Claim Missing Document
Check
Articles

The effect of wordwall digital game media on improving students' learning outcomes and communication skills in social studies at elementary school Syarifah Aeni Rahman; Ashar, Ashar; Maria Teresa M. Fajardo
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol. 12 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v12i2.87944

Abstract

This research was conducted to investigate the effectiveness of Wordwall digital games in the context of elementary social studies learning. Specifically, the study sought to: (1) examine the extent to which the use of Wordwall media could enhance students’ academic achievement; and (2) assess the contribution of this interactive platform in fostering students’ communication skills during classroom activities. The study applied a pre-experimental approach using a one-group pretest–posttest design. In this design, a single class was observed without the inclusion of a control group. The participants consisted of 25 fourth-grade students enrolled at SDN Bontoranum II in Makassar. Data were gathered through the administration of tests, direct classroom observations, and the distribution of questionnaires. The collected information was subsequently analyzed using both descriptive and inferential statistical techniques. The results demonstrated a clear improvement in student performance following the integration of Wordwall digital games into the learning process. This progress was reflected in the students’ quiz scores and the comparative analysis between pretest and posttest results. Before the use of Wordwall, the average pretest score in social studies was 68, which fell into the low category. After the intervention, the mean posttest score rose significantly to 88.0, categorized as high. Further statistical analysis through a t-test confirmed that the improvement was significant. The significance value obtained (Sig = 0.013) was smaller than the predetermined alpha level of 0.05, indicating that the use of Wordwall digital games had a meaningful impact on student learning outcomes in social studies. In addition to cognitive gains, the study also highlighted improvements in students’ communication skills. The integration of Wordwall games encouraged greater classroom engagement, evidenced by students’ active participation, enthusiasm in discussions, and increased confidence in expressing opinions during lessons. These findings suggest that Wordwall not only strengthens academic performance but also nurtures essential soft skills that support holistic student development.
PERKEMBANGAN PERGURUAN TINGGI ISLAM DI INDONESIA Nurhidaya, A Rezky; Akbar, Azaz; Ashar, Ashar; Prabu, Ince; Ondeng, Syarifuddin
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Perguruan tinggi Islam di Indonesia telah berlangsung sejak dibukanya Sekolah Tinggi Islam (STI) di Jakarta pada bulan Juli 1945 menjelang Indonesia merdeka. Sejak saat itu dinamika dan perkembangan perguruan Tinggi Islam dimulai. Setelah terbentuknya STI berubah menjadi UII (Universitas Islam Indonesia). Perkembangan berikutnya fakultasagama UII dinegerikan menjadi PTAIN (Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri), kemudian fase berikutnya muncullah IAIN dan STAIN, selain itu muncul pula pendidikan tinggi Islam swasta, baik berbentuk universitas, institut, maupun sekolah tinggi. Paradigma baru perguruan tinggi itu pada dasarnya bertumpu kepada tiga tungku utama, yakni Pertama, kemandirian lebih besar (greater autonomy) dalam pengelolaan atau otonomi. Kedua, akuntabilitas atau tanggung urai (greater accountability), bukan hanya dalam hal pemanfaatan sumber-sumber keuangan secara lebih bertanggungjawab, tetapi juga dalam pengembangan keilmuan, kandungan pendidikan dan program-program yang diselenggarakan. Ketiga, jaminan lebih besar terhadap kualitas (greater quality assurance) melalui evaluasi internal (internal evaluation) yang dilakukan secara kontinu dan berkesinambungan; dan evaluasi eksternal (external evaluation) oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN).Kata Kunci: Akuntabilitas PTAI, Perguruan Tinggi; Sejarah pendidikan
ESTIMASI SUDUT DAN AMPLITUDO DARI ARAH KEDATANGAN SINYAL RADAR MIMO DENGAN APPROXIMATION MAXIMUM LIKELIHOOD Ashar, Ashar; Tahcfulloh, Syahfrizal
MULTITEK INDONESIA Vol 17 No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/mtkind.v17i2.4406

