Claim Missing Document
Check
Articles

USING CAMTASIA STUDIO 8 TO PRODUCE LEARNING VIDEO TO TEACH ENGLISH THROUGH E-LEARNING Fandy Nuari; Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 3, No 1 (2014): Serie D
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.718 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v3i1.4384

Abstract

Abstrak Makalah ini membahas tentang pembuatan learning video sebagai salah satu media pembelajaran berbasis e-learning. Dalam pembuatan learning video ini, penulis menggunakan salah satu software untuk e-learning yaitu camtasia studio 8. Penulis melihat bahwa dalam proses pembelajaran sering terjadi beberapa masalah yang mengakibatkan pemahaman yang masih kurang oleh siswa terhadap suatu materi. Selain itu siswa juga mengalami motivasi yang rendah dalam belajar karena guru lebih sering menggunakan media tradisional. Oleh karena itu penulis memberikan solusi dengan cara membuat sebuah learning video menggunakan camtasia studio sebagai media pembelajaran yang didistribusikan melalui pembelajaran berbasis e-learning. Camtasia studio 8 merupakan sebuah software yang dapat digunakan untuk merekam aktivitas layar computer dan juga power point. Penulis membuat makalah ini dengan tujuan: menghasilkan sebuah learning video sebagai media pembelajaran berbasis e-learning. Penulis berharap makalah ini dapat membantu guru dalam meningkatkan kualitas belajar siswa.   Kata kunci: Camtasia Studio 8, Learning Video, E-learning  
USING REMOVABLE OBJECT IN A PICTURE AS A MEDIA TO TEACH ENGLISH TO YOUNG LEARNERS Lefrizal Lefrizal; Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie H
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.462 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v1i2.2005

Abstract

Abstrak   Pada saat sekarang ini, di Indonesia, Bahasa Inggris telah diajarkan di level pendidikan dasar, seperti Sekolah Dasar (SD) dan pada usia dini, seperti Taman Kanak-Kanak (TK). Bahkan, pada tahun mendatang Bahasa Inggris dimasukkan sebagai muatan lokal. Dalam mengajar anak-anak, perlu diperhatikan perkembangan psikologi mereka. Anak-anak pada usia SD dan TK lebih tertarik kepada sesuatu yang kongkrit yang dapat mereka temukan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, guru perlu menciptakan pembelajaran yang kongrit di dalam kelas dengan menggunakan media pembelajaran yang atraktif dan menarik. Salah satu media yang dapat digunakan untuk merepresentasikan kehidupan sehari-hari siswa adalah media gambar. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai “Removable object in a picture” sebagai media pembelajaran. Keunggulan dari media ini adalah mengurangi jumlah gambar yang digunakan sebagai media dalam pembelajaran, karena hanya dibutuhkan satu buah gambar Sedangkan untuk gambar dengan situasi yang berbeda, hanya diperlukan perubahan objek tertentu pada gambar tersebut. Pada makalah ini juga akan diuraikan cara membuat dan memperagakan “removable object in a picture”, serta topik-topik apa saja yang dapat diajarkan dengan menggunakan media ini.   Key words: Picture, Media, Young Learners, Drill
Students' Strategies in Translating Idioms at Eighth Semester of English Department Students in Universitas Negeri Padang Fadhilah Muslimah; Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.696 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v8i3.105521

Abstract

The objective of this research is to know the strategies used by the students in translating idioms. This study used descriptive method. The data of this study are the 30 translated idioms found in the novel The Adventures of Tom.  The instruments of this study are the idioms translations test.  To gain the trustworthiness of the research, this research applies the validator and the assessors. The findings of this study reveal that out of 30 idioms, 251 cases were translated by paraphrasing, 5 cases were translated by Omission of the entire idioms, and 194 cases were translated by literal translation. The finding showed that paraphrase strategy is most commonly used in translating idioms as 55% besides 1% for omission and 43% for literal translation It means that there is a need of study idioms in the translation class or the improvements of the students in strategies in translating the idiomsKey words: translation, idiom, strategy
ADAPTING INTERACTIVE NEWS PROGRAM OF SUARA ANDA TO TEACH SPEAKING AT SENIOR HIGH SCHOOL Albeni Yostija; Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 2, No 1 (2013): Serie B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.466 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v2i1.2599

