Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Dan Project Based Learning (PJBL) Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Milenio Michael Kojongian; Allen A. Ch Manongko; Herman Philips Dolonseda
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.405

Abstract

This study aims to analyze the influence of Problem Based Learning (PBL) and Project Based Learning (PjBL) learning models on students' learning motivation in economics subjects in the implementation of the Independent Curriculum. This research method uses a quantitative approach with experimental methods. The study population was all 10th-grade students at SMA Negeri 1 Manado, with the research sample determined using a purposive sampling technique. Data collection was conducted through a learning motivation questionnaire and observation of the learning process. Data analysis was conducted using descriptive and inferential statistical tests.The research results show that the implementation of Problem-Based Learning and Project-Based Learning models has a positive and significant impact on student learning motivation. Learning models that emphasize activity, collaboration, and problem-solving can increase student engagement in the economics learning process. Therefore, the implementation of PBL and PjBL models can be an effective strategy for increasing student learning motivation during the implementation of the Independent Curriculum
UTILIZATION OF DIGITAL TECHNOLOGY, LOCAL WISDOM, ECONOMIC LITERACY AND ITS IMPACT ON STUDENT BUSINESS PERFORMANCE IN THE DIGITAL Allen A. CH Manongko; Vinda Afnita; Lidia Aprileny Hutahaean
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 6 No. 1 (2025): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v6i1.1074

Abstract

This study aims to analyze the influence of Digital Technology Utilization, Local Wisdom Integration, and Economic Literacy on Student Business Performance (UMKM). The background of the study is rooted in the importance of strengthening student entrepreneurship in the digital era and local-based context, especially in facing market competition and the need to adapt to technological advances and cultural values. The research employed a quantitative approach with an associative design. The sample consisted of 40 student entrepreneurs from the Economic Education Department at FEB UNIMA, selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using simple and multiple linear regression. The results indicate that each independent variable (X1, X2, and X3) has a positive and significant effect on student business performance when tested separately. However, in the multiple regression model, although the overall model is statistically significant, the individual effects of each variable are not significant. The coefficient of determination (R²) of 0.297 indicates that the three variables combined explain 29.7% of the variance in student business performance. This study recommends a synergistic strategy combining digitalization, local culture preservation, and improved economic literacy to support the sustainable development of student-run UMKM.
Pengaruh Lingkungan Sekolah Dan Media Pembelajaran Visual Terhadap Hasil Belajar Di SMAN 1 Tompaso: Penelitian Allen A. CH. Manongko; Johny Taroreh; Bravo Reandy Miracle Rori
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan sekolah dan media pembelajaran visual terhadap hasil belajar siswa di SMAN 1 Tompaso. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya kondisi lingkungan belajar yang kondusif serta pemanfaatan media pembelajaran yang efektif dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto, di mana peneliti tidak memberikan perlakuan khusus terhadap variabel yang diteliti, melainkan mengkaji hubungan antarvariabel berdasarkan kondisi yang telah ada. Lingkungan sekolah dan media pembelajaran visual ditetapkan sebagai variabel bebas, sedangkan hasil belajar siswa sebagai variabel terikat. Pengumpulan data dilakukan melalui angket tertutup untuk mengukur persepsi siswa terhadap lingkungan sekolah dan penggunaan media pembelajaran visual, serta dokumentasi nilai hasil belajar siswa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis regresi untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang kondusif dan penggunaan media pembelajaran visual yang tepat berperan penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Temuan ini menegaskan bahwa penciptaan lingkungan sekolah yang mendukung serta optimalisasi media pembelajaran visual perlu mendapat perhatian serius dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.
Analisis Kualitas Layanan TikTok Shop Dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Melalui Electronic Service Quality di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Manado : Penelitian Anjelina Situmorang; Johny Taroreh; Allen CH. Manongko
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi kualitas layanan elektronik (E-Service Quality/E-SERVQUAL) dan implikasinya terhadap kepuasan pelanggan pengguna TikTok Shop di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Manado. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan platform social commerce yang memadukan fitur hiburan dan transaksi jual beli dalam satu aplikasi, sehingga kualitas layanan digital menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat kepuasan dan loyalitas pengguna. Dimensi kualitas layanan yang dikaji meliputi efisiensi, keandalan, pemenuhan pesanan, privasi, daya tanggap, kompensasi, dan kemudahan kontak. Wawancara ekstensif, observasi partisipan, dan catatan tertulis merupakan bagian dari proses pengumpulan data untuk penelitian kualitatif deskriptif ini. Sepuluh informan dalam penelitian ini meliputi dua profesor Program Studi Pendidikan Ekonomi dan delapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi. Metodologi Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, digunakan untuk melakukan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna TikTok Shop merasa puas terhadap efisiensi aplikasi yang memudahkan proses transaksi, kecepatan pengiriman produk, serta keamanan data yang terjamin. Meskipun demikian, sejumlah sumber menyatakan pendapat bahwa masih ada ruang untuk perbaikan dalam tanggapan yang diberikan oleh layanan pelanggan, khususnya dalam hal ketepatan waktu pemrosesan pengaduan dan pengembalian barang. Kebahagiaan dan loyalitas pelanggan sama-sama meningkat dengan layanan elektronik berkualitas tinggi. Temuan studi ini diharapkan dapat membantu pengelola TikTok Shops di Indonesia untuk menyempurnakan rencana mereka dalam perluasan perdagangan sosial dan peningkatan penawaran layanan digital mereka.
Pelatihan Literasi Keuangan Digital bagi Guru Ekonomi dalam Menyusun Kurikulum Ekonomi Digital yang Relevan dengan Industri di Kabupaten Minahasa Allen A. Ch. Manongko
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7bmsp680

