Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TEGANGAN, REGANGAN,DAN DEFORMASI PADA PERKERASAN LENTUR PORUS DAN KONVENSIONALDENGAN SKALA SEMI LAPANGAN Riyana, Ratu Eka; Arung, Vrischa Natalia; Djakfar, Ludfi; Zaika, Yulvi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1234.996 KB)

Abstract

Seiring dengan banyaknya kebutuhan dan pembangunan jalan, maka banyak pula ruang terbuka hijau yang kegunaannya beralih fungsi sehingga menimbulkan berbagai masalah lingkungan, yaitu berkurangnya daerah resapan air. Beralihnya fungsi daerah resapan air dapat mengakibatkan terjadinya genangan atau banjir lokal yang dapat merusak perkerasan lentur jalan raya. Salah satu upaya pencegahan atas permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan perkerasan lentur porus.Perkerasan ini memiliki struktur lapisan pori yang lebih besar atau angka permeabilitasnya lebih tinggi dibandingkan dengan perkerasan konvensional sehingga memungkinkan air lebih cepat mengalir ke lapisan bawah. Namun, hal ini menyebabkan kekuatan dari perkerasan tersebut akan terpengaruh. Mengingat pentingnya mengetahui pengaruh tegangan, regangan, dan deformasi terhadap perkerasan porus dan konvensional, maka perlu dilakukan penelitian terhadap dua jenis perkerasan tersebut dengan metode skala semi lapangan dan fokus pada peningkatan kinerja jumlah lintasan. Skala semi lapangan merupakan metode analitis yang dapat dilakukan di lapangan menggunakan skala tertentu yang mampu merepresentasikan kondisi sesungguhnya yang terjadi di lapangan, baik pada beban, material, maupun ketebalannya sehingga hasil uji yang diperoleh dapat digunakan. Dari hasil pengukuran, didapat bahwa nilai tegangan dan regangan cenderung mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya jumlah lintasan. Sedangkan, deformasi yang terjadi pada permukaan aspal akibat beban roda yang melintas semakin bertambah besar seiring dengan bertambahnya jumlah lintasan. Kata kunci :Tegangan, Regangan, Deformasi, Perkerasan Lentur Porus, Perkerasan Lentur Konvensional, Skala Semi Lapangan.
ANALISIS POTENSI PENGGUNA TOL GEMPOL-MOJOKERTO Suharto, Lechyana Zahra; Jannah, Novia Miftakhul; Djakfar, Ludfi; Wicaksono, Achmad
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.011 KB)

Abstract

Rute eksisting yang menghubungkan daerah Japanan,Gempol dengan Mojokerto merupakan bagian dari kawasan GERBANGKERTOSUSILA adalah daerah strategis karena berada pada jalur regional dan jalur utama perekonomian Surabaya-Malang dan menjadi salah satu rute penghubung antara kawasan barat dengan kawasan timur Indonesia. Namun, akibat tingginya angka tingkat pelayanan/nilai VCR (Volume Capacity Ratio) jalan eksiting (dengan rata-rata  0,8) sehingga perlu adanya jalan tol untuk menghubungkan akses pada kawasan industri tersebut. Maka diperlukan kajian terhadap potensi pengguna tol termasuk prediksi pengguna tol di masa mendatang serta penentuan tarif ideal tol Gempol-Mojokerto. Analisis potensi pengguna tol dilakukan dengan metode stated preference dan penentuan tarif tol dilakukan dengan metode stated preference dan Ability To Pay (ATP)/Willingness To Pay (WTP). Potensi pengguna tol terbesar yang akan beralih ke tol Gempol – Mojokerto untuk kendaraan golongan I pada tarif tol Rp 600,00/km dengan persentase pengguna tol tertinggi sebesar 78,6%; golongan II pada tarif tol Rp 900,00/km dengan persentase 66,9%; golongan III pada tarif tol Rp 1.200,00/km dengan persentase 64%; serta untuk rata-rata persentase untuk semua golongan kendaraan yaitu sebesar 69,8% terhadap volume kendaraan total jalan eksisting. Untuk prediksi potensi pengguna tol masa mendatang dilakukan untuk tahun 2020, 2025, dan 2030 dimana potensi pengguna terbesar yang beralih ke tol Gempol – Mojokerto adalah pada tarif tol terendah pada setiap golongan secara berurutan untuk kendaraan golongan I sebesar 43.917, 58.246, dan 77.250 kendaraan/hari; golongan II sebesar 14.004, 18.573, dan 24.633 kendaraan/hari; dan golongan III sebesar 9.348, 12.398, dan 16.443 kendaraan/hari.Sedangkan penentuan tarif ideal ditetapkan tarif hasil analisis stated preference yaitu untuk kendaraan Golongan I-V yaitu sebesar Rp 1.000,00/km, Rp 1.500,00/km, Rp 2.000,00/km, Rp 2.500,00/km, dan Rp 3.000,00/km. Kata kunci: Potensi Pengguna Tol, Stated Preference (SP), Ability to Pay (ATP)/Willingness to Pay (WTP), Volume Capacity Ratio (VCR), dan Tarif Tol
PERENCANAAN GEOMETRIK RAMP JALAN TOL (STUDI KASUS: JALAN TOL KEDIRI-KERTOSONO) Pratiwi, Kholis Hapsari; Widyastuti, Ika; Djakfar, Ludfi; Arifin, M. Zainul
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.84 KB)

