Claim Missing Document
Check
Articles

Social Media Dalam Membangun Kepercayaan Dan WOM Terhadap Voter Intention Pada Pemilihan Presiden Indonesia 2019 Ramadania, Ramadania; Ya’alfiqih, Ya’alfiqih
JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Manajemen Motivasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.33 KB) | DOI: 10.29406/jmm.v16i1.2126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh social media terhadap voter intention melalui mediasi kepercayaan dan WOM pada pemilihan Presiden Indonesia 2019. Penelitian ini menggunakan metode survei dan bersifat asosiatif. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan membagikan kuesioner kepada 100 orang responden. Analisis data menggunakan teknik analisis PLS (Partial Least Square) melalui software SmartPLS. Selain itu, untuk menguji peran variabel mediasi dilakukan uji Sobel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) social media yang di mediasi kepercayaan berpengaruh positif terhadap voter intention. (2) social media yang di mediasi WOM berpengaruh positif terhadap voter intention. (3) Kepercayaan yang di mediasi WOM berpengaruh positif terhadap voter intention. (4) Kepercayaan berpengaruh positif terhadap voter intention. (5) WOM berpengaruh positif signifikan terhadap voter intention.
Model Kualitas Layanan Dalam Membangun Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan Pada Jasa Pendidikan Ramadania, Ramadania; Candra, Carolina; Afifah, Nur
JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Manajemen Motivasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jmm.v16i2.2491

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun dan menguji model kualitas layanan terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan dalam jasa pendidikan.  Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Atas Santo Petrus di Pontianak. Total populasi sebanyak 1.097 siswa SMA Santo Petrus di Pontianak, hanya 390 siswa yang dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert 1-5. Teknik sampling menggunakan proporsional random sampling yaitu diambil secara proporsional berdasarkan tingkat pendidikan dan program studi. Pendekatan model persamaan struktural (SEM) dengan model second order di analisis menggunakan software AMOS versi 21.Hasil penelitian memberikan temuan bahwa dalam penyampaian layanan pada jasa pendidikan siswa memandang bahwa kualitas proses lebih penting daripada kualitas hasil dalam menciptakan kepuasan. Kualitas proses tidak dapat membangun loyalitas pelanggan secara langsung melainkan melalui perantara kepuasan. Sementara itu kualitas hasil sangat signifikan dalam membangun loyalitas siswa, dan bukanlah kepuasan. Kepuasan tidak terbukti sebagai mediasi kualitas hasil terhadap loyalitas. Penelitian ini juga memberikan bukti bahwa citra memiliki pengaruh yang signifikan baik terhadap kepuasan maupun loyalitas. Hal ini menggambarkan bahwa citra yang baik pada sekolah menyangkut reputasi, kredibilitas dan akreditasi sangat penting dalam menciptakan kepuasan dan membangun loyalitas pelanggan. Namun penelitian ini tidak dapat membuktikan peran mediasi kepuasan dari citra sekolah terhadap loyalitas pelanggan.
Generasi Millenial dan Keputusan Menonton Film Nasional Ramadania, Ramadania; Restiatun, Restiatun; Pebrianti, Wenny; Purmono, Bintoro Bagus; Fitriana, Ana
JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Vol 18 No 1 (2022): Jurnal Manajemen Motivasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jmm.v18i1.4439

Abstract

Industri film nasional saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat, namun di sisi yang lain terdapat kompetisi yang sangat tinggi terhadap film asing. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh faktor dorongan, sumber informasi, daya tarik, kualitas film nasional, persepsi publik terhadap keputusan menonton film nasional. Studi ini dilakukan di Pontianak. Penelitian ini adalah penelitian asosiatif dengan menggunakan metode survey. Kuesioner dibagikan kepada 150 responden Generasi Millenial di Kota Pontianak. Pengambilan sampel menggunakan pendekatan non probability sampling yaitu convenience sampling. Alat analisis menggunakan analisis kuantitatif dengan path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dorongan (encouragement) dan daya tarik (attraction) mempunyai pengaruh terhadap persepsi publik terhadap film nasional terbukti signifikan. Sedangkan faktor sumber informasi (source of Information) dan kualitas film nasional tidak mempengaruhi persepsi publik terhadap film nasional. Peneltian ini juga membuktikan bahwa persepsi publik terhadap film nasional mempunyai pengaruh terhadap keputusan menonton film nasional.
STRATEGI PEMBERDAYAAN UMKM MADU KELULUT BAHAGIA MELALUI TRANSFORMASI DIGITAL MARKETING Evi Safitri; Ramadania Ramadania; Dila Novita Sari; Ervina Almaira; Adhistya Venus Sandra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.36880

