p-Index From 2021 - 2026
7.156
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Teknologi Industri Pertanian Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Bumi Lestari Reaktor International Journal of Renewable Energy Development Jurnal Ilmu Lingkungan Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Majalah Ilmiah Ekonomi Komputer JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Agrointek Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship (IJBE) Habitat Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Jurnal Riset Industri agriTECH Eksplorium : Buletin Pusat Pengembangan Bahan Galian Nuklir Jurnal Litbang Industri JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) AKSIOMA Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara Sistem : Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Albacore : Jurnal Penelitian Perikanan Laut Jurnal Purifikasi International Journal of Supply Chain Management Jurnal Ilmiah Galuh Justisi Indonesian Journal of Life Cycle Assessment and Sustainability Musamus AE Featuring Journal Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL) Trapsila: Jurnal Pendidikan Dasar Cokroaminoto Journal of Primary Education Andalasian International Journal of Applied Science, Engineering, and Technology An Nawawi Syari'ah Economics Jurnal Pengabdian Multidisiplin Jurnal Litbang Industri Makara Journal of Science Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Al-Wasith : Jurnal Studi Hukum Islam Socius: Social Sciences Research Journal AMPLITUDO: Journal of Science & Technology Innovation Maslahah: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah Majapahit Journal of Islamic Finance dan Management Journal of Humanities and Social Studies Zona Law And Public Administration Indonesia Majapahit Journal of Islamic Finance dan Management JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara Al-Urwatul Wutsqo: Jurnal Ilmu Keislaman Dan Pendidikan Jurnal Intelek Insan Cendikia Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Jurnal Pengabdian Siliwangi Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam Mashlahah: Journal of Islamic Economics Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penjualan Barang Gadai dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor: 25/DSN-MUI/III/2002 Tentang Rahn Dan Gadai Dalam KUHPerdata Pasal 1155 dan 1156 Romli, Muhammad
MASHLAHAH Vol. 3 No. 2 (2024): Mashlahah: Journal of Islamic Economics
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/dshcxa57

Abstract

Transaksi Gadai adalah suatu kegiatan yang umum dilakukan oleh setiap masyarakat, akan tetapi dalam hal penjualan barang gadai masih banyaknya msayarakat yang tidak paham tahapan penjualan barang gadai sebagai mana yang diatur dalam peraturan hukum yang mengatur tentang transaksi gadai di Indonesia, salah satunya fatwa DSN MUI yang mana transaksi sistem gadainya sesuai syariah, atau dalam KHUPerdata yang sistem transaksi gadainya secara konvensiaonal sebagaimana telah lama dilakukan oleh masyrakat. Dalam hal konsep penjualan barang gadai atau ar-rahn antara fatwa DSN MUI dan KUHPerdata, adanya sedikit perbedaaan dalam tahapan penjualan barang gadai itu sendiri, anatara lain dalam pemberian somasi tentang jatuh tempo dan selain itu juga dalam hal kelebihan hasil penjualan barang gadai. Selain itu juga terdapat kesamaan antara Fatwa DSN MUI dan KUHPerdata dalaam hal hasil penjualan, dan tempat penjualan barang gadai.
STRATEGI MEMBANGUN METAKOGNISI SISWA SMA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Romli, Muhammad
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 2/Septembe (2010): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v1i2/Septembe.56

