Claim Missing Document
Check
Articles

Turbin Angin Vertikal Sudu Aerofoil NACA 0018 Series Berbasis Konstruksi Helical/Twist Terhadap Variasi Sudut Sudu Yusuf Dewantoro Herlambang; Dwiana Hendrawati; Sudjito Sudjito
Eksergi Vol 13, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.835 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v13i3.1028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan turbin Gorlov dengan geometri sudu aerofoil NACA 0018 terhadap variasi sudut bukaan sudu untuk mendapatkan karakteristik unjukkerja turbin yang optimal. Secara spesifik penelitian ini bertujuan untuk : (1) merancang model-model sudu helical/twist turbin Gorlov menggunakan sudu aerofoil NACA 0018; (2) membuat model-model turbin Gorlov terhadap variasi sudut bukaan sudu 50, 100, 150, dan 200; (3) menguji dan mengambil data turbin Gorlov terhadap variasi sudut sudu 50, 100, 150, dan 200; (4) mengkaji optimasi sudut bukaan sudu turbin Gorlov dan analisis optimasi model turbin Gorlov tersebut yang difungsikan sebagai penggerak mula untuk mendapatkan karakteristik yang optimum; (5) mengkaji analisis pemodelan numerik/analisis modeling (analisis struktur menggunakan software ANSYS dan analisis aerodinamis menggunakan software Fluent, Computational Fluid Dynamics/CFD). Metode penelitian ini meliputi beberapa tahap mulai perancangan/desain, pembuatan, assembling dan installing, pengujian alat, dan analisis. Secara ringkas sebagai berikut, Tahap awal adalah menyiapkan cetakan sudu aerofoil NACA 0018 series dan mulai dibuat sudu aerofoil dengan ketebalan sudu/thickness maksimum 18% dari lebar sudu/chord. Material sudu dibuat dari campuran serat kayu, ram, resin epoksi dengan perbandingan tertentu. Kemudian diameter turbin 550 mm dan tinggi/panjang turbin adalah 800 mm. Turbin Gorlov dibuat 4 model rotor masing-masing dengan sudut sudu tertentu. Rotor Gorlov dihubungkan dengan poros dan prony break. Pada tahap dihasilkan 4 model penggerak turbin angin Gorlov. Tahap selanjutnya adalah uji karakteristik model dengan variabel penelitian sudut bukaan sudu 50, 100, 150, 200. Kinerja turbin yang paling baik adalah yang menghasilkan koefisien daya paling tinggi. Hasil pengujian diperoleh nilai Coefficient of Power tertinggi 0,0727 dengan tsr 0,263 daya turbin 7,059 watt pada putaran 195,5 rpm pada sudut bukaan sudu 15°. Nilai Tip Speed Ratio (TSR) tertinggi sebesar 0,3321 yang terdapat pada sudut bukaan sudu 20°. Coefficient of Toque (Ct) turbin tertinggi pada sudut sudu 15° sebesar 0,0830 dengan nilai Tip Speed Ratio (TSR) 0,263 pada putaran 239,3 rpm dengan torsi 0,075 Nm. Kata kunci : NACA 0018, Sudut Bukaan Sudu, Sudu Heliks, Turbin Gorlov
MODEL ALAT UKUR KECEPATAN ANGIN, ARAH ANGIN, DAN INTENSITAS RADIASI MATAHARI Yusuf Dewantoro Herlambang; Margana Margana; Yanuar Mahfudz Safarudin; Yosintaska Yosintaska; Nandiyaguna Yusarindra; Raditya Rizqy Wibowo; Yehuda Tofan Indra Cahya
Eksergi Vol 16, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1150.28 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v16i2.2210

Abstract

Angin dan matahari merupakan energi alternatif, yang dapat dikelola secara maksimal menjadi energi yang bermanfaat pengganti energi konvensional. Data potensi energi suatu daerah, dapat dijadikan tolak ukur apakah energi yang ada dapat dimanfaatkan atau sebaliknya. Di Desa Tambakboyo mayoritas daerahnya berupa persawahan luas yang menyimpan potensi energi angin dan surya. Untuk mengetahui potensi tersebut diperlukan suatu alat pengukur secara kontinu berupa anemometer (kecepatan angin), wind vane (arah angin), serta solar cell (intensitas matahari). Pembuatan alat berupa sensor potensi energi angin dan surya yang dipasang diatas sebuah menara setinggi 6,5 meter. Sensor tersebut dihubungkan ke sebuah mikrokontroller Arduino ATMegap328P dan data hasil pengukuran sensor disimpan pada MMC (Memory Card). Sumber energi yang digunakan adalah energi surya yang dikonversi menjadi energi listrik oleh panel surya yang dialirkan menggunakan SCC (Solar Charger Controller) dan disimpan pada baterai berkapasitas 12 Volt 10 Ah yang selanjutnya dialirkan ke beban. Hasil pengukuran menunjukan bahwa rata-rata kecepatan angin di lokasi adalah 1,0928 m/s dengan potensi energi angin sebesar 0,7966 w/m^2 dan rata-rata intensitas surya 289,703 w/m^2 dengan potensi energi surya sebesar 289,703 w/m^2
RANCANG BANGUN TURBIN ANGIN POROS HORIZONTAL 9 SUDU FLAT DENGAN VARIASI RASIO LEBAR SUDU TOP DAN BOTTOM UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PLTB Yusuf Dewantoro Herlambang; - Wahyono; - Sahid
Eksergi Vol 14, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.727 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i2.1367

