Claim Missing Document
Check
Articles

PEMURNIAN MINYAK JELANTAH DENGAN MEMANFAATKAN AMPAS NANAS SEBAGAI ADSOBEN Afra, Khalida; ZA, Nasrul; Sulhatun, Sulhatun; Mulyawan, Rizka; Muarif, Agam
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i1.13402

Abstract

Proses pemisahan produk reaksi degradasi (air, peroksida, asam lemak bebas, aldehida, dan keton) dari minyak goreng dikenal sebagai penyulingan minyak goreng atau minyak goreng bekas. Menggunakan agen penyerap untuk memurnikan minyak goreng bekas adalah metode yang mudah dan efektif. Ampas nanas adalah adsorben yang digunakan dalam penelitian ini. Karena memiliki antioksidan yang dapat mencegah molekul radikal bebas, bahan penyerap ini dapat memurnikan minyak jelantah. Menggunakan ampas nanas sebagai adsorben dan proses aktivasi untuk mengukur kadar asam lemak bebas, bilangan asam, bilangan peroksida, kadar air, dan karakteristik gugus fungsi yang diperoleh setelah adsorbsi, penelitian ini bermaksud untuk melihat pengaruh waktu dan massa terhadap proses penyulingan minyak jelantah. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, namun yang menjadi pembeda adalah waktu adsorpsi 3, 4, 5, dan 6 hari dan massa adsorben 13, 15, 17, dan 19 g. Dari hasil penelitian didapatkan hasil uji terbaik asam lemak bebas (FFA) sebesar 0,10%, bilangan asam KOH/gr 0,16 mg, bilangan peroksida 1,48 mEq/kg, kadar air 0,01%, dan uji gugus fungsi (FTIR) untuk adsorben aktif, dengan gugus hidroksil OH pada bilangan gelombang 3367,71 cm-1, gugus C=O pada bilangan gelombang 1708,93 cm-1, gugus fungsi C=C pada bilangan gelombang 1.570,06 cm-1, gugus fungsi C-H dengan bilangan gelombang 2.941,44 cm-1, dan golongan fungsional P-OH dengan bilangan gelombang 1.058,92 cm-1.
ANALISA KARAKTERISTIK SEDIAAN MASKER PEEL-OFF DARI LIMBAH CANGKANG TELUR DENGAN PENAMBAHAN BUBUK KULIT BATANG KAYU MANIS Lubis, Muhammad Irvan Maulana; Muarif, Agam; ZA, Nasrul; Azhari, Azhari; Muhammad, Muhammad
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i1.14679

Abstract

Masker peel-off merupakan masker yang berbentuk gel yang di aplikasikan ke kulit dan dalam waktu tertentu akan membentuk lapisan film transparan yang elastis, setelah kering masker dapat langsung diangkat tanpa perlu dibilas, Masker wajah tentu memiliki banyak manfaat sesuai dengan jenis bahan utama yang terkandung dalam produk tersebut mulai dari mencerahkan wajah, memudarkan bekas jerawat, mengecilkan pori-pori hingga menyamarkan garis-garis halus pada wajah, Pada penelitian ini penulis menambahkan bubuk batang kayu manis sebagai zat aktif, dan dmdm hidantoin sebagai pengawet, pengujian juga dilakukan selama 1 minggu lama penyimpanan untuk mengamati karakteristik sediaan dengan variasi perbandingan PVA (8, 10, 12 gram) dan CMC (0, 1, 3, 5 gram), dari masing-masing sediaan dilakukan uji evaluasi, meliputi: organoleptik, daya sebar, waktu kering, homogenitas, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi massa sediaan memberikan pengaruh pada sifat fisika masker, hasil evaluasi dapat disimpulkan bahwa  sediaan masker dengan perbandingan 10 gram PVA dan 1 gram CMC, merupakan formula yang memenuhi SNI, dengan nilai pH 7,3-7,5, daya sebar 5-5,1 cm, waktu kering 25-26 menit, kestabilan homogenitas yang baik, dan uji organoleptik yang paling banyak disukai.
KARAKTERISASI BIOBRIKET DARI TEMPURUNG KEMIRI Nissah, Khairun; sulhatun, sulhatun; Masrullita, Masrullita; Muarif, Agam; Sylvia, Novi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 3 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i3.15088

