Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH VARIASI SUHU PEMANASAN GERABAH DENGAN PENAMBAHAN NANOPARTIKEL PERAK TERHADAP UJI POROSITAS DAN KUAT TEKAN GERABAH THE EFFECT OF TEMPERATURE VARIATIONS EARTHENWARE WARMING WITH ADDITION SILVER NANOPARTICLE TOWARD EARTHENWARE POROSITY AND PRESSURE INTENSITY Yuwana Widada; Wipsar Sunu Brams Dwandaru
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA) Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Fisika
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH VARIASI SUHU PEMANASAN GERABAH DENGAN PENAMBAHAN NANOPARTIKEL PERAK TERHADAP UJI POROSITAS DAN KUAT TEKAN GERABAH Oleh :Yuwana Widada11306144001  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui karakteristik larutan nanopartikel perak menggunakan  spektrofotometer UV-Vis, 2) mengetahui tingkat kerapatan patikel gerabah dengan penambahan larutan nanopartikel perak dan tanpa penambahan larutan nanopartikel perak menggunakan XRD, 3) mengetahui pengaruh variasi suhu pemanasan gerabah terhadap porositas dan kuat tekan gerabah dengan penambahan larutan nanopartikel perak dan tanpa penambahan larutan nanopartikel perak, dan 4) mengetahui suhu pemanasan yang baik untuk mendapatkan porositas dan kuat tekan gerabah dengan kualitas baik.Penelitian dimulai dengan membuat sintesis nanopartikel perak dengan konsentrasi 5 mM. Selanjutnya diuji menggunakan spektrofotometer UV-Vis. kemudian mencampur larutan nanopartikel perak pada gerabah kering yang telah dihaluskan dengan perbandingan 65% :35% dilanjutkan dengan proses pencetakan dan pemanasan dengan variasi suhu pemanasan 600°C, 700°C, 800°C, dan 900°C.Kemudian dilakukan uji porositas dan uji kuat tekan gerabah pada masing-masing sampel.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik gerabah yang dibuat dengan nanopartikel perak dan tanpa nanopartikel perak. Pengujian UV-Vis pada nanopartikel perak menunjukkan absorbansi pada rentang panjang gelombang 420,40 nm – 457,80 nm. Pengujian XRD pada gerabah dengan nanopartikel perak menghasilkan jarak antar partikel 3,214 Ådan untuk gerabah tanpa nanopartikel perak menghasilkan jarak antar partikel3,242 Å. Gerabah dengan nanopartikel perak menghasilkan kerapatan partikel yang lebih rapat daripada gerabah tanpa nanopartikel perak. Hasil variasi suhu pemanasan gerabah menunjukkan suhu pemanasan yang baik untuk gerabah, yaitu pada suhu 600°C - 800°C. Kata kunci: nanopartikel perak, gerabah, porositas, kuat tekan. THE EFFECT OF TEMPERATURE VARIATIONSEARTHENWAREWARMING WITH ADDITION SILVER NANOPARTICLE TOWARDEARTHENWARE POROSITY AND PRESSURE INTENSITY  By:YuwanaWidada11306144001  ABSTRACT The objectives of the research are 1) to know the characteristics of silver nanoparticles using SpectrophotometerUV-Vis, 2) to know the density level of particleearthenware with addition of silver nanoparticles and without addition of silver nanoparticles using XRD, 3) to know the effect of temperature variation warming earthenware towardearthenware porosity and pressure intesity with addition ofsilver nanoparticles and without additionof silver nanoparticles, and 4) to know the warming temperature was good to get the porosity and pressure intensity earthenware with good quality.This research is started by synthesis of silver nanoparticles with a concentration 5 mM. Further tested using UV-Vis.then mixing a solution of silver nanoparticles on dry earthenware that has been mashed with a ratio of 65%: 35% followed by the molding process and heating with temperature variation heating to 600°C, 700°C, 800°C and 900°C. Then test the porosity and pressure intesity on the earthenware of each sample.The results showed the differences in the characteristics of earthenware made with silver nanoparticles and without silver nanoparticles. UV-Vis absorbance of silver nanoparticles produced in the wavelength range of 420,40 nm – 457,80 nm. XRD testing to the earthenware with silver nanoparticles resulted the distance between particles 3,214 Å, and the earthenware without silver nanoparticles resulted the distance between particles 3,242 Å.Theearthenwarewith silver nanoparticles resulted  the smaller density between particles than earthenware without silver nanoparticles.The results of the heating temperature variations of earthenware indicates the heating temperature was good for earthenware, which is at a temperature of 600°C - 800°C. Keywords: silver nanoparticle, earthenware, porosity, pressure intensity.
