p-Index From 2021 - 2026
5.337
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Komunikasi Indonesian Journal of Dialectics MediaTor: Jurnal Komunikasi Edutech JURNAL DESTINASI PARIWISATA Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Komunikasi Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Jurnal Kajian Komunikasi ProTVF J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung PRofesi Humas Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal Komunikasi Jurnal ASPIKOM Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi Prosiding Magister Ilmu Komunikasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Common Journal of Humanities and Social Studies Koneksi Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi Jurnal Manajemen Komunikasi Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Keluarga Berencana Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Patriot Acta Diurna: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Jurnal Cahaya Mandalika ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Sadharananikarana: Jurnal Ilmiah Komunikasi Hindu Journal of Scientific Communication (JSC) Jurnal Visi Komunikasi Journal of Education and Counseling (JECO) International Journal of Media and Communication Research Jurnal Signal Gandiwa Jurnal Komunikasi Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Midang Comdent: Communication Student Journal Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Sawerigading
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran stakeholders dalam membangun identitas Purwakarta yang berwawasan nilai budaya lokal Susie Perbawasari; Susanne Dida; Aat Ruchiat Nugraha
PRofesi Humas Vol 4, No 1 (2019): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.64 KB) | DOI: 10.24198/prh.v4i1.21349

Abstract

Proses pembangunan mental dan infrastruktur di suatu daerah menjadi kekuatan utama dalam usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Purwakarta sebagai pusat kawasan Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah II Jawa Barat yang meliputi Karawang, Subang dan Bekasi memiliki posisi yang strategis dalam proses pengembangan wilayahnya dalam upaya mewujudkan pembangunan yang merata bagi masyarakat. Purwakarta yang termasuk sebagai wilayah penyangga pembangunan industri metropolitan sangat rentan terpengaruh oleh arus perubahan budaya dari wilayah sekitarnya, terutama yang berasal dari Jakarta, Bekasi, dan Karawang. Dalam upaya menjaga nilai-nilai kedaerahan di Purwakarta, maka proses pembangunan yang dilakukan di kabupaten Purwakarta dengan melaksanakan pembangunan yang berwawasan pada nilai-nilai budaya lokal yang dipadukan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Nilai-nilai budaya lokal tersebut diimplementasi pada berbagai sektor pembangunan di Purwakarta terutama yang berkaitan dengan layanan publik seperti bidang kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sosial, pariwisata, dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan mengenai peran stakeholders dalam membangun daerah Purwakarta yang berwawasan nilai budaya Sunda yang dapat menjadi identitas daerah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, focus group discussion, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah kabupaten Purwakarta sangat dominan dalam mengembangkan proses pembangunan yang berwawasan nilai budaya Sunda terutama semenjak kepemimpinan Bupati Dedi Mulyadi. Akhirnya, adanya sinergis antar stakeholders di Purwakarta telah memberikan dampak yang baik bagi keterkenalan pembangunan Purwakarta sebagai salah satu kabupaten yang memiliki identitas dan menjadi tujuan destinasi wisata baru di Jawa Barat. 
Strategi Perencanaan Humas Media Sosial Radio OZ sebagai Upaya Transformasi Pendengar Paramitha Wydaswari; Susanne Dida; FX Ari Agung Prastowo
PRofesi Humas Vol 3, No 2 (2019): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.841 KB) | DOI: 10.24198/prh.v3i2.15711

