Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Limbah Carageenan pada Campuran Asphalt Concrete Base Course (AC-BC) dengan Asbuton B 50/30 terhadap Karakteristik Marshall, Dosen Pembimbing Dio Adelian Putra; Aushilna Rahma Rabbani; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2024): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki kebutuhan aspal minyak untuk perkerasan jalan sekitar 1,2 juta ton setiap tahun, namun produksi nasional tidak mencukupi sehingga harus diimpor. Padahal, Indonesia memiliki sumber daya alam aspal alam terbesar di dunia, yaitu Asbuton dari Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan Aspal Buton sebagai pengganti aspal minyak dan meneliti pengaruh limbah karagenan terhadap karakteristik Marshall dari campuran laston lapis antara Asbuton (AC-BC Asb). Eksperimen laboratorium dilakukan sesuai dengan spesifikasi Bina Marga 2018, dengan penambahan limbah karagenan dalam berbagai kadar. Analisis statistik meliputi pengujian normalitas, homogenitas, one-way ANOVA, dan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan limbah karagenan mempengaruhi karakteristik Marshall. Kandungan limbah karagenan yang optimal meningkatkan nilai stabilitas, VIM, dan VMA, sementara mengurangi nilai VFB dan flow, semuanya sesuai dengan peraturan spesifikasi Bina Marga 2018. Penelitian ini menyimpulkan bahwa limbah karagenan dapat dioptimalkan untuk mendapatkan fungsi dari lapisan yang diinginkan dalam laston lapis antara (AC-BC). Kata kunci: Aspal Buton, Limbah Karagenan, Karakteristik Marshall, AC-BC, Perkerasan Jalan.
Analisis Karakteristik Marshall pada Campuran AC-WC Menggunakan Asbuton B 50/30 dan Limbah Plastik LDPE Muhammad Juniar Revanska Kusuma; Ludfi Djakfar; Achmad Wicaksono; Abdullah Azzam
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2024): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh plastik LDPE sebagai bahan tambah terhadap campuran AC-WC Asbuton. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan pengujian Marshall dan analisis statistik ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan plastik LDPE meningkatkan nilai stabilitas, flow, dan marshall quotient (MQ), namun menurunkan nilai VIM dan meningkatkan VMA. Kadar LDPE optimum sebesar 6,7875% memenuhi seluruh parameter Marshall Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Analisis forecast menunjukkan bahwa penggunaan plastik LDPE dapat dilakukan hingga 15,5%. Kata kunci: AC-WC Asb, Asbuton, Plastik LDPE, Marshall, ANOVA
Analisis Karakteristik Marshall pada Campuran AC-WC Menggunakan Asbuton B 50/30 dan Limbah Plastik LDPE Abdullah Azzam; Muhammad Juniar Revanska Kusuma; Ludfi Djakfar; Achmad Wicaksono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2024): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh plastik LDPE sebagai bahan tambah terhadap campuran AC-WC Asbuton. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan pengujian Marshall dan analisis statistik ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan plastik LDPE meningkatkan nilai stabilitas, flow, dan marshall quotient (MQ), namun menurunkan nilai VIM dan meningkatkan VMA. Kadar LDPE optimum sebesar 6,7875% memenuhi seluruh parameter Marshall Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Analisis forecast menunjukkan bahwa penggunaan plastik LDPE dapat dilakukan hingga 15,5%. Kata kunci: AC-WC Asb, Asbuton, Plastik LDPE, Marshall, ANOVA
