Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar: Analisis Bibliometrik Ida Rahayu; Effy Mulyasari; Deri Hendrawan; Rani Citra Mutia Bakti; Arif Munandar
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.97442

Abstract

Integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan karakter di sekolah dasar sangat penting dalam menghadapi tantangan globalisasi yang mengancam moralitas dan identitas nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren dan pola integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan karakter menggunakan pendekatan bibliometrik. Data dikumpulkan melalui perangkat lunak Publish or Perish dari Google Scholar dan Scopus (2019–2024) dan dianalisis menggunakan VOSviewer untuk memetakan tren penelitian. Hasil menunjukkan enam klaster utama yang menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan tema seperti pendidikan moral, pendidikan kewarganegaraan, dan peran sekolah dalam pembentukan karakter. Klaster dengan frekuensi tinggi seperti "pendidikan moral" menekankan pentingnya kurikulum tematik dan strategi berbasis teknologi dalam memperkuat pendidikan karakter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai Pancasila secara efektif membutuhkan kolaborasi antara guru, sekolah, dan masyarakat.
Peran Teori Ki Hadjar Dewantara dalam Membangun Keterampilan Abad 21 Kinkin Mustika Dewi; Retti Yuwidha; Sopyan Iskandar; Effy Mulyasari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.96978

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi relevansi teori Ki Hadjar Dewantara dalam mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21. Penelitian bertujuan untuk menganalisis bagaimana prinsip pendidikan Ki Hadjar Dewantara dapat diterapkan dalam konteks modern. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dan protokol PRISMA, sebanyak 72 artikel relevan dianalisis secara mendalam. Hasil menunjukkan bahwa konsep seperti sistem among dan Tri Pusat Pendidikan memberikan kontribusi signifikan dalam pembentukan karakter, kreativitas, dan kemandirian siswa. Integrasi pendekatan berbasis budaya lokal dengan teknologi digital terbukti efektif meningkatkan keterampilan kolaborasi dan daya saing global. Temuan ini menegaskan pentingnya nilai-nilai lokal dalam kurikulum modern untuk mendukung pembelajaran holistik. Dengan demikian, teori ini relevan dan penting dalam menghadapi tantangan pendidikan di era globalisasi.
Kurikulum Matematika Abad ke-21 di Pendidikan Dasar: Tinjauan Literatur Sistematis terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreativitas Nuramalia Hidayati; Effy Mulyasari; Deri Hendriawan; Retno Fidyah Nuryani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97640

Abstract

Kurikulum matematika abad ke-21 berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa di pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi desain kurikulum yang mendukung keterampilan abad ke-21 melalui integrasi pendekatan modern seperti pembelajaran berbasis masalah dan proyek, serta teknologi seperti GeoGebra. Metode yang digunakan adalah Tinjauan Literatur Sistematis terhadap 49 artikel yang dipublikasikan antara 2014–2024, yang dianalisis menggunakan aplikasi PRISMA dan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang memanfaatkan teknologi, kesiapan guru, dan evaluasi berbasis kompetensi dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas siswa. Namun, tantangan seperti akses digital yang tidak merata dan orientasi pada ujian tradisional masih menjadi hambatan signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reformasi pendidikan yang melibatkan pelatihan guru, peningkatan infrastruktur digital, dan alat evaluasi inovatif diperlukan untuk memastikan keberhasilan implementasi kurikulum matematika abad ke-21.
Guru sebagai Penggerak Proses Pendidikan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Nur Paridah; Effy Mulyasari; Deri Hendriawan; Muhammad Nasheh Ulwan; Ihwan Faizin
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97539

Abstract

Guru memiliki peran strategis dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang bertujuan menciptakan pembelajaran yang relevan dan bermakna di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam pembelajaran berbasis projek, diferensiasi, dan pembelajaran mandiri sesuai prinsip Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan pendekatan naratif, memanfaatkan berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, dokumen resmi, dan buku. Data dikumpulkan melalui pencarian kata kunci spesifik di basis data akademik, kemudian disintesis secara deskriptif dan analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator, motivator, dan inovator yang mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 siswa. Kendala utama meliputi keterbatasan pelatihan, fasilitas, dan literasi digital, sedangkan rekomendasi mencakup penguatan komunitas belajar profesional, pelatihan berkelanjutan, dan pemanfaatan teknologi. Kesimpulannya, guru sebagai penggerak pembelajaran memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan Kurikulum Merdeka melalui inovasi dan kolaborasi pendidikan.
Kurikulum Merdeka dan Dinamika Tujuan Pendidikan: Integrasi Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Elmi Hanjar Bait; Effy Mulyasari; Deri Hendriawan; Arwasih Arwasih; Muhammad Nasheh Ulwan
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.97505

