Claim Missing Document
Check
Articles

SISTEM INFORMASI MONITORING PRODUKSI DI PT. JIALE INDONESIA TEXTILE Maulana Yuliati, Indah; Subhan Akbar, Agus; Azizah, Noor
Journal of Information System and Computer Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jister.v3i2.741

Abstract

Production is the most important part of a manufacturing company, where in carrying out its production activities this company produces based on orders from customers (Job Orders). Monitoring is monitoring which can be explained as awareness of what one wants to know. Having a production monitoring information system is very useful and helpful in working in the production department because facilities are provided to see the progress of the work being done and when there is a PO that is pending, the data cannot automatically be entered, making it easier to work on running a production.
PENINGKATAN MANAJEMEN KEUANGAN MELALUI APLIKASI KAS DIGITAL BERBASIS ANDROID PADA UMKM BATIK TULIS LASEM JAWA TENGAH Azizah, Noor; Wibowo, DS. Drajad; Andriyani, Santi; Mahmudi, A. Aviv; Margaretha, Sintikhe Novia
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i1.1292

Abstract

UMKM Batik Tulis Lasem merupakan salah satu usaha yang menjadi unggulan di Kota Lasem, Rembang Jawa Tengah. Mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah Safila Batik dan Real Asto Batik yang sudah lebih dari 8 tahun berkecimpung di dunia Batik. Permasalahan utama yang dimiliki oleh mitra adalah belum adanya manajemen keuangan yang terstruktur dan tersistem dengan baik. Mitra masih menggunakan catatan manual dibuku batik untuk pencatatan produk dan transaksi jual beli. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan manajemen keuangan berbasis digital. Sehingga dengan adanya kegiatan ini, mitra dapat mengelola keuangan nya dengan baik, terstruktur, dan akuntabel. Adapun metode yang digunakan meliputi; sosialisasi, pelatihan, penerapan, pendampingan dan evaluasi. Pada serangkaian kegiatan tersebut, mitra selalu terlibat dan ikut berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Hasil dari kegiatan pengabdian ini; 1) mitra memahami konsep manajemen keungan berbasis digital; 2) mitra memiliki aplikasi berbasis android dengan nama Kas Digital UMKM; 3) mitra mampu menggunakan aplikasi kas tersebut untuk transaksi penjualan. Evaluasi program menggunakan kuisioner dengan skala likert dari lima komponen, yaitu tampilan visual, menu dan isi aplikasi, kemudahan, kebermanfaatan dan performance. Adapun hasilnya dengan prosentase 75 % menyatakan setuju. Ini menunjukkan bahwa aplikasi Kas UMKM Digital yang diberikan oleh Tim Pengabdi kepada Mitra bermanfaat dan sangat dibutuhkan oleh mitra.
Pengaruh Endorphin Massage terhadap Produksi ASI pada Ibu Post Partum: The Effect of Endorphin Massage on Breast Milk Production in Post-Partum Mothers Ariani, Nur Cahya; Azizah, Noor; Indah Puspitasari
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v8i2.4339