Abstract

Kabupaten Kediri mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat.karena menjadi pusat perdagangan daerah sekitarnya. Dengan kondisi tersebut menimbulkan peningkatan lalu lintas di wilayah Kediri-Kertosono menuju.Surabaya atau sebaliknya sehingga sering terjadi kemacetan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu adanya pembangunan jalan baru yaitu jalan tol.yang menghubungkan Kediri dan Jalan Tol Trans Jawa. Untuk memudahkan akses dari jalan umum menuju jalan tol maka diperlukan perencanaan yang aman dan nyaman. Tujuan kajian ini adalah merencanakan geometrik jalan tol khususnya pada bagian ramp untuk akses menuju dan keluar jalan tol. Dalam kajian ini, data diperoleh dari data sekunder dengan menggunakan google earth sehingga diperoleh hasil data koordinat dan elevasi untuk perhitungan geometrik ramp. Perencanaan geometrik ramp dihasilkan 14 tikungan horizontal dan 2 tikungan vertikal-horizontal. Kecepatan di ramp sebesar 40 km/jam dan 60 km/jam dengan jari-jari maksimum sebesar 130 meter dan jari-jari minimum sebesar 50 meter. Pada tikungan vertikal-horizontal kelandaian maksimum sebesar 3,42 %. Kata Kunci : Geometrik, Ramp, Jalan Tol, Vertikal, Horizontal.
KAJIAN POTENSI PENGGUNA JALAN TOL MALANG – KEPANJEN Iswara, Ade Yudha; Husein, Fahry; Djakfar, Ludfi; Bowoputro, Hendi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.296 KB)

Abstract

Jumlah infrastruktur yang tidak bertambah menyebabkan sering terjadinya kemacetan pada ruas-ruas jalan di daerah Malang – Kepanjen. Kemacetan ini mengakibatkan pemborosan waktu dan materi, produktifitas industri semakin menurun dan biaya pengiriman barang semakin tinggi, sehingga harga barang semakin tinggi. Maka diperlukan pembangunan infrastruktur transportasi darat seperti jalan tol untuk dapat menanggulangi hal-hal tersebut. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi pengguna jalan eksisting agar mau berpindah ke jalan tol dan mengetahui potensi pengguna maupun tarif rencana jalan tol Malang – Kepanjen.Analisis potensi pengguna tol menggunakan metode Stated Preference.Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa variabel yang mempengaruhi masyarakat untuk berpindah ke jalan tol yaitu tarif dan kemacetan atau kepadatan kondisi jalan (VCR). Apabila tarif tol berada di bawah angka Rp 1.000,00/km dan VCR diatas 0,5 maka potensi pengguna tol akan semakin meningkat, dan potensi pengguna tol akan mengalami penurunan bila tarif tol berada diatas Rp 600,00/km dan VCR dibawah 1.Potensi pengguna tol tertinggi untuk golongan I diperoleh pada saat tarif tol Rp 600,00/km dan VCR = 1,1 yaitu sebanyak 18.447 kendaraan/hari dengan persentase probabilitas berpindah sebesar 90.5%. Sedangkan untuk golongan II & III pada saat tarif tol Rp 900,00/km dan VCR = 1,1 yaitu sebanyak 4.180kendaraan/hari dengan persentase probabilitas berpindah sebesar 89.2%. Penentuan tarif ideal ditetapkan dari tarif hasil analisis stated preference, sehinggs didapat hasil untuk kendaraan golongan I-V berturut-turut sebesar Rp 730,00/km, Rp 1.095,00/km, Rp 1.460,00/km, Rp 1.825,00/km, dan Rp 2.190,00/km. Kata kunci: Potensi Pengguna Tol, Stated Preference (SP), Volume Capacity Ratio (VCR), Tarif Tol
ANALISIS POTENSI PENGGUNA RENCANA TOL KEDIRI – NGANJUK MENGGUNAKAN METODE STATED PREFERENCE Novyana, Teofani Rizkhy; Pratama, Kukuh; Djakfar, Ludfi; Kusumaningrum, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1165.064 KB)