Sintesis dan Karakterisasi Carbon Nanodots Berbahan Dasar Limbah Daun Kering sebagai Zat Aditif pada Cat Tembok Galih Ramadhan Alwaasith; Wipsar Sunu Brams Dwandaru
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA) Vol 9, No 1 (2022): Jurnal Fisika
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh carbon nanodots (C-dots) berbahan dasar limbah daun kering terhadap performa waktu kering cat dan lebar tetesan cat. Penelitian ini terdiri dari empat tahap, yaitu tahap sintesis, karakterisasi, pembuatan zat aditif, dan pengujian performa cat. Daun kering yang digunakan adalah daun mangga. Penelitian ini menghasilkan enam larutan sampel yaitu sampel C-dots penuh dan lima sampel dengan variasi konsentrasi larutan C-dots. Kelima sampel tersebut merupakan zat aditif yang akan ditambahkan pada cat tembok. Seluruh sampel tersebut dikarakterisasi menggunakan uji ultraviolet-visible (UV-Vis) untuk mengetahui puncak absorbansinya. Hasil UV-Vis menunjukkan puncak absorbansi C-dots limbah daun kering berada pada panjang gelombang 205,5 nm dan 257,5 nm. Penambahan zat aditif C-dots berpengaruh terhadap waktu kering cat, namun tak berpengaruh pada lebar tetesan cat. Waktu kering tercepat pada penelitian ini terdapat pada sampel konsentrasi larutan C-dots 8 mL dengan waktu (14 ± 5) menit. Kata-Kata Kunci: carbon nanodots, limbah daun kering, zat aditif, cat tembok
SYNTHETIZATION AND CHARACTERIZATION LUMINESCENCE COLOR OF CARBON NANODOTS MADE OF VERMICELLI WASTE WITH CIE 1931 Raden Wisnu Murti Sulaindra; Wipsar Sunu Brams Dwandaru
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA) Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Fisika
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to (1) characterize carbon nanodots (C-dots) made from vermicelli waste synthesized by oven and microwave methods and (2) determine the effect of the mass of C-dots on the results of the colors that fluoresce by C-dots made from vermicelli waste. . This research was started by drying vermicelli waste. Furthermore, the heating method is carried out using an oven and microwave. The C-dots sample obtained was dissolved in 10 mL distilled water with various C-dots masses (in g): 0.003, 0.010, 0.015, 0.020 and 0.025. The C-dots samples were then characterized using ultraviolet-visible (UV-Vis) spectroscopy to determine the absorbance peaks and characterized using X-ray diffraction (XRD) to determine the phase formed in the sample. Next, the C-dots sample is irradiated with a UV laser to determine its luminescence. The results of the luminescence were captured with a camera. The luminescence image obtained is then analyzed for its RGB data and converted into xy data. The results of the xy data were then placed into the CIE 1931 graph. UV-Vis testing on the samples showed absorbance peaks in the wavelength range of 200 nm – 300 nm which indicated the presence of core C-dots. The results of the XRD characterization showed that the carbon phase of the C-dots powder was amorphous. The luminescence of the C-dots solution produces a cyan color. The more mass of C-dots dissolved, the shorter the glow and the more diffuse the color. The longest luminescence with the narrowest luminescence color was obtained in the solution with the smallest mass of C-dots, namely: 0.003 g.
