Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Triadik

The Evaluation Of The Implementation Of Workshops On The Preparation And Development Of Learning Tools In The Ppg Pre-Service Study Program At The Fkip University Of Bengkulu Dharmayana, I Wayan; Alexon, Alexon
TRIADIK Vol. 18 No. 2: OKTOBER 2019
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/triadik.v18i2.11391

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penyelenggaraan workshop penyusunan dan pengembangan perangkat pembelajaran pada Program Studi PPG Prajabatan FKIP Universitas Bengkulu dengan mengacu pada standar pendidikan guru berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 55 Tahun 2017 tentang Standar Pendidikan Guru yang dijabarkan dalam pedoman penyelenggaraan PPG. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa PPG Prajabatan bersubsidi angkatan ke -2 yang berjumlah 167 mahasiswa. Sampel penelitian berjumlah 96 mahasiswa yang mengisi kuesioner evaluasi. Evaluasi program workshop penyusunan dan pengembangan perangkat pembelajaran yang mendidik menggunakan model CIPP, yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan kegiatan workshop penyusunan dan pengembangan perangkat pembelajaran berlangsung baik dan efektif (Mean=4,18) dari penilaian dengan menggunakan skala lima. Penilaian terendah (mean = 3,56) diberikan dalam aktivitas ujian formatif dan penilaian tertinggi (mean=4,23) pada aktivitas peer-teaching. Meskipun hasilnya positif, masih banyak yang mesti disempurnakan dan dikembangkan berdasarkan hasil refleksi pengalaman mahasiswa selama mengikuti workshop siklus 1 sampai siklus 7. Terkait hasil penelitian ini kemudian dilakukan pembahasan.Kata kunci: Evaluasi, workshop, Perangkat Pembelajaran ABSTRACTThis study aimed to evaluate the implementation of workshops on the preparation and development of learning tools in the PPG Pre-service Study Program at the FKIP University of Bengkulu by Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 55 Tahun 2017 concerning Teacher Education Standards outlined in PPG implementation guidelines. The population of this study were all PPG students in the 2nd batch totaling 167 students. The research sample consisted of 96 students who filled out the evaluation questionnaire. The evaluation of the workshop program was the preparation and development of educational learning tools using the CIPP model, which was analyzed descriptively. The results showed that the implementation of workshop preparation and development of learning tools in  well and effective category (Mean = 4.18) from the assessment using a five rating scale. The lowest rating (mean = 3.56) was given in the formative test activities and the highest rating (mean = 4.23) in peer-teaching activities. Even though the results are positive, there are still many that must be refined and developed based on the results of student experience reflection during the first cycle to the 7th cycle of workshop. Related to the results of this study, were then discussed.Keywords:Evaluation, Workshop, Teaching and Learning Tools 
STUDI DESKTIPRIF TINGKAT SUBJETIVE WELL BEING SISWA SMA NEGERI DAN SWASTA DI KOTA BENGKULU Anugra, Medi; Dharmayana, I Wayan; Sholihah, Afifatus
TRIADIK Vol. 19 No. 2: OKTOBER 2020
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/triadik.v19i2.16456