Abstract

Transformasi ekonomi digital di Kabupaten Minahasa berkembang sangat pesat melalui adopsi e-commerce dan sistem pembayaran non-tunai (QRIS), namun belum diimbangi oleh sektor pendidikan formal. Kurikulum ekonomi tingkat menengah masih didominasi teori konvensional sehingga memicu kesenjangan kompetensi dan meningkatkan kerentanan siswa terhadap risiko siber seperti pinjaman online ilegal, investasi bodong, dan phishing. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kognitif guru ekonomi mengenai ekosistem fintech serta mendampingi penyusunan perangkat pembelajaran kontekstual menggunakan metode Collaborative Curriculum Design. Mitra program ini adalah Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi Kabupaten Minahasa. Metode pelaksanaan didasarkan pada pendekatan Participatory Technological Development (PTD) yang meliputi tahapan Focus Group Discussion (FGD), In-House Training (IHT), dan On-the-Job Mentoring. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman kognitif mitra terkait regulasi OJK dan proteksi data finansial. Selain itu, pengabdian ini menghasilkan Luaran Wajib berupa artikel ilmiah di jurnal terakreditasi serta Luaran Tambahan berupa modul ajar ekonomi digital ber-HKI yang terintegrasi kearifan lokal Minahasa. Akselerasi ini secara taktis mendukung pencapaian visi nasional Astacita dalam memperkuat SDM berkualitas dan pemerataan ekonomi digital dari wilayah pinggiran.
Revolutionizing Economics Learning in High School: Insights from the Flipped Classroom Approach Allen A. Ch. Manongko; Sahat Renol HS; Selvita Eka Eviana Purba
Dinamika Pendidikan Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : Economics Education Department Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/dp.v20i2.34228

Abstract

The study of Economics, particularly taxation, is often perceived as difficult because it requires an understanding of abstract concepts and technical calculation skills. Conventional teacher-centered instructional models tend to limit students' opportunities to build their own understanding actively. This study aims to examine the effectiveness of the flipped classroom (FC) model in improving student learning outcomes in Taxation. A quasi-experimental design with a non-equivalent control group pretest–posttest was used in this research. The sample consisted of 68 eleventh-grade students at XYZ Public High School in North Sulawesi, divided into an experimental group (FC) and a control group (traditional learning). Data were collected through pre-tests and post-tests and analyzed using ANCOVA, effect size, and N-Gain scores. The ANCOVA results, controlling for pretest scores, showed that the flipped classroom model led to better learning outcomes compared to traditional instruction. The FC model effectively strengthened students' cognitive abilities and practical skills through independent and collaborative learning activities. Practically, teachers need to prepare engaging digital content and contextual assignments so that the flipped classroom can serve as a relevant strategy to enhance the quality of Economics education at the senior high school level.
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KECAMATAN TOMPASOBARU KABUPATEN MINAHASA SELATAN Jeremi Hendro Assa; Shelty Deity Meity Sumual; Allen A. Ch. Manongko
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9442