Abstract

Saat ini guru dalam mengevaluasi pencapaian hasil belajar hanya memberikan penekanan pada tujuan kognitif tanpa memperhatikan dimensi proses kognitif, khususnya pengetahuan metakognitif dan keterampilan metakognitif. Akibatnya upaya-upaya untuk memperkenalkan metakognisi dalam menyelesaikan masalah matematika kepada siswa sangat kurang atau bahkan cenderung diabaikan.Oleh karena itu, salah satu aspek dimensi pengetahuan dan keterampilan yang menarik untuk dikaji lebih mendalam, khususnya dalam pembelajaran matematika adalah aspek metakognisi. Metakognisi merupakan kesadaran tentang apa yang diketahui dan apa yang tidak diketahui. Sedang strategi metakognisi merujuk kepada cara untuk meningkatkan kesadaran mengenai proses berpikir dan pembelajaran yang berlaku sehingga bila kesadaran ini terwujud, maka seseorang dapat mengawal pikirannya dengan merancang, memantau dan menilai apa yang dipelajarinya. Metakognisi memiliki peranan penting dalam mengatur dan mengontrol proses-proses kognitif seseorang dalam belajar dan berpikir, sehingga belajar dan berpikir yang dilakukan oleh seseorang menjadi lebih efektif dan efisien. dengan mengembangkan kesadaran metakognisinya, siswa terlatih untuk selalu merancang strategi terbaik dalam memilih, mengingat, mengenali kembali, mengorganisasi informasi yang dihadapinya, serta dalam menyelesaikan masalah. Melalui pengembangan kesadaran metakognisi, siswa diharapkan akan terbiasa untuk selalu memonitor, mengontrol dan mengevaluasi apa yang telah dilakukannya Guru dapat membangun kesadaran metakognisi siswa, sehingga siswa mengetahui dan menyadari kekurangan maupun kelebihan dan dapat merencanakan,?é?á mengontrol dan mengevaluasi apa yang akan dan telah dikerjakan. Kata kunci : metakognisi
TINJAUAN TEORI UTILITARIANISME JOHN SUTART MILL TERHADAP BATASAN WAKTU PENGAJUAN PERMOHONAN CERAI KARENA MAFQU ̅D DALAM KOMPILASI HUKUM ISLAM PASAL 116 HURUF B Ardiansa; Muhammad Romli
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompilasi Hukum Islam (KHI) Pasal 116 huruf b menetapkan alasan perceraian sebagai berikut: salah satu pasangan meniggalkan pasangan lainnya selama dua tahun berturut-turut tanpa izin, tanpa alasan yang sah, atau karena hal itu di luar kemampuan. Dari sudut pandang hak dan kewajiban dalam hubungan suami-isteri, dua tahun tersebut dianggap sangat lama bagi pasangan yang ditinggalkan. Selama dua tahun tersebut, isteri dan anaknya tidak dapat memperoleh uang untuk hal-hal seperti pakaian, makanan, atau biaya pendidikan. Isteri yang berperan sebagai ibu rumah tangga biasanya sangkat membutuhkan dari hal segi nafkah untuk dirinya sendiri dan anak-anaknya. Namun, dengan hilangnya pasangan, tidak ada lagi yang berkewajiban untuk memberikan nafkah kepada isteri dan anaknya. Inilah titik ketidakadilan yang muncul bagi pihak yang ditinggalkan, bukan hanya karena ketiadaan pasangan mereka, tetapi juga karena ketentuan yang terdapat dalam pasal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman tentang makna landasan yuridis terkait batas waktu pengajuan perceraian berdasarkan Mafqd dalam pasal 116 huruf b Kompilasi Hukum Islam, serta untuk mengeksplorasi pandangan teori utilitarianisme John Sturt Mill terhadap batasan waktu pengajuan perceraian akibat mafqd. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka dengan dukungan data lapangan yang dikumpulkan melalui dokumentasi dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Menurut pasal 116 huruf b Kompilasi Hukum Islam, hasil penelitian akan disajikan dalam bentuk narasi yang mencerminkan penyelidikan peneliti tentang batas waktu pengajuan perceraian. Dari sudut pandang teori utilitarianisme, metode kualitatif ini akan mengkaji pembatasan waktu pengajuan permohonan cerai sebagai akibat darti mafqd, baik bagi pasangan yang ditinggalkan oleh suami maupun isteri. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa percepatan proses perceraian dengan alasan mafqd dapat dilakukan tanpa menunggu selama 2 (dua) tahun untuk memastikan ketiadaan salah satu pihak. Waktu dua tahun tersebut perlu dikurangi karena memiliki dampak yang merugikan bagi pihak yang ditinggalkan. Prinsipnya, waktu yang diterapkan seharusnya memberikan manfaat berupa kebahagiaan, terutama bagi pihak yang ditinggalkan.
Pembagian Harta Bersama Perspektif Maslahah Muhammad Sa’id Ramadan Al-Buti (Putusan Pengadilan Nomor 912/Pdt.G/2023/PA.Mr.) Putri Maulida Khasanah; Muhammad Romli
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harta bersama adalah harta yang diperoleh suami dan istri selama masa perkawinan. Jika suatu saat terjadi perceraian, menurut Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam, menyatakan bahwa seorang janda atau duda dari seorang janda yang masih hidup berhak atas seperdua dari harta bersama selama tidak ditentukan lain dalam perjanjian perkawinan. Penelitian ini merumuskan dua permasalahan, pertama, pertimbangan Majelis Hakim dalam menentukan bagian harta bersama di luar ketentuan peraturan perundang-undangan dalam putusan Pengadilan Agama Mojokerto Nomor: 912/Pdt.G/2023/PA.Mr. Kedua, perspektif maslahah Muhammad Sa'id Ramadan al-Buti mengenai pertimbangan hakim mengenai pembagian harta bersama di luar ketentuan peraturan perundang-undangan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kasus. Hasil penelitian ini adalah Majelis Hakim dalam mengadili perkara tidak menerapkan peraturan perundang-undangan secara tekstual. Majelis hakim menetapkan bagian harta yang diperoleh penggugat sebesar 40% dan tergugat sebesar 60%. Adapun dilihat dari konsep maslahah Buti, maka pembagian harta bersama telah selaras dengan konsep maslahah.
Harmonizing Legal Pluralism in Marriage Laws: Policy Challenges on Child Marriage in Madura Mohsi, Mohsi; Romli, Muhammad; Zakaria, Soni; Fudholi, Moh.
Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum Vol. 10 No. 2 (2025): Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum
Publisher : Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/alahkam.v10i2.11048

