Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Metode Bioflok dalam Penerapan Sistem Automasi Pemberian Pakan pada Budidaya Lele di Desa Blang Punteut-Lhokseumawe Muhammad Muhammad; Asran Asran; Misbahul Jannah
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan budidaya lele merupakan salah satu budidaya di bidang perikanan yag terus mengalami perkembangan yang pesat. Hal ini disebabkan ikan lele merupakan salah satu ikan yang sangat diminati oleh masyarakat. Ikan lele adalah ikan yang hidup di perairan umum dan merupakan ikan yang bernilai ekonomis, serta disukai oleh masyarakat. Selama ini budidaya lele menggunakan budidaya system konvensional. Dimana lele di budidaya dalam tambak atau kola dan diberi pakan setiapa hari 3 kali. Seiring dengan kemajuan dalam segala bidang maka ditemukan sebiah metode barudalam budidaya lele yaitu menggunakan metode bioflok. Budidaya lele metode bioflok adalah system pemeliharaan ikan dengan cara menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budidaya itu sendiri menjadi gumpalan-gumpalan kecil yang bermanfaat sebagai makanan alami ikan. Desa Blang Puentet Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe terdapat sebuah kelompok pemuda gampong merupakan sebuah kelompok yang dibentuk oleh aparat desa guna mencegah pemuda tersebut dalam berbuat yang tidak baik. Narkoba dan game online merupakan hal yang sudah sangat rawan bagi masyarakat desa. Maka diperlukan sebuah program bagi pemuda di setiap tempat untuk bisa mengisi kegiatan yang positif guna menghindari kegiatan negatif yang telah disebut diatas. Salah satunya adalah dengan cara memperkenalkan budidaya lele dengan metode automasi pemberian pakan menggunakan metode bioflok. Budidaya ikan lele dengan menggunakan metode bioflok memberikan manfaat yang sangat besar bagi peternak lele dan memberikan hasil yang cukup signifikan dimana kematian hanya 18,75% dan penyerapan nutrisi sebesar 25% dari sistem konvesional.
ANALISA RUGI - RUGI DAYA AKIBAT HARMONISA PADA SISTEM DISTRIBUSI 20 KV DENGAN PENGGUNAAN SINGLE TUNED FILTER PENYULANG LG -02 PT PLN ULP LANCANG GARAM Muhammad Nur hidayat; Salahuddin Salahuddin; Selamat Meliala; Asran Asran; Raihan Putri
Jurnal Energi Elektrik Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Energi Elektrik
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v14i2.21150

Abstract

Sistem tenaga listrik adalah kumpulan perangkat serta peralatan listrik yang bertujuan untuk menyalurkan tenaga listrik dan mempunyai peranan yang sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan terhadap perkembangan dan pertumbuhan jumlah penduduk. Tetapi pada proses penyaluran energi listrik terkadang mengalami gangguan secara acak pada fungsi peralatan,peningkatan beban, dan pengaruh harmonisa, sehingga dapat menyebabkan rugi-rugi daya yang menyebabkan kerugian baik dari pihak konsumen maupun pihak layanan penyedia energi. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan dan menganalisis kinerja sistem distribusi tenaga listrik menggunakan software MATLAB Simulink sebagai alat bantu simulasi. Model yang dibangun meliputi komponen transformator, jaringan distribusi, beban linier dan beban non-linier, Kemudian divariasikan untuk mempelajari efeknya terhadap rugi daya, dan harmonisa dalam sistem. Selain itu, penelitian ini menggunakan single tuned filter sebagai solusi peredam harmonisa yang dihasilkan oleh beban non-linier. Berdasarkan hasil analisis data dan simulasi yang dilakukan, harmonisa yang dihasilkan pada THDv sebesar 7.25%, untuk nilai THDi sebesar 10.60%, dan berdasarkan analisis data yang dilakukan, arus yang mengalir pada rangkaian sebesar 58.07A. Pada rugi-rugi daya, rugi yang dihasilkan sebesar 0.105Kw.
Analisa Pengaruh Neutral Grounding Resistance (Ngr) 40 Ohm Pad Transformator Daya 30 Mva Digardu Induk Bireue Terhadap Arus Gangguan Satu Fasa Ke Tanah Asran Asran; Misbahul Jannah
Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 5 No. 1 (2021): Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Mei 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/sisfo.v5i1.4854

