This Author published in this journals
All Journal Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Sosioteknologi Kajian Linguistik dan Sastra E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Panggung Nyimak: Journal of Communication Diglosia Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Ranah: Jurnal Kajian Bahasa ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Lire journal (journal of linguistics and literature Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Jurnal Madah Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Deiksis SALINGKA Journal Sampurasun : Interdisciplinary Studies for Cultural Heritage Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya TEKNOSASTIK Jurnal Sora: Pernik Bahasa Asing Jurnal Perspektif Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students Tuah Talino Suar Betang Metahumaniora Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Diakronika Jurnal Manajemen Komunikasi Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Multilingual METABASA Kelasa : Kelebat masalah bahasa dan sastra SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Jurnal Kata : Penelitian tentang ilmu bahasa dan sastra Studies in English Language and Education Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) Panggung Majalah Ilmiah Bahasa dan Sastra Jurnal Linguistik Terapan Fon; Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Estetika Postmodernisme dalam Hijab style Handayani, Linda; Gunardi, Gungun; Darmayanti, Nani
PANGGUNG Vol 24, No 1 (2014): Fenomena dan Estetika Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v24i1.104

Abstract

ABSTRACT Hijab style is a new term in the fashion Muslim hijab that marked novelty shapes. Since the ap- pearance of Hijabers Community in 2010 , there were many changes in the form of veil that accom- panied the change of name became Hijab style hijab. Hijab is initially mandatory Muslim clothing to cover nakedness . Novelty Hijab style made it not only a practice of God command but also become part of fashion . Updates on the form that is often referred to as modernization pull analyzed in terms of aesthetics. Hijab which used by designers founder Hijabers Community becomes the object of this study. The method used in this study is a qualitative approach to the study of cultural and semiotic theory models Baudrillard. The signs were there in style hijab as an aesthetic representation of post- modernism will be described. As cultural products that spread through the mass media, Hijab style became popular and developed following the postmodern aesthetic principled form follows fun. Keywords: Hijab style, aestetics, postmodernism, consumerism, fashion  ABSTRAK Hijab style merupakan istilah baru dalam fashion muslimah yang menandai kebaruan bentuk jilbab. Sejak kemunculan Hijabers Community tahun 2010, terjadi banyak perubahan bentuk pada jilbab yang diiringi perubahan nama dari jilbab menjadi Hijab style. Jilbab pada awalnya adalah pakaian wajib muslimah untuk menutup aurat. Kebaruan Hijab style mem- buatnya tidak hanya menjadi praktik menutup aurat tapi juga menjadi bagian dari fashion. Pembaruan pada bentuk yang kerap disebut sebagai modernisasi menarik dianalisis dari sisi estetika. Hijab yang digunakan oleh desainer-desainer pendiri Hijabers Community menjadi objek penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kajian budaya dan teori semiotik model Baudrillard. Tanda-tanda yang ter- dapat dalam Hijab style sebagai representasi dari estetika postmodernisme akan diuraikan. Sebagai produk budaya yang menyebar melalui media massa, Hijab style menjadi popular dan berkembang mengikuti estetika postmodernisme yang berprinsip form follows fun. Kata kunci: Hijab style, estetika, postmodernisme, konsumerisme, fashion 
STRATEGY OF COMMISSIVES SPEECH ACT ON VERBAL SPEECH IN ENGLISH CONVERSATION Mulatsih, Devi; Nur, Tajudin; Indrayani, Lia Maulia; Darmayanti, Nani
Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : English Department FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1402.904 KB) | DOI: 10.24036/ld.v12i2.100076