Abstract

This research examines the persistence of child marriage in the Madura region through the lens of legal pluralism, particularly the intersections of Islamic, customary, and state laws. Although religious and cultural practices continue to shape norms and values, they often counteract statutory provisions designed to safeguard children's rights. Proposed is a harmonization model that integrates fiqh and customary law with national law, providing cultural legitimacy while protecting children at the same time. Adopting the socio-legal qualitative approach, the research uses a combination of normative legal theory and empirical research conducted in Sampang Regency, which embraced interviews and documentation of court decisions, fatwas, local regulations, and case files on child marriage, with religious leaders, elders, lawyers, judges, parents, and child marriage survivors. Spradley’s ethnographic model guided the analysis in documenting core cultural themes and their components. It is cultural and religious rationalization, along with ignorance of laws and weak enforcement, that continue to allow child marriage. Solid legal reform requires improving child protection by local leaders, educating children's rights, and reframing marriage-age laws from religious prohibitions to administrative restrictions. It gaps legal pluralism and children's rights by cohesive laws, socio-cultural practices, and international human rights.
Mediasi Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Indonesia Mumtahaen, Ikmal; Romli, Muhammad; Yasin, Muhammad Kaharuddin
Syari'ah Economics Vol 9 No 2 (2025): Islamic Economic Studies
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam, Ciamis, Jawa Barat, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36667/se.v9i2.2272