Abstract

Sistem transformator daya 30 MVA melalui tahanan dalam titik netral harus dilakukan yang dimana 20 kV dimana titik netralnya terhdapat tahap resistansi 40 ohm pada saat terjadi gangguan hubungan singkat satu fasa ketanah. Hal ini mempengaruhi dalam melihat arus lebih kecih pada arus gangguan pada waktu tertentu dengan singkar yang terjadi pada arus. Dengan adapnya penelitian ini dapat diketahui berapa besar arus gangguan tersebut guna untuk settingan relai proteksi agar dapat mengethaui PMT. Hasil dari penelitian yang didapat pada gangguan satu fasa hal ini tergantung dari lokasi yang akan diteliti pada sebuah gangguan pada arus ketanah. Hasil dari lokasi gangguan 25 % diperoleh arus gangguan yang diketanahkan dengan tahanan 40 ohm sebesar 229,95 Ampere lebih kecil dibandingkan dengan arus gangguan yang diketanahkan secara lansung yaitu sebesar 619,15 Ampere, pada lokasi gangguan 75 % diperoleh arus gangguan satu fasa yang diketanahkan dengan tahanan sebesar 149,58 Ampere sedangkan besar arus gangguan yang diketanahkan secara lansung yaitu 215,49 Ampere dan pada lokasi gangguan 100 % diperoleh arus gangguan satu fasa yang diketanahkan dengan tahanan sebesar 124,57 Ampere sedangkan besar arus gangguan yang diketanahkan secara lansung yaitu 162,54 Ampere. Kata Kunci :  Neutral Grounding Resistance (NGR) 40 ohm, arus hubung singkat satu fasa ketanah
Sosialisasi Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Sekolah Kejuruan di Kabupaten Aceh Utara Tri Isra Janwardi; Yasmiri Yasmiri; Ikhwan Zuhdi; Winda Lestari Siregar; Teguh Wijaksana Isma; Annisa Tishana; Asran Asran; Cut Nurmuthaharah
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Juli 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i3.27298

Abstract

Sosialisasi terkait akses untuk melanjutkan Pendidikan tinggi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan minat pelajar di jenjang pendidikan menengah untuk melanjutkan pendidikan mereka ke perguruan tinggi. Informasi yang diberikan terkait dengan jadwal seleksi dan fasilittas pendanaan yang akan mereka dapat melalui usulan yang diajukan pihak sekolah akan memperbesar peluang mereka menempuh jenjang Pendidikan ke jenjang tertinggi. Sekolah kejuruan yang selama ini terpaku pada lulusan yang siap kerja di industri, mengaburkan masa depan mereka untuk melanjutkan Pendidikan tinggi, tidak seperti lulusan sekolah menengah atas umumnya. Padahal kesempatan mereka dalam mendapatkan fasilitas Pendidikan tinggi tersebut adalah sama. Pada tahun 2026 Universitas Malikussaleh kembali menjadi perguruan tinggi dengan kuota penerima beasiswa KIP-K terbanyak se-Indonesia, dengan total penerima 1.912 mahasiswa. Menanggapi hal tersebut dalam masa pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tim pengabdian melakukan edukasi ke beberapa sekolah kejuruan yang ada di Kabupaten Aceh Utara. Tim tersebut terdiri dari dosen dari Fakultas Teknik dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Pada hasil pengumuman penerimaan mahasiswa SNBP didapatkan pada salah progam studi baru di bawah naungan FKIP mendapatkan mahasiswa dengan persentase penerima KIP sebesar 86%.
Application of Off-Grid Solar Panels System for Household Electricity Consumptions in Facing Electric Energy Crisis Selamat Meliala; Saifuddin Muhammad Jalil; Wahyu Fuadi; Asran Asran
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.382 KB) | DOI: 10.52088/ijesty.v2i1.199

