Claim Missing Document
Check
Articles

Penentuan Aktivitas Antioksidan dari Tiga Jenis Simplisia Jahe (Gajah, Emprit, Merah) untuk Pengobatan Tradisional Chinese Medicine (TCM) Maisyah, Aini; Jafar, Garnadi; Khiong, Tjia Khie
Majalah Farmasetika Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v9i3.54494

Abstract

Jahe merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Rimpang jahe diketahui mempunyai banyak khasiatnya terhadap kesehatan. Jahe sering dijumpai dalam racikan  pengobatan Traditional Chinese Medicine (TCM). Hal ini ada kaitannya dengan kandungan antioksidan pada jahe. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan pada simplisia tiga jenis simplisia jahe (gajah, emprit, merah). Metode Tiga jahe diberikan perlakuan yaitu sortasi basah dan kering, pembuatan simplisia, karakterisasi simplisia, uji aktivitas antioksidan menggunakan metode 2,2-Diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH). Hasil rendemen simplisia tiga jahe (gajah 19,00%, emprit 15,26%,  merah 12,61%), pengujian  kadar air simplisia dari tiga jahe (gajah 7,315 %, emprit 7,439%,  merah 8,576 %) selanjutnya pada penentuan uji aktivitas antioksidan jahe gajah 77,03%, jahe emprit 61,91%, jahe merah 67,94%. aktivitas Aktivitas antioksidan dari ketiga jahe  dengan metode DPPH  menunjukkan nilai inhibitory concentration (IC50 ) mempunyai kategori kuat yaitu ada diantara 50-100 µg/ml.
OPTIMASI SISTEM PENGHANTARAN OBAT ANTIDIABETES ORAL MELALUI POMPA OSMOTIK UNTUK PENINGKATAN BIOAVAILABILITAS DAN EFEKTIVITAS TERAPI Elvano, Deki Rifa; Jafar, Garnadi
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1402

Abstract

Peningkatan prevalensi Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia memerlukan pengobatan yang efektif untuk mengontrol kadar glukosa darah. Obat antidiabetes oral semakin disukai karena kemudahan penggunaannya, meskipun sering kali menyebabkan fluktuasi kadar glukosa darah. Review artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi sistem pompa osmotik sebagai metode penghantaran obat yang dapat memberikan pelepasan obat yang lebih stabil, meningkatkan bioavailabilitas obat, dan efektivitas terapi. PubMed, Science Direct dan Google scholar adalah beberapa sumber artikel yang digunakan dalam pencarian informasi mengenai sistem penghantaran obat baru untuk antidiabetes oral. Artikel-artikel yang digunakan mayoritas adalah artikel terbaru yang ditulis dalam kurun waktu 10 tahun terakhir yaitu dari tahun 2014-2024. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian jurnal-jurnal tersebut adalah "drug design diabetes" “new drug delivery diabetes” “drug delivery system for oral antidiabetes” “osmotic pump capsule”. Melalui pencarian yang komprehensif, 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dipilih untuk dianalisis. Artikel-artikel ini memberikan wawasan yang berharga mengenai perkembangan terbaru dalam bidang ini, termasuk desain formulasi, evaluasi kinerja, dan potensi klinis. Formulasi yang dioptimalkan menunjukkan laju pelepasan obat yang konstan dan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan formulasi yang ada di pasaran, serta meningkatkan bioavailabilitas obat antidiabetes. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan solusi inovatif dalam pengobatan DMT2, dengan potensi untuk meningkatkan efektivitas terapi dan mengurangi frekuensi dosis.
REVIEW ARTICLE: NANOHERBAL AS A NATURAL SOLUTION FOR BACTERIAL DIARRHEA PROBLEMS Embas Saraswati, Dewa Ayu; Jafar, Garnadi; Sulaeman, Agus; Mulyani, Yani
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v9i3.1248