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze students’ learning interest and to identify the factors influencing it at SMP Negeri 3 Raraatean, Tompasobaru District, South Minahasa Regency. Students’ learning interest is an essential aspect of the learning process, as it directly affects students’ levels of engagement and the achievement of learning outcomes at the junior high school level. This research employed a qualitative approach with a case study design, focusing on an in-depth understanding of students’ learning experiences, perceptions, and learning conditions.Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation, involving students, teachers, parents, and the school principal as the main data sources. The collected data were analyzed using the interactive analysis model proposed by Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data reduction, data display, and iterative conclusion drawing and verification. The findings indicate that students’ learning interest is at a moderate level and tends to be situational in nature. Learning interest increases when teachers apply varied, contextual, and interactive teaching methods, but tends to decrease in monotonous learning situations that provide limited opportunities for active student involvement.Internal factors influencing learning interest include intrinsic motivation, self-confidence, and students’ learning readiness, while external factors encompass teacher roles, parental support, the availability of learning facilities, and students’ social environment. These findings emphasize that enhancing students’ learning interest requires synergy among innovative instructional strategies, family involvement, and the creation of a supportive learning environment to foster sustainable development of students’ learning interest. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar siswa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya di SMP Negeri 3 Raraatean, Kecamatan Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan. Minat belajar siswa merupakan aspek penting dalam pembelajaran karena berperan langsung terhadap tingkat keterlibatan siswa dan pencapaian hasil belajar pada jenjang sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap pengalaman, persepsi, dan kondisi belajar siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan siswa, guru, orang tua, serta kepala sekolah sebagai sumber data utama. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan secara berulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa berada pada kategori sedang dan cenderung bersifat situasional. Minat belajar meningkat ketika guru menerapkan metode pembelajaran yang variatif, kontekstual, dan interaktif, namun cenderung menurun pada pembelajaran yang monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Faktor internal yang memengaruhi minat belajar meliputi motivasi intrinsik, kepercayaan diri, dan kesiapan belajar siswa, sedangkan faktor eksternal mencakup peran guru, dukungan orang tua, ketersediaan fasilitas belajar, serta lingkungan sosial siswa. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan minat belajar siswa memerlukan sinergi antara strategi pembelajaran inovatif, keterlibatan keluarga, dan penciptaan lingkungan belajar yang kondusif agar minat belajar dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Digital Literacy of Economics Teachers in Senior High Schools in Minahasa Regency (A Qualitative Case Study) Helmi Rorimpandey; Allen Manongko; Meike Drita Mamentu
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 6 No. 01 (2026): Research Articles, April 2026
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v6i01.8213

Abstract

This study aims to analyze the digital literacy of economics teachers in several public high schools in Minahasa Regency. The main informants in this study were 11 economics teachers, plus supporting informants consisting of 3 students and 3 school principals. The data analysis technique used was the interactive analysis model by Miles and Huberman, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. This study used a qualitative approach, collecting data through interviews. First, most economics teachers have a positive perception of digital technology, viewing it as an effective tool for improving material delivery, facilitating access to information, and making learning more engaging for students. This is evident in the use of digital media, including interactive presentations, instructional videos, and online learning platforms. Second, teachers' digital pedagogical practices have largely been implemented, albeit at a basic level, such as delivering material, assigning work, and evaluating through digital platforms. The use of digital technology still needs improvement to make learning more innovative, interactive, and student-centered. Third, teachers face obstacles such as limited technical skills, technological facilities, and a lack of training that supports digital literacy. Overall, the digital literacy of economics teachers at the research site has begun to develop, but still requires improvement through training programs, facility support, and school policies that support the use of digital technology in learning.
Transformasi Digital Guru Ekonomi di Era Education 5.0: Studi Kasus Literasi Digital dan Praktik Reflektif pada SMA di Kabupaten Minahasa Allen A. Ch. Manongko; Listriyanti Palangda
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/bx9w8p93

Abstract

Digital transformation in education drives a paradigm shift toward Education 5.0, integrating technology and human values in learning. Economics teachers are required not only to use technology but also to integrate it pedagogically and reflectively. This study aims to analyze economics teachers' digital literacy characteristics, identify reflective practices in technology integration, and uncover supporting and inhibiting factors for digital teacher transformation in high schools in Minahasa Regency. This qualitative study used an exploratory case study design. Informants were selected purposively involving economics teachers and principals. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña through thematic coding. Data validity was ensured through source triangulation, technical triangulation, and member checking. The results indicate that teachers' digital literacy has diverse characteristics. Reflective practice plays an important role in evaluating and developing technology-based learning. Digital teacher transformation is influenced by supporting factors (school support, professional collaboration, and digital self-efficacy) and inhibiting factors (technostress, intergenerational digital divide, and technically oriented training). This study shows that teacher digital transformation is a multidimensional process influenced by individual, social, and institutional factors in supporting adaptive learning based on Education 5.0.
ANALYSIS OF THE USE OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) IN ENHANCING STUDENTS' LEARNING MOTIVATION AT SMP ADVENT TONDANO Allen Ch. Manongko; Ayu Elisabeth Butarbutar; Jety D.Lempas
J-Shelves of Indragiri (JSI) Vol 7 No 2 (2025): J-Shelves of Indragiri (JSI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/jsi.v7i2.3322

