Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Usia, Jenis Kelamin Dan Efikasi Diri Terhadap Kesiapan Belajar Mandiri Pada Mahasiswa Angkatan 2023 Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Kholis, Muhammad Rafiq; Anggraini, Marissa; Rimawati, Veronica Ela; Farich, Achmad
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i10.15074

Abstract

Seiring meningkatnya suatu jenjang pendidikan pelajar maka cara belajar dan proses pembelajarannya harus menyesuaikan diri atas hal tersebut. Belajar mandiri, juga dikenal sebagai Self-Directed Learning (SDL), adalah kesiapan atau kesediaan seseorang untuk belajar sendiri. Ini mencakup aspek sikap yang mengambil inisiatif untuk belajar sendiri, maupun tanpa bantuan orang lain. Pengambilan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan uji statistic menggunakan uji Chi-square. Hasil uji statistik menunjukan tidak terdapat hubungan antara usia terhadap kesiapan belajar mandiri mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2023 dengan nilai p = 0.928 atau > 0.05. Hasil uji statistik menunjukan terdapat hubungan antara jenis kelamin terhadap kesiapan belajar mandiri mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2023 yang mendapatkan nilai p = 0.025 atau < 0.05. Hasil uji statistik menunjukan terdapat hubungan antara efikasi diri terhadap kesiapan belajar mandiri mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2023 yang mendapatkan nilai p = 0.003 atau < 0.05.
Analisis Hubungan Health Belief Model Dengan Faktor Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien HIV AIDS Di Puskesmas Sukaraja Azzahra, Fatimah; Hasbie, Neno Fitriyani; Purwaningrum, Ratna; Farich, Achmad
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.15768

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sistem imun dan menyebabkan Acquired Immuno-Deficiency Syndrome (AIDS) (Kemenkes RI, 2022a). Penyakit yang berhubungan dengan HIV tidak dapat disembuhkan namun dapat dicegah serta dikontrol pertumbuhan virus dalam tubuh dengan pengobatan obat Antiretroviral (ARV). Health Belief Model merupakan komponen yang bisa meningkatkan kepatuhan pasien HIV AIDS minum obat Antiretroviral (ARV), yang merupakan satu dari banyak faktor yang bisa menyebabkan keberhasilan dalam proses pengobatan ARV. Tujuan Penelitian Menganalisis hubungan Health Belief Model dengan faktor kepatuhan minum obat pada pasien HIV AIDS di Puskesmas Sukaraja. Penelitian analitik kuantitatif dan desain cross-sectional serta teknik pengambilan sampel total Sampling dengan kuesioner. Hasil penelitian ini menujukkan angka kerentanan yang dirasakan yaitu kategori tinggi sebanyak 62 orang (55,9%), keparahan yang dirasakan yaitu kategori tinggi sebanyak 58 orang (52,3%), manfaat yang dirasakan yaitu kategori tinggi sebanyak 60 orang (54,1%), hambatan yang dirasakan masuk kategori rendah sebanyak 56 orang (50,5%), keyakinan diri yang dirasakan masuk kategori tinggi sebanyak 72 orang (55,0%), kepatuhan minum obat masuk kategori tinggi sebanyak 57 orang (50,5%). Analisis dengan Chi square di peroleh nilai Terdapat hubungan kerentanan dengan kepatuhan ARV pada  pasien HIV AIDS p = 0,002  (p < 0.05), terdapat hubungan keparahan dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS dengan p = 0,006 (p > 0,05), terdapat hubungan manfaat  dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS dengan p =  0,027 (p < 0,05), tidak terdapat hubungan hambatan dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS dengan p =  0,774 (p > 0,05), dan Terdapat hubungan keyakinan diri dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS dengan p =  0,006 (p < 0,05). Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan Health Belief Model berupa kerentanan, keparahan, manfaat, dan keyakinan diri, sedangkan  tidak terdapat hubungan hambatan dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS di Puskesmas Sukaraja.
IDENTIFYING RISK FACTORS FOR THE SPREAD OF DRUG-RESISTANT TUBERCULOSIS IN LAMPUNG IN 2023: A CASE-CONTROL STUDY: Analisis Faktor Risiko Penyebaran Tuberkulosis Resisten Obat di Provinsi Lampung Tahun 2023 Awaliyah, Kharismatul; Farich, Achmad; Muhani, Nova; Amirus, Khoidar; Eka Sari Siregar, Fitri
Jurnal Berkala Epidemiologi Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Berkala Epidemiologi (Periodic Epidemiology Journal)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbe.V13I12025.93-101