Abstract

Diarrhea is a global health problem that is often caused by bacterial infections, including Escherichia coli and Staphylococcus aureus. The use of conventional antibiotics in treating diarrhea often faces challenges, such as drug resistance and adverse side effects. As an alternative, current research interest is focused on the use of nanoparticles from herbal ingredients as potential antibacterial agents in the treatment of diarrhea. This review article aims to present the latest developments in the use of herbal nanoparticles as an anti-bacterial therapy for diarrhea. The literature search method was carried out via PubMed, Science Direct, and Google Scholar using relevant keywords. Selected articles must meet inclusion criteria, such as originality, language, period, and availability of full text. After the selection process, articles that meet the criteria will be reviewed to identify findings related to the use of herbal nanoparticles in treating diarrhea. Data analysis was conducted to compare the findings of each article and draw appropriate conclusions. Therefore, this review article aims to provide a comprehensive understanding of the potential use of nanoparticles from herbal ingredients as an effective and safe solution to treat diarrhea problems, while also highlighting interesting research possibilities to be carried out in the future. effectiveness and bioavailability in the treatment of diarrhea. By increasing absorption and penetration into bacterial cells, this therapy can serve as an effective and sustainable antibacterial agent ...
Review: Karakterisasi Modifikasi Bahan Aktif Farmasi Menjadi Kokristal Menggunakan Instrument Ftir, Sem, Xrd, Dan Dsc Muhamad Reza Pahlevi; Ratu Fania Aprilyanti; Ariqa Hidayatun Nisa; Aliyya Kurniasih Agustiani; Nurul Rahmalia; Garnadi Jafar; Novaliana Devianti Sagita
Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jfkes.v2i3.2124

Abstract

Kokristalisasi merupakan salah satu teknik yang berkembang dalam modifikasi bahan aktif farmasi untuk meningkatkan karakteristik fisikokimia dari bahan aktif, khususnya yang memiliki kelarutan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh metode karakterisasi, yaitu Fourier Transform Infrared (FTIR), Scanning Electron Microscopy (SEM), X-ray Diffractometry (XRD), dan Differential Scanning Calorimetry (DSC), terhadap kualitas kokristal bahan aktif farmasi dari tahun 2015 hingga 2024. Metode penelusuran pustaka dilakukan melalui Google Scholar. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa setiap teknik karakterisasi memiliki peran spesifik dalam memahami perubahan struktur dan sifat fisikokimia kokristal, seperti peningkatan kelarutan, stabilitas termal, dan morfologi permukaan. Berdasarkan hasil analisis pustaka, metode FTIR, SEM, XRD, dan DSC memberikan kontribusi penting dalam optimasi kualitas kokristal, yang berpotensi meningkatkan bioavailabilitas dan efektivitas bahan aktif farmasi.
Formula development and characterization of nanostructured lipid carriers (NLC) vitamin E acetate with solid lipids compritol and precirol Salsabilla, Syifa; Jafar, Garnadi; Fatmawati, Fenti
Science Midwifery Vol 12 No 5 (2024): December: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i5.1752

Abstract

Vitamin E acetate has antioxidant activity that can prevent premature aging of the skin, but its nature is very lipophilic (log p±12.2) and has the potential to degrade. To overcome the problems of permeability and stability, vitamin E acetate needs to be developed in Nanostructured Lipid Carrier (NLC), which is a nano delivery system based on solid lipids and liquid lipids stabilized by surfactants as a colloidal system. The formulation of vitamin E acetate into NLC was carried out using the heat homogenization method, then sonicated using a probe sonicator. The materials used were 2% vitamin E acetate, 2-6% Compritol® and Precirol® solid lipids, 1% Myritol®, and 1-3% Chremophore and Plantacare® surfactants. The NLC results were then characterized by measuring particle size, zeta potential, polydispersity index, entrapment efficiency, and morphology. The characterization results showed that NLC vitamin E acetate had a particle size of 280-375 nm, a zeta potential of -23 mV to -28 mV, a polydispersity index <0.5, an entrapment efficiency of 92-97%, and a spherical morphology. The results showed that Nanostructured Lipid Carrier vitamin E acetate gave good results.
Review: Pengembangan Sistem Penghantaran Berbasis NLC (Nanostructur Lipid Carier) sebagai Skin Anti-Aging Mindiarto, Ahmad Bagus; Jafar, Garnadi; Putriyanti, Al-fira
Jurnal Pharmascience Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v11i2.20136

