Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Tindak Tutur Asertif Gubernur Nusa Tenggara Barat Pada Media Sosial Instagram @Zulkieflimansyah Imamul Haramain; Sukri Sukri; Burhanuddin Burhanuddin
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i2.47331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan jenis tindak tutur asertif Gubernur Nusa Tenggara Barat pada media sosial Instagram @Zulkieflimansyah serta kecendrungan penggunaanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan secara tertulis pada caption akun Instagram @Zulkiflimansyah. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak, yakni teknik simak bebas libat cakap diikuti teknik sadap dan teknik lanjutan, yakni teknik catat, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan metode padan intralingual dan ekstralingual dengan teknik lanjutan, yaitu hubung banding menyamakan (HBS), hubung banding membedakan (HBB), dan hubung banding menyamakan hal pokok (HBSP). Hasil penelitian ini menunjukan 23 jenis tindak tutur asertif yang digunakan yaitu; tindak tutur asertif „menyatakan‟ sebanyak 5 tuturan, tindak tutur asertif „memberitahukan‟ sebanyak 10 tuturan, tindak tutur asertif „menyarankan‟ sebanyak 2 tuturan, tindak tutur asertif „membanggakan‟ sebanyak 5 tuturan, tindak tutur asertif „mengeluh‟ sebanyak 1 tuturan dan tidak dijumpai tindak tutur asertif menuntut. Tindak tutur asertif yang sering digunakan adalah jenis tindak tutur asertif „memberitahukan‟.
Toponimi Nama Dusun di Desa Batu Mekar Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat Mardiarti Diniarti; Khairul Paridi; Burhanuddin Burhanuddin
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v4i2.2724

Abstract

Toponimi memiliki peran penting sebagai alat penanda suatu identitas masyarakat tertentu karena terkait dengan kejadian, cerita, atau tokoh. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bentuk dan makna toponimi nama dusun Sasak di Desa Batu Mekar Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan prinsip dalam penelitian kualitatif. Pesan-pesan yang ingin disampaikan melalui maknanya berupa nilai-nilai yang mengatur hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam sekitar, dan hubungan manusia dengan tuhan yang di dalamnya berpegang kuat pada ajaran agama agar tericipta kerukunan dan kedamaian.
Sastra Sebagai Sarana Pengembangan Jati Diri: Aspek Moral Cerpen Si Kakek dan Burung Dara Karya Muhammad Fudoli: Literature as A Means Of Self Development: Moral Aspect of The Short Story Si Kakek dan Burung Dara by Muhammad Fudoli Burhanuddin; Mahsun; Kusdiratin
Jurnal Bastrindo Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jb.v4i1.881

