Claim Missing Document
Check
Articles

Planning to Reconfigure the 150 kV Transmission Network at PT. PLN (Persero) Tualang Cut Network and Substation Arnawan Hasibuan; Asran Asran; Fery Adriansyah; Baharuddin Ismail; Widyana Verawaty Siregar; Muhammad Sayuti
Journal of Renewable Energy, Electrical, and Computer Engineering Vol. 3 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Malikussaleh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jreece.v3i2.11740

Abstract

System condition at PT. PLN (Persero) Tualang Cut Substation where the reliability of the 150 kV system depends on the Langsa Substation, which we will reconfigure on the Lgs-P.B and Lgs-T.C channels to P.B-T. C and T.C-Lgs. The planning for the reconfiguration of the 150 kv transmission network of the Tualang Cut Substation was carried out by estimating the distance of the transmission line and the constraints that occurred. The condition of the electric power system that is currently operating at PT. PLN (Persero) Tualang Cut Substation is considered less efficient in receiving power from the 150 kV SUTT interconnection. The SUTT in Tualang Cut currently receives electrical power from the Langsa Substation with a Losses value on lines 1 and 2 of 771,4142474 kW and experiences a Voltage Drop on lines 1 and 2 of 4,38 kV. After we reconfigured the channel, from the results of the reconfiguration there was a decrease in Losses on channels 1 and 2 by 311,298581 kW which before the reconfiguration of power losses on the line amounted to 771,4142474 kW and after being reconfigured to 460,1156668 kW there was a decrease in Voltage Drop on channels 1 and 2 by 1,44 kV, before the reconfiguration of the voltage drop on the line of 4,38 kV and after the reconfiguration to 2,94 kV, the reconfiguration carried out is the best solution to reduce losses and voltage drops.
Design of Midi Drum Controller Using Piezoelectric and Arduino-Based TCRT5000 Sensor to Facilitate Sound Engineer Performance in the Music Industry Mirza Maulana; Kartika Kartika; Asran Asran; Misbahul Jannah; Arnawan Hasibuan; M Mursalin; Waleed Khalid Ahmed Al-Ani; Muzamir Isa
Journal of Renewable Energy, Electrical, and Computer Engineering Vol. 3 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Malikussaleh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jreece.v3i2.11743

