p-Index From 2021 - 2026
4.116
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Multicultural Education In The Perspective of National And Islamic Education Gunawan, Heri; Jaya, Encep S
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.1220

Abstract

This writing is backgrounded by the urgency of multicultural education implementation in Indonesia as the plural nation having the slogan of Bhineka Tunggal Ika (Unity in Diversity). The multicultural education discourse in Indonesia has been introduced since 1999 in the beginning of reformation era which has emerged the new paradigm in education from centralization to be decentralization. Various phenomena of tribes disputes, feeling and religion that happened, has strenghened the importance of multicultural education implementation at schools. This matter was aimed to educate the students with the sensitivity and care of their environement of multi-ethnic, culture, languange even the religion. So that they have capability of facing various social problems in their environment rooted from the difference. This matter can be implemented in the learning intergrally or showing up a new learning model which respect the people heterogenity. How is the concept of multicultural education in the perspective of national and Islamic education? The theme becomes the focus of this writing. It is necessary to find the correct and specific formulation on how the relevant multicultural education in the context of Indonesian society, as the society which has the high respect to the religious, morale, and eastern culture values. This condition is important so that the multicultural education resounded before in the western countries like America, Canada, and Australia do not “destroy” and “take” the Indonesian culture root. Key Words: Education, Multicultural, Plural, Globalization.
Evaluation of Product Sales Data Using Clustering Method and Hierarchical Divisive Clustering at PT.AYN Harahap, Ahir Yugo Nugroho; Sari, Ria Eka; Gunawan, Heri; Nasution, Adnan Buyung
Indonesian Journal of Interdisciplinary Research in Science and Technology Vol. 2 No. 7 (2024): July 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/marcopolo.v2i7.10442

Abstract

Data Mining, focusing on the Hierarchical Divisive algorithm, can provide a solution for PT.AYN in overcoming the problem of unifying and evaluating sales data, a company that sells various types of disposable tissues. This study aims to identify products that are in demand and less in demand and to group sales data based on company and product type. The results of this study provide valuable insights for evaluating sales data, understanding distributor purchasing trends, and supporting more effective stock planning, shipping, and marketing strategies. Through the application of the clustering method and the Hierarchical Divisive algorithm, this study offers an effective solution to optimize the use of sales data at PT.AYN, which has the potential to be a valuable asset in formulating long-term business strategies. The conclusion of this study is that the Clustering method and the Hierarchical Divisive algorithm can be used to solve problems in grouping sales data based on various factors, including region and product type, and can assist in developing better marketing strategies.
Perlindungan Hukum Terhadap Merek Terkenal Yang Berkepastian Hukum Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis Gunawan, Heri; Isradjuningtias, Agri Chairunisa
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3801

Abstract

AbstrakPassing off mengakibatkan kerugian bagi pemilik merek sesungguhnya seperti menurunnya reputasi perusahaan, omset penjualan yang menurun, dan tuntutan dari konsumen yang merasa tertipu karena kualitas produk tidak sesuai dengan merek aslinya. Rumusan masalah yang akanpenulis bahas dalam penelitian penelitian ini adalah: 1) Bagaimana perlindungan hukum bagi kosumen atas tindakan passing off yang dilakukan oleh pengusaha?dan2) Bagaimana penyelesaian secara hukum bagi pengusana yang melakukan pemalsuan merek dengan tindakan passing off atas merek terkenal ?. Adapun metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode yuridis normatif, yaitu yaitu menganalisis kaitan antara peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan teori-teori hukum dan praktek pelaksanaan hukum positif yang menyangkut permasalahan yang dibahas denganmengutamakan data kepustakaan yaitu penelitian terhadap data sekunder. Data sekunder tersebut dapat berupa bahan hukum primer,sekunder maupun tersier. Akhirnya berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa perlindungan hukum bagi kosumen atas tindakan passing off yang dilakukan oleh pengusaha, yaitu : a) Perlindungan konsumen dari barang tiruan, artinya, konsumen diberikan jaminan atas keamanan dan keselamatan kepada konsumen dalam penggunaan, pemakaian dan pemanfaatan barang dan atau jasa yang dikonsumsi atau digunakan. Jadi para pengguna produk atau konsumen tidak merasa dirugikan oleh pihak pelaku usaha ; b) Perlindungan atas tanggungjawab pelaku usaha terhadap konsumen yang membeli barang tiruan, artinya tiap perbuatan melanggar hukum, yang menimbulkan kerugian bagi orang lain mewajibkan orang yang karena kesalahannya mengakibatkan kerugian itu, mengganti kerugian.” Ketentuan ini memberi perlindungan kepada seseorang terhadap perbuatan melawan hukum (onrechtmatige daad)Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Merek Palsu AbstractPassing off results in losses for the real brand owner such as declining company reputation, declining sales turnover, and demands from consumers who feel deceived because the quality of the product does not match the original brand. The formulation of the problems that the author will discuss in this research is: 1) How is the legal protection for consumers for passing off actions carried out by entrepreneurs?and2) How is the legal settlement for the proposer who commits brand counterfeiting with the act of passing off the famous brand ?. The research method that the author uses is a normative juridical method, namely analyzing the relationship between applicable laws and regulations and legal theories and the practice of implementing positive law which concerns the problems discussed by prioritizing literature data, namely research on secondary data. The secondary data can be in the form of primary, secondary or tertiary legal materials. Finally, based on the results of the study, the author concludes that the legal protection for consumers for the act of passing off carried out by entrepreneurs, namely: a) Consumer protection from counterfeit goods, that is, consumers are given guarantees for security and safety to consumers in the use, use and utilization of goods and or services consumed or used. So product users or consumers do not feel disadvantaged by business actors; b) Protection of the responsibility of the business actor against consumers who purchase counterfeit goods, meaning that any unlawful act, which causes harm to others, obliges the person who by his fault resulted in the loss, to compensate." This provision provides protection to a person against unlawful acts (onrechtmatige daad) Keywords: Consumer Protection, Fake Brands
Pemberdayaan masyarakat melalui ceramah nuzulul quran di Mesjid Al Muhajjrin Lombok Barat Palahuddin, Palahuddin; Ibrahim, Ibrahim; Gunawan, Heri; Mintasrihardi, Mintasrihardi; Mas’ad, Mas’ad; Rejeki, Sri; Ali, Muhammad; Sutarna, Iwan Tanjung; Zainuddin, Zainuddin; Swandi, Swandi; Hayati, Mardiya; Asri, Asri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23049

