Putri, Risma Aliviani
Universitas Ngudi Waluyo

Published : 65 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Kesehatan dan Konsentrasi Anak Melalui Kegiatan Senam Yoga di TPA KB TK Cahya Mentari Gabriella Jessica Eriesti; Risma Aliviani Putri; Rini Susanti; Ida Sofiyanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early childhood is at a crucial developmental stage that lays the foundation for many aspects of their future lives. Therefore, they require optimal and continuous stimulation. At preschool age, children often struggle to sit still and focus during learning activities because their activities are largely physical and play-based. This situation was also found at the Cahya Mentari Kindergarten TPA KB TK Cahya Mentari in West Ungaran, Semarang Regency, where initial observations indicated that some children tended to be easily distracted, lacked focus during learning, and had not received structured stimulation for concentration. Attention and focus are essential for children's cognitive development, so age-appropriate interventions are necessary. One non-pharmacological intervention that can be implemented is children's yoga, which combines physical activity, breathing techniques, and mental focus. This community service activity aims to improve children's health and enhance their learning concentration, as well as educate teachers about the application of children's yoga as an alternative concentration stimulation method. The methods used in this activity include observation and interviews with teachers to identify children's initial conditions, providing education about the benefits of children's yoga, conducting face-to-face initial yoga sessions using animated videos, and evaluation through direct observation and testimonials from teachers and children. This activity was held at the TPA KB TK Cahya Mentari, West Ungaran, Semarang Regency on Friday, October 3, 2025. The results of the activity showed that children were able to follow the yoga session well, appeared calmer, more enthusiastic, and showed increased focus and attention during learning activities. The teacher also mentioned that children's yoga is easy to implement and has the potential to become a routine activity to support the learning concentration of early childhood. Therefore, the application of children's yoga can be an effective alternative stimulation to improve learning concentration in preschool children.   Abstrak Anak-anak usia dini berada pada tahap perkembangan yang krusial yang meletakkan dasar bagi banyak aspek kehidupan mereka di masa depan. Oleh karena itu, mereka membutuhkan stimulasi terbaik dan berkelanjutan. Pada usia prasekolah, anak-anak sering kesulitan duduk tenang dan fokus selama kegiatan belajar karena aktivitas mereka sebagian besar bersifat fisik dan berbasis permainan. Situasi ini juga ditemukan di TPA KB TK Cahya Mentari di Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, di mana observasi awal menunjukkan bahwa beberapa anak cenderung mudah teralihkan perhatiannya, kurang fokus selama belajar, dan belum menerima stimulasi terstruktur untuk konsentrasi. Perhatian dan fokus merupakan bagian penting dari perkembangan kognitif anak, sehingga perlu diberikan intervensi yang sesuai dengan karakteristik usia anak. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan adalah yoga anak, yang menggabungkan aktivitas fisik, teknik pernapasan, dan fokus mental. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan anak dan meningkatkan konsentrasi belajar mereka, serta mendidik guru tentang penerapan yoga anak sebagai alternatif stimulasi konsentrasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi dan wawancara dengan guru untuk mengidentifikasi kondisi awal anak, memberikan edukasi tentang manfaat yoga anak, melaksanakan sesi yoga awal menggunakan media video animasi secara tatap muka, dan evaluasi melalui observasi langsung dan testimoni dari guru dan anak. Kegiatan ini dilaksanakan di TPA KB TK Cahya Mentari, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang pada hari jumat, 3 oktober 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak mampu mengikuti sesi yoga dengan baik, tampak lebih tenang, lebih antusias, dan menunjukkan peningkatan fokus dan perhatian selama kegiatan belajar. Guru juga menyebutkan bahwa yoga anak mudah dilaksanakan dan berpotensi menjadi kegiatan rutin untuk mendukung konsentrasi belajar anak usia dini. Oleh karena itu, penerapan yoga anak dapat menjadi stimulasi alternatif yang efektif untuk meningkatkan konsentrasi belajar pada anak prasekolah.