Studi Rencana Trase Jalan Akses Menuju Kampus Universitas Brawijaya Di Kepanjen Muhammad Insanul Qolby; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2024): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Brawijaya (UB) akan melakukan ekspansi ke Kabupaten Malang dengan memanfaatkan lahan hibah seluas 30 hektar dari Pemerintah Kabupaten Malang untuk pembangunan gedung bagi 4255 mahasiswa Fakultas Vokasi. Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi trase sebagai jalan akses menuju kampus UB di Kepanjen. Studi ini melibatkan survei primer seperti volume lalu lintas, data sosial ekonomi, dan data AHP (Analytical Hierarchy Process), serta data sekunder seperti jumlah mahasiswa, dosen, dan karyawan Fakultas Vokasi. Analisis tarikan menuju kampus UB di Kepanjen dilakukan untuk mengetahui potensi pergerakan tarikan, menggunakan regresi dari penelitian sebelumnya karena kampus dan jalan akses belum ada. Lebar jalan diasumsikan 7 meter dengan analisis derajat kejenuhan yang menunjukkan kinerja baik. Analisis AHP digunakan untuk menentukan aspek prioritas dan rekomendasi trase, dengan 21 responden survei. Bobot prioritas aspek teknis 0,5, aspek sosial 0,28, dan aspek biaya 0,22. Trase 1 dengan skor 3,56 direkomendasikan sebagai jalan akses menuju kampus UB di Kepanjen, mengungguli trase 2 dan 3 dengan skor masing-masing 1,46 dan 1,34. Kata Kunci: Jalan Akses, Tarikan, Lebar Jalan, AHP (Analytial Hierarchy Procces), Rekomendasi Trase
Pengaruh Penambahan Carrageenan terhadap Karakteristik Marshall pada Campuran Aspal Menggunakan Slag Baja Naufal Fadhlurrahman; Wullan Agustia; Ludfi Djakfar; Achmad Wicaksono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2024): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan jalan di Indonesia banyak terjadi pada lapis permukaan paling atas atau pada laston lapis aus. Hal ini terjadi karena disebabkan oleh peningkatan kapasitas kendaraan dan rendahnya mutu bahan sehingga lapisan tersebut sering kali mengalami kerusakan atau penurunan kekuatan. Oleh karena itu, munculah ide untuk menambahkan slag baja dan carrageenan sebagai bahan tambahan untuk perkuatan. Jika dilihat dari potensinya, slag baja merupakan bahan alternatif yang memiliki tingkat kestabilan yang tinggi, serta carrageenan juga memiliki potensi untuk lebih mengentalkan suatu aspal agar aspal menjadi lebih tidak mudah retak. Penelitian ini dilakukan dengan mencari nilai KAO aspal minyak terlebih dahulu, untuk selanjutnya mencari nilai optimum slag baja dengan rentang kadar slag 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%, setelah didapatkan nilai KAO dan kadar slag baja yang digunakan, kemudian dilakukan pembuatan benda uji dengan ditambahkan carrageenan pada rentang kadar 6% - 12%. Penelitian dilanjutkan dengan pengujian marshall untuk mengetahui pengaruh penambahan slag baja dan carrageenan. Dari hasil pengujian dan pengolahan data didapat bahwa penambahan slag baja dan carrageenan berpengaruh terhadap karakteristik marshall dan diperoleh kadar optimum slag sebesar 50% dan kadar carrageenan optimum sebesar 8,8% dengan menggunakan KAO 5,75%. Dari hasil pengujian marshall pada setiap variasi kadar carrageenan dalam campuran menggunakan slag baja menunjukkan hampir seluruh karakteristik marshal meningkat, seperti nilai VIM meningkat sebesar 6,95% menunjukkan bahwa rongga udara yang dihasilkan semakin ideal