Claim Missing Document
Check
Articles

TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM TERHADAP PERNIKAHAN MUBARAKAH DI PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH BALIKPAPAN Abdurrahman, Abdurrahman; Andaryuni, Lilik; Noorthibah, Noorthibah; Ashar, Ashar
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui proses, akad, dan walimah dalam pernikahan mubarakah di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan; 2) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pernikahan mubarakah tersebut; dan 3) Mengetahui perspektif teori hukum tentang pernikahan mubarakah tersebut. Dalam penelitian ini, penulismenggunakan jenis penelitian sosiologi hukum yang bersifat empiris (realita). Metode pengumpulan datanya menggunakan dokumentasi, wawancara, dan observasi. Sifat penelitiannya adalah empirical research, dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologi hukum. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan mencakup reduksi data (data reduction), sajian data (data display), dan pengambilan kesimpulan (conclusing drawing). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, proses pernikahan mubarakah di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu pendataan, wawancara, penjodohan, proses ta’aruf, pelamaran, pembekalan, dan penandatanganan. Adapun rukun dan syarat pernikahan mubarakah, adalah: wali nikah; saksi yang meliputi wali mempelai wanita, warga Hidayatullah, santri Hidayatullah, dan tamu undangan; shigat akad nikah; dan mahar. Walimahtul ursy dalam pernikahan mubarakah diselenggarakan dengan sangat sederhana tanpa ada hiburan musik, apa lagi pesta yang berlebihan. Akan tetapi, suasana walimahtul ursy sangat berkesan baik,sakral serta tidak meninggalkan nilai-nilai Islam. Kedua, faktor-faktor yang mendorong munculnya pernikahan mubarakah di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan, adalah: a) keyakinan masyarakat tertentu berupa takhayul, bid’ah khurafat disekitar acara pernikahan; b) budaya menjalin hubungan antara laki-laki dengan wanita yang biasa dikenal dengan istilah pacaran yang tidak sesuai dengan budaya Islam; c) budaya penyerahan uang dalam jumlah besar yang dilakukan oleh pihak laki-laki kepada pihak keluarga wanita; dan d) pesta pernikahan yang menghabiskan dana puluhan juta rupiah bahkan ada yang sampai ratusan juta rupiah. Ketiga, berdasarkan perspektif teori living law, pernikahan mubarakahlahir karena adanya fenomena dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang sampai saat ini masih dipertahankan, baik budaya adat di masyarakat pedesaan maupun budaya modern yang mengurangi kesucian dari pernikahan. Berdasarkan teori semi-autonomus social field, Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan sebagai penyelenggara pernikahan mubarakah berhak membuat sebuah norma yang dilandasi dengan keadaan santrinya serta adat kebiasaannya, akan tetapi norma-norma yang dimiliki harus sesuai Undang- undang Perkawinan yang ada di Indonesia. Selanjutnya, perspektif hukum sebagai law as a tool of social engineering dalam pernikahan mubarakah digunakan untuk merubah budaya masyarakat, dan merumuskan usia pernikahan yang bersifat ideal. Budaya yang sampai saat ini dipertahankan baik budaya adat di masyarakat pedesaan maupun budaya modern (seperti: hitungan weton, pacaran, uang jujuran, dan pesta pernikahan mewah) dapat mengurangi kesucian dari pernikahan, karena dinilai tidak sesuai dengan syari‟ah Islam. Selain itu, ketentuan usia pernikahan sebagaimana termaktub dalam Undang-undang Perkawinan No.1 Tahun 1974 mengidap persoalan yang tidak mudah diselesaikan. Indikasi problematis usia pernikahan yang paling menonjol muncul ketika dihadapkan pada pasal 7 ayat 2 tentang dispensasi kawin yang wewenang yuridis untuk keperluan itu diberikan kepada Pengadilan atau Pejabat lain yang ditunjuk oleh kedua orang tua pihak laki-laki maupun perempuan sehingga dinilai mengurangi sakralitas pernikahan. Berdasarkan perspektif maqashid al-syari’ah, pernikahan mubarakah dilihat dari hifd al-din, akan membawa para santri yang sudah siap dalam melaksanakan pernikahan agar terhindar dari perbuatan asusila, seperti zina. Jika dilihat dari hifd al-nasl, perwalian anak perempuan menjadi jelas, begitupun juga dalam hal waris. Jika dilihat dari hifd al- nafs, pasangan suami istri yang menikah pada usia dewasa memiliki kesiapan psikologis/kejiwaan dalam membina rumah tangga. Jika dilihat dari hifd al-mal, pasangan suami istri yang memiliki kesiapan psikologis akan dapat mengatur keuangan rumah tangga dengan lebih baik. Dan jika dilihat dari hifd al-aql, pasangan suami istri yang sudah dewasa, otomatis caraberfikirnya pun lebih dewasa, sehingga dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul dalam rumah tangga akan lebih bijak dan tidak mudah stress.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIO-VISUAL BERBASIS APLIKASI CANVA PADA PEMBELAJARAN IPAS DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA ASHAR, ASHAR; W, MUH. FAHREZA; ISKANDAR, ANDI ARIFUDDIN
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i3.3334