Implementasi Senam Aerobic Low Impact untuk Mengurangi Nyeri Pinggang pada Lansia Lintang Wening Pembayun; Rifatul Maulidina; Gabriella Jesicca Eriesti; Nita Amalia Nur Azizah; Risma Aliviani Putri; Isfaizah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Older adults often experience a decline in physical function that can lead to musculoskeletal problems, particularly low back pain. This community service article aims to describe the  implementation  of  an  aerobic  low-impact  exercise program  to  reduce  low  back  pain  and  to  improve  the knowledge  and  skills  of  Posyandu  Lansia  managers  in Ampelgading   Hamlet,   Kenteng   Village.  The   program community service   involved   elderly   participants   aged   50–80   years  and Posyandu managers. Activities included health education, demonstration   and   practice   of   aerobic   low-impact exercises, and the use of an instructional exercise video. Evaluation  was  conducted  using  pre-  and  post-tests  to assess   managers’   knowledge   and   skills,   as   well   as questionnaires  to  observe  changes  in  low  back  pain complaints  among  the  elderly.  The  results  showed  an improvement  in  the  knowledge  and  skills  of  Posyandu managers after the training. In addition, elderly participants   reported   a   decrease   in   low   back   pain complaints after participating in the exercise program. In conclusion,  aerobic  low-impact  exercise  supported  by education and video guidance is a simple and effective approach  to  support  community-based  elderly  health programs  and  improve  physical  comfort  among  older adults.    Abstrak Lansia  sering  mengalami  penurunan  fungsi  fisik  yang dapat menyebabkan masalah muskuloskeletal, khususnya nyeri punggung bawah. Artikel pelayanan masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi program latihan aerobik berdampak rendah untuk mengurangi nyeri punggung  bawah  dan  meningkatkan  pengetahuan  serta keterampilan para pengelola Posyandu Lansia di Dusun Ampelgading,  Desa  Kenteng.  Program  ini  melibatkan peserta lansia berusia 50–80 tahun dan para pengelola Posyandu.   Kegiatan   meliputi   pendidikan   kesehatan, demonstrasi   dan   praktik   latihan   aerobik   berdampak rendah,  serta  penggunaan  video  instruksional  latihan. Evaluasi  dilakukan  menggunakan  pretest  dan  posttest untuk   menilai   pengetahuan   dan   keterampilan   para pengelola,  serta  kuesioner  untuk  mengamati  perubahan keluhan nyeri punggung bawah di kalangan lansia. Hasil menunjukkan para lansia dapat mempraktekkan senam low impact   setelah   pelatihan.   Selain   itu,   peserta   lansia melaporkan  penurunan  keluhan  nyeri  punggung  bawah setelah   mengikuti   program   latihan.   Kesimpulannya, olahraga aerobik berdampak rendah yang didukung oleh edukasi   dan   panduan   video   merupakan   pendekatan sederhana dan efektif untuk mendukung program kesehatan lansia berbasis komunitas dan meningkatkan kenyamanan fisik di kalangan lansia. 
Yoga sebagai Upaya Mengurangi Nyeri Haid pada Remaja di Sekolah MTS Nurul Islam Anggun Puspita Dewi; Nurul Firdaus; Tuti Emawati; Nurjanah; Risma Aliviani Putri
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menstrual pain (dysmenorrhea) is a common complaint among adolescent girls and can disrupt comfort and learning activities at school. Many adolescents experience abdominal cramps, back pain, headaches, and mood changes,   yet few are aware of effective non- pharmacological management methods. Yoga is a form of physical exercise and relaxation that can help relieve menstrual pain through muscle stretching, breathing, and body relaxation (Rong et al., 2020). Objective: This community service activity aims to provide reproductive health education and train adolescent girls at MTs Nurul Islam to perform yoga movements to safely and independently reduce menstrual pain intensity. Methods: The activity was conducted on December 13, 2025, with 34 female students from grades VII–IX experiencing menstrual pain. The implementation included a pre-test, education on menstrual pain and the benefits of yoga, guided yoga practice with an instructor, and a post-test to assess participants’ knowledge and skills improvement. Results: Pre-test results showed that most participants had adequate knowledge of menstrual pain and yoga. After the educational and yoga practice sessions, post-test results indicated a significant improvement, with 76% of participants having good knowledge and all participants able to perform yoga movements correctly. Participants also reported reduced menstrual pain intensity and increased comfort during school activities. Conclusion: Yoga is proven effective as a non-pharmacological method for reducing menstrual pain in adolescent girls while enhancing their understanding of reproductive health. This activity can be considered a safe, easy-to-practice, and beneficial intervention for the well-being of adolescent girls at school   Abstrak Nyeri haid (dismenore) merupakan keluhan umum yang dialami remaja putri dan dapat mengganggu kenyamanan serta aktivitas belajar di sekolah.       