sehingga resiko bleeding dapat terhindari. VMA mengalami peningkatan sebesar 4,62%, Stabilitas meningkat 12,97%, dan MQ meningkat sebesar 68,61%. Sedangkan pada Flow dan VFB mengalami penurunan masing-masing sebesar 26,55% dan 2,11%. Meskipun mengalami penurunan, namun flow menunjukkan hasil yang lebih baik yang menunjukkan bahwa campuran menjadi lebih padat sehingga lebih tahan terhadap deformasi beban lalu lintas. Kata kunci : slag baja, carrageenan, aspal minyak, marshall, stabilitas, flow, VIM, VMA, VFB, MQ
Pengaruh Penambahan Serat Carrageenan terhadap Kinerja Marshall Campuran Laston Lapis Aus Asbuton (AC-WC Asb) Teges Prameswari Puspa Amara; Natrisye Wahyuning Septiana; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2024): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah aspal buton (asbuton) dan rumput laut merah melimpah di Indonesia sehingga dapat dimanfaatkan untuk perkerasan jalan. Asbuton dapat dimanfaatkan sebagai susbtitusi sebagian aspal minyak. Rumput laut merah menghasilkan Carrageenan dengan selulosa yang mampu memberikan kekuatan pada campuran beraspal. Pada penelitian ini, campuran laston lapis aus asbuton (AC-WC Asb) ditambahkan serat Carrageenan dengan jenis iota yang diubah menjadi serat dengan sunflower oil sebagai bahan peremaja dan dibuat dengan alat microfluidic device. Kadar serat yang ditambahakan adalah sebesar 1%, 3%, 5% dan 7% dari berat total aspal kemudian dilakukan uji marshall dan analisis statistik untuk mengetahui pengaruh penambahan serat Carrageenan dan kadar optimumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar optimum serat Carrageenan berada pada kadar 3.25% dari berat aspal. Penambahan serat Carrageenan pada campuran beraspal menurunkan nilai VIM, stabilitas, dan kelelehan masing-masing sebesar 2.79%, 12.08%, dan 19.22% dibanding tanpa penambahan serat. Nilai VMA, VFB, dan MQ mengalami peningkatan dengan masing-masing sebesar 1.53%, 1.75%, dan 8.39% dibanding tanpa penambahan serat. Secara keseluruhan, penambahan kadar serat Carrageenan optimum pada campuran beraspal memenuhi standar yang telah ditentukan. Kata Kunci: Lapis Permukaan, Aspal Buton, Serat Carrageenan Iota, Sunflower Oil, Kinerja Marshall
Pengaruh Serat Daun Nanas sebagai Bahan Aditif Campuran Lapis Aus Asbuton (AC-WC) pada Karakteristik Marshall Curiosita Malate Asrenaate; Amelia Azzzahro Mardhatillah; Ludfi Djakfar; Achmad Wicaksono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan aspal minyak Indonesia 1,2 juta ton per tahun hanya terpenuhi 50% oleh PT. Pertamina (Bina Marga, 2020), sehingga sisanya diimpor. Indonesia memiliki aspal Buton di Sulawesi Tenggara yang perlu dimanfaatkan untuk mengurangi impor, meski harus dimurnikan dahulu. Penelitian menunjukkan bahwa pencampuran serat selulosa daun nanas, yang mengandung selulosa tinggi sekitar 69,5-71,5% (Hidayat, 2008), pada campuran lapis aus asbuton (AC-WC) meningkatkan karakteristik aspal Buton. Hasil terbaik diperoleh dengan kadar serat 0,29% dan panjang 1,2 cm, menghasilkan VIM 5,34 (peningkatan 13,48%), VMA 17,91 (peningkatan 3,45%), VFB 70,24 (penurunan 4,18%), stabilitas 1316,04 kg (penurunan 4,7%), kelelehan 3,9 (penurunan 18,75%), dan MQ 337,29 (peningkatan 14,25%). Penambahan serat daun nanas membuat campuran lebih lentur dan tahan retak, meski lebih porous, sehingga diperlukan kadar aspal tinggi untuk memenuhi persyaratan.  Kata Kunci: AC-WC Asb, Asbuton, Serat Daun Nanas, Serat Selulosa 
