Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Guru Hebat, Pembelajaran Berkualitas: Sosialisasi PPG Model Baru di Yayasan Al Ashriyah Islamic Boarding School Marsofiyati; Muhammad Zid; Daryanto; Darsef Darwis; Sujarwo; Dudung Amir Sholeh; Fauzi Ramadhoan A’Rachman; Mutmainna; Danial Noer Zakiyuddin
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan oleh Program Profesi Guru, Sekolah Pascasarjana UNJ, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman (MI, MTs, & MA) dengan fokus pada transformasi peran guru dari pengajar menjadi arsitek pengalaman belajar yang inovatif. Melalui pendekatan yang sejalan dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), kegiatan ini dirancang untuk memberikan pelatihan yang berbasis pada tiga pilar utama. Pilar pertama membedah potret dan kompetensi esensial guru di era digital (Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dan kewarganegaraan digital sebagai landasan dalam tindakanpembelajaran. Pilar kedua memberikan pelatihan praktis metode mengajar yang interaktif dan menyenangkan (ThinkPair-Share, Gallery Walk, & Teknik Bertanya) untuk menciptakan kelas yang hidup dan berpusat pada siswa. Pilar ketiga elatih guru untuk memanfaatkan teknologi secara efektif dan etis. Para guru dibekali kemampuan menggunakan berbagai tools seperti Canva, Quizizz, Padlet, hingga Artificial Intelligence (AI) sepeti Chat-GPT sebagai "co-pilot" atau asisten dari guru untuk merancang pembelajaran yang lebih kreatif dan efisien. Dalam konteks PTK, guru didorong untuk merefleksikan tindakan mereka secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, dengan mengevaluasi dan menyesuaikan pendekatan yang diterapkan di kelas. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang adaptif dan inovatif   Abstract The Community Service (PkM) activity organized by the Teacher Professional Program, UNJ Graduate School, aims to improve teachers' competence in facing educational challenges in the digital era. This activity was held at the Al Ashriyyah Nurul Iman Foundation (MI, MTs, & MA) with a focus on transforming the role of teachers from teachers to architects of innovative learning experiences. Through an approach that is in line with Classroom Action Research (PTK), this activity is designed to provide training based on three main pillars. The first pillar discusses the essential competencies of teachers in the digital era, including the application of the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework and digital citizenship as a foundation for learning actions. The second pillar provides practical training on interactive teaching methods, such as Think-Pair-Share, Gallery Walk, and Questioning Techniques, that can be directly applied in the classroom to create student-centered learning. The third pillar teaches the effective and ethical use of technology, by introducing various digital tools such as Canva, Quizizz, Padlet, and AI (ChatGPT) to design more creative and efficient learning. In the context of PTK, teachers are encouraged to reflect on their actions in an ongoing manner to improve the quality of learning, by evaluating and adapting the approach applied in the classroom. The results of this activity are expected to strengthen teachers' competence in creating an adaptive and innovative learning environment.
Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Ramah Perempuan dan Anak Faturrahman Taslim; amirah; mutmainna; Wahida; aisyah; salwangi; rahmadani islamiyah; Hartini A; Rasti Aningsi; Esy Pariska Putri; Hilda Febrianti
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mendukung terwujudnya Desa Ramah Perempuan dan Anak melalui kegiatan pemberdayaan, edukasi, dan advokasi di Desa Raja, Kecamatan Bua. Desa Raja merupakan salah satu kampung nelayan di pesisir Kabupaten Luwu dengan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan perempuan dan anak di desa pesisir, serta mengembangkan program yang mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan berkeadilan gender. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatoris melalui observasi lapangan, wawancara dengan perangkat desa, kelompok perempuan, dan anak-anak, serta pelaksanaan program intervensi berbasis kebutuhan lokal seperti pelatihan pengelolaan hasil laut, penyuluhan kesehatan keluarga nelayan, dan pembentukan forum anak desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang isu-isu gender dan perlindungan anak, terbentuknya kelompok perempuan produktif pengolah hasil laut, serta meningkatnya partisipasi perempuan dalam musyawarah desa. Program ini berkontribusi positif terhadap pembangunan desa pesisir yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak.
Upaya Peningkatan Literasi melalui Strategi Pembelajaran Interaktif pada Program KKN Mengajar di Desa Mattampawalie Julita, Julita; Nur Azizah Fitratul Awaliah; A. Nurul Hidayah; A. M. Fadhil Aly Bantore; Mutmainna; Muhammad Ilsan; Shaldi Syarif; Ahmad Nurul Ihsan B; A. Suharman
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1733