Abstract

Abstrak Penentuan jumlah parameter target dari suatu sistem radar sangat ditentukan dari kemampuan estimasi arah kedatangan sinyal target. Hal ini amat bergantung pada tingkat akurasi dan resolusi deteksi arah dari estimasi tersebut terutama untuk target-target yang saling berdekatan. Estimasi arah kedatangan sinyal ini sangat besar dipengaruhi oleh estimasi radar-cross section (RCS) dari target. RCS ini proporsional dengan keberadaan target yang nantinya berimbas pada penentuan jumlah target terdeteksi. Banyak sekali pendekatan untuk mengestimasi hal tersebut pada radar multiple-input multiple-output (MIMO) salah satunya approximation maximum likelihood (AML). Makalah ini akan memberikan penurunan formulasi dan evaluasi dari estimasi parameter dengan pendekatan AML untuk sistem radar MIMO yang sekaligus juga membandingkannya dengan radar konvensional seperti phased-array (PA). Untuk menunjukkan keefektifan kinerja dari estimasi AML terhadap radar-radar tersebut maka akan dibandingkan dengan implementasi pendekatan sebelumnya seperti least squares (LS) dalam hal seperti magnitudo dari RCS, jumlah sudut kedatangan yang proporsional dengan jumlah target terdeteksi, dan jumlah elemen antena di transmitter (Tx) dan receiver (Rx) dari sistem radar. Berdasarkan dari hasil evaluasi untuk jumlah elemen antena Tx-Rx dengan 10 elemen, resolusi sudut deteksi untuk estimator AML yang diusulkan pada radar MIMO ternyata unggul dibanding estimator LS dengan resolusi sudut berturut-turut adalah 5,8 dan 2 dalam satuan derajat. Abstract Determining the number of target parameters for a radar system is largely determined by the ability to estimate the direction of arrival of the signal from the target. This is very dependent on the accuracy and detection resolution of the estimated direction of arrival, especially for targets that are close to each other. The estimated direction of arrival of this signal is greatly influenced by the estimated radar-cross section (RCS) of the target. This RCS is proportional to the presence of targets which will have an impact on determining the number of targets detected. There are many approaches to estimate this on multiple-input multiple-output (MIMO) radar, one of which has high angular detection resolution is approximation maximum likelihood (AML). This paper will provide a formulation and evaluation of parameter estimation using this approach for MIMO radar systems while also comparing it with conventional radars such as phased-array (PA). To show the effectiveness of the performance of the proposed estimate for these radars, it will be compared with the implementation of previous approaches such as least squares (LS) in terms such as the magnitude of the RCS, the number of angles of arrival proportional to the number of targets detected, and the number of antenna elements in the transmitter (Tx) and receiver (Rx) of the radar system. Based on the evaluation results for the number of Tx-Rx antenna elements with 10, the detection angle resolution for the proposed estimator on the MIMO radar turns out to be superior to the LS estimator with an angle resolution of 5.8 and 2 in degrees, respectively. 
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik Kelas I B UPTD SDN 66 Kanjitongan Ashar, Ashar; Asmawar, Siti; Ramlah, Ramlah; Aisyah, Nur; Nurlita, Nurlita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12775

Abstract

Salah satu masalah utama dalam pembelajaran di kelas adalah kurangnya minat belajar dari siswa. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya motivasi, metode pembelajaran yang tidak menarik, atau kurangnya relevansi materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa. Membangkitkan motivasi siswa dalam pembelajaran adalah tantangan utama yang sering dihadapi oleh guru. Siswa yang kehilangan motivasi cenderung kurang berpartisipasi aktif dalam kelas, memiliki kinerja rendah, dan sulit menghadapi tantangan pembelajaran. Kurangnya motivasi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya penghargaan atau pengakuan atas usaha siswa, kurangnya hubungan yang baik antara guru dan siswa, atau rasa tidak relevan dengan tujuan mereka di masa depan. Ketika siswa tidak memiliki minat belajar yang kuat, proses pembelajaran menjadi lebih sulit dan hasil yang dicapai cenderung rendah. Dalam hal ini, guru harus cermat dalam memilih metode pembelajaran, Penggunaan Lembar kerja peserta didik merupakan sarana yang dianggap mampu membantu dan mempermudah dalam kegiatan belajar mengajar sehingga terbentuk interaksi efektif antara peserta didik dengan pendidik, dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik.
DERAJAT HIDROLISIS LIMBAH SAYUR MELALUI PROSES FERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN CAIRAN RUMEN SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF UDANG VANNAMEI Ashar, Ashar; Murni, Murni; Haris, Abdul
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 2 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v12i2.14887