Abstract

This study aims to explore the use of visual media based on the Canva application in learning Natural and Social Sciences (IPAS) to increase learning interest of grade IV students at UPT SPF SD Negeri Mattoangin 1. The research method used is qualitative research with participants of grade IV students. The results of the study indicate that the use of Canva visual media can increase student learning interest by increasing student involvement in the learning process, facilitating understanding of science concepts, and increasing student learning motivation through interesting and easy-to-understand presentations. The implication of this study is the importance of technology integration in education to enrich students' learning experiences and facilitate the achievement of learning objectives effectively. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media visual berbasis aplikasi Canva dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IV di UPT SPF SD Negeri Mattoangin 1. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan partisipan siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media visual Canva dapat meningkatkan minat belajar siswa dengan cara meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, memfasilitasi pemahaman konsep-konsep IPAS, dan meningkatkan motivasi belajar siswa melalui presentasi yang menarik dan mudah dipahami. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan untuk memperkaya pengalaman belajar siswa dan memfasilitasi pencapaian tujuan pembelajaran secara efektif.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PELATIHAN MENULIS Syukriady, Dwi; Ashar, Ashar; Musbaing, Musbaing; Rusadi, La Ode; Taufik, Ashabul; Yuriatson, Yuriatson; Sasabone, Luana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.23420

Abstract

Keterampilan menulis merupakan keterampilan dasar yang wajib di kuasai guru, namun sering hanya mendapat perhatian terbatas. Lebih lanjut, adanya Merdeka Belajar menuntut guru untuk mengadopsi perubahan sebagai langkah pengembangan profesionalisme guru yang berkelanjutan. Guru wajib untuk di bekali pengetahuan tentang pengembangan profesionalisme, salah satu cara untuk mengembangkan profesionalisme guru adalah melalui pelatihan menulis, guru yang terbiasa menulis mampu menciptakan ruang bagi diri melalui karya-karya dan memberi ide-ide baru untuk dibagikan kepada siswa di kelas. Melihat fakta yang terjadi disekolah mitra, tim pengabdian berinisiatif untuk mengadakan pelatihan menulis sebagai langkah pengembangan profesionalisme guru. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, praktik menulis dan Focus Group Discussion. Hasil pelatihan menunjukkan selama pelatihan menulis, guru merasa terbantu dengan pelatihan ini, respon positif juga tampak dari hasil Focus Group Discussion, mereka bersemangat setelah dibekali dengan pelatihan yang bermanfaat dan ingin melanjutkan latihan menulis secara mandiri.
PENTINGNYA PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI SD AKKOBANG KECAMATAN MANDALLE KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Wahid, Abdul; Afni, Nur; Hastati, Sri; Kaddas, Badruddin; Jumrah, Abrina Maulidnawati; Ashar, Ashar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27319

Abstract

Pemahaman terhadap multikulturalisme akan menumbuhkan nasionalisme yaitu paham kebangsaan, yang berarti seseorang yang mempunyai rasa cinta kepada tanah airnya dan cinta terhadap bangsanya sendiri. Pendidikan multikultural sangat penting di Sekolah Dasar (SD). Pendidikan multikultural anak sekolah dasar di SD Akkobang Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkajene dan kepulauan yitu memiliki penanaman cara hidup untuk menghormati secara tulus, dan toleran dalam keberagaman budaya yang hidup di Tengah tengah masyarakat majemuk. Dengan diberikannya pendidikan multikultural di SD Akkobang Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan diharapkan adanya kelenturan mental bangsa dalam menghadapi konflik konflik berbau suku antar golongan ras dan agama (sara), sehingga persatuan bangsa tidak mudah retak dan terjadi disintegrasi bangsa khususnya di SD Akkobang Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA FIRE ALARM BERBASIS PLC DENGAN DIKOVERSI ARDUINO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK DI UPT SPF SD INPRES ANTANG 1 KOTA MAKASSAR Wahid, Abdul; Afni, Nur; Hastati, Sri; Kaddas, Badruddin; Jumrah, Abrina Maulidnawati; Ashar, Ashar; Fitri, Riskal
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36727