STUDI RENCANA TRASE JALAN AKSES MENUJU KAMPUS UNIVERSITAS BRAWIJAYA DI KEPANJEN Muhammad Hanif; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2024): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Brawijaya (UB) akan melakukan ekspansi ke Kabupaten Malang dengan memanfaatkan lahan hibah seluas 30 hektar dari Pemerintah Kabupaten Malang untuk pembangunan gedung bagi 4255 mahasiswa Fakultas Vokasi. Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi trase sebagai jalan akses menuju kampus UB di Kepanjen. Studi ini melibatkan survei primer seperti volume lalu lintas, data sosial ekonomi, dan data AHP (Analytical Hierarchy Process), serta data sekunder seperti jumlah mahasiswa, dosen, dan karyawan Fakultas Vokasi. Analisis tarikan menuju kampus UB di Kepanjen dilakukan untuk mengetahui potensi pergerakan tarikan, menggunakan regresi dari penelitian sebelumnya karena kampus dan jalan akses belum ada. Lebar jalan diasumsikan 7 meter dengan analisis derajat kejenuhan yang menunjukkan kinerja baik. Analisis AHP digunakan untuk menentukan aspek prioritas dan rekomendasi trase, dengan 21 responden survei. Bobot prioritas aspek teknis 0,5, aspek sosial 0,28, dan aspek biaya 0,22. Trase 1 dengan skor 3,56 direkomendasikan sebagai jalan akses menuju kampus UB di Kepanjen, mengungguli trase 2 dan 3 dengan skor masing-masing 1,46 dan 1,34. Kata Kunci: Jalan Akses, Tarikan, Lebar Jalan, AHP (Analytial Hierarchy Procces), Rekomendasi Trase
Analisis Pemilihan Penanganan Jalan pada Ruas Bangil - Wonokerto Kabupaten Pasuruan Rizky Mubarak; Muhamad Panji Danisworo; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2024): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, tepatnya  pada Ruas Jalan Bangil-Wonokerto merupakan salah satu ruas yang mengalami permasalahan kerusakan jalan. Ruas ini menjadi alternatif akses yang digunakan masyarakat Kabupaten Pasuruan, dari Bangil menuju Wonokerto maupun sebaliknya. Oleh karena itu, dalam proses penanganan kerusakan jalan ini digunakan tiga metode analisis kerusakan jalan antara lain, Surface Distres Index (SDI), Pavement Condition Index (PCI), dan Benkelman Beam. Tujuan dari penelitian ini yaitu, (1) Memahami dan mengetahui kondisi perkerasan jalan pada ruas Bangil – Wonokerto (2) Memahami dan dapat menganalisis alternatif jenis perbaikan kerusakan jalan ruas Bangil – Wonokerto (3) Memahami dan mengetahui alternatif paling optimal yang diperlukan untuk penanganan kerusakan jalan ruas Bangil – Wonokerto (4) Mengetahui estimasi biaya yang digunakan dalam penanganan jalan pada ruas Bangil – Wonokerto. Penelitian ini dibagi menjadi dua penanganan jalan dari total ruas Bangil – Wonokerto yang kami kaji sepanjang 6,6 km mulai dari STA 0+000 sampai dengan STA 6+600. Dari dua penanganan tersebut kami bagi menjadi penanganan 1 dan penanganan 2. Penanganan 1 dimulai dari STA 0+800 sampai dengan STA !+250, sedangkan STA 2+000 sampai dengan 3+300. Didapat dari hasil penanganan 1 (STA 0+800 sampai STA 1+250) dengan nilai SDI rusak berat sedangkan nilai PCI buruk, memerlukan penanganan rekonstruksi/perkuatan struktur menggunakan perkerasan kaku. Hasil penanganan 2 (STA 2+000 sampai STA 3+300) didapat nilai SDI rusak ringan sedangkan PCI sedang dan untuk hasil benkelman beam didapat lendutan rata- rata sebesar 79,94 mm,   memerlukan penanganan rehabilitasi/pemeliharaan berkala menggunakan perkerasan lentur tebal lapis tambah/overlay. Dari total kedua penanganan tersebut didapat estimasi biaya sebesar Rp 4.745.490.000,00. Kata Kunci : Penanganan Kerusakan Jalan, SDI, PCI, Benkelman Beam, Manual Desain, Perkerasan Jalan, Estimasi Biaya
