p-Index From 2021 - 2026
8.329
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Psikis : Jurnal Psikologi Islami Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Indonesian Journal of Islamic Educational Management Jurnal Ulul Albab Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Alignment: Journal of Administration and Educational Management Islamic Guidance and Counseling Journal Jurnal Literasiologi At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI Jurnal Pendidikan dan Konseling JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar INCARE Muaddib: Islamic Education Journal Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Journal Evaluation in Education (JEE) Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Journal of Educational Management Research TOFEDU: The Future of Education Journal Ta'dib Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam Ghaitsa: Islamic Education Journal Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia EDUKASI International Journal of Elementary School Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Madania: Jurnal Kajian Keislaman Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Al-Khair Journal: Management Education At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Islam Multikultural dalam Penguatan Budaya Masyarakat Majemuk di Pesantren Darul Ma'arif Nahdhatul Ulama Rejang Lebong Faham Syah; Wiwik Damayanti; Sutarto Sutarto; Deri Wanto
Al-Khair Journal: Management Education Vol 6, No 1 (2026): JUNI
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/al-khair.v6i1.10287

Abstract

Abstract: The diverse community within the pesantren (Islamic boarding school) faces significant challenges in maintaining social cohesion amidst a plurality of religions, cultures, customs, languages, and ethnicities. This study aims to map and analyze multicultural Islamic education as a means of strengthening the diverse community culture at the Darul Ma’arif Nahdlatul Ulama pesantren in Rejang Lebong. It employs a qualitative method based on the analysis of the pesantren’s operational documents, curriculum, and institutional publications (covering the 2021–2025 period). Research findings indicate that multicultural Islamic education at the Darul Ma'arif NU Rejang Lebong Islamic Boarding School (Pondok Pesantren) has been normatively adopted into the institution's vision and orientation, which are characterized by both traditional and pluralistic elements. Multicultural Islamic educational values encompassing cultural, ethnic, religious, and social diversity serve as the foundation for creating a learning environment defined by equality, inclusivity, democracy, tolerance, moderation, justice, and intercultural dialogue; these values are realized through social habituation, the exemplary conduct of the kyai (religious leader), and extracurricular activities. Thus, it can be concluded that multicultural Islamic education plays a decisive role in strengthening pluralistic culture in Indonesia. Consequently, it is suggested that the integration of multicultural values into the formal pesantren curriculum specifically regarding educators' capacity to facilitate dialogic and inclusive learning, students' digital literacy, and cross-institutional partnerships requires further enhancement to strengthen the culture of a pluralistic.Keywords: Multicultural Islamic Education, Strengthening Pluralistic Community Culture, Darul Ma'arif Nahdlatul Ulama Islamic Boarding School, Rejang Lebong. Abstrak: Budaya masyarakat pesantren yang majemuk menghadapi tantangan serius dalam menjaga kohesi sosial di tengah pluralitas agama, budaya, adat istiadat, bahasa, suku dan etnis. Tujuan penelitian untuk memetakan dan menganalisis pendidikan Islam multikultural dalam penguatan budaya masyarakat majemuk di pesantren Darul Ma’arif Nahdhatul Ulama Rejang Lebong. Menggunakan metode kualitatif berbasis analisis dokumen operasional pesantren, kurikulum, dan publikasi institusional (periode 2021–2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam multikultural di Pondok Pesantren Darul Ma'arif NU Rejang Lebong telah diadopsi secara normatif dalam visi dan orientasi kelembagaan pesantren yang tradisional dan majemuk. Nilai-nilai pendidikan Islam multikultural seperti keberagaman budaya, etnis, agama, dan latar belakang sosial sebagai landasan untuk menciptakan lingkungan belajar yang setara, inklusif, demokratis, toleran, moderat, keadilan, dan dialog antar budaya diwujudkan melalui pembiasaan sosial, keteladanan kyai, dan praktik ekstrakurikuler. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendidikan Islam multikultural menjadi faktor penentu dalam penguatan budaya majemuk di Indonesia. Sehingga dapat disarankan integrasi nilai multikultural dalam kurikulum formal pesantren seperti kapasitas pendidik dalam mengelola pembelajaran dialogis dan inklusif, literasi digital peserta didik, dan kemitraan lintas lembaga masih perlu ditingkatkan dalam penguatan budaya masyarakat majemuk.Kata kunci: Pendidikan Islam Multikultural, Penguatan Budaya Masyarakat Majemuk, Pesantren Darul Ma'arif Nahdhatul Ulama Rejang Lebong.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis, Kreatif, Kolaboratif Peserta Didik dalam Pembelajaran PAI Erik Wiranata; Sutarto Sutarto; Hartini Hartini
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 30, No 4 (2026): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v30i4.41525

