Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBUATAN ECO-ENZIM BAGI PETANI SAYUR DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN DAN PERTANIAN BERKELANJUTAN: - Annisa, Yulia; Darusman, Darusman; Lilawati, Tri Indah Epril
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.24221

Abstract

Limbah organik rumah tangga dan pasar jika tidak dimanfaatkan dengan baik akan mencemari lingkungan serta menimbulkan bau busuk yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Limbah organik tersebut perlu dikelola dan dimanfaatkan dengan baik agar dapat menjadi pendorong peningkatan perekonomian bagi masyarakat. Khususnya bagi masyarakat yang berporofesi sebagai petani mengeluhkan besarnya biaya perawatan tanaman pertanian mereka karena harga pupuk kimiawi dan pestisida yang semakin mahal tidak sebanding dengan hasi panen yang diperoleh. Inovasi dalam pertanian perlu dilakukan, hal tersebut yang menjadi pendorong bagi penulis untuk melakukan pendampingan pembuatan Eco-Enzim sebagai solusi bagi petani untuk memanfaatkan limbah organic menjadi pestisida alami dan pupuk cair organik (POC)bagi tanaman pertanian pengganti pupuk kimiawi. Metode pelaksanaakan melalui kegiatan pendampingan dan bimbingan praktek pendekatan direktif atau secara langsung kepada masyarakat dengan model pemberdayaan lokal yakni memanfaatkan potensi limbah organic rumah tangga dan pasar serta potensi sumber manusia yang ada di wilayah kelurahan Simpang Baru. Hasil diperoleh bahwa Eco-Enzim dapat menjadi solusi permasalahan bagi petani. Meningkatnya keterampilan petani dalam mengelola limbah organik menjadi pupuk dan pestisida alami yang bermanfaat bagi tanaman pertanian dan tanaman hias. Hal ini tentu dapat mengurangi beban biaya modal pembelian pupuk kimiawi bagi petani karena dapat memanfaatkan Eco-Enzim sebagai pengganti. Selain itu juga dapat meningkatkan perekonomian keluarga karena produk cairan Eco-Enzim dapat dijual dan dipasarkan kepada petani lain dan masyarakat umum sebagai pupuk tanaman hias.
PELATIHAN KETERAMPILAN DIGITAL SEBAGAI INSTRUMEN PENINGKATAN SMART PEOPLE DAN SMART LIVING DI WILAYAH PEDESAAN Annisa, Yulia; Darusman, Darusman; Hidayat, Rahmat
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i2.42053

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya pelatihan keterampilan digital sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (smart people) dan kualitas hidup (smart living) di wilayah pedesaan. Masalah utama yang dihadapi adalah kesenjangan digital antara desa dan kota, yang berpotensi menghambat peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah pelatihan keterampilan digital mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan analisis regresi multivariat untuk menguji hubungan antara keterampilan digital dengan peningkatan smart people dan smart living. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden dari lima desa yang terlibat dalam program pelatihan keterampilan digital. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian bahwa keterampilan digital berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (smart people), seperti literasi digital, fotografi, dan pemanfaatan Internet of Things (IoT) untuk mendukung kegiatan ekonomi dan keseharian. Namun, pengaruhnya terhadap peningkatan kualitas hidup (smart living) lebih kecil, karena faktor lain seperti infrastruktur dan dukungan sosial turut memengaruhi keberhasilan penerapan teknologi, termasuk perbaikan infrastruktur dan dukungan lingkungan yang kondusif. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih holistik untuk mendukung transformasi digital di wilayah pedesaan.
PKM Peningkatan Peran Kader Posyandu dengan Metode PESAN PENTING untuk atasi Stunting Alamsyah, Dedi; Darusman, Darusman; Farida, Farida; Suwarni, Linda
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/s9k4hx06

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam pengolahan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) berbasis pangan lokal. Inti permasalahan yang dihadapi yaitu masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam menyediakan MP-ASI yang bergizi, aman, dan sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas gizi balita di masyarakat. Metode pemecahan yang digunakan meliputi pelatihan, demonstrasi langsung, serta pendampingan intensif kepada kader Posyandu. Kegiatan ini diikuti oleh 30 kader Posyandu dan terlaksana dengan baik serta lancar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader sebesar 70,4% serta peningkatan keterampilan kader dalam pengolahan MP-ASI lokal sebesar 41,9% setelah intervensi. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan kader Posyandu terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kader, khususnya terkait pengetahuan dan keterampilan pengolahan MP-ASI berbasis pangan lokal. Kegiatan PKM ini berimplikasi pada meningkatnya kapasitas kader Posyandu dalam penyediaan MP-ASI berbasis pangan lokal yang bergizi dan aman, sehingga diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas gizi anak, pencegahan masalah gizi (stunting, gizi kurang), serta mendukung terciptanya generasi sehat dan produktif di masyarakat, sehingga diharapkan berdampak pada perbaikan status gizi anak di masyarakat. Community Service Program: Enhancing the Role of Posyandu Cadres through the KEY MESSAGE Method to Overcome Stunting The objective of this Community Service (PKM) activity is to improve the knowledge and skills of Posyandu cadres in processing complementary foods for breast milk (MP-ASI) based on local foods. The core problem faced is the limited knowledge and skills of Posyandu cadres in providing nutritious, safe, and developmentally appropriate MP-ASI, which has the potential to affect the nutritional quality of toddlers in the community. The methods used to solve this problem include training, live demonstrations, and intensive mentoring of Posyandu cadres. This activity was attended by 30 Posyandu cadres and was carried out smoothly and successfully. The results of the activity showed a 70.4% increase in the cadres' knowledge and a 41.9% increase in their skills in processing local MP-ASI after the intervention. The conclusion of this activity is that training and mentoring of Posyandu cadres is proven to be effective in increasing the capacity of cadres, particularly in relation to knowledge and skills in processing locally-based MP-ASI. This PKM activity has implications for increasing the capacity of Posyandu cadres in providing nutritious and safe locally-based complementary foods, which is expected to contribute to improving children's nutritional quality, preventing nutritional problems (stunting, malnutrition), and supporting the creation of a healthy and productive generation in the community, thereby improving the nutritional status of children in the community.