Abstract

Kediri dan Nganjuk merupakan salah satu daerah sentral industri di Provinsi Jawa Timur yang menyebabkan arus barang dan jasa di kedua kabupaten tersebut tentunya sangat padat. Jalan tol merupakan salah satu alternatif yang digunakan untuk mengatasi kemacetan yang ada di jalan-jalan arteri didalam kota. Untuk perencanaan jalan tol Kediri-Nganjuk, maka perlu mengetahui prediksi jumlah potensi pengguna yang akan beralih dari jalan eksisting ke jalan tol dan menentukan tarif tol ideal.Analisis potensi pengguna ditinjau dari analisis peralihan moda menggunakan metode Stated Preference, road side interview dan data traffic counting. Atribut yang ditinjau adalah tarif masuk toldan kondisi lalu lintas pada jalan eksisting. Potensi pengguna tol Kediri-Nganjuk dengan VCR aktual = 0,8pada golongan I dengan tarif Rp600,00/Km sebanyak 6.113kendaraan/hari, golongan II dengan tarif Rp900,00/Km sebanyak 691 kendaraan/hari,golongan III dengan tarif Rp1.200,00/Km sebanyak 665 kendaraan/hari, golongan IV dengan tarif Rp1.500,00/Km sebanyak 841kendaraan/hari, golongan V dengan tarif Rp1.800,00/Km sebanyak 165 kendaraan/hari. Dan tarif masuk ideal golongan I-V secara berurutan didapatkan sebesar Rp749,00/Km, Rp1.123,00/Km, Rp1.498,00, Rp1.872,00/Kmdan Rp2.247,00/Km. Sedangkan untuk potensi pengguna dimasa mendatang yakni pada tahun 2022 dan 2027diperoleh jumlah pengguna terbesar golongan I dengan tarif Rp600,00/Km dan VCR = 1,2 sebanyak 15.315, dan 21.217 kendaraan/hari, pada tarif Rp650,00/Km dan VCR = 1,2 sebesar 14.985, dan 20.759 kendaraan/hari, Sehingga potensi pengguna tol Kediri-Nganjuk tiap tahunnya meningkat. Kata kunci : potensi pengguna, Stated Preference(SP), karaktreristik responden, road side interview(RSI), tarif tol, jumlah pengguna dimasa mendatang.  
STUDI POTENSI PENUMPANG PADA RENCANA PEMBANGUNAN BANDAR UDARA DI TULUNGAGUNG Firdausy, Nuur Annisa; Khairunnisa, Rahmasari; Djakfar, Ludfi; Kusumaningrum, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.093 KB)

