Claim Missing Document
Check
Articles

Modul Ajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Tema Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Budaya di SMA Negeri 1 Babat, Lamongan Mahanani, Anindita Surya; Suprijono, Agus; Harianto, Sugeng
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i1.273

Abstract

The independent curriculum is a new color in learning activities and also as a means of improving the quality of education after the Covid-19 pandemic. The implementation is based on Permendikbudristek number 56 of 2022. The characteristic of the independent curriculum is the cultivation of character values of the Pancasila Student Profile Strengthening Project whose actualization is packaged in Project-based learning. The learning is a Project for Strengthening the Profile of Pancasila Students in which there are several themes, one of which is the theme of local literacy. This study aims to see how the implementation of the Teaching Module of the Pancasila Student Profile Strengthening Project on the Theme of Local Wisdom in improving students' cultural literacy skills at SMA Negeri 1 Babat, Lamongan which has the status of an independent school has changed. As a result, the implementation showed that the teaching module of the Pancasila student profile strengthening project with the theme of local wisdom was able to improve cultural literacy skills by looking at the average score gain, namely before treatment of 77 and after treatment of 88.3. Then the percentage of implementation that has been carried out well and the positive response of students to these learning activities.
UPACARA ADAT GREBEG PANCASILA SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BUDAYA DAN NILAI PANCASILA Nurus, Retno; Harianto, Sugeng
Nazharat: Jurnal Kebudayaan Vol. 29 No. 2 (2023): NAZHARAT: Jurnal Kebudayaan
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/nazharat.v29i2.101

Abstract

Budaya merupakan sebuah pola perilaku atau sikap dan pengetahuan yang merupakan sebuah kebiasaan yang berasal dari warisan nenek moyang serta dimiliki oleh suatu anggota masyarakat tertentu. Budaya dapat menjadi simbol, norma, dan sistem dalam masyarakat. Salah satunya adalah Bbudaya Grebeg Pancasila yang berasal dari Blitar dan upacara adat ini digelas untuk memperingati hari lahirnya Pancasila yaitu pada tanggal 1 Juni. Upacara adat in merupakan sebuah warisan budaya yang di selenggarakan untuk pelestarisan budaya dan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui kandungan nilai Pancasila dalam Upacara Adat Grebeg Pancasila serta menganalisis Upacara Adat Grebeg Pancasila dengen menggunakan teori Fungsionalisme dari Emile Durkheim. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah dalam rangkain-rangkain upacara adat terdapat nilai-nilai Pancasila.
Pola Perubahan Dan Strategi Sosial Masyarakat Desa Dalam Menghadapi Globalisasi Kusumawati Riawan, Dewi; Harianto, Sugeng
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pedesaan identik dengan rasa toleransi dan gotong royong yang sangat tinggi. Mata pencaharian utama masyarakat di pedesaan adalah bertani, berkebun atau beternak. Karakteristik masyarakat pedesaan juga berbeda dengan masyarakat perkotaan. Namun seiring dengan berkembangnya zaman yang memasuki era globalisasi, sebagian besar masyarakat pedesaan terbawa oleh arus globalisasi. Hal ini berdampak pada banyak aspek seperti aspek ekonomi, teknologi, infrastruktur, budaya, dan masih banyak lagi. Artikel penelitian ini ditulis dengan tujuan untuk mengkaji bagaimana pola perubahan yang terjadi pada masyarakat pedesaan dan strategi apa yang dapat diterapkan dalam menghadapi globalisasi. Penelitian kualitatif ini menggunakan studi literatur atau studi literatur untuk mencari berbagai referensi dari berbagai jurnal dan literatur lainnya. Hasil dari penelitian ini adalah seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman yang semakin modern, banyak terjadi perubahan yang terjadi pada masyarakat pedesaan. Hal ini berdampak pada beberapa aspek yaitu dari aspek ekonomi, pembangunan infrastruktur, budaya, dan gaya hidup. Salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh masyarakat pedesaan dalam menghadapi globalisasi adalah masyarakat pedesaan dapat memilih informasi-informasi positif untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan mengesampingkan informasi dan tren yang mungkin berdampak negatif dalam kehidupan sehari-hari. Penguatan norma dan budaya juga perlu dilakukan agar tidak terbawa arus globalisasi.
Relasi Kuasa, Demografi, dan Pernikahan Dini: Tinjauan Foucault pada Perempuan di Desa Beratwetan, Mojokerto Rahmatia, Adinda Dhea; Harianto, Sugeng
Crises on Languages and Literature Vol. 2 No. 2 (2025): Quadrimestre 2
Publisher : Research Community for Critical Society and Environment