Abstract

Background: Drug-resistant tuberculosis (DR-TB) is a growing health concern in Lampung, where the low rate of DR-TB case detection and high treatment failure rates emphasize the necessity of identifying risk factors to strengthen control measures for DR-TB. Purpose: This study aimed to identify the dominant risk factors for the spread of drug-resistant tuberculosis among patients in Lampung Province in 2023. Methods: Using a case-control study design, the research utilized secondary data from the Tuberculosis Information System (SITB) Lampung Province. A total sampling method was employed, with 126 respondents in the case group and a 1:1 ratio, making the total sample size 252 respondents. Data matching was done for gender and age variables. Statistical analysis included univariate, bivariate chi-square, and multivariate logistic regression tests. Results: Univariate analysis showed that 57.90% of respondents were male, 57.90% were in the at-risk age group, 58.30% were employed, 81.30% did not have diabetes (DM) comorbidity, 97,20% did not have HIV comorbidity, 67,50% had no prior TB treatment history. Bivariate analysis indicated significant associations with occupation (p-value 0.04), DM comorbidity (p-value 0.02), and treatment history (p-value 0.00). Gender, age, and HIV comorbidity showed no significant associations. The multivariate analysis showed a significant effect of the TB treatment history variable (p-value 0.00, OR=9.04) and the HIV comorbidity variable (p-value 0.03, OR= 0.08). Conclusion: TB treatment history is the dominant factor that can affect the spread of drug-resistant tuberculosis in Lampung Province in 2023. Future researchers are encouraged to focus on studying the types of treatment failures.
Intensitas Bermain Game Online dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Bio Lerianza; Deviani Utami; Supriyati Supriyati; Achmad Farich
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.222

Abstract

Background: The development of internet technology, including in Indonesia, is very rapid. One of the fastest-growing internet technologies is online gaming. Basically, students playing online games are only limited to entertainment for relieving tired after daily learning activities. Playing online games with high intensity can cause addiction or dependency continuously which will later influence the level of student concentration of learning. Purposes Knowing the relationship between the intensity of playing online games and learning motivation with learning achievement in the Students of the Faculty of General Medicine, University of Malahayati Force 2018. Methodology: The design of this study used an observational analytic approach with a cross-sectional design. The sampling technique in this study used a purposive sampling method and obtained a total sample of 118 people. Data analysis uses Spearman's correlation test. Result Spearman correlation bivariate statistical test results obtained each value of p-value = 0,000 in the intensity of playing online games and p-value = 0,000 in learning motivation. Conclusion: There is a significant relationship between the intensity of playing online games and learning motivation with learning achievement in the Students of the Faculty of General Medicine, University of Malahayati Force 2018
Kualitas Tidur dan Kestabilan Emosi dengan Hasil Prestasi Belajar pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Candra Farid Rifai; Deviani Utami; Supriyati Supriyati; Achmad Farich
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.223

Abstract

Learning Achievement can be influenced by external and internal factors. The phenomenon of sleep deprivation and emotional stability fluctuations in medical students at Malahayati University has an impact on the quality of student lectures, so the Grade Point Average values cannot reach optimal values. So this is the concern of researchers to find out whether the relationship between these two factors affects the value of the student Grade. The research aims to determine the relationship between sleep quality and emotional stability with student achievement in the faculty of medicine Malahayati University Generation of 2018. The Respondents This research were students of the medical faculty of Malahayati University Generation 2018, a total of 168 students. The Sample is 118 students that use a purposive sampling technique. The questionnaire was used as a sleep quality questionnaire, emotional stability, and a second-semester transcript. Correlation test shows the relationship between sleep quality and learning achievement with P-Value 0,013 (<0,05) and emotional stability and learning achievement are 0,017 which means there is the relationship between sleep quality and emotional stability with achievement study.
Gaya Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati Hesty Ahisya; Deviani Utami; Supriyati Supriyati; Achmad Farich
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.229

Abstract

Latar Belakang: Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar adalah gaya belajar. Gaya belajar adalah cara yang konsisten yang dilakukan oleh seseorang dalam menangkap stimulus atau informasi, cara mengingat, berfikir dan memecahkan soal. Prestasi belajar adalah cerminan hasil nilai yang dicapai dari pembelajaran pada akhir program studi. gaya belajar memberi pengaruh positif terhadap prestasi belajar atau nilai indeks prestasi kumulatif mahasiswa. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan antara gaya belajar visual, auditory, read/write, dan kinesthetic dengan hasil prestasi belajar pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati angkatan 2018.Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan analitik observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode simple random sampling dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 118 orang . Analisis data menggunakan uji one way ANOVA. Hasil: Nilai rata-rata IPK dari 118 responden mahasiswa angkatan 2018 Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati yaitu 2,90 dengan standar deviasi 0,39. Sebagian besar gaya belajar responden adalah gaya belajar kinesthetic sebanyak 68 orang (57,6%). Ada perbedaan yang bermakna secara statistik antara gaya belajar visual, auditory, read/write, dan kinesthetic terhadap hasil prestasi belajar mahasiswa dengan diperoleh nilai p-value=0,000. Kesimpulan: Ada perbedaan yang bermakna secara statistik antara gaya belajar visual, auditory, read/write, dan kinesthetic dengan hasil prestasi belajar mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati Angkatan 2018
Tingkat Kecanduan Smartphone dan Self Efficacy dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Beta Gustilawati; Deviani Utami; Supriyati Supriyati; Achmad Farich
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.230

