p-Index From 2021 - 2026
8.799
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bestari Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya DIKSI Linguistika Parole: Journal of Linguistics and Education Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha BASASTRA BAHASTRA JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) KEMBARA Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Diglosia JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat TOTOBUANG JURNAL PENGABDI Journal of English for Academic and Specific Purposes (JEASP) Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Madah Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Academy of Education Journal ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Jurnal Kadera Bahasa Jurnal Skripta Edukasi Lingua Sastra Jurnal Kansasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Kode : Jurnal Bahasa Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Journal Of Human And Education (JAHE) Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran BAHASTRA Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE PENGAJARAN AUDIOVISUAL PADA PEMBELAJARAN TEKS MELALUI MODEL PjBL DI SEKOLAH Nadhifatur Rizqien; Gigit Mujianto
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/55jyys82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah dalam penerapan metode audiovisual dengan model pembelajaran yang berbasis proyek di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data sekunder, yakni berasal dari sebuah video praktik mengajar dari seorang guru yang sedang mengikuti kuliah profesi atau PPG. Hasil penelitian ini ditemukan dua bentuk ujaran terkait dengan penyajian media pembelajaran, dua ujaran penjelasan project yang dilakukan oleh guru, serta dua ujaran terkait dengan pengembangan dan pengarahan guru. Serta ditemukan hasil bahwa terdapat enam tahap pelaksanaan model pembelajaran project-based learning (PjBL) dalam pembelajaran. Tahap pertama yakni Penentuan pertanyaan dasar atau project. Tahap kedua Perencanaan desain project. Tahap ketiga Penyusunan jadwal project. Tahap keempat Penyelasaian project dengan monitoring. Tahap kelima Pengujian hasil project. Serta tahap keenam yakni Evaluasi. Pembelajaran dengan penerapan model PjBL memberikan manfaat kepada siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan memberikat tantangan pada siswa sehinggamereka memperoleh kepuasan dengan menemukan pengetahuan baru bagi dirinya sendiri.
MEMBANGUN RETORIKA GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN METODE PROBLEM BASED LEARNING Windy Hamidha; Gigit Mujianto
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/m7tad083

Abstract

Penggunaan bahasa menjadi penting dalam berkomunikasi. Berbicara mengenai komunikasi maka retorika merupakan media yang sering digunakan oleh pembicara di depan banyak orang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ujaran retorika yang digunakan guru dalam pembelajaran di kelas dan penerapan metode problem based learning. Sumber data penelitian berasal dari channel youtube Irma Masruroh berupa vidio pembelajaran bahasa Indonesia kelas XI di MA KH Syafi'i Pekalongan Jawa Tengah. Hasil retorika yang ditemukan terdiri dari 4 ujaran retorika logos, 2 ujaran retorika pathos, 3 ujaran retorika ethos, 2 ujaran retorika rhyme, 4 ujaran retorika anaphora, dan 3 ujaran retorika parison. Selain itu, dari penelitian yang telah dilakukan, ditemukan 5 fase dalam proses pembelajaran yaitu yaitu mengorientasikan siswa pada masalah, mengorganisasi siswa untuk mengeksplorasi masalah, membimbing dan mengarahkan siswa secara individu maupun kelompok dalam penyelesaian masalah, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
ANALISIS PRAGMATISME KEKUASAAN INTERAKSI GURU-SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Gigit Mujianto; Arif Setiawan; Elen Inderasari
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/7550jz51

Abstract

Penelitian ini mengkaji pragmatisme kekuasaan dalam interaksi guru-siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Pokok masalah yang diangkat adalah bagaimana kekuasaan yang diterapkan dalam interaksi ini memengaruhi proses belajar mengajar, serta bagaimana aspek-aspek pragmatisme berperan dalam membentuk dinamika kekuasaan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kekuasaan yang muncul dalam interaksi guru-siswa dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen dari beberapa kelas Bahasa Indonesia di sekolah menengah. Data yang terkumpul dianalisis dengan pendekatan pragmatik untuk mengungkap peran kekuasaan dalam interaksi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan dalam interaksi guru-siswa sangat mempengaruhi atmosfer pembelajaran, baik secara positif maupun negatif, tergantung pada cara guru menggunakan kekuasaannya dalam proses pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya kesadaran terhadap dinamika kekuasaan yang terjadi dalam pembelajaran untuk menciptakan iklim pendidikan yang lebih inklusif dan efektif.
Discourse and Cognitive Mediation in Teacher Scaffolding: A Psycholinguistic Analysis of Input Processing in Indonesian L2 Learning Puput Indriani; Gigit Mujianto; Gadis Kartika Pratiwi
PAROLE: Journal of Linguistics and Education Vol 16, No 1 (2026): Volume 16 Number 1 April 2026
Publisher : Master Program in Linguistics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/parole.v16i1.79-92

