Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Karakteristik dan Model Pemilihan Moda Angkutan Mahasiswa Menuju Kampus (Sepeda Motor atau Angkutan Umum) di Kota Malang Djakfar, Ludfi; Indriastuti, Amelia Kusuma; Nasution, Akhmad Sya’ban
Rekayasa Sipil Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.107 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia modern. Dalam pemenuhan kebutuhan  akan pendidikan khususnya pendidikan formal, terjadilah pergerakan untuk mencapai sekolah ataupun  kampus yang ada. Pergerakan sendiri membutuhkan moda angkutan sebagai sarana untuk bergerak.  Pemilihan moda angkutan bervariasi berdasarkan tingkat kepuasan yang ditawarkan tiap moda angkutan.  Studi ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pengguna, karakteristik pergerakan, dan karakteristik  fasilitas moda angkutan mahasiswa menuju kampus, serta membuat model pemilihan moda angkutan  mahasiswa menuju kampus antara sepeda motor dan angkutan umum.Lokasi penelitian yaitu universitas dan perguruan tinggi di wilayah Kecamatan Lowokwaru Kota  Malang. Universitas dan perguruan tinggi tersebut adalah :Universitas Brawijaya, Universitas Negeri  Malang, Institut Teknologi Nasional, Universitas Islam Malang, Politeknik Negeri Malang, Universitas  Gajayana Malang dan Universitas Islam Negeri Malang. Metode yang digunakan adalah metode  wawancara dalam bentuk kuisioner yang disebarkan pada mahasiswa. Analisis data yang digunakan  adalah statistik deskriptif dan model binary logistik karena hanya ada dua pilihan alternatif moda dalam  studi ini yaitu angkutan umum dan sepeda motor. 
The Effect of Used Oil Mixing Variations And Curing Time To The Stability of Recycled Asphalt Mixture Bowoputro, Hendi; Djakfar, Ludfi; Muslim, Muhamad Iqbal; Rizaldi, Taqwa
Rekayasa Sipil Vol 7, No 3 (2013)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.755 KB)

Abstract

The aim of this research is to determine the relationship pattern between the variation in levels of used oil and curing time to Marshall Stability of recycled asphalt mixture, and to determine levels of used oil and curing time were used to obtain the optimum stability of recycled asphalt mixture. Asphalt recycled used in this research is from asphalt pavement milling in front of the Head Office of Brawijaya University. Marshall test is used to test recycled asphalt mixture with a content rate of 4%,5%,6%,7% ,8% used oil and curing time 4 until 7 days. Test result indicated that the value of stability decreased with increasing levels of addition of used oil, but at 8% content of used oil, stability increased although it’s not significant. Stability value increases with increasing levels of curing time, but at the 5 th day of curing time, the stability is decreased although it’s not significant. The optimum levels of used oil is 4.0%. Optimum curing time is 7 days. 
Penentuan Prioritas Pemeliharaan Jalan Kabupaten Di Wilayah Perkotaan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau Antoro, Jatmiko Budi; Djakfar, Ludfi; Wicaksono, Achmad
Rekayasa Sipil Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.709 KB)

Abstract

Dengan bertambahnya umur jalan dan jalan secara terus menerus mengalami tegangan-tegangan akibat beban lalu lintas yang dipikul dari kondisi awal desain perkerasan jalan tersebut, maka kemampuan layanan jalan akan semakin menurun. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengidentifikasi kerusakan jalan saat ini di wilayah perkotaan Tanjung Redeb. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi jalan dan penetuan prioritas pemeliharaan jalan kabupaten di wilayah perkotaan Tanjung Redeb.Penelitian ini menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) yang digunakan untuk mengetahui kondisi jalan dan metode Analytical Hierarchy Process untuk menentukan urutan prirotas pemeliharaan jalan. Hasil penelitian menemukan 7 jenis kerusakan yaitu retak memanjang & melintang, retak kulit buaya, pelapukan dan butiran lepas, tambalan, sungkur, kegemukan serta lubang. Dari 9 ruas jalan yang diteliti, diperoleh bahwa jalan Pangeran Antasari mengalami kerusakan paling besar dengan nilai PCI sebesar 50,20. Untuk penentuan kriteria pemeliharaan jalan dengan metode AHP menghasilkan kriteria kondisi jalan sebagai kriteria tertinggi dengan bobot 0,4213. Dari penilaian masing-masing kriteria terhadap 9 ruas jalan didapatkan bahwa ruas jalan Diponegoro menjadi prioritas pertama dengan bobot 0,8596. 
Evaluasi Kinerja Operasional Jalur Ganda Kereta Api Antara Bojonegoro – Surabaya Pasarturi Prihatanto, Rusman; Wicaksono, Achmad; Djakfar, Ludfi
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.923 KB)