Abstract

At this time the cost of electricity is very expensive which is felt by the community because the government is still exploring oil and natural gas which is the need for non-renewable energy sources that are running low. This non-renewable energy still dominates for power generation in the thousands of Mega Watts. To anticipate the problem of non-renewable energy that is so big, you can use the On Grid-Tie System, sunlight is converted into DC voltage through the Solar Module, a pure DC voltage that comes out of the solar module. And Off Grid-Tie System namely sunlight is converted into DC voltage through the Solar Module, pure DC voltage generated from the solar module. Then the pure DC voltage uses a DC to DC regulation module or is called a DC regulator. DC regulator which aims to regulate the storage of DC current into the battery. Then the battery is used to supply power to the inverter. The method used in this study uses an off-grid solar home system as a power supply for households that are far from the electricity network or save electricity consumption due to expensive electricity rates. For settings for the intensity of sunlight using a portable holder, the solar panels are shifted manually in order to get the optimal light intensity to produce large output power. In off-grid application testing at household loads, from a load test of 93.5 watts to 750 watts, it shows that the load current is getting bigger and the discharging current is also large so that the duration of using the off-grid system from a load of 93.5 watts is 6 hours long and at a load of 750 watts. up to 15 minutes. This is because the condition of the lead-acid battery is maintained from 13.56 to 11.5 Volt DC, the battery should not be forced below the 11.5 Volt voltage because it will cause damage to the battery. For the use of loads that respond to very high instantaneous currents such as electric irons, dispensers, rice cookers should use more batteries and use an off-grid system voltage higher than 12 Volt DC.
Effect of Variation in the Number of Blades on Turbine Rotation and Output Power at PLTPH (Picohydro Power Plant) Using a Kaplan Turbine Arnawan Hasibuan; Asran Asran; Sartika Yanti; Misbahul Jannah; Andik Bintoro; Ari Nrartha
Bulletin of Computer Science and Electrical Engineering Vol. 4 No. 1 (2023): June 2023 - Bulletin of Computer Science and Electrical Engineering
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/bcsee.v4i1.1170

Abstract

The turbine can be a component that plays an important role as an energy converter that produces power in a picohydro power plant (PLTPH). The turbine used in this study is the Kaplan Turbine. The Kaplan turbine is a type of reaction turbine with a head of 1.58 m. This research examines the effect of variations in the number of blades on turbine rotation and output power in pico-hydro power plants (PLTpH) using Kaplan turbines so that voltage, current, power can be generated which affect the torque value and the efficiency obtained in the PLTpH prototype. This study aims to obtain a turbine runner with the number of blades that can produce the highest efficiency, so a variation of the Kaplan turbine runner is made with a number of blade runner variations, namely 4 blades, 6 blades, and 8 blades. The results showed that the addition of the number of blades produced the highest output with the number of blades 6 which produced a turbine rotation of 218.1 Rpm, generator rotation of 2433 Rpm, generator voltage of 19 volts, generator power of 1900 watts, and torque of 17.5 Nm. Nilai efesiensi yang dihasilkan yaitu 26,62 %. The results of this research are expected to be a reference and help improve human resources to develop power plants in rural areas, and open up opportunities for the community to develop small-scale power plants, namely pico-hydro power plants.
Prototype of Automatic Heating Equipment with the Utilization of Thermo Electric Generator (TEG) Technology as Alternative Energy Selamat Meliala; Salina; Asran; Salahuddin; Muhammad Ikhwanus; Yasir Amani
Journal of Renewable Energy, Electrical, and Computer Engineering Vol. 6 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Malikussaleh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jreece.v6i2.29499