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan dan pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif peserta didik dalam pembelajaran PAI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi 388 peserta didik dan sampel 186 peserta didik yang dipilih melalui quota sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis melalui uji korelasi, uji-t, dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL memperoleh mean 82,28, sedangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif masing-masing memiliki mean 70,80; 70,34; dan 71,01. PBL berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis (r=0,267; p<0,001), berpikir kreatif (r=0,244; p=0,001), dan kolaboratif (r=0,332; p<0,001). Secara simultan, PBL juga berpengaruh signifikan terhadap ketiga keterampilan tersebut (Pillai’s Trace=0,497; p=0,003). Temuan menunjukkan bahwa PBL berkaitan dengan pengembangan keterampilan abad ke-21 peserta didik.
Learning Attitudes and Habits of Gen Z Elementary Students in the Digital Era Sutarto Sutarto; Dewi Purnama Sari; Aida Rahmi Nasution
International Journal of Elementary School Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Solok Nan Indah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69637/ijes.v3i2.873

Abstract

While technology can support learning, it can also disrupt concentration, time management, and study consistency. This is especially complex for elementary school students, as their self-regulation skills are still developing and require habit-building, guidance, and family involvement. This study analyzes the learning attitudes and habits of Gen Z elementary school students in the digital era in Rejang Lebong Regency. The study used a qualitative case study design. Participants included eight teachers and twelve elementary school students, selected through snowball sampling. The researcher collected data through semi-structured interviews. The researcher analyzed the data in four stages: coding; description and classification based on thematic codes; interpretation based on identified themes; and data presentation and visualization. To ensure data accuracy, the researcher extended the duration and improved the quality of interviews when the data were insufficient; the researcher also employed source triangulation. The results reveal disparities in the learning attitudes and habits of Gen Z elementary school students, characterized by two primary patterns. Some students showed discipline, responsibility, independence, learning awareness, and effective time management, while others lacked discipline, were passive, and struggled to manage their study time effectively. These differences indicate that Gen Z learning characteristics are not homogeneous but shaped by the interplay of family environments, parenting styles, and technology use. These findings underscore the importance of strengthening family support and providing guidance on technology use as strategies to foster more adaptive and effective learning attitudes and habits among Gen Z students
Co-Authors Abdul Mukti Aida Rahmi Nasution Aida Rahmi Nasution Aida Rahmi Nasution Arfani Fernando Fahmi Asri Karolina Baryanto Baryanto Deli Susanti Deri Wanto Deri Wanto Desfitranita Desfitranita Destriani Dewi Purnama Sari Dewi Purnama Sari Dewi Purnama Sari Didi Kosmanto Dina Hajja Ristianti Emmi Kholilah Harahap Endang Prastuti Erik Wiranata Faham Syah Fakhruddin Fakhruddin Fakhruddin Feni Karya Utami Guntur Putrajaya Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hartini Hartini Helma Heryati Hendra Harmi Henri Halomoan Siregar Herwin Wijaya Idi Warsah Idi Warsah Idi Warsah Indrayanto Indrayanto Irwan Fathurrochman Jenny Fransiska Jerri Sundari Jumira Warlizasusi Jumira Warlizasusi Jumira Warlizasusi Khusnul Khotimah Linda Ayu Syafitri Lukman Asha M. Azimmullah Ilyas Mega Fitri Muhammad Idris Murni Yanto Mutiara Mahardika Ngadri Ngadri Nopi Irawan Novita Sari Okni Aisa Mutiara Sendi Oktia Anisa Putri Oktia Anisa Putri Putri Handayani Qhibah Saan Rahmat Iswanto Rana Meiyanda Rani Selviani Repi Arianto Restu Abdiyantoro Revan Marhamah Ria Sandi Rifanto bin Ridwan Rini Rini Rio Pujangga Ririn Eka Monicha Ririn Trinanda Roby Krismoniansyah Ruly Morganna Rusni Elda Sandiya Desti Ayunisyah Sasi Hanila Sibuan Sibuan Siti Komariah Sri Wahyuni Sihombing Sumarto Sumarto Sumarto Sumarto Sutrisno Sutrisno Syafriyadin Syafriyadin Syahrial Dedi Syahrial Dedi Tika Dwi Aprilia Tri Lestari Tri Lestari Wahyu Asbabul Jannah Wita Anggaini Wiwik Damayanti Wiwin Candra Yusman Haris