Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Problem-Based Learning Dan Deep Knowledge Tracing Dalam Pembelajaran Pemrograman Dasar Untuk Meningkatkan Kompetensi Junior Programmer Zahra Humaira Salsabila; Ekohariadi
Jurnal Ilmu Teknologi Informasi Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JITIFNA - Juli
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jitifna.v2i2.1763

Abstract

Object-Oriented Programming (OOP) learning in vocational high schools often faces challenges in improving students’ problem-solving skills and monitoring their learning progress. This study aimed to analyze the effectiveness of implementing Problem-Based Learning (PBL) supported by Deep Knowledge Tracing (DKT) in improving junior programmer competencies. A pre-experimental method with a One Group Pretest–Posttest Design was employed involving 36 tenth-grade Software Engineering students at SMKN 10 Surabaya. Learning activities were conducted through the Skill Byte Learning Management System (LMS), which facilitated PBL activities and DKT-based learning analytics. Data were collected through pretest-posttest assessments, observations, and documentation, then analyzed using descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, and the Paired Sample t-Test. The results showed that the average cognitive score increased from 50.15 to 84.44, while the statistical test indicated a significance value of 0.000 (p < 0.05). These findings demonstrate that implementing PBL supported by DKT effectively improves students’ competencies and assists teachers in monitoring learning progress through learning analytics. Therefore, this approach provides a more active, adaptive, and student-centered programming learning environment.
Development of MOSHEE (E-Modul & E-Jobsheet) to Enhance Students' Learning Independence in the Network Measuring Instruments Subject NOVA RACHMAWATI; Ekohariadi Ekohariadi; Ratna Suhartini; Yessy Yessy; Achmad Imam Agung
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 19, No 2 (2026): July
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v19i2.121746

Abstract

Learning success is influenced by several factors, one of them is learning media. The shift from teacher-centered learning to student-centered learning requires teachers to act as facilitators in developing media that support learner independence. This study aims to develop MOSHEE (E-module and E-jobsheet) based on Book Creator and to examine its feasibility and effectiveness in improving students’ learning independence in the Network Measurement Tools subject for Grade X TKJ students at SMKN Prigen, Pasuruan. This research employed the Research and Development (R&amp;D) method using the ADDIE model, which consists of the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The trial was conducted through a quasi-experimental design involving two groups, namely the experimental class and the control class. The results showed that the media validity level reached 93.75%, categorized as highly valid, while the material validity reached 95.07%, categorized as highly feasible. Students’ learning independence reached 90%, indicating that MOSHEE was able to improve students’ learning independence. In addition, a reliability test of the learning independence questionnaire instrument was conducted, resulting in a reliability value of 0.801, which is included in the high category. Based on these findings, MOSHEE is considered feasible as a learning medium and effective in improving students’ learning independence. 
INTEGRASI TEORI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN KEJURUAN DI ERA DIGITAL: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Octo Ayomy; Ekohariadi Ekohariadi; Rina Harimurti; Heru Arizal; Achmad Imam Agung
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.13648

