Claim Missing Document
Check
Articles

Usability of Lampung Heritage Virtual Reality Tour Sony Ferbangkara; Mardiana Mardiana; F.X. Arinto; Sri Ratna Sulistiyanti; Khairudin Khairudin; Wahyu Eko Sulistiono; Meizano Ardhi Muhammad
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jesr.v4i2.107

Abstract

Lampung Heritage Virtual Reality Tour was developed as a tool to educate the importance of Lampung’s historical heritage. It represents eight Lampung historical heritage sites in the virtual reality world, namely the Lampung Museum, Thay Hin Bio Vihara, Al-Anwar Mosque, Lampung Siger Tower, Krakatau Monument, Kerti Bhuana Temple, Nuwo Sesat Traditional House, and the Japanese Caves. Functional features of the Lampung Heritage Virtual Reality Tour are visiting virtual tourist spots and viewing information on virtual tourist attractions. Digital tourists can select a virtual tourist spot with the location panel. The user perception and satisfaction require a qualitative measurement to understand its impact on educating Lampung's historical heritage. Using usability, we should understand the quality of the Lampung Heritage Virtual Reality Tour. The tools to measure the usability level of the application are the User Acceptance Test and the System Usability Scale. There were 15 questions User Acceptance Test (UAT) with a composition of five questions affordance, four questions signifier, and six questions feedback. According to the SUS standard, we asked ten questions on the System Usability Scale (SUS). The result for UAT was an average of 95.75%, which consist of 95.00% affordance, 94.79% signifier, and 97.45% feedback. The result of SUS was Good, based on a score of 83.39. The Lampung Heritage Virtual Reality Tour meets good usability standards, making the application suitable.
PELATIHAN PEMBUATAN ATM BERAS SEBAGAI SOLUSI BERBAGI UNTUK MASYARAKAT DI SEKITAR MASJID KHALILURRAHMAN BANDAR LAMPUNG Sri Ratna Sulistiyanti; Syaiful Alam; Umi Murdika; Muhamad Komarudin; Khollaqul Arief; Tiya Muthia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i1.426

Abstract

Secara umum, masyarakat yang tinggal di sekitar masjid terdiri dari berbagai tingkat ekonomi. Sebagian mereka mampu berbagi kepada sebagian lain yang membutuhkan. Mempertemukan kedua kebutuhan ini, yakni berbagi dan menerima, kadang tidak semudah yang dibayangkan. Selain karena faktor wabah yang mengharuskan social distancing, juga karena faktor-faktor yang berhubungan dengan kenyamanan dalam memberi dan menerima. Peran masjid dalam hal ini menjadi sangat penting. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberdayakan masjid dalam menjembatani kedua pihak pemberi dan penerima, khususnya dalam berbagi kebutuhan pokok beras dengan menyediakan ATM Beras. Keberadaan ATM ini dapat membantu mengatasi masalah-masalah yang timbul dengan kontak langsung seperti wabah Covid-19 dan hal-hal yang berhubungan dengan ketidaknyamanan antara pemberi dan penerima. Cara kerja dari ATM Beras ini tidak sama dengan ATM konvensional yang digunakan dalam perbankan. Setiap penerima beras yang didata oleh pengurus masjid, akan diberi kartu RFID. Setiap pemegang kartu ini hanya dapat mengambil beras 2,5 kg perhari. Pengurus masjid akan menjamin ketersediaan beras pada ATM yang diperoleh dari donasi para pemberi.
ANALISIS PEMANFAATAN JEMBATAN GARAM KCl DAN NaCl TERHADAP LAJU KOROSI ELEKTRODA Zn PADA SEL VOLTA MENGGUNAKAN AIR LAUT SEBAGAI ELEKTROLIT Gurum Ahmad Pauzi; Arie Anjarwati; Ahmad Saudi Samosir; Sri Ratna Sulistiyanti; Wasinton Simanjuntak
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 4, No 2 (2019): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.692 KB) | DOI: 10.23960/aec.v4i2.2019.p50-58