Abstract

This research aims to describe the strategy of commissives speech act and speech of formality scale used in English conversation. This research is figure out clearly the cause of language use verbally especially on commissives speech act. In every speech act, context is always accompanies, the speech cannot separate with the using of verbal speech. This research is to answer the questions such as what kinds of commissives speech act strategies use in English conversation, and what kinds of speech of formality scale use by speaker and hearer in English conversation. This research uses a qualitative descriptive method and the data sources used by the researcher from serial movie which is drama comedy. The result findings are the strategies of commissives speech act used in English conversation are direct literal commissives speech act and direct nonliteral commissives speech implicitly, and the speech of formality scale used by speaker and hearer are casual style, intimate style, and consultative style. Key Words: Commissives Speech Act, Commissives Speech Act Strategy, Formality StyleSTRATEGI TINDAK TUTUR KOMISIF PADA TUTURAN VERBAL DALAM PERCAKAPAN BERBAHASA INGGRISPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi tindak tutur komisif dan ragam situasi keformalan tuturan komisif yang digunakan dalam percakapan berbahasa Inggris. Penelitian ini dapat memberi gambaran secara jelas apa saja yang menyebabkan perbedaan penggunaan bahasa secara verbal khususnya pada tindak tutur komisif. Dalam setiap tindak tutur, selain konteks yang menyertainya, tuturan tersebut tidak terlepas dari penggunaan tuturan verbal. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah strategi tindak tutur komisif apa yang digunakan dalam percakapan berbahasa Inggris dan ragam situasi keformalan apa yang digunakan oleh penutur dan mitra tutur dalam percakapan berbahasa Inggris. Penulis menggunakan metode analisis deskriptif. Analisis deskriptif adalah suatu metode dengan jalan mengumpulkan data, mengklasifikasi, menganalisis, dan menginterpretasi. Penulis mengambil data untuk diteliti dari film serial yang bergenre drama komedi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi tindak tutur komisif yang digunakan antara lain tindak tutur komisif langsung literal dan tindak tutur komisif langsung nonliteral secara implisit, dan ragam situasi keformalan yang digunakan oleh penutur dan mitra tutur antara lain ragam situasi santai (casual), ragam situasi akrab (intimate), dan ragam situasi usaha (consultative).Kata Kunci: Tindak Tutur Komisif, Strategi Tindak Tutur Komisif, Ragam Situasi keformalan.
Pola intonasi tindak tutur direktif berdasarkan parameter akustik suara dalam praktik dental hypnosisIntonation pattern of directive speech acts based on sound acoustic parameters in the practice of dental hypnosis Aulia Maharani Destiarlisa; Gilang Yubiliana; Andri Abdurrochman; Nani Darmayanti
Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students Vol 4, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pjdrs.v4i1.21989