Abstract

This study serves the purpose of assessing the use of scaffolding strategies by teachers in video-based learning from a psycholinguistic perspective and indicators such as intentionality, appropriateness, structure, collaboration, and internalization. Specifically, this study aims to analyse how scaffolding strategies are realized in teacher discourse, how these strategies manifest through the key indicators of scaffolding, and how they correlate with learners’ psycholinguistic processing and understanding of language input. Accordingly, the study addresses the following research questions: (1) how scaffolding strategies are realized in teacher discourse; (2) how these strategies are manifested through the key indicators of scaffolding; and (3) how these strategies relate to learners’ psycholinguistic processing, particularly in directing attention, facilitating input processing, and supporting memory formation. A descriptive qualitative research method was applied with the objective of observing two Indonesian language learning videos. Data were collected indirectly by observing the interactions in the videos, including teachers’ speech Structure and collaboration supported deeper cognitive engagement, whereas internalization reflected the consolidation of input into memory as learners moved toward independent language use. Overall, the success of adapting Indonesian as a second language to digital video-based learning depends on the quality of teacher teaching and the teacher’s ability to think carefully about and implement scaffolding methods adaptively.
Pemakaian Akrolek Pada Tuturan Asertif Dalam Gelar Wicara Hitam Putih Bawon Wiji Dia Prasasti; Gigit Mujianto
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v5i2.304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemakaian akrolek pada fungsi tuturan asertif presenter dan narasumber dalam gelar wicara Hitam Putih di situs daring youtube. Tujuan khusus penelitian berupa mendeskripsikan fungsi tuturan asertif presenter dan narasumber dalam acara gelar wicara Hitam Putih. Teori variasi akrolek berpegang pada teori yang dikemukakan oleh Searle dan Lonie Agustin dan Teori yang dijadikan acuan pada tuturan asertif yang dijadikan pegangan dalam penelitian ini yaitu teori Searle. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Sumber data penelitian adalah presenter dan narasumber. Data dalam penelitian ini berupa tuturan asertif presenter dan narasumber. Analisis data menggunakan model Alir dengan tiga tahapan kegiatan yakni, pengumpulan data, menyeleksi data, penjelasan data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan para peserta didik menggunakan fungsi asertif berupa: (1) tindak tutur asertif menyatakan, (2) tindak tutur asertif membual, (3) tindak tutur asertif menyarankan, (4) tndak tutur asertif mengeluh, dan (5) tindak tutur asertif membanggakan.
PRINSIP KERJA SAMA PADA RAGAM BAHASA FORMAL DALAM DIALOG ROSI DI KOMPAS TV Rudi Rudi; Gigit Mujianto
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v9i2.51564

Abstract

Pemakaian prinsip kerja sama pada suatu aktivitas tuturan memberikan pengaruh positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) jenis-jenis pemakaian prinsip kerja sama pada ragam bahasa formal dalam dialog Rosi di Kompas TV, (2) ciri-ciri linguistik ragam bahasa formal dalam dialog Rosi di Kompas TV. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian adalah interaksi pewara dengan narasumber dalam dialog Rosi di kanal youtube Kompas TV. Adapun data berupa kalimat yang mencerminkan jenis-jenis pemakaian prinsip kerja sama pada ragam bahasa formal dan ciri-ciri linguistik ragam bahasa formal. Prosedur pengumpulan data penelitian dengan teknik observasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan mencangkup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) jenis-jenis pemakaian prinsip kerja sama pada ragam bahasa formal memenuhi syarat maksim kuantitas, maksim kualitas, dan maksim relevansi, (2) ciri-ciri linguistik ragam bahasa formal meliputi penggunaan gramatikal yang eksplisit dan konsisten, penggunaan imbuhan yang lengkap, penggunaan kata ganti resmi, dan penggunaan kata baku dan menghindari unsur kedaerahan. Dapat disimpulkan bahwa pemakaian prinsip kerja sama pada ragam bahasa formal sangat esensial untuk mewujudkan komunikasi yang baik, dan melestarikan bahasa formal yang sesuai dengan kaidah-kaidah dalam bahasa Indonesia.
Impresi Tindak Tutur Tidak Langsung Tidak Literal terhadap Kepekaan Sosial Peserta Didik dalam Pembelajaran di MTs Surya Buana Malang Pripta Fajri Ramadhanti; Gigit Mujianto
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020): November
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.507 KB) | DOI: 10.29240/estetik.v3i2.1781