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menentukan dosis cairan rumen dan lama waktu fermentasi limbah sayur yang optimal untuk meningkatkan derajat hidrolisis limbah sayur melalui proses fermentasi menggunakan cairan rumen sebagai pakan udang vannamei. Metode yang digunakan adalah limbah sayur dipotong kasar selanjutnya dilakukan fermentasi menggunakan cairan rumen dengan dosis dan waktu fermentasi sesuai perlakuan. Semua bahan disemprot dengan larutan cairan rumen secara merata, selanjutnya dimasukkan dalam wadah plastik. Setelah proses fermentasi selesai, limbah sayur yang telah difermentasi dijemur dan dioven selanjutnya dilakukan analisis proksimat untuk mengetahui kandungan protein kasar dan serat kasar dengan metode AOAC (1990). Pada penelitian ini menggunakan pola faktorial, faktor pertama adalah dosis cairan rumen yang ditambahkan dalam proses fermentasi limbah sayur yaitu perlakuan A (1% cairan rumen), perlakuan B (2% cairan rumen), dan perlakuan C (3 % cairan rumen) sedangkan faktor kedua adalah adalah lama waktu fermentasi limbah sayur dengan perlakuan yaitu perlakuan A ( 4 hari), perlakuan B (6 hari), perlakuan C (8 hari), dan perlakuan D (10 hari). Hasil yang diperoleh selama penelitian menunjukkan bahwa interaksi  antara penambahan dosis cairan rumen dengan lama waktu fermentasi limbah sayur tidak berpengaruh nyata (P< 0,05) terhadap derajat hidrolisis protein limbah sayur fermentasi, demikian halnya dengan lama waktu fermentasi tidak berpengaruh signifikan terhadap derajat hidrolisis protein limbah sayur, sedangkan dosis cairan rumen berpengaruh signifikan (P>0,05) terhadap derajat hidrolisis protein limbah sayur.
TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM TERHADAP PERNIKAHAN MUBARAKAH DI PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH BALIKPAPAN Abdurrahman, Abdurrahman; Andaryuni, Lilik; Noorthibah, Noorthibah; Ashar, Ashar
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui proses, akad, dan walimah dalam pernikahan mubarakah di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan; 2) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pernikahan mubarakah tersebut; dan 3) Mengetahui perspektif teori hukum tentang pernikahan mubarakah tersebut. Dalam penelitian ini, penulismenggunakan jenis penelitian sosiologi hukum yang bersifat empiris (realita). Metode pengumpulan datanya menggunakan dokumentasi, wawancara, dan observasi. Sifat penelitiannya adalah empirical research, dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologi hukum. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan mencakup reduksi data (data reduction), sajian data (data display), dan pengambilan kesimpulan (conclusing drawing). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, proses pernikahan mubarakah di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu pendataan, wawancara, penjodohan, proses ta’aruf, pelamaran, pembekalan, dan penandatanganan. Adapun rukun dan syarat pernikahan mubarakah, adalah: wali nikah; saksi yang meliputi wali mempelai wanita, warga Hidayatullah, santri Hidayatullah, dan tamu undangan; shigat akad nikah; dan mahar. Walimahtul ursy dalam pernikahan mubarakah diselenggarakan dengan sangat sederhana tanpa ada hiburan musik, apa lagi pesta yang berlebihan. Akan tetapi, suasana walimahtul ursy sangat berkesan baik,sakral serta tidak