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh jembatan garam terhadap laju korosi elektroda Zn pada Sel volta. Pasang elektroda Cu (Ag)-Zn digunakan untuk menghasilkan tegangan dan arus dalam sel dengan elektrolit air laut. Variasi jembatan garam menggunakan agar yang dilarutkan dengan 0,1 mol NaCl, 0,1 mol KCl, 1 mol NaCl, dan 1 mol KCl. Sel volta terdiri dari 20 sel yang tersusun secara seri, masing-masing sel diisi ± 300 ml air laut. Sel volta terhubung ke beban LED 3 watt 12 volt selama satu hari, dan 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jembatan garam NaCl 1 mol menghasilkan karakteristik listrik yang lebih tinggi dan laju korosi yang lebih tinggi pada elektroda Zn.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i2.2019.p50-58
Rancang Bangun Wahana Udara Tanpa Awak VTOL-UAV Sebagai Wahana Identifikasi Dini Kondisi Udara Berbasis Video Sender M Yusuf Tamtomi; Sri Ratna Sulistiyanti; Muhamad Komarudin
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 10 No. 3 (2016)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v10n3.2001

Abstract

Abstrak – Pencemaran udara atau yang biasa disebut polusi udara diartikan sebagai adanya bahan-bahan atau zat–zat asing didalam udara yang menyebabkan perubahan susunan atau komposisi udara dari keadaan normalnya. Pencemaran udara disebabkan oleh berbagai macam zat kimia, baik berdampak langsung maupun tidak langsung yang semakin lama akan semakin mengganggu kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan. Oleh sebab itu untuk mengetahui tingkat polusi udara yang ada disuatu daerah tertentu maka perlu adanya teknologi yang digunakan untuk mendeteksi tingkat polusi udara tersebut. Maka dari itu perlu adanya sebuah wahana udara yang dapat difungsikan untuk memantau dan memotret kondisi udara disuatu daerah agar dapat dianalisa dan diambil proses citranya. Salah satu wahana yang digunakan yaitu wahana Vertical Take off and Landing (VTOL) Unmaned Aerial Vehicle (UAV) dengan flight controller fixhawk. Wahana VTOLUAV secara autonomus akan mengikuti titik waypoint dengan ketinggian yang telah ditentukan pada mission planner. Dengan batas toleransi GPS M8N yang digunakan mencapai 2 meter untuk mencapai titik waypoint tersebut maka akan diperoleh gambar pada daerah yang akan diamati kondisi udaranya. Wahana VTOL-UAV menggunakan video sender dalam mengirimkan gambar dari titik waypoint daerah yang akan diidentifikasi. Wahana akan secara langsung mengirimkan gambar pada ground control station melalui GUI (Grafics User Interface) yang telah disiapkan. Pada GUI tersebut akan terlihat gambar yang akan diambil datanya dan hasil gambar yang diperoleh dari pengolahan citra yang dilakukan. Dari data gambar tersebut dapat dianalisa kondisi udara yang ada pada daerah tersebut berpolusi atau tidak berpolusi. Kata Kunci : polusi udara, VTOL-UAV, fixhawk, video sender, GPS M8N Abstract – Air pollution or so-called weather pollution is defined as the presence of materials or foreign substances in the air that cause changes in the arrangement or the composition of air than normally. Air pollution caused by various chemicals both direct and indirect impacts that the longer it will even disrupt the life of humans, animals, and plants. Therefore to determine the level of air pollution that exist in a specified area, need the existence technology that is used to detect the level of air pollution. Thus it is necessary for an aerial vehicle that can be used to monitor and photograph the air condition in an area that can be analyzed and retrieved image process. One of the vehicle used is a vehicle for Vertical Take off and Landing (VTOL) unmaned Aerial Vehicle (UAV) with fixhawk flight controller. A VTOL-UAV vehicle is autonomously will follow the waypoint point with a predetermined height on the mission planner. By the tolerance limit of GPS M8N used up to 2 meters to reach the waypoint point you will get an image on the area to be observed the air-condition. A VTOL-UAV vehicle using video sender to transmit images from the waypoint point area to be identified. A vehicle will directly send the image to the ground control station via the GUI (grafics User Interface) has been prepared. The GUI will look the picture to be taken and the image data obtained from image processing is done. From the image data can be analyzed air conditions that exist in the area polluting or non-polluting. Key Words : air pollution, VTOL-UAV, fixhawk , video sender, GPS M8N
Optimasi Pengisian Daya Baterai pada Panel Surya Menggunakan Maximum Power Point Tracking (MPPT) Ranny Dwidayanti; Herri Gusmedi; Sri Ratna Sulistiyanti
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v11n1.2012