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini merupakan penelitian interdisipliner antara ilmu kedokteran gigi, fisika, dan linguistik (bahasa). Komunikasi dokter gigi dan pasien saat melakukan praktik dental hypnosis mengandung tindak tutur di dalam tuturannya. Karakteristik suara tuturan dokter gigi secara kuantitas dapat dihitung menggunakan parameter akustik. Perhitungan parameter akustik akan menghasilkan pola yang dapat membantu untuk mengetahui jenis tindak tutur yang diberikan dokter gigi saat praktik dental hypnosis. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel kualitatif dalam penelitian ini yaitu kalimat-kalimat tindak tutur saat praktik dental hypnosis dan sampel kuantitatif hasil pengukuran parameter akustik dari data sekunder pada penelitian yang dilakukan sebelumnya tahun 2016 dengan jumlah naracoba sebanyak 4 orang yang terdiri dari 2 pria dewasa dan 2 wanita dewasa. Hasil: Pola intonasi tindak tutur berdasarkan parameter akustik dalam praktik dental hypnosis menunjukkan bahwa terdapatnya pola intonasi berupa naik turunnya parameter akustik intensitas dan nada (f0), formant 1 sampai dengan formant 5 khusus pada tindak tutur direktif (perintah). Simpulan: Pola intonasi yang dibentuk oleh tindak tutur murni dapat memperlihatkan bahwa tindak tutur direktif selalu memiliki nilai intensitas dan nada yang lebih tinggi dari tindak tutur lainnya, kemudian pada nilai formant 60% dari keseluruhan data perhitungan memiliki kesamaan pola intonasi.Kata kunci: Pola intonasi, tindak tutur, parameter akustik, dental hypnosis, ABSTRACT Introduction: Communication between dentist and patient during dental hypnosis practice consist of speech acts and can be quantitively measured by acoustic parameters. Based on the acoustic parameters, we can find the most appropriate and accurate pattern to help dentists in performing dental hypnosis practice. Methods: This research was descriptive with both quantitative and qualitative approach. Qualitative sample of this research were the sentences of the acts of speech while doing dental hypnosis, and the quantitative sample was the result of parameter acoustics based on the previous research conducted in 2016 about parameter from secondary data. The total of sample were four people consisted of two adults, men and women. Results: Intonation pattern in the form of up and down of the acoustic parameters. The acoustic parameters identified were intensity, pitch (f0), formant 1 until formant 5, from the directive, assertive, expressive, directive+assertive, expressive+assertive, and assertive+expressive speech acts. Conclusion:  The intonation pattern formed by pure speech acts shows that directive speech acts always have a higher intensity and tone value than other speech acts. The formant value of 60% of the total data calculation data has the same intonation pattern.Keywords : Intonation pattern, speech acts, acoustic parameters, dental hypnosis.
ANALISIS WACANA KRITIS PADA LIPUTAN BBC NEWS BERJUDUL DILEMA IBU KOTA BARU Hana Aulia; Nadia Anindita Azyani; Toni Heryadi; Tri Saptarini; Nani Darmayanti
tuahtalino Vol 15, No 1 (2021): TUAH TALINO
Publisher : Balai Bahasa Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/tt.v15i1.3547

Abstract

This research analyzes the ideology contained in the video footage of BBC NEWS coverage of the dilemma of the new capital which was uploaded on March 6, 2020 on the BBC News youtube channel. The purpose of this study is to describe micro, meso, and macro analysis in the discourse of the new capital city presented by BBC News. This study uses the basic theory of critical discourse analysis combined between Theo van Leeuwen's model which focuses on micro aspects, namely discourse production using inclusion and exclusion strategies and Norman Fairclough's model on meso and macro analysis. The results of the analysis on the micro aspect with the use of exclusion and inclusion strategies in the discourse show the dominance of the inclusion of actors, namely the indigenous people of Kalimantan and environmental activists as victims of government policies in terms of relocating the capital city. The meso aspect analysis shows that the whole discourse production process was created and compiled by the BBC News team based on the results of field observations and interviews. The production team also showed more contra voices by including more counter arguments in the dialogue and narrative. The strategy for distributing discourse through the YouTube channel was chosen because the issue raised is an important issue and is currently being discussed nationally. The macro analysis shows the relationship that the BBC News coverage related to the issue of relocating the capital city to Kalimantan is about the majority of people in Kalimantan who are contradicting the issue of relocating the capital city. 
TINDAK TUTUR BAHASA JEPANG PADA MEDIA SOSIAL “INSTAGRAM” DI MASA PANDEMI COVID-19: KAJIAN PRAGMATIK Irzam Sarif S; Nani Darmayanti
Metahumaniora Vol 10, No 3 (2020): METAHUMANIORA, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v10i3.30940