Abstract

Breast milk is the most essential need for infants and serves as a natural source of nutrition that plays a crucial role in infant growth, development, and intelligence. One of the problems in breastfeeding on the first day after birth is related to maternal factors, particularly the lack of oxytocin hormone stimulation, which affects the lactation process. Non-pharmacological management to increase breast milk production includes performing endorphin massage to stimulate milk production. Endorphin massage provides relaxation and comfort during the lactation period, thereby enhancing the posterior pituitary response to produce oxytocin, which increases breast milk production. The purpose of this study was to determine the effect of endorphin massage on breast milk production in postpartum mothers. This study employed a quasi-experimental design with a pretest–posttest approach, in which breast milk production was measured using a measuring cup before and after endorphin massage. The study population consisted of 94 postpartum mothers, and 48 were selected as samples using purposive sampling techniques. Data were collected through observation sheets before and after the intervention, and breast milk production was measured using a measuring cup. Data were analyzed using the paired sample t-test. The results showed that breast milk production in postpartum mothers had a significant difference between pretest and posttest, with a p-value of 0.001 (<0.05). It can be concluded that endorphin massage has a significant effect on increasing breast milk production in postpartum mothers at Ki Ageng Getas Pendowo Gubug Hospital.   Abstrak ASI merupakan kebutuhan utama yang terpenting bagi bayi dan merupakan nutrisi alami yang mengandung nutrisi yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi termasuk kecerdasannya. Masalah pemberian ASI pada hari pertama setelah bayi lahir disebabkan salah satunya oleh faktor ibu yaitu kurangnya stimulasi hormon oksitosin yang mempengaruhi proses laktasi. Penanganan non farmakologis untuk memperbanyak ASI salah satunya adalah dengan Keywords: Kata Kunci: melakukan endorphin massage untuk meningkatkan produksi ASI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh endorphin massage terhadap produksi ASI pada ibu post partum. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian semu (Quasi eksperimental design) dengan rancangan penelitian pre test-post test dengan menggunakan gelas ukur yang dilakukan sebelum dan sedudah diberikan endorphin massage. Populasi dari penelitian ini adalah 94 ibu post partum. Sampel pada penelitian ini sebanyak 48 ibu post partum karena menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi sebelum dan sesudah dilakukan endorphin massage, produksi ASI di ukur dengan menggunakan gelas ukur, serta dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil dari penelitian yang dilakukan data produksi ASI pada ibu post partum nilai pretest dan post test diperoleh p-value = 0,001 (<0,05) sehingga disimpulkan ada pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan endorphin massage pada ibu post partum di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug.
Efektivitas PeanutBall dan Teknik Relaksasi Nafas dalam Terhadap Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif: Effectiveness of Peanut Ball and Deep Breathing Techniques on Labor Pain in the Active Phase of Stage I Purnama, Edy Ayu Dewi; Nasriyah; Azizah, Noor
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v8i2.4342

Abstract

Labor pain is a physiological process due to uterine contractions which is often considered the most uncomfortable and frightening experience for mothers in labor. Suboptimal pain management can increase the risk of complications during labor. Non-pharmacological approaches, such as deep breathing relaxation techniques and the use of peanut balls, can be an alternative to reduce pain. This study aims to determine the effectiveness of peanut balls and deep breathing relaxation techniques on reducing labor pain in the active phase of the first stage. This study used a quasi-experimental design with a two-group pretest-posttest design, and was conducted at the Ki Ageng Getas PendowoGubug Hospital in May–June 2025. A total of 50 respondents were divided into two groups purposively: the peanut ball intervention group (n=25) and the deep breathing relaxation technique group (n=25). The level of pain was measured using the Numeric Rating Scale (NRS) before and after the intervention. The Shapiro-Wilk normality test showed that the data were not normally distributed (pretest p=0.000; posttest p=0.000), so the analysis between groups was carried out using the Mann-Whitney Test. The results showed a significant difference between the two groups (p=0.006), with the peanut ball group showing a higher average ranking. These results indicate that the peanut ball intervention is more effective in reducing labor pain than deep breathing relaxation techniques.   Abstrak Nyeri persalinan merupakan proses fisiologis akibat kontraksi uterus yang kerap dianggap sebagai pengalaman paling tidak nyaman dan menakutkan bagi ibu bersalin. Pengelolaan nyeri yang tidak optimal dapat meningkatkan risiko komplikasi selama proses persalinan. Pendekatan nonfarmakologis, seperti teknik relaksasi napas dalam dan penggunaan peanut ball, dapat menjadi alternatif untuk mengurangi nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas peanut ball dan teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan two group pretest-posttest design, dan dilaksanakan di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug pada Mei–Juni 2025. Sebanyak 50 responden dibagi menjadi dua kelompok secara purposive: kelompok intervensi peanut ball (n=25) dan kelompok teknik relaksasi napas dalam (n=25). Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal (pretest p=0,000; posttest p=0,000), sehingga analisis antar kelompok dilakukan dengan Uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p=0,006), dengan kelompok peanut ball menunjukkan rata-rata ranking lebih tinggi. Hasil ini mengindikasikan bahwa intervensi peanut ball lebih efektif dalam menurunkan nyeri persalinan dibandingkan teknik relaksasi napas dalam. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar tenaga kesehatan, khususnya bidan, dapat mengimplementasikan penggunaan peanut ball sebagai salah satu metode nonfarmakologis dalam manajemen nyeri persalinan.
Implementasi Program Bapandung terhadap Keterampilan 6C Siswa Sekolah Dasar Azizah, Noor; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1333