Perbedaan Karakter Sampel Hasil Preparasi dan Sintesis Nanomaterial Karbon Berbahan Dasar Tri Graphite Pensil 2B Faber Castell Menggunakan Metode Liquid Mechanical Exfoliation dibantu oleh Linear Alkylbenzene Sulfonate dengan Variasi Frekuensi Putaran Pencampuran Bahan Menggunakan Blender The Differences Characters Sample on Preparation and Synthesis of Carbon Nanomaterial Results Based on Tri Graphite 2B Faber Castell Pencil Using Liquid Mechanical Exfoliation Method Assisted by Linear Alkylben Laila Nur Hanif; Wipsar Sunu Brams Dwandaru
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA) Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Fisika
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi frekuensi putaran blender dan pengaruh surfaktan jenis LAS pada sampel nanomaterial dengan bahan dasar karbon tri graphite pensil 2B Faber Castell menggunakan metode liquid mechanical exfoliation terhadap hasil karakterisasi spektrofotometer UV-Vis, XRD, dan mengetahui bentuk permukaan sampel dengan karakterisasi SEM.Penelitian dimulai dengan membuat sampel nanomaterial berbahan dasar tri graphite pensil 2B Faber Castell yang telah dihaluskan, air, dan surfaktan ke dalam blender. Sampel kemudian dicampur dengan memvariasikan frekuensi putaran pada blender. Sampel lain yang dibuat adalah sampel tanpa surfaktan dengan perlakuan sama. Sampel kemudian disentrifus dan dikarakterisasi dengan spektrofotometer UV-Vis, sedangkan sampel yang dikarakterisasi XRD dan SEM tidak perlu disentrifus.Hasil penelitian menunjukkan semakin besar frekuensi putaran blender, maka nilai absorbansi pada karakterisasi spektrofotometer UV-Vis semakin menurun dan nilai d-spacing pada karakterisasi XRD semakin membesar. Hasil absorbansi pada karakterisasi spektrofotometer UV-Vis sampel tanpa surfaktan semakin menurun dengan nilai absorbansi lebih besar daripada sampel dengan surfaktan dan beberapa sampel tidak terjadi absorbansi. Hasil karakterisasi XRD pada sampel tanpa surfaktan memiliki nilai d-spacing yang semakin membesar tetapi tidak lebih besar dari nilai d-spacing sampel yang menggunakan surfaktan. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan sampel memiliki bentuk flakes atau kepingan-kepingan tipis dengan permukaan yang tampak terkelupas.Kata Kunci: nanomaterial, karbon, graphene, liquid mechanical exfoliation, surfaktan.This research aimed to understand the effect of variations in the frequency of blender rotation and the effect of surfactant type of LAS on samples of carbon nanomaterial based on tri graphite 2B Faber Castell pencils using liquid mechanical exfoliation methods toward the results of the UV-Vis spectrophotometer characterization, XRD characterization, and know the form of the sample surface using SEM characterization.The study began with making a sample of carbon nanomaterial based on tri graphite 2B Faber Castell pencil that has been mashed, water, and surfactant in the blender. Then, the sample was mixed with varying the frequency of rotation on the blender. Additional samples made were the samples without surfactant with the same treatment. Samples were then centrifuged and characterized by using UV-Vis spectrophotometer, while samples characterized by XRD and SEM do not need to be centrifuged.The results showed that the greater the frequency of blender rotation, the smaller the absorbance value and on the other hand, the greater the frequency of blender rotation, the higher the d-spacing value. The absorbance value of the sample without surfactant decreased slightly with absorbance values greater than the sample with surfactant and some samples did not show absorbance. XRD characterization results on the sample without surfactant have d-spacing values that were higher, but not greater than the value of d-spacing samples using surfactant. SEM characterization results showed that samples had the form of flakes or pieces of thin surface that looked chipped.Keywords: nanomaterial, carbon, graphene, mechanical exfoliation liquid, surfactant.