Abstract

The purposes of this study were to describe: (1) the form of indirect non-literal speech acts during learning at MTs Surya Buana Malang, (2) the function of indirect non-literal speech acts during learning at MTs Surya Buana Malang, and (3) the impressions of indirect non-literal speech acts to the social sensitivity of students at MTs Surya Buana Malang. The type of this study was qualitative with a descriptive technique. The sources of data covered the teachers and students of MTs Surya Buana Malang with the data in the form of words or utterances. The data were collected by means of recording, observing, and taking notes. Data processing techniques included: 1)making conversation transcripts and 2) describing the findings in the form of forms, functions, and impressions made by speech acts on social sensitivity during learning. Data analysis used pragmatic matching methods. The results of the study showed that there were four forms of indirect non-literal speech acts during learning with the functions of ordering, prohibiting, and requesting. Impressions or effects arising from indirect non-literal speech acts extended to being able to build students 'social sensitivity and to provide stimuli for students' social sensitivity so that they were more responsive to heed the teacher's speech
Analisis Afek Variasi Interpersonal dengan Model Dialektologi dalam Talk Show Mata Najwa On Stage Windi Erica Sari; Gigit Mujianto
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 4 No. 2 (2021): November
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v4i2.2835

Abstract

This study aims to identify the form of the social character of the interpersonal affect and the phonological features of the dialectology of the presenter and informants in the Talk Show Mata Najwa On Stage "Semua Karena Ahok". This research is a qualitative descriptive study using a functional linguistic approach.  Sources of data from this study were obtained from conversations conducted by Najwa Shihab and Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). The results of the research on the Talk Show Mata Najwa on Stage episode "Semua Karena Ahok" show:  1) there are six forms of social characters with interpersonal effects, namely: trustworthiness, fairness, caring, respect, citizenship, responsibility. All the six characters were found in Najwa and Ahok. It could be seen from everything that was done on the Talk Show Mata Najwa On Stage "Semua Karena Ahok". Positive affect could be seen with words, phrases and sentences that showed the social character of the positive interpersonal effects they have. The assessment that showed a positive character could be seen from the intensity carried out by Najwa and Ahok. Najwa Shihab and Ahok's intensity is often proven by the many conversations shown. 2) there are dialects which were influenced by regional languages based on dialectological phonological characteristics, among others: Seribu: vowel phoneme /i/ becomes [e]= Serebu. Ribu: vowel phoneme /i/ becomes [e]= Rebu. Ramai: vowel phoneme /a/ becomes [e] and release of consonant phonemes= Rame. Kita: vowel phoneme /i/ becomes [e]= Kite. Iya: vowel phoneme /i/ becomes [e]= Iye
Analisis Pola Perbaikan Ujaran (Repair Strategies) dalam Interaksi Kelas Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Kedua di YouTube Nadia Putri Wulandari; Gigit Mujianto; Arif Setiawan
Edukasi Lingua Sastra Vol 24 No 1 (2026): Edukasi Lingua Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/elsa.v24i1.2226