Abstract

Program pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan digital pelaku UMKM, khususnya UMKM Madu Kelulut Bahagia di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Selama periode 1 Juli hingga 1 Agustus 2024, program ini memberikan pelatihan intensif mengenai pemanfaatan media sosial, e-commerce, dan fintech, serta pengembangan produk melalui desain ulang kemasan dan materi promosi. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pelatihan personal (one-on-one coaching), yang mana pemilik UMKM Madu Kelulut Bahagia mendapatkan pendampingan intensif secara khusus. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk membantu UMKM Madu Kelulut Bahagia agar dapat mengoptimalkan pemasaran penjualannya dengan menerapkan strategi pemasaran digital. Kegiatan ini mencakup sesi pelatihan personal, pendampingan intensif, dan monitoring berkala, yang diikuti dengan evaluasi terhadap kemajuan digital UMKM. Hasilnya, pelaku UMKM mampu memanfaatkan platform digital baru, meningkatkan pendapatan usaha, dan memperbaiki strategi pemasaran. Meskipun waktu pelaksanaan terbatas, program ini berhasil mendukung transformasi digital bagi UMKM. Disarankan adanya pelatihan lanjutan dengan durasi yang lebih panjang serta monitoring berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan dari dampak positif yang telah dicapai.
Hijab, Faith and Fashion: Unpacking the Drivers of Clothing Choice and Fashion Consciousness Among Indonesian Muslim Women Ramadania Ramadania; Bintoro Bagus Purmono; Gadis Meisantika Atmajaya; Didik M. Nur Haris; Rianti Ardana Reswari
Journal of Digital Marketing and Halal Industry Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jdmhi.2026.8.1.30649

Abstract

The rapid growth of the global modest fashion industry has transformed hijab fashion from a niche market into a mainstream consumer sector. Despite its increasing economic and cultural significance, empirical research examining the determinants of Muslim women’s preferences for hijab clothing styles remains limited, particularly in the context of the interaction between religious knowledge, social media influence, and contemporary fashion trends. This study addresses this gap by investigating the effects of Islamic knowledge, hijab fashion influencers, and modern hijab fashion styles on fashion consciousness and their subsequent impact on hijab clothing style preferences among Muslim women. A quantitative approach was employed using a survey of 150 Muslim women aged 18–35 years in Pontianak, Indonesia, who actively use Instagram and wear the hijab. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 3.0. The findings reveal that Islamic knowledge does not significantly influence fashion consciousness (β = –0.042, p = 0.683), indicating that religious understanding alone does not determine fashion awareness in hijab consumption. Similarly, the influence of hijab fashion influencers is not statistically significant (β = 0.121, p = 0.145). In contrast, modern hijab fashion styles demonstrate a strong positive effect on fashion consciousness (β = 0.703, p < 0.001). Furthermore, fashion consciousness significantly influences consumers’ preferences in selecting hijab clothing styles (β = 0.638, p < 0.001). These findings suggest that contemporary aesthetic and visual elements play a more substantial role than religious knowledge or influencer exposure in shaping hijab fashion preferences. The study contributes to the modest fashion literature by highlighting the dominant role of fashion consciousness as a mediating factor and provides practical insights for modest fashion brands in designing products and marketing strategies that align with evolving consumer preferences.
The Role of Organizational Citizenship Behavior in Mediating Motivation, Discipline, and Organizational Culture on Employee Performance: A Study of Regional Water Companies in West Kalimantan Yohanes Andriyus Wijaya; Ramadania Ramadania
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 1 (2026): February
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i1.843

Abstract

The role of Organisational Citizenship Behaviour (OCB) as a mediator of employee performance remains inconsistent, and research in the Indonesian public sector, particularly in West Kalimantan PDAM, remains limited. This study examines the role of Organisational Citizenship Behaviour (OCB) as a mediator in the relationships among motivation, discipline, organisational culture, and employee performance at Regional Water Companies (PDAMs) in West Kalimantan, Indonesia. Using Structural Equation Modelling-Partial Least Squares (SEM-PLS) with a sample of 110 employees from PDAM Tirta Pancur Aji, one of 13 PDAMs in West Kalimantan, this research addresses the research gap regarding the mediating role of OCB in public sector organisations. Results indicate that motivation, discipline, and organisational culture significantly influence both OCB and employee performance, with organisational culture exerting the strongest effect, followed by work motivation and work discipline. Furthermore, OCB partially mediates the relationships between these HR factors and employee performance. Research findings also show that OCB has the strongest direct impact on PDAM employee performance. These findings contribute to organisational behaviour theory in the public sector and offer practical implications for PDAM management to enhance service delivery and achieve the Sustainable Development Goals, particularly SDG 6 on clean water and sanitation.
The influence of information quality and innovation on satisfaction with perceived value as a mediating variable (a study of chatgpt plus users in Indonesia) Alifiya Adhiya Asy Syifa; Ramadania Ramadania; Juniwati Juniwati
Economic: Journal Economic and Business Vol. 5 No. 2 (2026): ECONOMIC: Journal Economic and Business
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar (LARISMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/ejeb.v5i2.1552