Abstract

Abstrak: Tulisan ini bermaksud menjelaskan unsur moral dalam cerpen Si Kakek dan Burung Dara karya Muhammad Fudoli yang dikaitkan dengan sarana pengembangan jati diri. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi untuk mengumpulkan aspek-aspek moral dalam cerpen. Data yang terkumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam cerpen Si Kakek dan Si Burung Dara karya Muhammad Fudoli terdapat aspek moral yang dapat dijadikan sarana pembinaan dan pengembangan jati diri manusia Indonesia. Aspek-aspek moral dimaksud adalah percaya diri, pasrah akan kebesaran dan kekuasaan-Nya (takdir), cinta dan kasih sayang (baik sesama, lingkungan atau alam, maupun Tuhan), kehidupan dunia dan akhirat harus dijalani secara seimbang, serta pendidikan sejak dini untuk pengembangan kepribadian anak. Kebenaran suatu norma-norma dalam suatu masyarakat bersifat relatif karena harus merunut kepada norma yang hakiki dari Tuhan sebagai kontrol. Aspek moral ini sangat penting sebagai renungan dan bahan introspeksi karena berkaitan dengan aktivitas yang dapat memberikan alternatif dalam memutuskan atau melakukan suatu tindakan secara tepat dan benar. Abstract: This paper intends to explain the moral elements in the short story Si Kakek dan Burung Dara  by Muhammad Fudoli which are related to the means of developing identity. This study uses the documentation method to collect moral aspects in short stories. The data collected was then analyzed using structural analysis. The results of the study show that in the short story Si Kakek dan Burung Dara  by Muhammad Fudoli there are moral aspects that can be used as a means of fostering and developing Indonesian human identity. The moral aspects referred to are self-confidence, surrender to His greatness and power (destiny), love and compassion (both for each other, the environment or nature, as well as God), the life of the world and the hereafter must be lived in a balanced way, as well as education from an early age to child personality development. The truth of a norm in a society is relative because it must follow the essential norm from God as the control. This moral aspect is very important as a reflection and material for introspection because it relates to activities that can provide an alternative in deciding or taking an action correctly and correctly.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA RODA PUTAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI LAJU REAKSI DI SMA NEGERI 1 LABUHAN HAJI Zulfan Hatami Zulfan; Burhanuddin Burhanuddin; Muti’ah Muti’ah; Rahmawati Rahmawati
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 5 No. 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v5i1.6883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media roda putar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 1 Labuhan Haji. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group yang dilaksanakan di kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 sebanyak 68 siswa. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sumpling, dengan kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan rerata N-Gain yaitu 0.65 dan 0.55 pada kategori cukup efektif dan kurang efektif. Pengujian data menggunakan non-parametrik yaitu uji Mann-Whitney. Hasil uji Mann-Whitney yaitu sebesar 0.000 < taraf signifikan yaitu 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media roda putar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi laju reaksi di SMA Negeri 1 Labuhan Haji, hal ini terbukti bahwa pemberian perlakuan yang berbeda akan mendapatkan hasil yang berbeda.
PAN REFLECT TOWARDS TABANESE LANGUAGE: A PRELIMINARY STEP TO TEST ADRIANI AND KRUYT (1914) HYPOTHESIS (REFLEKS PAN KE DALAM BAHASA TABA: LANGKAH AWAL MENGUJI HIPOTESIS ADRIANI DAN KRUYT [1914]) Burhanuddin Burhanuddin
Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/ljbs.v4i2.1816

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan refleks Proto-Austronesia (PAN) ke Bahasa Taba di Maluku Utara sekaligus untuk menguji hipotesis Adriani dan Kruyt (1914). Untuk menjelaskan permasalahan tersebut, secara metodologis digunakan metode wawancara kepada penutur bahasa Taba. Wawancara menggunakan 200 kosa kata dasar dan 500 kosa kata budaya. Analisis data menggunakan pendekatan top-down, metode perbandingan dan inovasi bersama sesuai yang terdapat dalam prinsip studi linguistik historis. Secara fonologis, bahasa-bahasa Austronesia Halmahera Selatan (termasuk Taba), menurut Adriani dan Kruyt (1914) terjadi penghilangan vokal akhir dan penghilangan bunyi tengah pada kata yang bertekanan silabe awal. Hasil Identifikasi ternyata, tidak semua vokal akhir PAN mengalami penghilangan dalam bahasa Taba, tetapi mengalami retensi dan inovasi. Begitu juga pada posisi tengah, sedikit sekali ditemukan data tentang hilangnya bunyi PAN tengah pada kata bertekanan pada silabe awal. Apakah hipotesis Adriani dan Kruyt (1914) tersebut berlaku pada anggota bahasa Austronesia Halmahera Selatan lainnya, perlu dikaji lebih lanjut.
Kekerasan Verebal pada Nama Julukan Bahasa Sasak Masyarakat Bebuak, Kopang, Lombok Tengah Lalu Taufan Halas; Burhanuddin Burhanuddin; Saharudin Saharudin
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 8, No 1: January 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v8i1.13362

Abstract

This research took place in the Bebuak village, Kopang district, Central Lombok regency. The purpose of this study is to describe the lexicon of verbal violence in Sasak language nicknames in Bebuak village in everyday communication. The theoretical approach used is the anthropolinguistic approach. While, the methodological approach to research uses qualitative descriptive methods. For data collection using observation, record and interview. There are two results which can be drawn from this research. The first result is verbal abuse on nicknames in the Sasak language of the Bebuak people is calssified into two form, words and phrases. The second result is classification of the nickname function which consists of three function; the function of jokes/familiarity, the function of ridicule/insulting and the function as a differentiating identity. There are three sociocultural implications for Sasak society, namely the impact related to language ethics, which if the regulation is violated will get customary sanctions in the form of apologizing (mengaksama), fines (dedaosan) and not being spoken to for acertain time (kasepekang). Second, it is related to the norms inherent in the Bebuak community, namely the fading of the culture of manners in language and third, it relates to the psychis of the victim of verbal abse nicknames, where the victim will feel inferior, uncomfortable and embarrassed when the nickname is used in public places.
PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA DI SMPN 1 KILO Kasdin Kasdin; Johan Mahyudi; Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 8, No 1: January 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v8i1.13366