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di Indonesia menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), sehingga perlu dilakukan penelitian terkait bagaimana keterkaitan ketiga komponen tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana CP, TP, ATP berkontribusi dalam menciptakan pendidikan yang relevan, bermakna, dan inklusif sebagaimana tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, menganalisis dokumen kebijakan, jurnal ilmiah, dan laporan resmi melalui teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CP memberikan standar kompetensi yang komprehensif, TP menyediakan fleksibilitas dalam merancang pembelajaran kontekstual, dan ATP memastikan kesinambungan antar tema pembelajaran. integrasi CP, TP, dan ATP dapat meningkatkan relevansi dan kohesi pembelajaran, mendorong keterlibatan aktif siswa. Selain itu, ketiga komponen ini secara efektif memfasilitasi pembelajaran berbasis proyek, dan mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis dan kolaborasi. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa integrasi CP, TP, dan ATP dalam Kurikulum Merdeka merupakan pendekatan strategis untuk menciptakan pendidikan yang inklusif, relevan, dan transformatif.
Analisis Pengembangan Kurikulum Mikro Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Anita Permatasari; Effy Mulyasari; Deri Hendriawan; Eroh Rokayah; Elmi Hanjar Bait
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97805

Abstract

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dalam Kurikulum Merdeka bertujuan menciptakan pembelajaran holistik dengan mengintegrasikan aspek ilmiah dan sosial untuk mendukung relevansi pendidikan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kurikulum mikro IPAS pada implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis isi untuk mengevaluasi struktur Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), serta relevansi materi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CP dalam IPAS menetapkan standar kompetensi holistik, TP mendukung pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual, dan ATP memastikan kesinambungan antar tema. Namun, implementasi IPAS menghadapi tantangan, seperti keterbatasan pelatihan guru, sumber daya, dan infrastruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi kurikulum mikro IPAS memerlukan dukungan strategis untuk mengatasi hambatan implementasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa abad ke-21. 
Implementasi Discovery Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Retno Fidyah Nuryani; Effy Mulyasari; Deri Hendrawan; Nuramalia Hidayati; Maemunah Maemunah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.97297

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar sering kali menjadi tantangan karena siswa cenderung pasif, sehingga diperlukan pendekatan inovatif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode discovery learning dalam meningkatkan kemampuan belajar matematika siswa SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode discovery learning membantu siswa menjadi lebih mandiri dan aktif dalam proses pembelajaran. Metode ini mendukung kurikulum merdeka yang bertujuan membentuk siswa yang kritis dan inovatif, dengan guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan ruang bagi siswa untuk berperan aktif.  Implementasi discovery learning efektif dalam meningkatkan kemandirian dan kemampuan berpikir kritis siswa, sehingga sejalan dengan tujuan kurikulum merdeka.
Analysis of Fifth Grade Students' Mathematical Problem-Solving Skills in Whole-Number Operations Based on Polya's Stages Adhitya, Sandry; Sujana, Atep; Mulyasari, Effy
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the mathematical problem-solving abilities of fifth-gradeelementary school students in whole-number operations, using Polya's stages as a reference. This studyuses a qualitative descriptive method with data collection through problem-solving tests and interviews.The tests were used to assess students' abilities across the four stages of Polya: understanding theproblem, planning the solution, implementing the plan, and checking the results. Meanwhile, interviewswere conducted with several students to explore their reasons for choosing the strategy, their thoughtprocesses, and the difficulties they encountered while solving the problems. The research subjectsconsisted of 34 fifth-grade students at a public elementary school in Cimahi City. The results showedthat the problem understanding stage had the highest percentage of 86.2% (high category), followed bythe planning stage with 71.8% (medium category). The stages of implementing the plan and checkingthe results each reached 48.2% and 46.4% (low category). These results confirm that students canunderstand the information in the questions but still experience difficulties applying strategies andchecking results, so it is necessary to strengthen learning in these two stages to optimize problemsolving skills.
The Effect of Students' Daily Tasks on The Formation of Independence In Fifth Grade Elementary School Students Delia Nurul Fauziah; Sapriya; Effy Mulyasari; Muhammad Gilang Hendrawan
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elementary students' independence remains a persistent challenge, as many continue to rely heavily on teachers and parents when completing daily tasks. This study aims to analyze how daily assignments contribute to the development of independence among fifth-grade students in a public elementary school in Bandung. Employing a qualitative descriptive approach, the study involved oneclass as the research subject. Data were gathered through questionnaires, classroom observations, and documentation to obtain a comprehensive and contextual understanding of students’ independent learning behaviors. The findings show that systematically implemented daily tasks fostered significant improvements in responsibility, self-discipline, persistence, and confidence in completing work without excessive support. Students gradually demonstrated greater initiative in preparing learning materials, managing their routines, and making simple decisions during classroom activities. Field notes also highlight that clear teacher instructions and the trust given to students played essential roles in supporting the emergence of independent learning. Overall, the study indicates that daily assignments function not only as routine activities but also as an effective pedagogical strategy to strengthen independence as an important character value in elementary school students
DEVELOPMENT OF VIDEO ANIMATION “A DAY WITH NIKA & BIMA” TO IMPROVE SPEAKING SKILLS OF GRADE 1 ELEMENTARY STUDENTS IN GREETINGS Ar Risydah Futari No Ai De Sousa; Babang Robandi; Effy Mulyasari
Wiralodra English Journal Vol. 10 No. 1 (2026): Wiralodra English Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/wej.v10i1.514