Abstract

Moda transportasi kereta api memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan moda transportasi lainnya, yaitu diantaranya kemampuan dalam mengangkut penumpang dan barang secara massal.Hal ini dapat terlihat dari semakin meningkatnya moda share angkutan kereta api, baik itu angkutan penumpang maupun angkutan barang. Sehingga diperlukan evaluasi terhadap kapasitas lintas jalur ganda kereta api. Penelitian ini bertujuan mengetahui kapasitas lintas jalur ganda saat ini dan mengetahui kapasitas lintas jalur apabila dilakukan peningkatan terhadap sarana dan prasarana kereta api.Metode yang digunakan adalah metode analitis perhitungan kapasitas lintas berdasarkan kondisi sarana dan prasarana kereta api. Hasil analisis didapatkan nilai kapasitas lintas jalur ganda kereta api antara Bojonegoro – Surabaya Pasarturi berkisar antara 136 KA per hari sampai dengan 242 KA per hari. Level of Service (LoS) termasuk dalam kategori B. Peningkatan kecepatan kereta apimeningkatkan kapasitas lintas yang cukup signifikan yaitu berkisar 26% hingga 62%. Bahkan pada petak jalan rel antara Stasiun Tandes – Stasiun Surabaya Pasarturi kapasitas lintas naik hingga 129%. Memperpendek jarak antar stasiun/menambah petak blok,kapasitas lintas naik sebesar 51%-64%. Dengan mengganti sistem persinyalan kapasitas lintas naik sebesar 18%. 
ROAD RECONSTRUCTION WORK ZONE MANAGEMENT TOWARD A GREEN CONSTRUCTION CONCEPT Sudarsana, Dewa Ketut; Wicaksono, Achmad; Sulistio, Harnen; Djakfar, Ludfi
Jurnal HPJI Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal HPJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/.v1i1.1430.%p

Abstract

Abstract During road reconstruction period, a negative impact was imposed on road users and the surrounding environment. These impacts are the result of the work zone which is used as working space and road reconstruction. This work zone is potential to influence the drivers stress and to decrease road traffic performance such as travel delays, congestions and road accidents. Guidelines for green (environmentally friendly) infrastructure defined in New Road Construction Concept (NR2C) in European infrastructure vision 2040 concept, can be used to mitigate this negative impact. Twenty projects of Balai V National Roads Improvement in East Java, and Balai VIII in Bali for fiscal year 2013 is used as a case study. Descriptive method used for the discussion of case studies. Management traffic safety in work zones assessed the suitability of the setting up of signs, markings and guardrail. Shift arrangements work during the day (peak hours) or night (off peak hour), is used as an indicator of the negative impact of road users and the environment. The analysis showed that the work zone management in the implementation of national road reconstruction projects toward green (environmentally friendly) construction concept. It is shown from the implementation of safety attributes average 68%, and the implementation of the reconstruction in the off peak hours by 55% of the projects. Keywords: road reconstruction, work zone, negative impact, green construction  Abstrak Pada saat pelaksanaan rekonstruksi jalan, dampak negatif akan  terjadi pada pengguna jalan dan lingkungan sekitarnya. Dampak ini akibat zona pekerjaan yang digunakan untuk pekerjaan rekonstruksi. Zona pekerjaan ini berpotensi membuat pengemudi strees dan menurunnya kinerja lalulintas seperti tundaan perjalanan, kemacetan dan kecelakaan lalulintas. Pedoman untuk infrastruktur hijau (ramah lingkungan) menetapkan konsep konstruksi jalan baru (NR2C) dalam Visi Infrastruktur Eropa 2040. Konsep ini dapat memitigasi dampak negatif ini. Dua puluh proyek pada Balai V Jalan Nasional di Jawa Timur dan Bali VIII di Bali pada tahun fiscal 2013 digunakan untuk kasus studi. Metode deskriptif digunakan untuk  dalam diskusi kasus studi. Manajemen keselamatan lalulintas di lokasi kerja dinilai terhadap keberlanjutan penempatan rambu, marka dan pagar pelindung. Pengaturan  perubahan kerja pada siang hari (jam sibuk) atau malam hari (jam tidak sibuk) digunakan untuk indikator dampak negative pada pengguna jalan dan lingkungan. Dari analisis menunjukan manajemen zona kerja pada implementasi proyek-proyek rekonstruksi jalan nasional menuju konsep konstruksi hijau (ramah lingkungan). Terlihat dalam implementasi atribut keselamatan rata-rata 68% dan implementasi pada jam tidak sibuk hanya 55%. Kata-kata kunci: konstruksi jalan, zona kerja, dampak negatif, konstruksi hijau.
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA RUAS JALAN TOL KARANGANYAR-SOLO Ridwansyah, Achmad Miraj; Putranto, Yonandika Pandu; Djakfar, Ludfi; K, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1373.106 KB)

