Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUJIAN PENGHAMBATAN ENZIM TIROSINASE PADA FORMULASI MASKER PENCERAH WAJAH DARI KOMBINASI KEFIR SUSU SAPI DAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) Fenti Fatmawati; Garnadi Jafar; Ria Riantini
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 5, No 1 (2020): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.977 KB) | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p42-52

Abstract

Kefir telah dikenal memiliki banyak sekali khasiat diantaranya untuk kulit. Rumput laut juga dikenal memiliki kandungan mineral yang berkhasiat untuk kecantikan kulit. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan formulasi masker pencerah wajah dari kombinasi kefir dan rumput laut dan mengetahui nilai penghambatan enzim tirosinasenya. Dari hasil evaluasi sediaan (Uji Homogenitas, Uji pH, Uji viskositas, Uji Iritasi, Uji tipe krim) pada formulasi masker didapatkan bahwa formula 3 (F3) adalah formula yang paling baik. Dilakukan uji penghambatan tirosinase dan didapatkan nilai IC50 sebesar 0,26% yang nilainya lebih rendah dari pada kontrol dimana nilai IC50 dari kontrol yaitu 1,24%. Dapat disimpulkan bahwa hasil uji penghambatan tirosinase sampel memiliki aktivitas sebagai inhibitor tirosinase yang baik.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p42-52
Pendekatan Nanoteknologi Untuk Penghantaran Bahan Aktif Farmasi Dalam Terapi Acne Vulgaris Dila Anggraeni; Marita Kaniawati; Garnadi Jafar
Majalah Farmasetika Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v8i4.45498

Abstract

Jerawat (Acne vulgaris) adalah kelainan kulit yang terjadi akibat penumpukan sebum yang dihasilkan oleh kelenjar minyak yang ada di kulit. Penumpukan sebum tersebut akan menstimulus pertumbuhan P. acne yang akan menyebabkan pertumbuhan jerawat. Terapi untuk jerawat telah banyak dikembangkan untuk berbagai bahan aktif dan metode yang digunakan sudah beragam dari yang konvensional hingga teknologi terbarukan. Penghantaran terbarukan seperti nanoteknologi dipilih karena dapat meningkatkan stabilitas bahan aktif, meningkatkan penetrasi pada kulit serta dapat menghantarkan zat aktif ke daerah terapi yang tertarget. Tujuan: review yang disusun untuk menjadi bahan acuan komprehensif mengenai jerawat. Metode: metode yang digunakan adalah pengumpulan artikel ilmiah dari sumber nasional dan internasional. Hasil: hasil yang didapatkan adalah metode nanopartikel adalah metode yang paling baik dalam penghantaran sediaan topikal khususnya untuk terapi jerawat. Adapun berbagai pengembangan terbarukan yaitu lipid nanopartikel, polimer nanopartikel dan metal nanopartikel. Review ini akan mengulas secara lengkap berbagai studi mengenai penghantaran terbarukan zat aktif dalam penghantaran nano teknologi untuk terapi jerawat. Kata Kunci: Jerawat, Kulit, Nanopartikel,
PELATIHAN DAN WORKSHOP PEMBUATAN HAND SANITIZER OLEH IBU-IBU MAJELIS TA’LIM MASJID RAYA AL SYAHADAH KOMPLEK BUMI ORANGE Garnadi Jafar; Yuyun Yuyun; Soni Muhsinin
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v1i2.662

Abstract

Dimasa pandemik global Covid 19 yang sekarang sedang kita jalani dan sama sekali belum ada titik terang  waktu pandemik ini  berakhir. Menurut peraturan dari pemerintah bahwasannya untuk sarana umum atau tempat berkumpul banyak orang maka harus senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam rangka memutus penularan Covid 19, dari sekian banyak  protokol kesehatan adalah menggunakan hand sanitizer. Masjid adalah sarana ibadah umat muslim dalam melakasanakan sholat berjamaah sehari terdapat lima waktu sholat. Dalam melaksanakan sholat berjamaah sudah barang tentu terdapat berkumpulnya sekian banyak orang oleh karena itu diperlukan salah satu pencegahan dalam sanitasi pembersihan tangan  sebelum masuk masjid yaitu hand sanitizer. 
Pendidikan Kesehatan Hipertensi Bagi Warga Cibiru Hilir Bandung Roganda Situmorang; Garnadi Jafar; Iceu Mulyati; Fatmawati Karim; Siti Saidah Muthmainah
Karya Kesehatan Siwalima Vol 2, No 2 (2023): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v2i2.1088