Abstract

Transportasi adalah proses perpindahan barang  atau orang dari satu tempat ke tempat yang lain dengan atau tanpa alat bantu dengan tujuan tertentu. Transportasi yang banyak  diminati untuk melakukan perjalanan jauh  oleh masyarakat adalah pesawat terbang. Di wilayah Tulungagung sedang dibicarakan tentang rencana pembangunan bandar udara di kawasan tersebut. Berdasarkan studi yang dilakukan kepada 400 responden, diketahui bahwa responden dengan tujuan Jakarta didominasi laki-laki dengan tingkat pendidikan sarjana dan pekerjaan sebagai karyawan/swasta dengan penghasilan >10 juta perbulannya. Maksud perjalan didominasi non-pekerjaan atau untuk mengunjungi keluarga dan sebanyak 97,25% mengatakan setuju bila rencana pembangunan bandara tersebut direalisasikan.  Dari analisis stated preference didapatkan model  untuk  kereta api  UPT-UKA = 3,913-0,00000836 (ΔX1) dan travel  UPT-UKA = 4,54-0,0000138 (ΔX1) untuk tujuan Jakarta. Jumlah potensi penumpang akan naik sekitar 80 orang perhari jika selisih  tarif sebesar Rp. 225.000. Kata kunci : Stated preference (SP),  Moda Kereta Api dan Travel, Tulungagung, Potensi Penumpang Pesawat Terbang.
ANALISIS PERENCANAAN TRASEJALAN TOL GEMPOL-MOJOKERTO Justitia, Riztya; Maulana, Luthfi Farhan; Djakfar, Ludfi; Bowoputro, Hendi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.168 KB)

Abstract

Pembangunan Tol Gempol – Mojokerto sebagai bagian dari jaringan tol trans jawa diharapkan menjadi solusi pemecah kemacetan pada jalan eksisting Gempol – Mojokerto. Untuk mendapatkan pelayanan jalan tol yang optimal salah satu perencanaan penting adalah penentuan trase dan perencanaan perkerasannya. Pengumpulan data pada penelitian ini melalui survei kondisi lapangan setiap alternatif trase yang telah direncanakan, kuisioner terhadap stakeholder yang bersangkutan pada perencanaan  pembangunan jalan tol Gempol–Mojokerto, serta data LHR jalan eksisting Gempol-Mojokerto yang didapat dari hasil penelitian terdahulu. Digunakan metode Analytical Hierarchy Process dalam penentuan faktor yang digunakan sebagai penentuan alternatif trase yang efisien. Hasil survei kondisi lapangan berupa skoring disesuaikan dengan hasil bobot kriteria dengan metode AHP. Dari keseluruhan hasil penelitian, alternatif trase yang terpilih adalah alternatif trase nomor 2 dengan nilai skoring tertinggi. Direncanakan dengan tebal perkerasan kaku sebesar 24 cm berdasarkan pedoman PdT-14-2003. Kata Kunci : Pemilihan Trase, Analitycal Hierarchy Process (AHP), Perkerasan Kaku, AASHTO, Jalan Tol, Gempol, Mojokerto.
PENGARUH KADAR KAPUR PADAM SEBAGAI BAHAN PENGISI CAMPURAN COLD PAVING HOT MIX ASBUTON Djakfar, Ludfi; Wiyanta, Yogi Kurnia; Bowoputro, Hendi; Baisa, Havizh Lukman
Jurnal Transportasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.111 KB) | DOI: 10.26593/jt.v18i1.2970.%p

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine the effect of using hydrated lime as a filler of Marshall Parameters on a mixture of Lawelle Granular Asphalt, which was produced from Asphalt Buton, using local aggregates. For this purpose, 45 specimens were prepared with variations in Lawelle Granular Asphalt levels and filler percentages. Variations of Lawelle Granular Asphalt levels are 25%, 30%, 35% whereas the filler variations are 0/100, 25/100, 50/50, 75/25, 100/0, between stone ash and hydrated lime. The analysis results show that the optimum level of Lawelle Granular Asphalt level was 29% and the optimum filler content was 60% stone ash and 40% hydrated lime. This means that the hydrated lime can be used as fillers in the Lawelle Granular Asphalt mixture. Keywords: buton asphalt, filler, hydrated lime, Marshall Parameters  Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh penggunaan kapur padam sebagai bahan pengisi  terhadap Parameter Marshall pada campuran beraspal Lawelle Granular Asphalt, yang diproduksi dari Aspal Buton, dengan menggunakan agregat lokal. Untuk maksud tersebut, dibuatlah 45 benda uji dengan variasi pada kadar Lawelle Granular Asphalt dan persentase bahan pengisi. Variasi kadar Lawelle Granular Asphalt adalah 25%, 30%, 35% sedangkan variasi bahan pengisi adalah 0/100, 25/100, 50/50, 75/25, 100/0, antara abu batu dan kapur padam. Dari hasil analisis didapat bahwa kadar Lawelle Granular Asphalt optimum sebesar 29% dan komposisi optimum bahan pengisi adalah 60% abu batu dan 40% kapur padam. Hal ini berarti bahwa kapur padam dapat digunakan sebagai bahan pengisi pada campuran Lawelle Granular Asphalt. Kata-kata kunci: aspal buton, bahan pengisi, kapur padam, Parameter Marshall
POLA PERGERAKAN PENUMPANG FERRY DI WILAYAH KEPULAUAN Kumalawati, Andi; Djakfar, Ludfi; Sulistio, Harnen; Wicaksono, Achmad
Jurnal Transportasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.563 KB) | DOI: 10.26593/jt.v18i1.2968.%p

