p-Index From 2021 - 2026
12.249
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI KANTOR KECAMATAN SELEBAR KOTA BENGKULU Darmi, Titi; Titi Darmi; Alan Jukuinsyah
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 14 No 1 (2025): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Juni)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/f0ehwk04

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia menjadi aspek penting dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan publik, terutama di lingkungan pemerintahan. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparatur, tetapi juga untuk memastikan pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan Sumber Daya Manusia Di Kantor Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan Sumber Daya Manusia Di Kota Bengkulu belum sepenuhnya dapat memenuhi pencapaian hasil dari indikator pengembangan Sumber Daya Manusia. Pada Indikator pendidikan dan pelatihan dalam pengembangan SDM di Kantor Kecamatan Selebar masih kurang optimal. Partisipasi pegawai dalam Diklat PIM rendah, dengan hanya 7 dari 33 pegawai yang pernah mengikutinya, menunjukkan perlunya peningkatan dalam pengembangan SDM. Indikator Kegiatan non-Diklat dalam pengembangan SDM di Kantor Kecamatan Selebar masih kurang optimal. Banyak pegawai belum menyadari pentingnya peningkatan kompetensi, terbukti dari minimnya partisipasi dalam kegiatan tersebut meskipun relevan dengan bidang mereka. Indikator Promosi pegawai di Kantor Kecamatan Selebar masih kurang optimal, lebih banyak bergantung pada rekomendasi atasan dan relasi kerja, sehingga pengembangan SDM dalam karir belum berjalan dengan baik. Indikator Motivasi pegawai di Kantor Kecamatan Selebar cukup baik, dengan pembinaan rutin pagi dan sore serta apresiasi bagi pegawai berprestasi untuk mendorong peningkatan kualitas kerja.
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI KANTOR KECAMATAN SELEBAR KOTA BENGKULU Darmi, Titi; Titi Darmi; Alan Jukuinsyah
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 14 No 1 (2025): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Juni)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/f0ehwk04

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia menjadi aspek penting dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan publik, terutama di lingkungan pemerintahan. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparatur, tetapi juga untuk memastikan pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan Sumber Daya Manusia Di Kantor Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan Sumber Daya Manusia Di Kota Bengkulu belum sepenuhnya dapat memenuhi pencapaian hasil dari indikator pengembangan Sumber Daya Manusia. Pada Indikator pendidikan dan pelatihan dalam pengembangan SDM di Kantor Kecamatan Selebar masih kurang optimal. Partisipasi pegawai dalam Diklat PIM rendah, dengan hanya 7 dari 33 pegawai yang pernah mengikutinya, menunjukkan perlunya peningkatan dalam pengembangan SDM. Indikator Kegiatan non-Diklat dalam pengembangan SDM di Kantor Kecamatan Selebar masih kurang optimal. Banyak pegawai belum menyadari pentingnya peningkatan kompetensi, terbukti dari minimnya partisipasi dalam kegiatan tersebut meskipun relevan dengan bidang mereka. Indikator Promosi pegawai di Kantor Kecamatan Selebar masih kurang optimal, lebih banyak bergantung pada rekomendasi atasan dan relasi kerja, sehingga pengembangan SDM dalam karir belum berjalan dengan baik. Indikator Motivasi pegawai di Kantor Kecamatan Selebar cukup baik, dengan pembinaan rutin pagi dan sore serta apresiasi bagi pegawai berprestasi untuk mendorong peningkatan kualitas kerja.
PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PROGRAM FESTIVAL GURITA DI KABUPATEN KAUR Lorenzo, Zandi; Titi Darmi
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 14 No 1 (2025): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Juni)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/ar7e8v91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat dalam Festival Gurita di Kabupaten Kaur serta dampaknya terhadap kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat setempat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung dan wawancara mendalam kepada masyarakat, pelaku UMKM, serta pihak penyelenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam Festival Gurita cukup signifikan dan turut berkontribusi terhadap keberhasilan acara tersebut, termasuk pencapaian rekor MURI. Partisipasi ini ditentukan oleh tiga faktor utama, yaitu kemauan, kemampuan, dan kesempatan yang dimiliki masyarakat. Namun, masih terdapat kendala dalam bentuk rendahnya kesadaran dan inisiatif mandiri dari sebagian masyarakat untuk terlibat secara aktif. Minimnya informasi serta kurangnya strategi komunikasi publik dari penyelenggara juga turut memengaruhi rendahnya partisipasi. Festival ini secara umum memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan pelaku usaha lokal dan memperkuat identitas budaya daerah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi, peningkatan literasi budaya, serta strategi komunikasi yang lebih efektif guna mendorong partisipasi masyarakat secara berkelanjutan pada kegiatan serupa di masa mendatang.
PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP  KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA DINAS KESEHATAN KOTA BENGKULU Wisnu Wijaya; Titi Darmi; Rekho Adriadi; Rosidin
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 14 No 1 (2025): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Juni)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/8txeyv89

