Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIFITAS PENANAMAN TANAMAN SERAI WANGI (Cymbopogon nardus) TERHADAP INDIKATOR MAYA INDEX DBD DI KABUPATEN PRINGSEWU, LAMPUNG Achmad Farich; Agung Aji Perdana
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i4.2113

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Kejadian demam berdarah meningkat secara drastis di seluruh dunia dalam beberapa dekade terakhir, sebanyak 390 juta orang terinfeksi dengue per tahun. Peningkatan jumlah penderita penyakit DBD di Indonesia terjadi pada tahun 2015 sampai 2016 dengan jumlah kasus 201.885 dan jumlah kematian sebesar 1.585 orang. Berdasarkan profil kesehatan Provinsi Lampung Kabupaten Pringsewu, Tulang Bawang Barat, Metro merupakan kabupaten dengan angka Incidence rate (IR) tertinggi. Kabupaten Pringsewu mengalami peningkatan kasus DBD pada tahun 2017 dibandingkan tahun 2015 dengan jumlah kasus 680 kasus, 3 diantaranya meninggal dunia. Dibutuhkan suatu model yang dapat meningkatkan perilaku pencegahan Demam Berdarah Dengue dengan kegiatan ekonomi produktif, melalui pengembangan tanaman pengusir nyamuk yang memiliki nilai ekonomi. Dikenal ada banyak tanaman yang bisa menjadi pengusir nyamuk seperti tanaman serai. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas tanaman serai wangi terhadap indikator Maya Index (MI) di Desa Wonodadi Kabupaten Pringsewu. Metode : Jenis penelitian adalah studi kuantitatif dengan desain pretest-postest nonequivalent group design. Desa Wonodadi merupakan desa yang menjadi kelompok intervensi dan Desa Rejosari merupakan desa yang menjadi kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan selama 10 bulan, sebelum dan sesudah penanaman serai wangi dilakukan pengukuran indikator entomolognya. Pengukuran indikator entomologi dilakukan secara visual yaitu dilakukan dengan melihat ada atau tidaknya jentik di setiap tempat potensial perindukan nyamuk aedes aegypti  tanpa mengambil jentiknya. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar formulir ceklis pengamatan jentik didalam dan diluar rumah. Hasil : Jumlah jentik pada jenis TPA controllable sites, disposable sites, undercontrollable sites mengalami kecenderungan menurun sebelum dan sesudah dilakukan intervensi di Desa Wonodadi dan Desa Rejosari. Indikator BRI dan HRI sebelum dan sesudah intervensi masuk dalam kategori tinggi di Desa Wonodadi dan Desa Rejosari. Indikator Maya index sesudah dilakukan intervensi di Desa Wonodadi mengalami kecenderungan menurun (33,3%) dibandingkan Desa Rejosari yang mengalami kecenderungan meningkat (34,72%). Maya index digunakan untuk mengidentifikasi sebuah lingkungan beresko tinggi sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti atau tidak. Kesimpulan : Peningkatan kegiatan PSN diperlukan untuk menekan angka kasus DBD dan perlu adanya sebuah kebijakan daerah yaitu penanaman sereh untuk mengurangi resiko tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Kata Kunci : Maya index, Controllable Sites, Breeding Risk Index
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN DAN DIMENSI KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS KOTABUMI UDIK TAHUN 2013 Marlinda Agustina; Achmad Farich; Triyoso Triyoso
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i3.369