Abstract

Jalan tol Solo – Kertosono merupakan salah satu bagian jalan tol Trans Jawa yang saat inimasih dalam tahap pembangunan. Pembangunan jalan tol ini menggunakan perkerasan kaku (rigid pavement). Perkerasan kaku adalahperkerasan yang menggunakan semen sebagai bahan  ikat sehingga mempunyaitingkat  kekakuan yang  relatif  cukup  tinggi. Penelitian ini dilakukan karena adanya beberapa hambatan yang terjadi mengakibatkan tertundanya perkerjaan pembangunan hingga saat ini (2015) yang awalnya dijadwalkan selesai pada tahun 2014. Penundaaan pekerjaan dapat menyebabkan terjadinya perubahan data lapangan, terutama data lalu lintas harian, yang menyebabkan perubahan pada desain perencanaan. Hasil analisa tebal perkerasan yang baru nantinya dapat digunakan sebagai data pembanding dan dapat digunakan sebagai alternatif untuk menyelesaikan masalah yang ada. Perencanaan perkerasan kaku pada ruas tol Karanganyar-Solo dianalisa berdasarkan Manual Desain Perkerasan Jalan Tahun 2013, berbeda dari hasil analisa sebelumnya yang diketahui masih memakai Metode Bina Marga tahun 2002 yang merupakan metode analisa lama. Maka diharapkan hasilnya dapat menjadi pembanding dan saran alternatif untuk instansi terkait karena tertundanya proyek dapat menyebabkan terjadinya perubahan data analisa desain terutama pada data jumlah lalu lintas. Selain berdasarkan Manual Desain Perkerasan Jalan Tahun 2013, digunakan Metode AASHTO 1993 sebagai pembanding hasil perencanaan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah perencanaan perkerasan kaku (rigid pavement) menggunakan jenisperkerasan beton semen bersambung tanpa tulangan.Struktur perkerasan beton direncanakan dengan menggunakan ketebalan 300 mm atau 30,0 cm, disesuaikan dengan perhitungan perencanaantebal perkerasan dengan menggunakan metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2013. Sedangkan untuk pondasi bawahmenggunakan lapis pondasi agregat kelas A dengan tebal 15 cm. Lebar pelat sebesar 2 x 3,6 m per lajur dengan panjang 5 m. Sambungan susut dipasang setiap jarak 5 m dengan diameter 36 mm, panjang 45 cm, dan jarak antar dowel 30 cm. Batang pengikat (tiebar) digunakan baja ulir dengan diameter 16 mm, panjang 70 cm, dan jarak antar batang pengikat 75 cm. Berdasarkan Metode AASHTO didapatkan hasil tebal pelat beton 28 cm dengan menggunakan Lapis Pondasi LMC (Lean-Mix Concrete) 10 cm dan juga Lapis pondasi Agregat Kelas A 15 cm. Perbedaan tersebut terjadi dikarenakan perbedaan metode yang digunakan serta semakin bertambahnya volume lalu lintas tiap tahunnya selama masa tertundanya pembangunan proyek. Sehingga analisis proyek yang dibuat pada tahun 2010 tentunya akan berbeda dengan analisis yang dibuat pada tahun 2015. Kata kunci : perencanaan jalan, jalan tol, perkerasan kaku, tebal perkerasan, tol karanganyar-solo