Banyak remaja mengalami kram perut, nyeri punggung, sakit kepala, dan perubahan suasana hati, namun masih sedikit yang mengetahui cara penanganan non-farmakologis yang efektif. Yoga merupakan latihan fisik dan relaksasi yang dapat membantu meredakan nyeri haid melalui peregangan otot, pernapasan, dan relaksasi tubuh (Rong et al., 2020). Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan reproduksi dan melatih remaja putri di Sekolah MTs Nurul Islam melakukan gerakan yoga untuk mengurangi intensitas nyeri haid secara aman dan mandiri. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2025 dengan peserta sebanyak 34 remaja putri kelas VII–IX yang mengalami nyeri haid. Metode pelaksanaan meliputi pre- test, edukasi tentang nyeri haid dan manfaat yoga, praktik gerakan yoga bersama instruktur, serta post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil: Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar peserta memiliki pengetahuan cukup mengenai nyeri haid dan yoga. Setelah kegiatan edukasi dan praktik yoga, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 76% peserta memiliki pengetahuan baik dan seluruh peserta mampu melakukan gerakan yoga secara benar. Selain itu, peserta melaporkan penurunan intensitas nyeri haid dan meningkatnya kenyamanan saat beraktivitas di sekolah. Kesimpulan: Yoga terbukti efektif sebagai metode non-farmakologis untuk mengurangi nyeri haid pada remaja putri, sekaligus meningkatkan pemahaman mereka tentang kesehatan reproduksi. Kegiatan ini dapat dijadikan alternatif intervensi yang aman, mudah dilakukan, dan bermanfaat bagi kesejahteraan remaja putri di sekolah.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (Coc) pada Ny K Umur 30 Tahun di Puskesmas Kandangserang Kab. Pekalongan Kurniawati Tri Utami; Risma Aliviani Putri
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 5 No. 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of Care (CoC) is a continuous midwifery care approach aimed at improving maternal and neonatal health services and reducing maternal and infant mortality rates. Preeclampsia is one of the high-risk pregnancy complications and a major cause of maternal morbidity and mortality; therefore, comprehensive and continuous midwifery care is required from pregnancy through the postpartum period and family planning services. Through continuous care, maternal health problems can be detected early so that preventive and management efforts can be carried out more optimally in each phase of maternal health services. The purpose of this case study was to provide midwifery care through Continuity of Care for Mrs. K, a 30-year-old woman G2P1A0 at the Kandangserang Community Health Center, Pekalongan Regency. The method used was a case study with Varney’s midwifery management approach and SOAP documentation, conducted from pregnancy, labor, postpartum, newborn care, to family planning. The results showed that the pregnancy progressed physiologically without complications, labor occurred normally according to the 60 steps of Normal Delivery Care (APN), the postpartum period and newborn condition were healthy without complications, and the mother chose a 3-month injectable contraceptive method for family planning. In conclusion, the implementation of Continuity of Care can improve early detection of maternal and neonatal health problems and support comprehensive and continuous prevention of complications. Therefore, mothers are advised to have regular health check-ups, and health workers are expected to maintain and optimize comprehensive and sustainable midwifery services.   Abstrak Continuity of Care (CoC) merupakan asuhan kebidanan berkelanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang berisiko tinggi dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas maternal, sehingga diperlukan pelayanan kebidanan yang komprehensif, berkesinambungan, dan terpantau sejak masa kehamilan hingga masa nifas dan keluarga berencana. Melalui asuhan berkelanjutan ini, permasalahan kesehatan pada ibu dapat terdeteksi secara dini sehingga upaya pencegahan dan penanganan komplikasi dapat dilakukan lebih optimal pada setiap periode pelayanan kebidanan. Tujuan studi kasus ini adalah memberikan asuhan kebidanan secara Continuity of Care pada Ny. K umur 30 tahun G2P1A0 di Puskesmas Kandangserang Kabupaten Pekalongan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan Varney dan dokumentasi SOAP yang dilakukan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil asuhan menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung secara fisiologis tanpa komplikasi, proses persalinan berjalan normal sesuai 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN), masa nifas dan bayi baru lahir berada dalam kondisi baik tanpa adanya komplikasi, serta ibu memilih metode kontrasepsi suntik 3 bulan sebagai pilihan keluarga berencana. Kesimpulan dari studi kasus ini menunjukkan bahwa penerapan asuhan Continuity of Care dapat meningkatkan deteksi dini terhadap masalah kesehatan ibu dan bayi serta mendukung upaya pencegahan komplikasi secara menyeluruh dan berkesinambungan. Oleh karena itu, ibu disarankan untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, dan tenaga kesehatan diharapkan dapat mempertahankan serta mengoptimalkan pelayanan kebidanan yang komprehensif dan berkelanjutan.