Abstract

Survei Ekonomi Nasional tahun 2011 menunjukan bahwa pemanfaatan puskesmasoleh masyarakat masih rendah, hal ini mungkin disebabkan kurang puasnya masyarakatterhadap pelayanan di puskesmas. Faktor-faktor yangmempengaruhi kepuasanantaralain adalah karakteristik pasien dan dimensikualitas pelayanan. Berdasarkanlaporan SP2TP Puskesmas Kotabumi Udik diketahui bahwa 3 tahun terakhir (tahun 2009s/d 2011) kunjungan ke puskesmas tersebut mengalami penurunan, hal ini mungkindisebabkan adanya ketidak puasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik pasien dan dimensikualitas pelayanan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Kotabumi Udik tahun 2013.Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatancross sectional terhadap 105pasien dari bulan Maret 2013. Pengumpulan data menggunakan kusioner tertutupdengan cara melakukan wawancara. Analisa data yangdigunakanan adalah analisaunivariat, bivariat dan multivariate menggunakan ditribusi frekuensi,chi-square, danregresi logistic.Hasil analisa univariat diketahui bahwa 60% pasienpuas, 41% berpendidikan SLTA,34,3% tidak bekerja dan ibu rumah tangga (IRT), 52,4%) status ekonomi rendah, 50,5%menilai handal, 74,3% menilai tanggap, 57,1% menilai ada jaminan, 58,1% menilai adaempati, 60% menilai bukti fisiknya baik. Analisa bivariat menunjukan faktor yangberhungan dengan kepuasan adalahreability(kehandalan) dantangibles(bukti nyata)dan yang tidak berhubungan adalah pendidikan, pekerjaan, status ekonomi,responsiviness(daya tanggap),assurance(jaminan),emphaty(empati). Analisamultivariate menunjukan bahwa faktor yang paling dominan berhubungan dengankepuasan adalahreability(kehandalan).Berdasarkan hasil tersebut disarankan kepada pimpinan dan staf puskesmashendaknya melayani pasien sesuai dengan keinginan pasien, diantaranya kecepatan,ketepatan, kemampuan dan kesiapan pelayanan.Kata kunci : karakteristik pasien, dimensi kualitaspelayanan, dan kepuasan
Faktor Dominan Kualitas Pelayanan Informasi terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit di Lampung Tengah Tahun 2019 Dalfian Dalfian; Achmad Farich; Elitha Matherina Utari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i4.2047

Abstract

Ada pengaruh secara parsial maupun bersama kualitas pelayanan informasi dimensi kehandalan (reliability), daya tanggap (responseveness), jaminan (assurance) dan perhatian (empathy) terhadap kepuasan pasien rawat inap, dengan faktor yang dominan adalah dimensi kehandalan (reliiability) petugas rumah sakit memberikan pelayanan informasi pada rawat inap rumah sakit di Lampung Tengah.Pada penelitian ini didapati dimensi bukti langsung (tangible), tidak berpengaruh secara parsial maupun bersama terhadap kepuasan pasien rawat inap rumah sakit di Lampung Tengah
ANALISIS BEBAN KERJA DOKTER DAN PERAWAT DI POLI UMUM PUSKESMAS KEDATON KOTA BANDAR LAMPUNG DENGAN METODE WORKLOAD INDICATOR STAFF NEEDS (WISN) Yenni Rusli; T. Marwan Nusri; Achmad Farich
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i1.347

