Claim Missing Document
Check
Articles

Efikasi Asap Cair Dari Kayu Mundu (Garcinia dulcis) Terhadap Penghambatan Pertumbuhan Jamur Aspergillus niger dan Aspergillus fumigatus Wardoyo, Elvi Rusmiyanto Pancaning; Kurniatuhadi, Rikhsan
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol. 17 No. 2 (2024): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v17i2.30952

Abstract

AbstrakAspergillus merupakan genus jamur patogen yang menyerang pasca panen hasil tanaman hortikultura, seperti jagung dan kacang-kacangan. Pemanfaatan asap cair untuk mengendalikan pertumbuhan jamur patogen saat pasca panen merupakan salah satu alternatif yang alami dan aman untuk diterapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kemampuan daya hambat dan kategori aktivitas antifungi asap cair berbahan dasar kayu mundu (Garcinia dulcis) terhadap jamur Aspergillus niger dan Aspergillus fumigatus serta kandungan senyawa kimianya. Kayu mundu yang digunakan berasal dari Kabupaten Kubu Raya. Media Potato Dextrose Agar (PDA) digunakan untuk uji aktivitas antifungi asap cair. Enam konsentrasi asap cair yaitu 0; 0,5; 1,0; 1,5, 2,0 dan 2,5% digunakan untuk uji dengan dithane M45 sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asap cair berbahan dasar kayu mundu mampu menekan pertumbuhan jamur A. niger dan A. fumigatus secara signifikan (P <0,05). Konsentrasi asap cair berbahan dasar kayu mundu sebesar 2,5% memberikan hasil terbaik dengan nilai rata-rata penghambatan terhadap jamur A. niger dan A. fumigatus masing-masing sebesar 100 dan 91,81% dan tergolong kategori aktivitas sangat kuat. Uji kandungan senyawa kimia asap cair berbahan dasar kayu mundu mengandung 5 senyawa utama, yaitu 2-propanone, 1,2 ethanediol, acetid acid, phenol 2-methoxy-4-(2-propenyl)-(CAS) eugenol, dan 3-furaldehyde. Asap cair berbahan dasar kayu mundu berpotensi untuk dikembangkan sebagai pengendali serangan jamur patogen A. niger dan A. fumigatus pada pasca panen tanaman hortikultura.AbstractAspergillus is pathogenic fungi that infect post-harvest yields of horticultural crops, i.e., Zea mays and legum. Using liquid smoke is one of the natural and safe alternatives to control fungus and the growth of pathogenic fungi that attack post-harvest yields of cultivated plants. This study aimed to evaluate the antifungal properties of liquid smoke from mundu (Garcinia dulcis) wood against the fungus Aspergillus niger and Aspergillus fumigatus. Mundu wood is from Kubu Raya Regency. The Agar media used was Potato Dextrin Agar (PDA), and concentrations of liquid smoke were 0; 0.5; 1.0; 1.5; 2.0; and 2.5%. The results indicated that the liquid smoke from Mundu wood significantly inhibited the A. niger and A. fumigatus growth (P <0.05). The highest result of liquid smoke from Mundu wood against A. niger and A. fumigatus is a concentration of 2.5% with an average inhibition value of 100 and 91.81%, respectively, with a firm activity level. The contents of liquid smoke contained five dominant compounds, i.e., 2-propanone, 1,2 ethanediol, acetic acid, phenol 2-methoxy-4-(2-propenyl)-(CAS) eugenol, and 3-furaldehyde. Liquid smoke produced from mundu wood has the potential to be developed for the control of pathogenic fungi A. niger and A. fumigatus in post-harvest horticultural crops. 
Pengaruh Ekstrak Metanol Buah Lakum (Cayratia trifolia L. Domin) terhadap Nilai SGOT dan SGPT Tikus Putih Diinduksi Parasetamol Rousdy, Diah Wulandari; Wardoyo, Elvi Rusmiyanto Pancaning; Wulandari, Catur
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 2 (2023): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i2.8530