Abstract

AbstrakTindak tutur adalah aktivitas mengujarkan tuturan dengan maksud tertentu. Penelitian mengenai tindak tutur telah banyak dilakukan oleh peneliti sebelumnya, namun jumlahnya masih terbatas yang mengkaji mengenai tindak tutur di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini membahas mengenai jenis-jenis tindak tutur di media sosial Instagram pada masa Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan teori tindak tutur Searle (1979). Metode yang digunakan berupa deskriptif kualitatif. Berdasarkan dari hasil analisis data, peneliti menemukan 3 jenis tindak tutur, yaitu 1) Tindak tutur direktif dengan implikatur membujuk dan menyemangati; 2) Tindak tutur representatif dengan implikatur memerintah dan memberi tantangan; 3) Tindak tutur ekspresif dengan implikatur menyemangati.Kata Kunci: Covid-19, Pragmatik, Tindak tutur  AbstractSpeech act is the activity of uttering speech with a specific purpose. Research on speech acts has been done by many researchers before, but the number is still limited that reviewed the speech acts during the Covid-19 pandemic. This study discussed the types of speech acts on Instagram social media during the Covid-19 period. This study used a pragmatic approach with Searle's speech act theory (1979). The method used is descriptive qualitative. Based on the results of data analysis, researcher found that 3 types of speech acts, namely 1) Directive speech acts with the implicature of persuading and encouraging; 2) Representative speech acts with the implicature of commanding and challenging; 3) Expressive speech acts with the implicature of encouraging.Keywords: Covid-19, Pragmatic, Speech act       
METAFORA KONSEPTUAL CINTA DALAM ALBUM TAYLOR SWIFT: KAJIAN SEMANTIK KOGNITIF Irwan Syah; Wagiati Wagiati; Nani Darmayanti
Metahumaniora Vol 9, No 2 (2019): METAHUMANIORA, SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v9i2.23864

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan konseptualisasi metafora cinta dalam lirik lagu Taylor Swift. Metode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dan kajian konseptual semantik kognitif. Penggunaan bahasa kiasan kini telah merambah pada dunia tarik suara, lirik lagu secara tidak sadar mengandung penggunaan metafora yang tak terlepas pada pengalaman pribadi penulis, khususnya masalah pecintaan. Penganalisisan bertujuan untuk melihat hubungan antara sistem konseptual dan struktur semantik yang terkandung pada bahasa yang digunakan penulis yang dituangkan pada lagu-lagunya. Bedasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ada beberapa konseptualisasi yang ditemukan dalam metafora bertemakan cinta, antara lain konsep cinta sebagai tangisan, konsep cinta sebagai lagu, konsep cinta sebagai benda tersembunyi, konsep cinta sebagai suatu kebutuhan, konsep cinta sebagai keindahan, konsep cinta sebagai kesempurnaan.
TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA PROSES KELAHIRAN DENGAN TEKNIK HIPNOSIS (HYPNOBIRTHING) Angga Sekarsany; Nani Darmayanti; Tatang Suparman
Metahumaniora Vol 10, No 1 (2020): METAHUMANIORA, APRIL 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v10i1.26607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis tindak tutur ilokusi serta mengetahui penanda tindak tutur ilokusi yang terjadi pada tuturan bidan kepada pasiennya dalam proses kelahiran dengan teknik hipnosis (hypnobirthing). Pada penelitian kali ini penulis akan menganalisis jenis dan penanda tindak tutur ilokusinya. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan teori yang dikembangkan oleh Jhon R. Searle. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif dan menggunakan teknik simak catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 32 data yang dianalisis, terdapat 3 jenis tindak tutur ilokusi, yaitu asertif, direktif, dan ekspresif. Di samping itu, ditemukan penanda dalam jenis tindak tutur ilokusi dengan jumlah 45 penanda yang terdiri dari adjektiva, adverbia, frasa adjektival, frasa nominal, frasa preposisional, frasa verbal, kategori fatis, nomina, pronomina, verba, dan verba kopula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses kelahiran dengan teknik hipnosis (hypnobirthing), seorang bidan memanfaatkan tindak tutur ilokusi dalam strategi tuturannya. Dalam hal tersebut seorang bidan dominan menggunakan tindak tutur asertif dan direktif serta penanda tindak tutur ilokusi yang dominan merupakan verba.
FITUR METAFORA DALAM PIDATO PERTAMA SHINZO ABE TENTANG PENYEBARAN VIRUS CORONA DI JEPANG: SUATU KAJIAN WACANA KRITIS Inu Isnaeni Sidiq; Nani Darmayanti
Metahumaniora Vol 11, No 2 (2021): METAHUMANIORA, SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v11i2.35668