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan pada pelayanan kesehatan dasar menjadi tidak optimalkarena tidak meratanya distribusi tenaga kesehatan (dokter dan perawat) di Puskesmas.Beban kerja tenaga kesehatan di Puskesmas pun perlu dianalisa berkaitan dengankebutuhan dan ketersediaan jumlah tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanankesehatan dasar.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian observasionalyaitu pengamatan yang terfokus pada sekelompok orang, menggunakan data primerdan sekunder untuk mendapatkan gambaran faktor beban kerja dokter umum danperawat di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung dengan menggunakan metodeWorkload Indicator Staff Needs (WISN) bukan melihat kualitas kerja dokter dan perawat.Dari hasil penelitian diketahui bahwa waktu kerja tersedia seharusnya untuk dokterumum dan perawat adalah 28 jam dalam 1 minggu atau 4 jam 40 menit per hari,sedangkan dari hasil penelitian waktu kerja tersedia bagi dokter umum dan perawatkurang dari 28 jam. Beban kerja dokter umum di Poli Umum Puskesmas Kedaton BandarLampung sangat tinggi bila dibandingkan dengan jumlah pasien yang harus dilayani danwaktu kerja tersedia, Untuk faktor kelonggaran Tidak banyak faktor kelonggaran yangdikerjakan oleh dokter umum dan perawat di Poli Umum Puskesmas Kedaton.Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa waktu kerja tersedia bagi dokter umum danperawat kurang untuk melakukan pelayanan di Poli Umum, beban kerja dokter umumsudah berlebih bagi satu orang dokter umum sedangkan beban kerja perawat masihmencukupi bagi 2 orang perawat. Sedangkan untuk faktor kelonggaran tidak banyakyang dilakukan di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung.Bebarapa hal yang disarankan antara lain untuk Dinas Kesehatan Kota BandarLampung, perlu menambahkan waktu kerja tersedia terutama dalam memberikanpelayanan kepada masyarakat dengan memulai pelayanan lebih awal dan mengakhiripelayanan lebih lama. Selain itu perlu menambah tenaga dokter umum untuk bertugas diPoli Umum Puskesmas Kedaton mengingat beban kerja dokter umum telah berlebihuntuk beban kerja seorang dokter umum, perlu menetapkan kebijakan tentangketidakhadiran pegawai di wilayah Kota Bandar Lampung mengingat ketidakhadiran iniakan mengurangi waktu kerja tersedia serta mensosialisasikan metode analisis bebankerja dengan Workload Indicator Staff Needs (WISN) kepada seluruh Puskesmas yangada di wilayah Kota Bandar Lampung. Bagi Puskesmas Kedaton Bandar Lampung,disarankan untuk menganalisa beban kerja tenaga di tiap unit kerja Puskesamas KedatonBandar Lampung.Kata kunci : Beban Kerja, Dokter, Perawat, WISN
FAKTOR KEJADIAN HEPATITIS A PADA SISWA DI MADRASAH ALIYAH RAUDHATUL HUDA AL ISLAMI KABUPATEN PESAWARAN Achmad Farich; Fina Apriliana; Khoidar Amirus
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i3.489

Abstract

Sekolah sebagai salah satu sasaran PHBS di tatanan institusi pendidikan, hal ini disebabkan karena banyaknya data yang menyebutkan bahwa munculnya sebagian penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah, misalnya diare, kecacingan, anemia dan hepatitis A. Hepatitis A merupakan urutan pertama dari berbagai penyakit hati di dunia terjadi secara sporadic di seluruh dunia, dengan kecenderungan pengulangan siklus epidemic.Di Kabupaten Pesawaran jumlah penderita hepatitis A mencapai 121 penderita. Pada bulan Desember tahun 2012 terdapat 45 siswa yang positif terserang virus hepatitis A. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan perilaku CTPS, konsumsi jajanan sehat, penggunaan jamban sehat dan kejadian hepatitis A pada siswa di Madrasah Aliyah Raudhatul Huda Al Islami Kabupaten Pesawaran 2017. Penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi studi adalah siswa kelas XI dan XII sebanyak 290 orang dan sampel 165 orang, analisa menggunakan uji Chi-square. Hasil uji dapat disimpulkan, bahwa responden menderita hepatitis A hanya 22,4%, sebagian besar responden mempunyai kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, tidak mengkonsumsi jajan sehat, dan tidak menggunakan jamban secara sehat. Ada hubungan yang signifikan antara perilaku cuci tangan pakai sabun, perilaku konsumsi jajan sehat, dan perilaku penggunaan jamban sehat dengan kejadian hepatitis A pada siswa di Madrasah Aliyah Raudhatul Huda Al Islami Kabupaten Pesawaran. Disarankan pada pedagang makanan/minuman disekitar sekolah agar lebih memperhatikan kebersihan jajanan yang dijajakan. Bagi kepala sekolah diharapkan mengupayakan pengadaan fasilitas untuk mencuci tangan
HUBUNGAN LINGKUNGAN DAN RUMAH SEHAT DENGAN KEJADIAN DIARE DI KAMPUNG TERBANGGI BESAR KECAMATAN TERBANGGI BESAR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2011. Achmad Farich
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v1i1.317