Abstract

AbstractThis article discusses the use of techniques of adapting an interactive news program of "Suara Anda" in increasing student motivation for learning speaking at Senior high school. As programs, students are divided into several groups. Teachers provide multiple options displayed in power point news. One group choose one video and teachers play it. The group filed comments, suggestions or opinion about that news. Other groups may be added comment or suggestions. The process continues until all groups had a turn. At the end of the lesson the students were assigned to make a report or journal of the news.Key Words: speaking, interactive news program, suara anda
“Teaching Template Quiz Maker" as Edutainment Software to Create Test as Material in Teaching English at Junior High School Muslimah Muslimah; Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 1 (2012): Serie B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.785 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v1i1.617

Abstract

The purposes of this paper are to explain the ways of the development of exercises or tests as a material at Junior High School by using Teaching Template Quiz Maker. Besides, this software can decrease students’ bored in understanding the material that is designed trough quiz. This software has some templates that can take students’ attention in doing exercise because they have kind of exercises and options of display. For example, color, sound, also it uses a computer as a media. Then, this software can increase students’ vocabulary also some skills such as speaking, reading and writing. The last, it can create fun learning which students-centered are appear during the learning process.   Abstrak Tujuan makalah ini adalah untuk memaparkan cara pengembangan latihan sebagai bahan pengajaran di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan menggunakan Teaching Template Quiz Maker. Software ini dapat mengurangi kejenuhan siswa dalam memahami material melalui latihan yang di desain melalui kuis. Software ini memberi 9 jenis model kuis yang mampu menarik perhatian siswa dalam mengerjakan latihan karena mempunyai banyak model latihan dan banyak pilihan tampilan, seperti warna, suara, serta penggunaannya dengan menggunakan media komputer. Selain itu software ini dapat meningkatkan kosakata siswa serta meningkatkan kemampuan berbicara, membaca dan menulis. Kemudian, software ini dapat menciptakan suasana belajar di mana siswa dominan dalam proses belajar.
TEACHING DESCRIPTIVE TEXT BY USING RAINBOW CARDS IN TEACHING SPEAKING FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENT Ire Elvira; Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 3, No 1 (2014): Serie A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.435 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v3i1.4296

Abstract

Abstrak Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana penggunaan Rainbow Cards sebagai media dalam pengajaran berbicara di dalam kelas pada siswa menengah pertama. Hal ini dilatar belakangi masalah dihadapi oleh siswa yaitu mereka kesulitan dalam mengungkapkan dan mengembangkan ide mereka. Hal ini membuat mereka tidak bersemangat dan tidak termotivasi untuk berbicara. Untuk mengatasi masalah ini seorang guru harus mencari dan menggunakan strategi yang cocok dalam mengajar speaking. Salah satu media yang dapat diterapkan adalah dengan menggunakan rainbow cards. Rainbow Cards adalah kartu yang dibuat berwarna – warni yang berukuran segi empat. Melalui media ‘’ Rainbow Cards’’ ini siswa akan diberikan beberapa plihan kartu yang ada di rainbow cards kemudian dari kartu tersebut siswa diajak untuk mengeksplorasi warna dengan tokoh, sifat, tempat yang mereka ingat terkait warna tersebut. Hal ini membantu siswa berbicara karena di dalam rainbow cards tersebut dibagian depannya juga ada gambar kemudian dibagian belakangnya ada kata kunci jadi melalui kata bantu tersebut siswa bisa mengembangkan idenya untuk berbicara dalam mendeskripsikan gambar yang ada di dalam kartu dengan menggunakan descriptive text. Kata Kunci: pengajaran berbicara, teks descriptive, pengajaran di SMP, Rainbow Cards
Students' Strategy In consecutive Interpreting a Short Motivation Speech into Bahasa Indonesia Reva Afrina; Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jelt.v10i1.111744