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan fitur metafora dalam pidato pertama Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, terkait penyebaran virus corona di Jepang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana metafora digunakan dan apa tujuan penggunakan ungkapan metafora dalam pidato tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kajian wacana kritis Fairclough (1992). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Melalui penelitian ini penulis menemukan 8 buah ungkapan metafora dalam pidato Shinzo Abe dan 4 di antaranya menggunakan kata tatakai  yang berarti pertempuran dengan kolokasi yang berbeda-beda. Selain itu, penulis juga menemukan bahwa ungkapan metafora tersebut digunakan untuk menggambarkan situasi darurat kepada masyarakat dan menjadi dasar pengambilan berbagai kebijakan penting dan mendesak untuk mencegah penyebaran virus yang lebih luas pada fase awal penyebaran virus corona di Jepang.
PELATIHAN PEMULIHAN TRAUMA BAGI PENDAMPING ANAK KORBAN BENCANA DI KABUPATEN PANGANDARAN MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL Dian Ekawati; Nani Darmayanti; Ani Rachmat
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i2.32762

Abstract

Bencana yang terjadi di suatu tempat selalu meninggalkan efek traumatis bagi korbannya, termasuk anak-anak. Banyak hal dapat dilakukan untuk menangani trauma pascabencana pada anak, salah satunya melalui terapi bermain (play therapy) yang disesuaikan dengan kebudayaan setempat. Artikel yang menjadi bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat ini berjudul "Pelatihan Pemulihan Trauma bagi Pendamping Anak Korban Bencana melalui Permainan Tradisional”. Kegiatan ini bersifat interdisipliner antara ilmu budaya dan psikologi dan dilaksanakan pada tanggal 24 - 25 Juni 2019 di Pangandaran bekerja sama dengan IBU Foundation dengan menggunakan metode kualitatif melalui pelatihan bagi peserta yang diambil secara purposive sampling berdasarkan kedinasan yang terkait tema. Peserta pelatihan ini adalah wakil dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan BPBD Kabupaten Pangandaran yang dilatih menjadi pendamping anak korban bencana. Materi yang disampaikan adalah managemen bencana, Child Protection in Emergency (CPIE), dan RUMAH PENTAS (Ruang Ramah Anak Berbasis Permainan Tradisional). Hasil dari pelatihan ini adalah munculnya kesadaran dan kompetensi tentang penanganan bencana yang efektif dan maksimal dengan memperhatikan pola pikir dan budaya masyarakat yang terkena bencana.
PENYULUHAN LITERASI DIGITAL BAGI GURU-GURU SMP DI KOTA SUKABUMI Susi Yuliawati; Dadang Suganda; Nani Darmayanti
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i3.29604

