Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Mahupiki

TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BIASA DALAM BENTUK POKOK (DOODSLAG) BERDASARKAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA (KUHP), KONSEP KUHP NASIONAL DAN HUKUM PIDANA ISLAM. BENNI ISKANDAR; Edi Yunara; Eka Putra
Jurnal Mahupiki Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahupiki

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.849 KB)

Abstract

TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BIASA DALAM BENTUK POKOK (DOODSLAG) BERDASARKAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA (KUHP), KONSEP KUHP NASIONAL DAN HUKUM PIDANA ISLAM. ABSTRAKSI Benni Iskandar[1] Edi Yunara[2] M. Eka Putra[3] Seiring dengan perkembangan zaman, maka semakin kompleks pula tingkat kejahataan yang terjadi di muka bumi ini. Banyak pemberitaan melaui media elektronik dan media cetak mengenai tindak pidana pembunuhan di Indonesia, membuat kehidupan sosial didalam masyarakat terganggu, karena pembunuhan adalah suatu perbuatan yang asosial dalam masyarakat. Sehingga perlu kiranya untuk dikaji mengenai pengaturan tindak pidana pembunuhan berdasarkan KUHP dengan kajian hukum pidana Islam. Pembahasan ini secara khusus tertuju pada sanksi tindak pidana pembunuhan biasa dalam bentuk pokok yang diatur dalam pasal 338 KUHP. Adapun permasalahan dalam penulisan skripsi ini yaitu, pertama mengenai pengaturan tindak pidana pembunuhan biasa dalam bentuk pokok berdasarkan KUHP, kedua mengenai pengaturan tindak pidana pembunuhan berdasarkan hukum pidana Islam dan yang ketiga mengenai perbandingan tindak pidana pembunuhan biasa dalam bentuk pokok berdasarkan KUHP dan hukum pidana Islam. Penelitian ini dilakukan secara yuridis normatif, yaitu menitikberatkan pada data sekunder  dengan spesifikasi deskriptif analitis. Pembunuhan pokok yang dianut dalam KUHP dengan hukum pidana Islam memiliki persamaan dan perbedaan. Adapun persamaannya antara lain, yaitu sama-sama menjadikan tindak pembunuhan biasa dalam bentuk pokok sebagai pembunuhan yang dilakukan dengan sengaja dan subyek hukum pembunuhan adalah manusia, serta yang dijadikan objek pembunuhan juga manusia. Sedangkan perbedaannya, yang pertama yaitu mengenai sumber hukum pidana, sumber hukum pidana Indoensia bersumber dari KUHP dan hukum adat. Adapun hukum pidana Islam bersumber dari Al-Qur’an, Hadits dan Ijtihad para ulama. Kedua, yaitu mengenai sanksi hukuman, dalam KUHP tindak pidana pembunhan sengaja hanya menerapkan pidana penjara sebagai hukuman pokok, sedangkan dalam hukum pidana Islam menerapkan Hukuman pokok hukuman pengganti dan hukuman pelengkap.   [1] Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara. [2] Dosen Pembimbing I, Staf Pengajar Departemen Hukum Pidana, Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara. [3] Dosen Pembimbing II, Staf Pengajar Departemen Hukum Pidana, Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.