Abstract

Lakum fruit (Cayratia trifolia L. (Domin)) has secondary metabolite compounds that are beneficial to health, one of which is a hepatoprotector. This study was conducted to prove the potential of hepatoprotective activity of lakum fruit methanol extract based on the value of SGPT and SGOT enzyme. The research method used a pre-posttest randomized control group design with a sample of 35 male rats divided into five treatment groups: solvent control group (CMC 0.5%); positive control group (HEPA-Q®); treatment group extract (0,575; 1,15; 1,725 mg/g BW). The treatment of induction of paracetamol and methanol extract of Cayratia trifolia fruit was carried out for 7 days respectively. The results showed that the dose of 1,15 mg/g BW of Cayratia trifolia fruit methanol extract had the most effective deterioration of SGOT and SGPT values with a percentage reduction of SGOT of 49.3% and SGPT of 51.8% (p <0.05) which approached control positive (HEPA-Q®). Based on the research conducted, methanol extract of Cayratia trifolia fruit has the potential to be hepatoprotective.
Hubungan Kekerabatan Tanaman Talas (Colocasia esculenta (L.) Schott) di Kabupaten Bengkayang Berdasarkan Karakter Morfologi Ara, Chilliany; Wardoyo, Elvi Rusmiyanto Pancaning; Ifadatin, Siti
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.11129

Abstract

Taro (Colocasia esculenta (L.) Scott) is a plant classified as a tuber derived from the genus Colocasia and belongs to the Araceae tribe. Analysis of kinship relationships can be done by observing morphological characters. The purpose of this study was to determine the relationship between taro plants in Bengkayang Regency based on morphological characters. This research was conducted from April to June 2023. Taking 30 samples in 6 sub-districts using purposive sampling method. Analysis of kinship relationships using the NTSys program with the UPGMA method. The results showed that 30 taro accessions had a similarity coefficient value of 0.52-0.93 or 52-93%. The results of kinship relationship analysis obtained 4 clusters at a similarity coefficient value of 0.60 or 60%. The results of morphological characterization based on qualitative and quantitative characters show that taro accessions have diversity in leaf and cormus characters of taro, especially in color characters.
Pertumbuhan Kultur Meristem Mahkota Nanas (Ananas comosus (L.) Merr) pada Media Murashige Skoog (Ms) dengan Penambahan Ekstrak Jagung (Zea Mays (L.) dan Naphthalene Acetic Acid (Naa) Desy, Desy; Rusmiyanto, Elvi; Mukarlina, Mukarlina
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 5 (2023): Mei
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.05.03

Abstract

Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) merupakan salah satu jenis buah-buahan holtikultura yang berpotensi untuk dibudidayakan dan memiliki nilai ekonomi baik di Kalimantan Barat. Perbanyakan tanaman nanas dapat dilakukan secara in vitro melalui kultur meristem mahkota nanas dengan menumbuhkan eksplan pada media Murashige Skoog dengan penambahan ekstrak biji jagung dan Naphthalene Acetic Acid (NAA). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji jagung dan NAA terhadap pertumbuhan kultur meristem mahkota nanas. Penelitian dilaksanakan bulan September 2019 hingga April 2020 di Laboratorium Kultur Jaringan Jurusan Biologi FMIPA Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama ekstrak biji jagung konsentrasi 0% (J1), 10% (J2), dan 15% (J3) ; faktor kedua NAA konsentrasi  0M (N1), 5x10-8 M (N2), dan 10-7 M (N3) . Masing-masing perlakuan diulang 3 kali sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi NAA dan ekstrak biji jagung berpengaruh nyata terhadap waktu muncul tunas (hari), jumlah tunas (tunas), jumlah daun (helai) dan tinggi planlet (cm). Perlakuan 10-7 M NAA+15% ekstrak biji jagung (N1J2) menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan waktu muncul tunas 8,6 hari dan jumlah tunas 7 buah tunas.
Inventarisasi Tumbuhan Famili Araceae di Kawasan Hutan Adat Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang Fransisko, Satria; Linda, Riza; Rusmiyanto, Elvi
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 5 No 2 (2023): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v5i2.8649