Abstract

Abstract East Nusa Tenggara is an archipelago with a low population density and uneven distribution. Therefore, the identification of movement pattern characteristics for ferry passengers is very important to capture the initial step of supporting data used in planning of interisland transportation infrastructure. By using the method of Correspondence Analysis, the analysis shows that: (1) most passengers in Alor Island had a nearer distance from home to the port compared to those on Flores, Sumba, and Timor islands; (2) travel costs from home to the ports were categorized expensive; (3) travel time from home to the port was influenced by the distance between home and the port, the port location, and transport to the port type; (4) most passengers did not transfer from one ship to another during the trip from port of origin to port of destination; (5) the waiting time of ship in the ports is affected by delays due to weather and wave height; (6) the journey time of ship is affected by the length of track, weather conditions, and high waves. Keywords: ferry passenger, travel time, travel cost, waiting time  Abstrak Nusa Tenggara Timur merupakan wilayah kepulauan dengan kepadatan penduduk rendah dan sebaran tidak merata. Karena itu, identifikasi karakteristik pola pergerakan bagi penumpang ferry sangat penting untuk langkah awal menjaring data pendukung yang digunakan dalam perencanaan sarana dan prasarana transportasi penyeberangan. Dengan menggunakan Metode Correspondence Analysis, hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) sebagian besar penumpang di Pulau Alor memiliki jarak dari rumah ke pelabuhan yang lebih dekat dibandingkan dengan penumpang di Pulau Flores, Pulau Sumba, dan Pulau Timor; (2) biaya perjalanan dari rumah ke pelabuhan dikategorikan mahal; (3) waktu perjalanan dari rumah ke pelabuhan, dipengaruhi oleh jarak dari rumah ke pelabuhan, lokasi pelabuhan, dan jenis angkutan yang digunakan ke pelabuhan; (4) sebagian besar penumpang mengatakan tidak pernah berpindah kapal selama perjalanan dari pelabuhan asal ke pelabuhan tujuan; (5) waktu tunggu kapal di pelabuhan, dipengaruhi oleh keterlambatan kapal akibat cuaca dan tinggi gelombang; dan (6) waktu tempuh kapal dipengaruhi oleh panjang lintasan, kondisi cuaca, dan gelombang yang tinggi. Kata-kata kunci: penumpang ferry, waktu perjalanan, biaya perjalanan, waktu tunggu
EVALUASI TARIF TOL SURABAYA-KERTOSONO BERDASARKAN KEMAMPUAN DAN KEINGINAN PENGGUNA Muhammad Ibnu Shina, Herdian Yunihartanto ,; Djakfar, Ludfi; Bowoputro, Hendi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.395 KB)