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kinerja pegawai negeri sipil di Dinas Kesehatan Kota Bengkulu berdasarkan laporan buku profil Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, yang diduga berkaitan dengan tingkat kompetensi pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kompetensi memengaruhi kinerja pegawai dalam konteks pelayanan publik. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei terhadap seluruh pegawai negeri sipil di Dinas Kesehatan Kota Bengkulu sebanyak 68 orang sebagai sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana melalui aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kompetensi pegawai negeri sipil dan tingkat kinerja tergolong “baik”. Temuan signifikan diperoleh dari uji regresi, yang menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien determinasi sebesar 60,8%. Artinya, kompetensi menjelaskan lebih dari separuh variasi dalam kinerja pegawai. Namun demikian, terdapat 39,2% variasi kinerja yang dipengaruhi oleh faktor lain di luar kompetensi. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa peningkatan kompetensi merupakan strategi penting dalam mendongkrak kinerja pelayanan publik di tingkat daerah.
Analisis Peran Dinas Lingkungan Hidup Dalam Pengembangan Taman Hutan Raya Rajo Lelo Di Kabupaten Bengkulu Tengah Lestari, Dwi Puji; Indarti, Sri; Darmi, Titi; Adriadi, Rekho
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20352

Abstract

Taman Hutan Raya (Tahura) Rajo Lelo merupakan kawasan konservasi alam yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis lingkungan di Kabupaten Bengkulu Tengah.Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkulu Tengah dalam pengembangan Taman Hutan Raya (Tahura) Rajo Lelo sebagai kawasan konservasi yang memiliki potensi wisata alam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposif, meliputi pegawai DLH, staf UPTD Tahura, serta pengunjung kawasan wisata. Penelitian ini menggunakan teori peran dari Soerjono Soekanto yang membagi peran menjadi tiga indikator utama: peran aktif, peran partisipatif, dan peran pasif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DLH telah menjalankan peran aktif melalui perencanaan, pengelolaan, dan koordinasi pengembangan Tahura, meskipun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia.Dalam peran partisipatif, DLH telah menjalin kerja sama dengan masyarakat dan pihak eksternal, namun belum berjalan secara optimal dan berkesinambungan. Sementara itu, peran pasif terlihat dari minimnya pengawasan terhadap aktivitas masyarakat yang mengalihfungsikan lahan Tahura, yang dapat mengancam keberlangsungan fungsi konservasi. Secara keseluruhan, peran DLH dalam pengembangan Tahura Rajo Lelo sudah terlihat, namun masih perlu ditingkatkan agar pengelolaan kawasan dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat lingkungan serta ekonomi bagi masyarakat sekitar
Strategi Pemerintah Desa dalam Mendorong Efektivitas Pengembangan Desa Wisata Cawang Lama di Kabupaten Rejang Lebong Putri, Fani Revina; Indarti, Sri; Darmi, Titi; Adriadi, Rekho
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20263