STUDI NUMERIK TOTALLY ASSYMETRIC SIMPLE EXCLUSION PROCESS DENGAN ATURAN DINAMIKA PARALLEL UPDATING DAN SYARAT BATAS PERIODIK UNTUK PEMODELAN KERAPATAN DAN RAPAT ARUS PROSES THAWAF DALAM IBADAH HAJI DENGAN VARIASI JUMLAH PARTIKEL DAN KEKISI Numerical Study Totally Assymetric Simple Exclusion Process with Periodic Boundary Conditions and Dynamics with Parallel Updating Rule And Periodic Boundary for Modeling of Density and Current Density of Thawaf Process in Muslim Pilgirmage with Variaton Number Muhammad Ikrom; Wipsar Sunu Brams Dwandaru
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA) Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Fisika
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini adalah pemodelan dinamik Totally Asymmetric Simple Exclusion Process (TASEP). Selanjutnya, dibahas pula tentang syarat batas periodik dan aturan dinamika parallel updating. Pada penelitian ini TASEP diaplikasikan pada pergerakan Jama’ah haji yang melakukan thawaf di Ka’bah. Pada sistem tersebut dihitung secara numerik dengan menggunakan bahasa C++. Untuk laju lompatan (k) diambil nilai k = 0,3, nilai k diambil dengan menyesuaikan dengan kondisi jama’ah haji pada saat musim haji. Data yang diperoleh dari pemograman lalu diolah dan dibuat grafik dengan menggunakan Microsoft Excel 2010. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kerapatan (ρ) dan rapat arus (J) pada pemodelan yang dilakukan terhadap proses thawaf di Ka’bah dipengaruhi oleh besarnya jumlah partikel (M) dan jumlah kekisi (N). Kerapatan (ρ) dan rapat arus (J) mengalami perubahan yang berbentuk fungsi grafik pangkat minus satu dan ketidaktetaruran pada variasi jumlah kekisi (N), sedangkan pada variasi jumlah partikel (M) mengalami perubahan fungsi grafik yang linear dan polinomial orde dua.Kata Kunci: TASEP, syarat batas, aturan dinamika, kerapatan partikel, rapat arus partikel, laju lompatan, jumlah partikel dan jumlah kekisi.AbstractThis study was one of Totally Asymmetric Simple Exclusion Process (TASEP) dynamic modeling. Then, it also discussed about periodic boundary conditions and dynamics with parallel updating rule. In this study TASEP was aplicated in the movement of Muslims pilgrim perform thawaf in Ka’bah. The magnitude of density (ρ) and current density (J) in that system was calculated by numerical system which used C++ programming language. For the rate of the leap (k) taken k = 0.3, the value of k is taken with adapting the condition of Muslim spilgrim in that pilgrimage. The data that collected from programming proceed and made graph use Microsoft Excel 2010. Density (ρ) and current density (J) changed in the graph of power function minus one and irregularity in variation of number of of lattice (N), while density (ρ) and current density (J) changed of the graph of linear function and polynomial second-order in the variation of number of particle (M).Keyword : TASEP, boundary condition, dynamics rule, density, current of density, rate of the leap, number of particle, and number of lattice.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI CARBON NANODOTS BERBAHAN DASAR LIMBAH BIJI KOPI MENGGUNAKAN METODE PEMANASAN OVEN Julius Elfino; Wipsar Sunu Brams Dwandaru
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA) Vol 9, No 1 (2022): Jurnal Fisika
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mensintesis C-dots berbahan dasar limbah biji kopi dan (2) mengetahui karakteristik C-dots berbahan limbah biji kopi berdasarkan pengujian spektrofotometer UV-Vis. Penelitian ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap sintesis dan tahap karakterisasi. Penelitian dimulai dengan melakukan sintesis serbuk C-dots. Serbuk C-dots kemudian dilarutkan dalam akuades hingga diperoleh stock solution C-dots. Larutan C-dots selanjutnya dikarakterisasi menggunakan uji spektrofotometer UV-Vis untuk mengetahui tingkat absorbansi pada masing-masing varian. Uji UV-Vis menghasilkan puncak absorbansi C-dots pada setiap variasi massa dan volume dari limbah kopi. Pada limbah kopi padat, puncak absorbansi terjadi pada rentang panjang gelombang 203 – 231 nm. Sedangkan pada limbah kopi cair, puncak absorbansi terjadi pada rentang panjang gelombang 212 – 221,5 nm.Kata kunci: C-dots, limbah biji kopi, UV-Vis.