Abstract

Penggunaan bahasa Banjar di sekolah dasar semakin berkurang akibat dominasi bahasa nasional dan pengaruh digitalisasi, sehingga upaya pelestarian bahasa daerah menjadi kurang optimal. Kondisi ini berdampak pada melemahnya pengembangan karakter dan keterampilan abad ke-21 yang seharusnya dapat dibangun melalui pembiasaan budaya lokal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, sekolah melaksanakan program Bapandung sebagai strategi penguatan bahasa dan budaya Banjar dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program Bapandung serta menganalisis dampaknya terhadap keterampilan 6C (Critical thinking, Creativity, Collaboration, Communication, Citizenship, dan Character) siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan di SDN Telaga Biru 5 Banjarmasin dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa kelas I hingga VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Bapandung meningkatkan kemampuan komunikasi siswa dalam bahasa daerah, menumbuhkan kepercayaan diri, kreativitas, dan kolaborasi, serta memperkuat hubungan sosial di lingkungan sekolah. Guru menjadi lebih inovatif dalam mengintegrasikan nilai bahasa dan budaya Banjar ke pembelajaran. Secara keseluruhan, program Bapandung efektif dalam pelestarian budaya daerah sekaligus mengembangkan keterampilan abad ke-21 siswa.
PENERAPAN SMART JOYFUL JOURNALING FOR KIDS (SaJoJoKids) UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN INOVATIF DAN RELIGIOUS HABITS SDN 4 BAWU Sabilla, Alzena Dona; Muslimin, Khoirul; Wijanarko, KuKuh Dwi; Hamidaturrohmah, Hamidaturrohmah; Andriyani, Santi; Azizah, Noor
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3035

Abstract

The low level of interest in learning and the lack of religious values at SDN 4 Bawu are major concerns in efforts to improve the quality of basic education. The lack of innovative and enjoyable learning methods and the suboptimal integration of religious character values in teaching and learning activities are the main factors influencing this situation. The objective of this community service activity is to improve the competence of teachers and students in applying innovative technology-based learning through Smart Joyful Journaling for Kids (SaJoJoKids) as a medium for literacy learning and religious habits. The community service method uses a service learning approach that includes the stages of socialization, training, mentoring, and reflective evaluation. Needs analysis was conducted through observation and interviews with teachers and students. The targets of this activity were classroom principals, teachers, educational staff of SDN 4 Bawu Jepara. The results showed that this activity contributed to an 89% increase in teachers' knowledge in applying innovative technology-based learning. This program also had a positive impact on increasing students' creativity in expressing religious values through digital daily journals, with an achievement rate of 84%. In addition, this activity became a support system that motivated teachers and students to continue developing fun and meaningful learning, with an achievement rate of 87%. Thus, this community service activity contributes significantly to improving the competence, skills, and religious character of school members directly
PKM Peningkatan Inovasi Produk Batik Tulis Lasem Melalui Penerapan Teknik Payet dan Sablon Digital pada UMKM Real Asto Batik dan Safila Batik di Kabupaten Rembang: Peningkatan Inovasi Produk Batik Tulis Lasem Melalui Penerapan Teknik Payet dan Sablon Digital pada UMKM Real Asto Batik dan Safila Batik di Kabupaten Rembang Andriyani , Santi; Drajad Wibowo, DS; Mahmudi, Aviv; Yanto, Yanto; Azizah, Noor
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas produk Batik Tulis Lasem melalui inovasi teknik payet dan sablon digital pada dua mitra UMKM, yaitu Real Asto Batik dan Safila Batik. Program ini dilakukan dengan metode sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa mitra pertama, Real Asto Batik, berhasil menguasai teknik payet yang memperkaya desain batik mereka, sementara mitra kedua, Safila Batik, berhasil mengimplementasikan teknik sablon digital yang mempercepat produksi dan menghasilkan desain yang lebih variatif. Inovasi produk ini meningkatkan daya saing produk batik Lasem di pasar lokal dan internasional. Program ini juga membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut, meskipun terdapat tantangan dalam biaya operasional teknologi yang lebih canggih. Dukungan dari DPPM Kemdikstaintek sangat penting untuk kesuksesan program ini, yang diharapkan dapat berkelanjutan dan berdampak positif bagi perekonomian lokal
PENYULUHAN HUKUM DALAM UPAYA PENCEGAHAN PELECEHAN DAN KEKERASAN SEKSUAL PADA REMAJA DI SMK NEGERI 1 MARTAPURA Herlina, Sri; Rahmathoni, Lutfi Yusup; Azizah, Noor; Rahman, Yulianis Safrinadiya
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 11, No 3 (2025): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v11i3.20896