Abstract

Pengembangan pariwisata merupakan salah satu usaha untukmempromosikan daya tarik suatu objek wisata. Pengembanganpariwisata di Indonesia, khususnya di Desa Cawang Lama, Kabupaten Rejang Lebong, merupakan upaya strategi untukmeningkatkan ekonomi lokal dan melestarikan budaya. Desa wisata memiliki potensi besar dalam menarik perhatian wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Dalam konteks ini, efektivitas peran pemerintah desa menjadi kunci untuk memastikanbahwa pembangunan yang dilakukan tidak hanya meningkatkanpendapatan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan budayabagi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk Untukmengkaji efektivitas pemerintah desa dalam pelaksanaan program pengembangan Desa Wisata Cawang Lama di Kabupaten Rejang Lebong. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptifkualitatif dengan teori efektivitas yang dikemukakan Sondang P. Siagian (2008), dalam hal ini terdapat tiga indikator yang digunakan (1) standar waktu yang telah ditentukan (tepat waktu), (2) hasil pekerjaan yang di capai (tepat sasaran), (3) biaya yang dikeluarkan sesuai dengan rencana (tepat guna). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancaramendalam, dan dokumentasi. Validitas data diuji melaluitriangulasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verivikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa efektivitaspemerintah desa dalam indikator tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat guna terjalan dengan cukup baik, namun masih perlupeningkatan pada bidang pertanian, perkebunan, peternakan, sertapengenalan budaya yang menjadi potensi desa yang dapatdikembangan selain sungai Ulu Musi Trokon.
Dampak Pengembangan Objek Wisata Pulau Kumayan Kota Bengkulu Chayati, Ella Martina; Indarti, Sri; Darmi, Titi; Adriadi, Rekho
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengembangan objek wisata Pulau Kumayan di Kota Bengkulu terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan  dalam kerangka tata kelola yang baik(good governance).  Menggunakan pendekatan kualitatif deskritif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dari Sembilan informan  yang terdiri atas pengelola wisata, pengawas lapangan, petugas parkir, masyarakat sekitar dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wisata memberikan kontribusi ekonomi berupa peningkatan pendapatan dan peluang usaha sertaberdampak pada interaksi sosial yang lebih intens antara masyarakat sekitar dan wisatawan. Namun partisipasi masyarakat dalam pengelolaan masih terbatas dan cenderung bersifat musiman. Selain itu, ditemukan masalah lingkungan terkait pengelolaan sampah dan potensi kerusakan hutan bakau.  Dari aspek tata kelola praktik transparansi dan akuntabilitas belum  cukup optimal, terutama dalam penyajian data keuangan dan peran serta publik dalam pengawasan. Penelitian ini menggunakan teori dampak pariwisata (Mathieson & Wall, 1982) dan prinsip good governance (UNDP, 1997) sebagai dasar analisis. Disimpulkan bahwa keberlanjutan pengembangan Pulau Kumayan memerlukan tata kelola yang lebih transparan, paartisipatif dan akuntabel agar mampu memberikan manfaat jangka panjang  bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Strategi Pengembangan 0bjek Wisata Pantai Ancol Maras Kabupaten Seluma Purnama Sari, Puput; Indarti, Sri; Darmi, Titi; Rosidin, Rosidin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengembangan objek wisata Pantai Ancol Maras di Kabupaten Seluma. Potensi besar yang dimiliki kawasan ini belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan yang melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui model interaktif Miles dan Huberman, dengan fokus pada lima indikator pengembangan pariwisata menurut Suwantoro, yaitu: daya tarik wisata, sarana dan prasarana wisata, infrastruktur, dan peran masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Ancol Maras memiliki daya tarik alam yang kuat, namun masih menghadapi tantangan dalam aspek infrastruktur dan tata kelola. Strategi yang perlu diterapkan antara lain peningkatan aksesibilitas, promosi digital, pelibatan aktif masyarakat lokal, serta kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha. Pengembangan secara berkelanjutan dan berbasis masyarakat sangat diperlukan untuk menjadikan Pantai Ancol Maras sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Seluma. Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Objek Wisata, Pantai Ancol Maras, Pariwisata Daerah, Kabupaten Seluma.
Waste Management in Bengkulu Between Hope and Reality Sari, Yenny Puspita; Adriadi, Rekho; Darmi, Titi; Rosidin, Rosidin
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 4 No 3 (2025): Juli
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v4i3.8655

Abstract

The purpose of this study is to evaluate the waste management policy in Bengkulu City. The Bengkulu City Government introduced community-based waste management through the Community Empowerment Unit (LPM) at the end of 2022. Observations show that only 48% of the waste in Bengkulu is successfully removed every day. This figure highlights the serious challenges facing waste management in Bengkulu. There may be several reasons for the low waste removal rate, such as: B. Limited capacity of the landfill site (TPA) and lack of a waste transportation fleet. This study adopts a descriptive approach combined with a qualitative approach to describe the existing conditions. This study uses a qualitative approach to conduct a descriptive study, which aims to reveal facts to evaluate the waste management policy in Bengkulu. There are still some obstacles and problems in the implementation process. Waste management at the Kelurahan level continues to face problems, including continued littering by some people. Existing efforts are not necessarily sufficient to achieve truly effective waste management policy objectives. This suggests that there are gaps in access to information, lack of motivation, low participation, and insufficient public awareness due to various factors. The implementation of waste management policy in Bengkulu City is not ideal. Effectiveness and efficiency are low. Resources are limited. The adequacy of services is not fully guaranteed. Justice is not evenly distributed between different areas. The government's responsiveness is weak and the policy does not meet the needs of the people. The policy is conceptually on a good track for improvement, but further improvement is needed, and it has a clear impact on environmental quality and public behavior.
The Impact Of Gedang Begele Policy On Local Democracy In Sibak Village Sholihah, Nur Izzah; Adriadi, Rekho; Darmi, Titi; Rosidin, Rosidin
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 4 No 3 (2025): Juli
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v4i3.8656

