Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Bauran Pemasaran (4P) pada Agrowisata Jeruk Siam Eptilu di Kabupaten Garut Zein, Nufika Shilhan; Djuwendah, Endah; Saidah, Zumi
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.22403

Abstract

Agrotourism plays a strategic role in supporting rural economic development, enhancing community welfare, and promoting sustainable tourism practices. As one of the leading agrotourism destinations in Garut Regency, Eptilu Siam Orange Agrotourism offers unique attractions such as orange-picking activities, educational tours, and traditional culinary experiences. However, the effectiveness of its marketing strategy is essential to increase competitiveness and attract wider visitor segments. The purpose of this study is to analyze the application of the marketing mix (4P)—product, price, place, and promotion at Eptilu Siam Orange Agrotourism based on visitor perceptions. The research employed a quantitative descriptive approach using a Likert-scale questionnaire distributed to 100 visitors. The data were analyzed descriptively to evaluate the performance of each 4P component. The results show that all aspects of the marketing mix are rated within the “good” to “very good” categories, with the highest scores found in the product and price components. Visitors highly appreciate the orange-picking experience, educational activities, and culinary services provided. Meanwhile, the promotion component particularly digital promotion requires further improvement to reach broader market segments. These findings highlight the importance of strengthening marketing strategies to support sustainable agrotourism development in Garut Regency.
ANALISIS PERENCANAAN EKONOMI SIRKULAR DALAM SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PERDESAAN Eka Purna Yudha; Ernah Ernah; Endah Djuwendah; Resa Ana Dina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.23114

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan permasalahan lingkungan yang masih dihadapi oleh wilayah perdesaan, termasuk Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan sampah dan tingkat partisipasi masyarakat serta merumuskan strategi pengelolaan sampah berbasis partisipatif di tingkat desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui survei pengembangan partisipatif dengan metode wawancara mendalam, observasi lapangan, dan konfirmasi data kepada masyarakat dan perangkat desa. Survei dilaksanakan pada November 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya volume sampah dipengaruhi oleh kedekatan desa dengan kawasan pendidikan, sementara sistem pengelolaan sampah belum terintegrasi secara optimal. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam pemilahan sampah, keterbatasan sarana prasarana, serta minimnya partisipasi warga menjadi faktor utama permasalahan. Strategi yang direkomendasikan meliputi penyuluhan dan pelatihan pengelolaan sampah, penyediaan fasilitas pemilahan sampah organik dan anorganik, serta pengembangan pengolahan sampah organik melalui Rumah Maggot. Pendekatan partisipatif dinilai penting untuk mewujudkan pengelolaan sampah desa yang berkelanjutan.
EMERGING ISSUES IN THE DEVELOPMENT OF AGRITOURISM IN INDONESIA: A BIBLIOMETRIC ANALYSIS Nirwikara Widhiwidhana Prasetyanto; Iwan Setiawan; Endah Djuwendah; Suhartini Suhartini
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 22, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sepa.v22i2.106970

Abstract

Indonesia possesses significant potential for agritourism development,supported by its abundant natural resources, cultural richness, and largeagricultural workforce. Despite this, various challenges—such as limitedinfrastructure, insufficient farmer skills, weak promotion, and poor stakeholdercollaboration—continue to impede progress. This study analyzes existingliterature on agritourism in Indonesia using a qualitative content analysisgrounded in bibliometric data. The analysis draws on Scopus-indexedpublications from 2014 to 2025, retrieved using keywords: (“Agritourism” or“Agro-tourism” or “Agrotourism” or “Farm tourism” or “Agricultural tourism”)and “Indonesia”. The data were processed with VOSviewer and Biblioshiny toexamine keyword relationships, publication trends, and emerging researchthemes. Results show Indonesia is the second most studied country inagritourism, with 94 articles—after the United States (181) and Italy (106). Anotable increase in publications was observed post-COVID-19 (2020–2025).Following abstract screening, 78 relevant articles were included in thebibliometric analysis. Co-occurrence analysis identified five main keywordclusters, reflecting the dominant themes in the field. The study synthesizes theseclusters to outline the conceptual structure of agritourism research in Indonesia.Findings suggest that future studies should focus on enhancing communityparticipation in development of agritourism.
ANALISIS PERENCANAAN PARTISIPATIF PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN UNTUK DESA BERDAYA DAN MANDIRI Eka Purna Yudha; Endah Djuwendah; Tuti Karyani; Resa Ana Dina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18468