Pengaruh Penambahan Carbon Nanodots Kayu Putih Terhadap Kestabilan Nanopartikel Perak Berdasarkan Uji UV-Vis Spektrofotometer Siti Choerotun Nisa’; Wipsar Sunu Brams Dwandaru
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA) Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Fisika
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan C-dots kayu putih (KP) terhadap kestabilan AgNp berdasarkan uji UV-Vis dan analisis energi gap. Penelitian ini menghasilkan tiga sampel larutan, yaitu C-dots KP, AgNp, dan AgNp/C-dots KP. Hasil preparasi tiga larutan tersebut memiliki karakteristik yang berbeda. Hasil UV-Vis C-dots KP menunjukkan puncak absorbansi pada panjang gelombang 262 nm – 271 nm, AgNp berada pada panjang gelombang 421 nm, dan AgNp/C-dots KP memiliki dua puncak, yaitu pada 250 nm – 271,5 nm dan 412 nm – 431,5 nm. Puncak pertama menunjukkan C-dots KP dan puncak kedua AgNp. Berdasarkan pada hasil analisis energi gap, AgNp dan AgNp/C-dots KP memiliki nilai energi gap yang berbeda. Nilai energi gap AgNp yaitu 2,27 eV – 2,48 eV, sedangkan nilai energi gap  AgNp/C-dots KP adalah 2,37 eV – 2,41 eV. Hal tersebut menunjukkan bahwa penambahan C-dots KP dalam AgNp menyebabkan AgNp relatif stabil, hal ini terlihat dari nilai absorbansi yang menurun, pergeseran panjang gelombang yang tidak terlalu signifikan, serta pergeseran energi gap yang kecil.Kata kunci: C-dots, AgNp, AgNp/C-dots KP, UV-Vis, energi gap.
Pengaruh Waktu dan Suhu Pada Proses Kalsinasi Terhadap Intensitas Bagian Katoda Baterai Nickel Cobalt Manganese Dan Anoda Baterai Zinc Carbon Berdasarkan Uji X-Ray Diffraction Agisna Nursita; Wipsar Sunu Brams Dwandaru
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA) Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Fisika
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik katoda baterai NCM dan anoda baterai ZnC berdasarkan uji X-Ray Diffraction (XRD) dan menjelaskan pengaruh waktu dan suhu pada proses kalsinasi terhadap intensitas bagian katoda baterai NCM dan anoda baterai ZnC berdasarkan uji XRD. Metode dalam penelitian ini dilakukan dengan perendaman baterai, pembongkaran, kalsinasi, dan uji karakterisasi menggunakan XRD. Pada proses kalsinasi dilakukan dengan variasi temperatur dan variasi waktu pada setiap 5 gram sampel yang dikalsinasi. Temperatur dan waktu yang digunakan untuk proses kalsinasi sebesar 300 ˚C selama 2 jam, 500 ˚C selama 2 jam, 700 ˚C selama 2 jam, dan 900 ˚C selama 15 menit, 1 jam, 1,5 jam, dan 2 jam. Berdasarkan hasil karakteristik XRD katoda baterai NCM tersusun dari material nikel, mangan, dan kobalt. Hasil karakteristik XRD anoda baterai ZnC tersusun dari material karbon, mangan, zinc, theoparastite, hetaerolite. Dari hasil karakterisasi XRD katoda baterai NCM dapat didaur ulang. Proses kalsinasi terbaik diperoleh pada suhu 900 ˚C selama 2 jam yang menghasilkan nilai intensitas kecil pada puncak mangan dan nikel. Hal tersebut memudahkan dalam proses leaching pada recycling baterai. Dari hasil karakterisasi XRD anoda baterai ZnC tidak dapat didaur ulang. Hal tersebut terjadi karena MnO2, ZnCl2, NHCl, dan karbon hitam terdekomposisi menjadi ZnMn2O4 (hetaerolite).Kata kunci: anoda, katoda, baterai NCM, baterai ZnC, kalsinasi, XRD.