Abstract

This study aims to describe the picture of professional competence, the role of teachers and the influence of teacher professionalism on learning achievement Indonesian students at SMPN 1 Kilo. Data were collected using survey and experimental methods. The survey method to require a sufficient number of respondents for the validity of the findings to be achieved properly. Experimental method to explain the causal relationship between one variable and another (variable x and variable y). The results showed that the picture of teacher professional competence results of r calculation value and r table value with 10 items can be classified into the first two parts, 5 items are declared valid with a percentage of 50%, and 5 items are declared invalid with a percentage of 50%, while the role of the teacher can Indonesian be seen the results of the r calculation value and the r table value with 12 items classified into the first two parts,  5 items are declared valid with a percentage of 41%, while 7 items are declared invalid with a percentage of 58%.
Metafora Leksikal dalam Teks Berita pada Situs Goal.com Rina Nurjani Safitri; Burhanuddin Burhanuddin; Saharudin Saharudin
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i3.48278

Abstract

Teks berita adalah teks yang berisikan tentang kejadian, peristiwa, atau informasi yang berupa fakta yang disebarkan kepada masyarakat melalui beberapa media. Penggunaan gaya bahasa seperti metafora leksikal sering dijumpai dalam penulisan teks ini. Tidak hanya mampu meningkatkan kualitas sebuah teks, metafora leksikal juga bisa menimbulkan ambiguitas bagi khalayak pembaca jika digunakan secara berlebih. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan kategorisasi, makna, dan fungsi metafora leksikal dalam teks berita pada situs GOAL.com. Data dikumpulkan dengan teknik baca dan teknik catat dan dianalisis menggunakan pendekatan linguistik sistemik fungsional dengan teori Saragih (2006) dan teori Gibbs (1994). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 44 metafora leksikal yang ditemukan dalam 7 teks berita. Terdapat 9 data dengan pola nomina-nomina, 31 data dengan pola nomina-verba/verba-nomina, dan 3 data dengan pola nomina-adjektiva. Metafora leksikal digunakan untuk menggambarkan kehebatan seorang pemain, kekalahan, kemenangan, kerja keras, pencetakan gol, aktivitas dan posisi, benda, klasemen, penyebutan, dan taktik dalam sepak bola. Fungsi metafora pada teks berita tersebut adalah untuk mengatasi kesulitan padanan kata, menciptakan kekompakan makna yang dihasilkan, dan memberikan kejelasan makna dan pikiran. Kata Kunci: Metafora Leksikal, Teks Berita, Sepak Bola. 
Kesantunan Berbahasa Santriwati dalam Berkomunikasi di Lingkungan Pondok Pesantren Tajul Karomah Rakam, Lombok Timur Laila Yuparni Durratun Yatimah; Mahsun Mahsun; Burhanuddin Burhanuddin
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i3.47454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Wujud kesantunan berbahasa Santriwati  dalam Berkomunikasi di Lingkungan Pondok Pesantren Tajul Karomah, Rakam, Lombok Timur dengan menggunakan teori Leech (1983) dan wujud pelanggaran kesantunan berbahasa santriwati dalam berkomunikasi di lingkungan pondok pesantren tajul karomah rakam, lombok timur dengan menggunakan teori Leech (1983). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah data bahasa lisan yakni tuturan santriwati dalam berkomunikasi di lingkungan pondok pesantren tajul karomah, rakam Lombok Timur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik dasar teknik sadap dan teknik lanjutan yaitu teknik simak bebas cakap dan teknik simak libat cakap,  rekam, dan catat. Teknik analisis data menggunakan metode padan ekstralingual. Berdasarkan hasil analisis data 1) wujud kesantunan berbahasa santriwati dalam berkomunikasi di lingkungan pondok pesantren tajul karomah, rakam Lombok Timur mematuhi keenam prinsip kesantunan berbahasa yang meliputi maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian/penghargaan, maksim kecocokan, dan maksim kesimpatian; 2) wujud ketidaksantunan berbahasa santriwati dalam berkomunikasi di lingkungan pondok pesantren tajul karomah rakam, Lombok Timur melanggar atau menyimpang dari keenam prinsip kesantunan berbahasa yang meliputi maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kerendahan hati, maksim kecocokan dan maksim kesimpatianKata Kunci: Kesantunan Berbahasa, Santriwati, Pondok Pesantren
Gaya Penulisan Teks Baris pada Kendaraan Angkutan Barang Atika Almiana; Burhanuddin; Muhammad Asyhar
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v5i2.3464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi teks baris pada kendaraan angkutan barang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa tulisan berbentuk teks baris pada kendaraan angkutan barang. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu metode dokumentasi dan metode simak. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis padan intralingual dan padan ekstralingual. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa pada 23 data teks baris pada kendaraan angkutan barang yang telah dikumpulkan, ditemukan tiga gaya penulisan dalam bentuk teks baris, yaitu (1) bentuk quotes sebanyak 13 data, (2) wacana persuasif sebanyak 4 data, dan (3) bentuk perimaan sebanyak 6 data. Adapun fungsi teks baris yang ditemukan dalam penelitian ini, yaitu 5 fungsi bahasa yang terdiri dari (1) fungsi instrumental sebagai fungsi menyebabkan suatu peristiwa terjadi sebanyak 3 data, (2) fungsi regulasi sebagai fungsi pengaturan sebanyak 2 data, (3) fungsi pemerian untuk menunjukkan maksud dan tujuan tertentu sebanyak 6 data, (4) fungsi personal untuk mengekspresikan emosi tertentu sebanyak 1 data, dan (5) fungsi imajinatif sebagai bentuk kesenangan pribadi sebanyak 11 data.
Co-Authors -, Ibrahim - -, Mintasrihardi - Abdul Wahab Agus Herianto Agus Kurniawan Ahmad Supriadi Guna Putra Ainul Yaqin Akhmad Syafruddin Amanatul Hidayah Andilolo, Imanuella Romaputri Andri Adiman Anwar Efendy Arifah Rahmatiah Ardianti Atika Almiana Ayidah Ayidah Ayu Nurmalayani Ayu Triana Putri Azanul Islam Azizah, Asma Baiq Dwi Intan Cahyani Chairani Syahrawati Djatmika Djatmika Dwi Purnanto Ega Safitri Febrita Susanti Harry Irawan Johari Hayatul Nufus Heru Sudriansyah I Dewa Gede Bisma Ilham Ilham Imamul Haramain Irma Setiawan, Irma Ismi Aisyah Umami Johan Mahyudi Joni Safaat Adiansyah Junaidi A.M Junaidi Am Kamaluddin Kamaluddin Kasdin Kasdin Kusdiratin Laila Yuparni Durratun Yatimah Lalu Muhamad Helmi Lalu Taufan Halas M Sobry M. Saleh M. Sobry Mahsun Mahsun Mahsun Mahsup Mahsup Mahyudi, Johan Mahyuni Mahyuni Mardiarti Diniarti Mardiyah Hayati Mar’aini Wulandari Mas&#039;ad Mas&#039;ad Mas,ad, Mas,ad Mochammad Asyhar Muhammad Ali Muhammad Baidhawi Muhammad Khalis Ilmi Muhammad Salahuddin Muhammad Saleh Muhammad Sukri Muslimin Muslimin Mustika Aprilia Muti’ah Muti’ah N. Nurjanah Nasaruddin Ali Nurhayati, Nurhayati Nursainah Nurul Huda Nuryati Yuliana Pahrudin Arrozi Paridi, Khairul Putri Nur Fauziah Rahmat Hidayat Rahmawati Rahmawati Rika Apriani Rina Nurjani Safitri Rohana Hariana Intiana Rona Restu Victoria S, Aswandikari Saharuddin Saharudin Salahuddin Salahuddin Sinta Muhardini Sintayana Muhardini Siti Hasanah Sri Rejeki Sukuryadi, Sukuryadi Sulaiman Sarmo Sumarlam Sumarlam Syaharuddin Syaharuddin Syaifuddin Iskandar Syamsinas Jafar Syarifuddin Syarifuddin Utswatun Hasanah Vera Mendalina Yessi Tri Marizka Amalia Zulfan Hatami Zulfan