PENGARUH KAPUR PADAM SEBAGAI FILLER PADA CAMPURAN CPHMA (COLD PAVING HOT MIX ASBUTON) DENGAN VARIASI KADAR LGA TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL Wiyanta, Yogi Kurnia; Baisa, Havizh Lukman; Djakfar, Ludfi; Bowoputro, Hendi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal buton merupakan salah satu aspal alam (rock asphalt) yang hanya terdapat di Indonesia dan mulai dimanfaatkan keberadaannya sebagai bahan pengikat. Jumlahnya yang melimpah dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk mengisi kekurangan produksi aspal minyak oleh Pertamina. Salah satu produk dari asbuton yang dapat dimafaatkan sebagai alternatif pengganti aspal minyak adalah LGA (Lawelle Granular Asphalt). Kajian ini dilakukannya untuk mengetahui pengaruhpenggunaan kapur padam sebagai filler dan variasi kadar LGA terhadap karakteristik marshall-nya. Pembuatan benda uji pada penelitian ini menggunakan agregat lokal dari Purwosari, Lawelle Granular Asphalt (LGA) dan komposisifillerantara kapur padam dan abu batu dengan gradasi rencana yang telah ditentukan. Pada penelitian ini digunakan dua macam perlakuan yaitu pembuatan benda uji dengan variasi kadar LGA sebesar 25%, 30%, 35% dan variasi komposisi filler/ bahan pengisi sebesar 0/100, 25/100, 50/50, 75/25, 100/0 (kapur padam : abu batu).  Kemudian campuran tersebut dilakukan pencampuran pada suhu 140 – 160 0C sesuai standar Bina Marga untuk campuran aspal panas.  Setalah campuran diperam selama ±24 jam kemudian dilakukan pemadatan dengan suhu pemanasan 67,50C sesuai suhu optimum penelitian sebelumnya.Dari persamaan yang didapatkan untuk masing-masing karakteristik dilakukan plot terhadap Grafik 3D yang menjelaskan hubungan antar variabel independen (X1 dan X2) terhadap variabel dependen.  Dari hasil analisa proyeksi kontur dari Grafik 3D masing-masing karakteristik didapatkan kadar LGAoptimum sebesar 29,635% dan komposisi kadar filler optimum sebesar (59,3 : 40,7)%.  Berdasarkan nilai kadar optimum LGA dan komposisi filler optimum didapatkan nilai stabilitas, flow, marshall quotient, VIM (void in mix), VMA (void in mineral agregat), dan VFB (void filled with bitumen) berturut turut sebesar 1304,64 kg; 4,905 mm; 363,84 kg/mm; 25,92%; 38,43%; dan 27,69%.  Nilai karakteristik marshall yang dihasilkan dengan kadar optimum secara keseluruhan memenuhi standar Bina Marga untuk CPHMA meskipun ada beberapa karakteristik yang tidak memenuhi spesifikasi.Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan standar gradasi lain atau penggunaan mineral filler yang lain untuk memperoleh spesifikasi yang lebih baik.  Serta dapat dilakukan peninjauan terhadap pengaruh modifier ataupun lama pemeraman. Kata kunci : Aspal Buton, LGA, Kapur Padam, Karakteristik Marshall, CPHMA.
KAJIAN POLA PERGERAKAN BARANG DAN LOKASI TERMINAL KARGO DI KOTA MALANG Marhaeni, Bunga Mega; Syahrir, Hardiyansah; Djakfar, Ludfi; Kusumaningrum, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.849 KB)