Abstract

This study aims to analyze the influence of information quality and innovation on ChatGPT Plus user satisfaction, with perceived value as a mediating variable. This study used a quantitative approach with a purposive sampling technique on 207 ChatGPT Plus user respondents in Indonesia. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with WarpPLS 7.0. The results showed that information quality and innovation had a positive and significant effect on perceived value and user satisfaction. In addition, perceived value was proven to have a significant effect on satisfaction and acted as a mediating variable. These findings indicate that improving information quality and service innovation can increase perceived value and user satisfaction. Future research is recommended to add variables such as trust, ease of use, and user experience to enrich the research model.
The role of Kyai in developing Islamic social entrepreneurship as an effort to achieve SDGs in Islamic boarding schools Hafidloh Hafidloh; Ramadania ramadania; Titik rosnani
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 10 (2025): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v2i10.266

Abstract

Kyai is a leader in an Islamic boarding school institution who has a central role as a founder, driver of change, and decision-maker. Kyai is the key to integrating Islamic values ??into a sustainable business model that aims not only for profit but also for non-profit. Therefore, The purpose of this study is to understand the role of kyai in optimizing the social function of Islamic boarding school business units, the problems faced in developing social entrepreneurship, and the steps to solve them. This study used a qualitative approach with an ethnographic case study design. This approach was chosen to deeply understand the phenomenon of the role of leadership in Islamic Social Entrepreneurship (ISE) in two Islamic boarding schools, namely PABS and PPSD. As a framework for exploring values ??and culture in two Islamic boarding schools, it had similarities but was different in the development of ISE. The results of this study indicated that the role of kyai as the founder and main driver, strategic policy maker, inspirator, and innovator. Using each leadership style approach conditionally. Visionary, transformational, servant, participatory, and bottom-up (organizationally) were the leadership styles of kyai PPSD, while visionary, autocratic, servant, participatory, and top-down were the leadership styles of kyai PABS. Both Islamic boarding schools implemented different strategies that were adjusted to the geographical, demographic, and cultural contexts. PABS, for example, focused on digitalization adaptation, HR development through training, and regeneration. PPSD implemented a Good Corporate Governance (GCG) strategy by utilizing sky marketing and business unit diversification.
Co-Authors A.G, Rosnina Adhistya Venus Sandra Afifi, Muhammad Zaki Agustina, Dela AHMADI Alifiya Adhiya Asy Syifa Ana Fitriana Ananta, Carissa Dwi Anwar Azazi Apriandika, Muhammad Nahruddin Aripah, Aripah Astrella Callista Putri Raharjo Bagus Purmono, Bintoro Baras, Theresa Putri Yunita Barkah, Barkah Bintoro Bagus Purmono Candra, Carolina Clauvilia, Ega Daud, Ilzar Didik M. Nur Haris Dila Novita Sari Erna Listiana Ervina Almaira Evi Safitri Fadhilah Jihan Faezha Fajar Fajar Fatoni, Afif Fauzan, Rizky Fikri, Muahmmad Nafil Gadis Meisantika Atmajaya Gemasih, Melati Giriati, Giriati Hafidloh Hafidloh Haris, Didik Muhammad Nur Hasanudin Hasanudin Helma Malini Helma Malini, Helma Heriyadi Heriyadi Heriyadi, Heriyadi Ikram Yakin Iqbal*, Muhammad Jamaliah Jamaliah Juniwati Juniwati Juniwati Juniwati Kamaaluddin, Kamaaluddin Karsim, Karsim Kurnia, Depi Lestari, Wiji Dinda Listiana , Erna Lutian, Kristin M. Irfani Hendri Maria Olivia Pricilla Meydiawati, Meydiawati Miranda, Fina Muhammad Afif Muhammad Iqbal Mustaruddin Mustika, Uray Ndaru Nazhifa, Nisya Nazimah Nazimah Nilahayati Nurhadi Nurhapizah, Siti Pamungkas, Angga Suda Purmono, Bintoro Bagus Rahmah Rahmah Resti Nursabilla Restiatun, Restiatun Rianti Ardana Reswari Rifqy, Muhammad Saputra, Egi Sari, Anisya Permata Sri Langgeng Ratnasari Suwandi, Della Syabanita Elida, Sri Syahbandi Syahbandi Tantri Palupi Taufiqurrahman, Abid Tiarnida Nababan Titik Rosnani Titik Rosnani Wendy Weni Trisnawati Wenny Pebrianti Wenny Pebrianti Wiraldo, Rizky Ya’alfiqih, Ya’alfiqih Yesha Istafada Ilma Yohanes Andriyus Wijaya Yubileus, Fransisco Yuniar, Ratna Zulianti Zulianti