Abstract

Abstrak - Tenaga listrik yang dihasilkan oleh sistem pembangkit listrik tenaga surya tergantung pada radiasi sinar matahari dan temperatur permukaan sel surya. Kedua parameter tersebut menyebabkan kurva karakteristik daya keluaran sel surya menjadi non-linier. Merancang sistem sel surya yang efisien tentunya tidak akan lepas dari penjejak (tracker) maximum power point (MPP) yang berada pada kurva karakteristik daya keluaran sel surya tersebut. Titik dimana daya yang dihasilkan oleh sel surya paling maksimum. Peran Maximum Power Point Tracker (MPPT) pada sistem panel surya adalah untuk mengoperasikan titik kerja dari modul panel surya agar berada pada Maximum Power Point (MPP), sehingga transfer daya dari modul dapat dimaksimalkan, dan efisiensi sistem panel surya dapat ditingkatkan. Setiap komponen pada sistem panel surya dimodelkan ke dalam Simulink-Matlab. Simulasi untuk mengoptimalkan kerja Panel Surya dengan cara  mencari  titik  MPP  (Maximum  Power  Point) menggunakan algoritma perturb and observe (P&O), kemudian  mengimplementasinya  menjadi  tegangan output dengan Buck Boost Converter,  sehingga  dapat menghasilkan  daya  keluaran  dengan  efisiensi  lebih baik.  Adapun  hasil  dari  penelitian  ini  yakni  sistem MPPT  dapat  meningkatkan  daya  pada  panel  surya dengan  penambahan  efisiensi  rata-rata  sebesar 18%  dibandingkan  dengan  tanpa  menggunakan sistem MPPT. Kata kunci---MPPT, Sistem Panel Surya, MPP, perturb and observe (P&O), Buck Boost Converter. Abstract - Electric power generated by the solar power generation system depends on solar radiation and temperature of the solar cell surface. Both of these parameters causes the characteristic curve of solar cell output power to be non-linear. Designing an efficient solar cell system will certainly not be separated from tracker (tracker) maximum power point (MPP) which is located on the characteristic curve of the solar cell output power. The point where the power generated by the solar cells the maximum. Role of Maximum Power Point Tracker (MPPT) on the solar panel system is to operate a working point of solar panel modules that are in the Maximum Power Point (MPP), so that the transfer of power from the module can be maximized, and the efficiency of a solar panel system can be improved. Each component of the solar panel system modeled in Simulink-Matlab. Simulation to optimize the work of Solar Panels by finding the point MPP (Maximum Power Point) algorithm perturb and Observe (P & O), then implement them into a voltage output with Buck Boost Converter, which can produce a power output with better efficiency. The results of this study the MPPT system can enhance the efficiency of solar panels with the addition of an average of 18% compared with no use MPPT system.Keywords---MPPT, Solar Panel Systems, MPP, perturb and Observe (P & O), Boost Buck Converter.
Sistem Navigasi pada Unmanned Surface Vehicle untuk Pemantauan Daerah Perairan M Jerry Juliandr Suja; Sri Ratna Sulistiyanti; Muhamad Komarudin
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v11n1.2013