Abstract

Tingginya jumlah barang yang masuk ke Kota Malang menyebabkan banyaknya jumlah kendaraan berat memasuki kawasan kota dan berdampak negatif bagi sistem transportasi Kota Malang. Kota Malang telah merencanakan pembangunan terminal kargo yang dapat berfungsi sebagai pusat kegiatan bongkar muat barang serta sebagai tempat perpindahan antar moda transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asal tujuan barang, persepsi pelaku industri terhadap kebutuhan terminal kargo dan lokasi penempatan terminal kargo di kota Malang. Pengumpulan data melalui pengamatan jumlah kendaraan angkutan barang yang menuju Malang Raya, survei kepada pengendara angkutan barang untuk mengetahui asal tujuan angkutan barang dan jenis barang yang diangkut serta melakukan kuisioner kepada pelaku industri yang terkait dengan terminal kargo. Penentuan responden survei kuisioner dengan sensus sejumlah 41 perusahaan yang berkriteria modal perusahaan diatas Rp 5.000.000.000,-. Metode analisis yang digunakan dalam kajian ini adalah Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk mengetahui lokasi penempatan terminal kargo di kota Malang. Dari keseluruhan hasil penelitian, Pola Asal Tujuan Pergerakan Barang di Kawasan Malang Raya dengan prosentase terbesar 28,8% yang berasal dari Kota Surabaya menuju Kota Malang dengan jenis barang terbanyak yaitu sembako sebesar 25,3%. Persepsi Pelaku Industri terkait terminal Kargo memberikan respon yang positif terhadap pembangunan Terminal Kargo. Prosentase sangat setuju 60% dan setuju 40% berasal dari dinas terkait dan prosentase sangat setuju 24% dan setuju 68% dari perusahaan. Berdasarkan hasil AHP (Analytic Hierarchy Process) dapat ditentukan bahwa lokasi terbaik untuk pembangunan terminal kargo di Kota Malang adalah wilayah Blimbing dengan total nilai sebesar 0,6762 (68%) yang didukung dengan perolehan nilai tertinggi dalam nilai utilitas yang menyangkut Tata Guna Lahan dengan bobot kepentingan sebesar 0,368 (37%). Kata Kunci: Terminal Kargo, Analytic Hierarchy Process (AHP) , pendapat pelaku industri, lokasi penempatan.
EVALUASI KINERJA LALU LINTAS RUAS JALAN PANDAAN-GEMPOL SEBELUM DAN SESUDAH ADANYA JALAN TOL R, Tri Angga Prakoso; R, Rakmat Andi; Djakfar, Ludfi; Wicaksono, A
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.181 KB)

Abstract

Tranportasi adalah suatu kegiatan perpindahan lokasi dari tempat asal ketempat tujuan.. Penelitain  ini bertujaun untuk mengevaluasi Kinerja Lalu Lintas Terhadap Ruas Jalan Karangrejo-Kejapanan bertujuan membandingkan data yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan Pra jalan tol dan data penelitian survey yang dilakukan pada bulan April 2016 pasca beroperasinya jalan tol. Evaluasi Kenerja Lalu Lintas dianalisis berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia, tingkat pelayanan jalan eksisting dengan nilai D menunjukan bahwa ruas jalan tersebut mengalami kepadatan arus yang tinggi sehingga sering terjadi kemacetan pada saat jam sibuk. Setelah dibangunannya Jalan Tol guna mengatasi kemacetan pada ruas jalan tersebut maka tingkat pelayanan menjadi lebih baik dengan nilai C. Kata Kunci: Kinerja Lalu Lintas, Manual Kapasitas Jalan Indonesia,dan Jalan Tol
KAJIAN DAMPAK LALU LINTAS (ANDALALIN) AKIBAT BANGUNAN KOMPLEKS PERKANTORAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA Santoso, Ahmad Ardi; Pangeran Khar, Muhammad Jupri; Sulistio, Harnen; Djakfar, Ludfi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1659.823 KB)