Abstract

The development of digital technology, workforce transformation, and the implementation of the Merdeka Curriculum have encouraged the need for vocational learning approaches that produce adaptive, competent, and future-ready graduates. This study aimed to identify the dominant learning theories applied in vocational education at vocational high schools, analyze their implementation in learning practices, and examine their implications for students' competency development. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted on ten articles published between 2021 and 2025 that met the inclusion criteria. The findings revealed that constructivism was the most dominant learning theory and was implemented through Project-Based Learning, Problem-Based Learning, Flipped Classroom, and technology-enhanced learning. Experiential Learning, Information Processing Theory, Cognitive Load Theory, and Heutagogy also contributed to contemporary vocational learning. The novelty of this study lies in the Vocational Learning Theory Integration Framework (VLTIF), which integrates the functional roles of the five theories in supporting work readiness and lifelong learning. The findings indicate that vocational education requires an integrative, adaptive, and industry-relevant learning approach to address the challenges of the Society 5.0 era. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital, transformasi dunia kerja, dan implementasi Kurikulum Merdeka mendorong perlunya pengembangan pembelajaran vokasi yang mampu menghasilkan lulusan adaptif, kompeten, dan siap menghadapi perubahan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi teori belajar yang dominan digunakan dalam pendidikan vokasi tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), menganalisis implementasinya dalam proses pembelajaran, serta mengkaji implikasinya terhadap pengembangan kompetensi peserta didik. Penelitian menggunakan metode Kajian Literatur Sistematis (Systematic Literature Review/SLR) terhadap sepuluh artikel yang dipublikasikan pada periode 2021–2025 dan memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruktivisme merupakan teori belajar yang paling dominan dan diimplementasikan melalui Project-Based Learning, Problem-Based Learning, Flipped Classroom, serta pembelajaran berbasis teknologi digital. Experiential Learning, Information Processing Theory, Cognitive Load Theory, dan Heutagogy juga berkontribusi dalam mendukung pembelajaran vokasi modern. Kebaruan penelitian terletak pada perumusan Vocational Learning Theory Integration Framework (VLTIF) yang mengintegrasikan fungsi kelima teori dalam mendukung kesiapan kerja dan pembelajaran sepanjang hayat. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi memerlukan pendekatan pembelajaran yang integratif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri pada era Society 5.0.
SMARTAS: Presensi Kelas Berbasis QR Code, GPS, dan Face Recognition di SMKN 2 Surabaya: Pengabdian Rizky Basatha; Martini Dwi Endah Susanti; Rindu Puspita Wibawa; Yeni Anistyasari; Ekohariadi; Nizar Alif Ramadhan; Feri Dwi Wijaya Pradita; Dahril Falah Ramadhan Mufa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7603

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan Smart Attendance System (SMARTAS) sebagai sistem pelengkap presensi masuk sekolah di SMKN 2 Surabaya agar pencatatan kehadiran dapat dilakukan pada setiap sesi pembelajaran. SMARTAS mengintegrasikan autentikasi face recognition, QR Code berbasis waktu, dan validasi lokasi GPS untuk memastikan kesesuaian identitas, waktu, sesi, serta lokasi pengguna. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif, edukatif, dan berbasis teknologi yang mencakup koordinasi dengan mitra, analisis kebutuhan, pengembangan aplikasi menggunakan TypeScript dan JavaScript dengan PostgreSQL sebagai basis data, pelatihan model wajah menggunakan TensorFlow.js, konfigurasi QR Code aktif selama satu menit, pembatasan lokasi dalam radius 50 meter, pengujian black-box, evaluasi pengguna, dan serah terima sistem. Sasaran implementasi mencakup 114 guru dan 2.577 siswa. Hasil pengujian terhadap delapan skenario fitur utama menunjukkan tingkat keberhasilan fungsional sebesar 100%. Evaluasi terhadap 30 responden menghasilkan skor System Usability Scale sebesar 88,3, nilai kemudahan penggunaan 4,61 dari 5, kualitas antarmuka 4,62 dari 5, dan kepuasan keseluruhan 4,73 dari 5, yang seluruhnya berada pada kategori sangat baik. Implementasi SMARTAS memperluas cakupan presensi dari kehadiran masuk sekolah menjadi kehadiran per kelas dan mata pelajaran, sekaligus mendukung SDGs 4 melalui penguatan tata kelola, pemantauan partisipasi siswa, dan transformasi digital layanan pendidikan.
Pengembangan Lms Menggunakan Project Based Learning Untuk Pembelajaran Pemrograman Berorientasi Obyek Siswa Kelas X Rpl Smk Sefni Marcella Pratiwi; Ekohariadi
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 3 No. 4 (2026): IDENTIK - Juli
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v3i4.1733