Abstract

Penyelesaian sengketa di sektor ekonomi Islam membutuhkan mekanisme yang efisien dan efektif. Mediasi, sebagai alternatif penyelesaian sengketa (ADR), menawarkan solusi damai yang mengutamakan musyawarah, keadilan, dan menjaga hubungan baik antar para pihak. Dalam konteks ekonomi Islam, mediasi dianggap lebih tepat karena menghindari konflik, mempercepat proses penyelesaian, serta mengurangi biaya dan waktu dibandingkan dengan litigasi yang panjang di pengadilan. Biaya dan hasil persidangan identik dengan hasil menang atau kalah bagi masing-masing pihak. Penelitian ini bertujuan untuk membahas konsep, keunggulan, dan implementasi mediasi dalam menyelesaikan sengketa ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi hukum normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi memiliki potensi yang signifikan untuk mendukung keadilan dalam penyelesaian sengketa ekonomi Islam berdasarkan nilai-nilai Islam. Optimalisasi peran mediator bersertifikat dan peningkatan kesadaran masyarakat merupakan kunci keberhasilan mediasi dalam sistem penyelesaian sengketa ekonomi Islam di Indonesia. Kata Kunci: Mediasi, Penyelesaian Sengketa, Ekonomi Islam
Analisis Perbandingan Dampak Lingkungan Budidaya dan Pengolahan Biji Kopi Robusta Pagar Alam Menggunakan Pendekatan Life Cycle Asessment (LCA) Susanti, Novia; Romli, Muhammad; Yani, Mohamad
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 16 No 2 (2026): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.16.2.215

Abstract

Pagar Alam Robusta coffee contributes significantly to the regional economy. Its cultivation and processing systems pose environmental challenges. This study compares the environmental performance of two cultivation methods (conventional-K1 and non-pesticide-K2) and six processing methods (natural origin-A1, broken skin origin-A2, natural aerobic-N1, natural anaerobic-N2, honey aerobic-H1, and honey anaerobic-H2). A cradle-to-gate Life Cycle Assessment (LCA) was conducted using a functional unit of 100 kg of green coffee beans, covering four impact categories: global warming potential (GWP), ozone depletion potential (ODP), acidification potential (AP), and eutrophication potential (EP). In the cultivation subsystem, K1 produced emissions of 85.70–117.00 kg CO₂-eq (GWP), 3.53×10-6–4.80×10-6 kg CFC-11-eq (ODP), 0.37–0.50 kg SO₂-eq (AP), and 0.16–0.22 kg PO₄-eq (EP), while K2 produced much lower emissions: 23.00–31.30 kg CO₂-eq (GWP), 2.22×10-7–3.03×10-7 kg CFC-11-eq (ODP), 0.09–0.13 kg SO₂-eq (AP), and 0.03–0.04 kg PO₄-eq (EP). In the processing subsystem, H2 had the highest emissions: 14.77 kg CO₂-eq (GWP), 6.48 kg CFC-11-eq (ODP), 0.04 kg SO₂-eq (AP), and 0.02 kg PO₄-eq (EP), while A1 had the lowest emissions: 5.23 kg CO₂-eq (GWP), 3.87 kg CFC-11-eq (ODP), 0.01 kg SO₂-eq (AP), and 0.001 kg PO₄-eq (EP). Implementing an improvement scenario based on non-pesticide cultivation (K2) could reduce emissions by approximately 65–93% across all impact categories. These findings demonstrate that adopting pesticide-free cultivation combined with simpler processing methods can significantly reduce the environmental footprint of Robusta coffee production in Pagar Alam and support more sustainable coffee management practices.
Pengaruh Komposisi Jerami Padi dan Kayu Sengon terhadap Kualitas Biopelet sebagai Sumber Energi Alternatif Rozalia, Rozalia; Romli, Muhammad; Pari, Gustan
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 20, No 1 (2026): TEKNOTAN, April 2026
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol20n1.18