Abstract

Jalan tol Surabaya–Kertosono merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun guna meningkatkan segala potensi dan pengembangan perekonomian di wilayah  Jawa Timur. Meskipun lokasi ruas jalan tol ini cukup strategis, jalan tol dengan panjang ruas 76,5 km ini masih sedikit penggunanya. Hal ini terutama disebabkan oleh tarif tol yang terlampau tinggi bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode analisis Stated Preference yaitu berdasarkan perhitungan probabilitas pengguna jalan tol dan pengguna jalan eksisting yang dihubungkan dengan atribut berupa tarif tol dan kondisi kepadatan jalan di eksisting (Volume Capacity Ratio-VCR) serta menggunakan metode Ability to Pay (ATP)-Willingnes to Pay (WTP) yakni membandingkan antara tarif tol yang berdasarkan kemampuan membayar jasa transportasi, melalui latar belakang sosial-ekonomi responden, dengan kemauan untuk mengeluarkan imbalan atas jasa yang diperolehnya. Teknik pengumpulan data responden menggunakan metode Road Side Interview (RSI) dengan sampel sejumlah 400 responden dari golongan 1 dan 2, penggolongan berdasarkan peraturan Bina Marga, yang berasal dari populasi pengguna jalan yang melintasi rute Surabaya-Kertosono tersebut. Populasi tersebut didapat dari perhitungan Lalu Lintas Harian (LHR) rata-rata yang didapat dari survei jam rencana.Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa tarif ideal per km berdasarkan persepsi pengguna jalan tol Surabaya-Kertosono adalah sebesar Rp700,00 (golongan 1), Rp1.050,00 (golongan 2), Rp1.400,00 (golongan 3), Rp1.750,00 (golongan 4) dan Rp2.100,00 (golongan 5). Hasil perhitungan ini didapatkan pada kondisi jalan eksisting Surabaya–Kertosono dengan nilai tingkat pelayanan (VCR average) sebesar 0,64 dengan asumsi untuk seluruh ruas jalan eksisting Surabaya-Kertosono. Penentuan tarif tol tersebut berdasarkan hasil perhitungan penghasilan (revenue) tertinggi yakni sebesar Rp7.572.811/kmper hari. Dengan tarif di atas, potensi pengguna jalan yang beralih menggunakan jalan tol Surabaya–Kertosono akan meningkat sebesar 29% untuk golongan 1 yakni dari 4346 menjadi 7607pengguna jalan tol setiap harinya. Kata kunci: Evaluasi Tarif Tol, stated preference, Ability to Pay (ATP)-Willingnes to Pay (WTP), revenues, danPotensi Pengguna Tol
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Samad Abdul Wahid Hasyim Abdullah Azzam Abdulmenaam Khamies Abid Haritsah Rahman Abiel Cahya Nugraha, R. Cakra Bagaskara, Achfas Zacoeb Achmad Efendi Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Acramanila Magha Rastra Adif WIldan Waladilmawa Adventus Kristian Tambunan Agus Dwi Wicaksono Agus Suharyanto Agus Suharyanto Akbariawan, Ricky Akhriadi, Akhriadi Alfan Baharuddin, Alfan Alighan, Ahmad Ricky Aloysius Gregorius Lake Alva Afriza Putra P, Donny Bagas W. , Alwafi Pujiraharjo Alwafi Pujiraharjo Amaliyah, Ela Firda Amelia Azzahro Mardhatillah Amelia Azzzahro Mardhatillah Amelia Kusuma Indriastuti Andi Kumalawati Andy Agung Wahyu Utama Anisa Faray, Afifah Mauludiah , Anugerah Cahya Syahputra Ari Wibowo Ari Wibowo Ari Wibowo Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arifin, Andy Samsul Armanu Thoyib Arung, Vrischa Natalia Asep Akbar Hikmana Atik Wahyuni Aushilna Rahma Rabbani Avista Candra Dewi S Bagus, Gabriel Baisa, Havizh Lukman Baisa, Havizh Lukman Bonifasius Raditya Cakranegara, Pandu Adi Chen-Yu Hsu Chikita, Randha Alief Cleoputri Yusainy Curiosita Malate Asrenaate Dadang Supriyatno Dadang Supriyatno Damayanti, Fifka Amalia Della Dwi Nuariningsih Devina Candra Puspita Rini Dewa Ketut Sudarsana Dewi Yuniar Dhena Arthamevia Diah Anggun Novita Sari Dian Agung