Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS PERALIHAN KURIKULUM MENJADI KURIKULUM MERDEKA MELALUI INOVASI PENDIDIKAN DI SMPN 1 RANAH PESISIR Mohamad Tabri; Muhammad Kosim
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi Pendidikan adalah konsep, kreasi, atau hasil karya baru di bidang Pendidikan yang dapat digunakan sebagai reformasi untuk menunjukkan tujuan atau mengatasi masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestigasi inovasi yang digunakan oleh sekolah-sekolah untuk meningkatkan kualitas kompetensi guru dalam peralihan dari kurikulum 2013 ke kurikulum Merdeka. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi kualittatif yang mengutamakan analisis deskriftif. Ketika melakukan penelitian, Teknik deskriftif bertujuan untuk menggambarkan peristiwa-peristiwa yang terjadi di lapangan. wawancara peneliti mengungkapkan bahwa karena kurikulum 2013 dan kurikulum Merdeka sangat berbeda satu sama lain, maka dibutuhkan waktu yang lama untuk beralih di antara keduanya. Untuk menjalankan kurikulum Merdeka, sekolah harus menyiapkan program dan sumber daya yang efisien yang dapat digunakan oleh siswa agar dapat secara efektif di dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan efek menguntungkan pada pembelajaran siswa dari peralihan yang didorong oleh inovasi Pendidikan dari kurikulum 2013 ke kurikulum Merdeka.
ANALISIS MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) PADA PTKI UIN IMAM BONJOL PADANG Nola Ariesta Elvan; Yusnil Khoiriah Siregar; Muhammad Zalnur; Muhammad Kosim
SKILLS : Jurnal Riset dan Studi Manajemen Pendidikan Islam Vol.4, No.2 (Desember 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/skills.v4i2.5557

Abstract

This study aims to analyse the implementation of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) policy at Imam Bonjol State Islamic University (UIN) Padang as part of the State Islamic Religious Universities (PTKIN). This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation studies. The results showed that the implementation of MBKM at UIN Imam Bonjol Padang is still limited to the administrative level. Student exchange programmes abroad have not been implemented, internship programmes across departments have not been structured, and there are a number of obstacles such as differences in regulations between institutions, unsynchronised course offerings, low student interest, and lack of information and socialisation. Although there is a policy framework and cooperation documents between PTKIN, the implementation is still not optimal. This study recommends the need to strengthen socialisation, harmonise regulations, and actively involve the entire academic community to support the success of the MBKM program at PTKIN.  
Pengarusutamaan Moderasi Beragama Dalam Kurikulum Sekolah: Studi Kasus Inovasi di SMAN 8 Sijunjung Kurnia, Asraf; Syafruddin Nurdin; Muhammad Kosim
Rayah Al-Islam Vol. 9 No. 3 (2025): Rayah Al-Islam: Jurnal Ilmu Islam July 2025
Publisher : Institut Muslim Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v9i3.83

Abstract

This study aims to describe how religious moderation values are innovatively integrated into the school curriculum, identify implementation strategies and challenges, and analyze their impact on students’ religious attitudes at SMAN 8 Sijunjung. Employing a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, documentation, and focus group discussions (FGDs) involving eight students, three teachers (Islamic Education, History, and Indonesian Language), two homeroom teachers, and the school principal. The findings reveal that moderation values are integrated across multiple subjects through contextual content on tolerance, interfaith dialogue, and social diversity. Implementation is strengthened by reflective teaching methods, teachers' exemplary attitudes, and the principal's leadership in promoting interfaith programs and inclusive cultural activities. Despite challenges such as limited pedagogical support and resistance from some parents, the integration of moderation values has shown a positive impact on students' religious attitudes—making them more open, inclusive, and dialogical. These findings underscore the urgency of mainstreaming religious moderation systematically through curriculum design, instructional practices, and the overall school culture.
PENGEMBANGAN E-MODUL QIRAAT SAB’AH KOMBINASI VIDIO PEMBELAJARAN MELALUI PENDEKATAN NAGHOM AL QUR’AN BERBASIS APLIKASI CANVA Muhammad Al Fathoni; Ahmad Sabri; Muhammad Kosim
Irfani Vol. 21 No. 1 (2025): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i1.6773