Abstract

Biobriket adalah padatan yang dibuat melalui kompresi dan tekanan yang menghasilkan sedikit asap saat dibakar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur sifat-sifat biobriket cangkang kemiri seperti densitas, nilai kalor, kandungan volatil, dan kandungan karbon padat. Penelitian ini sebelumnya telah dilakukan dengan memproduksi biobriket dari cangkang kemiri dengan menggunakan proses pirolisis sebagai bahan bakar alternatif. Oleh karena itu, proses pirolisis tidak digunakan dalam penelitian ini. Bahan dasar cangkang kemiri dijemur di bawah sinar matahari selama 48 jam kemudian digiling dengan crusher. Ukuran partikel cangkang kemiri divariasikan dengan ukuran sebagai berikut: 50 mesh, 60 mesh, 80 mesh, dan 100 mesh. Biobriket diproduksi dengan perbandingan perekat yang berbeda-beda yaitu 5%, 7,5%, 10%, dan 12,5%. Kemudian keringkan dalam oven dengan suhu 105„ƒ selama 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan kualitas biobriket cangkang kemiri densitas tertinggi terdapat pada sampel D4 (yaitu 0,965 g/cm3) dan kandungan volatil tertinggi terdapat pada sampel D4 (yaitu 14,54%). Kandungan karbon padat tertinggi terdapat pada sampel A1 yaitu 74,923% dan nilai kalor tertinggi terdapat pada sampel D4 yaitu 5239,08 kal/gr.
Pengaruh Metode Penghilangan HCN (Hidrogen Sianida) Secara Organik dan Kimiawi pada Daging Biji Karet Sebagai Bahan Baku Pembuatan Tempe Ritonga, Renanda Pradila; Muarif, Agam; Za, Nasrul; Nurlaila, Rizka; Bahri, Syamsul; Retnowulan, Sri Rahayu
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 3 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i3.16465

Abstract

Biji karet (Hevea brasiliensis) merupakan biji yang dihasilkan dari tanaman karet yang mengandung protein 17,41%, Karbohidrat 6,99%, Abu 3,08%, lemak 68,53%, dan HCN 3,99%. Biji karet dapat dikonsumsi dan dibuat menjadi berbagai olahan seperti keripik, es krim, dan tempe. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hasil perbandingan penghilangan Asam Sianida (HCN) antara proses organik dan proses kimiawi pada biji buah karet, waktu yang digunakan untuk penghilangan Asam Sianida (HCN) pada biji buah karet dan menentukan hasil olahan yang dihasilkan dari biji buah karet yaitu tempe yang aman dikonsumsi. Pada penelitian sebelumnya yaitu dilakukan (Ningsih, 2015) perendaman biji karet dengan penambahan arang aktif dan NaCl, dan penelitian oleh (Wahyu, 2020) menunjukkan keberhasilan penurunan kadar HCN pada biji buah karet dengan menggabungkan konsentrasi abu sekam dengan lama perendaman. Dan pada penelitian ini perendaman hanya menggunakan aquades dan kapur sirih 1%. Uji kadar HCN digunakan menggunakan perak nitrat secara volumetrik, spektrofotometer UV-Vis, dan uji organoleptik pada hasil olahan. Uji kadar HCN menggunakan perak nitrat nilai kadar HCN tertinggi pada organik dan kimiawi yaitu pada perlakuan tanpa perendaman dan perebusan, yaitu sebesar 79,027ml/kg. Kandungan HCN terendah pada organik dan kimiawi yaitu pada perlakuan perendaman selama 18 jam dan perebusan 90 menit, yaitu sebesar 19,120ml/kg dan 19,099ml/kg. Uji kadar HCN menggunakan spektrofotometer UV-Vis hasil kadar HCN tertinggi pada organik dan kimiawi yaitu pada perlakuan tanpa perendaman dan perebusan, yaitu sebesar 160,2 ppm. Dan kandungan HCN terendah pada organic dan kimiawi pada perlakuan perendaman selama 18 jam dan perebusan 90 menit, yaitu sebesar 23,95 ppm dan 23,45 ppm. Semakin lama waktu perendaman dan perebusan pada biji karet maka kandungan HCN pun semakin kecil.Kata Kunci:Asam Sianida, Perendaman, Perebusan, Tempe, Waktu
PENGARUH KONSENTRASI AKTIVATOR NaOH DAN WAKTU AKTIVASI TERHADAP DAYA SERAP KARBON AKTIF DARI LIMBAH PELEPAH KELAPA SAWIT (Elaeis Guineensis) DENGAN PROSES KARBONISASI Sandi, Nazlia Armita; muarif, agam; ibrahim, ishak; za, nasrul; sylvia, novi; Ahmad Fikri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.20548