Abstract

Intisari — Daerah perairan, khususnya sungai, memiliki peranan penting untuk kehidupan manusia. Untuk mencegah kerusakan pada daerah tersebut, maka ada baiknya jika dilakukan pemantauan dan pengukuran secara berkala untuk beberapa parameter yang dapat memberi tanda atau peringatan dini terhadap ketidak normalan yang terjadi daerah ini sehingga dapat dilakukan antisipasi secara tepat dan cepat. Atas ide inilah diciptakan sebuah Unmanned Surface Vehicle yang ditujukan untuk mempermudah proses pemantauan daerah perairan. USV yang digunakan yaitu USV elektrik yang dilengkapi APM 2.5 dengan firmware ardurover untuk sistem autopilot. Sistem autopilot pada USV meliputi mode Auto, manual, guided dan hold. Sebelum USV menjalankan misi, dilakukan pengujian-pengujian terhadap sensor-sensor yang dipakai. Kemudian pengujian perairan dilakukan dengan membuat 6 misi dengan letak waypoint yang berbeda sehingga USV dapat menuju titik waypoint yang diinginkan. Didapatkan eror radius rata-rata setiap waypoint sebesar 2,2 meter. USV ini juga dilengkapi dengan sistem FPV sehingga pemantauan dapat lebih mudah dilakukan dengan melihat kamera yang terpasang pada USV dan ditampilkan pada monitor 7” dengan bantuan video sender.Kata kunci— daerah perairan, Unmanned Surface Vehicle (USV), APM 2.5, Sistem FPV Abstract — Water area, especially river, has an important role for human life. To prevent the damage to that area, it is better if we do the monitoring and measurement periodically to some of parameters that can give a sign or early warning against abnormality that occurs in this area, so we can accurately and quickly anticipate. From this idea, we created an Unmanned Surface Vehicle that is intended to facilitate monitoring process in water area. USV that we are use is electric USV equipped with APM 2.5 firmware ardurover as an autopilot system. Autopilot system on USV covered with Auto mode, Manual mode, Guided mode and Hold mode. Before USV take the mission, every sensors in this USV are being tested. Then USV can take the water area mission by making 6 mission with different waypoints location  so that usv can go towards desired waypoints. Average error radius obtained from  mission is 2,2 meter every waypoints. This USV also equipped with FPV system so that monitoring proses can easily done by looking at the camera mounted on the USV. Keywords— Water area, Unmanned Surface Vehicle (USV), APM 2.5, FPV System
Extraction of Moving Objects on Underwater Video Using Method of Subtraction the Background Modeling Results FX Arinto Setyawan; Sri Ratna Sulistiyanti
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 2 (2017)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v11n2.2024

Abstract

Abstract---This paper proposes a method for extracting moving objects on an underwater surveillance video. Video obtained using an underwater camera to capture the environmental conditions of the area. This research is the initial stage of the underwater surveillance system. Underwater surveillance system enables objects passing can be recognized shapes, types, and its behavior. The extraction method used in this research is a subtraction between the current frames with the background modeling results. Underwater video retrieval has a high level of difficulty because the background is always changing either due to a change the intensity and the movement of water currents. Therefore, it needs to be made an appropriate background model to address this problem. Modeling of the background on this research using adaptive modeling method, where the intensity of the background pixels is updated based on inference of the background intensity before. If the intensity of the pixels changed drastically beyond the allowed threshold value, the pixel is considered as the pixels of the object and the pixel values of the background model are updated based on this pixel value. The effectiveness of the proposed method is expressed with the value of recall and precision. The average recall value of the three videos is 62% and the value of its precision is 82%.Keywords--- Extraction Object, Background Modeling, Adaptive Modeling, underwater surveillance.
Perancangan Camera Trap Berbasis Raspberry Pi 2 Frisky Volino Andreas; Sri Ratna Sulistiyanti; FX Arinto Setyawan
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 3 (2017)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v11n3.2061