Abstract

This research aims to find out the strategies that were used by low, medium, and high-level students English Department of Universitas Negeri Padang in interpreting an English short speech into Bahasa Indonesia consecutively. The subject of this research was the third-year students of English Department who had taken English-Indonesia interpreting class. The sample was 23% were chosen out of 53 students by random sampling technique. The data were collected using an interpreting test consecutively via zoom meeting. The results show that the dominant strategy used by low-level students was the skipping strategy it was about 49 times used by the students during the test, it means (33.8%) out of the students used this strategy. Then, the dominant strategy was used by medium level students was skipping 29 times used by the students during the test or (20.86%) out of the students. Last, students in high level dominant used explicitation strategy 41 times used by the students during the interpreting test or (28.87%) out of the students. It could be concluded that students find it difficult to comprehend the source language; it proves that students skip the SL 86 times during the interpreting test, which was about 20.67%. Students in the low and medium level tend to use the skipping strategy, but students in the high level tend to repair and make the interpretation clearly by using explicitation strategy.
THE CORRELATION BETWEEN READING COMPREHENSION AND TRANSLATION ABILITY: A Correlational Study on Fourth Year Students at English Department of UNP Elsa Fadica Rahemi; Jufri Jufri; Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.512 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v1i2.1951

Abstract

Abstract The purpose of this research was to reveal the correlation between reading comprehension and translation ability of fourth year students in English department of UNP. The population and samples of this research was the fourth year students who took translation subject in the seventh semester of academic year 2012 in English Department of UNP. The instrument of this research was a reading comprehension test and translation test. The result of this research showed that the r-calculated (0,677) > r-table (0,355). The hypothesis was tested by using t-test formula and found that t-observed (4,952) > t-table (1,699) with df= n-2 (29) in the level of significance 0,05. In short, the research hypothesis which stated that there was a significant correlation between students’ Reading Comprehension and their Translation Ability was accepted. Kata kunci : Correlation, Translation, Translation ability, Reading Comprehension
Translation Acceptability and Readability of Food Label Made by English Department Students of UNP from English into Bahasa Indonesia Rani Franscisca; Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.47 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v8i4.107114

Abstract

Acceptability and readability are the aspects of translation quality. The objective of this research is to know the translation acceptability and readability made by the students’ of English Department of UNP in translating food label from English into Bahasa Indonesia. This study used descriptive method. The data of this research is  the translation product of food label made by English Department Students who take English-Indonesian Translation subject. The instruments of this study is translations test.  To gain the trustworthiness of the instrument of the research was validated and the acceptability and readability were scored by involving raters. The finding of this study reveal that the score of translation acceptability and readability of food label made by the students is less acceptable but readable. The average score for the acceptability, students’ translation acquired the average score of 2.26 which means less acceptable. Meanwhile, for the aspect of readability, the average score of translation made by the students is 2.62 means  readable. It can be concluded that the English Department students still need to improve their translation competence.
TEACHING SPEAKING FLUENCY BY USING READERS’ THEATRE STRATEGY TO STUDENTS AT SENIOR HIGH SCHOOL Ratih Kemala Martha; Havid Ardi
Journal of English Language Teaching Vol 2, No 1 (2013): Serie D
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.323 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v2i1.2618

