p-Index From 2021 - 2026
8.315
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Hubungan Internasional Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 Jurnal Hubungan Internasional Indonesian Perspective Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dauliyah Journal of Islamic and International Affairs Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UMBARA Indonesian Journal of Anthropology AdBispreneur Jurnal Penelitian Politik Journal Of Nursing Practice TRANSBORDERS: International Relations Journal Andalas Journal of International Studies Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Soshum Insentif Jurnal Kreativitas PKM Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat JAKP (Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik) Jurnal ICMES: The Journal of Middle East Studies Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Indonesian Journal of International Relations Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Global Political Studies Journal Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Journal of Enterprise and Development (JED) Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik Vox Populi Padjadjaran Journal of International Relations Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Ilomata International Journal of Social Science GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Journal of Feminism and Gender Studies Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo) Comsep : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JoS ( Journal of International Relations) Indonesian Journal of Global Discourse Intermestic: Journal of International Studies Indonesian Perspective Global Focus Eduvest - Journal of Universal Studies Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional Journal of Integrative International Relations
Claim Missing Document
Check
Articles

“Wonderful Indonesia”: The Strategy of Indonesia Nation Branding on Tourism Recovery during the Covid-19 Pandemic Phoebe Inggrid Angeline Romauli; Deasy Silvya Sari
Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara Vol 15, No 2 (2023): Pemikiran Administrasi Negara 6
Publisher : Department of Public Administration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpan.v15i2.28714

Abstract

The Covid-19 pandemic, which has had a significant impact on international mobility restrictions, has caused the global tourism sector to experience a serious setback. This is also felt in Indonesia, which relies on the tourism sector as a source of income. The Covid-19 pandemic has crippled Indonesia's tourism sector, with thousands of hotels closing and millions of workers threatened to be fired. One way to restore the condition of Indonesian tourism is to convince tourists to keep trusting Indonesian tourism by increasing nation branding in the tourism section, namely Wonderful Indonesia. This research used qualitative methods with data collection through literature review. The author uses the theory of nation branding proposed by Dinnie (2015). This research found that the Government of Indonesia has made efforts to recover the tourism sector by implementing nation branding strategies, namely, conducting Wonderful Indonesia nation branding advertisements through websites, social media, and tourism-related media agencies; doing online branding and social media on Instagram, Facebook, Twitter, TikTok, YouTube, and developing virtual tourism platforms; and then conducting tourism campaigns
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DALAM UPAYA MENCAPAI SDG ZERO HUNGER DI DESA CILEUNYI KULON KABUPATEN BANDUNG Dina Yulianti; Arry Bainus; Deasy Silvya Sari; Savitri Aditiany
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.269

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) number 2 is "zero hunger," among the targets mentioned in the SDGs document are stunting prevention and sustainable agriculture. One of the causes of stunting is the lack of nutrition, especially foods that contain iron and zinc, which come from green vegetables. The community service carried out by the Team of the International Relations Study Program at Padjadjaran University integrates these targets by encouraging the village residents to process organic waste as fertilizer and grow vegetables organically. The community service carried out in the RW 22 Cileunyi Kulon Village in the form of assistance and consultation for the village residents so that they are consistent in processing organic waste and growing vegetables that are sources of iron and zinc. In this activity, the team conducted interviews and dialogue with the village residents (who had previously received education on processing organic waste and tools for organic farming) to evaluate their activities so far. Thus, the method used is PRA (Participatory Rural Appraisal), in which the team acts as a facilitator, and residents carry out the activities independently. The findings from this assistance are that consistent residents have strong motivation regarding the benefits of processing organic waste and growing organic vegetables.
DIPLOMASI INDONESIA TERHADAP COVAX FACILITY MENGENAI KETERSEDIAAN VAKSIN COVID-19 DI INDONESIA Rahmawan, Muhamad Fikri; Sari, Deasy Silvya
Jurnal Soshum Insentif Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v5i2.865