Abstract

Intisari--- Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang mempunyai keanekaragaman jenis satwa. Beberapa di antaranya adalah satwa yang dikategorikan terancam punah. Hal ini disebabkan karena banyaknya praktik perburuan liar dan semakin  menyempitnya hutan sebagai tempat tinggal. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengawasan dan perlindungan terhadap satwa-satwa tersebut. Paper ini mengusulkan perancangan camera trap untuk pengawasan satwa secara otomatis. Camera trap digunakan untuk memudahkan konservasi dalam mendata dan memantau penyebaran satwa. Camera trap dapat mengambil gambar secara otomatis jika satwa melintas di depannya. Pada penelitian ini digunakan raspberry Pi 2 sebagai pengendali utama, sensor PIR HC-SR501 sebagai piranti pengindera pancaran inframerah dari objek, modul RTC DS1307 sebagai penentu waktu, rangkaian LED IR membantu pencahayaan di malam hari dan flashdisk sebagai media penyimpanan gambar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rancang bangun sistem dapat mengambil gambar secara otomatis dengan jarak jangkauan sensor PIR tertinggi pada sudut 0° sejauh 6 meter. Alat ini dapat bekerja rata-rata selama 20,8 jam. Pada lingkungan yang gelap, alat ini mampu mengambil gambar objek secara jelas dengan jarak maksimal 3 meter dan dapat menyimpan hasil gambar secara realtime.Kata kunci--- Camera Trap, Otomatis, Konservasi, Inframerah, Raspberry Pi 2.                                      Abstract--- Indonesia is a tropical country that has a diversity of wildlife species. Some of them are animals that are categorized as endangered. This is due to the abundance of illegal hunting practices and the narrowing of the forest as a place to live. Therefore, it is necessary to supervise and protect that the animal. This paper proposes the design of camera traps for automatic monitoring of the animals. Camera traps are used to facilitate conservation in data collections and monitoring of animal dispersal. Camera traps can take pictures automatically if the animal passes in front of them. This research proposes the use of Raspberry Pi 2 as the main controller, PIR HC-SR501 sensor as a device of the sensing an infrared from the object, RT1307 RTC module as a timer, IR LED series helps night lighting and a flash disk as a storage image. The research results showed that the design of the system can take pictures automatically with the distance of the highest PIR sensor at an angle of 0 ° as far as 6 meters. The appliance can work on average for 20.8 hours. In dark environments, this tool is able to capture images of objects clearly with a maximum distance of 3 meters and can store images in real-time.Keywords--- Camera Trap, Automatic, Conservation, Infrared, Raspberry Pi 2.
Pemodelan Latar Belakang Adaptif Menggunakan Metode Gaussian Mixture Model pada Video Dalam Air Nurul Hudayani; Sri Ratna Sulistiyanti; FX Arinto Setyawan
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v12n2.2081

Abstract

Intisari — Aplikasi teknik pengolahan citra sudah digunakan dalam berbagai bidang kehidupan salah satunya adalah untuk proses deteksi objek. Salah satu tahap pada proses deteksi objek adalah pemodelan latar balakang. Pada penelitian ini dibuat suatu program yang dapat dugunakan untuk memodelkan latar belakang adaptif pada video dalam air menggunakan metode Gaussian Mixture Model dengan sofware Visual Studio 2010 dan Library OpenCV.Proses pada pemodelan ini adalah subtraksi model latar belakang awal dengan frame pertama yang hasilnya akan digunakan untuk mengupdate model latar belakang, begitu seterusnya hingga pada frame terakhir. Proses subtraksi dan updating dilakukan pada masing-masing intensitas piksel pada frame tersebut. Hasil pada penelitian untuk menentukan nilai β dan ρ terbaik yang nanti akan digunakan untuk proses deteksi objek. Efektifitas dari metode ini dinyatakan dengan nilai PSNR, dimana pada tiga kondisi video (pagi, siang dan malam) menunjukan nilai PSNR yang berbeda-beda yaitu 69,87 dB, 66,01 dB, dan 36,58 dB. Kata kunci : Pemodelan latar belakang, Gaussian mixture model, Visual studio.
Deteksi Pelanggaran Zebra Cross Pada Traffic Light Menggunakan Metode Adaptif Background Subtraction Pami Ruli Setiawan; Sri Ratna Sulistiyanti
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 12 No. 3 (2018)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v12n3.2083