Abstract

Diare pada balita merupakan masalah penting karena dapat menyebabkankematian. Diare pada balita dapat disebabkan oleh berbagai infeksi baik infeksi enteralmaupun parenteral serta faktor lainnya.. Tujuan penelitian diketahuinya hubunganlingkungan dan rumah sehat dengan kejadian diare Di Kampung Terbanggi BesarKecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah TAHUN 2011.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang melakukan kunjungan diPuskesmas Kotabumi II Kabupaten Lampung Utara tahun 2010 dari bulan Januari-Desember 2010 sebanyak 158 orang, dengan jumlah sampel 158 orang. Analisa datapada penelitian ini menggunakan uji Chi-square (c2).Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan rumah sehat (p-value = 0,011) danlingkungan (p-value = 0,015) dengan kejadian diare Di Kampung Terbanggi BesarKecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah TAHUN 2011.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan dalam meningkatkanmutu pelayanan kesehatan Di Kampung Terbanggi Besar Kecamatan Terbanggi BesarKabupaten Lampung Tengah khususnya yang terkait dengan faktor-faktor yangberhubungan kejadian penyakit diare.Kata Kunci : Rumah, Lingkungan, Diare
PERBEDAAN LAMA PENJEPITAN TALI PUSAT TERHADAP KADAR HAEMOGLOBIN (HB) BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT DAERAH MAYJEND. HM. RYACUDU KOTABUMI LAMPUNG UTARA TAHUN 2015 Dainty Materniti; Achmad Farich; Gusmilyani Gusmilyani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v1i3.561

Abstract

Penundaan penjepitan dan pemotongan tali pusat sekitar 1-2 menit dapat meningkatkan jumlah darah yang dialirkan ke bayi baru lahir sehingga dapat mencegah rendahnya haemoglobin dalam periode neonatal dan dapat menyediakan tambahan darah sebanyak 80-100 ml pada bayi baru lahir yang mencukupi kebutuhan zat besi bayi pada 3 bulan pertama kehidupannya. Untuk mengetahui perbedaan kadar Haemoglobin (Hb) pada bayi baru lahir dengan lama waktu penjepitan tali pusat 30-60 detik dan 60-120 detikdi RSUD Mayjend. HM. Ryacudu Lampung Utara tahun 2015.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan quasi eksperimen yang dilakukan terhadap 30 bayi baru lahir.Kadar Hb kelompok penjepitan 30-60 detik adalah 15,88 mg% dan kelompok penjepitan 60-120 detik adalah 17,60 mg%. Hasil uji t independen didapatkan nilai P value = 0,07 (< 0,05) yang artinya terdapat perbedaan signifikan rata-rata kadar Haemoglobin bayi baru lahir, dimana rata-rata kadar Hb bayi baru lahir pada waktu penjepitan antara 60 - 120 detik lebih tinggi dibanding dengan waktu penjepitan 30 – 60 detik. Kata kunci : waktu penjepitan tali pusat, kadar haemoglobin, bayi baru lahir
PENGARUH PEMBERIAN KAPSUL KELOR TERHADAP PRODUKSI ASI Yuliati Shoffiyah; Achmad Farich; Dainty Maternity; Ike Ate Yuviska
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i1.2338