Peran Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya dan Gizi Kehamilan Trimester III Gita Fitrya; Risma Aliviani Putri
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 5 No. 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The third trimester of pregnancy is a critical period that requires special attention due to the increased risk of complications for both the mother and the fetus. Limited understanding of pregnancy danger signs and adequate nutritional requirements may increase the risk of anemia, preterm birth, and low birth weight. This community midwifery care activity aimed to improve pregnant women's understanding of danger signs during the third trimester and nutritional needs during pregnancy. The activity was conducted with Mrs. S, a 33-year-old pregnant woman with an obstetric history of G4P3A0 at 28 weeks of gestation, residing in RT 05 Tanjung Tengah, Penajam. The methods used included interviews, observation, a pre-test, health education using leaflet media, and a post-test for evaluation. The results showed an increase in the knowledge score from 80 to 100 after the intervention. These findings indicate that health education was effective in improving the mother's knowledge regarding pregnancy danger signs and nutritional requirements during pregnancy. It is recommended that health education interventions be carried out routinely by healthcare providers as part of antenatal care services to enhance maternal knowledge and reduce the risk of complications during pregnancy.   Abstrak Kehamilan trimester III merupakan periode yang memerlukan perhatian khusus karena meningkatnya risiko komplikasi pada ibu dan janin. Kurangnya pemahaman mengenai tanda bahaya kehamilan dan pemenuhan gizi yang adekuat dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia, persalinan prematur, serta bayi berat lahir rendah. Kegiatan asuhan kebidanan komunitas ini bertujuan meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan trimester III dan kebutuhan gizi selama kehamilan. Kegiatan dilakukan pada Ny. S usia 33 tahun dengan status obstetri G4P3A0 pada usia kehamilan 28 minggu di RT 05 Tanjung Tengah, Penajam. Metode yang digunakan meliputi wawancara, observasi, pre-test, pemberian penyuluhan menggunakan media leaflet, dan post-test sebagai evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari 80 menjadi 100 setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya dan kebutuhan gizi selama kehamilan. Disarankan agar intervensi edukasi kesehatan dilakukan secara rutin oleh tenaga kesehatan sebagai bagian dari pelayanan antenatal guna meningkatkan pengetahuan ibu serta menurunkan risiko komplikasi selama kehamilan.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Afiatna, Puji Agnes Bien Alfina Damayanti Alya Fernanda Khairani Ana Zully Astuti Angelina Chika Pury Putri Anggun Puspita Dewi Anisa Puspitasari Anjelina, Renny Ardila Ardilla Ari Andayani Ari Widyaningsih Bela Catur Sakti Rahayu Bhisma Murti Bien, Agnes Boki, Maryeni R. Bunga Asmara Daimatus Sholikhah Dayu Kartikasari R Dewi Maryani Dhini Kusumastuti Dian Cahya Putri Dono Indarto Dwi Yuliana Wati Soeyono Eka Sularsih Elvira A. Goncalves Enjes Sita, Sang Ayu Putu Ernanda, Rika Yunita Estiningtyas, Christia Eti Salafas Fanggi, Windy Anisa Veryany Fiktina V Fiktina Vifri Ismiriyam Fitriyani Gabriella Jesicca Eriesti Gabriella Jessica Eriesti Gita Fitrya Hanum, Puspita Harina Noviyanti Heni Setyowati Hesti Setyowati Ika Nilawati Indri Mulyasari Isfaizah Krismonita Krismonita Krismonita, Krismonita Kumalasari, Kafita Kurniawati Tri Utami Lailatur Rohmah Latri Lestari Lestari, Puji Lintang Wening Pembayun Malisa Maryeni R. Boki Masruroh Masruroh . MAYA MAIYANISA Melly Kurnia Sari Mila Elvi Ekayanti Moneca Diah Listiyaningsih Muhammad Luthfi Munawaroh - Muzayarah Nafa Nofitasari Nilawati, Ika Nita Amalia Nur Azizah Nor Jannah, Siti Nova Harianti Nova Oktaviani Nur Khasanah Nurjanah Nurul Nurul Firdaus Purniyati Qonitatun, Anisa Renny Anjelina Rifatul Maulidina Rini Susanti Riska Susanti RR. Ella Evrita Hestiandari Ruliana Isna Rosida Rumisih Samsi Rohmini septiana, Ayun Rizqi Septiana Setyowati Shinta Lutfiani Silvia Fitri Eva W Siswati Sodiyah Soesilowati, Peni Sofiyanti, Ida Sri Astuti Sri Ernawati Sri Ernawati Sri Muji Wahyuni Sugeng Maryanto Suharti Suliani Dano Susanti Rahayu Syifa Fauziah Syifa Fauziah Syifa Nur Akmar TATI NURHAYATI Tri Mulyati Tuti Emawati Veftisia, Vistra Wahyu Kristiningrum Wening Dwijayanti Widayati Widyaningsih, Ari Windy Anisa Veryany Fanggi Yeni Susanti Yuliana, Rambu Lika Yuliance Kabak Yulinda Yasa Putri Yunita T.Pidhi