Abstract

AbstrakTujuan penulisan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan penerapan Readers’ Theatre sebagai salah satu strategi yang mampu meningkatkan kelancaran siswa dalam berbicara Bahasa Inggris pada satuan Sekolah Menengah Atas (SMA). Di dalam strategi tersebut terdapat 4 aspek pendukung yang saling terintegratif dalam proses pembelajaran, yaitu: listening, writing, reading dan speaking.Langkah awal, siswa mendengarkan sebuah cerita pendek berbentuk narrative. Selanjutnya, siswa menjawab beberapa pertanyaan dari cerita yang ditampilkan. Langkah kedua, siswa secara berkelompok menulis naskah drama sesuai dengan cerita yang mereka dengarkan atau siswa memilih dari naskah yang telah ada. Langkah ketiga, siswa membaca dialog tersebut. Poin yang paling penting yakni kemampuan siswa dalam berbicara dengan memperhatikan kecepatan, pausing, volume,dan keterbataan dalam berbicara. Kegiatan ini dilakukan berulang kali. Hasil akhir dari readers’ theatre adalah siswa mampu menampilkan drama di depan kelas. Dengan adanya strategi ini, siswa akan mampu berbicara dalam bahasa Inggris secara lancar.Keywords: speaking, fluency, readers’ theatre, teaching speaking at Senior High School
Co-Authors . Ermanto Adhe Syahputra Agus Syahrani Agustina, ria Ahmad Nusi Al Hafizh, Muhd. Albeni Yostija Amri Isyam An Fauzia Rozani Sy. Anisa Azhari Annisa Nurhijatul Kania Annisa Turrahmah Arfina Dewi Ningsih Arini Nurul Hidayati Aryuliva Adnan Asfar, Dedy Ari Asma Alhusna Asmar, Yustahzah Astari Putri Raodhatul Berliana, Winny budiyanti, kurnia Cici Prima Yeswari Delpani Selpia Desmawati Radjab Dessy Dwisusila Dewi Anggraini Dewi Sari Wahyuni Dewirahmadanirwati, Dewirahmadanirwati Dila Sapriani Dina Lestari Dahelza Dini Deswarni Elsa Fadica Rahemi Ermanto Ersi, Jannatul Firdaus Esy Maestro Etry Suwandi Eva Mizkat Fadhilah Muslimah Fadilla, Dwi Fadilla, Resica Fandy Nuari Fathur Rizqy Az Fatihatus Saadah Fatmala Sari Oktaviani Febria Sri Artika Fuad Abdullah Gustika Dayama Putri Hafiz Alfandi Rizqy Hafiz Kurnia Yahya Hanifa, Suci Hasanuddin WS Hasibuan, Safriyaldi Rahaldi Hayati Milana Hendra Eka Putra Hendra Kasri Hermawati Syarif Hermawati Syarif, M.Hum. Iftahur Rezqi Ire Elvira Irvansyah, Alif Jufri Jufri Jufrizal Jufrizal Karimaliana, Karimaliana Khaira Liza Khori Putri Ramadhani Kiki Mitna Lefrizal Lefrizal Lidya Fatwa Hakim Lidya Nitami Linda Sari Bulan Lusi Marleni, Lusi M. Zaim Ma'ruf, Muhammad Hafizd Mahmud, Rashed Mardha Tilla Marisa Kurniawan Marta, Rahayu Nimas Meisha Rahmania Meli Mellan Monalisa Monalisa Mukhaiyar Mukhaiyar Mulyani Rusli, Sri Muslimah Muslimah Nadya Liza Syafitri NASUTION, DINA SYARIFAH Nila Sudarti Nosa Yuliasandra Novela Zulia Ningsih Novia Juita Novia Novia Novitri, Safriyani Nur Rosita Nurhizrah Gistituati Nurvemi Sultana Nurwijayanti Nusi , Ahmad Pratama, Mahendra Surya Putri Ramadhani, Khori Putri, Idra Putri, Nurul Assyifa Raesa Savelia Rahfi Andika Wendra Rahmad Wihardi Rahmatika Putri Rahmatika Putri Rahmatika Putri Rani Franscisca Rany, Vy Ratih Kemala Martha Ratmanida, Ratmanida Refnaldi Refnaldi Restuadi, Yohan Reva Afrina Rezqi, Iftahur Ridho Angga Mulya SY Riri Andria Rizal, Muhamat Rizky Anggia Safriyani Novitri Sari Bulan, Linda Sari, Mike Nurmalia Saunir Saun Sepyanda, Marsika Sinta Muchlis Siska Melia Sri Mulyani Rusli Suciani Oktisa Sudewa, Sudewa Sukatri, Ifal Syafitri, Widya Syukrawardi Z T. Sy. Eiva Fatdha Tuti Lestari Tuzzikriah, Raihana Verdi Firdaus Walanda, Anisa Erda Wani Kesuma Wati, Siska Oktawidya Widia Yunita, Widia Yenni Rozimela Yola Angela Yos Sudarman Yulia Rendadirza Yulisa Aprianti Yuria, Hersa Yusda, Maharaniguna Yusuf, Hannisa Mawaddah Zaim, M Zainil, Yetty Zul Amri Zuldilla Septi Rahayu