Abstract

Pembangunan berkelanjutan di tingkat desa memerlukan pendekatan perencanaan partisipatif untuk memastikan keterlibatan masyarakat dalam setiap tahap pembangunan. Penelitian ini menganalisis perencanaan partisipatif dalam pembangunan berkelanjutan di Desa Cipacing guna mewujudkan desa yang berdaya dan mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat meningkatkan efektivitas program pembangunan dan rasa kepemilikan terhadap hasilnya. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman masyarakat, keterbatasan sumber daya, serta koordinasi antar pemangku kepentingan masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan strategi peningkatan kapasitas masyarakat dan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Kesimpulannya, perencanaan partisipatif berperan penting dalam menciptakan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Integrating the 5A Framework within Community-Based Tourism: A Case Study of Hanjeli Tourism Village, Indonesia Endah Djuwendah; Elly Rasmikayati; Bobby Rachmat Saefudin
Global Review of Tourism and Social Sciences Vol. 2 No. 1 (2025): Global Review of Tourism and Social Sciences
Publisher : Yayasan Ghalih Pelopor Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/grtss.v2i1.444

Abstract

This study integrates the 5A framework, Attraction, Accessibility, Amenities, Accommodation, and Activities within a community-based tourism (CBT) approach to evaluate the development readiness of Hanjeli Tourism Village in Sukabumi, Indonesia. Using a mixed-methods design, data were collected from a survey of thirty tourists, field observations, and interviews with key local stakeholders. Quantitative results reveal that attractions, activities, and community-based accommodations are the village’s primary strengths, characterized by authentic agro-tourism centered on hanjeli (Coix lacryma-jobi), participatory learning experiences, and meaningful host–guest interaction. Conversely, accessibility and amenities remain critical challenges due to narrow roads, limited transportation, and insufficient visitor facilities. Qualitative findings highlight that while the village’s authenticity enhances visitor satisfaction, infrastructural constraints hinder its broader competitiveness. The integration of the 5A model with CBT principles offers a comprehensive analytical perspective that captures both tangible and intangible aspects of rural tourism development. The study contributes theoretically by extending the 5A framework to a community-driven context and practically by identifying strategies for improving infrastructure, service quality, and digital promotion. Overall, Hanjeli Tourism Village exemplifies how local participation and cultural heritage can drive sustainable rural tourism when supported by balanced infrastructural and managerial development.
BUSINESS MODEL CANVAS SEBAGAI INSTRUMEN PENGEMBANGAN AGROWISATA BERBASIS MASYARAKAT: STUDI KASUS AGROWISATA PAKUWON KABUPATEN KUNINGAN Djuwendah, Endah; Yudha, Eka Purna; Anwari, Mohammad Daffa; Warahmah, Mantika M
Agricore Vol 11, No 1 (2026): Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v11i1.71642

Abstract

Abstrak Agrowisata Pakuwon merupakan destinasi wisata berbasis masyarakat di Desa Wisata Pajambon, Kabupaten Kuningan yang masih dalam tahap rintisan dan pengembangan awal. Agrowisata ini mengusung konsep agroeduwisata dengan memadukan edukasi pertanian, wahana rekreasi, dan pemanfaatan potensi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model bisnis Agrowisata Pakuwon dengan penerapan Business Model Canvas. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus. Informan dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan langsung dalam pengelolaan Agrowisata Pakuwon, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa model bisnis Agrowisata Pakuwon dikembangkan melalui kolaborasi antara BUMDes, pemerintah desa, masyarakat lokal, dan petani dengan memanfaatkan potensi agroeduwisata. Sumber pendapatan berasal dari tiket masuk, kantin, wahana penunjang, dan UMKM, dengan struktur biaya mencakup gaji karyawan, pemeliharaan fasilitas, biaya operasional dan dana sosial. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas lokal pada tahap awal pengembangan Agrowisata Pakuwon yang masih berstatus rintisan. Kata kunci:  Bisnis Model Canvas, Agrowisata Berbasis Masyarakat, Desa Wisata.Abstract Pakuwon Agrotourism is a community-based tourism destination located in Pajambon Tourism Village, Kuningan Regency, which is currently in the pioneering and early development stage. This agrotourism destination adopts an agro-edutourism concept by integrating agricultural education, recreational attractions, and the utilization of local potential. This study aims to analyze the business model of Pakuwon Agrotourism through the application of the Business Model Canvas. The research employed a qualitative approach using a case study method. Informants were selected purposively based on their direct involvement in the management of Pakuwon Agrotourism, while data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation studies. The results indicate that the business model of Pakuwon Agrotourism has been developed through collaboration among Village-Owned Enterprises (BUMDes), the village government, local communities, and farmers by leveraging the potential of agro-edutourism. Revenue sources are derived from entrance tickets, the canteen, supporting attractions, and micro, small, and medium enterprises (MSMEs), while the cost structure includes employee salaries, facility maintenance, operational expenses, and social funds. These findings are expected to provide recommendations that are aligned with local needs and capacities during the initial development stage of Pakuwon Agrotourism, which is still categorized as a pioneering tourism destination.Keywords:  Business Model Canvas,Community-Based Tourism, Touris Village.
Analisis Keberlanjutan Usaha Tani Komoditas Sayuran Daun di CV Bumi Agro Technology (Studi Kasus: Kebun Baruajak) Zaki Khanjar; Pandi Pardian; Yosini Deliana; Endah Djuwendah
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.25027