Abstract

Background: The use of smartphones by students have positive and negative impacts on the learning process. The ease in obtaining information with smartphones makes students motivated to participate in the learning process in class. Learning achievement is influenced by characteristics that indicate the factors originating from within students, one of which is self-efficacy which refers to self-confidence in the abilities possessed. Methods: The design of this study was observational analytic with a cross-sectional design. The sampling technique in this study used a purposive sampling method and obtained a total sample of 118 people. Data analysis used the Spearman trial test. Research Results: The result of Spearman correlation bivariate statistical test obtained that each p-value = 0.024 in smartphone addiction and p-value = 0,000 in self-efficacy.Conclusion: There is a significant relationship between smartphone addiction and self-efficacy with learning achievement of the students in the Medical Faculty, University of Malahayati, class of 2018
Hubungan Status Demografi, Komorbid Dengan KIPI Post Vaksin COVID-19 Pada Tenaga Kesehatan Vera Yulyani; Neno Fitriyani Hasbie; Achmad Farich; Amelia Valentine
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.725

Abstract

Background: Health workers are potentially infected due to their exposure to COVID-19 patients during work shifts, All clinical symptoms that occur due to needle prick trauma both directly and indirectly should be recorded as a KIPI reaction. Goal: Knowing the symptoms of kipi along with related factors experienced by health workers as the forefront in fighting the current coronavirus pandemic. Method: Observational analytics using a cross sectional method approach using a total sampling technique of 155 samples overall. Data retrieval begins in November 2021. This research was conducted at Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Hospital. Chi-square test statistical data using SPSS 25. Result: There is no relationship between demographic status and comorbid diseases with KIPI because of the results of p-value data <0.05. Conclusion: That there is no relationship between demographic status, comorbid status and KIPI in Health Workers.
Hubungan Status Gizi, Keterpaparan Rokok Dan Riwayat Kontak Serumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaton Bandar Lampung Alwa Ayu Azzahra; Achmad Farich; Khoidar Amirus; Nurhalina Sari; Agung Aji Perdana
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.719

Abstract

Abstrak TB adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Status gizi, keterpaparan asap rokok, dan riwayat kontak serumah merupakan faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena TB. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan status gizi, mencegah keterpaparan asap rokok, dan mengurangi riwayat kontak serumah dengan penderita TB dapat membantu menurunkan angka kejadian TB. Puskesmas kedaton menduduki urutan pertama dengan kasus tuberkulosis paru se Kota Bandar Lampung pada tahun 2020-2022. Pada tahun 2022 puskesmas kedaton memiliki jumlah kasus terbanyak dengan jumlah 90 (77%) kasus. Pada tahun 2023 dari bulan januari sampai juni kasus tuberkulosis paru sebanyak 112 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh status gizi, keterpaparan rokok dan riwayat kontak serumah dengan kejadian tuberkulosis paru pada pasien tuberkuloasis paru di wilayah kerja Puskesmas Kedaton Bandar Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan case control. Teknik untuk pengambilan jumlah sampel yaitu Purposive sampling, dan yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 132 orang. Analisa data menggunakan uji chi square dan analisa multivariat menggunakan regresi logistik ganda. Didapatkan sebagian besar responden memiliki status gizi cukup sebanyak 93 orang (70.5%), keterpaparan rokok sebanyak 81 orang (61.4%), riwayat kontak sebanyak 78 orang (59.1%). Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan kejadian (p–value = 0,000), keterpaparan (p–value = 0,001), riwayat kontak (p–value = 0,000) dengan kejadian tuberkulosis paru. Riwayat kontak merupakan faktor dominan (p-value= 0,002) yang dapat mempengaruhi kejadian tuberkulosis paru sehingga masyarakat di himbau agar dapat menghindari kontak secara langsung dengan pasien tuberkulosis paru tanpa menggunakan pelindung diri seperti masker dikarnakan tuberkulosis paru menyebar melalui percikan dahak yang dikeluarkan pasien ketika batuk ataupun bersin. Kata kunci: Status gizi, keterpaparan rokok, riwayat kontak serumah, kejadian tuberkulosis paru
Hubungan Jenis Stresor dengan Tingkat Stres pada Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Tahap Transisi Alifah, Muthia Deswita; Lestari, Sri Maria Puji; Lutifanawati, Dewi; Farich, Achmad
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.5751