Abstract

Diplomasi sebagai salah satu instrumen penting dalam kajian hubungan internasional yang digunakan untuk mempromosikan, menyebarkan pengaruh, dan meningkatkan eksisitensi ke negara lain dimana hal tersebut dilakukan demi kepentingan nasional masing-masing negara. Selain itu, diplomasi juga dapat menjadi sebuah alat yang efektif untuk menyelamatkan negara dari konflik yang datang dari negara lain, diplomasi dapat dikatakan berhasil jika konflik berhasil diselesaikan tanpa adanya peperangan, kekerasan, dan berbagai pengorbanan yang mengakibatkan tergangunya kepentingan nasional dari suatu negara. Tujuan penelitian bertujuan mengeksplorasi diplomasi (kesehatan) Pemerintah Indonesia melalui COVAX Facility terhadap ketersediaan vaksin Covid-19 di Indonesia. Pendekatan Peneltian menggnukan Studi Kepustakaan (Library Research) adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Data sekunder berupa dokumen resmi, laporan atau dokumen lainnya yang terkait dengan penelitian diambil dari situs resmi Kementerian Indonesia, Kementerian Kesehatan, World Health Organization (WHO), dan program COVAX Facility. Hasil penelitian antara lain: Pertama, menyediakan vaksin dan mengirimkan pesan bahwa vaksin dapat diterima oleh setiap negara. Kedua, memfasilitasi penelitian dan pengembangan vaksin sebagai alasan utama untuk membangun dunia yang lebih baik. Ketiga,menyediakan bantuan dalam hal koneksi dalam membantu menguatkan sistem pelayanan kesehatan dan masyarakat dunia sebagai langkah dalam membangun dunia yang lebih baik. Kesimpulannya adalahIndonesia dalam peranannya dalam COVAX Facility sudajh mampu menjawab kepentingannya sendiri dengan menerima dosis vaksin yanf mencukup bagi masyarakatnya. Indonesia mampu melakukan diplomasi kesehatan dalam dalam muatan lokal maupun global yang dibuktikan dengan keanggotaan Indonesia sebagai salah satu co-chairman untuk COVAX AMC Nation.
Perkembangan Pemahaman Lintas Budaya Awardees IISMA 2023 di Universiti Sains Malaysia Rachma, Hurina; Deasy Silvya Sari
Vox Populi Vol 7 No 1 (2024): VOX POPULI
Publisher : ILMU POLITIK UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/vp.v7i1.46480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengembangan kompetensi pemahaman lintas budaya (cross-cultural understanding/CCU) Awardees IISMA 2023 di Universiti Sains Malaysia (USM). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui focus group discussion dan data sekunder melalui penelitian berbasis internet untuk sumber-sumber relevan. Hasil penelitian menemukan bahwa kompetensi CCU awardees berkembang signifikan sejak menjalani program secara langsung di universitas tujuan. Mereka mampu mengatasi gegar budaya, menghilangkan sikap etnosentris, membangun relasi positif dengan masyarakat lokal maupun internasional, turut serta merayakan keberagaman. Sikap-sikap tersebut berkontribusi terhadap capaian tujuan profesional awardees, seperti lulus pada seluruh mata kuliah dan memperkenalkan budaya Indonesia di kancah internasional. Implikasi dalam penelitian ini adalah IISMA dan USM telah berperan sebagai fasilitator untuk pengembangan keterampilan CCU. Namun, taraf keahlian CCU tetap bergantung pada efektivitas masing-masing awardees dalam memanfaatkan pengalaman tersebut. Pihak IISMA diharapkan dapat memberikan pengawasan lebih terkait pengembangan CCU yang merupakan tujuan strategis program.
Strategi Pembentukan Opini Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara dalam Menangkal Pemberitaan Negatif di Media Sosial Kisworo, Ary; Sari, Deasy Silvya; Tarigan, Eka; Widodo, Pujo; Uksan, Arifuddin
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54706/senastindo.v4.2022.222