Abstract

Radio memiliki banyak manfaat, dengan menggunakan radio informasi dapat disampaikan dengan cepat ke masyarakat. Manfaat lainnya dari penggunaan radio adanya jangkaunya yang luas dan menghibur karena memiliki keunggulan yakni suara. Persaingan radio saat ini sangat kuat, ditambah dengan kehadiran media sosial, dimana banyak masyarakat saat ini menggunakan media sosial untuk mencari dan menyebarkan informasi. Perkembangan media sosial juga dirasakan oleh Radio OZ. Pada masanya, Radio OZ  sangat populer di kalangan remaja bahkan menjadi referensi gaya hidup remaja masa kini. Agar mampu bersaing di era yang kompetitif, Radio OZ menggunakan digital marketing untuk menjangkau pendengarnya. Oleh karena itu penelitian ini memiliki tujuan bagaimana menggunakan digital marketing dalam hal ini media sosial dengan perencanaan yang baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, untuk menggambarkan hasil penelitian secara mendalam. Adapun hasil penelitian menemukan enam langkah menggunakan media sosial dengan baik. Enam langkah tersebut adalah analisis situasi, penentuan tujuan, menentukan target, memilih strategi, taktik, dan yang terakhir adalah menyusun waktu penggunaan. Perkembangan digital marketing dalam wujud media sosial memberikan kemudahan bagi pengelola media penyiaran untuk mengkomunikasikan transformasi kepada pendengarnya. Namun demikian tetap harus memperhatikan langkah-langkah pemanfaatan media sosial di antaranya pemahaman situasi dengan mengedepankan penelitian sebagai radar akan kebutuhan pendengar.
HEALTH AGENT AWARD SEBAGAI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT NUTRIFOOD INDONESIA Amelinda Vindrayani Fuad; Susanne Dida; Kokom Komariah
PRofesi Humas Vol 2, No 1 (2017): PRofesi Humas
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.549 KB) | DOI: 10.24198/prh.v2i1.11462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan tahap perencanaan, pelaksanaan, pengecekan, dan evaluasi program Health Agent Award 2015 sebagai salah satu program corporate social responsibility PT Nutrifood Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskrptif.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan studi kepustakaan. Teknik penentuan key informant dengan cara purposive sampling. Teknik validitas data menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, program Health Agent Award 2015 diselaraskan dengan visi, misi, tujuan, dan target sasaran oleh tim Public Relations. Tahap pelaksanaan dimulai dengan seleksi proposal tim mahasiswa, briefing dan edukasi kepada para Health Agent, pengimplementasian rancangan proyek kesehatan di sekolah dasar oleh tim Health Agent, hingga awarding session di ballroom Hotel Century Park Jakarta. Tahap pengecekan dilakukan satu kali dan dalam bentuk penjurian saat kick-off program di sekolah dasar.Tahap evaluasi dilakukan dalam bentuk laporan untuk membahas kekurangan dan kelebihan program. Simpulan dari program Health Agent Award 2015 sebagai corporate social responsibility adalah, program telah dijalankan dengan baik oleh PT Nutrifood Indonesia. Saran diberikan pada tahap perencanaan CSR sebaiknya melibatkan top management. Pada tahap pelaksaan CSR, tim Public Relations lebih berperan aktif dengan menjadi mentor di lapangan bagi para tim Health Agent. Tahap pengecekan sebaiknya tidak hanya sekali, melainkan paling tidak dua minggu sekali untuk mengetahui perubahan yang terjadi di lapangan. Tahap evaluasi sebaiknya juga mempertimbangkan cara untuk sustainability program di sekolah dasar.
Pelatihan Komunikasi Bagi Kader Posyandu di Desa Pegerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat Retasari Dewi; Susanne Dida; Renata Anisa
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 02 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.875 KB) | DOI: 10.32509/am.v1i02.522

Abstract

Strategi operasional pembangunan kesehatan Indonesia 2015-2019 adalah pembangunan keluarga. Dalam melaksanakan kegiatan pembangunan kesehatan dengan pendekatan keluarga, Puskesmas dibantu oleh Pusat Pelayanan Terpadu (Posyandu). Sebagai mitra Puskesmas, kader-kader Posyandu diharapkan dapat melaksanakan fungsi promotif dan preventif melalui forum komunikasi yang dilaksanakan setiap bulan di wilayah operasinya masing-masing. Tujuan dari kegiatan pelatihan komunikasi ini adalah memberikan pengetahuan tentang komunikasi, dan pemanfaatan media komunikasi untuk promosi informasi kesehatan. Metode yang digunakan dalam pelatihan komunikasi ini adalah survei, pelatihan komunikasi, pendampingan pembuatan media promosi kesehatan dan evaluasi. Hasil pelatihan memperlihatkan bahwa pengetahuan peserta mengenai ilmu komunikasi bertambah, peserta menyadari pentingnya menggunakan teknik dan media komunikasi yang tepat untuk mempromosikan informasi kesehatan, dan peserta mencoba melaksanakannya dalam kegiatan Posyandu.
PERSONAL BRANDING RACHEL GODDARD SEBAGAI BEAUTY TRAVEL DAN PARODY VLOGGER Natasha Putri Tumakaka; Susanne Dida; FX Ari Agung Prastowo
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 15 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.054 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2019.15.2.2134