Abstract

Famili Araceae merupakan kelompok tanaman herba yang memiliki karakter bunga yang tersusun dalam bentuk spadix yang dikelilingi oleh spatha. Tumbuhan Famili Araceae dapat ditemukan hidup secara teresterial, akuatik, maupun epifit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan Famili Araceae yang terdapat pada Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini dilakukan dengan metode jelajah. Hasil penelitian di Kawasan Hutan Adat Desa Cipta Karya di temukan sebanyak 9 spesies yaitu Schismatoglottis matangensis, Homalomena sp, Rhaphidophora beccarii, Rhaphidophora foraminifera, Alocasia scabriuscula dan Amydrium medium, Pothos ovatifolius, Pothos scandes dan Amorphophallus sp.
KIDNEY MICROANATOMY OF WHITE RATS ON THE ADMINISTRATION OF ETHANOL EXTRACT OF Spatholobus littoralis STEM ACUTE DOSE Rousdy, Diah; Azkiya, Tiara; Wardoyo, Elvi Rusmiyanto Pancaning
Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : BRIN - Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jbbi.2024.3743

Abstract

Tampala bajakah stem (Spatholobus littoralis Hassk) is empirically used by the Indonesian people to recover from disease and maintain health, but the use of tampala bajakah has not been tested for doses that are safe for consumption. The purpose of this study was to determine the type of damage caused by acute doses of bajakah tampala stem extract on white rat kidney microanatomy (Rattus norvegicus Berkenhout). This study used bajakah stem derived from Ambawang, extraction using ethanol solvent, and Wistar strain white rat (± 150g) test as a test animal. The method used a Complete Randomized Design with 4 treatments namely normal control using distilled water, treatment of doses of 300, 2000, and 5000 mg/kg BW of bajakah tampala stem extract. Each group was given 5 replicates. The extract was shown in a single dose orally and observations were made for 14 days. The results obtained that doses of 2000 and 5000 mg/kg BW caused damage to white rat kidney tissue in the form of microanatomy dilatation of tubules and loss of the brush border, and doses of 300, 2000, and 5000 mg/kg BW caused necrosis and haemorrhage. The most severe damage to kidney microanatomy is the dose of 2000 and 5000 mg/kg BW. The administration of acute doses of bajakah extract has the potential to cause damage to kidney tissue.
PENINGKATAN KAPASITAS GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS KABUPATEN BENGKAYANG DALAM MENGHASILKAN KARYA ILMIAH Ibnur Rusi; Renny Puspita Sari; Gusrizal Gusrizal; Evi Noviani; Elvi Rusmiyanto; Yudha Arman; Cucu Suhery
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.3049-3056

Abstract

Kompetensi guru merupakan keandalan yang harus dimiliki oleh seorang guru untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dan memenuhi apa yang menjadi kebutuhannya. Peningkatan kompetensi wajib dilakukan oleh seorang guru sehingga guru dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada, baik perubahan peraturan, teknologi, maupun kondisi sosial, selain itu karena mengingat peran guru yang menjadi agent of change. Salah satu peningkatan kompetensi yang harus dipenuhi oleh seorang guru adalah pengembangan diri dalam membuat karya tulis ilmiah yang bersumber dari penelitian, dan kemudian dipublikasikan sehingga dapat memberikan manfaat. Banyak manfaat yang dapat diterima oleh seorang guru atas publikasi yang dibuat seperti keberlanjutan profesi guru dalam jenjang karir, sebagai inspirasi bagi guru-guru lain dan contoh baik bagi peserta didik. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tanjungpura dilakukan untuk memberikan insight positif dan tambahan pengetahuan bagi guru-guru SMA di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. PKM yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menghasilkan karya ilmiah yang sebelumnya menjadi kendala bagi sekelompok guru tingkat SMA di Kabupaten Bengkayang. Terdapat tiga sesi dalam PKM ini pertama yaitu penyampaian materi tentang teknik penelusuran literatur, kedua teknik penulisan sitasi dan daftar pustaka, dan terakhir teknik mengindari plagiasi. Secara keseluruhan PKM yang dilakukan oleh FMIPA Universitas Tanjungpura berjalan dengan lancar, dibuktikan dengan antusiasme peserta PKM melalui tanya jawab dan menghadiri kegiatan PKM secara sempurna.
The Role of Augmented Reality-Based Inquiry Learning in Enhancing Elementary Students’ Scientific Literacy for Sustainable Quality Education Amandus Yonatan; Haratua Tiur Maria Silitonga; Afandi; Dede Suratman; Elvi Rusmiyanto Pancaning Wardoyo; Muhammad Zaidi Zakaria
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 4 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i4.14948

Abstract

This study examined the effect of an Augmented Reality (AR)-supported inquiry learning model on elementary school students’ scientific literacy. This study employed a quasi-experimental non-equivalent group design involving two instructional groups: an experimental group receiving AR-supported inquiry learning and a comparison group receiving guided inquiry learning without AR support. Data were collected through scientific literacy pretests and posttests administered to both groups. The findings showed that the experimental group achieved greater improvement in scientific literacy, with mean scores increasing from 64.71 to 78.63, whereas the guided inquiry group showed a smaller increase from 52.66 to 55.10. Paired-sample t-test results indicated a significant improvement in the experimental group (p < .05), while the guided inquiry group did not demonstrate a statistically significant change (p > .05). In addition, an independent-samples t-test revealed a significant difference between the two groups after treatment (p < .05). Effect size analysis produced a Cohen’s d value of 0.95, indicating a large practical effect. These findings suggest that AR-supported inquiry learning is more effective than guided inquiry learning without AR support in enhancing elementary school students’ scientific literacy.
Pengenalan dan Pemanfaatan Biofertilizer Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Pertanian di Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Siti Khotimah; Dwi Gusmalawati; Zulfa Zakiah; Irwan Lovadi; Elvi Rusmiyanto Pancaning Wardoyo; Masnur Turnip
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.10123

Abstract

Biofertilizer merupakan pupuk hayati dengan kandungan mikroorganisme fungsional yang mampu meningkatkan ketersediaan unsur hara untuk tanaman. Akan tetapi, pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan biofertilizer yang berkualitas masih sangat terbatas. Pelatihan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi petani di Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas tentang pembuatan dan pemanfaatan biofertilizer. Metode pelaksanaan kegiatan ini mencakup persiapan (rencana kegiatan), pelaksanaan (penyampaian materi) dan evaluasi (pengisian kuesioner). Kegiatan ini diikuti oleh 12 peserta. Materi tentang biofertilizer disampaikan oleh narasumber. Berdasarkan evaluasi melalui lembar kuesioner, peserta merasa puas dengan kegiatan ini (91,7%). Kegiatan ini menarik dan sesuai dengan harapan peserta (83,4%), materi yang disampaikan sesuai kebutuhan peserta (75%), peserta mengalami peningkatan pengetahuan tentang biofertilizer dan cara pembuatannya (91,7%) dan peserta berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali (91,7%). Berdasarkan pelatihan ini, peserta berharap dapat memproduksi biofertilizer secara mandiri dan mengaplikasikannya pada lahan pertanian.
Germination of Expired Spinach (Amaranthus hybridus L.) Seeds with Various Coconut Water (Cocos nucifera L.) Concentrations Nur Malinda; Elvi Rusmiyanto Pancaning Wardoyo; Dwi Gusmalawati
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 10 No 3 (2026): G-Tech, Vol. 10 No. 3 July 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v10i3.10300