Pengaruh Serat Selulosa sebagai Bahan Aditif pada Karakteristik Marshall Campuran Lapis Aus Asbuton (AC-WC) Amelia Azzahro Mardhatillah; Ludfi Djakfar; Achmad Wicaksono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan aspal minyak Indonesia 1,2 juta ton per tahun hanya terpenuhi 50% oleh PT. Pertamina (Bina Marga, 2020), sehingga sisanya diimpor. Indonesia memiliki aspal Buton di Sulawesi Tenggara yang perlu dimanfaatkan untuk mengurangi impor, meski harus dimurnikan dahulu. Penelitian menunjukkan bahwa pencampuran serat selulosa daun nanas, yang mengandung selulosa tinggi sekitar 69,5-71,5% (Hidayat, 2008), pada campuran lapis aus asbuton (AC-WC) meningkatkan karakteristik aspal Buton. Penambahan serat daun nanas ini akan diberikan variasi berupa kadar serat sebesar 0,2%, 0,3% dan 0,4% dari total kadar aspal dan variasi panjang serat sepanjang 1 cm, 1.5 cm dan 2 cm. Penambahan serat akan dilakukan menggunakan metode kering dimana serat dimasukkan bersamaan dengan campuran agregat yang kemudian dicampur dengan campuran aspal. Hasil terbaik diperoleh dengan kadar serat 0,29% dan panjang 1,2 cm, menghasilkan VIM 5,34 (peningkatan 13,48%), VMA 17,91 (peningkatan 3,45%), VFB 70,24 (penurunan 4,18%), stabilitas 1316,04 kg (penurunan 4,7%), kelelehan 3,9 (penurunan 18,75%), dan MQ 337,29 (peningkatan 14,25%). Penambahan serat daun nanas membuat campuran lebih lentur dan tahan retak, meski lebih porous, sehingga diperlukan kadar aspal tinggi untuk memenuhi persyaratan.   Kata Kunci: AC-WC Asb, Asbuton, Serat Daun Nanas, Serat Selulosa
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Samad Abdul Wahid Hasyim Abdullah Azzam Abdulmenaam Khamies Abid Haritsah Rahman Abiel Cahya Nugraha, R. Cakra Bagaskara, Achfas Zacoeb Achmad Efendi Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Acramanila Magha Rastra Adif WIldan Waladilmawa Adventus Kristian Tambunan Agus Dwi Wicaksono Agus Suharyanto Agus Suharyanto Akbariawan, Ricky Akhriadi, Akhriadi Alfan Baharuddin, Alfan Alighan, Ahmad Ricky Aloysius Gregorius Lake Alva Afriza Putra P, Donny Bagas W. , Alwafi Pujiraharjo Alwafi Pujiraharjo Amaliyah, Ela Firda Amelia Azzahro Mardhatillah Amelia Azzzahro Mardhatillah Amelia Kusuma Indriastuti Andi Kumalawati Andy Agung Wahyu Utama Anisa Faray, Afifah Mauludiah , Anugerah Cahya Syahputra Ari Wibowo Ari Wibowo Ari Wibowo Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arifin, Andy Samsul Armanu Thoyib Arung, Vrischa Natalia Asep Akbar Hikmana Atik Wahyuni Aushilna Rahma Rabbani Avista Candra Dewi S Bagus, Gabriel Baisa, Havizh Lukman Baisa, Havizh Lukman Bonifasius Raditya Cakranegara, Pandu Adi Chen-Yu Hsu Chikita, Randha Alief Cleoputri Yusainy Curiosita Malate Asrenaate Dadang Supriyatno Dadang Supriyatno Damayanti, Fifka Amalia Della Dwi Nuariningsih Devina Candra Puspita Rini Dewa Ketut Sudarsana Dewi Yuniar Dhena Arthamevia Diah Anggun Novita Sari Dian Agung Saputro Dilla Ananda Octaviani Dio Adelian Putra Eddu Pandika Erwin Aras G F, Bestananda Fabianus J. S. Nope Fadiansyah, Rendi Fatkhul Ardy Arista, Ongki Pranata , Fazri Rochmawati Dewi, Fazri Rochmawati Febrianto, lham Bimo Felicia