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat subjective well being siswa SMA Negeri dan swasta di Kota Bengkulu. Penelitian ini termasuk dalam deskriptif kuantitatif. Teknik penelitian stratified cluster sampling dan menggunakan angket dengan 52 item pernyataan. Sampel Penelitian ini SMA Negeri 5 sebanyak 160 Responden, SMA Negeri 10 sebanyak 154 Responden, SMA Muhamdiyah sebanyak 133 Responden, dan SMA It Iqra sebanyak 152 Responden. Metode analisis data menggunakan rumus persentase melalui rumus skala Likert. Hasil penelitian pada SMA Negeri 5 Kota Bengkulu di peroleh nilai 21.0% pada tingkat tinggi. Hasil penelitian pada SMA Negeri 10  Kota Bengkulu di peroleh nilai 21.0% pada tingkat tinggi. Hasil penelitian pada SMA Muhamadiya 4 di peroleh nilai 14.9%pada tingkat rendah.. Selanjutnya Hasil penelitian pada SMA IT Iqra di peroleh nilai 19.9 % pada tingkat rendah.
Peran Kontrol Diri Dan Aktivitas Penggunaan Game Online Terhadap Prokrastinasi Akademik Pada Siswa MAN Bengkulu Utara Viransi, Pera; Dharmayana, I Wayan; Sholihah, Afifatus
TRIADIK Vol. 19 No. 2: OKTOBER 2020
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/triadik.v19i2.16458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan melihat hubungan peran kontrol diri dan aktivitas penggunaan game online terhadap prokrastinasi akademik pada siswa MAN Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif Teknik korelasi. Subjek penelitian ini berjumlah 149 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner angket skala likert dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Korelasi Ganda. Hasil penelitian yaitu (1) Siswa memiliki prokrastinasi akademik yang sangat tinggi (2) Siswa memiliki intensitas penggunaan game online yang sangat tinggi (3) kontrol diri yang sangat rendah (4) Terdapat rhitung -0.629 dengan p=0.000 < ? 0.05 korelasi negatif yang signifikan antara kontrol diri dengan prokrastinasi akademik siswa (5) Terdapat rhitung 0.639 dengan p=0.000 < ? 0.05 korelasi positif yang signifikan antara aktivitas penggunaan game online dengan prokrastinasi akademik siswa (6) Hubungan yang signifikan yang negative antara kontrol diri dan aktivitas penggunaan game online dengan prokrastinasi akademik. Semakin rendah kontrol diri dan aktivitas penggunaan game online tinggi, semakin tinggi prokrastinasi akademik
ANALISIS ALOKASI WAKTU BIMBINGAN KLASIKAL BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 111 TAHUN 2014 DI SMAN 2 KOTA BENGKULU Edo, Suhendi; Dharmayana, I Wayan; Dewi, Hatra
TRIADIK Vol. 23 No. 2: Oktober 2024
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/triadik.v23i2.39818

Abstract

ABSTRAK Permendikbud nomor 111 tahun 2014 menjadi acuan bimbingan dan konseling dalam manajemen pelaksanaannya di satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan jadwal 1 jam pelajaran/kelas setiap minggu pada layanan bimbingan klasikal di SMAN 02 Kota Bengkulu. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi yang dimana pengumpulan data dari sumber primer (Permendikbud nomor 111 tahun 2014) dan sekunder (Observasi dan Wawancara). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketidakefektifan kegiatan layanan bimbingan klasikal di SMAN 02 Kota Bengkulu dengan menetapkan jadwal layanan bimbingan dan konseling dengan alokasi waktu 1 jam pelajaran setiap kelas/minggu dan juga ketidaksesuaian dengan ketentuan permendikbud nomor 111 tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah mengenai ketentuan alokasi waktu layanan bimbingan dan konseling di satuan pendidikan. Kata Kunci: analisis, bimbingan klasikal, permendikbud ABSTRACT Regulation of the Minister of Education and Culture Number 111 of 2014 serves as a reference for guidance and counseling in its implementation management in educational units. This research aims to determine the effectiveness of implementing a schedule of 1 lesson hour/class every week in classical guidance services at SMAN 02 Bengkulu city. This research uses a qualitative approach with an ethnographic method, where data is collected from primary sources (Regulation of the Minister of Education and Culture Number 111 of 2014) and secondary sources (Observation and Interviews). The results of this study indicate the ineffectiveness of classical guidance service activities at SMAN 02 Kota Bengkulu by setting a guidance and counseling service schedule with an allocation of 1 lesson hour per class/week and also non-compliance with the provisions of the Regulation of the Minister of Education and Culture Number 111 of 2014 concerning Guidance and Counseling in Basic and Secondary Education regarding the allocation of time for guidance and counseling services in educational units. Keywords: Analysis, Classical Guidance, Ministerial Regulation