Abstract

ABSTRACT : THE EFFECT OF GIVING MORINGA CAPSULES ON BREAST MILK PRODUCTIONBackground In Indonesia, the proision of breastfeeding eclusiely for si months just reached 30.2% case is still far from the target that 80% regard it in because of lack of awareness of society in encouraging an increase in the proision of breastfeeding eclusiely , lack of knowledge of mothers , families and communities about the importance of breastfeeding eclusiely . The purpose of this study was to determine the effect of morngaoliefera leaf capsules on breast milk production in the working area puskesmas of Gedung Sari Lampung entral Health enter in 2019.MethodsThis type of uantitatie research with a research design using a pre experimental approach with a pretest and post test with control group design . Samples of all nursing mothers were 40 people. The population of breastfeeding mothers is 79 people. 20 people as a group eperiment and 20 people as a group control with the techniue of sampling purposive sampling .Anilsa the data to test T-test independent.Results of the study is to show the aeragefreuency before administration of the capsule leaes of oringa to the production of breast milk in the region work PuskesmasGedung Sari entral Lampung in 2019 ie 26.50 , the aeragefreuency after administration of the capsule leaes of oringa to the production of breast milk in the region work Puskesmasuilding Sari Lampung The middle of 2019 is 80.50 , and there is an influence of giingoringa leaf capsules to the production of breast milk in the working area of the Sari Lampung entral Health enter in 2019 . ConclusionT test results obtained p value 0,000 <α (0 , 05 there is an effect of consumption of Moringa leaf capsules on milk production).  Suggestions for the public are expected that mothers want to consume Moringa leaf capsules in accordance with the recommendations because Moringa capsules can increase milk production.eKeywords   : Moringa leaf capsules giving, Production ASI Abstrak  Latar Belakang Di Indonesia pemberian ASI eksklusifselamaenambulanbarumencapai 30,2% halinimasihjauhdari target yaitu 80% halini di karenakan rendahnya kesadaran masyarakat dalam mendorong peningkatan pemberian ASI eksklusif, kurangnya pengetahuan ibu, keluarga serta masyarakat tentang pentingnya ASI eksklusif.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian kapsul daun kelor terhadap produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Gedung Sari Lampung Tengah Tahun 2019. Metode Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan pre experimental dengan rancangan pretest dan post test with control group. Populasi ibu menyusui sebanyak 79 orang. Sampel seluruh ibu menyusui sebanyak 40 orang. 20 orang sebagai kelompok eksperimen dan 20 orang sebagai kelompok kontrol dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test independent.Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata  frekuensi sebelum pemberian kapsul daun kelor terhadap produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Gedung Sari Lampung Tengah Tahun 2019 Tahun 2019 Yaitu 26.50, rata-rata frekuensi sesudah pemberian kapsul daun kelor terhadap produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Gedung Sari Lampung Tengah Tahun 2019 Yaitu 80.50, serta ada pengaruh pemberian pemberian kapsul daun kelor terhadap produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Gedung Sari Lampung Tengah Tahun 2019 .Kesimpulan ada pengaruh konsumsi kapsul daun kelor terhadap produksi ASI.Saran untuk masyarakat diharapkan para ibu mau mengkonsumsi kapsul daun kelor sesuai dengan anjuran karena kapsul kelor dapat meningkatkan produksi ASI.Kata kunci           : Pemberian Kapsul Daun Kelor, Produksi ASI
PEMBERIAN VITAMIN C DAPAT MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL ANEMIA Risma Agusmayanti; Achmad Farich; Anggraini Anggraini
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i3.1731