Abstract

Heat energy is one of the most often wasted forms of energy (waste heat) in various thermal systems. This research aims to design and realize a prototype of an automatic heating device that utilizes Thermo Electric Generator (TEG) technology as an alternative energy source for energy recovery. This system integrates heating elements, inverters, batteries, and TEG modules of type SP1848-27145 to convert exhaust heat back into electrical energy. The research method used is an experimental method (Design and Construction), testing the characteristics of the TEG output voltage with temperature changes, the performance of the battery charging system, and the automatic temperature control response using a thermostat. The test results showed that the tool was successfully realized with dimensions of 30 cm x 20 cm x 15 cm. The TEG module produces an average voltage of 3.0 Volts and a current of 0.129 Amperes when the heating temperature is between 66°C and 100°C. The thermostat control system effectively maintains temperature stability with a hysteresis of 2°C. Although the energy conversion efficiency of the system is relatively low at 1.55%, this study has demonstrated that the exhaust heat from the heating element can be reused to charge the battery, thereby slowing the decline in battery voltage and improving overall energy-use efficiency.
Dioda Utra Bright Sebagai Bahan Pembuatan Lampu Hemat Energi di MAS Ihyaussunnah Muhammadiyah Lhokseumawe A Asran; Misbahul Jannah
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik sudah menjadi kebutuhan pokok dalam kebutuhan sehari-hari (Suryanto Rijanto, 2019). Hal ini bisa dilihat dari segala aktifitas makhluk hidup yang selalu menggunakan energi listrik untuk kebutuhan sehari hari (Meilyarto, 2020). SMA Muhammadiyah merupakan Sekolah Swasta yang berada di bawah Yayasan Muhammdiyah (Mr, 2021). Rata – rata siswa yang belajar di sekolah tersebut adalah penghuni dari Panti Asuhan Muhammadiyah Lhokseumawe. Jumlah siswa di sekolah ini tidak terlalu banyak. Akan tetapi penggunaan akan energi listrik sangat boros terutama dari lampu penerangan. Ini disebabkan letak bangunan yang tidak menghadap matahari, baik sinar matahari pagi maupun sore sehingga intensitas cahaya alami kurang. Maka dari itu perlu pengatasi permasalah di sekolah tersebut yaitu penggunaan energi listrik yang teralalu boros dan mengajarkan penggunaan dari salah satu komponen aktif yaitu dioda ultra bright yang mereka pelajari di mata pelajaran Fisika sebagai bahan pembuatan lampu hemat energi (Watiningsih et al., 2014). Tujuan dari kegiatan pengabdian pemberdayaan masyarakat ini adalah bagaimana cara menghemat energi listrik dengan cara menggunakan lampu hemat energi yang dibuat dari dioda ultra Bright. Dalam melaksanakan kegiatan ini metode yang digunakan adalah metode tutorial dan cara perancangan pembuatan lampu hemat energi. Hasil luaran yang ditargetkan dari kegiatan ini adalah terjadinya penghematan energi di sekolah tersebut dan siswa bisa membuat lampu hemat energi dari komponen aktif. Salah satunya adalah dengan menggunakan lamput hemat energi. Dipasaran banyak terdapat lampu hemat energi. Lampu hemat energi  bisa di buat dari dioda ultra bright.
Becak Juice Solar Cell Sebagai Alat Pembangkit Ekonomi di Masa Pandemic Covid 19 Misbahul Jannah; A Asran; M Muhammad
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Lhokseumawe selama 5 tahun kebelakang sudah mendekati kota yang tidak pernah tidur atau tidak pernah sepi akan aktifitas masyarakat. Masyarakat kota Lhokseumawe memiliki mata pencaharian yang beragam dari ASN, Pengawai Perusahaan besar, pedagang, buruh serta pelaut. Mata pencaharian dengan berdagang juga sudah mulai bergolak dengan pesat semenjak kota Lhokseumawe menjadi kota pelajar dimana jumlah pendatang dari mahasiswa yang menuntut Ilmu dikota ini semakin banyak. Hal ini membuka peluang bagi pedagang atau pengusaha mikro dalam hal medagangkan aneka makanan dan minumam. Pedagang juice dan minuman kekinian yang banyak terdapat di kota Lhokseumawe khususnya di gampong Uteun Bayi memiliki permasalah dalam usaha mereka yaitu (1) usaha yang mereka geluti sangat memerlukan energi listrik guna memblender buah-buahan dan perlunya cup sealer guna menutup cup juice. (2). Dengan usaha yang seperti diatas membuat pedagang juice tidak bisa produksi dengan baik jika arus litrik mati dan tidak fleksibelnya mereka dalam melaksanakan jual beli. Maka tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memperkenalkan hasil penelitian PNBP 2020 yaitu becak juice soalr cell, dimana becak tersebut bisa menghasilkan energy dari matahari, sehingga pedagang tidak tergantung dari energy listrik yang selama ini meraka dapat dari PLN, serta becak ini bisa dibawa kemana mana sehingga pendapat pedagang juice bisa meningkatkan pendapatan mereka  di masa pandemic covid 19 seperti sekarang ini. Metode yang dipakai dalam pengabdian ini adalah sosialisasi becak solar cell, serta memasang solar cell di tempat pedagang juice dan minuman kekinia. Target yang ingin dicapai adalah bisa meningkatkan pendapatan dari kegiatan usaha dua kelompok pedagangan yaitu pedagang juice dan pedaganag minuman kekinian dengan mempekenalkan hasil peneliti serta menerapakan  kepada mitra  guna meningkatkan hasil usaha meraka.
Pelatihan Platform Arduino Bagi Siswa SMA Negeri 1 Baktiya Alue Ie Puteh Aceh Utara K Kartika; A Asran; Henyy Erawati; E Ezwarsyah; Raihan Putri; S Salahuddin
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini berkembang dengan pesat, salah satu system otomasi. Melalui berbagai kegiatan edukatif, pelajar mengimplementasikan sains secara mudah, murah dan menyenangkan. Salah satu kegiatan edukatif dalam memperkenalkan system otomasi kepada siswa SMA adalah pelatihan teknik pemrograman Arduino Uno. Peserta pelatihan adalah siswa SMAN 1 Baktiya Lue Ie Puteh Aceh Utara. Pelatihan pemrograman ini menggunakan pemrograman Ide Arduino sebagai media pemrograman untuk menyalakan LED, penggunaan push bottom dan 7 segment. Metode pelaksanaan dalam bimbingan ini adalah metode kolaboratif dari metode ceramah yang disampaikan oleh narasumber terkait dengan materi pemrograman arduino uno dan metode praktik pemrograman arduino uno yang diimplementasikan oleh siswa terhadap LED, penggunaan push bottom dan 7 segment. Kegiatan pelatihan ini berjalan dengan lancar, siswa dan guru pendamping antusias untuk mendengarkan penjelasan tentang Pemrograman Arduino Uno. Dari hasil pelatihan, siswa sudah dapat memahami tentang pemrograman arduino uno dan berhasil memprogam LED, penggunaan push bottom dan 7 segment dengan pemrograman arduino uno.
Co-Authors . Yusnaini, . Abdul Kadir Abdul Rahim, Siti Rafidah Adelbertus Beato Yulandi Adi Hermawan Adi Setiawan Ali Imran Amaluddin Amaluddin Aman, Khairul Andik Bintoro Andre Heri Bakriansyah Anggun Dinianti Annisa Tishana Anwar Anwar Ari Nrartha Armen Abta Arnawan Hasibuan Arnawan Hasibuan Asri Asri Azwati Azmin Badriana, Badriana Baharuddin Ismail Bambang Harianto Chairi, Muhammad Cut Agusniar Cut Nurmuthaharah Darmawati Taro Deassy Siska Dedi Fariadi Devi Sara, Ira Dewiyana Dewiyana Edi Yusuf EDI YUSUF, EDI Ezwarsyah Ezwarsyah Ezwarsyah Ezwarsyah Fahrian Roid Faisal Faisal Faisal Manurung Fakhruddin Ahmad Nasution Faridiansyah, Teuku Iqbal Fery Adriansyah Fidyatun Nisa Firwan Dani Habib Muharry Yusdartono Hari Pratama Barus Hasnita Hasnita Henyy Erawati I Made Ari Nrartha Ikhwan Zuhdi Irenius Bima Abdiono Irwan Irwan Isa, Muzamir Isma, Aldi Fadilah Jamaluddin Hanapi Jannah, Rauzatul Kartika Kartika M Mursalin M. Fathan Naqi Mahmuddin Maida, Afra Marzuki Marzuki Mirza Maulana Misbahul Jannah Misbahul Jannah Misriana Misriana Misriana Misriana Misriana Misriana Misriana Misriana, Misriana Mochamad Ari Saptari Mohd Irwan Yusoff Muchlis Abdul Muthalib Muda Irwandy Muhammad Daud Muhammad Ikhwanus Muhammad Muhammad Muhammad Naim Muhammad Nur hidayat Muhammad Ryantama Lubis Muhammad Sayuti Muhammad Syafri Muhammad Yanis Muhammad, Muhammad Mulyadi Munir, Kartika Mutamimmul Ula Muthmainnah Muthmainnah Muzamir Isa Nura Usrina Nurmalita Nurul, Nurul Fazrika Nuryawan, Nuryawan Pardede, Rahmad Tarmizi Rahmadani, . Raihan Putri Raisah Anni Rizky Almunadiansyah Rosdiana Rosdiana Sahdan Mustari Saifannur Saifannur Saifuddin Muhammad Jalil Salahuddin Salahuddin Salahuddin Salahuddin Salina Sartika Yanti Selamat Meliala Sembiring, Rizky Ramadhana Sitorus, Muhammad Hafiz Sofyan Arianto St. Wardah Hanafie Das Sudarmin Sudarmin Suryati Suryati Suryati Suryati Sutriana Sutriana Syukriah Syukriah Syukriah Syukriah, Syukriah Taufiq Taufiq Teguh Wijaksana Isma Teuku Multazam Tri Isra Janwardi Veri Ilhadi Wahyu Fuadi Waleed Khalid Ahmed Al-Ani Widyana Verawaty Siregar Widyana Verawaty Siregar Winda Lestari Siregar Yasir Amani Yasmiri Yasmiri Zainuddin Ginting Zamri Zamri Zara Yunizar Zulmiardi Zulmiardi, Zulmiardi Zulyanti, Fetty