Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN RENDAHNYA KONTROL DIRI SISWA DALAM BELAJAR: STUDI KUANTITATIF PADA SISWA SMP Nabilla Chairunnisa Amanda; Frischa Meivilona Yendi; Lisa Putriani; Lia Mita Syahri
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 16, No 1 (2026): Al Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v16i1.29243

Abstract

Fenomena rendahnya kontrol diri siswa dalam belajar menjadi salah satu masalah umum yang muncul di sekolah. Kondisi ini ditunjukkan melalui perilaku siswa seperti kesulitan mengatur waktu belajar, menunda pengerjaan tugas, mudah terpengaruh ajakan teman, kurang mampu mengendalikan emosi, serta kurang mematuhi aturan belajar di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan  rendahnya kontrol diri siswa dalam belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis deskriptif. Responden berjumlah 131 siswa SMP Negeri 1 Padang. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala kontrol diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor internal; yang paling dominan meliputi personal 61,90%, sedangkan faktor eksternal paling dominan meliputi pengaruh sosial 48,85%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaruh personal dan sosial menjadi faktor yang paling dominan menyebabkan rendahnya kontrol diri siswa dalam belajar, sehingga diperlukan upaya pembinan yang tepat untuk membantu siswa meningkatkan kemampuan mengontrol dri dalam belajar
Stres Akademik Siswa Full Day School di SMA N 1 Ampek Angkek Istiqamah Ridhati; Lisa Putriani
ANWARUL Vol 4 No 6 (2024): ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/anwarul.v4i6.4082

Abstract

Academic stress is a condition where there is a mismatch between school demands and students' abilities so that students are burdened by various school or academic demands. The reality in the field is that there are students who experience academic stress in following the teaching and learning process at school, plus now many schools have implemented a full day school learning system, which makes students spend more time at school. This study aims to describe the academic stress of full day school students in high school from physical responses, emotional responses and behavioral responses.This type of research is quantitative research with a descriptive approach. This research was conducted at SMA N 1 Ampek Angkek, with a population of 680 students and a sample of 282 students. Data was obtained by providing research instruments in the form of questionnaires to students. The results of the study were processed to find the percentage and then categorized according to the level of academic stress.The results of the study revealed that, first, the academic stress of SMA N 1 Ampek Angkek students was in the moderate category with a percentage of 43%. This means that SMA N 1 Ampek Angkek students have not been able to control the situation or conditions that cause stress related to academics. Second, academic stress of students related to physical responses is in the moderate category, Third, academic stress of high school students related to emotional responses is in the high category. Fourth, academic stress of high school students related to behavioral responses is in the high category. The implications in guidance and counseling services such as providing information services, individual counseling services, group guidance services and group counseling services.
The influence of information and communication technology (ICT) capabilities and work culture on the performance of state high school teachers Wardani, Ike Fitri; Sabandi, Ahmad; Nellitawati, Nellitawati; Achyar, Novriyanti; Putriani, Lisa
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 10 No. 3 (2026): IRJE |Indonesian Research Journal in Education| in Progress|
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/0xvfqq13