Abstract

This research is motivated by the development of information dissemination, especially in social media, which is a challenge for the public relations field in managing the image and good name of an institution. The Indonesian Air Force (TNI AU) is carried out by the Indonesian Air Force Information Service (Dispenau). The existence of negative news about the Indonesian Air Force causes Dispenau to develop a strategy to build public opinion quickly and accurately so that public opinion can change quickly from negative to positive with the right way of managing social media. The purpose of this study is to analyze the strategy used by Dispenau in countering negative news on social media so that an opinion can be formed, which is expected to improve the image of the Indonesian Air Force. The method used is qualitative with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out by questionnaires, interviews, observations, literature reviews, and document studies. Based on the research, the authors propose suggestions: Dispenau should maintain good relations with the mass media to create good public opinion about the Indonesian Air Force. Dispenau must also encourage Indonesian Air Force personnel to actively use social media to spread a positive image of the Indonesian Air Force. In addition, Dispenau must continue to improve the strategies that have been carried out. The last suggestion is that Dispenau can encourage Disminpersau, in this case, Subdisdiajurit, to prioritize recruitment at the career officer, non-commissioned or enlisted level who has an educational background related to journalism, graphic design, content creator or video editing so that problems regarding human resources in the Dispenau environment can be resolved.
DEFENCE COOPERATION BETWEEN INDOENSIA AND GERMANY IN AIR DEFENCE: A STUDY ON DIEHL DEFENCE’S IRIS-T MISSILE Haryanto, Teguh Dwi; Dermawan, Windy; Sari, Deasy Silvya
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 11 No. 1 (2024): 2024 September
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia faces various forms of potential threats from outside and from within the country which also includes airspace. The Indonesian Air Force as a state instrument in the field of air defence has a duty, which one of it is to maintain sovereignty in the airspace of national jurisdiction using combat aircraft in carrying out air defence and taking action against airspace violations. However, in reality, the current condition of air missiles owned by the Air Force is still very limited in number to support operations and the trend of readiness has decreased, so that it is necessary to increase the strength of defense equipment through defence cooperation that needs to be carried out by Indonesia with Germany in the acquisition of IRIS-T missiles. This research uses a qualitative method. The required data were collected through interviews with a number of relevant informants, observation, literature study and documentation. The data obtained in the research were then analysed through three stages of analysis, namely data reduction, processing and analysis, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that defence cooperation between Indonesia and Germany in the acquisition of IRIS-T missiles is possible and feasible. If the Indonesian Air Force acquires IRIS-T missiles, there will be compatibility with air defence systems owned by fighter aircraft such as the F-16 AM/BM emlu, F-16 C/D and T-50i aircraft. There are four opportunities if the IRIS-T acquisition is carried out, namely increased missile capability, flexibility and interoperability, deterrence and trust and modernisation and technology.
New trends of Community-Based Tourism management in People's Republic of China Suroto, Alip; Prihadi, Donny Juliandri; Kadharpa, Eka; Azizurrohman, Muhammad; Sari, Deasy Silvya
Journal of Enterprise and Development (JED) Vol. 5 No. Special-Issue-2 (2023): Journal of Enterprise and Development (JED)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business of Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jed.v5iSpecial-Issue-2.8157

Abstract

Purpose — This research investigates emerging trends in community-based tourism (CBT) management in the People's Republic of China (PRC), aiming to foster sustainable tourism development. It comprehensively examines evolving strategies, challenges, and opportunities, considering community engagement, empowerment, and sustainable practices in China's distinct socio-cultural and economic context.Method — Employing a qualitative approach, this research draws on case studies and expert insights to provide a holistic view of current community-based tourism management in China. The analysis involves literature review, stakeholder interviews, and examination of successful CBT projects across diverse regions.Result — The paper reveals significant trends in PRC's community-based tourism management, including tech integration, personalized experiences, sustainable resource practices, and cultural preservation. These trends are explored via practical examples, showcasing their impact on communities and tourists.Contribution — This research enriches the understanding of evolving CBT management in China by spotlighting recent trends and their consequences. It offers insights into innovative strategies fostering tourism, cultural heritage preservation, and sustainability. The paper is a valuable resource for policymakers, practitioners, and researchers interested in sustainable tourism and community engagement in the PRC and beyond.
Who Will Govern the World: New Structure of The International System of Covid-19 Vaccine Producing Countries Sari, Deasy Silvya; Bainus, Arry; Yulianti, Dina; Aditiany, Savitri; Habibullah, Ali Zahid
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 7 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v7i2.28592