Abstract

This study discusses the Midi Drum Controller using the Arduino Mega which has many analog pins making it suitable for producing complete drum pads as well as piezoelectricity which is used to detect vibrations when the drum pad is beaten, as well as the Tcrt5000 sensor which is used to control the hi-hat so that it can move. from the sound of an open hi-hat to a closed hi-hat. The results of this study indicate that piezoelectricity can detect vibrations and dynamics of strong and weak drum beats and send the game to midi-based virtual drum applications. The Tcrt5000 sensor used can also work well, judging by the sound it produces and the data sent when the Tcrt5000 sensor is on and off.
Peningkatan Literasi dan Keterampilan Teknis Masyarakat melalui Pendampingan Instalasi Panel Surya Skala Rumah Tangga Misbahul Jannah; Arnawan Hasibuan; Asran Asran; Kartika Kartika; Deassy Siska; Fahrian Roid
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan akses listrik masih menjadi permasalahan utama di wilayah pedesaan terpencil, khususnya pada daerah dengan kepadatan penduduk rendah dan jarak yang jauh dari pusat perkotaan. Kondisi tersebut berdampak pada keterbatasan aktivitas rumah tangga, sosial, dan ekonomi masyarakat. Desa Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi keterbatasan pasokan listrik konvensional akibat kendala geografis dan infrastruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan teknis masyarakat melalui pendampingan instalasi dan pemeliharaan sistem panel surya skala rumah tangga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan teknis partisipatif yang meliputi identifikasi kondisi awal, perencanaan sistem panel surya off-grid, pelaksanaan instalasi sesuai standar teknik elektro, pelatihan pemeliharaan sistem, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap prinsip kerja panel surya, kemampuan melakukan instalasi dasar dan pemeliharaan rutin, serta meningkatnya keandalan akses listrik rumah tangga. Penerapan sistem panel surya skala rumah tangga terbukti mendukung kemandirian energi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup di wilayah pedesaan terpencil.
Pendampingan Renovasi Instalasi Listrik di Meunasah Kayee Panyang Kecamatan Syamtalira Bayu Aceh Utara Raihan Putri; Selamat Meliala; Asran Asran; Dedi Fariadi; Rosdiana Roasdiana
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Instalasi listrik ditempat layanan umum seperti meunasah perlu penanganan yang baik terhadap instalasi listrik dan disesuaikan dengan standar kelistrikan untuk melayani beban yang ada pada rumah tangga agar terhindar dari bahaya yang timbul akibat tidak diperhatikan intalasi listriknya, namum demikian masih banyak juga yang mengabaikan terhadap instalasi listrik yang benar seperti pada meunasah kayee panyang yang mana bangunan meunasah ini sudah agak tua begitu juga dengan instalasi listriknya rentan terhadap kerusakan. Berdasarkan hasil pengamatan tim pengabdian ketika meninjau lokasi terlihat keadaaan instalasi listrik tidak menggunakan SNI 2011 dimana isolasi kabel yang digunakan sudah mulai rusak dan tidak menggunakan pipa konduit dan juga luas penampang tidak sesuai dengan KHA (Kemampuan Hantar Arus ) yang digunakan, hal ini dapat terjadi drop tegangan.hal ini mendorong tim pengabdian untuk melakukan pendampingan dan penyuluhan terhadap pemuda gampong tersebut untuk memasang dan mewarat instalasi listrik agar dapat berfungsi dengan aman dan efisien.
Penggunaan Metode Bioflok dalam Penerapan Sistem Automasi Pemberian Pakan pada Budidaya Lele di Desa Blang Punteut-Lhokseumawe Muhammad Muhammad; Asran Asran; Misbahul Jannah
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan budidaya lele merupakan salah satu budidaya di bidang perikanan yag terus mengalami perkembangan yang pesat. Hal ini disebabkan ikan lele merupakan salah satu ikan yang sangat diminati oleh masyarakat. Ikan lele adalah ikan yang hidup di perairan umum dan merupakan ikan yang bernilai ekonomis, serta disukai oleh masyarakat. Selama ini budidaya lele menggunakan budidaya system konvensional. Dimana lele di budidaya dalam tambak atau kola dan diberi pakan setiapa hari 3 kali. Seiring dengan kemajuan dalam segala bidang maka ditemukan sebiah metode barudalam budidaya lele yaitu menggunakan metode bioflok. Budidaya lele metode bioflok adalah system pemeliharaan ikan dengan cara menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budidaya itu sendiri menjadi gumpalan-gumpalan kecil yang bermanfaat sebagai makanan alami ikan. Desa Blang Puentet Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe terdapat sebuah kelompok pemuda gampong merupakan sebuah kelompok yang dibentuk oleh aparat desa guna mencegah pemuda tersebut dalam berbuat yang tidak baik. Narkoba dan game online merupakan hal yang sudah sangat rawan bagi masyarakat desa. Maka diperlukan sebuah program bagi pemuda di setiap tempat untuk bisa mengisi kegiatan yang positif guna menghindari kegiatan negatif yang telah disebut diatas. Salah satunya adalah dengan cara memperkenalkan budidaya lele dengan metode automasi pemberian pakan menggunakan metode bioflok. Budidaya ikan lele dengan menggunakan metode bioflok memberikan manfaat yang sangat besar bagi peternak lele dan memberikan hasil yang cukup signifikan dimana kematian hanya 18,75% dan penyerapan nutrisi sebesar 25% dari sistem konvesional.
ANALISA RUGI - RUGI DAYA AKIBAT HARMONISA PADA SISTEM DISTRIBUSI 20 KV DENGAN PENGGUNAAN SINGLE TUNED FILTER PENYULANG LG -02 PT PLN ULP LANCANG GARAM Muhammad Nur hidayat; Salahuddin Salahuddin; Selamat Meliala; Asran Asran; Raihan Putri
Jurnal Energi Elektrik Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Energi Elektrik
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v14i2.21150

Abstract

Sistem tenaga listrik adalah kumpulan perangkat serta peralatan listrik yang bertujuan untuk menyalurkan tenaga listrik dan mempunyai peranan yang sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan terhadap perkembangan dan pertumbuhan jumlah penduduk. Tetapi pada proses penyaluran energi listrik terkadang mengalami gangguan secara acak pada fungsi peralatan,peningkatan beban, dan pengaruh harmonisa, sehingga dapat menyebabkan rugi-rugi daya yang menyebabkan kerugian baik dari pihak konsumen maupun pihak layanan penyedia energi. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan dan menganalisis kinerja sistem distribusi tenaga listrik menggunakan software MATLAB Simulink sebagai alat bantu simulasi. Model yang dibangun meliputi komponen transformator, jaringan distribusi, beban linier dan beban non-linier, Kemudian divariasikan untuk mempelajari efeknya terhadap rugi daya, dan harmonisa dalam sistem. Selain itu, penelitian ini menggunakan single tuned filter sebagai solusi peredam harmonisa yang dihasilkan oleh beban non-linier. Berdasarkan hasil analisis data dan simulasi yang dilakukan, harmonisa yang dihasilkan pada THDv sebesar 7.25%, untuk nilai THDi sebesar 10.60%, dan berdasarkan analisis data yang dilakukan, arus yang mengalir pada rangkaian sebesar 58.07A. Pada rugi-rugi daya, rugi yang dihasilkan sebesar 0.105Kw.
Analisa Pengaruh Neutral Grounding Resistance (Ngr) 40 Ohm Pad Transformator Daya 30 Mva Digardu Induk Bireue Terhadap Arus Gangguan Satu Fasa Ke Tanah Asran Asran; Misbahul Jannah
Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 5 No. 1 (2021): Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Mei 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/sisfo.v5i1.4854