Abstract

This study explores the use of Artificial Intelligence (AI) in enhancing students’ learning motivation at SMP Advent Tondano. Using a qualitative descriptive approach, interviews were conducted with five informants, including the Principal, two teachers, and two students, to examine the implementation, benefits, and challenges of AI-based learning. The findings indicate that AI contributes positively to students’ motivation by providing interactive, adaptive, and personalized learning experiences. Features such as real-time feedback, adaptive practice modules, and personalized materials foster greater engagement, curiosity, and independent learning. Both teachers and students highlighted that AI makes learning more enjoyable, challenging, and efficient. However, challenges such as limited devices, unstable internet connections, and varying digital literacy require strategic interventions, including teacher guidance and training. The study concludes that AI, when effectively integrated into classroom instruction, has significant potential to improve learning motivation and outcomes.
Co-Authors ., Slat Afnita, Vinda Agnes Rooroh Amelda Sakul Angelina Sondakh Anggreiny S. Pantow Anilla Adelia Siswanto Anita Kusuma Dewi Anjeli Sengkey Anjelina Situmorang Arie Frits Kawulur Asnawati . Asnawati Asnawati Assa, Jeremi Hendro Audy Maudy Piring Ayu Elisabeth Butarbutar Bravo Reandy Miracle Rori Christilia Supit Christilia Supit Dewi, Anita Kusuma Dominikus Rojoki Manullang Dorkas Yufice Ariyanti Kale Edwin Wantah Emilia Mheidy Modjedje Emilia Mheidy Modjedje Erungan, Josua Ester Hutagalung Febryani M. L. Rattu Febryani M. L. Rattu Feren Fidelya Pantow Ferry Slat Freddy Semuel Kawatu Frisca Glorya Woran Frisca Glorya Woran Gabryla Simanullang Gabryla Simanullang Gian Tulangow Gilly Marlya Tiwow Gloria Kalow Green Christine Lapian Harkinal Mikly Helmi Rorimpandey Herman Philips Dolonseda Hizkia Rori I Kadek Satria Arsana Indriasari, Levy Intan P. Kairupan Iwan Kandori Jently F. Tamailang Jeremi Hendro Assa Jerry Rommy Herter Wuisang Jerry Wuisan Jetty D. Lempas Jetty Lempas Jety Deisye Lempas Joan Lotulung Johana Moningka Johana Moningka Jones Xaverius Pontoh Josua Erungan Jouber Dame Jouber Dame Joubert Dame Juan Cesey Dame Juan Cesey Dame Juwita Sumolang Juwita Sumolang Kalow, Gloria Kalua, Karmila Kambey, Joseph Kaparang, Maria Melva Karmila Kalua Kemur, Stevan Keren Fardila Wowiling Kevin Lumowa Koroh, Mirella Lapian, Green Christine Levy Indriasari Lidia Aprileny Hutahaean Lihart Lumapow Listriyanti Palangda Livia Rantung Lotulung, Joan Mamanua, Steven Manasal, Geovani Quenthree Mandagi, Injili Mandang, Andreas S Maria M Kaparang Maria Melva Kaparang Marsela Sangari Mashudi, Virginia Renata Mawarta Nania Marisina Mawarta Nania Marisina Meike Mamentu Merlin Sabintoe Mikly, Harkinal Milenio Michael Kojongian Milka Najoan Milka Najoan Mirella Koroh Momongan, Jeremy F. Mona Pratiwi Silvi Mutiara Claudia Frisca Fransit Rumagit Niny Makaliwe Obet Nego Patampang Oroh, Silvana Paembonan, Tiara Lestari Palar, Sisilia Pantow, Feren Fidelya Patampang, Obet Nego Piring, Audy Maudy Purwaningsih, Sri Siswanto Raden Mohamad Herdian Bhakti Rattu, Febriani M.L. Risye Pangkey Rivaldo Kowaas Rivaldo Kowaas Robert Richard Winerungan Rori, Hizkia Rumagit, Mutiara Claudia Frisca Fransit Sabintoe, Merlin Sahat Renol HS - -, Sahat Renol HS - Sakul, Amelda Sangari, Marsela Santi Tamasalang Santi Tamasalang Selvita Eka Eviana Purba Sengkey, Anjeli Shelty D. M. Sumual Siane Diana Sahari Silvana S.A Oroh Simanullang, Gabryla Sinoritha, Julia Sisilia Palar Siswanto, Anilla Adelia Sjeddie Watung Slat . Slat, Ferry Sondakh, Angelina Sophia Pongoh Sri P. Siswanto Sri Purwaningsih Sri Purwaningsih Sri Siswanto Purwaningsih Stanny Sicilia Rawung Steven Mamanua Sumangkut, Luis D. K. Sumolang, Juwita Tamboto, Henry Jeheskiel Daniel Taroreh, Johny Tinneke Evie Meggy Sumual Tulangow, Gian Tumbelaka, Steven Set Xaverius Umiyati Annisaa Basis Umiyati Annisaa Basis Ursia, Vience Varisky Abraham Dumanaw Vience Ursia Virginia Renata Mashudi Yulianti Yulianti