Abstract

Abstrak Ceramah Nuzulul Quran sebagai instrumen penting dalam memperdalam pemahaman dan mengaktualisasikan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatan pemahaman dan implementasi nilai-nilai Nuzulul Quran melalui ceramah di Mesjid Al Muhajjirin Lombok Barat. Metode pengabdian dilaksanakan melalui serangkaian beberapa tahap diantaranya: perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dan pembahasan pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan nuzulul quran mencerminkan perubahan positif dalam pola pikir dan prilaku masyarakat, yang tercermin dalam peningkatan solidaritas sosial, tanggung jawab moral, dan partisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kegiatan  partisipatif dalam ceramah Nuzulul Quran dapat menjadi model efektif dalam memperkuat pemahaman agama dan mempromosikan nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Al-Quran untuk membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berdaya. Kata kunci: ceramah; nuzulul qur’an; model; petunjuk Abstract Nuzulul Quran lectures are an important instrument in deepening understanding and actualizing the teachings of the Koran in everyday life. The aim of this community service is to increase understanding and implementation of the values of the Nuzulul Quran through lectures at the Al Muhajjirin Mosque, West Lombok. The service method is implemented through a series of stages including: planning, implementation and evaluation. The results and discussion of community service are that nuzulul quran activities reflect positive changes in people's thought patterns and behavior, which are reflected in increased social solidarity, moral responsibility, and active participation in social activities. Participatory activities in Nuzulul Quran lectures can be an effective model in strengthening religious understanding and promoting the values contained in the teachings of the Koran to build a more harmonious and empowered society. Keywords: lecture; nuzulul qur'an; model; instruction
Bentuk-bentuk Penolakan Warganet dalam Merespons Tesis Imaduddin Al-Bantani tentang Polemik Nasab Ba’alawi sebagai Keturunan Nabi Muhammad dalam Platform YouTube Bustomi, Bustomi; Kosim, Abdul; Heryati, Yeti; Rahman, Ahmad Syaeful; Gunawan, Heri; Sophia, Ratna; Hoerudin, Cecep Wahyu
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i2.8207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi bentuk-bentuk bahasa penolakan warganet terhadap tesis Imaduddin Utsman al-Bantani yang membatalkan nasab Ba’alawi sebagai zuriah Nabi Muhammad Saw. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough dengan menelaah tiga dimensi, yaitu teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Data dikumpulkan dari 14 unggahan video YouTube Bisikan Rhoma dan komentar pengguna terkait perdebatan seputar nasab Ba’alawi dan dianalisis secara kualitatif untuk mengungkap struktur linguistik beserta muatan ideologisnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa bentuk penolakan warganet sangat bervariasi, meliputi penolakan langsung, sarkasme, tuduhan, olok-olok, peringatan bernuansa religius, pembenaran berbasis keyakinan, dan delegitimasi terhadap tokoh dan institusi. Bentuk-bentuk tersebut mencerminkan ekspresi ketidaksetujuan terhadap isi tesis dengan mengonstruksi identitas kolektif, memperkuat solidaritas kelompok, dan mereproduksi kuasa simbolik berbasis nasab dalam ruang digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya kesantunan berbahasa dan pendekatan reflektif dalam menyikapi perdebatan keagamaan yang sensitif di media sosial.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Kesehatan Mental Mahasiswa Pada Masa Pandemi Covid-19 Gunawan, Heri; Anggraeni, Ike; Nurrachmawati, Annisa
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 2 (2021): Volume 12 No.2 (2021)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v12i2.283

Abstract

Tingginya angka kasus positif COVID-19 menyebabkan masyarakat untuk mengubah kebiasaan dan cara berkomunikasi luring menjadi daring. Hal ini berdampak tingginya penggunaan media sosial pada remaja yang dapat berpengaruh terhadap perilaku remaja. Pengaruh dari penggunaan sosial media secara berlebihan dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan mental seperti stres, kecemasan, depresi, rendahnya self esteem, gangguan tidur, dan body image. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari intensitas penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan pada 200 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen yang digunakan yakni kuesioner Social Networking Time Use Scale (SONTUS) dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS). Data dikumpulkan secara online menggunakan google form dan data dianalisis dengan uji korelasi pearson product moment. Hasil studi menunjukkan terdapat 24.5% mahasiswa mengalami stress sedang, 10.5% lainnya mengalami stress parah dan 6% mengalami stress sangat parah.. Korelasi positif ditemukan antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat stres (p-value = 0,001, r =0,270). Kesimpulan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial maka semakin parah tingkat stres yang dialami. Temuan ini menunjukkan perlunya memberikan informasi kepada remaja mengenai bagaimana penggunaan media sosial yang tepat dan sehat untuk meminimalisir dampak negatif terutama kesehatan mental remaja.