Abstract

Sasaran mendasar pemeliharaan kesehatan masyarakat Indonesia untuk mencapai kesehatan nasional adalah keluarga. Informasi ditemukan bahwa dalam keluarga wilayah Desa Cibiru Hilir Bandung terdapat permasalahan masih banyak keluarga kurang mengetahui penyakit tidak menular (hipertensi). Tujuan kegiatan ini adalah mengimplementasikan upaya promosi dan preventif kesehatan berbasis kolaborasi antar profesi tentang pemberian pendidikan kesehatan hipertensi pada keluarga wilayah Desa Cibiru Hilir Bandung. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, diskusi dan evaluasi kegiatan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan keluarga tentang hipertensi dari kurang baik menjadi baik. Perlunya sosialisasi secara berkala secara berkala dan melibatkan banyak masyarakat dan kader. Keluarga diharapkan mengaplikasikan dirumah dan disebar luaskan informasi terkait hipertensi.
Edukasi Pengenalan Diabetes Melitus Sejak Dini Bagi Masyarakat di Wilayah Desa Cibiru Hilir Bandung Roganda Situmorang; Garnadi Jafar; Iceu Mulyati; Fatmawati Karim; Siti Saidah Muthmainah
Karya Kesehatan Siwalima Vol 3, No 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i1.1089

Abstract

Sasaran mendasar pemeliharaan kesehatan masyarakat Indonesia untuk mencapai kesehatan nasional adalah keluarga. Informasi ditemukan bahwa dalam keluarga di wilayah Desa Cibiru Hilir Bandung terdapat permasalahan masih banyak keluarga kurang mengetahui penyakit tidak menular, khususnya diabetes melitus. Tujuan kegiatan ini adalah mengimplementasikan upaya promosi dan preventif kesehatan berbasis kolaborasi antar profesi tentang pemberian edukasi kesehatan tentang diabetes melitus pada keluarga wilayah Desa Cibiru Hilir Bandung. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, diskusi dan evaluasi kegiatan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan keluarga tentang diabetes melitus dari kurang baik menjadi baik. Perlunya sosialisasi secara berkala secara berkala dan melibatkan banyak masyarakat dan kader. Keluarga diharapkan mengaplikasikan dirumah dan disebar luaskan informasi terkait diabetes melitus.
COMPARISON OF ANALYSIS METHODS FOR CURCUMIN DETERMINATION: A LITERATURE REVIEW Jajang Japar Sodik; Deden Indra Dinata; R. Herni Kusriani; Garnadi Jafar
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 4 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i4.850

Abstract

Curcuminoids such as curcumin, demethoxycurcumin (DMC), and bisdemethoxycurcumin (BDMC) are the major bioactive components found in Curcuma species, including turmeric (Curcuma longa L.). Curcumin is a polyphenol that is used as an antioxidant. Various analytical methods have been developed for the detection of curcumin, each with its advantages and limitations. Selection of an appropriate analytical method is crucial for obtaining accurate results. Although critical reviews on the chemical, biological, and pharmacological properties of curcumin are widely available, reviews specifically focusing on the different analytical methods for curcumin are limited. This review article aims to provide an overview of several analytical methods for the determination of curcumin. This is expected to encourage readers to choose a suitable analytical method for their specific needs. The articles used in this review were sourced from international English-language publications obtained from Science Direct, PubMed, and Google Scholar. The search was performed using keywords such as "Instrumental analysis of curcumin" and "Analytical techniques for curcumin analysis." The results reveal that spectrophotometric methods are simple techniques used to estimate curcumin content; however, their utility is limited to cases where the concentration of each curcuminoid is not a critical quality parameter. Accurate quantification and detection of trace amounts of curcuminoids and metabolites require the use of chromatographic separation methods combined with mass spectrometry detection (LC-MS/MS) because of their high accuracy, reproducibility, and sensitivity with low limits of detection (LOD) and lower limits of quantification (LLOQ). Keywords: Analytical methods, Curcumin, Determination
ARTICLE REVIEW: UTILIZATION OF CURCUMIN AS AN ANTI-CANCER AGENT Abdul Mulki Irpani; Deden Indra Dinata; Garnadi Jafar
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v9i1.1062