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI C-DOTS BERBAHAN DASAR RENDEMEN KAYU PUTIH DENGAN PEMBERIAN DOPING SULFUR DAN ASAM FOSFAT MENGGUNAKAN METODE MICROWAVE Juliana Megawati Simanjuntak; Wipsar Sunu Brams Dwandaru
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA) Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Fisika
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensintesis C-dots rendeman kayu putih dengan doping sulfur dan asam fosfat menggunakan microwave dan membandingkan sifat optik dari C-dots menggunakan UV-Vis dan FTIR. Tiga tahap proses sintesis adalah menyiapkan bubuk rendemen dan mendoping C-dots dengan sulfur dan asam fosfat melalui pemanasan. Rendemen dipanaskan dalam microwave pada 250 ℃ selama 2 jam. Doping sulfur dan asam fosfat dilakukan dengan pencampurkan 3 gr bubuk rendemen dan 15 gr dopant dilarutkan dalam 140 ml aquades, dipanaskan selama 1,2,dan 3 jam menggunakan magnetic stirrer. Karakterisasi UV-Vis menunjukan puncak penyerapan untuk masing-masing C-dots murni, doping sulfur, dan asam fosfat pada 214 nm, 215 nm, 208,5 nm, 205 nm, 210 nm, 205 nm, dan 204 nm. Karakterisasi FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi O-H, C=O, dan C≡C pada semua C-dots.Kata-kata kunci: C-dots, doping sulfur, doping asam fosfat, metode microwave
SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANOMATERIAL CARBON DOTS BERBAHAN DAUN MINT MENGGUNAKAN PEMANASAN PRESTO Asya Nailul Fauziah; Wipsar Sunu Brams Dwandaru
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA) Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Fisika
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis C-dots berbahan dasar daun mint dan menentukan karakteristik C-dots berbahan dasar daun mint menggunakan pemanasan presto berdasarkan uji UV-Vis, PL, dan FTIR. Penelitian ini terbagi dalam dua tahap, yakni tahap sintesis dan tahap karakterisasi. Sintesis C-dots dilakukan dengan memanaskan serbuk daun mint dalam presto dengan variasi waktu (menit) 10, 20, 30, dan 40. Sampel C-dots yang diperoleh kemudian dikarakterisasi berdasarkan uji UV-Vis untuk mengetahui absorbansinya, PL untuk mengetahui emisi yang dihasilkan C-dots, dan FTIR untuk mengidentifikasi gugus fungsi. Uji UV-Vis menghasilkan puncak absorbansi pada panjang gelombang 208 nm - 327 nm mengindikasikan adanya core C-dots. Analisis PL menghasilkan puncak emisi pada panjang gelombang 497 nm yang mengindikasikan pendaran berwarna cyan. Uji FTIR menghasilkan gugus fungsi C=C, C-H, dan O-H.Kata kunci: C-dots, daun mint, presto, karakteristik C-dots