Abstract

Biopelet adalah bahan bakar alternatif terbarukan yang dibuat dari biomassa pertanian. Jerami padi merupakan biomassa pertanian yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku biopelet, namun memiliki nilai kalor yang relatif rendah. Oleh karena itu, diperlukan kombinasi dengan biomassa lain yang memiliki nilai kalor yang lebih tinggi, seperti serbuk gergaji kayu sengon, untuk meningkatkan kualitas dan energi biopelet yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh formulasi bahan baku biomassa untuk menghasilkan biopelet yang baik dari campuran jerami padi dan serbuk gergaji kayu sengon. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode pengempaan pada suhu 200 oC dengan ukuran sampel 40 mesh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua faktor yaitu komposisi (% bobot) campuran bahan baku jerami:serbuk gergaji kayu sengon, yaitu jerami padi saja (A), 25:75 (AB1), 50:50 (AB2), 75:25 (AB3), dan serbuk gergaji kayu sengon saja (B). Faktor kedua adalah variasi waktu pengempaan (10, 15, dan 20 menit). Kualitas biopelet akan diuji sesuai persyaratan SNI 8675:2018. Penelitian memperlihatkan bahwa biopelet terbaik dihasilkan oleh campuran jerami:serbuk gergaji kayu sengon 25:75 (AB1) dengan waktu pengempaan 20 menit. Biopelet yang dihasilkan memiliki karakteristik densitas 1.00 g/cm3, kadar air 0.09%, kadar abu 5.5%, nilai kalor 23.3 MJ/kg, dengan laju konsumsi pembakaran biopelet 0.52 g/detik.
Sustainable Strategy Development for Agro-Industrial SMIs Based on Process Performance Analysis: Integration of Value Stream Mapping, Eisenhower Matrix, and Interpretive Structural Modeling Dzilalin Najmi; Andes Ismayana; Nastiti Siswi Indrasti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 4 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i4.15040

Abstract

This study aims to develop strategic recommendations for sustainable agro-industrial Small and Medium Industries (SMIs) in North Jakarta based on process performance analysis by integrating Value Stream Mapping (VSM), Eisenhower Matrix, and Interpretive Structural Modeling (ISM). A mixed-methods approach was employed, including field observations, in-depth interviews, literature review, and expert judgment to capture the actual conditions of agro-industrial SMIs comprehensively. Value Stream Mapping (VSM) analysis identifies the presence of non-value-added activities that contribute to production inefficiencies, indicating that the development of agro-industrial SMIs in North Jakarta remains at a basic level and highlighting the need to enhance the participation of SMI actors in development programs. The Eisenhower Matrix further classifies development factors into four strategic quadrants and generates seven alternative development strategies based on urgency and importance. Furthermore, ISM analysis reveals that strengthening the capacity of SMI facilitators is the key driving strategy that supports business feasibility and production standardization, digital and institutional ecosystem strengthening, and human resource development. These strategies subsequently enable technology integration and integrated environmental management of production, ultimately leading to the development of superior products based on innovation and market collaboration as the long-term strategic objective for sustainable SMI development in North Jakarta.
Prioritizing Sustainability Criteria for Food-Processing SMIs Using Bayesian Best-Worst Method toward the Sustainable Development Goals Dzilalin Najmi; Andes Ismayana; Nastiti Siswi Indrasti; Maulana Paldia Samil; Aman Ahmed Kuniyil; Muamar Kadafin
AMPLITUDO : Journal of Science and Technology Innovation Vol. 5 No. 2 (2026): August
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/amplitudo.v5i2.592