Abstract

The uncontrolled growth of abnormal cells in one area of the body can spread to other tissues and create more cancer cells, a disease known as cancer. Malignant cancer cells have the potential to become fatal. After cardiovascular disease, cancer is the second most common cause of mortality. Numerous cancer types exist, including stomach, liver, colorectal, lung, breast, and cervical cancers. More than 70% of cancer-related deaths occur in low- and middle-income nations, and the number of cancer-related deaths is predicted to rise steadily, hitting 11.5 million by 2030. Some of the resources utilized to look up information on curcumin's application as an anticancer agent are PubMed, Science Direct, and Google Scholar. Most of the articles that were used were published between 2013 and 2023, or within the last ten years. These journals were found using the following keywords: "Curcumin," "Cancer," "Curcumin as an Anticancer," and "Utilization of Curcumin as an Anticancer Agent." Scholars from many nations have conducted comparable investigations on the application of curcumin as an anticancer agent. Furthermore, it has been established that curcumin directly inhibits cancer cells when used as an anticancer drug. This suggests that curcumin does have anticancer properties. Keywords: Curcumin, Cancer, Curcumin as an Anticancer agent
REVIEW: REVIEW ARTICLE LIPID-BASED NANOTECHNOLOGY Garnadi Jafar; R. Awaludin Nazal N; Entris Sutrisno
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v9i1.1084

Abstract

Nanotechnology is defined as engineering the creation of materials, functions, and devices on the nanometer scale. Nanoscience is increasingly developing and becoming a part of various fields, such as electronics, materials, and biology. Lipid nanoparticles are a major application in nanotechnology. In formulas II and III, smaller results were obtained compared with the other formulas. Based on the results of this study, it can be concluded that the nanostructured lipid carrier system with solid lipid poloxamer and stearic acid with liquid soybean oil lipids obtained good characteristics, and each test met the range. From the explanation above, it can be concluded that lipid-based nanotechnology has great potential in various fields such as medicine, cosmetics, and agriculture. Its use can provide great benefits such as increasing the effectiveness of drug administration, increasing the absorption of nutrients in food, and developing cosmetic products. which one is safer and more effective. To compare several types of nanoparticle methods, such as Liposomes, Neosomes, Etosomes, SLN, and NLC for selection of the lipid base, namely NLC. It is important to ensure that the use and development of this technology are safe and beneficial for humans and the environment. Keywords : Nanotechnology, Nanoparticles, Lipid-Based Nanoparticles
REVIEW: THE POTENTIAL OF HERBAL PLANTS AS ANTI-ALOPECIA MEDICINES Arif Rubianto; Garnadi Jafar; Deden Indra Dinata; Jajang Japar Sodik
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v9i2.1204

Abstract

Hair loss, or alopecia, is a common dermatological condition that affects up to 2% of the world's population. It is often caused by genetic factors, such as male or female pattern baldness, but can also be attributed to various environmental factors, an imbalanced diet, or chronic illnesses. While hair loss is not life-threatening, it can lead to significant anxiety, depression, and other psychological issues, ultimately affecting one's quality of life. Various treatments for baldness, including synthetic drugs like minoxidil and finasteride, or herbal remedies, have been approved by the Food and Drug Administration. Although synthetic drugs are effective, they may come with potential side effects. Natural remedies have been proposed as a viable option for treating baldness because many chronic disorders can lead to alopecia. Therefore, this review focuses on identifying efficient alternative treatment agents with limited side effects. Specifically, it considers medicinal plants as potential healing agents for treating baldness. To gather relevant information for this study, several databases were searched, including Scopus, PubMed, and Google Scholar. Comprehensive searches were conducted using various search terms, such as "baldness," "alopecia," "natural remedies for baldness," "herbal treatment for baldness," and others, to extract relevant scientific articles. Many medicinal plants and natural compounds have shown potential for reducing baldness, thanks to their anti-inflammatory and antioxidant properties. According to existing literature, extracts of medicinal plants and formulations derived from plants, such as Eclipta alba (L.) Hassk, Arctium lappa L., Centella asiatica L., Morinda citrifolia, Acorus calamus var. angustatus, Alpinia zerumbet, ...
PENDEKATAN SISTEM PENGHANTARAN NANOPARTIKEL BERBASIS LIPID SEBAGAI OBAT ANTIJERAWAT : REVIEW: Putriyanti Al-fira; Jafar Garnadi; Mulyani Yani
Pharmacoscript Vol. 7 No. 2 (2024): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v7i2.1761