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65808/cill.32

Abstract

This study aims to (1) describe the types abbreviations of slang language varieties on TikTok social media originating from the content of Bahasa Gaul Anak +62; (2) find out the abbreviation patterns from the data that has been found. The method used in this research is descriptive qualitative. The data source in this research comes from TikTok social media which highlights the use of abbreviations in the content of (Bahasa Gaul Anak +62) in the content and comments column. The data collection techniques used, namely (1) tapping techniques by means of screenshots and (2) reading and writing techniques. The steps of data analysis, namely (1) recording and collecting data in the form of slang abbreviations on TikTok social media which focuses on the content of the content called (Bahasa Gaul Anak +62) and the comments column; (2) analyzing the data obtained according to the variety of abbreviations formed; (3) determining the patterns created from the abbreviations that have been found; (4) describing and analyzing data according to the patterns that have been found; (5) concluding the results of the analysis. The results showed that there are three forms of abbreviations that focus on the content of the (Bahasa Gaul Anak +62) on TikTok social media, namely abbreviations in the form of initialisms, acronyms, and contractions. Abbreviations in the form of initialisms were found as much as (43) data with two word-forming patterns, abbreviations in the form of acronyms were found as much as (52) data with twelve word-forming patterns, and abbreviations in the form of contractions were found as much as (4) data with four word-forming patterns. The most domain type of abbreviations in Bahasa Gaul Anak +62 content is acronyms.
PELATIHAN UNTUK PENGUATAN KAPASITAS GURU IPS SMP KABUPATEN PASURUAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Khotimah, Kusnul; Suprijono, Agus; Prasetyo, Ketut; Sarmini, Sarmini; Harianto, Sugeng; Prasetya, Sukma Perdana; Segara, Nuansa Bayu
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i1.3234

Abstract

Tuntutan implmentasi kurikulum merdeka mengharuskan guru beradaptasi. Namun demikian masih banyak guru IPS SMP di Kabupaten Pasuruan yang belum paham dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Banyak guru yang masih bingung dan belum percaya diri untuk menyusun modul ajar yang sesuai dengan karakteristik sekolah dalam pembelajaran IPS. Program ini bertujuan utuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar pembelajaran IPS kontekstual sesuai karakteristik sekolah. Pelatihan dilaksakanan dalam tiga kali yaitu in service training 1 secara daring synchronous, on the job training secara daring asynchronous dan in service training 2 secara luring. Secara keseluruhan kegiatan ini telah berhasil untuk meningkatkan kemampuan guru IPS SMP Kabupaten Pasuruan. Dengan tingkat keberhasilan yang tinggi, baik dalam jumlah pengumpulan tugas maupun kualitas hasilnya, peserta dapat menerapkan modul ajar yang mereka susun ke dalam pembelajaran di kelas. Hasil ini juga menjadi bukti bahwa pelatihan PKM mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka.
Pengalaman Pemain Judi Online Tentang Stigma Masyarakat Mengenai Kecanduan (Studi Kasus Pemain Situs Online TOTO) Mayasari, Rahma Nur; Sugeng Harianto; Ahmad Ridwan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judi online sering kali dianggap sebagai perilaku menyimpang yang memengaruhi citra sosial dan hubungan interpersonal para pemainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan pengalaman, pandangan, dan dampak sosial yang dialami oleh pemain judi online akibat stigma di masyarakat. Wawancara dilakukan dengan pemain judi online di situs TOTO. Hasil studi menunjukkan beragam pandangan dari para pemain judi, bahwa stigma masyarakat dapat memengaruhi prinsip hingga kondisi mental mereka. Namun, di sisi lain, beberapa pemain mengungkapkan bahwa stigma tersebut tidak memengaruhi mereka dan mereka tetap bermain demi kesenangan pribadi. Meskipun demikian, dapat disimpulkan bahwa stigma masyarakat tetap memiliki pengaruh yang dapat mengubah pola pikir para pemain, meskipun tidak selalu menghentikan perilaku perjudian. Studi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai hubungan antara pengalaman pemain judi online dan stigma di masyarakat.  
SELF-REPRESENTATION IN SOCIAL MEDIA (DRAMATURGY STUDIES OF DRUG-USING ARTISTS) Almaidah, Anata Reyustina; Harianto, Sugeng
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 14, No 2 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v14i2.59777

