis secara deskriptif pada data dengan memakai sistem skoringterhadap semua item pertanyaan untuk mngetahui seberapa besar pengaruh peranan manajemenpengetahuan. Pengaruh penerapan manajemen pengetahuan terhadap peningkatan kapasitas dankualitas produk tergolong tinggi. Didapat kenyataan dari lima peranan kelompok, 4 di antaranyatergolong level tinggi, 1 tergolong level rendah. Peran yang masuk kategori tinggi yaitu perananmanajemen pengetahuan dalam penentuan penyediaan peralatan sarana dan fasilitas produksi, peranan manajemen pengetahuan dalam menerapkan teknologi panca usaha tani, perananmanajemen pengetahuan dalam terwujudnya kerjasama dengan lembaga pemerintah maupunkoperasi. Dalam penelitian ini juga ditemukan hambatan yang dihadapi dalam penerapanmanajemen pengetahuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produk gula merah kristalmaupun cair yakni masih kurangnya prasarana, sarana dan fasilitas bidang produksi, sertakurangnya penerapan manajemen pengetahuan serta kurangnya lembaga pendukung atausemacamnya. Sehingga diperlukan peran Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga untukmengangkat industri kecil gula kelapa ini sebagai program unggulan daerah, dalam bentuk: (a)bantuan fisik berupa modal usaha dan pinjaman uang agar pengrajin bisa lepas dari jeratan ijonpedagang pengepul, dan (b) bantuan non fisik termasuk teknologi tepat guna, peningkatanpengetahuan jiwa kewirausahaan dan inovasi.
Co-Authors - Isdiyarto . HERNAYANTI . HERY WINARSI . Sumarna Abdurohman Muslim Achmad Choerudin Achmad Fatih Alqodri Adhitya Dharmawan Adi Novriansyah Adi Putra Setianto Adilia Rismawati Adimas Wahyu Saputro Affan Irfan Fauziawan Agung Budiarto Agus Eko Prasetiyo Ahmad Imam Shofwan Ahmad Jibril Air Rangga Akbar Akhmad Gunawan Amelia Bahmiranda Andi Bau Salman Andi Besse Nurul Adha Andi Dian Panca Lestari Andi Nurwana Andi Sumangelipu Angga Rahabistara Sumadji Anggun Nugroho Anisa Agni Putri Arisman Ismail Asrul Jaya Bagaskoro Pranata Ardhi Bayu Dwi Hatmoko Bhagas Adhitya Ardia Pratama Budiwati Budiwati Bukman Lian, Bukman Citra Zaskia Pratiwi Cornelius Satria Yudha Cucu Wahyudin Decy Lukitasari Deddy Muchtadi Dewiana Novitasari Dian Nugraheni Elizabeth Putri Permatasari Endang Kwartiningsih Endang Mastuti Erlien Dwi Cahyani Erlinda Mandasari Esse Yuliani Faizin Adi Nugroho Farhan Amrilah Ahmad Farida ArIyani Farida Crisnaningtyas FRANSISKA RUNGKAT ZAKARIA Fuji Pratiwi Fuji Pratiwi Ganang Dwi Harjanto Habib Muhammad Zapar Hania nurbayti Hariani Herianto Saputra Herlik Wibowo HERNAYANTI HERNAYANTI HERY WINARSI Hidayah Dwiyanti Hikmatun Ni'mah Husnul Amri I Nengah Artawan I Wayan Karang Utama Ikha Rasti Julia Sari Iman Mawardi, Indra Heri Rukmana Indrianto Indrianto INGKA PRISILA Irma Charlin Oktaviani Izhary Siregar Joko Santoso Leo Eladisa Ganjari Lila Yuwana Lisa Ruliaty Mardyah, Muthia Maria Fatmadewi Imawati Maria Ginzania Masduki Asbari Mega Permata Rindi Meidiana Arinawati Miftakhul Hakam Mudinillah, Adam Muh. Sholihuddin Prisdan Muhammad Sai Firdaus Mulmeyda, Rinda Mulyoto , Nanik Indah Setianingsih, Nanik Indah Niken Suprapti Nila Narumsari Nilawati Nilawati Novarina Irnaning Handayani Nuril Furkan Nurratri Kurnia Sari Oktita Earning Hanifah Pajar Machmud Paryanto Plapiana Yanti Purnomo Rafika Rahmawati Rahma Ayu Maharani Ramadhan Indra Setyawan Rame Rame Rame Rame Ratna Dewi Eskundari Ratnawati Ratnawati Reinardo Ramawijaya Widakusuma Renna Febryanita Rifqi Almusawi Rafsanjani RR Sri Handayani Sabrina Putri Chaerani Saida Mawarni Saputra, Dian Andhi Sarasati Utami Septia Lutfi Septiana Novita Dewi Shofwan Hanief Silvy Silvy Djayanti Sodikin . Sri Rustianti Rustianti, Sri Rustianti Suharjum Sumarno Sumarno Suratsih Suratsih Suwarto Suwarto Taufiq Bagus Prasojo Toni Suharto Ummi Nurul Herati Warsito Kawedar Wuri Wuryandani Yaser Krisnafi Yayan Diansyah Yohanes Dwi Saputra, Yohanes Dwi Yuan Mega