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan kota Tanjung Selor Provinsi Kalimantan Utara, perubahan maupun penambahan tata guna lahan tidak terbangun menjadi lahan bangunan baru banyak terjadi. Salah satu tata guna lahan perkantoran terdapat di kawasan  Perkantoran Kalimantan Utara, di lokasi ini terdapat tiga bangunan perkantoran baru yang akan dibangun, masing-masing mempunyai bangkitan dan tarikan pergerakan yang berbeda satu sama lain, yaitu Perkantoran (gedung) BAPPEDA (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Provinsi Kalimantan Utara, Perkantoran (gedung) SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Provinsi Kalimantan Utara, dan Perkantoran (gedung) PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Provinsi Kalimantan Utara. Dengan munculnya tiga bangunan perkantoran baru yang berada di kawasan perkantoran Provinsi Kalimantan Utara tersebut akan menambah jumlah pergerakan yang masuk dan keluar sehingga berpotensi mengganggu arus lalu lintas yang secara terus menerus akan dapat menurunkan tingkat pelayanan jalan. Berdasakan kondisi tersebut maka kajian ini akan mencoba untuk menganalisis dampak lalu lintas pada perubahan tingkat kinerja jalan akibat penambahan gedung perkantoran baru yang terjadi di kawasan perkantoran  Provinsi Kalimantan Utara. Adapun kajian ini menunjukan bahwa semua ruas jalan dan simpang tidak bersinyal di sekitar kawasan perkantoran provinsi Kalimantan utara saat ini tidak memerlukan perbaikan untuk kondisi setelah beroperasinya gedung kantor baru dan kondisi 10 tahun yang akan datang didapatkan bahwa tingkat pelayanan lalu lintas di semua ruas jalan dan simpang tidak bersinyal juga tidak memerlukan perbaikan namun untuk bersimpangan bersinyal Durian-Rambutan kondisi kondisi setelah beroperasinya gedung kantor baru dan kondisi 10 tahun yang akan datang memerlukan perbaikan dikarenakan terjadi antrian yang panjang dan hambatan yang besar.Kata kunci: andalalin, pemodelan tarikan, level of service (LOS), volume capacity ratio (VCR), skenario perbaikan
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Samad Abdul Wahid Hasyim Abdullah Azzam Abdulmenaam Khamies Abid Haritsah Rahman Abiel Cahya Nugraha, R. Cakra Bagaskara, Achfas Zacoeb Achmad Efendi Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Acramanila Magha Rastra Adif WIldan Waladilmawa Adventus Kristian Tambunan Agus Dwi Wicaksono Agus Suharyanto Agus Suharyanto Akbariawan, Ricky Akhriadi, Akhriadi Alfan Baharuddin, Alfan Alighan, Ahmad Ricky Aloysius Gregorius Lake Alva Afriza Putra P, Donny Bagas W. , Alwafi Pujiraharjo Alwafi Pujiraharjo Amaliyah, Ela Firda Amelia Azzahro Mardhatillah Amelia Azzzahro Mardhatillah Amelia Kusuma Indriastuti Andi Kumalawati Andy Agung Wahyu Utama Anisa Faray, Afifah Mauludiah , Anugerah Cahya Syahputra Ari Wibowo Ari Wibowo Ari Wibowo Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arifin, Andy Samsul Armanu Thoyib Arung, Vrischa Natalia Asep Akbar Hikmana Atik Wahyuni Aushilna Rahma Rabbani Avista Candra Dewi S Bagus, Gabriel Baisa, Havizh Lukman Baisa, Havizh Lukman Bonifasius Raditya Cakranegara, Pandu Adi Chen-Yu Hsu Chikita, Randha Alief Cleoputri Yusainy Curiosita Malate Asrenaate Dadang Supriyatno Dadang Supriyatno Damayanti, Fifka Amalia Della Dwi Nuariningsih Devina Candra Puspita Rini Dewa Ketut Sudarsana Dewi Yuniar Dhena Arthamevia Diah Anggun Novita Sari Dian Agung Saputro Dilla Ananda Octaviani Dio Adelian Putra Eddu Pandika Erwin Aras G F, Bestananda Fabianus J. S. Nope