Abstract

Penyuluhan hukum merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, khususnya di kalangan remaja yang rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan dan pelecehan seksual. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Martapura sebagai upaya preventif untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bentuk-bentuk pelecehan dan kekerasan seksual, dampaknya, serta upaya perlindungan hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Metode yang digunakan adalah penyuluhan hukum interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab dengan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mengetahui istilah pelecehan seksual, namun belum memahami secara mendalam bentuk, dampak, dan sanksi hukumnya. Melalui penyuluhan ini, siswa menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga batas interaksi sosial, memahami konsep persetujuan (consent), serta mengetahui mekanisme pelaporan apabila terjadi tindakan kekerasan seksual. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan seksual. Dengan demikian, penyuluhan hukum ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya hukum yang berkeadilan, beretika, dan menghargai martabat manusia di kalangan remaja sekolah menengah kejuruan.Kata Kunci : Pencegahan, Pelecehan, Kekerasan, Seksual.
The Protection of Ecological Rights of Peatland Communities in Indonesia’s National Legal Policy: A Legal and Human Rights Perspective Analysis Hanafi, Hanafi; Tista, Adwin; Rahman, Muhammad Ghazali; Azizah, Noor
International Journal of Law, Environment, and Natural Resources Vol. 5 No. 2 (2025): October Issue
Publisher : Scholar Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51749/injurlens.v5i2.139

Abstract

The peatland ecosystem in Indonesia, covering an area of 33.4 million hectares, plays a strategic role as a carbon sink, a water regulator, a habitat for biodiversity, and a foundation of community livelihood in economic, social, and cultural dimensions. However, its sustainability is increasingly threatened by land conversion, natural resource exploitation, and infrastructure development that neglects ecological principles. Weak governance, development policies prioritizing investment, and limited community participation have resulted in environmental degradation, agrarian conflicts, and the erosion of local communities’ ecological rights. Constitutionally, the right to a good and healthy environment is guaranteed under Article 28H paragraph (1) and Article 33 paragraph (3) of the 1945 Constitution, as well as Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection and Management. This recognition is further reinforced by international instruments such as the 1972 Stockholm Declaration, the 1992 Rio Declaration, the 2015 Paris Agreement, and the Sustainable Development Goals (SDGs), which affirm environmental rights as part of third-generation human rights. Nevertheless, the implementation of ecological rights protection continues to face challenges, including weak law enforcement, limited access to justice, and the dominance of economic paradigms. This study examines the protection of ecological rights of peatland communities within Indonesia’s national legal policy through a human rights perspective, while also analyzing its harmonization with international law. The study is expected to contribute to strengthening regulation, advancing conservation strategies, and formulating policies grounded in ecological justice and human rights.
The Protection of Ecological Rights of Peatland Communities in Indonesia’s National Legal Policy: A Legal and Human Rights Perspective Analysis Hanafi, Hanafi; Tista, Adwin; Rahman, Muhammad Ghazali; Azizah, Noor
International Journal of Law, Environment, and Natural Resources Vol. 5 No. 2 (2025): October Issue
Publisher : Scholar Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51749/injurlens.v5i2.139