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk fokus pada pelatihan penggunaan Alat Peraga Fire Alarm Berbasis PLC Dengan Dikoversi Arduino. Sistem ini akan dipasang di laboratorium dengan banyak komputer dan kabel, sehingga memungkinkan pemasangan yang mudah dan cepat. Sistem akan terhubung dengan buzzer untuk memicu alarm jika alarm kebakaran diaktifkan. Pengabdian masyarakat ini meliputi penggunaan Arduino sebagai sensor, penggunaan lampu LED sebagai sinyal, dan penggunaan sprinkler untuk mengendalikan alarm kebakaran. Fire alarm merupakan salah satu perangkat yang sangat penting untuk keamanan dan keselamatan, terutama di lingkungan yang rentan terhadap risiko kebakaran, seperti bangunan komersial, perumahan, industri, dan sebagainya. Pengabdian Masyarakat ini dapat meningkatkan efektivitas sistem fire alarm dalam mendeteksi kebakaran secara cepat dan akurat, sehingga dapat mengurangi risiko kerugian jiwa dan harta benda. Mengkombinasikan PLC dengan Arduino adalah penggunaan teknologi terbaru yang dapat meningkatkan fungsionalitas dan fleksibilitas sistem. Pengabdian ini akan memungkinkan integrasi antara kedua teknologi ini untuk menciptakan solusi yang lebih canggih dan efisien dalam mendeteksi kebakaran. Pengabdian ini dilakukan di UPT SPF SD Inpres Antang 1 Kota Makassar. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa perlunya Pelatihan penggunaan Alat Peraga Fire Alarm Berbasis PLC Dengan Dikoversi Arduino.
Program Kampus Mengajar Empat untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Peserta Didik di SDN Inpres 145 Pampangan Ashar, Ashar; Munir, Andi Nurzhaahira; Agusalim, Fachril; Taufik, Ilham; Akbar, Fadlan Umarul
Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Perkumpulan Kualitama Edukatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.226 KB) | DOI: 10.51651/pjpm.v3i1.325

Abstract

The aim of the Campus Teaching 4 program at SD 145 Pampangan is, of course, to improve students' literacy and numeracy skills through several students from different tertiary institutions. In practice there are several literacy and numeracy programs related to literacy and numeracy collaboration programs implemented with teachers, literacy and numeracy programs with campus teaching groups, literacy and numeracy programs with students inside and outside the classroom, interesting learning during social interaction at school and in implementing literacy and numeracy programs. The measurement results of students are based on the worksheets that have been given. In the literacy program, 3 students got repetition questions and the other students managed to get scores above 70. Furthermore, in the numeration program, the average value obtained was above 70, so there were no repetition questions given to students. Changes and cognitive development experienced by students are increasing, especially in terms of literacy and numeracy, so that it can be said that the programs implemented are successful and also show significant changes for students.
Aspek Perkembangan Kognitif Berbasis Pembelajaran Talking Stick Di Taman Kanak-Kanak Abu Bakar, Sofiyah Laila; Ashar, Ashar; Fitri, Riskal
Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal Vol 3 No 2 (2025): Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ihyaulum.v3i2.500

Abstract

Pendidikan adalah suatu proses bagaimana mengubah kehidupan seseorang anak menjadi lebih baik, mandiri, dan bertanggung jawab. Penelitian yang bermula karena adanya ketidakoptimalan perkembangan kognitif anak yang belum menunjukkan kondisi ideal perkembangan kognitif di usianya, yaitu anak belum menunjukkan kemampuan untuk memecahkan masalah dan belum dapat menunjukkan kemampuan untuk menemukan hubungan sebab akibat. Maka dari itu peneliti ingin melakukan penelitian lebih lanjut terkait perkembangan kognitif anak menggunakan model permbelajaran Talking Stick ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan aspek kognitif pada anak di Kelas B1 TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Tello Baru. Adapun sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 20 anak, dengan rincian 13 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perkembangan di indikator aspek perkembangan kognitif anak yaitu belajar dan pemecahan masalah, berpikir kritis, serta berpikir simbolik melalui penerapan metode pembelajaran Talking Stick.
Training of Mover Teachers in Improving the Quality of Learning in Kindergarten, Mallusetasi District Fitri, Riskal; R, Nasaruddin; Imran, Muhammad Chairil; Nurhidayah, A. Resky; Ashar, Ashar
Jurnal Perjuangan dan Pengabdian Masyarakat : JPPM Vol. 1 No. 2 (2025): 31 Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pejuang Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A Mover teacher is a learning leader who plays an important role in educational transformation in Indonesia. This community service activity aims to improve teacher competence at TK District Mallusetasi in applying the concept of Mover teachers through comprehensive training. The method used is participatory training with an andragogy approach which includes interactive lectures, group discussions, teaching practice simulations, and continuous mentoring. The activity was carried out for three months involving 15 teachers from TK Kecamatan Mallusetasi. The instruments used included teacher competency tests, teaching practice observation sheets, and program evaluation questionnaires. The results of the activity showed a significant increase in teacher competence by 78.5% from pre-test to post-test scores. Teachers' ability to design child-centered learning increased from 65.2% to 89.7%. Innovative and collaborative learning practices also experienced substantial improvement. This activity has a positive impact on the quality of learning at TK Kecamatan Mallusetasi and can be a replication model for other similar schools.