Abstract

Abstrak. Pelanggaran zebra cross sering terjadi di Indonesia. Salah satu jenis pelanggaran zebra cross yang sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas adalah pengendara melanggar atau menerobos Traffic Light saat lampu merah menyala. Untuk mengatasi masalah pelanggaran tersebut ialah dengan sebuah sistem pendeteksi pelanggaran zebra cross. Pada penelitian ini dibuat sistem deteksi zebra cross dengan menggunakan metode adaptive Background Subtraction menggunakan Raspberry Pi 3. Metode adaptive Background Subtraction digunakan untuk memproses citra berisi objek yang ditangkap pada traffic light menggunakan kamera, citra yang diperoleh dapat menangkap objek yang melanggar garis line deteksi. Kemudian hasil objek yang ditangkap saat melanggar akan diberikan peringatan berupa buzzer. Hasil pengujian menunjukan bahwa model deteksi pelanggaran zebra cross berhasil mengklasifikasikan objek yang melanggar, mampu memberikan peringatan objek yang melangggar melalui buzzer secara otomatis.Kata Kunci: Pelanggaran, Adaptif Background Substraction, Traffic Light, Raspberry Pi 3.
Co-Authors A S Samosir Achmad Yahya Teguh Panuju Adi Saputra Admi Syarif Afri Yudamson Afri Yudamson Ageng Sadnowo Ageng Sadnowo Repelianto Agus Trisanto Agus Wantoro Ahmad Pauzi, Gurum Ahmad Saudi Samosir Ahmad Saudi Samosir Ainita, Okta Anjarwati, Arie Arie Anjarwati Arie Setya Putra Arief, Khollaqul Dedyk Erryyanto dhika, eduar Dyah Indriana Kusumastuti Eko Efendi Eko Rismawan Endro Prasetyo Wahono F.X. Arinto F.X. Arinto Setyawan Ferika Shaumi, Rahma Fitria Yunita Fitriwan, Helmy Frisky Volino Andreas Gurum Ahmad Pauzi Gurum Ahmad Pauzi Gusri Akhyar Ibrahim Haris Murwadi Helmy Fitriawan Helmy Fitriawan Hendro Utomo Herlinawati -, Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herri Gusmedi Herti Utami Herti Utami Junaidi Junaidi Khairudin Khairudin Khairun Nisa Khollaqul Arief Komalasari, Agrianti Komarudin, M. Kris Sivam Kurnia Muludi Kurniawan, Dendi Luh Putu Ratna Sundari Lukita, Jimmy M Jerry Juliandr Suja M Said Hasibuan M Yusuf Tamtomi M. Dyan Susila Madi Hartono Mahfut Mardiana Mardiana Mardiyah, Luthfiyyatun Marjunus, Roniyus Meizano Ardhi Muhammad Minhajjul Abidin Jaya Muhamad Komarudin Muhamad Komarudin Muhamad Komarudin Muhammad David Muhammad Ifan Saputra Muthia, Tiya Nadia Muthiati Nisa, Mia Abi Noer Sudjarwanto Nurul Hudayani Pami Ruli Setiawan Pauzi, Gurum Ahmad Rahmat, Rafli Dwi Rakhmat, Riko Ranny Dwidayanti Riza Muhida Rudi Darmawan Setyawan, F X Arinto Setyawan, FX Arinto Sony Ferbangkara Sri Purwiyanti Sri Purwiyanti Sri Purwiyanti Sri Wahyu Suciyati Sumadi Sumadi SUMADI SUMADI Surtono, Arif Suryadiwansa Harun Sutyarso Sutyarso Syafriadi Syafriadi Syaiful Alam Syaiful Alam Syaiful Alam Titin Yulianti Tiya Muthia Tiya Muthia Trismahargyono Trismahargyono ubaidah ubaidah Ubaidah, Ubaidah Umi Murdika Wahyu Eko Sulistiono Warsito Warsito Warsono Warsono Wasinton Simanjuntak Wasinton Simanjuntak Wasinton Simanjuntak Wijaya, Agung Kusuma Winanti, Diki Danar Tri Winarto Winarto Y E Putra Yanti Yulianti Yogi Aldino Yudi Eka Putra Yudi Eka Putra Yuli Darni Yuli Darni Yuli Darni