Abstract

Oral interaction plays a crucial role in second language learning, particularly in Bahasa Indonesia for Foreign Speakers (BIPA), where meaning negotiation and utterance repair frequently occur during classroom communication. In the context of digital learning, platforms such as YouTube provide authentic interactional settings that allow teachers and learners to engage in real-time corrective practices. This study aims to identify the types of repair initiation, analyze the repair strategies employed, and explain the pedagogical functions of repair in BIPA learning through YouTube-based instructional videos. Using a qualitative descriptive approach, the data were obtained from two BIPA learning videos uploaded on YouTube and analyzed through conversation-based interactional analysis. The findings reveal two types of repair initiation: self-initiation and other-initiation, with other-initiation occurring more frequently, indicating the dominant role of teachers in guiding beginner learners. The repair strategies identified include repetition, reformulation, and substitution, with repetition emerging as the most dominant strategy due to its effectiveness in supporting immediate correction and reinforcing accurate language forms. Furthermore, repair practices were found to serve significant pedagogical functions, such as clarifying meaning, providing accurate linguistic models, fostering learner confidence, and promoting metalinguistic awareness. The study also demonstrates that digital learning media facilitate flexible and collaborative repair processes, enabling learners to revisit input and engage more actively in self-correction. Overall, this research highlights that repair is not merely a corrective mechanism but an integral pedagogical strategy that supports the development of speaking skills and interactional competence in digital BIPA classrooms.
Eksplorasi Model Project-Based Learning Berbasis Media Sosial dalam Pembelajaran Keterampilan Argumentatif Bahasa Nadhifatur Rizqien; Gigit Mujianto
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 1 (2025): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v10i1.2937

Abstract

The main objective of this study is to describe the exploration of the social media-based project-based learning (PjBL) model that can support the development of students' argumentative skills in learning Indonesian. The qualitative approach method with descriptive analysis methods with research respondents being class VIII.3 students at SMPN 1 Larangan. There is 1 model teacher with a population of 30 students. This focuses on the learning patterns used with a digital basis, but also to understand the effectiveness of implementing innovative learning models. The results show that the exploration of the social media-based Project-Based Learning (PjBL) model can improve argumentative skills and increase student activeness in learning including digital literacy, especially to hone argumentative skills. Exploration of the social media-based PjBL model provides an innovative alternative in learning Indonesian, especially to hone argumentative skills. With the right guidance, students are not only skilled at arguing, but also have the ability to use social media positively as a learning tool.
Co-Authors Agustin, Desty Ayu Ahsanul In’am Ajang Budiman Alfi Khoiru An Nisa Ambarsari, Tri Agung Bayu Arif Budi Wurianto Arif Budi Wurianto, Arif Budi Arif Prasetyo Wibowo Arif Setiawan Arif Setiawan Arif Setiawan Arif Setiawan Arti Prihatini Aulia Zahra Fadhila Bawon Wiji Dia Prasasti Cao Jia Cherry Zin Oo Chusnia, Anadifatul Daroe Iswatiningsih Devi Hari Fitriya Ningsih Dian Islamiyah Dita Chrysan Theum Elen Inderasari Fachry Abda El Rahman Faizin Fanesha, Icha Fina Farah Nabilah Fatikasari, Eka Fauzan, Fauzan Febrianti.N, Arsantika Fida Pangesti Gadis Kartika Pratiwi Hari Sunaryo Icha Fina Fanesha Inka Krisma Melati Intan Zuhrotun Nafiah In’am, Akhsanul Izaty, Firlana Kholiq Yudiantoro Kholiq Yudiantoro Laili Ivana Laili Ivana Laili Ivana Lilik Wahyuni lulu, Talitha Melati, Inka Krisma Miftakhul Jannah Mulyadi, Meita Setianing Mulyadi Muna, Lailatul Musaffak Musaffak Nabilah, Farah Nadhifatur Rizqien Nadia Putri Wulandari Nisfia Rani Novi Amalia Nur Farida Nur Farida Nur Fatimah Nur Hidayah Alifiani Nurliawati Dide Nuruch Shachwatul Islamiyah Oktaviani, Eva Pratiwi, Gadis Kartika Pripta Fajri Ramadhanti Puput Indriani Rudi Rudi Rudi Septi Nadya Anggraini Setiawan, Arif Shofi Alfinda Ayu Rahmawati Sri Wahyuni Sriyana Sriyana Sudjalil Sudjalil Sudjalil Supendi, Deden Ahmad Syahrotul Latifah Syarifah Lubna Lubna, Syarifah Lubna Theum, Dita Chrysan Tinus, Agus Tri Agung Bayu Ambarsari Tuti Kusniarti Tutut Ayu Dwijayanti Vinahari, Dessy Kusuma Vivian Nur Safitri Wanda Mawar Dhanik Wening Suryandari Windi Erica Sari Windy Hamidha Yeni Artanti Yudiantoro, Kholiq