Abstract

 Indonesia memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata 25°C hingga 30°C dan dua musim utama, yaitu hujan dan kemarau. Keindahan dan kesehatan kulit sangat penting bagi masyarakat Indonesia, yang baru-baru ini diakui dalam peringkat kecantikan global. Penuaan kulit, yang ditandai dengan penurunan produksi kolagen dan elastisitas, serta munculnya keriput, dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti sinar matahari dan polusi. Anti-aging mengacu pada metode dan produk untuk memperlambat tanda-tanda penuaan. Pengembangan sistem penghantaran berbasis NLC (Nanostructured Lipid Carrier) adalah pendekatan terbaru dalam meningkatkan efektivitas produk anti-aging, dengan partikel lipid nano yang mampu menembus lapisan kulit lebih dalam. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan kinerja NLC dengan berbagai sistem penghantaran sehingga dapat diketahui sejauh mana NLC lebih unggul dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan penetrasi bahan aktif anti-aging. Metode yang digunakan yaitu Artikel ilmiah dikumpulkan dari sumber nasional dan internasional 10 tahun terakhir (2014-2024). Hasil penelitian menunjukkan bahwa NLC meningkatkan penetrasi bahan aktif ke lapisan kulit yang lebih dalam, memperbaiki hidrasi kulit, dan mengurangi tanda-tanda penuaan. Kesimpulannya, sistem penghantaran berbasis NLC menawarkan pendekatan efektif dalam terapi anti-aging dan memiliki potensi besar untuk aplikasi dalam produk kosmetik dan perawatan kulit.
Formulation and Characterization of Tretinoin Nanostructured Lipid Carriers Using Apifil and Cremophore Jafar, Garnadi; Putriyanti, Al-fira; Muhsinin, Soni
Indonesian Journal of Pharmaceutics Vol 5, Issue 3, Sept - Dec 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran (Unpad)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/idjp.v5i3.54349

Abstract

The most widely used vitamin A derivative for mild to severe acne is tretinoin. However, it is lipophilic (LogP 6.3). Tretinoin must be transformed into liquid lipids and NLC (nanostructured lipid carriers) based on Apifil® and stabilized by surfactants to address permeability and stability concerns. Heat homogenization and sonication with a sonicator probe were used to formulate tretinoin into NLC. Apifil®, Myritol®, and Chremophore® RH 40 were the materials utilized. Particle size, polydispersity index, zeta potential, adsorption effectiveness, and morphological measurements were then used to describe NLC. The characterization results showed that NLC tretinoin has a particle size of <200 nm for 2 measurements over 30 days, a polydispersity index value of 0.5, a zeta potential range of -7 mV to -19.3 mV, and an efficiency entrapment value of >80% for all formulas. Spherical shape emerged from the morphology data. Conclusion: The findings demonstrate that tretinoin's nanostructured lipid carriers provide favorable characterization outcomes. Keywords: Diabetes, Metformin HCl, Extended release, Direct compressed,                     Hypromellose, Carboxymethylcellulose natrium.
PEMBENTUKAN NANOSTRUCTURED LIPID CARRIER TRETINOIN MENGGUNAKAN COMPRITOL® ATO DAN CREMOPHOR® RH 40 DENGAN METODE SONIKASI PROBE Jafar Garnadi; Buana Irviana Prita; Fatmawati Fenti
Pharmacoscript Vol. 7 No. 2 (2024): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v7i2.1646

Abstract

Tretinoin merupakan retinoid generasi pertama yang banyak digunakan dalam pengobatan jerawat yang memiliki karakteristik yaitu bersifat lipofilik (LogP 6,3) dan berpotensi sulit diformulasikan dan pengaplikasian dapat mengiritasi kulit. Salah satu alternatif sistem penghantaran tretinoin adalah Nanostructured Lipid Carrier (NLC) yang merupakan sistem penghantaran terdiri dari campuran lipid cair, lipid padat, dan surfaktan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan karakterisasi NLC tretinoin menggunakan lipid padat Compritol® ATO dan surfaktan Cremophor® RH 40. Metode yang digunakan dalam pembuatan NLC tretinoin dari lima formula dengan variasi konsentrasi lipid padat dan surfaktan, metode yang digunakan homogenisasi panas dan dilanjutkan dengan sonikator probe selanjutnya dilakukan karakterisasi meliputi ukuran partikel, indeks polidispersitas, dan potensial zeta serta penetapan efisiensi penjerapan. Hasil karakterisasi NLC tretinoin selama 30 hari memiliki karakterisasi yang baik yaitu ukuran partikel <600 nm, indeks polidispersitas <0,5, zeta pontensial + -19 mV dan efisiensi penjerapan >80% serta memiliki bentuk morfologi yang sferis.
PENDEKATAN SISTEM PENGHANTARAN NANOPARTIKEL BERBASIS LIPID SEBAGAI OBAT ANTIJERAWAT : REVIEW: Putriyanti Al-fira; Jafar Garnadi; Mulyani Yani
Pharmacoscript Vol. 7 No. 2 (2024): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v7i2.1761