Abstract

Sistem transformator daya 30 MVA melalui tahanan dalam titik netral harus dilakukan yang dimana 20 kV dimana titik netralnya terhdapat tahap resistansi 40 ohm pada saat terjadi gangguan hubungan singkat satu fasa ketanah. Hal ini mempengaruhi dalam melihat arus lebih kecih pada arus gangguan pada waktu tertentu dengan singkar yang terjadi pada arus. Dengan adapnya penelitian ini dapat diketahui berapa besar arus gangguan tersebut guna untuk settingan relai proteksi agar dapat mengethaui PMT. Hasil dari penelitian yang didapat pada gangguan satu fasa hal ini tergantung dari lokasi yang akan diteliti pada sebuah gangguan pada arus ketanah. Hasil dari lokasi gangguan 25 % diperoleh arus gangguan yang diketanahkan dengan tahanan 40 ohm sebesar 229,95 Ampere lebih kecil dibandingkan dengan arus gangguan yang diketanahkan secara lansung yaitu sebesar 619,15 Ampere, pada lokasi gangguan 75 % diperoleh arus gangguan satu fasa yang diketanahkan dengan tahanan sebesar 149,58 Ampere sedangkan besar arus gangguan yang diketanahkan secara lansung yaitu 215,49 Ampere dan pada lokasi gangguan 100 % diperoleh arus gangguan satu fasa yang diketanahkan dengan tahanan sebesar 124,57 Ampere sedangkan besar arus gangguan yang diketanahkan secara lansung yaitu 162,54 Ampere. Kata Kunci :  Neutral Grounding Resistance (NGR) 40 ohm, arus hubung singkat satu fasa ketanah
Sosialisasi Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Sekolah Kejuruan di Kabupaten Aceh Utara Tri Isra Janwardi; Yasmiri Yasmiri; Ikhwan Zuhdi; Winda Lestari Siregar; Teguh Wijaksana Isma; Annisa Tishana; Asran Asran; Cut Nurmuthaharah
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Juli 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i3.27298

Abstract

Sosialisasi terkait akses untuk melanjutkan Pendidikan tinggi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan minat pelajar di jenjang pendidikan menengah untuk melanjutkan pendidikan mereka ke perguruan tinggi. Informasi yang diberikan terkait dengan jadwal seleksi dan fasilittas pendanaan yang akan mereka dapat melalui usulan yang diajukan pihak sekolah akan memperbesar peluang mereka menempuh jenjang Pendidikan ke jenjang tertinggi. Sekolah kejuruan yang selama ini terpaku pada lulusan yang siap kerja di industri, mengaburkan masa depan mereka untuk melanjutkan Pendidikan tinggi, tidak seperti lulusan sekolah menengah atas umumnya. Padahal kesempatan mereka dalam mendapatkan fasilitas Pendidikan tinggi tersebut adalah sama. Pada tahun 2026 Universitas Malikussaleh kembali menjadi perguruan tinggi dengan kuota penerima beasiswa KIP-K terbanyak se-Indonesia, dengan total penerima 1.912 mahasiswa. Menanggapi hal tersebut dalam masa pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tim pengabdian melakukan edukasi ke beberapa sekolah kejuruan yang ada di Kabupaten Aceh Utara. Tim tersebut terdiri dari dosen dari Fakultas Teknik dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Pada hasil pengumuman penerimaan mahasiswa SNBP didapatkan pada salah progam studi baru di bawah naungan FKIP mendapatkan mahasiswa dengan persentase penerima KIP sebesar 86%.
Application of Off-Grid Solar Panels System for Household Electricity Consumptions in Facing Electric Energy Crisis Selamat Meliala; Saifuddin Muhammad Jalil; Wahyu Fuadi; Asran Asran
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.382 KB) | DOI: 10.52088/ijesty.v2i1.199