Abstract

CV Bumi Agro Technology merupakan perusahaan hortikultura yang berlokasi di Jalan Baruajak, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Perusahaan ini memproduksi berbagai komoditas sayuran daun dengan karakteristik produk yang mudah rusak dan rentan mengalami kehilangan hasil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberlanjutan usaha tani dan menentukan faktor prioritas keberlanjutan usaha. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tujuh informan yang terdiri dari pemilik perusahaan, supervisor kebun, tim riset dan pengembangan, serta empat pekerja lapangan. Analisis dilakukan menggunakan metode Rapid Appraisal for Farming (RAP-Farm) berbasis Multidimensional Scaling (MDS) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan faktor dan strategi prioritas keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberlanjutan usaha tani secara multidimensi berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai indeks 50,36. Secara dimensi, indeks keberlanjutan ekonomi sebesar 27,99 (kurang berkelanjutan), lingkungan sebesar 63,89 (cukup berkelanjutan), dan sosial sebesar 59,19 (cukup berkelanjutan). Faktor prioritas keberlanjutan meliputi rasio standar upah pada dimensi ekonomi, pengendalian gulma dan hama pada dimensi lingkungan, serta sistem perekrutan tenaga kerja pada dimensi sosial. Strategi alternatif prioritas yang direkomendasikan secara keseluruhan yaitu diversifikasi usaha, untuk dimensi ekonomi dan lingkungan adalah penguatan kualitas dan kontinuitas, serta untuk dimensi sosial adalah penguatan komitmen dan kemitraan untuk mendukung keberlanjutan usaha tani jangka panjang.
Valuasi Ekonomi Wana Wisata Batu Kuda di Jawa Barat, Indonesia Mantika M Warahmah; Endah Djuwendah
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.24947

Abstract

Batu Kuda Forest Tourism Area is located in Bandung Regency, West Java. The area is a protected forest tourism destination that provides substantial environmental services and recreational benefits. However, the economic value of Batu Kuda Forest Tourism remains uncertain because most of the recreational benefits and environmental services provided by the area are not reflected in market mechanisms, causing its true economic value to be potentially underestimated. This study aimed to identify visitor characteristics and estimate the economic value of Batu Kuda Forest Tourism. This study applies the Individual Travel Cost Method approach by distributing questionnaires to 100 respondents using the accidental sampling technique. The results showed that the visitor profile was characterized by a relatively balanced gender composition, dominated by young adults aged 21–30 years, largely dominated by students with an average monthly income of less than IDR 1,000,000, and residing within 11–20 km of the tourist destination. The estimated consumer surplus was IDR 121,403 per visit, resulting in a total economic value of IDR 2.841.447.128 per year. These findings provide a new perspective as a basis for decision making in the management and development of tourism areas sustainably in the future.
Analisis Kesiapan Pengembangan Agrowisata Pakuwon Berdasarkan Pendekatan 5A Framework di Desa Pajambon, Kabupaten Kuningan Mohammad Daffa Anwari; Endah Djuwendah
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.24980