Abstract

Penelitian sebelumnya yaitu jenis aktivator, konsentrasi aktivator dan waktu aktivasi, yaitu menggunakan aktivator H3PO4 dengan konsentrasi 8%, 10%, 12%, dan 14% dengan waktu aktivasi 24 jam. Variasi ini memungkinkan pengujian karbon aktif dari limbah pelepah kelapa sawit menentukan perbandingan yang optimal antara activator dan waktu aktivasi serta variasi konsentrasi dapat mempengaruhi kualitas karbon aktif. Ada empat proses diantaranya: tahap persiapan bahan baku, tahap karbonisasi, tahap aktivasi dan tahap analisa karateristik karbon aktif dari limbah pelepah kelapa sawit. Variabel pada penelitian dalam proses adalah konsentrasi aktivator NaOH (0,5, 1,0, 1,5, 2, dan 2,5 N), dan waktu aktivasi (18, 20, 22, dan 24 jam). Pengujian terhadap sampel meliputi moisture, ash, volatile matter, daya serap iodin, fixed karbon dan uji SEM. Hasil pengujian diperoleh kadar air berkisar antara 0,432-0,874 %, kadar abu berkisar antara 0,713-0,998 %, kadar zat terbang berkisar antara 0,420-0,948% , fixed karbon berkisar antara 97,387-97,907 % daya serap iod berkisar antara 510,17-837,60 mg/g. Citra Permukaan SEM karbon aktif menggunakan NaOH menghasil permukaan objek yang gelap. Gelapnya objek pada hasil uji SEM menunjukan kedalaman . Semakin gelap permukaan maka semakin dalam sehingga mudah dalam menyerap limbah.Kata kunci: Aktivasi, aktivator, karbonasi, karbon aktif, uji SEM
SIMULASI PEMURNIAN HIDROGEN SULFIDA (H2S) DARI BIOGAS BERBASIS PALM OIL MILL EFFLUENT (POME) DENGAN PENYERAP AIR PADA PEMODELAN ASPEN HYSYS MENGGUNAKAN METODE RESPONSE SURFACE METHODOLOGY (RSM) Siri, Danu; Nurlaila, Rizka; ZA, Nasrul; Masrullita, Masrullita; Muarif, Agam
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.20554

