p-Index From 2021 - 2026
5.063
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PANCASILA: LAHIRNYA DASAR NEGARA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA INDONESIA Fitri Yani; Shevi Nurbaeti; Siti Tiara Maulia
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 5 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v3i5.3184

Abstract

Pancasila telah menjadi fondasi yang kuat bagi bangsa Indonesia sejak proklamasi kemerdekaan. Jurnal ini membahas mengenai peran dari pancasila dalam mempersatukan bangsa Indonesia melalui empat aspek utama, yaitu pancasila sebagai ideologi bangsa, pancasila sebagai ideologi bangsa yang menggarisbawahi nilai-nilai fundanental yang membentuk identitas kesatuan bangsa. Selain menjadi ideologi bagi bangsa indonesia Pancasila dipercaya dapat digunakan sebagai alat pemersatu bangsa, dimana pancasila dapat mengintegrasikan mengenai keberagaman sosial, budaya, dan agama menjadi satu kesatuan utuh yang kokoh. Pancasila juga didominasi sebagai pedoman hidup bagi bangsa Indonesia, karena dapat memberikan arahan moral dan etika bagi individu dan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila juga memeiliki peran terhadap pembangunan nasional karena dapat menjadi panduan dalam merancang kebijakan dan program pembangunan untuk mencapai kesejahteraan dan kemajuan bagi seluruh rakyat Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis untuk menyoroti relevansi dan urgensi Pancasila sebagai landasan negara Indonesia.
PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN MUSCLE ENRGY TECHNIQUE DAN CORRECTIVE EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL LEHER PADA UPPER CROSS SYNDROME (UCS) Maritza Nadira; Siti Nadhir Ollin Norlinta; Fitri Yani
Physio Journal Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/phy.jou.v4i2.1610

Abstract

Latar belakang : Penurunan kemampuan fungsional leher pada kondisi Upper Cross Syndrome disebabkan karena penurunan kekuatan otot, secara klinis berkaitan dengan adanya ketidakseimbangan otot dan nyeri akibat over use dalam bekerja. Pemberian latihan muscle energy technique dan corrective exercise dapat meningkatkan kemampuan fungsional leher pada upper cross syndrome. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan pengaruh muscle energy technique dan corrective exercise terhadap peningkatan kemampuan fungsional leher pada upper cross syndrome (UCS). Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pre-test and post-test two group design, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian mahasiswa program studi S1 Teknologi Informasi dengan jumlah sampel 26 siswa yang terdiri dari 13 orang kelompok I dan 13 orang kelompok II, dilakukan 3 kali seminggu selama 4 minggu. Neck disability index (NDI) sebagai kuisioner pengukuran kemampuan fungsional leher. Hasil : Hasil uji paired sampel t-test kelompok I p=0,000 (p<0,05) dan kelompok II p=0,000 (p<0.05) menunjukkan kedua latihan berpengaruh terhadap peningkatakan kemampuan fungsional leher pada upper cross syndrome dan hasil uji independent sample t-test menunjukkan p= 0,000 (p<0,05), artinya ada perbedaan pengaruh pemberian muscle energy technique dan corrective exercise terhadap peningkatan kemampuan fungsional leher pada upper cross syndrome (UCS). Kesimpulan : Terdapat peningkatan kemampuan fungsional leher setelah pemberian latihan muscle energy technique dan corrective exercise, tetapi ada perbedaan signifikan antara muscle energy technique dan corrective exercise terhadap peningkatan kemampuan fungsional leher pada upper cross syndrome (UCS).
Analisis Karakter Religius Pada Anak Usia 5-6 Tahun di Desa Gaseu Aceh Barat Fitri Yani; Hayati, Zikra; Munawwarah
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v4i2.8763