Abstract

In early 2020, the international community was faced with Covid-19. At the global level, the COVAX Facility was established to ensure all countries in the world have equal access to Covid-19 vaccines. However, many vaccine-producing countries have undertaken bilateral ways to distribute vaccines directly. The existence of the Covid-19 vaccine is still determined by vaccine manufacturing companies. This article aims to examine the international structure after the outbreak of the Covid-19 pandemic based on the postulate that Covid-19 vaccine-producing countries will become world hegemons in a non-polar world structure. The concepts used are health diplomacy and hegemony. The evolving operational components used to determine world hegemon are vaccine types, consumer countries, and vaccine production capacity. The method used is pseudo-qualitative. The article concludes that (i) world hegemony in terms of vaccine types is China, Russia, the United States, and India; (ii) the world hegemons in terms of the number of consumer countries are the United States, the United Kingdom and China, and (iii) the world hegemons in terms of vaccine production capacity are China, the United States, Germany, and the United Kingdom. Finally, the world hegemons that meet these all criteria are China and the United States.   Pada awal 2020, komunitas internasional dihadapkan dengan Covid-19. Di tingkat global, Fasilitas COVAX didirikan untuk memastikan semua negara di dunia memiliki akses yang sama terhadap vaksin Covid-19. Namun, banyak negara penghasil vaksin telah melakukan cara bilateral untuk mendistribusikan vaksin secara langsung. Keberadaan vaksin Covid-19 masih ditentukan oleh perusahaan pembuat vaksin. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji struktur internasional pasca merebaknya pandemi Covid-19 berdasarkan postulat bahwa negara-negara penghasil vaksin Covid-19 akan menjadi hegemoni dunia dalam struktur dunia non-polar. Konsep yang digunakan adalah diplomasi kesehatan dan hegemoni. Komponen operasional yang berkembang yang digunakan untuk menentukan hegemon dunia adalah jenis vaksin, negara konsumen, dan kapasitas produksi vaksin. Metode yang digunakan adalah pseudo-kualitatif. Artikel tersebut menyimpulkan bahwa (i) hegemoni dunia dalam hal jenis vaksin adalah Cina, Rusia, Amerika Serikat, dan India; (ii) hegemoni dunia dalam hal jumlah negara konsumen adalah Amerika Serikat, Inggris dan Cina, dan (iii) hegemoni dunia dalam hal kapasitas produksi vaksin adalah Cina, Amerika Serikat, Jerman, dan Inggris. Akhirnya, hegemoni dunia yang memenuhi semua kriteria ini adalah Cina dan Amerika Serikat.
Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif Tais, Muhammad Sultan Audi; Dyota, Demetrius; Shebahi, Fikky Itsbatul Waqiey Esh; Yulianti, Dina; Sari, Deasy Silvya
Indonesian Perspective Vol 9, No 1 (2024): (Januari-Juni 2024)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ip.v9i1.63707

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki perairan yang sangat luas, oleh karenanya minyak dan gas yang ada di dasar laut di belum sepenuhnya dieksplorasi. Saat ini Indonesia masih banyak melakukan impor minyak bumi dari negara tetangga, dan Indonesia mengalami penurunan cadangan minyak dari tahun ke tahun. Sehingga pengelolaan minyak bumi perlu lebih ditingkatkan lagi agar selaras dengan blue economy. Blue economy memiliki tujuan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang memaksimalkan pengelolaan laut. Laut Timor menjadi wilayah yang kaya akan minyaknya namun belum dieksplorasi sepenuhnya. Eksplorasi dan pemanfaatan migas di laut dapat menjadi salah satu cara bagi Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi yang kian meningkat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk  menjelaskan bagaimana migas di Laut Timor dapat menjadi salah satu sektor penting bagi blue economy indonesia. Penelitian ini diteliti memakai konsep keamanan energi, terutama 4A dari keamanan energi (availability, accessibility, acceptability dan affordability). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa minyak bumi Indonesia di wilayah Laut Timor belum tereksploitasi sepenuhnya, dimana melalui 4A keamanan energi, potensi minyak bumi di Laut Timor tersebut jika dapat dikelola dengan optimal dapat meningkatkan keamanan energi Indonesia dalam jangka panjang.
Blue Economy Sebagai Basis Strategi Kebijakan Ekspor Industri Perikanan Indonesia di Kawasan Asia Tenggara Khairunisaa, Selsya Shafa; Putri, Astricta Amalia; Sari, Deasy Silvya
Padjadjaran Journal of International Relations Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/padjir.v6i2.54415