Fadiansyah, Rendi Fatkhul Ardy Arista, Ongki Pranata , Fazri Rochmawati Dewi, Fazri Rochmawati Febrianto, lham Bimo Felicia Larasati Firdausy, Nuur Annisa Firstyan, Frigi Fitri Rachmawati Frando Simon Hukom Gagoek Soenar P. Gerardus Ignasius A Ghifarulloh, Abzar Gina Martina Grenaldi, Angeli Gladis Harimurti . Harimurti Harimurti Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistyo Harnen Sulistyo, Harnen Haryo, Alan Havizh Lukman Baisa Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendrig Sudradjat Hermawan Santiko Hermawan, Yoga Himawan Wisnu Pratama Husein, Fahry I Kadek Adit Putra I., M.Iqbal Ravanelli , Ida Bagus Ananta Wijaya Indradi Wijatmiko Iswara, Ade Yudha Jannah, Novia Miftakhul Jatmiko Budi Antoro, Jatmiko Budi Jossie Mutiara Putri Justitia, Riztya Jyh-Dong Lin Kartika Puspa Negara Kartika, Irdwi Khairul Arifin Khairul Arifin, Devina Candra Puspita Rini, Khairunnisa, Rahmasari Krisna Arya Kusuma Kusumadewi, Intan Rosma Laksono Trisnantoro Lasmini Ambarwati M, Jundina Syifa’ul M. Fahmi Lutfi, Bagus Akbar M. , M. Rum Raekhan M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Syaiful Rachman, M. Syaiful M. Zainul Arifin M. Zainul Arifin Machsus Machsus Majesticha, Aidha Deo Maliq, Tatang Maulana Margareth E. Bolla Marhaeni, Bunga Mega Martin Paidotua Pangaribuan Mashudman Mashudman Mashudman Mashudman Maulana, Luthfi Farhan Miftahulkhair, Muh Muh Syauqi Al Maghfirah Muhamad Iqbal Muslim Muhamad Panji Danisworo Muhammad Bisri Muhammad Fajri Almunawar Muhammad Hanif Muhammad Ibnu Shina, Herdian Yunihartanto , Muhammad Insanul Qolby Muhammad Juniar Revanska Kusuma Muhammad Wahyu Hidayat Muhammad Zainul Arifin Mukhammad Mukhlis Mukhammad Yusuf Mashuri Nafiis Wirdiyan Nasution, Akhmad Sya’ban Natrisye Wahyuning Septiana Naufal Fadhlurrahman Novyana, Teofani Rizkhy Nugraha Pasca Ogenta Tarigan Nugroho Panji Triatmojo Nur Hilmy Dhiya Ul’Aziz, Nur Hamidah & Pangeran Khar, Muhammad Jupri Permana, Satria Pingkan Pratasis Pratama R, Alfandi Rizki Pratama, Kukuh Pratiwi, Kholis Hapsari Prawiro, Bangun Prayuda Krisna S, Riky Pradana Trisilvana Priskila Dorothy, Ayu Anisa, Putranto, Yonandika Pandu Putri Adhitana Paramitha R, Rakmat Andi R, Tri Angga Prakoso Rachmad Reza B, Nizar Ramadhan, Rachmawati, Desy Dwi Raekhan, M. Rum Raekhan, Mohammad Rum Rahayu K Rahayu K., Rahayu Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahman, Fuad Izzatur Rakhmad, Nova Nur Ratih Artanti Regina Apituley Ridwansyah, Achmad Miraj Rindah Intansari Mukti Ristradianti Dwi A. Riyana, Ratu Eka Rizal Afriansyah Rizky Mubarak Robby Fredyanto, MuhammadIqbal Zuhdi Rohman, Saiful Rolobessy, Alfandi Rizki Pratama Rusman Prihatanto, Rusman Saleh, Arbillah Salsabila Putri, Nadya Santoso, Ahmad Ardi Setiono, Arief Rakhman Sheva Akbar Rafliansyach Shinta Ariani Archila, Prambudi Katon Kusuma , Sholihah, Rafidatus Sobri Abusini Sonya Sulistyono Sugeng P. Budio Sugianto, Agus Suharto, Lechyana Zahra Sumantri, Bambang Sumantri, Rifky Wijaya Surjono Surjono susanto, Bagus Syahrir, Hardiyansah Syaviq, Muhammad Fahrus T.D, Mokhamad Afila Taqwa Rizaldi Teges Prameswari Puspa Amara Theo Adhitya Kusuma TONY PRASETYO Tyas Ayu Widiningrum Vita Dwi Rahmawati Wicaksono, A Wicaksono, Achmad Wicaksono, Ahcmad Widyastuti, Ika Wieke Yuni Christina Winardy, Chanza Islamy Wisnumurti . Wiwit Adisatria Wiyanta, Yogi Kurnia Wiyanta, Yogi Kurnia Wullan Agustia Yashinta Petrina Sari, Fredda Setya H. A. A. , Yasmin Nabilah Asyam Yogi Kurnia Wiyanta Yudha Rahmadhani Fais Fais, Yudha Rahmadhani Fais Yulvi Zaika