Abstract

At this time the cost of electricity is very expensive which is felt by the community because the government is still exploring oil and natural gas which is the need for non-renewable energy sources that are running low. This non-renewable energy still dominates for power generation in the thousands of Mega Watts. To anticipate the problem of non-renewable energy that is so big, you can use the On Grid-Tie System, sunlight is converted into DC voltage through the Solar Module, a pure DC voltage that comes out of the solar module. And Off Grid-Tie System namely sunlight is converted into DC voltage through the Solar Module, pure DC voltage generated from the solar module. Then the pure DC voltage uses a DC to DC regulation module or is called a DC regulator. DC regulator which aims to regulate the storage of DC current into the battery. Then the battery is used to supply power to the inverter. The method used in this study uses an off-grid solar home system as a power supply for households that are far from the electricity network or save electricity consumption due to expensive electricity rates. For settings for the intensity of sunlight using a portable holder, the solar panels are shifted manually in order to get the optimal light intensity to produce large output power. In off-grid application testing at household loads, from a load test of 93.5 watts to 750 watts, it shows that the load current is getting bigger and the discharging current is also large so that the duration of using the off-grid system from a load of 93.5 watts is 6 hours long and at a load of 750 watts. up to 15 minutes. This is because the condition of the lead-acid battery is maintained from 13.56 to 11.5 Volt DC, the battery should not be forced below the 11.5 Volt voltage because it will cause damage to the battery. For the use of loads that respond to very high instantaneous currents such as electric irons, dispensers, rice cookers should use more batteries and use an off-grid system voltage higher than 12 Volt DC.
Co-Authors . Yusnaini, . Abdul Kadir Abdul Rahim, Siti Rafidah Adelbertus Beato Yulandi Adi Hermawan Adi Setiawan Ali Imran Amaluddin Amaluddin Aman, Khairul Andik Bintoro Andre Heri Bakriansyah Anggun Dinianti Annisa Tishana Anwar Anwar Ari Nrartha Armen Abta Arnawan Hasibuan Arnawan Hasibuan Asri Asri Azwati Azmin Badriana, Badriana Baharuddin Ismail Bambang Harianto Chairi, Muhammad Cut Agusniar Cut Nurmuthaharah Darmawati Taro Deassy Siska Dedi Fariadi Edi Yusuf EDI YUSUF, EDI Erawati, Henyy Ezwarsyah Ezwarsyah Ezwarsyah Ezwarsyah Fahrian Roid Faisal Faisal Faisal Manurung Fakhruddin Ahmad Nasution Faridiansyah, Teuku Iqbal Fery Adriansyah Fidyatun Nisa Firwan Dani Habib Muharry Yusdartono Hari Pratama Barus Hasnita Hasnita I Made Ari Nrartha Ikhwan Zuhdi Ira Devi Sara Irenius Bima Abdiono Irwan Irwan Isa, Muzamir Isma, Aldi Fadilah Jamaluddin Hanapi Jannah, Rauzatul Kartika Kartika Kartika, K M Mursalin M. Fathan Naqi Mahmuddin Maida, Afra Marzuki Marzuki Mirza Maulana Misbahul Jannah Misbahul Jannah Misriana Misriana Misriana Misriana Misriana Misriana, Misriana Mochamad Ari Saptari Mohd Irwan Yusoff Muchlis Abdul Muthalib Muda Irwandy Muhammad Daud Muhammad Muhammad Muhammad Naim Muhammad Nur hidayat Muhammad Ryantama Lubis Muhammad Sayuti Muhammad Syafri Muhammad Yanis Muhammad, M Mulyadi Munir, Kartika Mutamimmul Ula Muthmainnah Muthmainnah Muzamir Isa Nura Usrina Nurmalita Nurul, Nurul Fazrika Nuryawan, Nuryawan Pardede, Rahmad Tarmizi Rahmadani, . Raihan Putri Raisah Anni Rizky Almunadiansyah Rosdiana Rosdiana Sahdan Mustari Saifannur Saifannur Saifuddin Muhammad Jalil Salahuddin Salahuddin Salahuddin Salahuddin, S Sartika Yanti Selamat Meliala Sembiring, Rizky Ramadhana Sitorus, Muhammad Hafiz Sofyan Arianto St. Wardah Hanafie Das Sudarmin Sudarmin Suryati Suryati Suryati Suryati Sutriana Sutriana Syukriah Syukriah Syukriah Syukriah, Syukriah Taufiq Taufiq Teguh Wijaksana Isma Teuku Multazam Tri Isra Janwardi Veri Ilhadi Wahyu Fuadi Waleed Khalid Ahmed Al-Ani Widyana Verawaty Siregar Widyana Verawaty Siregar Winda Lestari Siregar Yasir Amani Yasmiri Yasmiri Zainuddin Ginting Zamri Zamri Zara Yunizar Zulmiardi Zulmiardi, Zulmiardi Zulyanti, Fetty