Larasati Firdausy, Nuur Annisa Firstyan, Frigi Fitri Rachmawati Frando Simon Hukom Gagoek Soenar P. Gerardus Ignasius A Ghifarulloh, Abzar Gina Martina Grenaldi, Angeli Gladis Harimurti . Harimurti Harimurti Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistyo Harnen Sulistyo, Harnen Haryo, Alan Havizh Lukman Baisa Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendrig Sudradjat Hermawan Santiko Hermawan, Yoga Himawan Wisnu Pratama Husein, Fahry I Kadek Adit Putra I., M.Iqbal Ravanelli , Ida Bagus Ananta Wijaya Indradi Wijatmiko Iswara, Ade Yudha Jannah, Novia Miftakhul Jatmiko Budi Antoro, Jatmiko Budi Jossie Mutiara Putri Justitia, Riztya Jyh-Dong Lin Kartika Puspa Negara Kartika, Irdwi Khairul Arifin Khairul Arifin, Devina Candra Puspita Rini, Khairunnisa, Rahmasari Krisna Arya Kusuma Kusumadewi, Intan Rosma Laksono Trisnantoro Lasmini Ambarwati M, Jundina Syifa’ul M. Fahmi Lutfi, Bagus Akbar M. , M. Rum Raekhan M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Syaiful Rachman, M. Syaiful M. Zainul Arifin M. Zainul Arifin Machsus Machsus Majesticha, Aidha Deo Maliq, Tatang Maulana Margareth E. Bolla Marhaeni, Bunga Mega Martin Paidotua Pangaribuan Mashudman Mashudman Mashudman Mashudman Maulana, Luthfi Farhan Miftahulkhair, Muh Muh Syauqi Al Maghfirah Muhamad Iqbal Muslim Muhamad Panji Danisworo Muhammad Bisri Muhammad Fajri Almunawar Muhammad Hanif Muhammad Ibnu Shina, Herdian Yunihartanto , Muhammad Insanul Qolby Muhammad Juniar Revanska Kusuma Muhammad Wahyu Hidayat Muhammad Zainul Arifin Mukhammad Mukhlis Mukhammad Yusuf Mashuri Nafiis Wirdiyan Nasution, Akhmad Sya’ban Natrisye Wahyuning Septiana Naufal Fadhlurrahman Novyana, Teofani Rizkhy Nugraha Pasca Ogenta Tarigan Nugroho Panji Triatmojo Nur Hilmy Dhiya Ul’Aziz, Nur Hamidah & Pangeran Khar, Muhammad Jupri Permana, Satria Pingkan Pratasis Pratama R, Alfandi Rizki Pratama, Kukuh Pratiwi, Kholis Hapsari Prawiro, Bangun Prayuda Krisna S, Riky Pradana Trisilvana Priskila Dorothy, Ayu Anisa, Putranto, Yonandika Pandu Putri Adhitana Paramitha R, Rakmat Andi R, Tri Angga Prakoso Rachmad Reza B, Nizar Ramadhan, Rachmawati, Desy Dwi Raekhan, M. Rum Raekhan, Mohammad Rum Rahayu K Rahayu K., Rahayu Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahman, Fuad Izzatur Rakhmad, Nova Nur Ratih Artanti Regina Apituley Ridwansyah, Achmad Miraj Rindah Intansari Mukti Ristradianti Dwi A. Riyana, Ratu Eka Rizal Afriansyah Rizky Mubarak Robby Fredyanto, MuhammadIqbal Zuhdi Rohman, Saiful Rolobessy, Alfandi Rizki Pratama Rusman Prihatanto, Rusman Saleh, Arbillah Salsabila Putri, Nadya Santoso, Ahmad Ardi Setiono, Arief Rakhman Sheva Akbar Rafliansyach Shinta Ariani Archila, Prambudi Katon Kusuma , Sholihah, Rafidatus Sobri Abusini Sonya Sulistyono Sugeng P. Budio Sugianto, Agus Suharto, Lechyana Zahra Sumantri, Bambang Sumantri, Rifky Wijaya Surjono Surjono susanto, Bagus Syahrir, Hardiyansah Syaviq, Muhammad Fahrus T.D, Mokhamad Afila Taqwa Rizaldi Teges Prameswari Puspa Amara Theo Adhitya Kusuma TONY PRASETYO Tyas Ayu Widiningrum Vita Dwi Rahmawati Wicaksono, A Wicaksono, Achmad Wicaksono, Ahcmad Widyastuti, Ika Wieke Yuni Christina Winardy, Chanza Islamy Wisnumurti . Wiwit Adisatria Wiyanta, Yogi Kurnia Wiyanta, Yogi Kurnia Wullan Agustia Yashinta Petrina Sari, Fredda Setya H. A. A. , Yasmin Nabilah Asyam Yogi Kurnia Wiyanta Yudha Rahmadhani Fais Fais, Yudha Rahmadhani Fais Yulvi Zaika