meninggalkan nilai-nilai Islam. Kedua, faktor-faktor yang mendorong munculnya pernikahan mubarakah di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan, adalah: a) keyakinan masyarakat tertentu berupa takhayul, bid’ah khurafat disekitar acara pernikahan; b) budaya menjalin hubungan antara laki-laki dengan wanita yang biasa dikenal dengan istilah pacaran yang tidak sesuai dengan budaya Islam; c) budaya penyerahan uang dalam jumlah besar yang dilakukan oleh pihak laki-laki kepada pihak keluarga wanita; dan d) pesta pernikahan yang menghabiskan dana puluhan juta rupiah bahkan ada yang sampai ratusan juta rupiah. Ketiga, berdasarkan perspektif teori living law, pernikahan mubarakahlahir karena adanya fenomena dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang sampai saat ini masih dipertahankan, baik budaya adat di masyarakat pedesaan maupun budaya modern yang mengurangi kesucian dari pernikahan. Berdasarkan teori semi-autonomus social field, Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan sebagai penyelenggara pernikahan mubarakah berhak membuat sebuah norma yang dilandasi dengan keadaan santrinya serta adat kebiasaannya, akan tetapi norma-norma yang dimiliki harus sesuai Undang- undang Perkawinan yang ada di Indonesia. Selanjutnya, perspektif hukum sebagai law as a tool of social engineering dalam pernikahan mubarakah digunakan untuk merubah budaya masyarakat, dan merumuskan usia pernikahan yang bersifat ideal. Budaya yang sampai saat ini dipertahankan baik budaya adat di masyarakat pedesaan maupun budaya modern (seperti: hitungan weton, pacaran, uang jujuran, dan pesta pernikahan mewah) dapat mengurangi kesucian dari pernikahan, karena dinilai tidak sesuai dengan syari‟ah Islam. Selain itu, ketentuan usia pernikahan sebagaimana termaktub dalam Undang-undang Perkawinan No.1 Tahun 1974 mengidap persoalan yang tidak mudah diselesaikan. Indikasi problematis usia pernikahan yang paling menonjol muncul ketika dihadapkan pada pasal 7 ayat 2 tentang dispensasi kawin yang wewenang yuridis untuk keperluan itu diberikan kepada Pengadilan atau Pejabat lain yang ditunjuk oleh kedua orang tua pihak laki-laki maupun perempuan sehingga dinilai mengurangi sakralitas pernikahan. Berdasarkan perspektif maqashid al-syari’ah, pernikahan mubarakah dilihat dari hifd al-din, akan membawa para santri yang sudah siap dalam melaksanakan pernikahan agar terhindar dari perbuatan asusila, seperti zina. Jika dilihat dari hifd al-nasl, perwalian anak perempuan menjadi jelas, begitupun juga dalam hal waris. Jika dilihat dari hifd al- nafs, pasangan suami istri yang menikah pada usia dewasa memiliki kesiapan psikologis/kejiwaan dalam membina rumah tangga. Jika dilihat dari hifd al-mal, pasangan suami istri yang memiliki kesiapan psikologis akan dapat mengatur keuangan rumah tangga dengan lebih baik. Dan jika dilihat dari hifd al-aql, pasangan suami istri yang sudah dewasa, otomatis caraberfikirnya pun lebih dewasa, sehingga dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul dalam rumah tangga akan lebih bijak dan tidak mudah stress.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIO-VISUAL BERBASIS APLIKASI CANVA PADA PEMBELAJARAN IPAS DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA ASHAR, ASHAR; W, MUH. FAHREZA; ISKANDAR, ANDI ARIFUDDIN
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i3.3334