Abstract

Pembelajaran Qiraat Sab’ah di pesantren umumnya dilakukan secara konvensional melalui hafalan dan bimbingan langsung dari guru. Meskipun metode ini mengakar kuat dalam tradisi, namun kurang menarik bagi santri di era digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas e-modul Qiraat Sab’ah berbasis video dengan pendekatan naghom Al-Qur’an menggunakan aplikasi Canva. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), melibatkan ahli bahasa, media, materi, serta guru dan santri kelas 10 sebagai subjek uji coba. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sangat tinggi dengan skor rata-rata 96,77%. Praktikalitas media dinilai sangat baik oleh guru (97,77%) dan santri (98,43%). Uji efektivitas menunjukkan peningkatan hasil belajar sebesar 14,12 poin antara pretest dan posttest, dengan signifikansi 0,000. Minat belajar santri juga meningkat, dengan rata-rata skor 94,66% dalam kategori “sangat baik”. Dengan demikian, e-modul ini dinyatakan sangat valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan minat serta hasil belajar santri pada materi Qiraat Sab’ah, khususnya Qiraat Imam Nafi’. Media ini menunjukkan potensi besar untuk diintegrasikan dalam pembelajaran Al-Qur’an berbasis pesantren yang menggabungkan nilai-nilai tradisional dan teknologi digital.
Co-Authors Abddul Hakim Pohan Adiyan Andansyah Ahmad Aziz Ahmad Sabri Ahmad Sabri Alfira Lida Aenuh Hikmah Amalia Kartika Amanur Latifah Anjar Fatikha Sari Aulia Annisa Yuliani Ayu Ertina AYU LESTARI Bustami Bustami Cisia Padila Daspar Dede Sunarti Delima Pebrianti Salsabil Dian Rachmawati Afandi Eldarifai Erin Soleha Fania Dwi Zahra Faris Widiyanto Fauza Masyhudi Febriansyah Fekrat, Izzi Fekrat Ferdi Ardiansyah Fiqih Maria Rabiatul Hariroh Hafidz Fachri Akbar Ika Puspita Izzi Fekrat Kiki Mustingatun Kurnia, Asraf Laili Nur Maulinasari Maria Rabiatul Hariroh, Fiqih Maria, Fiqih Maya , Annisa Putri Meli Meli Mellyanti Mohamad Tabri Muaddyl Akhyar Muhammad Al Fathoni Muhammad Fikri Haikal Muhammad Hasbi Hafidzalloh Muhammad Randika Agusti Syah Putra Muhammad Zalnur Nabila Agustina Nana Sepriyanti Nayla Khoerunisa Nining Yuningsih Nisaaul Hanifah Nola Ariesta Elvan Nur Azis Nur Azizah Nur Munawaroh Pela Safni Pradipta Rizky Ferdian Pupung Purnamasari Rafi Reza Annaufal Rahmat Hidayat Ramadhan, Diky Heri Ramadhanul Ikhsan Reni Anggraeni Ridwan Zaenal Arifin Risqi Muflikhun Lumintu Rizal Safarudin Rizky Aulia Putri Aisyah Rois Kurniawan Ryan Akbar Maulana Saprudin Saprudin Sayla Maulidia Shafa Teguh Siti Afifatul Atqiyah Siti Chairini Sriwahyuni, Ilvi Syafruddin Nurdin Syafruddin Nurdin Syifa Nur Aulia Tegu Reski Amanah Tia Agustin Tri Wahyu Wiryawan Wahyu Hidayat Wanda Ragilita Azzahro Windi Windi Yahya, Adibah Yogi Nofiyandi Yusnil Khoiriah Siregar Zelly Riski Asrila Khalid Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim