p-Index From 2021 - 2026
9.271
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering Jurnal Rekayasa Proses Pixel : Jurnal Ilmiah Komputer Grafis Jurnal Pekommas Indonesian Journal of Educational Review (IJER) Journal of Environmental Engineering and Sustainable Technology Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Indonesian Journal on Computing (Indo-JC) Jurnal Inspiration JOIN (Jurnal Online Informatika) Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Creative Information Technology Journal JOURNAL OF INFORMATICS AND TELECOMMUNICATION ENGINEERING JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer) CogITo Smart Journal Insect (Informatics and Security) : Jurnal Teknik Informatika JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Komputer) JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI Applied Information System and Management Jurnal Rekayasa Proses JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika, dan Rekayasa Komputer J-SAKTI (Jurnal Sains Komputer dan Informatika) Indonesian Journal of Applied Informatics JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) CSRID (Computer Science Research and Its Development Journal) Informasi Interaktif Building of Informatics, Technology and Science Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Journal of Sustainable Engineering: Proceedings Series SENSITEK E-JURNAL JUSITI : Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia bit-Tech Jurnal Teknologi Informasi : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika Dielektrika : Jurnal Ilmiah Kajian Teori dan Aplikasi Teknik Elektro Respati Journal Cerita: Creative Education of Research in Information Technology and Artificial Informatics G-Tech : Jurnal Teknologi Terapan JIKA (Jurnal Informatika) Jurnal Informa: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Infotek : Jurnal Informatika dan Teknologi jurnal syntax admiration Jurnal TIKOMSIN (Teknologi Informasi dan Komunikasi Sinar Nusantara) Jurnal Ilmiah Publika Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) Jurnal Teknimedia: Teknologi Informasi dan Multimedia Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Information System Journal (INFOS) Buletin Poltanesa Jurnal Senopati : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL J-SAKTI (Jurnal Sains Komputer dan Informatika) Research Fair Unisri Jurnal Ilmiah IT CIDA : Diseminasi Teknologi Informasi Jurnal Dinamika Informatika (JDI) Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Jurnal Teknik Informatika Journal of Comprehensive Science Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Ceddi Journal of Information System and Technology (JST) SmartComp Teknomatika: Jurnal Informatika dan Komputer JURNAL MULTIDISIPLIN BHATARA Jurnal Pengabdian Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Codec AVC Dan HEVC Menggunakan Penilaian Subjektif Standar ITU-T P.900 Annisa Gatri Zakinah; Arief Setyanto; Asro Nasiri
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 8 No. 2 (2023): August, 2023
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34818/INDOJC.2023.8.2.719

Abstract

Berdasarkan Bitmovin Video Developer Report 2021, pengguna video streaming di Indonesia sebanyak 98,5% dari total populasi 181,9 juta masyarakat Indonesia pada rentang usia 16-64 tahun. Hal ini semakin meningkat karena adanya pandemi Covid-19. Kebutuhan penikmat video akan kualitas video yang baik tanpa adanya degradasi gambar namun dengan ukuran file yang ringan membutuhkan adanya teknologi encoding decoding yang tepat. Dalam video, dikenal teknik pengkodean AVC dan generasi terbarunya adalah HEVC. Walaupun berbagai penelitian membuktikan bahwa teknologi HEVC lebih baik daripada AVC, namun tingkat adopsinya masih cukup rendah. Hal inilah yang mendasari penelitian ini dilakukan menggunakan penilaian subjektif (standar ITU-T P.910 dan ITU-T P.913). Penelitian ini melibatkan 19 responden yang memberikan penilaian dari 9 sampel video yang disediakan dengan format bitrate dan framerate yang berbeda. Hasilnya, kualitas vdeo HEVC sedikit lebih tinggi dibanding AVC kualitas video AVC karena terdapat perbedaan skor yang tipis antara keduanya. Namun demikian, waktu kompresi yang dibutuhkan HEVC lebih lama 21 menit 53 detik dibanding codec video AVC, sehingga hal ini dapat menjadi salah satu faktor tingkat adopsi HEVC masih rendah jika dibandingkan dengan AVC.
PREDIKSI TINGKAT KELULUSAN MAHASISWA MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5 (Studi Kasus: Informatika Universitas AMIKOM Yogyakarta) Arif Budiman; Arief Setyanto; Ferry Wahyu Wibowo
Jurnal Teknomatika Vol 11 No 2 (2019): TEKNOMATIKA
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa merupakan aset penting yang dimiliki oleh institusi penyelenggara pendidikan. Lama masa studi mahasiswa dalam menyelesaikan kuliahnya merupakan salah satu bagian penilaian akreditasi bagi perguruan tinggi, namun masih banyak mahasiswa yang tidak dapat meyelesaikan kuliahnya selama 8 semester karena berbagai macam faktor akademik seperti nilai IPK semester 1, IPK semester 2, IPK semester 3, IPK semester 4 dan Jumlah SKS. Sehingga hal itu mempengaruhi ketepatan kelulusan mahasiswa dalam proses penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi. Hasil prediksi ini dapat digunakan oleh pengelola program studi dalam membina mahasiswanya dalam membuat keputusan yang tepat untuk meningkatkan ketepatan masa studi. Penelitian ini berfokus untuk menguji kelayakan prediksi tingkat kelulusan mahasiswa Universitas AMIKOM Yogyakarta menggunakan algoritma C4.5 dan dibandingkan dengan algoritma ID3 dan CART. Pengujian dengan 10-fold cross validation sekaligus evaluasi kinerja model menggunakan tool RapidMiner. Hasil penelitian menggunkan model algoritma C4.5 menggunakan pembagian data yang paling optimal yaitu 70:30 dengan tingkat recall sebesar 95.59% dan akurasi sebesar 76.10%
ANALISIS KEBERHASILAN PENGGUNAAN SIDALIH MENGGUNAKAN METODE UTAUT Yuliana; Arief Setyanto; Hanif Al Fatta
Jurnal Teknomatika Vol 11 No 2 (2019): TEKNOMATIKA
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan teknologi informasi sangat dibutuhkan dalam membantu mencapai tujuan organisasi. Pada sektor pemerintahan untuk mendukung kinerja operasional, salah satu upaya yaitu dikembangkannya sistem informasi terintegrasi dalam lingkup tertentu yang menghubungkan pengelolaan sistem informasi antar unit, bagian atau tempat dengan memanfaatkan akses internet. Untuk mendukung kegiatan pemerintah tersebut maka lembaga KPU mempersiapkan sebuah sistem berbasis teknologi yang digunakan yaitu Sistem Informasi Data Pemilih di KPU. Proses yang dilakukan adalah pemutakhiran data untuk membersihkan data invalid dan menghindari data pemilih ganda yang selama ini menjadi beban dalam setiap pemilu karena banyak data yang diinput. Dalam menganalisis keberhasilan penggunaan SIDALIH dengan menggunakan model UTAUT. Hasil penelitian uji analisis data menggunakan metode UTAUT, ditemukan bahwa variabel Kinerja Harapan, Upaya Usaha memiliki pengaruh terhadap Perilaku Niat dan Kondisi Fasilitasi yang mempengaruhi Perilaku Pengguna. Dalam hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya sistem SIDALIH di KPU sangat membantu niat para pengguna dalam menjalankan tugas pemutakhiran data dalam pemilihan.
PERBANDINGAN SEGMENTASI CITRA SENI TARI PENDET DAN SENI BELA DIRI PENCAK SILAT: PENDEKATAN DENGAN MULTIRES UNET San Sudirman; Arief Setyanto; Kusnawi Kusnawi
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.4331

Abstract

This research compares image segmentation of the Pendet dance art and the Pencak Silat martial art using the MultiRes U-Net approach. Research methods include data collection, data pre-processing, data sharing, evaluation, and results. Evaluation results using the Dice coefficient, Jaccard index, and Mean Squared Error (MSE) metrics show the best scores for each dataset. The results of this research can increase understanding of these two arts and cultures through deeper visual analysis. The results of the image segmentation evaluation between Pendet dance and Pencak Silat martial arts using the MultiRes UNET approach show the best scores for Dice Coefficient (DC), Jaccard index, and Mean Squared Error (MSE). The best scores for the Pendet dance dataset are 98.47, 99.23, and 8.20E-04, while for the Pencak Silat dataset they are 88.29, 85.98, and 4.52E-04. Evaluation shows a good level of similarity between the segmented image and the original image.
MODEL DETEKSI SERANGAN SSH-BRUTE FORCE BERDASARKAN DEEP BELIEF NETWORK Constantin Menteng; Arief Setyanto; Hanif Al Fatta
Jurnal Teknologi Informasi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika Vol. 17 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Informasi : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Inform
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47111/jti.v7i2.8151

Abstract

Deep Belief Networks are deep learning models that utilize stacks of Restricted Boltzmann Machines (RBM) or sometimes Autoencoders. Autoencoder is a neural network model that has the same input and output. The autoencoder learns the input data and attempts to reconstruct the input data. The solution in this study can provide several tests on DBN such as detecting recall accuracy and better classification precision. By using this algorithm, it is hoped that we as users can overcome problems that occur quite often such as brute force attacks in our accounts and within the company. And the results obtained from this DBN experiment are with an accuracy value of 90.27%, recall 90.27%, precession 91.67%, F1-score 90.51%. The results of this study are the data values of accuracy, recall, precession, and f1-score data used to detect brute force attacks are quite efficient using the deep model of the deep belief network.
The Use of Augmented Reality Technology in Preserving Cultural Heritage: A Case Study of Old Jami Mosque of Palopo Suyuti, Hamka; Setyanto, Arief
Ceddi Journal of Information System and Technology (JST) Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Yayasan Cendekiawan Digital Indonesia (CEDDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56134/jst.v2i1.35

Abstract

This research aims to explore the use of Augmented Reality (AR) technology in the context of cultural heritage preservation, with a particular focus on the Old Jami Mosque of Palopo. This research uses a qualitative case study approach to investigate the application of AR in preserving the mosque's cultural heritage. Data were collected through observation, interviews, documentary analysis, and system testing using the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) model. The findings from a questionnaire survey conducted with 50 respondents representing the general public, students, college students, traditional leaders, and tourists indicated a positive acceptance of the AR system, with an overall approval rating of 87% across various aspects. The results demonstrate that the developed AR application for the Old Jami Mosque Palopo enhances visitors' experience and understanding of the mosque's historical, architectural, and cultural values. The integration of AR technology has the potential to foster greater visitor engagement and contribute to the preservation of cultural heritage. This research provides insights into the potential and advantages of leveraging AR technology for cultural heritage preservation and provides an overview of the development of effective AR applications in cultural contexts.
ASPEK BIOLOGI IKAN Alopias pelagicus Nakamura, 1935 DAN Alopias superciliosus Lowe, 1839 YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) MUNCAR: BIOLOGICAL ASPECTS OF Alopias pelagicus Nakamura, 1935 AND Alopias superciliosus Lowe, 1839 LAND IN MUNCAR COASTAL FISHING PORT (PPP) Hanifa Ramadhani; Lelono, Tri Djoko; Gatut Bintoro; Arief Setyanto; Muhammad Arif Rahman; Naufal Hilda Bahtiar; Muhammad Ghozaly Salim; Irianies Cahya Gozali
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 7 No. 3 (2023): JFMR on November
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2023.007.03.7

Abstract

Ikan hiu merupakan salah satu tangkapan dominan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Muncar. Ikan hiu Alopias pelagicus Nakamura, 1935 dan Alopias superciliosus Lowe, 1839 masuk kedalam daftar APPENDIKS II CITES serta IUCN kategori terancam dan rentan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aspek biologi ikan hiu A. pelagicus dan A. superciliosus di PPP Muncar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan cara dokumentasi, wawancara, pengambilan data biologi, dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan yakni analisis data deskriptif kualitatif (identifikasi hasil tangkapan dan kategorisasi spesies per jumlah) dan deskriptif kuantitatif (sebaran frekuensi panjang, rasio keseimbangan jenis kelamin, hubungan panjang – berat, dan hubungan panjang tubuh – panjang klasper). Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan sebaran frekuensi panjang A. pelagicus  56 cmSL - 154 cmSL dengan total 42 ekor dan A. superciliosus 21.5 cmSL - 176.5 cmSL dengan total 17 ekor, rasio keseimbangan jenis kelamin A. pelagicus (1 : 0.62) seimbang dan A. superciliosus (1 : 1.83) tidak seimbang, hubungan panjang – berat A. pelagicus dan A. superciliosus alometrik negatif, serta hubungan panjang tubuh – panjang klasper A. pelagicus sangat kuat dan A. superciliosus sedang. Faktor yang mempengaruhi aspek biologi ikan hiu adalah genetik, sumber makanan, tingkah laku ruaya, dan kondisi lingkungan.   Sharks are one of the dominant catches at the Muncar Fishing Port. This fish Alopias pelagicus Nakamura, 1935 and Alopias superciliosus Lowe, 1839 included in the list of CITES APPENDIX II and the IUCN category of endangered and vulnerable. The research method used is descriptive. Data was collected using documentation, interviews, biological data collection, and literature study. This study aimed to determine the biological aspects of sharks A. pelagicus and A. superciliosus at Muncar Fishing Port. Data was collected by documenting, interviewing, collecting biological data, and studying the literature. Data analysis used was qualitative descriptive data analysis (catch identification and species categorization per number) and quantitative descriptive (length frequency distribution, ratio sex balance, length – weight relationship, and body length – clasper length relationship). Based on the results of the study, the length frequency distribution of A. pelagicus was 56 cmSL - 154 cmSL with a total of 42 heads and A. superciliosus was 21.5 cmSL - 176.5 cmSL with a total of 17 heads, the ratio sex balance A. pelagicus (1 : 0.62) was balanced and A. superciliosus (1 : 1.83) was not balanced, the relationship between length – weight of A. pelagicus and A. superciliosus is negative allometric, and the relationship between body length – clasper length of A. pelagicus is very strong and A. superciliosus is moderate. Factors influencing shark biology are genetics, food sources, wandering behavior, and environmental conditions.
PEMETAAN ZONA POTENSI PENANGKAPAN IKAN SEBAGAI PENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI PERAIRAN SELAT OMBAI, KAWASAN PERBATASAN INDONESIA DAN TIMOR-LESTE: MAPPING OF FISHERY POTENTIAL ZONES TO SUPPORT FOOD SECURITY IN THE WATERS OF THE OMBAI STRAIT, INDONESIA AND TIMOR-LESTE BORDER AREA Harahab, Nuddin; Puspitawati, Dhiana; Isdianto, Andik; Caesar, Nico Rahman; Atmaja, Albertus Aldo Danar; Fathah, Aulia Lanudia; Putri, Berlania Mahardika; Setyanto, Arief; Wardana, Novar Kurnia; Supriyadi, Supriyadi
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 7 No. 3 (2023): JFMR on November
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2023.007.03.8

Abstract

Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) pada tahun 2021, hasil produksi perikanan tangkap di perairan NTT (Nusa Tenggara Timur) mencapai 190.594 ton dan berpotensi naik setiap tahunnya, sehingga diperlukan pemetaan zona potensi penangkapan ikan di Selat Ombai. Metode yang digunakan adalah metode pembobotan untuk melihat area yang berpotensi dan tidak berpotensi menjadi zona penangkapan ikan. Waktu penelitian dilakukan selama bulan September hingga Oktober 2023 di Perairan Selat Ombai. Data yang digunakan adalah data sekunder Suhu Permukaan Laut (SPL) dan klorofil-a  dari citra Aqua-MODIS Level 3 dengan pendekatan pengindraan jauh dan sistem informasi geografi.Waktu penelitian dilakukan selama bulan September hingga Oktober 2023 di Perairan Selat Ombai. Perbedaan peta zona potensi penangkapan ikan dapat dilihat dari parameter suhu permukaan laut, klorofil-a, musim dan sumber data yang diperoleh. Persebaran area potensi tangkapan ikan terjadi di area pesisir pantai di Pulau Timor dan Pulau Flores. Selama tahun 2022, pada bulan Februari hingga Oktober 2022 merupakan waktu dengan zona potensi penangkapan ikan sangat kuat, sedangkan pada bulan Januari, November dan Desember merupakan waktu dengan zona potensi penangkapan ikan yang sangat lemah.   According to BPS (Central Statistics Agency) data in 2021, catch production in NTT (East Nusa Tenggara) waters reached 190.594 tons and is potentially rising every year, so it is necessary to map potential fishing zones in the Ombai Strait. The method used is a weighting method to see areas that have and do not have the potential to become fishing zones. The data used is secondary data on Sea Surface Temperature (SST) and chlorophyll-a from Aqua-MODIS Level 3 imagery using a remote sensing approach and geographic information system. The research was conducted from September to October 2023 in the waters of the Ombai Strait. Differences in fishing potential zone maps can be seen from parameters such as sea surface temperature, chlorophyll-a, seasons, and data sources obtained. The spread of potential fishing areas occurred in the coastal areas of Timor Island and Flores Island. During 2022, February to October 2022 was a time with a very strong fishing potential zone, while January, November, and December had very weak fishing potentials.
Kondisi Tutupan Turf Algae dan Kualitas Perairan di Selat Sempu, Malang: Condition of Turf Algae Coverage and Water Quality in the Sempu Strait, Malang Isdianto, Andik; Syarief, Salsabila Nazmie Putri; Gibran, Khalil; Putra, Muhammad Naufal Eka; Pattisahusiwa, Annisa Shafira P.; Ishaq, Syafrial Yanuar; Saputra, Tedy Eko; Nizery, Sefhanissa Puspa Retno; Asadi, Muhammad Arif; Setyanto, Arief; Putri, Berlania Mahardika; Fathah, Aulia Lanudia; Wardana, Novar Kurnia; Supriyadi, Supriyadi; Luthfi, Oktiyas Muzaky
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 8 No. 1 (2024): JFMR on March
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2024.008.01.11

Abstract

Turf algae merupakan salah satu organisme yang menjadi indikator kesehatan ekosistem terumbu karang. Organisme ini bahkan dapat mendominansi suatu daerah dan menekan angka tutupan terumbu karang dalam kondisi perairan tertentu. Hal ini tentunya menjadi ancaman bagi kelestarian suatu ekosistem yang berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar melalui jumlah hasil tangkapan ikan. Maka dari itu penelitian ini dilaksanakan guna melakukan monitoring pada luas tutupan turf algae di Perairan Selat Sempu pada bulan Agustus tahun 2023. Metode yang digunakan yaitu sepuluh Underwater Photo Transect (UPT) pada kelima stasiun dengan panjang transek sejauh 100 meter yang dibantu oleh transek kuadran berukuran 1 x 1 m. Penelitian ini menggunakan beberapa data parameter perairan yang memengaruhi luas tutupan turf algae seperti suhu, salinitas, kecerahan, DO, arus, sedimentasi, pH, nitrat, dan fosfat. Hasil yang diperoleh yaitu tutupan tertinggi terjadi pada stasiun Banyu Tawar sebesar 1.3042,05 cm2 dan tutupan terendah pada stasiun Waru-Waru sebesar 488,7 cm2. Data parameter perairan yang telah diukur memiliki nilai yang optimal dengan pH yang memiliki rentang 7,5–8,1 dissolved oxygen (DO) pada rentang 6,8–7 mg/L, salinitas 34,2-34,4‰,  nitrat 0,9-2,1 mg/L, dan fosfat 0,03-0,17 mg/L, di mana nilai parameter ini mendukung pertumbuhan turf algae.Turf algae is an organism that is an indicator of the health of coral reef ecosystems. This organism can even dominate an area and suppress coral reef cover in certain water conditions. This is of course a threat to the sustainability of an ecosystem which has an impact on the economy of the surrounding community through the amount of fish caught. Therefore, this research was carried out to monitor the extent of turf algae cover in the Sempu Strait waters in August 2023. The method used was ten Underwater Photo Transects (UPT) at five stations with a transect length of 100 meters assisted by quadrant transects measuring 1 x 1 m. This research uses several water parameter data that influence the extent of turf algae cover, such as temperature, salinity, brightness, DO, currents, sedimentation, pH, nitrate and phosphate. The results obtained were that the highest cover occurred at Banyu Tawar station at 1,3042.05 cm2 and the lowest cover at Waru-Waru station at 488.7 cm2. The water parameter data that has been measured has optimal values with pH having a range of 7.5–8.1 dissolved oxygen (DO) in the range 6.8–7 mg/L, salinity 34.2-34.4‰, nitrate 0.9-2.1 mg/L, and phosphate 0.03-0.17 mg/L, where these parameter values support the growth of turf algae.
Alat Tangkap yang Ditinggalkan, Hilang, dan Dibuang: Studi Kasus Alat Tangkap Jaring Rajungan dan Bubu Rajungan pada Perikanan Rajungandi Demak Jawa Tengah: Abandoned, Lost, and Discarded Fishing Gear: A Case Study of Swimming Crab Fisheries Tumulyadi, Agus; Setyanto, Arief; Bintoro, Gatut; Lelono, Tri Djoko; Isdianto, Andik; Setyohadi, Daduk; Amanda Rifan Fathoni; Rafif Zul Fahmi
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 8 No. 2 (2024): JFMR on July
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2024.008.02.6

Abstract

Rajungan merupakan salah satu komoditas unggulan sektor perikanan tangkap di perairan yang ditangkap menggunakan jaring insang dan bubu / bubu lipat. Potensi hilangnya kedua alat tangkap tersebut saat dioperasikan sangat tinggi, baik disebabkan oleh faktor cuaca, kondisi dasar perairan maupun interaksi dengan alat tangkap lain. Tertinggalnya alat tangkap di perairan yang lebih dikenal dengan istilah Abandoned, Lost or Discarded Fishing Gear (ALDFG) memberikan kontribusi signifikan terhadap melimpahnya marine debris (sampah laut) di laut yang memberikan dampak negatif terhadap kelestarian sumberdaya ikan, kualitas perairan dan membahayakan keselamatan pelayaran. Meskipun demikian, belum ada upaya mitigasi dan pengurangan ALDFG di perairan laut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi penyebab tertinggalnya alat tangkap pada perikanan rajungan di perairan laut.  Pengumpulan data dilakukan di kabupaten Demak, Jawa Tengah pada bulan Agustus dan September 2023 dengan metode wawancara terhadap responden yang dipilih secara sengaja di sekitar pendaratan nelayan rajungan, yang hasilnya kemudian dianalisis secara deskriptif. Studi ini menemukan bahwa sumber sampah laut yang berasal dari alat tangkap rajungan khususnya adalah disebabkan oleh alat tangkap yang hilang bukan karena sengaja dibuang ke laut. Alat tangkap yang hilang terjadi karena faktor alam (23%) dan atau diterjang oleh pengoperasian alat tangkap jenis lainnya (27%).   Blue swimming crab is one of the leading commodities in the capture fisheries sector in waters which are caught using gill nets and traps/bubu lipat. The potential for loss of these two fishing gears during operation is very high, both due to weather factors, bottom conditions of the waters and interactions with other fishing gears. Leftover fishing gear in the waters known as Abandoned, Lost or Discarded Fishing Gear (ALDFG) contributes significantly to the abundance of marine debris in the sea which has a negative impact on the preservation of fish resources, water quality and endangers shipping safety. Even so, there have been little efforts to mitigate and reduce ALDFG in marine waters. This study conducted at Demak of Central Java from August to September 2023 which aims to identify the causes of fishing gear debris in crab fisheries in marine waters. Data collection was carried out by in-depth interviews with respondents who were deliberately selected around the crab fishermen's landings, the results of which were then analyzed descriptively. This study found that the source of marine debris originating from swimming crab fishing gear was caused by lost fishing gear, not because it was intentionally thrown into the sea. Lost fishing gear occurs due to natural factors and is affected by the operation of other types of fishing gear by 23% and 27% respectively.
Co-Authors (Menunda Publikasi) Abdillah, M A Agastya, I Made Artha Agung Budi Prastyo Agung, Kris Agus Sukarno Agus Tumulyadi Agustina Rahmawati Ahmad Afief Amrullah Ahmad Afief Amrullah Ahmad Naufal Labiib Nabhaan Ahmad Tantoni Ainul Yaqin Al Maky, Nuril Huda Aliyah, Nada Rahma Amanda Rifan Fathoni Amir Fatah Sofyan Amiruddin Khairul Huda Ammara, Laya Amrullah, Ahmad Afief Anam, M. Choirul Anang Anang Andi Kriswantono Andik Isdianto Anggit Dwi Hartanto Anggit Hartanto Annisa Gatri Zakinah annisa gatri zakinah Anthon Andrimida, Anthon Anton, Tri Arbiansyah, Moh Junit Ariefandi, Muhammad Fikri Asadi, M. Arif Askar, Muhammad Ichfan Asmirijal, Amrey Syahnur Asro Nasiri Asro Nasiri Asro Nasiri Astika Wulansari Astuti , Septiana Sri Atmaja, Albertus Aldo Danar Atminenggar, Alinda Najma Aulia Lanudia Fathah Basit, Muhammad Abdul Bawan, Sarah Bunda Desi Béjar, Rodrigo Martínez Berlania Mahardika Putri Constantin Menteng Daduk Setyohadi Darmawan Ockto Sutjipto Dedi Tri Hermanto Dewa Gede Raka Wiadnya Dewa Gede Raka Wiadnya Dewa Gede Raka Wiadnya, Dewa Gede DHANI ARIATMANTO Dhea, Luthfia Ayu Dhiana Puspitawati Diah, M. Dian Rusvinasari Dinar Mustofa Dwi Satrio Anurogo Eko Pramono Eko Pramono Eko Pramono Ema Utami Emha Emha Luthfi Emha Taufiq Luthfi Emha Taufiq Luthfi Emha Taufiq Luthfi Emha Taufiq Luthfi F Purwanto Fadjeri, Akhmad Fathah, Aulia Lanudia Fazlul Rahman Ferry Wahyu Wibowo Ferry Wahyu Wibowo Ferry Wahyu Wibowo Fiqih Akbari Gatut Bintoro Gibran, Ibrahim El Gibran, Khalil Ginting, Meliani Ananda Br. Gunawan Wicahyono Hadin La Ariandi Hadiyah, Lisa Nur Hafidz Sanjaya, Hafidz Hamdallah, Dika Puja Hamdikatama, Bimantyoso Hamka Suyuti Hamzah Hamzah HANIF AL FATTA Hanif Al Fatta Hanif Al Fatta Hanif Al Fattah Hanifa Ramadhani Hari Susanto Harlyan, Ledhyane Eka Henderi . Hendi Muhammad, Alva Heri Sismoro Hidayat, Aji Said Wahyudi Hidayat, Kardilah Rohmat Hizbul Izzi I Made Adi Purwantara I Made Artha Agastya Ilham Mubarog Imam Syafii Imam Syafii Imam Thoib Irianies Cahya Gozali Irwan Jatmiko Ishaq, Syafrial Yanuar Jimmy H Moedjahedy José Ramón Martínez Salio Kamila, Firda Nikmatul Karaman, Jamilah Kartikasari, Wahida Khairan marzuki Khasanah, Nabiila Rizqi Kholida Zia Abidin Komang Aryasa Kris Agung Kudrati, Amelinda Vivian Kumara Ari Yuana Kumoro, Danang Tejo Kurniawan, Mei P Kusnawi Kusnawi KUSRINI Kusrini Kusrini Kusrini, Kusrini López, Alba Puelles M. Diah M. RUDYANTO ARIEF M. Rudyanto Arief Maehendrayuga, Arief Mardya Hayati Marsela, Kristina Martiani, Evi Martínez-Béjar, Rodrigo Mei P Kurniawan Mei P. Kurniawan Miftahul Madani Mohamad Syafri Lamato Morita Puspita Sari Muchamad Zainul Muhamad Maksum Hidayat Muhammad Arif Asadi, Muhammad Arif Muhammad Arif Rahman Muhammad Azmi Muhammad Ghozaly Salim Muhammad Javier Irsyad Muhammad Reza Muhammad Reza Riansyah Muhammad Yusuf Munandar, Arief Muqorobin Muqorobin Nabhaan, Ahmad Naufal Labiib Nabilla, Azma Salma Nadea Cipta Laksmita Nasiri, Asro Naufal Hilda Bahtiar nfn Sarip Nggego, Dedy Abdianto Ni Nyoman Utami Januhari, Ni Nyoman Nico Rahman Caesar Nila Feby Puspitasari, Nila Feby Nina Kurnia Hikmawati Nisrina, Aliyya Nizery, Sefhanissa Puspa Retno Nuddin Harahab Nugroho, Agung Nur Khamidah oktiyas muzaky Luthfi, oktiyas muzaky Pahlawan, Muammar Reza Pangestu, Wanda Suryani Pattisahusiwa, Annisa Shafira P. Prayoghi, M. Lukman Publikasi), (Menunda Putra, Muhammad Naufal Eka Putri, Berlania Mahardika Rachmanto, Rakandhiya Daanii Rafif Zul Fahmi Rahmad Arif Setiawan Rahman, Aulia Tegar Rahmat Taufik R.L Bau Rakandhiya Daanii Rachmanto Ramdhani, Mohamad Dhicy Rarasrum Dyah Kasitowati Ratno Kustiawan Ria Andriani Ripto Sudiyarno Rismayani Rismayani Roni Sasongko Rudyanto Arief Sadikin, Moh. Fal Samuel, Pratama Diffi San Sudirman Saputra, Tedy Eko Sarah Bunda Desi Bawan Sarip, nfn Seniwati, Erni Septiansyah, Moch. Rafli Shahruri, Rifandi Annas Simone Martin Marotta Siswo Utomo, Mardi Siti Alvi Sholikhatin Siti Halimah Soejono, Ajie Wibowo Sriyati Sriyati Stephan Adriansyah Hulukati Suardi, Heri Sucianingsih, Ni Komang Diah Sudarmawan Sudarmawan Sudarmawan Sudarmawan Sudarmawan Sudarmawan Sudarmawan Sudarmawan Sudarmawan, Sudarmawan Sudirman, San Suhardi Aras Sukoco Sunardi Sunardi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Suwanto Raharjo Suyadi Suyadi Suyuti, Hamka Syarief, Salsabila Nazmie Putri TONNY HIDAYAT Totok Wahyu Caturiyanto Tri Djoko Lelono Tumulyadi, Agus Tyas, Herlin Widi Aning Utama, Andria Ansri Veithzal Rivai Zainal Wahyu Nugroho Widhiarta, Widhiarta Wijaya, Sony Yasmin, Delviega Aisyah Yeni Kartika Sari, Yeni Kartika Yorarizka, Putri Devi Yuliana Yuliana Yumna, Orryza Nayla Zul Hisyam