Abstract

Bagi masyarakat pengguna internet, memiliki pengetahuan dan kecakapan menggunakan teknologi digital untuk mengakses dan mengelola informasi; membangun pengetahuan baru; serta berkomunikasi dengan orang lain agar terhubung dan berpartisipasi secara efektif di masyarakat adalah suatu keharusan. Oleh karena itu,  kegiatan PPM ini berupa penyuluhan mengenai literasi digital kepada guru-guru SMP di Kota Sukabumi. Terdapat dua puluh orang guru SMPyang menjadi peserta kegiatan penyuluhan ini yang mewakili sebelas Sekolah Menengah Pertama yang berbeda di Kota Sukabumi, yaitu SMPN 1, SMPN 2, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 6, SMPN 7, SMPN 13, SMPN 14, SMPN 15, SMPN 16, dan SMP Mardi Waluya 2. Literasi digital adalah istilah yang mengacu pada pengetahuan dan kecakapan menggunakan media digital, perangkat komonukasi, dan jaringan untuk menemukan, membuat, dan mengevaluasi informasi, serta menggunakannya secara bijak, cerdas, cermat, tepat, sehat, dan taat hukum dalam rangka menjalin interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Didasari oleh konsep tersebut, kegiatan ini ditujukan untuk membantu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para pendidik di tingkat Sekolah Menengah Pertama tentang dampak penggunaan teknologi digital sehingga mereka dapat memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan penuh bertanggung jawab. Selanjutnya, pengetahuan dan kesadaran tersebut dapat mereka tularkan pada para anak didik mereka. Dari kegiatan penyuluhan ini, perubahan yang tampak dari adalah peningkatan pengetahuan para peserta mengenai cara berkomunikasi yang bijak di media sosial, perbedaan berita akurat dan hoax, dan bahaya ujaran kebencian bagi keharmonisan sosial.
Co-Authors Adji, Muhammad Afina Naufalia Afni Apriliyanti Devita Afrianto Afrianto Agus Nero Sofyan Aisyah Nadila Andree Al Zahra, Risya Alfaris, Reza Salman Amalia Qurrota Ayuni Andri Abdurrochman, Andri Angga Sekarsany Ani Rachmat Ardiya, Ardiya Aryanti, Maya Lisa Aulia Maharani Destiarlisa Aulia Pebrianti Wardani Aulia Pebrianti Wardani Awaludin Nugraha Bayu Setiawan Cece Sobarna Dadang Suganda Deden Novan Setiawan Nugraha Deden Usman Hafidi Devi Mulatsih Devi Mulatsih Dian Ekawati Dian Ekawati Dian Indira Duddy Zein Duddy Zein Duddy Zein Ekaning Krisnawati Elektra Aulia Maharani Erlina Zulkifli Mahmud Eva Tuckyta Sari Sujatna Fahmy Lukman Faradhiba Salsabila Farida Ariyani Fikri Hakim Fikri Hakim Gilang Yubiliana Gilang Yubiliana Gungun Gunardi Gungun Gunardi, Gungun Hana Aulia Harzi, Azka Athallah Hendrawan, Wawan Heri Heryono Humaira Izzahurrohman Ilham Munandar Inu Isnaeni Sidiq Irwan Syah Irzam Sarif S Jatmika Nurhadi Juli Yani Juli Yani Khunafa 'Ilmi Husnada Kusrin Lia Amelia Nurkhazanah Lia Maulia Indrayani Lina Meilinawati Linda Handayani Linda Handayani, Linda Mayasari Mayasari Mayasari Mayasari Mochamad Irfan Hidayatullah Mohammad Fahmi Heryanda Muhamad Adji Muhammad Ramdlan Al-Mubarrok Munandar, Ilham Munigar, Muhammad Miqdad Rojab Nadia Anindita Azyani Nani Sunarni Nany Ismail NFN Wahya Nisrina Dauty Nurkhazanah, Lia Amelia Nurul Hikmayati Saefullah Nurul Hikmayaty Pirmansyah Pirmansyah Raihan Dzul Alfaini Pahlevi Raihan Dzul Pahlevi Renata Margareth Libriananda Tobing Rengganis Citra Cenderamata Rengganis Citra Cenderamata Rifpan Putra Afriansyah Rizaldi Amri Rosaria Mita Amalia Sobarna, C Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Sutiono Mahdi Tajudin Nur Tatang Suparman Taufik Ampera Tayo, Yanti Tjokorda Gde Bagus Mahadewa Toni Heryadi Toni Heryadi Tri Saptarini Tyla Safitri Widianingrum Tyla Safitri Widianingrum Ulfi Laelatul Ilmi Wagiati Wagiati Wahya Wahya Wahya, NFN Windi Winda Sibuea Yuliawati, Susi Yusep Ahmadi F. Yuyu Yohana Risagarniwa Zainal Abidin Zein, Muhammad Rifki Adinur