Abstract

This study aims to explore the use of visual media based on the Canva application in learning Natural and Social Sciences (IPAS) to increase learning interest of grade IV students at UPT SPF SD Negeri Mattoangin 1. The research method used is qualitative research with participants of grade IV students. The results of the study indicate that the use of Canva visual media can increase student learning interest by increasing student involvement in the learning process, facilitating understanding of science concepts, and increasing student learning motivation through interesting and easy-to-understand presentations. The implication of this study is the importance of technology integration in education to enrich students' learning experiences and facilitate the achievement of learning objectives effectively. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media visual berbasis aplikasi Canva dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IV di UPT SPF SD Negeri Mattoangin 1. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan partisipan siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media visual Canva dapat meningkatkan minat belajar siswa dengan cara meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, memfasilitasi pemahaman konsep-konsep IPAS, dan meningkatkan motivasi belajar siswa melalui presentasi yang menarik dan mudah dipahami. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan untuk memperkaya pengalaman belajar siswa dan memfasilitasi pencapaian tujuan pembelajaran secara efektif.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PELATIHAN MENULIS Syukriady, Dwi; Ashar, Ashar; Musbaing, Musbaing; Rusadi, La Ode; Taufik, Ashabul; Yuriatson, Yuriatson; Sasabone, Luana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.23420

Abstract

Keterampilan menulis merupakan keterampilan dasar yang wajib di kuasai guru, namun sering hanya mendapat perhatian terbatas. Lebih lanjut, adanya Merdeka Belajar menuntut guru untuk mengadopsi perubahan sebagai langkah pengembangan profesionalisme guru yang berkelanjutan. Guru wajib untuk di bekali pengetahuan tentang pengembangan profesionalisme, salah satu cara untuk mengembangkan profesionalisme guru adalah melalui pelatihan menulis, guru yang terbiasa menulis mampu menciptakan ruang bagi diri melalui karya-karya dan memberi ide-ide baru untuk dibagikan kepada siswa di kelas. Melihat fakta yang terjadi disekolah mitra, tim pengabdian berinisiatif untuk mengadakan pelatihan menulis sebagai langkah pengembangan profesionalisme guru. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, praktik menulis dan Focus Group Discussion. Hasil pelatihan menunjukkan selama pelatihan menulis, guru merasa terbantu dengan pelatihan ini, respon positif juga tampak dari hasil Focus Group Discussion, mereka bersemangat setelah dibekali dengan pelatihan yang bermanfaat dan ingin melanjutkan latihan menulis secara mandiri.
PENTINGNYA PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI SD AKKOBANG KECAMATAN MANDALLE KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Wahid, Abdul; Afni, Nur; Hastati, Sri; Kaddas, Badruddin; Jumrah, Abrina Maulidnawati; Ashar, Ashar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27319

Abstract

Pemahaman terhadap multikulturalisme akan menumbuhkan nasionalisme yaitu paham kebangsaan, yang berarti seseorang yang mempunyai rasa cinta kepada tanah airnya dan cinta terhadap bangsanya sendiri. Pendidikan multikultural sangat penting di Sekolah Dasar (SD). Pendidikan multikultural anak sekolah dasar di SD Akkobang Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkajene dan kepulauan yitu memiliki penanaman cara hidup untuk menghormati secara tulus, dan toleran dalam keberagaman budaya yang hidup di Tengah tengah masyarakat majemuk. Dengan diberikannya pendidikan multikultural di SD Akkobang Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan diharapkan adanya kelenturan mental bangsa dalam menghadapi konflik konflik berbau suku antar golongan ras dan agama (sara), sehingga persatuan bangsa tidak mudah retak dan terjadi disintegrasi bangsa khususnya di SD Akkobang Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA FIRE ALARM BERBASIS PLC DENGAN DIKOVERSI ARDUINO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK DI UPT SPF SD INPRES ANTANG 1 KOTA MAKASSAR Wahid, Abdul; Afni, Nur; Hastati, Sri; Kaddas, Badruddin; Jumrah, Abrina Maulidnawati; Ashar, Ashar; Fitri, Riskal
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36727