Co-Authors Aang Zainul Abidin Adiella Zakky Juneid Adiella Zakky Juneid Aditia Pramudia Sunandar Adiwinoto, Nur Rahmatika Agisna Nursita AGUS PURWANTO Agus Sugiarto Alfarisa, Suhufa Alviana, Jaynis Dhifa Aminuyati Anak Agung Gede Sugianthara Ananda Aprilia Andriani, Nur Baeity Anisha Nurcahyati Annisa Indriawati Aprilia, Ananda Aprina Defianti Aprlilia, Ananda Arfa, Trirahma Novalia Putri Arif Rahman Aris Kurniawan Ariswan Ariswan Ariswan, Ariswam Asya Nailul Fauziah Athi' Nur Auliati Rahmah Atina - Atina, Atina Ayub, Made Rai Shanti Aziz, Khafidh Nur Azzahra Qurrata A’yun Bagas Prakoso Bambang Ruwanto Bambang Ruwanto, Bambang Bian Itsna Ashfa Al Ashfiya Bian Itsna Ashfa Al Ashfiya Bob Widodi Buky Wahyu Pratama Damayanti, Silva Danvi Sekartaji Denny Darmawan Dewi, Imelda Zahra Tungga Dian Puspita Eka Putri Dian Puspita Eka Putri Duden Saepuzaman, Duden Dwi Wahyu Nugroho Dyah Silviana Sari Edi Istiyono Eggydhia Ananda Rania Balqist Elisabeth Pratidhina Elisabeth Pratidhina Emi Kurnia Sari Eryuni Setyani Fajrul Falah Febriani Febriani Febriani Fika Fauzi Fitria Ayu Sulistiani Fitria Irawan Fitria Wulandari Galih Ramadhan Alwaasith Hari Sutrisno Haris Suhendar Hastuti, Irnawati Widya Heru Kuswanto Hidayat Tullah Hidayatullah, Abdul Rosyid Husna, Salsabila Iman Santoso Iman Santoso Indriawati, Annisa Insih Wilujeng Irnawati Widya Hastuti Ishafit Juli Astono Juliana Megawati Simanjuntak Julius Elfino Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Kartika Aulia Widyani Khasanah, Ayu Hana Umi Laeli, Silvia Laila Nur Hanif Lilik Kurniawan Lilis Misnawati Listari, Eka Sentia Ayu Millah, Syari Fatul Muhammad Ikrom Nasir, Muhammad Hilmi Niken Kristiyanti Nisrina Hasna Mustofa nosiyosa judenori Nugan Tadeko Nunung Fadilah Nur Baeity Andriyani Nur Kadarisman Nurohman, Yosi Nurul Miftakhul Janah Nurul Taufiqu Rochman Oktiana Lusi Priyani Parmin Lumbantoruan Permana, Hilmi Ardian PHATMA DIAN PRATIWI Pratama, Buki Wahyu Pratama, Buky Wahyu Pujianto Pujianto Purwanto, Agus Purwoko Haryadi Santoso Putri Anjarsari Putri, Sabrina Elysia R. A. Adipurno Rachman, Anisyah Raden Wisnu Murti Sulaindra Radyum Ikono Rahmatullah Rahmatullah Ratnawati Retnowati, Rahayu Dwisiwi Sri Revnika Faizah Rhyko Irawan Wisnuwijaya Rhyko Irawan Wisnuwijaya Rhyko Irawan Wisnuwijaya Rika Noor Safitri Rini Septiana Rita Prasetyowati Rukasih, Tina Safitri, Rika Noor Sari, Dyah Silviana Sari, Emi Kurnia Sari, Riska Arsita Septiana, Rini Silvia Nur Fatmawati Siti Choerotun Nisa’ SL, Deby Grace Sudarsono Sukardiyono Sukardiyono Sunardi Rahman Suparno Suparno Suparno Suparno Suparno Suparwoto Suparwoto Surya Jatmika Susanto, Duwi Tessa, Adhis Tito Prastyo Rahman Toni Hasmedi Toruan, Parmin Lumban Trisonia Fitria Ufairah, Ghina Syifa Ulfa Aulia Syamsuri Utami, Ridho Warsono Warsono Warsono Warsono Warsono Watuna, Monica Ananda Widayanti Widayanti Wiratama, Pradeo Putra Wisnuwijaya, Rhyko Irawan Yosi Aprian Sari Yosi Nurohman Yuflihza, Zaharani Yusman Wiyatmo Yusron, Eri Yutisa Is Dhiarni Yuwana Widada Zakwandi, Rizki