Abstract

Industri kelapa sawit menghasilkan limbah cair atau Palm Oil Mill Effluent (POME) yang dapat diolah menjadi biogas melalui fermentasi anaerobik. Kandungan hidrogen sulfida (H‚‚S) dalam biogas mencapai >2000 ppm, yang bersifat korosif, menurunkan kualitas biogas, dan berbahaya bagi kesehatan. Untuk meningkatkan kualitas biogas, diperlukan proses pemurnian H‚‚S yang efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh laju alir air, suhu, dan tekanan terhadap kemurnian metana dan komposisi H‚‚S pada biogas, mengembangkan model matematis hubungan antar variabel menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM), serta menentukan kondisi operasi optimal untuk mencapai kemurnian metana yang tinggi. Simulasi pemurnian H‚‚S dilakukan menggunakan software Aspen Hysys V.11 dengan penyerap air. Analisis Response Surface Methodology (RSM) dengan metode Central Composite Design (CCD), dengan variabel bebas berupa laju alir air (40-80 m³/h), suhu (25-75°C), dan tekanan (7-9 bar). Hasil simulasi menunjukkan kemurnian metana tertinggi sebesar 97,14% dan konsentrasi H‚‚S terendah 0,1448 ppm pada kondisi optimal pada laju alir air 80 m³/h, suhu 25°C, dan tekanan 9 bar. Peningkatan laju alir air dan tekanan terbukti meningkatkan kemurnian metana secara signifikan, sementara suhu yang lebih rendah memberikan efisiensi optimal dalam mengurangi konsentrasi H‚‚S.. Model matematis quadratic dengan desirability 0,984 menggambarkan hubungan antarvariabel. Metode pemurnian menggunakan air sebagai penyerap efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan. Simulasi dengan Aspen Hysys dan optimasi menggunakan RSM memberikan panduan untuk mengidentifikasi kondisi operasi optimal dalam proses pemurnian H‚‚S, mendukung pengelolaan limbah industri kelapa sawit yang berkelanjutan.
Finite Element Analysis On T-Type Bone Plate Using Stainless Steel 316l Ahmad Fikri; Desvina Yulisda; Agam Muarif; Rizka Mulyawan; Agus Adi Nursalim; Balqis Yafis; Sylvie Anastasya Utami; Apriani Riski; Nurmalita Nurmalita
Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MICoMS) Vol. 4 (2024): Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MI
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/micoms.v4i.887

Abstract

Bone fractures refer to the phenomenon of bone breakage or detachment caused by intensive loads. The primary causes of bone damage include incidents, traffic accidents, and sports injuries. One of the materials commonly used for bone support applications is 316L stainless steel. The design process for T-type bone supports involves creating mechanical drawings and simulations to demonstrate the material's behavior when subjected to mechanical and thermal loads during use by patients.In this study, the researchers aim to examine the mechanical and thermal properties of T-type bone plates using the Finite Element Analysis (FEA) method. The technical drawing of the T-type bone support is developed in Autodesk Fusion 360. The simulations involve the application of static and thermal loads. The loads applied to the T-type bone plate include compressive forces of 1 N, 10 N, 50 N, 85 N and 500 N, as well as temperatures of 28°C, 500°C, 800°C, 950°C, and 1400°C. The smallest stress is observed at a force of 1 N, resulting in a stress of 4.64 MPa, while the highest stress is recorded at a force of 500 N, producing a stress of 2319.70 MPa. Forces below 50 N are considered the safest to avoid deformation during loading. Additionally, temperatures below 912°C are optimal for the operation of bone supports.
Analysis of Briquettes Characteristics Made of Oil Palm Frond Waste and Sugarcane Bagasse with Tapioca Starch Adhesive Agam Muarif; Rizka Mulyawan; Ahmad Fikri; Desvina Yulisda; Dedi Sutarma; Intan Rukmana; Ahmad Pane
Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MICoMS) Vol. 4 (2024): Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MI
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/micoms.v4i.888

Abstract

Oil palm frond waste and sugarcane bagasse are high-fiber biomass materials that can be converted into alternative energy sources like briquettes. The carbonization method is used to create charcoal briquettes, converting raw organic materials into carbon. The produced charcoal is mixed with a adhesive and molded into cylindrical or block shapes. This study aims to determine the characteristics of briquettes with varying compositions of palm fronds and bagasse (50:50 ; 40:60 ; 30:70 ; 20:80 ; 10:90 (b/b)) and different tapioca starch adhesive amounts (40% ; 45% ; 50% ; 55% (v/b)). In this study, tests were conducted on moisture content, ash content, calorific value, and combustion rate. The research findings indicate that the best-quality charcoal briquettes were produced by combining sugarcane bagasse and palm fronds in a 50:50 ratio with a adhesive containing 40% tapioca starch. These briquettes have the following properties: moisture content of 4.4545%, ash content of 4.62021%, combustion rate of 0.2283 g/min, and calorific value of 6,232.67 cal/g. These results indicate that the briquettes made from a mixture of oil palm frond waste and sugarcane bagasse using tapioca starch as a adhesive have met the SNI 01-6235-2000 standard criteria.
Preparation of Bioethanol from Pineapple Peel (ananas comosus L. Mer) Waste with the Addition of Hydrochloric Acid and Citric Acid Catalysts Nur Khairani; Rizka Mulyawan; Meriatna; Agam Muarif; Syamsul Bahri; Iqbal Kamar
Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MICoMS) Vol. 4 (2024): Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MI
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/micoms.v4i.948