Co-Authors Achmad, Audia Ichsania Adelina Simatupang Agustini, Tiara Tri Alfayutia, Windi Ali Affan Silalahi Almi, Vinny Juliandi Amelia, Sabina Rizky Ami Sari, Rosi Anabesi, Mazaya Putri Ananda, Fhilein Ananta, Levina Andjelie, Tiara Anggraini, Haryeni Sastra Anggraini, Silvana Anita Lukman Anita Lukman Antasya, Vaylia Ariani, Lusiana Armon Fernando Arpina, Melka Febby Aufa, Safira AULIA, FIRDA Aulia, Natasya Aulia, Zulikho Azela, Lala Azkiyah, Revina Tasya Bulan, Bulan Dea Dwi Putri Deni Anggraini Deriska, Tasya Dwi, Kurnia Edi Yunara Eka Putra Eka Saputri Nst, Sandry Emma Susanti Faridah, Wardatil Febrian, Roby Ferdy Firmansya Ferdy Firmansyah Fikri Maulana Fikri Maulana, Fikri Fitri Renovita Fitri, Rindu Rahmatul FRANSISKA, ELLA Furi, Mustika Gideon, Briandy Haiyul Fadhli Handini, Wigati Hanum, Widia Helfina, Syelfi Hendra, Rudi Hidayati, Kismira Hidayati, Nabila Nur Hijriyah, Ananda Juhaifa Humairaq, Shakira Ihsan Ikhtiaruddin Ihsan Ikhtiarudin Ihsanul Hafiz Indah Lestari, Indah Indra Ginting Inggrid. P, Debora Irfan Maulana, Irfan Ismail Marzuki Khairil Armal Kirana, Fharisti Leny Leny Leny Leny Leny Leny Leny Leny, Leny Leny, Leny Lismarianti, Lismarianti Luthfia Meirizka, Fathina Maghfirah, Wahyi Mardani, Atika Nurfadhila Marlind, Naya Mahesa Marvika, Shintia Maspat, Rinta Mayang, Rapi Melia Sari, Melia Meri Ernilawati mira febrina Mira Janita Mudia, Whulan Muhammad Arif Muhtadi, Wildan Khairi Muzdalifah, Siti Nababan, Herbet Nabilla, Revanalia Naibaho, Triana Putri Nasution, Meiliza Putri Nasution, Musyirna Rahmah Nayla Shafiya, Arifa Neni Frimayanti Ningsih, Fitra Ayu Nofriyanti - Nova Tantri Silalahi Noviana Suhery, Wira Novrianti, Nisa Nugraha, Fajar Muhammad Nurliza, Era Okla Elfitri Oktavianti, Mimi Otilia, Alisa Peng, Wei-Ching Peng-Wei, Ching Pulpa Susila, Afriani putra, fariz Putri, Amanda Herlina Putri, Atika Putri, Erra Manisa Putri, Nadila Putri, Rizka Luthfia Ananda Putri, Winda Masayu Rachel Anastasia R Hutabarat Raesa Tartilla Raesa Tartilla Rahayu, Adnin Rahma Dona Rahmadani, Sriayu Rahmadhani Rahmah, Rizka I’zaa Rahmidasari, Annisa Ramadhani, Nadea Zahra Reise Manninda Rensus Siagian Rickha Octavia Rizki, Mulia Romadhon, Laili Rona Syafira Rusnedy, Rahmayati S.Farm., M.Farm., Apt, Sondang Khairani Safri Safri Safri Safri Saharani, Liliana Sajja Wanda, Taqqia Salsabillah, Mutiara Sandra Tsalsabila Ananto, Deswita Septi Muharni Serlin Partika Sari Sidabutar, Santa Eni BR Silalahi, Nova Tantri Sisilawati, Kolista Sitanggang, Joanna Siti Fatimah Hanum Suprianto Suprianto Surboyo, Meircurius Dwi Condro Syukrani, Sabila Tarigan, Jacub Tetty Noverita Khairani Tetty Noverita Khairani Situmorang Thahira, Siffa Tiary N Sitohang Uci Tri Azelia Ulfa, Rodhia Uli Tamba, Evlyn Cyntia Usti, Angelika Utami, Zelvy Rahman Vania Asshaf, Hanifa wahyuni wahyuni Winata, Hanafis Sastra Wira Noviana Suhery Wirman, Citra Safitri Wulandari, Windya Yolanda Yolanda, Yolanda Zahira, Rifka Zalfa Desion, Aufa Zalianti, Amelia Zyzy Permata Dian