Abstract

Object-Oriented Programming (OOP) instruction at SMK Negeri 2 Mojokerto is still dominated by conventional teaching methods, resulting in suboptimal student participation and learning media that do not adequately support interactive learning. This study aims to develop a Moodle-based Learning Management System (LMS) using the Project Based Learning (PjBL) model and determine its feasibility as well as differences in students' learning outcomes. The research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model. The participants consisted of 70 tenth-grade Software Engineering (RPL) students divided into an experimental class and a control class using a nonequivalent control group design. Data were collected through expert validation sheets and learning outcome tests, then analyzed using normality, homogeneity, Mann-Whitney U, and Independent Sample t-tests. The LMS achieved high validity, with validation scores ranging from 93% to 96%. The experimental class obtained higher cognitive (88.43 vs. 78.57) and psychomotor (94.29 vs. 84.29) scores than the control class, with significant differences (p < 0.05). Therefore, the Moodle-based LMS using the PjBL model is considered valid and demonstrates significant differences in learning outcomes compared with conventional instruction.
Rancang Bangun Sistem Pengelolaan Pembelajaran Berbasis Website “Avstudy!” Dengan Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Produksi Video Iklan Layanan Masyarakat Pada Mata Pelajaran Teknik Pengolahan Audio Video (Studi Kasus Siswa Kelas XI DKV Di SMKN 6 Surabaya) Mela Imroatus Solikhah; Ekohariadi Ekohariadi
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No 2 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v9i2.61639

Abstract

Produk media pembelajaran “AvStudy!” dirancang dan dibangun dengan tujuan untuk membandingkan kompetensi kognitif dan psikomotorik siswa dalam produksi iklan layanan masyarakat antara pembelajaran berbasis website PJBL dan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode rancangan dan pengembangan Research & Development (R&D) dan desain penelitian posttest only control group. Media ini dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP, react js, laravel sebagai framework, dan MySQL sebagai database. Validasi media, RPP, materi, soal menunjukkan tingkat kevalidan masing-masing sebesar 93%, 92%, 96%, dan 95%. Dari hasil penelitian ini kelas ekperimen memiliki nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol baik dari segi kognitif maupun psikomotorik. Rata-rata posttest nilai kognitif kelas eksperimen sebesar (89,25) lebih tinggi dari kelas kontrol yang sebesar (51,93). Rata-rata nilai psikomotorik kelas eksperimen juga memiliki nilai posttest yang lebih tinggi yaitu (76,64) dibandingkan kelas kontrol dengan nilai sebsar (61,58). Hal ini didukung oleh hadil dari uji hipotesis independent sample t-test yang menyatakan nilai Sig.(2-Tailed) kurang dari 0,05, dalam arti H0 ditolak dan H1 diterima bahwa terdapat perbedaan hasil kompetensi produksi video iklan layanan masyarakat peserta didik setelah menggunakan media pembelajaran berbasis web “AvStudy!” dengan PJBL pada siswa kelas XI DKV di SMKN 6 Surabaya.
Rancang Bangun Media Pembelajaran “Study Enthusiasm” Berbasis Website Dengan Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Pada Materi Desain User Interface Kelas XI RPL Di SMKN 2 Buduran Sidoarjo Sanindya Berlian Savita; Ekohariadi Ekohariadi
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No 2 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v9i2.62302

Abstract

Teknologi informasi memegang peranan penting dalam pendidikan dengan memfasilitasi penyampaian materi pembelajaran dan memberikan kemudahan akses terhadap berbagai informasi. Pemanfaatan Project Based Learning (PJBL) dengan website sebagai media pembelajaran memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat aktif dalam proses pembelajarannya. Namun, di SMKN 2 Buduran Sidoarjo, siswa belum memiliki platform pembelajaran berbasis website untuk mengakses tugas dan menyerahkan pekerjaannya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan website bernama “Study Enthusiasm” sebagai media pembelajaran. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Perancangan dan pengembangan website “Study Enthusiasm” bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan didasarkan pada model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Desain penelitian yang dipilih untuk penelitian ini adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Website yang  diujikan kepada sekelompok siswa kelas XI RPL yang berjumlah 36 orang di SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo. Validasi instrumen penelitian memberikan hasil yang mengesankan, dengan persentase rata-rata validasi instrumen penelitian sebesar 97%, Soal Pretest dan Posttest sebesar 98%, RPP sebesar 85%, dan Media Pembelajaran sebesar 88,75%. Seluruh hasil validasi masuk dalam kategori sangat valid. Temuan tersebut memberikan bukti kuat bahwa media pembelajaran “Semangat Belajar” berbasis website selain cocok juga sangat efektif bila diterapkan dengan model pembelajaran PjBL pada  kelas XI RPL SMKN 2 Buduran Sidoarjo. Temuan penelitian menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hasilnya, hipotesis H0 ditolak dan hipotesis Ha diterima, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Penerapan media pembelajaran berbasis website menyebabkan peningkatan hasil belajar siswa dibandingkan kinerjanya sebelum diberikan perlakuan.
Rancang Bangun Media Pembelajaran Berbasis Website Dengan Model PjBL Untuk Meningkatkan Keterampilan Mengkonfigurasikan Jaringan Pada Siswa Kelas XI TKJ Di SMK Negeri 1 Surabaya Nurun Decerachmi Emba; Ekohariadi Ekohariadi
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No 2 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v9i2.62410