Abstract

Sebagai negara maritim, Indonesia dapat memperkuat ekonominya melalui sektor perikanan dengan menerapkan kerangka ekonomi biru.. Penelitian ini menyoroti empat aspek penting dalam kebijakan ekspor perikanan berbasis ekonomi biru: (1) inovasi dan teknologi, (2) keberlanjutan ekosistem dan lingkungan, (3) dukungan bagi nelayan dan petani ikan, serta (4) penelitian dan pengembangan. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dan data sekunder, penelitian ini menunjukkan bahwa aspek-aspek tersebut telah dimasukkan ke dalam strategi ekspor perikanan Indonesia. Namun, fokus pada kawasan Asia Tenggara masih terbatas, dan diperlukan advokasi serta kolaborasi lebih lanjut untuk meningkatkan implementasi kebijakan dan memberikan manfaat bagi semua pelaku ekonomi.As a maritime nation, Indonesia can bolster its economy through the fisheries sector by implementing the blue economy framework. This study highlights four key aspects crucial to fisheries export policies based on the blue economy: (1) innovation and technology, (2) ecosystem and environmental sustainability, (3) support for fishermen and fish farmers, and (4) research and development. Using a qualitative case study approach with secondary data, the research shows that these aspects have been incorporated into Indonesia’s fisheries export strategies. However, the focus on Southeast Asia remains limited, and further advocacy and collaboration are needed to enhance policy implementation and benefit all economic actors.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abyasa, Ken Prama Acob, Joel Rey Adira Diva Aisha Sunardi Aditiany, Savitri Aditya Sukma Bimantoro Adrian Maulana Firmansyah Ahmad, Radja Kusuma Maulidhan Akbar, Raden Rahadian Firman Akim Akim Akim, Akim aldy akbar maulana Aldy Nofansya Alena Alenka Ali Zahid Anza Zahya Qeysha Arfin Sudirman Arry Bainus, Arry Aulia, Kirana Putri Aulia, Shafira Ayu, Maulida Azizurrohman, Muhammad Azzumar, Muhammad Arsy Bastian Batara Shalom Sirait Chandra Purnama, Chandra Deniati, Nia Dewantoro, Ridlo Bayu Alam Dina Yulianti Dina Yulianti Dina Yulianti Dina Yulianti, Dina Dinda Citra Widyani Donny Juliandri Prihadi Dyota, Demetrius Eka Kadharpa, Eka Elisa Kusumawardhani Eljatin, M. Azim Jabar Enceng Sakti Alamsyah Ering, Maurits Bhoas Falhan Hakiki Falhan Hakiki Farhan Arda Nugraha Fathiyah Amani Khairunnisa Feby Diah Miranti Ghina Hanamunika Habibullah, Ali Zahid HAMIDAH Haryanto, Teguh Dwi Hasan Sidik Hendar hendar Heryadi, R Dudy Hidayat, Nashwa Safa Jihan Nadra Liani Joel A Roy Khairunisaa, Selsya Shafa Kiagus Zaenal Mubarak Kiagus Zainal Mubarak Kinanti, Alyandani Ayu Kisworo, Ary Lie, Nathanael Jusac Marlian, Shela Marshadea Aisyah Mas Halimah Maximillian, Renata Mohammad Benny Alexandri Mozaffari Falarti Muawal, Fakhri Sabiq Muhammad Erza Mahendra Muhammad Fadhlan Firasyan Aclamuf Muhammad Fawwaz Afif Muhammad Rifqi Naufal Nabiilah, Rifia Azka Nainggolan, Tiffany Abigail Nasyika Fitriarifahrul Sholiha Natasya Shalika Putri Neneng Konety Ni Made Cantya Fauza Adelamajid Nugraha, Farhan Arda Nugroho, Naufal Hilmi Nursiswati Nursiswati Nursiswati Nurul Adhaniah Pasaribu, Rachel Graceya Epipania Junissi Phoebe Inggrid Angeline Romauli Pujo Widodo, Pujo Putri, Astricta Amalia R. Dudy Heryadi R. Widya Setiabudi Sumadinata R.M.T. Nurhasan Affandi Rachma, Hurina Rachmat Fauzan Rahmawan, Muhamad Fikri Ratih Purbasari Ratna Meisa Dai Ratna Meisa Dai Ratna Meisa Dai Ratna Meisa Dai Ratna Meisa Dai Rezasyah, Teuku Rifia Azka Nabiilah RMT Nurhasan Affandi Santi Rukminita Anggraeni, Santi Rukminita Savitri Aditiany Savitry aditiany Shebahi, Fikky Itsbatul Waqiey Esh Shela Marlian Shela Marlian Siti Aliyuna Pratisti Suhendrik Suhendrik Suroto, Alip Tais, Muhammad Sultan Audi Tanti Iswati Tarigan, Eka Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Teuku Rezasyah Uksan, Arifuddin Usi Alfiani Nur Vieri Abdurrafi Virtuous Setyaka Windy Dermawan Yani Kusmiati Yusuf Fadillah Tirta K Yusuf, Dedi Zaenal Muttaqin Zaenal Muttaqin Zaenal Muttaqin Zaenal Muttaqin