Abstract

Rachel Goddard memilih youtube untuk menjadi media utama dalam mata pencahariaanya. Melalui kegiatan video blogging, Rachel membuat konten-konten yang mendukung passionnya dalam berkarya. Sebagai sosok yang menggunakan dirinya sebagai pusat dari pekerjaannya, sangatlah perlu untuk memasarkan dirinya secara sistematis, secara singkat dapat dibilang bahwa seorang Youtuber perlu melakukan personal branding terhadap dirinya. Rachel mem-branding dirinya sebagai Beauty, Travel and Parody Vlogger yang ditunjukkan melalui akun Youtubenya. Rachel Goddard telah mengetahui identitas yang ingin dikeluarkan dalam dirinya kepada orang lain juga tujuan yang ia miliki dalam membuat video blog, Rachel memiliki cara untuk membentuk identitas onlinenya dalam proses personal brandnya sebagai beauty, travel & parody vlogger melalui video-video yang ia buat dan Rachel Goddard membentuk identitas online yang ia miliki dan apa yang menjadikannya menarik namun Rachel belum bisa menunjukkan konsistensi dirinya secara maksimal dalam pemerataan konten, penggunaan identitas online.
Strategi Digital Branding Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Melalui Media Sosial Lyra Vellaniza Ferbita; Yanti Setianti; Susanne dida
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.646 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2020.12.2.2865

Abstract

Media Sosial menjadi salah satu media yang digunakan LIPI untuk menghilangkan anggapan yang kaku dan birokratis. Media sosial digunakan untuk memasyarakatkan hasil penelitian dan menjadi media untuk melakukan branding yakni melalui strategi digital branding. Tujuan dari penulisan ini adalah mengetahui bagaimana strategi digital branding media sosial LIPI dibuat untuk memasyarakatkan hasil riset dan membentuk citra positif lembaga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi literatur dan melakukan wawancara dengan pengelola media sosial LIPI dan koordinator media massa LIPI. Adapun hasil penelitian yakni, Tim Humas LIPI dalam membuat strategi digital branding sesuai dengan pendekatan I-Branding yakni, Understanding Customer yakni media sosial dibuat dengan memperhatikan kebutuhan informasi followers yang berbeda-beda pada setiap platform media sosial, Marketing Communication yakni sebagai sebuah brand LIPI memahami pentingnya komunikasi dua arah dengan followersnya agar tercipta komunikasi positif, Interactivity yakni media sosial sebagai wadah berdiskusi dan menstimulasi publik untuk berdiskusi memberikan masukan terkait lembaga, dan Content yakni konten informasi dibuat menarik, mudah dipahami, menggunakan bahasa popular dan telah terverifikasi ilmiah sehingga dapat dipertanggung jawabkan. Dalam mengelola media sosialnya, Tim Humas LIPI melakukan pemetaan khalayak yang menentukan jenis konten dan informasi yang akan diposting di media sosial. Dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan keterbatasan dan hambatan dalam peralatan, Sumber Daya Manusia (SDM) dan pendanaan dapat diatasi dengan strategi digital branding yang tepat sehingga salah satu media sosial LIPI yakni Instagram memiliki followers terbanyak se LPNK di bawah Kementerian Riset dan Teknologi RI dan menjadi rujukan informasi sains.
Celebrity Cake Branding as the Initiators of Nowadays Cake Rostika Yuliani; Susanne Dida; Nisa Eka Nastiti
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24329/aspikom.v5i1.435