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mengajar di Desa Mattampawalie bertujuan meningkatkan keterampilan literasi dasar dan motivasi belajar siswa melalui penerapan strategi pembelajaran interaktif di sekolah pedesaan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan membaca-menulis serta keterbatasan sarana dan akses internet. Pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif, catatan lapangan, dan dokumentasi. Sebanyak 256 siswa dari tiga sekolah SD Inpres 7/83, SD Negeri 156, dan SMP Negeri 5 Lappariaja berpartisipasi dengan pendampingan tujuh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bone. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: 66% siswa SD Inpres 7/83 lebih lancar membaca, 60% siswa SD Negeri 156 menulis lebih cepat dan tepat, serta partisipasi aktif siswa SMP Negeri 5 Lappariaja meningkat hampir tiga kali lipat. Secara keseluruhan, sekitar 70% siswa menunjukkan motivasi dan keterlibatan belajar yang lebih tinggi. Kebaruan program ini terletak pada penerapan strategi interaktif permainan edukatif, ice breaking, dan sistem reward yang efektif memperkuat budaya literasi di sekolah dengan fasilitas terbatas. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat direkomendasikan untuk menjamin keberlanjutan program.
IMPLEMENTASI KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (KKN UIN PALOPO ANGKATAN 1 ) DI DESA TARRAMATEKKENG KECAMATAN PONRANG SELATAN KABUPATEN LUWU Anwar; Sela Nurmaya Sari; Khaira Ummah; Rani; Muh Rifa'i Parassa; Mutmainna; Mardina
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.1818