Abstract

 Background: anemia in pregnancy is anemia due to iron deficiency, and is a type of anemia which is relatively easy treatment, even cheap. Efforts to overcome iron nutritional anemia in pregnant women are done through increasing the coverage of iron tablet supplementation, Vitamin C has unstable properties in alkaline solutions, stable in dry conditions and in acidic solutions, and as an iron catalyst so that helps absorption. Preliminary survey conducted by researchers in January 2019 from observations from 3 posyandu in the ANC book found that 65 pregnant women consisted of Posyandu Strawbery 1, namely TM 2 (4 people), TM III (8 people), in Posyandu Strawbery II TM 2 ( 8 people), TM III (23 people). And in the Strawbery III posyandu namely TM 2 (7 people), TM III (15 people). Purpose: of this study is to know the effect of Vit C on hemoglobin levels in pregnant women with anemia in the village of Ringin Sari Banjar Margo, Tuba Tulang Bawang Regency in 2019. Methods: quantitative with pre-experimental action, One group pretest - posttest design. The population in this study were all pregnant women with anemia as many as 65 respondents. A sample of 30 people, the sampling technique used was purposive sampling. Data collection using observation sheets, how to administer Vit C was given 1 day 50 mg to be consumed for 14 days 1x50 mg / day taken after lunch together with FE tablets and the data analysis used was the T-dependent test. Results: of the study are known to be the average value of hemoglobin levels before administration of Vit C 8,980 and standard deviation. The average value of hemoglobin levels after administration of Vit C was 12,190 and a standard deviation of .8397. Conclution: There Is An Effect Of Giving Vit C On Increasing Hb Levels In Pregnant Women (p value 0,0003 <0.05). Suggestions For pregnant women can consume Fe + vit C tablets regularly in order to prevent anemia and to consume foods that contain vitamin C. Suggestion  Pregnant women are expected to routinely take Vit C together with FE tablets at 13 weeks to 40 weeks' gestation, as recommended, so that at the time of delivery the mother does not experience anemia.  Keywords: Anemia, vit C, Hemoglobin ABSTRAK   Latar belakang : anemia pada kehamilan adalah anemia karena kekurangan zat besi, dan merupakan jenis anemia yang pengobatannya relatif mudah, bahkan murah. Upaya penanggulangan anemia gizi besi pada ibu hamil dilakukan melalui peningkatan cakupan suplementasi tablet besi, Vitamin C memiliki sifat yang labil dalam larutan alkali, stabil dalam kondisi kering dan dalam larutan asam, dan sebagai katalisator besi sehingga membantu penyerapan. Survey pendahuluan yang peneliti lakukan pada januari Tahun 2019 dari hasil observasi dari 3 posyandu pada buku ANC diketahui 65 ibu hamil yang terdiri dari posyandu Strawbery 1 yaitu TM 2 (4 orang), TM III (8 orang), di posyandu Strawbery II TM 2 (8 orang), TM III (23 orang). Dan di posyandu Strawbery III yaitu TM 2 (7 orang), TM III (15 orang). Tujuan penelitian :diketahui Pengaruh Vit C terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Anemia didesa Ringin Sari Banjar Margo Kabupaten Tuba Tulang Bawang Tahun 2019.  Metode: kuantitatif dengan tindakan pra eksperimen, rancangan One group pretest – posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami anemia sebanyak 65 responden. Sampel 30 orang,  Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi,  cara pemberian Vit C diberikan 1 hari 50 mg untuk dikosumsi selama 14 hari 1x50 mg/hari Pemberian Vitamin C Dapat Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Anemiadiminum setelah makan siang bersamaan dengan tablet FE dan analisa data yang digunakan adalah uji Tdependent.  Hasil: diketahui Nilai rata-rata kadar hemoglobin sebelum pemberian Vit C  8.980 dan standar deviasi .8277. Nilai rata-rata kadar hemoglobin sesudah pemberian Vit C  12.190 dan standar deviasi .8397. Kesimpulan:  Ada Pengaruh Pemberian Vit C Terhadap Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil (p value 0,0003 < 0,05). Saran bagi ibu hamil dapat mengkonsumsi tablet Fe + vit C secara rutin guna pencegahan terjadinya anemia serta mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C. Saran Bagi Ibu Hamil  diharapkan untuk rutin mengkonsumsi Vit C bersamaan tablet FE pada usia kehamilan 13 minggu hingga 40 minggu, sesuai dengan anjuran, agar pada waktu persalinan ibu tidak mengalami anemia  Kata Kunci : Anemia, vit C, kadar
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIENRAWAT INAP BPJSDI RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG TAHUN 2017 Achmad Farich; Zulhafis Mandala; Herlin Mega Susanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/.v5i3.962