Abstract

The development of business culinary in Bandung city invited Indonesian national celebrities to invest in cake shops. Laudya Cynthia Bella, with her Bandung Makuta, and Ananda Omesh, with his Bandung Kunafe, were the initiators. The research aimed to assimilate the branding methods of Bandung Makuta and Bandung Kunafe as nowadays cakes. The research used a combination between a qualitative method and a study-case approach. The data was collected by performing interviews, observation, literature review, and online data gathering. The research found that branding activity run by Bandung Makuta and Bandung Kunafe in the form of advertising, marketing, public relations, and special events was considered successful in making residents and tourists of Bandung visit Bandung city and purchase the products. Taglines #initehngangenin (#itismemorable) and #lembutpisaneuy (#itisalsomoist) promoted by Bandung Makuta and Bandung Kunafe, respectively, triggered the customers to be more intrigued by the products. The research recommended that Bandung Makuta and Bandung Kunafe start to innovate and modify their products, notably the form, taste, and package
Pengaruh Terpaan Informasi Keluarga Berencana terhadap Intensi Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Kholidil Amin; Purwanti Hadisiwi; Jenny Ratna Suminar; Susanne Dida
Jurnal Komunikasi Vol. 16 No. 2 (2022): VOLUME 16 NO 2 APRIL 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/komunikasi.vol16.iss2.art7

Abstract

Family Planning (FP) is a program continuously promoted by the Government of Indonesia to control population growth. One of the government's efforts is to increase long-acting contraceptive methods (LAPM). Information about FP and LAPM is important for couples of childbearing age deciding on contraceptive method choice. This research uses the theory of planned behavior, and the present study examines the effect of information exposure about FP on intentions to use LAPM, mediated by several factors forming behavioral intentions. The present study conducted a cross-sectional survey of 74 women of childbearing age in Kampung KB RW01 Pringgokusuman, Yogyakarta City. PLS-SEM (Structural equation modeling) was employed to test the model's fit and path analysis. The present research found that information exposure to FP predicts attitudes, subjective norms, and perceived behavioral control related to LAPM. The results also showed that the intention to use LAPM is significantly influenced by information exposure about FP mediated by subjective norms but not mediated by attitude and perceived behavioral control. The present study also discusses the implications of these findings for the theoretical realm and the practical domain of FP.
Personal Kreatif Branding Yulia Baltschun sebagai Diet Influencer Melalui Instagram Annisa Luthfiyyah; Yanti Setiyanti; Susanne Dida
JOURNAL OF SCIENTIFIC COMMUNICATION (JSC) Volume 2 Issue 2, Oktober 2020
Publisher : Magister Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.252 KB) | DOI: 10.31506/jsc.v2i2.8468