Abstract

Jerawat adalah gangguan kulit yang terjadi ketika folikel rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Bakteri gram positif propionibacterium acnes adalah akar dari jerawat. Propionibacterium acne tumbuh karena akumulasi sebum, yang menyebabkan jerawat. Untuk mengatasi jerawat, berbagai bahan aktif dan metode pengobatan telah dikembangkan. Penghantaran melalui nanoteknologi adalah metode terbaru yang digunakan. Ini dipilih karena kemampuan nanoteknologi untuk meningkatkan stabilitas bahan aktif, meningkatkan penetrasi bahan aktif ke dalam kulit, dan memungkinkan zat aktif dibawa ke area yang ditargetkan. Metode yang digunakan yaitu Artikel ilmiah dikumpulkan dari sumber nasional dan internasional 10 tahun terakhir (2014-2024). Hasil yang ditunjukkan bahwa metode nanopartikel menunjukkan potensi besar sebagai bahan aktif anti jerawat karena ukurannya yang kecil memungkinkan penetrasi kulit lebih baik, pelepasan bahan aktif secara terkendali, dan perlindungan dari degradasi lingkungan. Keberhasilannya terbukti dalam berbagai studi dan uji klinis, dengan penurunan signifikan jerawat dan peningkatan kondisi kulit. Pengembangan terbaru, seperti nanopartikel lipid, nanopartikel polimer, dan nanopartikel metal. Diskusi dalam review artikel ini melakukan pendalaman terhadap pengembangan obat dan sitem penghantaran obat baru, meliputi proses sintesis, karakterisasi, mekanisme kerja, dan hasil uji klinis yang relevan. Penggunaan nanopartikel lipid telah menunjukkan potensi besar sebagai penghantar obat yang efektif,  nanopartikel polimer menawarkan kontrol pelepasan obat yang lebih baik dan nanopartikel logam menawarkan sifat antimikroba intrinsik. dan Kesimpulannya review artikel ini akan mengulas secara menyeluruh berbagai penelitian mengenai penghantaran zat aktif terbarukan melalui nanoteknologi untuk terapi jerawat.
Co-Authors Abdul Mulki Irpani Agung Laksono S, Moch Agus Sulaeman Agus Sulaeman Aligita, Widhya Aliyya Kurniasih Agustiani Amalia Putri, Amalia Ani Anggriani Arif Rubianto Ariqa Hidayatun Nisa Buana Irviana Prita Choerrunisa, Choerrunisa Dadih Supriadi Damayanti, Hilda Deden I Dinata Deden Indra Dinata Deden Indra Dinata, Deden Indra Deny Puryani Devianti Sagita, Novaliana Dila Anggraeni Dinayanti, Westi Nur Dini Auliya Azmi Dwi C, Alya Elis Susilawati Elisabeth Weya Elsa Yunita Septiani Elvano, Deki Rifa Embas Saraswati, Dewa Ayu Emma Emawati, Emma ERISKA AGUSTIN Faisha Farras Kartanagara Fatmawati Fenti Fatmawati Karim Fatmawati, Fenti Fenti Fatmawati Fenti Fatmawati Ghea Nadira Shinta Gustana, Erick Kurniawan Halizah, Arin Nur Hanaya, Cicia Rosa Helen Fitri Novianti Herni Kusriani, R. Iceu Mulyati Iin Siti Aminah, Iin Siti Ira Adiyati Jajang Japar Sodik Khiong, Tjia Khie Latifah, Zahra Alfa Lia Marliani Mahran A, Ghani Maisyah, Aini Marita Kaniawati Mindiarto, Ahmad Bagus Muhamad Reza Pahlevi Mulyani Yani Ningrum, Windi Pratama Novaliana Devianti Sagita Novianti, Tamia Rizqi Nurfadillah, Rizal Nurfaiza, Putri Nurul Rahmalia Olivia Eka Putri Pahlevi, Muhamad Reza Patonah, Patonah Pebriawati, Silpi Pramudiahwardani, Ananda Rota Pratama, Reza Putriyanti Al-fira Putriyanti, Al-fira R. Awaludin Nazal N Rachmat Mauludin Rahmat Santoso Raisya Salsabila Ramadhoni, M Ayodia Ratu Fania Aprilyanti Reza Pahlevi, Muhamad Ria Riantini Riantini, Ria Rismawanti, Rusi Roganda Situmorang Rosyana, Nasywa Rusi Rismawanti Sagita, Novaliana Devianti Saleh Wikarsa, Saleh Salsabilla, Syifa Sasanti Tarini Darijanto, Sasanti Tarini Septianti, Regina Dwi Shelvy E Suherman Siti Jamilah Siti Raeyuni Maulidia Belina Siti Saidah Muthmainah Sofian, Ryan Soni Muhsinin Sukmawati, ika kurnia Sutiyah, Siti Sutrisno, Entris Syarfa, Ahmad Syerliana Syerliana Tambunan, Irisanna Wahyu Wijayanti Wijaya, Teguh Pradinata Winasih Rachmawati Yani Mulyani Yani Mulyani Yolanda Putri Aloenida Yuyun Yuyun Zakiyah, Nadhira Zalfa Dary Pernadi