Abstract

Rancang Bangun Media Pembelajaran “Nesaprow” Berplatform Website Dengan Model Pembelajaran PjBL Untuk Meningkatkan Kompetensi Pemrograman Web Pada Siswa Program Keahlian RPL (Studi Kasus Siswa Kelas XI RPL Di SMK Semen Gresik) Shelma Imara Bakir; Ekohariadi Ekohariadi
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No 2 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v9i2.62492

Abstract

Kompetensi pemrograman web yakni skill skill yang wajib dikuasai oleh peserta didik pada program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, model pembelajaran dan dan media yang digunakan sangat berdampak pada rendahnya nilai kognitif dan psikomotorik siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut solusi yang diperlukan yakni perancangan media pembelajaran “NesaProw” menggunakan framework Laravel dengan model Project Based Learning  (PBL). Penelitian ini menggunakan metode Research and Development yakni umumnya disingkan R&D dengan model ADDIE. Desain uji coba yang dipakai yakni post-test only control group design dengan melakukan penerapan uji quasi eksperimen. Hasil analisa validasi media oleh validator dosen dan guru dengan tingkat validitas masing – masing antara lain media senilai 91% (sangat valid), materi senilai 97% (sangat valid), RPP senilai 91% (sangat valid), dan soal senilai 96% (sangat valid), sehingga layak digunakan untuk mendukung proses kegiatan pembelajaran. Kemudian untuk hasil uji hipotesis menggunakan uji Independent Sample T-Test terhadap data rata-rata post-test kognitif kelas kontrol adalah 69,3, sedangkan kelas eksperimen yakni 83,1 serta data rata-rata post-test psikomotorik kelas kontrol yakni 69,4, sedangkan kelas eksperimen adalah 86,1 diperoleh nilai Sig. senilai 0,000 < 0,05, dengan demikian bisa dilakukan pengambilan kesimpulan (H0) dilakukan penolakan serta (H1) dilakukan penerimaan, dengan artian terdapat perbedaan kompetensi kognitif dan psikomotorik pemrograman web pada siswa kelas XI RPL dalam pembelajaran berplatform website dengan model PJBL.
Fostering Critical Thinking, Creativity, Communication, and Collaboration through Project-Based Learning in Vocational Education: A Systematic Literature Review Nova Kristiana; Ekohariadi Ekohariadi; Ratna Suhartini; Indro Moerdisuroso; Bing Bedjo Tanudjaja; Ahmad Sofiyuddin Bin Mohd Shuib
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol. 8 No. 4 (2026): August
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v8i4.16415