Abstract

Small and medium industries (SMIs) in the food-processing sector play an important role in supporting local economic development but face various challenges in achieving sustainable development. This study aims to identify and prioritize key sustainability criteria for the development of food-processing SMIs using Bayesian Best Worst method within an extended triple bottom line framework. The framework integrates economic, social, environmental, and technology dimensions to capture the multidimensional aspects of sustainability. Expert judgments were collected from relevant stakeholders and analyzed using the Bayesian Best–Worst Method (BWM) to determine the relative importance of sustainability criteria. The results indicate that operational and institutional performance, hygiene and production sanitation, and human resource competence are the most influential criteria in supporting sustainable SMI development. At the sub-criteria level, compliance with food safety and halal standards, maintenance and hygiene of production equipment, and the use of digital promotion and payment systems emerge as the most critical factors. These findings provide a structured understanding of sustainability priorities and offer a useful reference for policymakers and practitioners in promoting sustainable development of food-processing SMIs
Co-Authors . Purwoko Adi Prayogo Adi Susandi Alex Denni Aman Ahmed Kuniyil Amelia Theresia Sirait Amril Aman Anas Miftah Fauzi Andriyani, Yani Ani Suryani Ani Suryani Ani Suryani Anis Annisa Adnan Antarif Kusuma Brata Apriyani, Pipin Ardiansa Aulia Anggraini Aulia Anggraini, Aulia Bambang Pramudya Noorachmat, Bambang Pramudya Budhi Hascaryo Iskandar Christy Nur Cahyani Daniel Bunga Paillin Dany Poltak Marisi Derin Pahlevi Dewa Bagus Sanjaya Dianawati Dianawati Dianawati Djumali Mangunwidjaja Dzilalin Najmi Edi Wiloso Ema Mutiara Hasanah Erliza Noor Faidi, Achmad Fara Asifa Ulfimora Farida Putri Fauziansyah Ficky Dewi Ixfina Ficky Raja Dirgantara Daulay Fis Purwangka Fitri Mulyaningsih Fitriyatul Romadiani Gios Adhyaksa Gusfa Arlian Putra Gustan Pari Hanifah Ulfa Azzahro Hartrisari Hardjomidjojo I Wayan Lasmawan I Wayan Suastra Ida Bagus Putu Arnyana Ihsan Ika Amalia Kartika Ikmal Mumatahaen Illah Sailah Indah Yuliasih Khadijah Febriana Komarudin, Omay Machfud Machfud Machfud Machfud Maisaroh Maisaroh Marimin , Maulana Paldia Samil Maulani, Sri Medy Ramdhani Mega Ayu Yusuf Meilita Tryana Sembiring, Meilita Tryana Mia Ulumiati Putri Moh. Fudholi Moh. Yani Moh. Yani Mohsi, M Muamar Kadafin Mufida, Muslimatul Muhamad Ifdholy Muhammad Alqodri Muhammad Faizal Mahmud Mumtahaen, Ikmal Mursiti Mursiti Musfiroh Musfiroh Mustofa Makmoen, Mustofa Nadia Athirafitri Nandar, Ramdani Hairul Nandar Nastiti S Indrasti Nastiti S.I. Nastiti Siswi Indrasti Naufal Ali Hamid Niza Erica Novia Susanti Nugraha, Ridwan Maulana Nunung Nurhasanah Nurcahyani, Puji Rahmawati Nuroniah, Zuhrufah Jihan Nurul Izzah Aulia Pinkan Pangestu Parameswari Pramulya, Rahmat Purwoko Purwoko Purwoko, Putri Maulida Khasanah R. Muchamad Irchas Sukabudhi Rahman, Adun Ridzky Kramanandita Sarip Hidayat, Sarip Satriyo Wibowo Seputro, Haryono Siti Juwariyah Siti Khadijah, Yayu Soni Zakaria Sri Suhardono Sudiartini, Rini Suharto Honggokusumo Sukardi Sukardi Sukardi, Sukardi Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin, Suryani, Ani Susandi, Adi Syah Johan Syamsul Arifin Tajuddin Bantacut Tajudin Bantacut Tanto Pratondo Utomo TATI NURHAYATI Taufik Djatna Trimelawati, Reni Tun Tedja Irawadi Tyara Puspaningrum Untung Trimo Laksono Wahjuni, Sri Waryat Waryat Wibowo, Nyoto Yandra Arkeman Yasin, Muhammad Kaharuddin Yeti Widyawati Yolanda Rozalia Yuanta, Friendha Zaenal Abidin