Abstract

Pengabdian ini mendeskripsikan implementasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 1 UIN Palopo di Desa Tarramatekkeng, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, dengan tema sentral "Green Dakwah dan Pendidikan Lingkungan". Tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran ekologis yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) desa. Metode yang diadopsi adalah Asset-Based Community Development (ABCD), sebuah pendekatan yang memaksimalkan aset dan potensi internal masyarakat Tarramatekkeng. Implementasi mengikuti siklus ABCD: Inkulturasi, Discovery, Design, Define, dan Refleksi. Program unggulan yang diangkat meliputi pengembangan modul Fiqh Lingkungan, inisiasi pembentukan Bank Sampah Berbasis Masjid, serta edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) yang berbasis pada konsep thaharah. Hasil pengabdian menunjukkan adanya pergeseran paradigma warga, di mana menjaga alam mulai dipahami sebagai tanggung jawab spiritual, yang berujung pada peningkatan partisipasi kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan desa.
Strategi Pengembangan Usaha Kerajinan Rotan di Kabupaten Pangkep Rattan Craft Business Development Strategy Pangkep Regency Mutmainna; Wiwiek Hidayati
JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) Vol. 5 No. 1 (2022): JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)
Publisher : Fakultas Hukum dan Ekonomi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan UMKM di Indonesia sangat pesat. Dalam perekonomian Indonesia, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) adalah kelompok usaha yang memiliki jumlah yang paling besar. Salah satu produk UMKM khususnya di bidang pertanian adalah rotan. Salah satu wilayah penghasilrotan di Indonesia adalah Provinsi Sulawesi Selatan. Kerajinan rotan yang dihasilkan oleh masyarakat atau pengrajin di wilayah Kecamatan Ma’rang masih bersifat tradisional Hal ini akan berdampak kepada produktivitas kerajinan rotan yang dihasilkan dan tingkat penjualan juga terbatas,sehingga diperlukan strategi pemasaran yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pemasaran usaha kerajinan rotan di Kabupaten Pangkep, (2) strategi pengembangan usaha kerajinan rotan di Kabupaten Pangkep. Metode penelitian yang digunakan adalah metode purposive sampling yaitu untuk lokasi dan usaha kerajinan rotan dilakukan melalui penunjukan langsung, dengan pertimbangan bahwa lokasi Kecamatan Ma’rang merupakan daerah penghasil kerajinan rotan dan sampel usaha merupakan sentra pengrajin dan penjual di Kabupaten Pangkep. Analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT melalui matriks faktor internal (IFAS) dan eksternal (EFAS) yang nilai perolehannya melalui pembobotan dan ranking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal (IFAS) yang harus ditingkatkan antara lain: (1) meningkatkan kualitas dan kemasan produk; (2) meningkatkan kerja sama antara penyedia bahan baku, pengrajin dan pedagang kerajinan rotan (3) meningkatkan skill pengrajin rotan yang berkaitan dengan diversifikasi produk dan desain baru; (4) pelaku pemasaran senantiasa melakukan promosi baik media cetak maupun media sosial lainnya. Sedangkan untuk faktor ekaternal (EFAS) yang harus ditingkatkan adalah penggunaan fasilitas atau teknologi dan peralatan yang lebih modern untuk efesiensi produk dan waktu. Strategi yang digunakan sebaiknya adalah segmentasi pasar dan target pasar.
Implementasi Undang-Undang Informasi Dan Transaksi Elektronik Dalam Pemasaran Digital Produk Umkm Di Kabupaten Pangkajene Kepulauan Meline Gerarita Sitompul; Mutmainna
JURNAL YURIDIS UNAJA Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL YURIDIS UNAJA
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/jyu.v6i2.970

Abstract

Dalam menjalankan usaha, salah satu yang juga perlu diperhatikan adalah hukum dalam berbisnis. Pemasaran digital melalui media sosial dan e-commerce saat ini merupakan cara yang efektif dan relatif murah untuk mempromosikan bisnis UMKM. Keberadaan teknologi sebagai pendukung perekonomian selain memberikan dampak yang positif memungkinkan pula menimbulkan potensi pelanggaran terkait regulasi perdagangan Pelaku UMKM mendapatkan kemudahan namun bukan berarti bebas dari aturan hukum. Dengan berkembangnya teknologi dan model bisnis, pemerintah Indonesia pun turut mengeluarkan peraturan yang mengatur pemasaran produk UMKM khususnya melalui media sosial dan e-commerce, yaknik Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pelaku UMKM perlu dengan cermat memahami UU ITE untuk memastikan operasional, pemasaran, dan transaksi yang dilakukan tidak melanggar hukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalis bentuk pemasaran digital produk UMKM di Kabuoaten Pangkajene Kepulauan, dan mengkaji implementasi UU ITE sebagai aspek hukum pada penerapan pemasaran digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan model triangulasi, yang menggabungkan metode wawancara terstruktur, wawancara mendalam dan observasi terhadap pelaku UMKM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan pemasaran digital memperluas pangsa pasar pelaku UMKM, meningkatkan awareness bagi konsumen karena pelaku UMKM rutin memperbarui informasi mengenai produk, serta meningkatkan penjualan karena beberapa UMKM juga berkolaborasi dengan beberapa marketplace. Kemudian bagi pelaku UMKM di daerah Kabupaten Pangkajene Kepulauan yang kategorinya makanan dan minuman menyatakan bahwa penggunaan whatsapp masih menjadi platform yang paling di memudahkan konsumen. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sejauh ini belum sepenuhnya memadai untuk mendukung UMKM. Diantaranya karena tingginya biaya kepatuhan, aturan yang masih belum spesifik, dan penguatan
Marketing Strategy and Customer Value of Astuti Wedding Gallery Using SWOT, QSPM, and VPC Mutmainna
BALQIS : Journal of Business Innovation and Digital Marketing Vol. 1 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Program Studi Bisnis Digital - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/balqis.v1i2.10519