Abstract

The presence of Instagram is an alternative media to be used by the public as a means of finding information. Aiming to be widely known, Instagram users need to form a personal branding to be able to show their characteristics through Instagram post content. Instagram social media is a media that is often accessed by audiences and the development of content on Instagram social media. This study aims to describe the creative personal branding of Yulia Baltschun as a diet influencers through social media Instagram in accordance with the competencies, standards and style of Yulia Baltschun. The method in this study uses descriptive methods with qualitative data types. Data collection method used is the study of literature. The results of the study explain the personal branding conducted by Yulia Baltschun as a diet influencer on Instagram. The results of this study show that the ability, style and the standard it has on every Instagram content post. The consistency shown by Yulia Baltschunn in the process of personal branding is done by planning every month. The content in Instagram posts contains information about dietary patterns and healthy living. Based on the post content obtained on Instagram, Yulia Baltschun's self-identity is shown in terms of authenticity, integrity, consistency, specialization, authority, diversity, relevance, visibility, consistency, goodwill and performance. Forming the right identity is what Yulia Batschun has succeeded in forming personal branding the right.   Kehadiran Instagram merupakan media yang menjadi alternatif untuk digunakan khalayak sebagai sarana pencarian informasi. Bertujuan agar dapat dikenal secara luas, pengguna Instagram perlu membentuk sebuah personal branding untuk dapat memperlihatkan ciri khas melalui konten postingan Instagram. Media sosial Instagram merupakan media yang sering untuk di akses oleh khalayak dan semakin berkembangnya konten-konten pada sosial media Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan personal kreatif branding dari Yulia Baltschun sebagai diet influencer melalui sosial media Instagram sesuai dengan kompetensi, standar dan gaya dari Yulia Baltschun. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis data kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah studi literatur. Hasil penelitian menjelaskan tentang personal branding yang dilakukan oleh Yulia Baltschun sebagai diet influencer di Instagram. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa kemampuan, style (gaya), dan standar yang dimilikinya pada setiap postingan konten Instagram. Konsistensi yang diperlihatkan Yulia Baltschunn dalam proses personal branding dilakukan dengan melakukan perencanaan (planning) setiap bulannya. Adapun konten dalam postingan Instagram berisikan mengenai informasi tentang pola diet dan hidup yang sehat. Berdasarkan konten postingan yang didapat di Instagram, identitas diri Yulia Baltschun diperlihatkan dari keotentikan, integritas, konsistensi, spesialisasi, otoritas, keberbedaan, relevan, visibilitas, konsistensi, goodwill dan kinerjanya. Pembentukan identitas diri yang tepat tersebutlah maka Yulia Batschun berhasil dalam membentuk personal branding yang tepat. 
AKTIVITAS KOMUNIKASI KELUARGA PASIEN, KADER JIWA, PERAWAT DI LINGKUNGAN RUMAH ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA PASCA PASUNG Sri Wahyuningsih; Susanne Dida; Jenny Ratna Suminar; Yanti Setianti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 9 No 3 (2019): Juli
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.506 KB) | DOI: 10.32583/pskm.9.3.2019.267-286