Abstract

Jerawat adalah gangguan kulit yang terjadi ketika folikel rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Bakteri gram positif propionibacterium acnes adalah akar dari jerawat. Propionibacterium acne tumbuh karena akumulasi sebum, yang menyebabkan jerawat. Untuk mengatasi jerawat, berbagai bahan aktif dan metode pengobatan telah dikembangkan. Penghantaran melalui nanoteknologi adalah metode terbaru yang digunakan. Ini dipilih karena kemampuan nanoteknologi untuk meningkatkan stabilitas bahan aktif, meningkatkan penetrasi bahan aktif ke dalam kulit, dan memungkinkan zat aktif dibawa ke area yang ditargetkan. Metode yang digunakan yaitu Artikel ilmiah dikumpulkan dari sumber nasional dan internasional 10 tahun terakhir (2014-2024). Hasil yang ditunjukkan bahwa metode nanopartikel menunjukkan potensi besar sebagai bahan aktif anti jerawat karena ukurannya yang kecil memungkinkan penetrasi kulit lebih baik, pelepasan bahan aktif secara terkendali, dan perlindungan dari degradasi lingkungan. Keberhasilannya terbukti dalam berbagai studi dan uji klinis, dengan penurunan signifikan jerawat dan peningkatan kondisi kulit. Pengembangan terbaru, seperti nanopartikel lipid, nanopartikel polimer, dan nanopartikel metal. Diskusi dalam review artikel ini melakukan pendalaman terhadap pengembangan obat dan sitem penghantaran obat baru, meliputi proses sintesis, karakterisasi, mekanisme kerja, dan hasil uji klinis yang relevan. Penggunaan nanopartikel lipid telah menunjukkan potensi besar sebagai penghantar obat yang efektif,  nanopartikel polimer menawarkan kontrol pelepasan obat yang lebih baik dan nanopartikel logam menawarkan sifat antimikroba intrinsik. dan Kesimpulannya review artikel ini akan mengulas secara menyeluruh berbagai penelitian mengenai penghantaran zat aktif terbarukan melalui nanoteknologi untuk terapi jerawat.
PENGARUH SONIKATOR PROBE TERHADAP FORMULASI NANOSTRUCTURED LIPID CARRIERS KURKUMIN MENGGUNAKAN LIPID PADAT PRECIROL®: EFFECT OF PROBE SONICATOR ON CURCUMIN NANOSTRUCTURED LIPID CARRIERS USING PRECIROL® SOLID LIPIDS Jafar, Garnadi; Pebriawati, Silpi; Latifah, Zahra Alfa; Pratama, Reza
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol. 25 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Volume 25 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i1.1451