Abstract

This study examined the relationships between teachers’ information and communication technology (ICT) capability, work culture, and teacher performance in public senior high schools in Dharmasraya Regency. A quantitative survey design was employed involving 81 teachers selected purposively from a population of 466. Data were collected through questionnaires, supported by interviews and documentation, and analyzed using descriptive statistics, simple regression, and multiple regression. The results showed that ICT capability was significantly associated with teacher performance, explaining 44.0% of the variance. Work culture also showed a significant relationship with teacher performance, accounting for 42.3% of the variance. Together, ICT capability and work culture explained 57.7% of the variance in teacher performance. These findings indicate that strengthening teachers’ ICT capability and fostering a supportive work culture are important strategies for improving teacher performance and supporting school effectiveness.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menguji data empiris tentang pengaruh keterampilan informasi dan teknologi teknologi komunikasi (TIK) pada kinerja guru, baik sebagian (secara terpisah) dan secara bersamaan (bersama -sama). Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode survei dengan pendekatan regresi untuk data kuantitatif yang diperoleh dari subjek penelitian. Sampel penelitian diambil dari seluruh populasi (sampel jenuh), yang terdiri dari 81 guru di sekolah menengah umum di Kabupaten Dharmasraya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Jenis analisis yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan berganda, dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian ini adalah: pertama, ada pengaruh positif dan signifikan dari keterampilan TIK guru terhadap kinerja guru, dengan koefisien penentuan (R2) sebesar 44%. Arah pengaruh ditunjukkan oleh persamaan regresi linier sederhana (koefisien tidak standar b) ŷ = 47.251 + 0,744x1, yang berarti bahwa setiap satu unit peningkatan skor kemampuan TIK guru (x1) akan memiliki efek pada peningkatan skor kinerja guru (y) dengan 47.995. Kedua, ada pengaruh positif dan signifikan dari budaya kerja terhadap kinerja guru, dengan besarnya pengaruh atau koefisien penentuan (R2) sebesar 42,3%. Arah pengaruh ditunjukkan oleh persamaan regresi linier sederhana (koefisien tidak standar b) ŷ = 38.559 + 0,756x2, yang berarti bahwa setiap satu unit peningkatan skor kultur kerja (x2) akan memiliki efek pada peningkatan skor kinerja guru (Y) sebesar 39,315. Ketiga, ada pengaruh positif dan signifikan dari kemampuan TIK guru dan budaya kerja secara bersamaan pada kinerja guru, dengan besarnya pengaruh atau koefisien penentuan (R2) sebesar 57,7%, yang berarti bahwa kemampuan TIK guru dan budaya kerja bersama berkontribusi 57,7% untuk kinerja guru. Arah pengaruh ditunjukkan oleh hasil uji simultan dengan nilai F yang dihitung 55,595 yang lebih besar dari tabel F 3,96 (55,595> 3,96) dan nilai signifikansi 0,000 yang kurang dari 0,05 (0,000 <0,05).  
Co-Authors Abdussalam, Hazel Achyar, Novriyanti Ade Herdian Putra Ade Maharani Adlya, Soechi Izzati Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afdhal Afdhal Ahmad Syauqi Alfathany Ananda, Arrivalona Rahma Annisa Febriadmi Candra Aprisi, Sherly Arifin Ilham Azmatul Khairiah Sari Azmatul Khairiah Sari Betran Esa Ramadan Clara Purti Fadilla Cusinia, Azahra Hardi Daharnis Daharnis Dia Rahmadani Dina Sukma farhan arif rahman Farhan Ramadhan Febriani, Rahmi Dwi Fikri, Miftahul Firdha Ainil Hakim Fitri Aini Frischa Meivilona Yendi Friskha Hapsari Fuad, Zulmar Ghina Azelia Rahma Gumi Langerya Rizal Gusinia, Azzahra Hardi Gustina Erlianti Hafiz Hidayat Handani, Tri Hariko, Rezki Hayuni, Syelmi Herman Nirwana Ifdil Ifdil Intan Zulian Apri Istiqamah Ridhati Juan Riski Setiawan Khairunnisa, Azizah Khoirunnisa Heristin Kurnia, Reni Lia Mita Syahri Liwa, Salsha Nadilla Maharani, Violanisa Marjohan Marjohan Mawarda Zaimi Melany Hapiza Warfi Simamora Miftahul Fikri Mohamad Allzis Mualimin Ramadhan Muhammad Revo Alvarenza Muhammad Zico Nabilla Chairunnisa Amanda Nabilla Khairun Nisa Nellitawati Nellitawati Netrawati, Netrawati Neviyarni Neviyarni Ngadiman, Dyah Ayu Sakinah Nurfarhanah Nurfarhanah NURUL HIKMAH Pratiwi, Noverta Puji Gusri Handayani Putra, Ade Herdian Putra, Febri Wandha Putri Rahmadani, Putri Putri, Sri Agustina Putri, Yola Eka Rayat Ginting Riska Ahmad Sabandi, Ahmad Shania Andrisa Putri Shaufi Wardana Sukmawati, Indah Syahniar Syahniar Taufik Tengku Sakinah Handriah TRIAVE NUZILA ZAHRI Triyono Triyono Tyesa Sri Handayuni Ulandary, Ulfy Wanda Agustin Wardani, Ike Fitri Yandra, Muvi Yendi , Frischa Meivilona Yendi, Fricha Meiviolona Yuca, Verlanda Zadrian Ardi Zalma, Amylia Zulaikha Zulaikha Zulian Fikry