Abstract

Bioethanol is ethanol derived from biological sources. Bioethanol can be produced from plants that contain many starch and cellulose compounds using the help of yeast activity. One of them is pineapple peel which can add a variety of basic materials for bioethanol production which is economical and easy to obtain. This study aims to analyze the effect of acid hydrolysis on glucose content, analyze the effect of fermentation time and the effect of yeast weight on bioethanol characteristics. This research has been done before and only focused on one catalyst. What has never been done is comparing the two catalysts. The research was conducted using hydrolysis fermentation and distillation using hydrochloric acid and citric acid catalysts with yeast weight variation of 12, 15, and 17 grams, fermentation time variation of 2, 3, 4, and 5 days. In this research, glucose test, density analysis, yield analysis, and GC-MS were conducted. The results of this study showed that the best results in the treatment of hydrochloric acid catalyst at a yeast weight of 15 grams, and obtained glucose levels of 6.90% for hydrochloric acid and 5.10% for citric acid, density test obtained the highest results at a yeast weight of 15 grams 4 days 0.8288 gr / ml for hydrochloric acid catalyst and the lowest density obtained at a yeast weight of 17 grams 5 days 0, 8168 gr/ml, yield analysis obtained at the amount of 15 grams of yeast with a fermentation time of 14 days of 4.3536% in the treatment of hydrochloric acid catalyst and 3.8557% in the treatment of citric acid catalyst fermentation time of 3 days, GC-MS test showed that ethanol contained in the test sample.
EKSTRAKSI ALUMINIUM (Al) DARI LIMBAH KEMASAN MAKANAN RINGAN (SNACK) DENGAN METODE RENDAMAN MENGGUNAKAN PELARUT ASAM OKSALAT (C2H2O4) Luthpia Adha; Lukman Hakim; Agam Muarif; Novi Sylvia; Nasrul ZA
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 03 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.22893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi aluminium dari limbah kemasan makanan ringan menggunakan pelarut ramah lingkungan berupa asam oksalat (C2H₂O4) dengan metode rendaman. Penelitian ini dilakukan dengan memfokuskan variasi suhu dan waktu ekstraksi aluminium dari limbah kemasan makanan ringan yang tidak dilakukan untuk menghasilkan gas hidrogen. Variasi ini memungkinkan pengujian yang lebih luas dalam menentukan uji kadar aluminium, dan uji yield aluminium. Produksi gas hidrogen dikonfirmasi melalui pengujian flow rate dengan bubble flow meter, uji pembakaran yang menunjukkan letupan khas dari hidrogen, serta uji deteksi menggunakan alat detektor gas BH-90A. Proses ekstraksi dilakukan pada variasi suhu (60°C, 70°C, 80°C, dan 90°C) serta waktu perendaman (30, 40, 50, dan 60 menit) guna mengetahui pengaruhnya terhadap perolehan aluminium. Kondisi optimal diperoleh pada suhu 60°C dengan waktu perendaman selama 30 menit, menghasilkan yield aluminium sebesar 48,56%. Kadar aluminium yang diperoleh dari ekstraksi dianalisis menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF) dan menunjukkan kandungan aluminium sebesar 16,16%. Aluminium hasil ekstraksi kemudian digunakan sebagai bahan baku pembuatan gas hidrogen dengan metode alkalin logam menggunakan larutan KOH 4 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah kemasan makanan ringan berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber aluminium alternatif dalam produksi gas hidrogen, yang ramah lingkungan dan mendukung pengembangan energi terbarukan.