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan dapat diukur menggunakan lima dimensi mutu yaitu empati (empathy), kehandalan (reliability), bukti nyata (tangible), daya tanggap (responsiveness), dan jaminan (assurance). Mutu pelayanan merupakan salah satu faktor penentu kepuasan pasien. Pada pemberitaan di media online terdapat pemberitaan tentang ketidakpuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap BPJS di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Tahun 2017.Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan hubungan mutu pelayanan pasien rawat inap BPJS dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional dengan teknik accidental sampling. Sampel penelitian sebanyak 328 responden. Analisis data menggunakan uji Fisher.Hasil penelitian menunjukkan dari 328 responden didapatkan 297  responden (90,5%) merasa puas, 31 responden (9,5%) tidak puas. Empati (empathy) didapatkan 141 responden (43,0%) menyatakan baik, 187 responden (57,0%) kurang baik. Kehandalan (reliability) didapatkan 152 responden (46,3%) menyatakan baik, 176 responden (53,7%) kurang baik. Bukti nyata (tangible) didapatkan 175 responden (53,4%) menyatakan baik, 153 responden (46,6%) kurang baik. Daya tanggap (responsiveness) didapatkan 141 responden (43,0%) menyatakan baik,187 responden (57,0%) kurang baik. Jaminan (assurance) didapatakan 113 responden (34,5%) menyatakan baik, 215 responden (65,5%) kurang baik. Hasil uji Fisher didapatkan empati (p=0,254), kehandalan (p=0,574), bukti nyata (p=0,191), daya tanggap (p=0,254), jaminan (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan yang bermakna antara empati, buktinyata, kehandalan, daya tanggap terhadap kepuasan pasien dan terdapat hubungan yang bermakna antara jaminan terhadap kepuasan pasien.
Co-Authors Agung Aji Perdana Aini, Fadhilah Alfarisi, Ringgo Alifah, Muthia Deswita Alwa Ayu Azzahra Alwa Ayu Azzahra Amelia Valentine Angelina, Christin Anggraeni, Dini Anggraini Anggraini Anggunan, Anggunan Asisah, Sahra Nur Asri Mutiara Putri Aulia, Bunga Septa Awaliyah, Kharismatul Beta Gustilawati Bio Lerianza Candra Farid Rifai Chelda Ernita Dainty Materniti Dainty Maternity Dalfian Dalfian Dalfian, Dalfian Deviani Utami Dian Yunita Dinda Ayu Pratiwi Dininta, Gilang Fitra Djamil, Adrian Rival Eka Sari Siregar, Fitri Eksa, Dwi Robbiardy Evrianasari, Nita F, Christin Angelina Fatimah Azzahra Festy Ladyani Mustofa Fina Apriliana Fitriani, Dita Fonda Octarianingsih Shariff Gewang, Annissa Achmadsyah Gunawan, M. Ricko Gusmilyani Gusmilyani Gustiawan, Ricki Hasbie, Neno Fitriyani Hasbie, Neno Fitriyani Herlin Mega Susanti Hermawan, Dessy Hesty Ahisya Indra Kumala Iqmy, Ledy Octaviani Jannatia, Adelia Dwi Kapitan, Rifki Khoidar Amirus Kholis, Muhammad Rafiq Lathifah, Neneng Siti Lestari, Sri Maria Puji Liasari, Deny Eka Lolita Sary Lutifanawati, Dewi Marissa Anggraini Marlinda Agustina Masa Irawan Mayasari Mayasari Mevia, Dila Artha Mohammad Ridho Irawan Muhammad Yusmansyah Lubis Muhani, Nova Nopi Sani Nurhalina Sari Nurmaasari, Yesi nurmalasari, yesi Oktaria, Dyanis Pratiwi, Suci Isna Purwaningrum, Ratna Putra, Agung Pradana Putri, Ratna Dewi Rachmawati Rachmawati Rachmawati, Fijri Rahma Fauzia Al Erza Ratna Purwaningrum Rillyani Rillyani Rimawati, Veronica Ela Risma Agusmayanti Riyanti Riyanti Rizka Rahmawati, Rizka Samino Samino Sandayanti, Vira Selly Oktaviani Sosya Mona Seprianti Sri Maria Puji Lestari Sudiadnyani, Niputu Sudirahayu, Ika Sugiharto, Joko Supadmi, Kiki Supriyati Supriyati Susila Susila T. Marwan Nusri Tanti Kristiana Tenry Derma Pratama Triswanti, Nia Triyoso Triyoso Upik Febriani Utama, M. Panca Bio Utami, Vida Wira Utari, Elitha M Wahid Tri Wahyudi Wati, Ni Ketut Marnila Yanti, Dhiny Easter Yasmin Julianti S.Ningsih Yenni Rusli Yuli Yantina Yulianti Yulianti Yuliati Shoffiyah Yulyani, Vera Yuviska, Ike Ate Zulhafis Mandala