Abstract

Children's religious character can be analyzed by mentioning the name of their God and the religion they embrace, understanding that living things and their surroundings are God's creations and children can explain the existence of symbols that reflect their religious practices such as religious holidays, places of worship and others. The role of parents is very important in shaping the religious character of children aged 5-6 years. This study aims to determine the religious character of children aged 5-6 years in Gaseu Village, West Aceh. This study uses descriptive qualitative research with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The subjects of this study were 3 children in Gaseu Village aged 5-6 years, and 3 parents of children studied in Gaseu Village, West Aceh. The results of the study showed that one subject experienced development and two other subjects had not experienced development in mentioning the name of their God and the religion they embraced, in the second indicator one subject experienced development and two other subjects had not experienced development in knowing that living things and the surroundings are God's creations, while in the third indicator two subjects experienced development and one other subject had not experienced development in explaining the existence of symbols that reflect their religious practices.
Pengembangan Agribisnis Tanaman Hias di Era Digitalisasi dan Legalitasnya Fani Budi Kartika; Fitri Yani; Tonna Balya; Muhsin Lambok Ilvira; Muhammad Ihsan; Stivani Ismawira Sinambela; Rika Fitri Ilvira
Panggung Kebaikan : Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 1 (2025): Februari : Panggung Kebaikan : Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/panggungkebaikan.v2i1.918

Abstract

This community service activity aims to develop ornamental plant agribusiness in Bangun Sari Village, Tanjung Morawa District, North Sumatra, through the use of digital technology and increasing understanding of business legality. Bangun Sari Village has great potential in cultivating ornamental plants, but is still limited in terms of using technology for marketing and business management. Therefore, this activity involves training and workshops that focus on the use of social media and e-commerce platforms to expand market reach, as well as providing knowledge regarding the importance of business legality. The results of this activity show that the majority of participants succeeded in adopting digital technology to market their products more efficiently, increase their awareness of the importance of business legality, and expand their market network to outside the region and international markets. Thus, this activity not only improves digital skills, but also encourages significant social change, with agribusiness actors starting to see the potential of ornamental plant agribusiness as a professional and sustainable business. In the future, it is hoped that the application of digital technology in ornamental plant agribusiness will become more widespread, provide new economic opportunities for society, and support the sustainable growth of the agribusiness sector at the local and national levels.
EFEKTIVITAS CORE STABILITY EXERCISE DAN FELDENKRAIS EXERCISE TERHADAP DERAJAT NYERI LOW BACK PAIN NON-SPECIFIC DI PUSKESMAS GODEAN 1 Lulu Salsa Billa Riadi; Fitri Yani; Shofhal Jamil
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 11: April 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Gangguan muskuloskeltal termasuk LBPNS merupakan penyebab disabilitas utama global. Peningkatan LBPNS berdampak pada peningkatan disabilitas dan turunnya produktifitas seseorang. CSE mengurangi nyeri melalui aktivasi otot-otot trank. Sedangkan FE merupakan salah satu metode intervensi yang direkomendasikan dalam mengatasi nyeri punggung bawah dan leher . Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh CSE dan FE terhadap derajat nyeri LBPNS di Puskesmas Godean 1. Metode : Penelitian ini bersifat quasi eksperimen dengan two group pre and post test design yang dilakukan pada bulan Januari-Februari 2025 dengan total sampel berjumlah 22 pasien LBPNS di Puskesmas Godean 1 yang memenuhi kriteria inklusi dan terbagi menjadi 2 kelompok. Kelompok A mendapat perlakuan CSE dan kelompok B mendapatkan perlakuan FE selama 4 minggu. Pengukuran nyeri dilakukan dengan Visual Analogue Scale (VAS) sebelum dan setelah intervensi selama 4 minggu. Hasil: Uji hipotesis I dan II menggunakan paired sample t-test menunjukan CSE dan FE efektif terhadap penurunan derajat nyeri LBPNS (p=0,00). Uji hipotesis III dengan independent sample t-test menunjukan terdapat perbedaan efektiftas antara CSE dan FE terhadap penurunan derajat nyeri dimana FE lebih efektif (p=0,00). Kesimpulan: Feldenkrais Exercise lebih efektif daripada CSE dalam menurunkan derajat nyeri LBPNS di Puskesmas Godean I.
LATIHAN FISIK MANDIRI LANSIA BERBASIS VIDEO DALAM UPAYA PENINGKATAN KEBUGARAN LANSIA DI PCA GODEAN YOGYAKARTA Riska Risty Wardhani; Fitri Yani
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v8i1.3868