Abstract

Masa transisi dari tahap pre-klinik ke tahap klinik dapat menimbulkan tekanan pada mahasiswa program studi profesi dokter yang diharapkan memiliki pemahaman mengenai ilmu biomedis dan juga klinis, sekaligus berinteraksi secara langsung dengan pasien. Jenis stresor dapat berupa stresor tekanan akademik, stresor terkait hubungan belajar mengajar, stresor hubungan sosial, stresor terkait kelompok, stresor keinginan dan pengendalian, dan stresor terkait hubungan intrapersonal dan interpersonal. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara jenis stresor dengan tingkat stres pada Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Tahap Transisi. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik dan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian adalah Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Malahayati Tahap Transisi yang baru menjalani tahap profesi selama 6-12 bulan. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling menggunakan kuesioner MSSQ (Medical Student Stressor Questionnaire) dan PSS (Perceived Stress Scale). Hasil: Didapatkan responden sebanyak 105 mahasiswa dengan tingkat stres terbanyak dalam kategori stres ringan yang berjumlah 65 orang (61.9%). Jenis stresor yang terbanyak menyebabkan stres sedang yaitu ARS 56.2%, SRS 61.0% dan DRS 61.0%, sedangkan yang terbanyak menyebabkan stres ringan 71,4%, TLRS 41,9%, dan GARS 48,6%. Hasil uji bivariat antara jenis stresor (ARS, IRS, SRS, DRS, TLRS, GARS) dengan tingkat stres seluruhnya didapatkan p value 0.000.
Co-Authors Agung Aji Perdana Agung Pradana Putra Aini, Fadhilah Alfarisi, Ringgo Alifah, Muthia Deswita Alwa Ayu Azzahra Alwa Ayu Azzahra Amelia Valentine Angelina, Christin Anggraeni, Dini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggunan, Anggunan Asisah, Sahra Nur Asri Mutiara Putri Aulia, Bunga Septa Awaliyah, Kharismatul Beta Gustilawati Bio Lerianza Candra Farid Rifai Chelda Ernita Dainty Materniti Dainty Maternity Dalfian Dalfian Dalfian, Dalfian Deviani Utami Dian Yunita Dinda Ayu Pratiwi Dininta, Gilang Fitra Djamil, Adrian Rival Eka Agustina Eka Sari Siregar, Fitri Eksa, Dwi Robbiardy Evrianasari, Nita F, Christin Angelina Fatimah Azzahra Festy Ladyani Mustofa Fina Apriliana Fitriani, Dita Fonda Octarianingsih Shariff Gewang, Annissa Achmadsyah Gunawan, M. Ricko Gusmilyani Gusmilyani Gustiawan, Ricki Hasbie, Neno Fitriyani Hasbie, Neno Fitriyani Herlin Mega Susanti Hermawan, Dessy Hesty Ahisya Indra Kumala Iqmy, Ledy Octaviani Jannatia, Adelia Dwi Kapitan, Rifki Khoidar Amirus Kholis, Muhammad Rafiq Lathifah, Neneng Siti Lestari, Sri Maria Puji Liasari, Deny Eka Lolita Sary Lutifanawati, Dewi Marissa Anggraini Marlinda Agustina Martini, Sagung Dwi Rai Masa Irawan Maternity, Dainty Mayasari Mayasari Mevia, Dila Artha Mohammad Ridho Irawan Muhammad Yusmansyah Lubis Muhani, Nova Nopi Sani Nova Muhani Nurhalina Sari Nurmaasari, Yesi nurmalasari, yesi Oktaria, Dyanis Pangesti, Khofifah Fitriana Ayuning Pratiwi, Suci Isna Purwaningrum, Ratna Putri, Ratna Dewi Rachmawati Rachmawati Rachmawati, Fijri Rahma Fauzia Al Erza Ratna Purwaningrum Rillyani Rillyani Rimawati, Veronica Ela Risma Agusmayanti Riyanti Riyanti Rizka Rahmawati Samino Samino Sandayanti, Vira Selly Oktaviani Sosya Mona Seprianti Sri Maria Puji Lestari Sudiadnyani, Niputu Sudirahayu, Ika Sugiharto, Joko Sunarsih Sunarsih Supadmi, Kiki Supriyati Supriyati Susila Susila T. Marwan Nusri Tanti Kristiana Tenry Derma Pratama Triswanti, Nia Triyoso Triyoso Upik Febriani Utama, M. Panca Bio Utami, Vida Wira Utari, Elitha M Wahid Tri Wahyudi Wati, Ni Ketut Marnila Wulandari, Mardheni Yanti, Dhiny Easter Yasmin Julianti S.Ningsih Yenni Rusli Yuli Yantina Yulianti Yulianti Yuliati Shoffiyah Yulyani, Vera Yuviska, Ike Ate Zulhafis Mandala