Abstract

Social media is one of the most existing online media used today by all groups, including artists. The existence of social media is used to support his popularity and good image in front of the public. These artists try. However, the lives of these artists are sometimes inversely proportional to their real lives, this also happened to one of the artists, namely Ardhito Pramono. This research uses data collection techniques in the form of literature studies, which are then analyzed using the Miles and Huberman techniques. The theory used in this research is Erving Goffman's dramaturgical theory. In dramaturgical theory, it is explained that in an effort to achieve a goal, a person will carry out various actions that can create a good impression of other people towards him, so that the terms front stage and backstage appear. This research produces a finding that the life of artist Ardhito Pramono is in accordance with dramaturgical theory, where there is a front stage and a backstage. On the front stage, Ardhito displays his good image through his social media by managing his appearance and creating songs that can inspire other people, especially teenagers. Meanwhile, in the backstage, Ardhito is a drug user, whose drug use is considered deviant behavior in society.
Eksistensi Budaya Pencak Silat Sebagai Icon Branding Dan Parwisata Bumi Kandung Madiun Puspita, Suciana Ari; Harianto, Sugeng
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3213

Abstract

Pencak silat merupakan suatu aktivitas pertahanan diri dari musuh dengan kekuatan fisik dan bertarung dengan seni. Pencak silat memiliki nilai-nilai estetik disetiap gerakannya sehingga menciptakan seni beladiri yang berfokus pada aksi pertahanan diri. Seni beladiri dapat dikembangkan oleh  individu sesuai dengan ciri khas seni yang dimiliki oleh dirinya. Eksistensi budaya merupakan keberadaan suatu budaya yang dapat berkembang sehingga dikenal oleh masyarakat banyak. Budaya pencak silat mengalami eksistensinya seiring kemodernan jaman dimana pencak silat selain dijadikan budaya juga sebagai ajang prestasi. Sebagaimana Budaya pencak silat yang lahir di bumi kandung Madiun mengalami eksistensi hingga dijadikan sebuah icon branding kota guna menunjang kota pariwisata dan olahraga. Tujuan dari kajian ini adalah guna menjelaskan eksistensi budaya pencak silat yang dijadikan sebagai icon branding dan pariwisata bumi kandung Madiun. Metode yang digunakan dalam kajian ini ialah Kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Kajian ini diharapkan dapat membantu untuk memahami tentang eksistensi budaya pencak silat yang dijadikan sebagai icon branding dan pariwisata bumi kandung Madiun. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, terdapat teori yang digunakan dalam menjelaskan realitas ini yakni teori fungsionalisme struktural. Teori ini melihat bahwa eksistensi budaya pencak silat sebagai peran yang menentukan eksistensi budaya sehingga terbentuk icon branding kota sebagai kota pariwisata guna mempertahankan tatanan sosial. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka budaya pencak silat sebagai pendorong eksistensi kota sehingga membentuk icon branding dan memunculkan kota pariwisata
Transformasi Peran Perempuan Desa dalam Belenggu Budaya Patriarki Iqbal, Muhammad Falih; Harianto, Sugeng; Handoyo, Pambudi
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 20 No. 1 (2023): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v20i1.13

Abstract

Studi dan diskusi mengenai marginalisasi perempuan masih banyak berkutat pada bentuk- bentuk ketidaksetaraan dan diskriminasi gender. Artikel berupa hasil kajian literatur yang berusaha mengisi kekosongan studi mengenai bagaimana transformasi peran perempuan desa sebagai bentuk perlawanan dalam belenggu budaya patriarki yang masih kental. Tujuan kajian adalah mengidentifikasi transformasi peran perempuan desa pada beberapa aspek yang masih terbelenggu oleh budaya patriarki. Dokumen kepustakaan yang digunakan berupa buku, jurnal, tesis, dan skripsi yang relevan. Hasil kajian menjelaskan kedudukan dan peran perempuan di dalam kehidupan masyarakat desa telah mengalami perubahan pada beberapa aspek, yakni politik, pendidikan, ekonomi dan keluarga, maupun sosial dan budaya. Kedudukan dan peran perempuan desa tidak dapat dimarginalisasi dengan kekuasaan dan dominasi laki-laki. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menuntun perempuan menuju derajat yang setara di dalam sistem sosial masyarakat desa, meskipun faktor ekonomi dan budaya masih menghambat mobilitas sosial perempuan di desa. Temuan itu sejalan dengan hakikat perempuan sebagai makhluk sosial yang memiliki hak untuk bebas berekspresi, berpendapat, mengembangkan potensi, dan lain-lain.
Strategy for preserving the ithuk-ithukan tradition as the cultural identity of the Osing tribe in Rejopuro Hamlet, Banyuwangi Putri, Nabila Syakila; Harianto, Sugeng; Putri, Rizky Trisna
Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Indonesia
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/fpr88382