Co-Authors Ade Ikhsan Kamil Adi Setiawan Afra, Khalida Agus Adi Nursalim Ahmad Fikri Ahmad Fikri Ahmad Fikri Ahmad Fikri Ahmad Pane Al Usrah, Cut Rizka Amalia, Nabila Amalia, Nabuia Amri Amri Andri Nur rizky Annisa Aulia Apriani Riski Ar Razi Arafah, Sadinda Arif Maulana Ashari, Muhammad Rayhan Aulia, Rauzatul Aulia, Yeni Authar, Mhammad Azhari Azhari Azhari Azhari Azhari Bakhtiar Bakhtiar Balqis Yafis Dedi Fariadi Dedi Sutarma Dennis Eka Syahputra Desvina Yulisda Dewi Kumala Sari Dinda Ningtiyas Dini Rizki Eddy Kurniawan Elviana, Suci Eva Diana Faisal Faisal Fatnia, Fatnia Fibarzi, Wiza Ulfa Fikri Hasfita fikri hasfita Fioza Ozly Erian Firda, Hanisyah firdaus Govinda Prashad Pandey Gusti Indah Sari Hannisyah Firda Ibrahim, Ishak Ilhami, Gita Ayu Intan Rukmana Iqbal Kamar Isa, Muzamir Ishak Ibrahim Ishak Ishak Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Kamar, Iqbal Khairul Anshar Khairul Anshar Kurniawati Kurniawati Kurniawati Laksita Ika Paksi Laksono Trisnantoro Lubis, Muhammad Irvan Maulana Lukman Hakim Lukman Hakim Lukman Hakim Luthpia Adha Mainisa, Mainisa Maizuar Maizuar Marisa Fitria Marisa Fitria Maryanti Maryanti Masrullita Masrullita Masrullita, Masrullita Maulana Heru Mulya Medyan Riza Melianda Putri Wulandari Meriatna Meriatna Mhd Azrin Milarahma Yulianti Muhammad Muhammad Muhammad Fahrur Rozi Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Mulyawan, Rizka Muzamir Isa Nabila Adhani Nabila Hamnasia Nanda Aulia Risma Narul ZA Nasrul ZA Nasrul ZA Nasrul ZA, Nasrul Ningtiyas, Dinda Nissah, Khairun Novi Sylvia Nur Aisyah Nur Asiah Indah Rahayu Nur Khairani Nurfikasari, Dara Nurhabiah Nurhabiah Nurlaila, Rizka Nurlian Nurlian Nurlian Nurmalita Nurmalita Nursakinah Nurul Islami, Nurul Nurwardina Sofiyani Pandey, Govinda Prashad pradana, ardie surya Purwoko, Agus Putri, Emilya Nirwana putri, intan nanda Ramadani, Fikri Fadli Rati Halimatussakdiyah Razi, Ar Retnowulan, Sri Rahayu Reza Dwi Fani Rini Meiyanti Riska Putri Ritonga, Renanda Pradila Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Nurlaila Rizki Ramadhan Rizki, Dini Rizzki Andira Roja Andesta Rosnita Rozanna Dewi Rufi'i S, Syarifuddin Safira Fitri Safrida, Riana Sandi, Nazlia Armita Sinta Morina siregar, annisa febrianti Siri, Danu Sofiyani, Nurwardina Sri Rahayu Retnowulan Subhan A Gani Subhan Subhan Sulhatun Sulhatun Suryati Suryati Suryati Suryati Syafna Maulidza Syahrani, Irma Syamsul Bahri Syamsul Bahri Sylvie Anastasya Utami Ulfa, Raudhatul Wawan Atmaja Willy W Wiza Ulfa Fibarzi Wiza Ulfa Fibarzi Wusnah Wusnah yanti, eva Yaqinnas, Haqqul Yosi, Andre Yulisda, Desvina Zahara Firda Zainuddin Ginting Zulmiardi, Zulmiardi Zulnazri, Z