Abstract

This study aims to analyze the Gedang Begele policy regarding village head elections and its implementation in Sibak Village, Mukomuko Regency. Mukomuko Regency, located in Bengkulu Province, Indonesia, was formed from the expansion of North Bengkulu Regency. It consists of 15 sub-districts, one of which is Ipuh District, which encompasses 16 villages, including Sibak Village.The village head election process in Sibak Village reflects the social, political, and cultural dynamics of the local community. In 2021, village head elections were held simultaneously across Mukomuko Regency, involving 47 villages, including Sibak Village. This election process fosters an inclusive and representative form of governance by allowing each group within the community to actively participate in village democracy through a rotating system.The method employed in this study is a literature review, utilizing a qualitative approach to analyze various studies in order to understand the existing challenges and opportunities. The findings concerning the Gedang Begele policy within the traditional leadership system in Sibak Village reveal that the selection and transition of traditional leaders in the Pekal community are based on the principle of rotation (begele). This system encompasses three main leadership elements: the traditional leader, the village head, and the imam/khadi, each fulfilling distinct roles in the realms of custom, government, and religion.The socio-cultural environment of Sibak Village embodies local wisdom values that prioritize equality and deliberation in appointing leaders while promoting harmony among community groups. This rotational mechanism not only upholds traditional customs but also aligns with the needs of village governance and religious practices, creating an integrated framework.Consequently, the implementation of the Gedang Begele policy provides a platform for the interaction of customary norms, village government regulations, and religious practices, all of which are interconnected and sustainable. Analyzing the village head election in Sibak Village through the lens of Gedang Begele demonstrates that traditional leadership remains relevant in today's social context. By maintaining a rotational system and involving all societal elements, Sibak Village can preserve social stability and uphold cultural values that have endured over time.
Co-Authors Adi Putra, Muklas Adriadi, Rekho Agus Salim Agussalim M ahmad aldo Alan Jukuinsyah Albareyzi Ramadhani Albaryzi Ramadhani Aldo Nopiansa Anastasha, Rezka Anjalika, Annisa Octa Anton Feriady Ardi Kurniawan Auliah Putri, Najmi Bella Aurel Ichzani Bella Dian Nusantara Bella Dwi Hastuti Betra Sarianti Bintang Agustina Pratiwi Chayati, Ella Martina Darmanto Darmanto Daya Dinda Sari Desmita Desmita Dewi Susila Wati Dwi Puji Lestari, Dwi Puji Eceh Trisna Ayuh Eceh Trisna Ayuh Edi Efrita Ekowati, Sri Ela . Ela Enti Fitri Yanti Evi Hafizah Feny Sahara Fhandemi Ulvansyah Fithri Mufriantie Hafizah, Evi Hardian, Robi Hasmiati Hasmiati Hasti Marlena Heriyanti, Lesti Ilham Perdana Putra Indriani Safitri, Ersa Intan Dwi Safitri Intan Dwi Safitri Dwi Safitri Iqbal Mifktahul Mujtahid Iqbal Miftakhul Mujtahid Iqbal Miftakhul Mujtahid Iqbal Miftakhul Mujtahid Ira Yuaniati Irzan Jamil, Ahmad Ju im Ju’im Juim Thaap Junaeny, Fitriah Justian, Perdi Ju’im Thaap Kasman Kasman Kasman kusmiarti, reni Ledyawati Ledyawati Ledyawati Ledyawati Ledyawati Ledyawati Ledyawati Ledyawati, Ledyawati Lia Puspa Linda Safitra Lisa Adhrianti lorenzo, zandi M. Wirantara Mandala Putra, Bayu Martina Chayati, Ella Melly Dwi Karisma Meta Aryanti Mujtahid, Iqbal Miftakhul Muntahanah, Muntahanah Mutiara Elfionita Netti Herawati Ninda Dwi Sagita Novia Anggraini Novliza Eka Patrisia Nurul Husna, Stefani Nuryakin, Nuryakin Nusantara, Bella Dian Pebri i Yanto Syaputra Purnama Sari, Puput Puspitasari, Sinta PUTRI, FANI REVINA Ramadani, Wahyu Ramadhan Syaputra, Nedy Ramadhani, Albareyzi Ratih Rahayu Rekho Adriadi Rekho Adriadi Reni Insyiroh Retya Dwi Armanita Rifa'i Riska Handayani Rizky Faizal Anwar Romanza, Melli Rosidi Rosidi Rosidin Rosidin Rosidin Rosidin Rosidin Rosidin Runni Runni Safitri, Inderi Lara Safitri, Intan Dwi Sania, Sania Sari, Yenny Puspita Selvi Tamia Sholihah, Nur Izzah Sri Ekowati Sri Indarti Sri Indarti Sri Indarti Susi Sulandari Syafiyah Putri Syahfitri, Jayanti Syaputra, Nedy Ramadhan Tesra Kayati, Inke Tri Yuningsih Tri Yuningsih Trisna Ayuh, Eceh Ulvansyah, Fhandemi Vina Gracenia Wilaras, Nadia Endah Wilaras Wirasanti, Nadhilla Wisnu Wijaya Wisnu Wijaya Yogi Alfiansyah Yossy moelandha, Trierose Yuliani, Hafri Yunita, Herma Yusup Al Gofar Zelfri Wiradianto