Abstract

First grade students often quickly feel bored when learning English, especially in speaking, because of how unsuitable the learning material that’s used. English needs to be conquer in early ages because based from “Critical Period”, in early ages, children can conquer new languages more significantly than adults. Based on this, this research aims to improve the speaking skills of first grade students in Greetings by using video animation. The difference between the video animation for this research than the previous video animation’s that the video animation that’s developed for this research “A Day with Nika & Bima” use the POV as if the characters are doing vlog. This research uses the D&D and ADDIE as its development model. The instruments that were used were interviews, observations, questionnaires, and tests. Likert scale was used for validation questionnaire research by experts and student response questionnaires. The validation by experts showed that the media was very feasible to use, while the results of the pre-test and post-test showed increases in the average student results by 33.17%, with the results of N-gain = 0.90 (high category), with 78.16% (satisfied) from students’ questionnaires, shows that using video animation, students can improve their English-speaking skills.
Co-Authors Adhitya, Sandry Agnesti Bilqis Ahmad Suryadi Ahmad, Pajar Aldi Ibrahim Andhin Dyas Fitriani Anggraeni, Nur Oktavia Anita Permatasari Ar Risydah Futari No Ai De Sousa Arie Rakmat Riyadi Arif Munandar Arif Munandar Arni Rizkiah Arwasih Arwasih Arwasih Arwasih Atep Sujana Aulina Roudlotul Jannah Babang Robandi Badru Zaman Boenga Jenny Hendrianty Budi Setiawan Dadang Sukirman Dede Wiwin Rahmadini Delia Nurul Fauziah Della Amelia Deni Darmawan Depin Depila Deri Hendrawan Deri Hendriawan Derry Hendriawan Devi Anggraeni Dini Sugiarti Dinn Wahyudin, Dinn Dudu Suhandi Saputra Dwi Heryanto Dwi Heryanto Dwi Heryanto Dwiana, Rika Elmi Hanjar Bait Elmi Hanjar Bait Eni Kurniasih Eni Kurniasih Eroh Rokayah Eva Riyanti Eva Riyanti Evi Rahmawati Evi Rahmawati Faisal Sadam Muron Faisal Sadam Murron Febriani, Dinda Rizki Gazella, Shylvia Desty Gita Novia Gunawan Anggia R Gunawan Anggia Rahman Gunawan Anggia Rahman Gupi Rohman Nurmansyah Herena Yanti Febriyanti Heryani, Rina Heryanto, Dwi Hesti Wulandari Ida Farida Ida Rahayu Ida Rahayu Ida Triwahyuni Ihwan Faizin Ikmal Redzuan Indra Suhendra Ira Rengganis Isnaini Nurul Hayati Izzah Muyassaroh Juliati Juliati Juliati Juliati Juniatuz Zulfah Juniatuz Zulfah Kinkin Mustika Dewi Kurniasih, Eni Lina Herlina Linda Marselina Lisetiani, Fanni Greis Madroi Madroi Maemunah Maemunah Maria Ulfah Marpian Marpian Mela Darmayanti Melisa Melisa Mohammad Ali Mohammad Ali Mubarok Somantri Mufliva, Rosiana Muhamad Abdul Aziz Muhammad Gilang Hendrawan Muhammad Ikhwan Nugraha Muhammad Nasheh Ulwan Muhammad Nasheh Ulwan Naghm Zakarneh Nandang Budiman Non Dwishiera Cahya Anasta Nunung Jubaedah Nur Izzah Syahirah Nur Paridah Nuralvianti, Vema Nuramalia Hidayati Nurdiansah, Yusup Nurhayati Nurhayati Nuriyani, Amalia Laila Prasetyo, Rifki Gagak Bayu Prisilia, Sindi Regina Putri Hanifah, Zahra Putri, Givani Nurhayati Rani Citra Bakti Rani Citra Mutia Bakti Rani Citra Mutia Bakti Ratih Shintia Devi Reka Julianti Reka Julianti Retno Fidyah Nuryani Retti Yuwidha Rifqy Muhammad Hamzah Rika Nurbayanti Rina Heryani Rina Heryani Roaa Aldwaik Rooa Kamel Hasan Abuluruq Rudi Susilana, Rudi Sabilah, Nur Syahrin Sakti, Yuda Candra Sapriya Sendi Fauzi Giwangsa Shylvia Desty Gazella Siti Nurjanah Siti Patimah, Dewi Siti Saodah Sofyan Iskandar, Sofyan Sopyan Iskandar Sufyani Prabawanto, Sufyani Suheti Suheti Sukirman, Dadang Surya, Marcia Ann Tatat Hartati Tatat Hartati Toto Fathoni Tunissa, Izmi Fadhila Vema Nuralvianti Wiwin Winarti Wiwin Winarti Wulandari Wulandari Yunita Puji Asih Yunita Pujiasih