Saputro Dilla Ananda Octaviani Dio Adelian Putra Eddu Pandika Erwin Aras G F, Bestananda Fabianus J. S. Nope Fadiansyah, Rendi Fatkhul Ardy Arista, Ongki Pranata , Fazri Rochmawati Dewi, Fazri Rochmawati Febrianto, lham Bimo Felicia Larasati Firdausy, Nuur Annisa Firstyan, Frigi Fitri Rachmawati Frando Simon Hukom Gagoek Soenar P. Gerardus Ignasius A Ghifarulloh, Abzar Gina Martina Grenaldi, Angeli Gladis Harimurti . Harimurti Harimurti Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistyo Harnen Sulistyo, Harnen Haryo, Alan Havizh Lukman Baisa Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendrig Sudradjat Hermawan Santiko Hermawan, Yoga Himawan Wisnu Pratama Husein, Fahry I Kadek Adit Putra I., M.Iqbal Ravanelli , Ida Bagus Ananta Wijaya Indradi Wijatmiko Iswara, Ade Yudha Jannah, Novia Miftakhul Jatmiko Budi Antoro, Jatmiko Budi Jossie Mutiara Putri Justitia, Riztya Jyh-Dong Lin Kartika Puspa Negara Kartika, Irdwi Khairul Arifin Khairul Arifin, Devina Candra Puspita Rini, Khairunnisa, Rahmasari Krisna Arya Kusuma Kusumadewi, Intan Rosma Laksono Trisnantoro Lasmini Ambarwati M, Jundina Syifa’ul M. Fahmi Lutfi, Bagus Akbar M. , M. Rum Raekhan M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Syaiful Rachman, M. Syaiful M. Zainul Arifin M. Zainul Arifin Machsus Machsus Majesticha, Aidha Deo Maliq, Tatang Maulana Margareth E. Bolla Marhaeni, Bunga Mega Martin Paidotua Pangaribuan Mashudman Mashudman Mashudman Mashudman Maulana, Luthfi Farhan Miftahulkhair, Muh Muh Syauqi Al Maghfirah Muhamad Iqbal Muslim Muhamad Panji Danisworo Muhammad Bisri Muhammad Fajri Almunawar Muhammad Hanif Muhammad Ibnu Shina, Herdian Yunihartanto , Muhammad Insanul Qolby Muhammad Juniar Revanska Kusuma Muhammad Wahyu Hidayat Muhammad Zainul Arifin Mukhammad Mukhlis Mukhammad Yusuf Mashuri Nafiis Wirdiyan Nasution, Akhmad Sya’ban Natrisye Wahyuning Septiana Naufal Fadhlurrahman Novyana, Teofani Rizkhy Nugraha Pasca Ogenta Tarigan Nugroho Panji Triatmojo Nur Hilmy Dhiya Ul’Aziz, Nur Hamidah & Pangeran Khar, Muhammad Jupri Permana, Satria Pingkan Pratasis Pratama R, Alfandi Rizki Pratama, Kukuh Pratiwi, Kholis Hapsari Prawiro, Bangun Prayuda Krisna S, Riky Pradana Trisilvana Priskila Dorothy, Ayu Anisa, Putranto, Yonandika Pandu Putri Adhitana Paramitha R, Rakmat Andi R, Tri Angga Prakoso Rachmad Reza B, Nizar Ramadhan, Rachmawati, Desy Dwi Raekhan, M. Rum Raekhan, Mohammad Rum Rahayu K Rahayu K., Rahayu Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahman, Fuad Izzatur Rakhmad, Nova Nur Ratih Artanti Regina Apituley Ridwansyah, Achmad Miraj Rindah Intansari Mukti Ristradianti Dwi A. Riyana, Ratu Eka Rizal Afriansyah Rizky Mubarak Robby Fredyanto, MuhammadIqbal Zuhdi Rohman, Saiful Rolobessy, Alfandi Rizki Pratama Rusman Prihatanto, Rusman Saleh, Arbillah Salsabila Putri, Nadya Santoso, Ahmad Ardi Setiono, Arief Rakhman Sheva Akbar Rafliansyach Shinta Ariani Archila, Prambudi Katon Kusuma , Sholihah, Rafidatus Sobri Abusini Sonya Sulistyono Sugeng P. Budio Sugianto, Agus Suharto, Lechyana Zahra Sumantri, Bambang Sumantri, Rifky Wijaya Surjono Surjono susanto, Bagus Syahrir, Hardiyansah Syaviq, Muhammad Fahrus T.D, Mokhamad Afila Taqwa Rizaldi Teges Prameswari Puspa Amara Theo Adhitya Kusuma TONY PRASETYO Tyas Ayu Widiningrum Vita Dwi Rahmawati Wicaksono, A Wicaksono, Achmad Wicaksono, Ahcmad Widyastuti, Ika Wieke Yuni Christina Winardy, Chanza Islamy Wisnumurti . Wiwit Adisatria Wiyanta, Yogi Kurnia Wiyanta, Yogi Kurnia Wullan Agustia Yashinta Petrina Sari, Fredda Setya H. A. A. , Yasmin Nabilah Asyam Yogi Kurnia Wiyanta Yudha Rahmadhani Fais Fais, Yudha Rahmadhani Fais Yulvi Zaika