Abstract

This study examines how Project-Based Learning (PjBL) has been implemented to support the development of 4C competencies, critical thinking, creative thinking, communication, and collaboration, within vocational education contexts. Beyond identifying reported learning outcomes, this review contributes by synthesizing the instructional elements, implementation patterns, and supporting frameworks that characterize successful PjBL practices across recent studies. This study employed a PRISMA-based Systematic Literature Review of 19 Scopus-indexed articles published between 2021 and 2025. The review process consisted of article identification, screening, eligibility assessment, data extraction, and thematic synthesis based on predefined inclusion and exclusion criteria. The findings indicate that PjBL is consistently associated with the development of 4C competencies through the use of authentic projects, workplace-related learning tasks, and student-centered activities. Across the reviewed studies, several recurring elements were identified as important for effective implementation, including authentic problem-solving, collaboration and teamwork, student voice and choice, inquiry processes, reflection and feedback, public presentation of project outcomes, and technology-supported learning environments. The review also found that quantitative research designs were most frequently used to investigate 4C skill development. Furthermore, the framework proposed by Jang, Yusri, and Mustapha emerged as a useful reference for organizing PjBL implementation through structured project planning, execution, and evaluation stages. In conclusion, the reviewed literature suggests that PjBL represents a promising pedagogical approach for supporting 4C competency development in vocational education. The study provides a synthesized set of implementation elements and framework considerations that may inform future research and instructional design in vocational learning environments.
Co-Authors Achmad Imam Agung Achmad Imam Agung Aftoni, Aftoni Ahmad Affandi Ahmad Sofiyuddin Bin Mohd Shuib Alfiyah, Ashfa Hani Ali Hasbi Ramadani Amalia, Laili Rizqi Nur Amanda Meilia Putri Anggraeni, Nevi Dila Restu Anistyasari, Yeni Arbiantono, Muhammad Walid Aye Aye Mon Ayu Pusparini Billah Izzah Arianto Bing Bedjo Tanudjaja Buditjahjanto, I.G.P. Asto Cahyo Febri Wijaksono Çobanoğlu, Ömer Dahril Falah Ramadhan Mufa Danial, Muhammad Izzat Dini, Nur Liza Mutiara Dio, Yeremia Alfa Elizabeth Titiek Winanti Erlangga, Muhammad Mirza Fany Rosita Dewi Farid Baskoro Feri Dwi Wijaya Pradita Findastuti, Belvi Rilo Firda Nur Laily Galang Satria Pratama Putra Gapur, Shaffa Salsabillah Nadia Hamir, Dimas Tifli Irhami Happy Indra Chusnuraafi Happy Indra Chusnuraafi Heru Arizal Hidayatulloh, Muhammad Kris Yuan Hilmi, Mohamad Alfin I Gusti Putu Asto B I Gusti Putu Asto Buditjahjanto I. G. P. Asto Buditjahjanto I.G.P Asto Budi Tjahjanto IGP Asto Buditjahjanto Indro Moerdisuroso Irfansyah, Juki Izzah, Hikmatul Julianto, Ahmad Kamal Asri Kurnia Dwi Ariyanti Kusstianti, Nia Lilik Anifah Luthfiyah Nurlaela Marniati Marniati Marniati Martini Dwi Endah Susanti Maulana Rachman Meini Sondang Meini Sondang Sumbawati Mela Imroatus Solikhah Minan, Dhimas Aufarul Mochamad Cholik Muafa, Ahsan Muhammad Alief Al Manaqibi Muhammad Ashkhabul Ashlakh Mulyana, Mulyana Munoto Munoto Munoto Munoto Munoto Munoto Munoto Munoto Nafi'ah, Hoirotun Nanik Estidarsani Nizar Alif Ramadhan Noor Fitri Damayanti NOVA KRISTIANA NOVA RACHMAWATI Nugroho, Yuli Sutoto Nurun Decerachmi Emba Octo Ayomy Pangga Aji Sanca Permatasari, Sonia Cindi Putra, First Nathanael Bobby Putri, Aninditya Elsa Putri, Eli Zuliana Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Imami Arum Tri Rahman, Ghufran Fathur Rajabi, Muhammad Rara Kirana Aisyah Anwar Raras, Gustav Mandigo Anggana Ratna Suhartini Ratna Suhartini Rijanti, Tri Rina Harimurti Rindu Puspita Wibawa Riza Ismia Rizaldi, Rizky Taufan Rizky Basatha Rosana, Kenis Samani Samani Sanindya Berlian Savita Santoso, Agus Budi Saphira, Hanandita Veda Saqr, Mohammed Sar, Grica i Arik Fajriyanti Rachim Sari, Aprilia Wulan Mega Sari, Elda Ferdiana Sefni Marcella Pratiwi Shelma Imara Bakir Shintami Chusnul Hidayati Sholeh, Imam Siswati, Siswati Soeryanto Soeryanto Sriatun Sriatun Sriatun Sriatun Subuh Isnur Haryudo Suparji Suparji Tino Bambang Gunawan Tri Rijanto Tri Rijanto Tri Rijanto Tri Rijanto, Tri Rijanto Tri Setyo Prabowo, Tri Wahdiana, Dian Yanti, Huzaifa Dwi Yeni Anistyasari Yeni Anistyasari Yessy Yessy Yulianti, Ary Zahra Humaira Salsabila Zhafiri, Luthfan Zulda, Ahshoha Qori'a