Abstract

Agrowisata merupakan salah satu bentuk diversifikasi usaha pertanian yang dapat memberikan manfaat ekonomi, edukasi, dan rekreasi bagi masyarakat pedesaan. Meskipun pendekatan 5A Framework telah banyak digunakan untuk mengevaluasi destinasi wisata, kajian pada destinasi agrowisata berbasis masyarakat yang masih berada pada tahap awal pengembangan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan pengembangan Agrowisata Pakuwon di Desa Pajambon, Kabupaten Kuningan berdasarkan pendekatan 5A Framework yang meliputi Attraction, Accessibility, Amenities, Accommodation, dan Activities. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang didukung data kuantitatif deskriptif berupa persepsi wisatawan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang melibatkan pengelola agrowisata, BUMDes, Pokdarwis, Kepala Desa Pajambon, serta 30 wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa attraction dan activities menjadi kekuatan utama Agrowisata Pakuwon yang didukung oleh keberagaman atraksi agro-hortikultura serta aktivitas edukatif dan rekreatif. Accessibility dan amenities telah mampu mendukung aktivitas wisata meskipun masih memerlukan peningkatan pada beberapa aspek, sedangkan accommodation menjadi komponen yang paling memerlukan pengembangan karena belum tersedia akomodasi yang terintegrasi dengan pengelolaan wisata. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengembangan agrowisata pada tahap awal memerlukan keterpaduan seluruh komponen 5A, khususnya dukungan fasilitas pendukung dan akomodasi. Secara keseluruhan, Agrowisata Pakuwon memiliki tingkat kesiapan pengembangan yang cukup baik dan berpotensi berkembang sebagai destinasi agrowisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Co-Authors A. -, Yusup, A. Achmad Septio Agriani H Sadeli Agriani Hermita Sadeli Aisyah Nabilah Akbar Adiputra Irawan Algiffary, Naufal Amallia Ridhatillah Anadilla Fahyra Riawan Anjelia, Serly Annisa Fitri ANWAR MUJADDID Anwari, Mohammad Daffa Astrini, Carmelita Aziza, Nadya Nur Azizah, Khaerunnisa Ismi Bintang Pinndito Bobby Rachmat Saefudin Bobby Rachmat Saefudin Carmelita Astrini Chania Alfatianda D, Yosini D, Yosini Desy Indra Yani Dhany Esperanza Diah Suci Wahyuni Diffa Nida Haniyah Dini Rochdiani E Supriadi R Eddy Renaldy Ega Putri Salsabila Eka Purna Yudha Eka Septiarini Eliana Wulandari Elly Rasmikayati Erna Rachmawati Ernah Ernah Ery Supriyadi R. Eti Suminartika Fadillah, Futri Fauza Fatimah, Sri Fatimah, Sri Febriani, Alifia Fitriana Wati Gema Wibawa Mukti Ghifari, Faris Gugun Arioditha Gunardi Yudawinata H. -, Hapsari, H. Hapsari, H. - Hasbiansyah, O. Hepi Hapsari Hesty Nurul Utami Ignatia Rahmadani Putri Palupi Ima Marlina Indrawibawa, Diky Intan Okta Mulyana Irfan Firmansyah Irfan Firmansyah, Irfan Iwan Setiawan Jannet Aszury Astaningrum Junawinata, M. Gunardi Karl Andhika Mahaputra KARTIWA, NUR ANNISA RIZKITA Kusumarahman, Kintami Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Laili Rahayuwati Levina Maharani Lucyana T Lucyana Trimo Lucyana Trimo Lucyana Trimo, Lucyana M. Gunardi Judawinata Mahra Arari Heryanto Mantika M Warahmah Marlina, Ima Milda Selvia Milda Selvia Mohammad Daffa Anwari Muhammad Arief Budiman Nadya Nur Aziza Naufal Algiffary Nirwikara Widhiwidhana Prasetyanto Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nurul Risti Mutiarasari O Hasbiansyah Omar, Natasha Margaretha Wiryawan Opan S Suartapradja Pandi Pardian Pardede, Legenda Samuel Permadi, Nida Fathi Putra, Harry Wiyono Putri, Andiani Aulia R, E Supriadi R. Az-Zahra S Rahmadiani, Riyanti Rahmah, Ulya Rahman, Naufal Raihan Fikri Rohmansyah Rakotonjanahary Joachim Audry Ramadhanti, Azahra Putri Rani Andriani Budi Kusumo Rayhan Ahmad Giffary Resa Ana Dina S Suhartini S, Tuhpawana P S, Tuhpawana P Sadeli, Agriani H Sara Ratna Qanti Septio, Achmad Serly Anjelia Shintiya Devi Siregar Sri Fatimah Sri Fatimah Sri Fatimah Sulistyodewi Nur Wiyono Supriyadi, E Sutisna Sutisna Syifa Herliani T, Lucyana T, Lucyana Tomy Perdana Trisna Insan Noor Tuhpawana P S Tuti Karyani Tuti Karyani Ulya Rahmah Ulya Rahmah Vanya Almeira Rizkika Warahmah, Mantika M Wati, Fitriana Yayat Sukayat Yayat Sukayat Yosini D Yosini Deliana Yudhanto Dewo G Yusup, A. - Zainal Arifin Zaki Khanjar Zein, Nufika Shilhan Zumi Saidah