Abstract

Program pengabdian masyarakat bertema latihan fisik mandiri berbasis video bertujuan untuk meningkatkan kebugaran lansia di pimpinan cabang ‘aisyiyah (PCA) Godean, Yogyakarta. Program ini memberikan solusi praktis bagi lansia yang memiliki keterbatasan mobilitas dan akses ke fasilitas kebugaran dengan menyediakan panduan latihan berbasis video yang sesuai kebutuhan lansia. Pelaksanaan program mencakup edukasi interaktif dan latihan bersama, yang menghasilkan peningkatan signifikan pada pemahaman lansia tentang pentingnya aktivitas fisik, dengan 98% peserta dapat menjelaskan manfaatnya setelah program berlangsung. Selain itu, hal ini memotivasi lansia untuk lebih aktif melakukan latihan secara mandiri di rumah. Hasil evaluasi menggunakan senior fitness test (SFT) menunjukkan peningkatan signifikan pada parameter kebugaran seperti kekuatan, fleksibilitas, keseimbangan dan daya tahan. Program ini terbukti efektif untuk lansia. Kolaborasi dengan tenaga kesehatan lokal direkomendasikan untuk mendukung keberlanjutan dan pengembangan program.
PENDAMPINGAN MEMBUAT ALAT PEMBELAJARAN EDUKATIF DARI KULIT TELUR DAN BIJI-BIJIAN TERHADAP GURU DI SATUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MA’ARIF NU METRO Ferdian Utama; Yuning Eka Rahma Wati; Fitri Yani
Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Perkumpulan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Wilayah Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51529/kjpm.v3i1.469