Abstract

This study examines strategies for preserving the Ithuk-ithukan tradition as part of the cultural identity of the Osing tribe in Rejopuro Hamlet. The research focuses on how this tradition is passed down and preserved amid modern social changes. The objectives of the study are to investigate preservation practices, the role of the younger generation, and technological adaptation efforts in maintaining cultural sustainability. The method used is qualitative research with a case study approach, involving interviews with traditional leaders, participatory observation, and documentation of ritual activities. The results show the active involvement of the younger generation in ritual processions, the making of Ithuk, and the use of social media as a means of education and cultural preservation. The involvement of traditional leaders as cultural mentors has proven vital in maintaining traditional values and the continuity of rituals. The conclusion of the study confirms that a combination of cultural, social, and technological approaches is an effective strategy for preserving the Ithuk-ithukan tradition. Recommendations include increasing government support, empowering the younger generation, and optimizing information technology for sustainable cultural prese rvation. This research makes an important contribution to the study of anthropology and cultural sociology in Indonesia and provides a basis for the development of cultural policies that are responsive to social dynamics.
Co-Authors . Muryanto Abdul Hakim Laenggeng Achmad Imron Rosyadi Adhi Irianto Mastur AFRISKHA INDRASWARI, NINDHY Agus Suprijono Ahmad Randy Ahmad Ridwan Ahmad Ridwan Aisyah Endah Palupi Almaidah, Anata Reyustina Anggraini Puspita Sari Annisa Dieni Lestari Anny Sulaswatty ANNY SULASWATTY ARDHIE RADITYA Arief Ameir Rahman Setiawan Arief Ameir Rahman Setiawan Aulady, Fakhris Ayu, Wulan Agustri Azzahra, Almira Aulia Bainah Sari Dewi Bambang Sigit Widodo Ciddan, Harrel Clarissa Ayu Fitri Ramadhani Dadan Rohdiana Dayanti, Fitria DEVI ADIBAH, INNEKE Dewi Siti 'Aisah Dian Iswandaru DIYAH UTAMI DWI VELLIENDA, CHURNIA Edi Iswanto Wiloso Eka Prasetia Hati Baculu, Eka Emylia, Najwa FAJRIYATUS SAIDAH, NUR Fauzi, Agus Machfud FX Sri Sadewo Gultom, Ferdi Hafiizh Prasetia Hendratta, Liany Herrukmi Septa Rinawati, Herrukmi Septa Hesti Amelia Mawardani Hilman Maulana I Gusti Agung Adi Wira Buwana INDAH PRABAWATI Indri Nurul Kumalasari Iqbal, Muhammad Falih ISNAINI, NUSHROH Jacky, M Ketut Prasetyo Khanifah, Anisatul Krisanti, Dwina Kusnul Khotimah Kusumawati Riawan, Dewi La'la Monica Lailiyah, Faridatul Luh Putu Ratna Sundari M. Iqbal Prawira-Atmaja Mahanani, Anindita Surya Maliha, Novi Fitia MARTINUS LEGOWO Mayasari, Rahma Nur Mochammad Dimas Putra Setyafudin Mudzakkir, Moh Muhammad Iqbal Prawira-Atmaja Muhammad Turhan Yani Muthia Syafika Haq Muthia Syafika Haq Nabilah, Shafa Rizqi Nino Rinaldi NORIDA CANDA SAKTI Novandra, Dion Nuansa Bayu Segara NUGROHO HARI PURNOMO Nurfa’is, Fa’iza Nurus, Retno Odih Sucherman Odih Sucherman, Odih PAMBUDI HANDOYO PRASASTI, RIYANG Puspita, Suciana Ari Puspitasari, Nindy Maharani Putri, Nabila Syakila Putri, Rizky Trisna Rachman, Dian Tannia Rahmatia, Adinda Dhea Rantung, Audy H.P REFTI HANDINI LISTYANI ROBIATUL ADAWIYAH, SITI Rohmah, Dian Fatihatur Sari, Pirana Rachma Sarmini Sarmini Sava, Inanda Berliana Setiawan, Aries Buedi Shabri Shabri Shabri Sobar Darana Sobar Darana, Sobar Sudrajat, Arif Sujarwo Sujarwo Sukma Perdana Prasetya Sundari, Adinda Samudra Suparji Suparji Suprapto Suprapto Suwarno Imam Samsul Teuku Beuna Bardant Teuku Beuna Bardant ufrida, khudhriyatul Ukhti Ayuningtyas Widya Prasetyawati Septiani WULAN PUTRI, DESI Wulandari, Silvia Eka Nur Zahrah Rufaida