Abstract

Pasien gangguan jiwa yang berjumlah 37 di desa Wonorejo memerlukan perhatian khusus dari berbagai pihak. Selain perawat, dan kader jiwa memberikan perawatan di Posyandu Jiwa setiap bulannya,perawatan dilanjutkan di rumah pasien, dengan melibatkan keluarga, disamping kader jiwa, dan perawat. Tujuan penelitiannya, menggali dan menganalisis aktivitas komunikasi keluarga pasien, kader jiwa, dan perawat terhadap ODGJ pasca pasung dilingkungan rumah. Metode penelitian kualitatif, berparadigma konstruktivistik, pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan datanya observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan bahan audio visual. Subjek penelitiannya 7 keluarga, 7 pasien, 2 kader jiwa, dan 1 perawat dengan purposive sampling. Triangulasi dan member check sebagai validitas. Hasil Penelitiannya terjadi komunikasi keseharian keluarga dengan pasien. Adanya kunjungan perawat dan kader jiwa kerumah pasien. Pembahasannya adanya aktivitas komunikasi keluarga dengan melakukan terapi komunikasi keluarga, dan terapi komunikasi obat terhadap pasien ODGJ pasca pasung. Adanya aktivitas komunikasi terapeutik kader jiwa dan perawat yaitu home visite keluarga dan pasien ODGJ pasca pasung dan psikoedukasi keluarga dan pasien. Kesimpulannya bahwa adanya terapi komunikasi terapeutik yang dilakukan keluarga terhadap pasien, dan adanya kunjungan, psiedukasi dari kader jiwa dan perawat ke rumah pasien ODGJ pasca pasung akan membantu dalam penyembuhan gangguan jiwa pasien ODGJ pasca pasung di desa Wonorejo. Kata kunci: aktivitas komunikasi terapeutik, odgj pasca pasung, perawat, kader jiwa COMMUNICATION ACTIVITIES OF FAMILY PATIENTS, SOUL KADER, NURSING IN PEOPLE'S HOUSE ENVIRONMENT WITH POST-SINGLE LIFE DISORDERS ABSTRACT 37 mental patients in Wonorejo village need special attention from various parties.In addition to nurses, and mental cadres provide care at the MentalPosyandu every month, care is continued at the patient's home, involving the family, as well as mental cadres, and nurses. The purpose of research was to explore and analyze the communication activities of the patient's family, mental cadres, and nurses towards ODGJ postpasung in the home environment. Qualitative research methods, constructive paradigms, case study approaches. Data collection techniques are observation, in-depth interviews, documentation, and audio-visual materials. The research subjects were 7 families, 7 patients, 2 mental cadres, and 1 nurse with purposive sampling. Triangulation and member check as validity. The results of his research occur daily family communication with patients. The visit of nurses and mental cadres in the patient's home. The discussion was the existence of family communication activities by conducting family communication therapy, and drug communication therapy for ODGJ patients postpasung. the existence of therapeutic communication activities for mental cadres and nurses, namely family home visite and ODGJ patients postpasung and family and patient psychoeducation. In conclusion, the therapeutic communication therapy carried out by the family towards patients, and the presence of visits, education from mental cadres and nurses to the homes of post-pasung ODGJ patients will help in healing mental disorders in post-pasung ODGJ patients in Wonorejo villag. Keywords: therapeutic communication activity, odgj post-pasung, nurse, mental of cadre, family
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Aang Koswara Aat R. Nugraha, Aat R. Aat Ruchiat Nugraha Abdul Qayoum Safi Amelinda Vindrayani Fuad Andi Subhan Amir Anggita Sarasati Annisa Luthfiyyah Anton Surahmat Arif Rifqi Zaidan Asep Suryana Centurion Chandratama Priyatna Cho, Sung Kyum Dadang Rahmat Hidayat Deddy Mulyana Diah Fatma Sjoraida Eko Purnomo Elnovani Lusiana Emanuel S Leuape Evi Novianti Evi Nursanti Rukmana, Evi Nursanti Fachry Abda El Rahman Farida Nurfalah, Farida Feliza Herison Feliza Zubair Firunika Intan Cahyani FX. Ari Agung Prastowo Gobel, Sry Ade Muhtya Hanny Hafiar Hanny Hafiar Hazrat Shah Kayen Herlina Agustin Heru Ryanto Budiana Ihsan, Nadhifa Imara Jenny Ratna Suminar Jenny Ratna Suminar Juwono Tri Atmodjo Kairupan, Natasha Helena Kautsar, Marwa Khatol Shafiq Kholidil Amin Kokom Komariah Leuape, Emanuel S Lexianingrum, Siti Rahayu Pratami Lilis Puspitasari Luthfiyyah, Annisa Lyra Vellaniza Ferbita M. Arie Desman Maryani, Eni Maulvi, Herzi Rahmatia Melinda Puspa Negara Moh Faidol Juddi Muhammad Mulyadi Pane Muslimin, Fauzy Akmal Mustaffa, Normah Mutia Anindri Mutia, Lu'lu Natasha Putri Tumakaka Nikitamara Nikitamara Nisa Eka Nastiti Nugroho Ajie Hartono Nursari, Tita Nuryah Asri Sjafirah Nuryah Asri Sjafirah, Nuryah Asri Nuryanto, Iis Latifah Pane, Muhammad Mulyadi Paramitha Wydaswari Paraswati, Vellyana Pratiwi, Soraya Ratna Priyadharma, Subekti Wirabhuana Purwanti Hadisiwi Renata Anisa Retasari Dewi Retasari Dewi Retasari Dewi, Retasari Rizaldy, Dendy Shobron Rostika Yuliani RR. Ella Evrita Hestiandari Rumyeni, Rumyeni Sa'adatul Aliyah Safi, Abdul Qayoum Saleha Rodiah Sarah Isabella Silaban Setiyanti, Yanti Setyanto, Yugih Shafira Putri Citra Utami Siti Karlinah Soraya Ratna Pratiwi Sukarno Sung Kyum Cho Susie Perbawasari Syamsiar, Syamsiar Syauqy Lukman Tasha Suciati Amanda Putri Tika Mutia Tine Silvana Rachmawati Titut Yuli Prihyugiarto Trie Damayanti Utami, Shafira Putri Citra Uud Wahyudin Willia Yusup Hardy Yanti Setianti Yanti Setiyanti Yuliani, Rostika