Abstract

This mentoring aims to improve the quality of early childhood education by utilizing teacher creativity and economically available resources. This assistance is implemented in early childhood education institutions in the Maarif NU Metro Lampung Education Institution unit. Through initial training, supporting materials, practical assistance, development of learning materials, evaluation, and experience sharing, teachers can become more competent in designing and using creative learning tools. This mentoring also brings benefits in terms of resource savings, improved learning quality, teacher skill development, and sustainability. This approach is an important step in improving the quality of early childhood education and motivating teachers to be more creative and innovative in teaching methods.
PENGARUH PEMBERIAN TENS & TEKNIK PNF TERHADAP PENURUNAN NYERI, PENINGKATAN LGS, DAN PENINGKATAN AKTIVITAS FUNGSIONAL PADA PASIEN FROZEN SHOULDER Iffah Fauzatu Zahro; Fitri Yani; Suci Muqodimatul Jannah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi Frozen shoulder didahului oleh adanya rasa nyeri, terutama rasa nyeri timbul sewaktu menggerakan bahu. Jika dibiarkan, dampaknya bisa terjadi imobilisasi jangka panjang. Gangguan Frozen shoulder biasanya terjadi pada usia dewasa akhir atau pre-lansia sampai masuk usia lansia, yaitu dari usia 40 tahun ke atas. Terutama dialami oleh wanita, dimana lebih sering menggunakan kedua lengannya untuk beraktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian TENS dan teknik PNF terhadap derajat nyeri, Lingkup Gerak Sendi (LGS), dan aktivitas fungsional bahu pada pasien Frozen shoulder. Metode: Penelitian ini bersifat quasi-experiment dengan tipe one group pre-test & post-test design yang dilakukan pada bulan Mei-Juni 2025 dengan total sampel yang memenuhi kriteria inklusi berjumlah 20 pasien. Penelitian dilakukan di puskesmas Seyegan. Sampel penelitian menerima intervensi TENS dan teknik PNF selama 4 kali pertemuan. Pengukuran nyeri dengan menggunakan Visual Analogue Scale (VAS), Pengukuran Lingkup Gerak Sendi (LGS) menggunakan goneometer, serta aktivitas fungsional bahu dengan kuesioner Shoulder Pain and Disability Index (SPADI). Hasil: Uji hipotesis menggunakan Paired sample t-test menunjukkan bahwa pemberian TENS dan teknik PNF secara signifikan menurunkan nyeri dengan mean pre-test dan post-test yaitu 5,33-1,33 (P=0,002), meningkatkan Lingkup Gerak Sendi (LGS) dengan mean pre-test dan post-test yaitu 72-18,6 (P=0,000), serta meningkatkan aktivitas fungsional bahu dengan mean pre-test dan post-test untuk gerakan eksternal rotasi yaitu 44,75-73,75, gerakan internal rotasi sebesar 42-61,5, gerakan abduksi sebesar 75,25-110,75, dan gerakan flexi sebesar 83,00-122,00. Masing-masing dari keempat gerakan, didapatkan nilai P=0,000. Kesimpulan: Pemberian intervensi TENS dan teknik PNF secara rutin dapat memberikan efek yang cukup signifikan.
PENGARUH TRANSCUTANEUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION (TENS) DAN MOBILIZATION WITH MOVEMENT TERHADAP PENINGKATAN LINGKUP GERAK SENDI PADA LANSIA KONDISI OSTEOARTHRITIS LUTUT Rahma Sheri Ramadhani; Fitri Yani; Dewi Suci Mahayati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Osteoarthritis (OA) lutut merupakan salah satu masalah muskuloskeletal degeneratif yang sering terjadi pada lansia dan dapat menyebabkan penurunan lingkup gerak sendi (LGS), nyeri, serta keterbatasan aktivitas fungsional. Kombinasi terapi fisioterapi seperti Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan Mobilization with Movement (MWM) telah digunakan untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan LGS. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh pemberian TENS dan MWM terhadap peningkatan LGS pada lansia dengan OA lutut. Metode: menggunakan desain pre-experimental one group pretest-posttest dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang lansia usia 50–70 tahun yang didiagnosis OA lutut di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Intervensi TENS dan MWM diberikan selama 4 minggu, sebanyak 3 kali per minggu. Pengukuran LGS dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan goniometer. Hasil: analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan tingkat signifikansi p<0,05. asil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan LGS yang signifikan setelah pemberian intervensi TENS dan MWM dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: terdapat pengaruh signifikan pemberian TENS dan Mobilization with Movement terhadap peningkatan lingkup gerak sendi pada lansia dengan osteoarthritis lutut. Kombinasi kedua intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai terapi untuk meningkatkan fungsi gerak sendi lutut pada lansia dengan Osteoarthritis
Pengembangan Chatbot Rekomendasi Resep Masakan Ayam Khas Indonesia dengan Metode TF-IDF dan Cosine Similarity Silvia Delya Heryani; Ade Maulani Bilgis; Fitri Yani; Savariana Rika Anugrahaini
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2025): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 4 - Februari 2025
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan chatbot rekomendasi resep masakan ayam khas Indonesia dengan metode TF-IDF dan Cosine Similarity. Bertujuan untuk mengimplementasikan model term frequency-inverse document frequency (TF-IDF) dan algoritma Cosine Similarity dalam pengembangan chatbot yang dapat memberikan rekomendasi resep ayam khas Indonesia. Chatbot ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam mencari informasi resep yang relevan dan akurat. Dengan menggunakan metode TF-IDF, chatbot dapat menghitung bobot dari setiap kata dalam dokumen resep, sehingga dapat mengidentifikasi kata kunci yang paling dan relevan untuk pertanyaan pengguna. Selain itu, pada algoritma cosine similarity digunakan untuk mengukur kesamaan antara pertanyaan pengguna dan dokumen resep yang ada, memungkinkan chatbot untuk memberikan rekomendasi yang lebih tepat dan sesuai dengan preferensi pengguna. Implementasi kedua teknik ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan akurasi chatbot dalam memberikan informasi yang dibutuhkan, serta meningkatkan kepuasaan pengguna dalam mencari resep ayam khas Indonesia. hasil evaluasi menunjukkan bahwa performa chatbot dalam mengenali intent pengguna menghasilkan nilai akurasi sebesar 0.643, sementara pada pengenalan entity, chatbot menunjukkan performa yang lebih baik dengan hasil akurasi sebesar 0.857. Studi ini berkontribusi pada pengembangan teknologi chatbot di bidang kuliner, dengan potensi untuk meningkatkan efisiensi pencarian informasi mengenai resep ayam khas Indonesia.