Abstract

This research examines the culture-based service development strategy at Astuti Wedding Gallery (AWG), a Javanese traditional wedding service provider in Samarinda. This study is based on the increasing interest of the younger generation towards the concept of traditional marriage combined with a modern touch, Theoretically, the study uses SWOT analysis to assess the company’s internal and external positions, as well as Value Proposition Canvas (VPC) to understand customer needs and the appropriateness of the value provided. The method used is a qualitative approach through interview, observation, and triangulation to ensure the validity of the data. The research result show that the main advantage of AWG comes from the uniqueness of Javanese culture, good interpersonal relationship with clients, and the flexibility of service packages. Weaknesses are found in limited manpower, digital promotion that is not optimal, and operational system that is not organized. Opportunities are created through traditional marriage trend and the expansion of digital marketing, while threats come from industry competition and changing economic conditions. Based on SWOT, VPC, and QSPM analysis, the most appropriate strategy is market development through the use of digital media and cooperation with local vendors. Overall the integration of cultural values with modern innovation is the basis for increasing AWG’s competitiveness.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON DAN LAVENDER PADA DISMENORE REMAJA Mutmainna; Sunartono; Suryantara, Bima
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 16 No 1 (2026): Vol. 16, No. 1 Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/involusi.v16i1.1919

Abstract

Dismenorea merupakan keluhan nyeri haid yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas. Salah satu penanganan nonfarmakologis adalah aromaterapi. Aromaterapi lemon dengan kandungan limonene dapat menghambat prostaglandin, sedangkan aromaterapi lavender memberi efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas kedua aromaterapi tersebut terhadap penurunan dismenorea. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan two group pretest–posttest control group design. Sampel berjumlah 120 remaja putri usia 12–20 tahun, dibagi menjadi kelompok aromaterapi lemon (n=60) dan kelompok aromaterapi lavender (n=60). Data intensitas nyeri dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara kedua kelompok (Z = -3,343; p = 0,001). Penurunan nyeri lebih besar pada kelompok aromaterapi lemon. Simpulan, aromaterapi lemon lebih efektif dibandingkan aromaterapi lavender dalam menurunkan dismenorea pada remaja putri.
Marketing Strategy and Customer Value of Astuti Wedding Gallery Using SWOT, QSPM, and VPC Mutmainna
BALQIS : Journal of Business Innovation and Digital Marketing Vol. 1 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Program Studi Bisnis Digital - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/balqis.v1i2.10519

Abstract

This research examines the culture-based service development strategy at Astuti Wedding Gallery (AWG), a Javanese traditional wedding service provider in Samarinda. This study is based on the increasing interest of the younger generation towards the concept of traditional marriage combined with a modern touch, Theoretically, the study uses SWOT analysis to assess the company’s internal and external positions, as well as Value Proposition Canvas (VPC) to understand customer needs and the appropriateness of the value provided. The method used is a qualitative approach through interview, observation, and triangulation to ensure the validity of the data. The research result show that the main advantage of AWG comes from the uniqueness of Javanese culture, good interpersonal relationship with clients, and the flexibility of service packages. Weaknesses are found in limited manpower, digital promotion that is not optimal, and operational system that is not organized. Opportunities are created through traditional marriage trend and the expansion of digital marketing, while threats come from industry competition and changing economic conditions. Based on SWOT, VPC, and QSPM analysis, the most appropriate strategy is market development through the use of digital media and cooperation with local vendors. Overall the integration of cultural values with modern innovation is the basis for increasing AWG’s competitiveness.
Marketing Strategy and Customer Value of Astuti Wedding Gallery Using SWOT, QSPM, and VPC Mutmainna
BALQIS : Journal of Business Innovation and Digital Marketing Vol. 1 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Program Studi Bisnis Digital - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/balqis.v1i2.10519