Abstract

Androgenetic Alopecia (AGA) merupakan jenis kebotakan yang sering terjadi pada pria dan wanita yang dipengaruhi oleh hormon dihidrotestosteron (DHT). Minoksidil dan finasterid merupakan terapi umum untuk pengobatan AGA. Namun, minoksidil dan finasterid dapat menyebabkan efek samping dermatologis seperti iritasi kulit, ruam, dan dermatitis kontak alergi maka diperlukan pengobatan alternatif untuk mengurangi efek samping yang ditimbulkan. Kurkumin dipilih karena efek antiandrogeniknya yang dapat menghambat steroid 5-alpha reductase sehingga dapat menurunkan hormon DHT yang berlebih dalam tubuh. Namun, kurkumin ini memiliki banyak keterbatasan diantaranya sukar larut dalam air, bioavailabilitas yang rendah, log P 2,56-3,29 dan mudah terdegradasi sehingga efektivitas pengobatan tidak optimal. Oleh sebab itu, diperlukan suatu sistem penghantaran obat yang tepat seperti Nanostructured Lipid Carriers (NLC) sehingga dapat meningkatkan efektivitas biologisnya. NLC merupakan generasi kedua nanocarrier lipid yang memiliki keunggulan dalam meningkatkan solubilitas, stabilitas, dan kapasitas pemuatan obat dibandingkan dengan Solid Lipid Nanoparticle (SLN). Tujuan penelitian ini yaitu untuk memformulasikan NLC kurkumin menggunakan Glyceryl palmitostearate, Capric triglyceride dengan 2 jenis surfaktan yang berbeda yaitu PEG-40 hydrogenated castor oil dan Decyl Glucoside. Metode penelitian yang digunakan untuk pembuatan NLC kurkumin ini yaitu high shear homogenization/sonicator probe yang dapat menghasilkan gelombang suara yang tinggi menyebabkan kavitasi sehingga ukuran partikel menjadi lebih kecil dan menciptakan gerakan turbulen yang dapat mempercepat proses pencampuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NLC kurkumin dengan menggunakan surfaktan PEG-40 hydrogenated castor oil dan Decyl Glucoside memiliki karakteristik yang sesuai dengan ukuran partikel <400 nm, potensial zeta > ±20 mV, efisiensi penjerapan >80%, dan morfologi sferis. Dengan demikian, diharapkan NLC kurkumin dapat meningkatkan stabilitas dan bioavailabilitas kurkumin untuk memaksimalkan efektivitas pengobatan AGA.
Co-Authors Abdul Mulki Irpani Agung Laksono S, Moch Agus Sulaeman Agus Sulaeman Aligita, Widhya Aliyya Kurniasih Agustiani Amalia Putri, Amalia Ani Anggriani Arif Rubianto Ariqa Hidayatun Nisa Buana Irviana Prita Choerrunisa, Choerrunisa Dadih Supriadi Damayanti, Hilda Deden I Dinata Deden Indra Dinata Deden Indra Dinata, Deden Indra Deny Puryani Devianti Sagita, Novaliana Dila Anggraeni Dinayanti, Westi Nur Dini Auliya Azmi Dwi C, Alya Elis Susilawati Elisabeth Weya Elsa Yunita Septiani Elvano, Deki Rifa Embas Saraswati, Dewa Ayu Emma Emawati, Emma ERISKA AGUSTIN Faisha Farras Kartanagara Fatmawati Fenti Fatmawati Karim Fatmawati, Fenti Fenti Fatmawati Fenti Fatmawati Ghea Nadira Shinta Gustana, Erick Kurniawan Halizah, Arin Nur Hanaya, Cicia Rosa Helen Fitri Novianti Herni Kusriani, R. Iceu Mulyati Iin Siti Aminah, Iin Siti Ira Adiyati Jajang Japar Sodik Khiong, Tjia Khie Latifah, Zahra Alfa Lia Marliani Mahran A, Ghani Maisyah, Aini Marita Kaniawati Mindiarto, Ahmad Bagus Muhamad Reza Pahlevi Mulyani Yani Ningrum, Windi Pratama Novaliana Devianti Sagita Novianti, Tamia Rizqi Nurfadillah, Rizal Nurfaiza, Putri Nurul Rahmalia Olivia Eka Putri Pahlevi, Muhamad Reza Patonah, Patonah Pebriawati, Silpi Pramudiahwardani, Ananda Rota Pratama, Reza Putriyanti Al-fira Putriyanti, Al-fira R. Awaludin Nazal N Rachmat Mauludin Rahmat Santoso Raisya Salsabila Ramadhoni, M Ayodia Ratu Fania Aprilyanti Reza Pahlevi, Muhamad Ria Riantini Riantini, Ria Rismawanti, Rusi Roganda Situmorang Rosyana, Nasywa Rusi Rismawanti Sagita, Novaliana Devianti Saleh Wikarsa, Saleh Salsabilla, Syifa Sasanti Tarini Darijanto, Sasanti Tarini Septianti, Regina Dwi Shelvy E Suherman Siti Jamilah Siti Raeyuni Maulidia Belina Siti Saidah Muthmainah Sofian, Ryan Soni Muhsinin Sukmawati, ika kurnia Sutiyah, Siti Sutrisno, Entris Syarfa, Ahmad Syerliana Syerliana Tambunan, Irisanna Wahyu Wijayanti Wijaya, Teguh Pradinata Winasih Rachmawati Yani Mulyani Yani Mulyani Yolanda Putri Aloenida Yuyun Yuyun Zakiyah, Nadhira Zalfa Dary Pernadi