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk fokus pada pelatihan penggunaan Alat Peraga Fire Alarm Berbasis PLC Dengan Dikoversi Arduino. Sistem ini akan dipasang di laboratorium dengan banyak komputer dan kabel, sehingga memungkinkan pemasangan yang mudah dan cepat. Sistem akan terhubung dengan buzzer untuk memicu alarm jika alarm kebakaran diaktifkan. Pengabdian masyarakat ini meliputi penggunaan Arduino sebagai sensor, penggunaan lampu LED sebagai sinyal, dan penggunaan sprinkler untuk mengendalikan alarm kebakaran. Fire alarm merupakan salah satu perangkat yang sangat penting untuk keamanan dan keselamatan, terutama di lingkungan yang rentan terhadap risiko kebakaran, seperti bangunan komersial, perumahan, industri, dan sebagainya. Pengabdian Masyarakat ini dapat meningkatkan efektivitas sistem fire alarm dalam mendeteksi kebakaran secara cepat dan akurat, sehingga dapat mengurangi risiko kerugian jiwa dan harta benda. Mengkombinasikan PLC dengan Arduino adalah penggunaan teknologi terbaru yang dapat meningkatkan fungsionalitas dan fleksibilitas sistem. Pengabdian ini akan memungkinkan integrasi antara kedua teknologi ini untuk menciptakan solusi yang lebih canggih dan efisien dalam mendeteksi kebakaran. Pengabdian ini dilakukan di UPT SPF SD Inpres Antang 1 Kota Makassar. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa perlunya Pelatihan penggunaan Alat Peraga Fire Alarm Berbasis PLC Dengan Dikoversi Arduino.
Co-Authors Abdul Haris Abdul Kadri, Abdul Abdul Wahid Abdurahman Abdurrahman Abriansyah, Abriansyah Abu Bakar, Sofiyah Laila Agusalim, Fachril Ainun Jariah Akbar, Azaz Akbar, Fadlan Umarul Akmal Al Amin Siharis Alannasir, wahyullah Aldiyansyah, Aldiyansyah Amin, Fitrani Amin, Muhammad Hamsa Amri, Irma Amri, Irman Andi Rezky Nurhidayah Ansofino Ansofino Asmawar, Siti Bambang Iswanto Bambang Iswanto Dwi Syukriady Fajardo, Maria Teresa M. Farida Syarifah Friqly Aldinda Ganadi Gandung Sugita Hartono Hartono Hastati, Sri Herman Dema Hisma, Nur Histiarini, Aprisa Rian Ibadurrahman Ibadurrahman Ibadurrahman Ibadurrahman Ida Usman Idamayanti, Reski Imran, Muhammad Chairil Iskandar, Andi Arifuddin Jumrah, Abrina Maulidnawati Kaddas, Badruddin Lagat, Ismail Lilik Andaryuni Lilik Andaryuni Lukman Affandi* Mardhatillah Ali Maria Teresa M. Fajardo Miskiyah Miskiyah Muhammad Ikbal Muhammad Riswan Muhammad Syafiq Rizqullah Mukramin, Sam'un Mulyadi Mulyadi Munir, Andi Nurzhaahira Murni Murni Mursidin T, Mursidin T Musbaing, Musbaing Nasir Nasir Noorthibah, Noorthibah Noya, George Samuel Nur Afni Nurlita, Nurlita NURWAHIDAH NURWAHIDAH Prabu, Ince R, Nasaruddin Rahmat, Muh. Ramadhan Shaddad, Aqsal Ramlah Ramlah Rezky, Andi Muh Riskal Fitri Riswan, Muhammad Rudin, Syafaat Ruri muhammad primatama danreng Rusadi, La Ode RUSTINAH Sasabone, Luana Sembiring, Rinawati Sumarni Sumarni Sutji Rochaminah Syahfrizal Tahcfulloh Syarifah Aeni Rahman Syarifah Nur Fajrin Syarifuddin Ondeng Taufik, Ashabul Taufik, Ilham W, Muh. Fahreza Yuriatson, Yuriatson