Abstract

The peatland ecosystem in Indonesia, covering an area of 33.4 million hectares, plays a strategic role as a carbon sink, a water regulator, a habitat for biodiversity, and a foundation of community livelihood in economic, social, and cultural dimensions. However, its sustainability is increasingly threatened by land conversion, natural resource exploitation, and infrastructure development that neglects ecological principles. Weak governance, development policies prioritizing investment, and limited community participation have resulted in environmental degradation, agrarian conflicts, and the erosion of local communities’ ecological rights. Constitutionally, the right to a good and healthy environment is guaranteed under Article 28H paragraph (1) and Article 33 paragraph (3) of the 1945 Constitution, as well as Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection and Management. This recognition is further reinforced by international instruments such as the 1972 Stockholm Declaration, the 1992 Rio Declaration, the 2015 Paris Agreement, and the Sustainable Development Goals (SDGs), which affirm environmental rights as part of third-generation human rights. Nevertheless, the implementation of ecological rights protection continues to face challenges, including weak law enforcement, limited access to justice, and the dominance of economic paradigms. This study examines the protection of ecological rights of peatland communities within Indonesia’s national legal policy through a human rights perspective, while also analyzing its harmonization with international law. The study is expected to contribute to strengthening regulation, advancing conservation strategies, and formulating policies grounded in ecological justice and human rights.
Co-Authors Achmad Widodo Adi Wibowo Adwin Tista Ahmad Abdul Chamid Ahmad Aviv Mahmudi Ahmad Hariyadi, Ahmad Ahmad Suriansyah Akie Rusaktiva. R Amalia, Miza Nur Ana Zumrotun Nisak, Ana Zumrotun Andriyani , Santi Andriyani, Santi Anis, Moh. Badiul Anna Nur Faidah Ariani, Nur Cahya Arta Mulya Budi Harsono Buang Budi Wahono, Buang Budi Budi Warsito Chasanah, Muallimatul Cinantya, Celia Danang Mahendra, Danang Drajad Wibowo, DS Dwi Astuti Dwitalia Sari, Dessy Endang Lestari Hamidaturrohmah, Hamidaturrohmah Hanafi Hanafi Handayani, Tutiek Hanipah, Hanipah Hapsari, Elvina Amelia Hartoyo, Nindiya Ika Nugraha Indah Puspitasari Indanah Indradewa, Rhian Irawati Indrianingrum Joko Minardi, Joko Khoirul Muslimin Khusna, Nurya Kukuh Dwi Wijanarko Kusasi, Kusasi Kusworo Adi Laila, Azzah Nor Mahmudi, Aviv Maori, Nadia Annisa Margaretha, Sintikhe Novia Maulana Yuliati, Indah Meimaharani, Rizkyasari Mohammad Khasan Muhammad Arifin Muhammad Ghazali Rahman Muhammad Purnomo Munaim, Siti Nabilla, Alifia Desya Nafis Str, Raihan Hadi Najid, Muhammad Reza Ahsanun Nasihah, Zahrotun Nasriyah Noor Cholifah Noor Hidayah Nugrahen, Sri Achadi Nur Aeni Widiastuti Nuradira, Afrida Hilda Olyvia Revalita Candraloka, Olyvia Revalita Pramandari, Virliana Dicky Pratama, Andrian Dico Purnama, Edy Ayu Dewi Rahmadayanti, Nadya Rahmathoni, Lutfi Yusup Rahmawanti, Junita Era Dwi Ramadani, Ramadani Ratih Nindyasari Robingatin Robingatin Rukayah Rukayah SA’DIYAH, MAHMUDATUS Sabilla, Alzena Dona Sabrina, Dinta Safitri, Anggun Rizkya saputro, heru Saputro, Yayan Adi Shodiq Eko Ariyanto Sisno Riyoko Sri Karyati Subhan Akbar, Agus Sudirwo Sudirwo Syifa, Nadiyatus Tamaulina Br Sembiring Tristanti, Ika Umi Fatonah Umroh, Sri Fatimah Wibowo, DS. Drajad Wigati, Atun Yanto, Yanto Yulianis Safrinadiya Rahman Yulisetyaningrum Zulfa, Arina Zulfa, M. Choiru Zumrotun Nisak, Ana