Abstract

Spinach (Amaranthus hybridus L.) productivity in Indonesia declined from 170,688 tons in 2023 to 168,400 tons in 2024, a decrease partly attributed to the use of expired seeds with reduced physiological viability. Coconut water (Cocos nucifera L.), which contains auxin and cytokinin, has potential as a natural priming agent to restore the germination capacity of expired seeds, yet its effect at different concentrations on expired spinach seeds using the top-of-paper method has not been established. This study aimed to determine the effect of various coconut water concentrations on the germination of expired spinach seeds. A Completely Randomized Design (CRD) with five treatmentsK0 (control/distilled water), K1 (25%), K2 (50%), K3 (75%), and K4 (100% coconut water)was applied, each replicated five times, and data were analyzed using ANOVA followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Coconut water soaking significantly increased germination percentage and germination ability, and significantly reduced abnormal sprouts and dead seeds (p < 0.05). The highest germination percentage (96.8%) and germination ability (92%) were both recorded at 75% coconut water concentration (K3), statistically comparable to 50% (K2) and 100% (K4). The control treatment (K0) produced the highest abnormal sprouts (8.8%) and dead seeds (15.2%), while the 25% concentration (K1) gave the fastest average germination time (2.04 days). These findings indicate that soaking in 50–75% coconut water for 6 hours is an effective, low-cost priming method for restoring the viability of expired spinach seeds and offers a practical recommendation for small-scale seed quality improvement.
Co-Authors Abraham Sambo Afandi Afandi Ahmad Yani Nelly Wahyuni Lia Destiarti Ali Djamhuri Amandus Yonatan Andhini Aprilia Anggraini, Wiwit Ara, Chilliany Ari Hepi Ari Hepi Yanti Ari Hepi Yanti Ari Hepi Yanti Ari Widiyantoro Arum Setiawan Arum Setiawan Ary Kusmawati Azkiya, Tiara Catur Wulandari Catur Wulandari Chilliany Ara Cucu Suhery Dede Suratman Desy Desy, Desy Devinda Ekarizky Diputri Diah Wulandari Rousdy Diah Wulandari Rousdy Diah Wulandari Rousdy Diah Wulandari Rousdy Diah Wulandari Rousdy Dian Purnama Sari Dwi Gusmalawati Endah Sayekti Ester Yulinda Evi Noviani Fadhlullah, Hafizh Rizqi Firman Saputra Firman Saputra Fransisko, Satria Fuza Amalia Gusrizal Gusrizal Haratua Tiur Maria Silitonga Harlia Harlia Hasan Ashari Oramahi Hildayati, Umi Ibnur Rusi Indri Kusharyanti Irtiawati, Irtiawati Irwan Lovadi Irwan Lovadi Junardi Junardi Kardina, Megawati Kustiati Kustiati Kustiati Laila Hanum Lena Dian Saputri Maryati Maryati Masnur Turnip Megawati - Muhammad Zaidi Zakaria Mukarlina -, Mukarlina Mukarlina, Mukarlina Nur Malinda Nurul Huda Oktavia, Vivi Pancaning Wardoyo Peli, Peli Perdana, Aurendyo Yuscel Rachmad Setijadi, Rachmad Rafdinal Rafdinal Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Ratu Safitri Renny Puspita Sari Ribka Sinta Uli Panjaitan Rikhsan Kurniatuhadi, Rikhsan Rina agus setiawati Riyandi Riyandi Riyandi Riyandi Riza Linda Riza Linda Rizki Perdana Putri Rousdy, Diah setiawati, Rina agus Sholihin, Nur Siti Hodijah Siti Ifadatin Siti Ifadatin Siti Khotimah Siti Nur Hasanah, Siti Nur Sulistrioningsih, Sulistrioningsih Sumi, Sumi Tri Rima Setyawati Tsuyoshi Yoshimura Turnip, Masnur Unang Supratman Widya Anggraeni Widya Anggraeni Wiwit Anggraini Yudha Arman Zulfa Zakiah