Abstract

This research examines the culture-based service development strategy at Astuti Wedding Gallery (AWG), a Javanese traditional wedding service provider in Samarinda. This study is based on the increasing interest of the younger generation towards the concept of traditional marriage combined with a modern touch, Theoretically, the study uses SWOT analysis to assess the company’s internal and external positions, as well as Value Proposition Canvas (VPC) to understand customer needs and the appropriateness of the value provided. The method used is a qualitative approach through interview, observation, and triangulation to ensure the validity of the data. The research result show that the main advantage of AWG comes from the uniqueness of Javanese culture, good interpersonal relationship with clients, and the flexibility of service packages. Weaknesses are found in limited manpower, digital promotion that is not optimal, and operational system that is not organized. Opportunities are created through traditional marriage trend and the expansion of digital marketing, while threats come from industry competition and changing economic conditions. Based on SWOT, VPC, and QSPM analysis, the most appropriate strategy is market development through the use of digital media and cooperation with local vendors. Overall the integration of cultural values with modern innovation is the basis for increasing AWG’s competitiveness.
Co-Authors A. M. Fadhil Aly Bantore A. Nurul Hidayah A. Rikha Elisya Putri A. Suharman Ahmad Ahlullah Punggawa Sokku Ahmad Khamaluddin Ahmad Nurul Ihsan B Aisyah Akmal Ali Tahir, Muhammad Amirah Andi Rustam Anggreni, Afrillia Anwar Armelia, Nurul Bima Suryantara Danial Noer Zakiyuddin Darsef Darwis Daryanto Dasa Ismaimuza Dudung Amir Sholeh Eka Putri Aulia Ramadhani Elfira Jumrah Esy Pariska Putri Fadila Ismail Fahira, Ainun Fajar, Baso Rahmat Fakhirah Husain Faturrahman Taslim Fauzi Ramadhoan A'Rachman Felicia Damayanti Fitri Yulianti Ghefira Nur Fatimah Hajrah Mahdania R. Hartini A Hilda Febrianti Hilmi Hambali, Hilmi Imam Azhari Imelda Indriani Irpan Julita Julita Jusmawati Kamaruddin , Abdul Kasmawati Kasmawati , Kasmawati Khaira Ummah Khatipah Kiki Reski Amalia K. Latif, Fatmawati Mahdalena, Zulipah MALLARANGENG, ANDI BAU Mardina Marsofiyati Marsofiyati Mochammad Imron Awalludin Muh Rifa'i Parassa Muh. Ali Muh. Sulfikar Muhamad Iqbal Akbar Asfar, Andi Muhammad Dahlan MUHAMMAD HASBI Muhammad Ilsan Muhammad Irfan Taufan Asfar, Andi Muhammad Zid Muharram, Ahmad Akhmar Musdalifa Musdalifah Mut’mainna, Tasya Nasrullah Nur Amalia Nur Azizah Fitratul Awaliah Nur Inayah Nur Ismi, Ismi Nurannisa, Andi Nurfadillah Putri, Aisyah Guffron Liana rahmadani islamiyah Rani Rasti Aningsi RATNAWATI Risky Amelia Rohansyah Romansyah Sahabuddin Rusyaid salwangi Sativani Hayati, Riza Satriani Is, Sitti Sela Nurmaya Sari Shaldi Syarif Siti Nur Alyah Sitompul, Meline Gerarita SRI RAHAYU Sujarwo Sultan sarda Sunartono Thamrin, Putri Aulia Wahida Wanda Aulya Widia Diningsih, Andi Wiwiek Hidayati Yunus, Muh Anugrah