Abstract

Penggunaan energi listrik di Indonesia saat ini sangatlah tinggi, namun energi yang digunakan masih didominasi oleh energi fosil, padahal potensi energi alternatif di Indonesia sangat banyak dan belum bisa dimanfaatkan dengan baik, salah satunya adalah energi angin. Oleh sebab itu, penulis mengambil judul tugas akhir dengan tema turbin angin. Tujuan tugas akhir dari Rancang Bangun Turbin Angin Poros Horizontal 9 Sudu Flat dengan Variasi Rasio Lebar Sudu Top dan Bottom Untuk Meningkatkan Kinerja PLTB tersebut adalah untuk membuat turbin angin sumbu horizontal 9 sudu flat dengan variasi sudut sudu, menguji secara eksperimental kinerja turbin angin sudu 9 flat dengan berbagai macam variasi sudut sudu dan kecepatan angin, mengkaji karaketristik kerja turbin sumbu horizontal sudu 9 flat dengan sudut sudu dan lebar sudu top dan bottom.Pengujian dilakukan dengan menvariasikan rasio lebar sudu 1:1; 4:5; 3:5; 2:5; 1:5 yang semuanya di variasikan sudut sudunya dari 15 – 45 dan kecepatan angin bebas sebesar 5 m/s, 7 m/s, 9 m/s yang pengujiannya diawali pada beban kosong, dihasilkan putaran paling tinggi untuk semua turbin angin dengan variasi rasio lebar sudu top dan bottom. Langkah berikutnya menambah beban dengan caramenyalakan beban lampu DC yang mengakibatkan putaran turun dan daya generator meningkat hingga mencapai kapasitas maksimum turbin angin. Berdasarkan uji kinerja turbin angin, pada sudu turbin dengan rasio lebar sudu 4:5 dan sudut sudu 30° dengan kecepatan angin bebas 5 m/s memiliki nilai ηs yang lebih tinggi yaitu 9,665631% dibandingkan dengan sudu turbin dengan rasio lebar sudu lainnya, kemudian pada sudu turbin dengan rasio lebar sudu 3:5 dan sudut sudu 23° dengan kecepatan angin bebas 7 m/s memiliki nilai η  yang lebih tinggi yaitu 7,421294% dibandingkan dengan sudu turbin dengan rasio lebar sudu lainnya, sedangkan pada sudu turbin dengan rasio lebar sudu 2:5 dan sudut sudu 18° dengan kecepatan angin bebas 9 m/s memiliki nilai ηs yang lebih tinggi yaitu 5,8035% dibandingkan dengan sudu turbin dengan rasio lebar sudu lainnya. Kata Kunci: “Turbin angin poros horizontal”, “Rasio lebar sudu top dan bottom”, “Efisiensi sistem”, “Tip Speed Ratio”
Rancang Bangun Turbin Angin Poros Horizontal 9 Sudu Flat Dengan Variasi Rasio Lebar Sudu Top Dan Bottom Untuk Meningkatkan Kinerja PLTB Yusuf Dewantoro Herlambang; Wahyono Wahyono
Eksergi Vol 15, No 2 (2019): MEI 2019
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.592 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v15i2.1508

Abstract

Penggunaan energi listrik di Indonesia saat ini sangatlah tinggi, namun energi yang digunakan masih didominasi oleh energi fosil, padahal potensi energi alternatif di Indonesia sangat banyak dan belum bisa dimanfaatkan dengan baik, salah satunya adalah energi angin. Oleh sebab itu, penulis mengambil judul tugas akhir dengan tema turbin angin. Tujuan tugas akhir dari Rancang Bangun Turbin Angin Poros Horizontal 9 Sudu Flat dengan Variasi Rasio Lebar Sudu Top dan Bottom Untuk Meningkatkan Kinerja PLTB tersebut adalah untuk membuat turbin angin sumbu horizontal 9 sudu flat dengan variasi sudut sudu, menguji secara eksperimental kinerja turbin angin sudu 9 flat dengan berbagai macam variasi sudut sudu dan kecepatan angin, mengkaji karaketristik kerja turbin sumbu horizontal sudu 9 flat dengan sudut sudu dan lebar sudu top dan bottom.Pengujian dilakukan dengan menvariasikan rasio lebar sudu 1:1; 4:5; 3:5; 2:5; 1:5 yang semuanya di variasikan sudut sudunya dari 15 – 45 dan kecepatan angin bebas sebesar 5 m/s, 7 m/s, 9 m/s yang pengujiannya diawali pada beban kosong, dihasilkan putaran paling tinggi untuk semua turbin angin dengan variasi rasio lebar sudu top dan bottom. Langkah berikutnya menambah beban dengan cara menyalakan beban lampu DC yang mengakibatkan putaran turun dan daya generator meningkat hingga mencapai kapasitas maksimum turbin angin. Berdasarkan uji kinerja turbin angin, pada sudu turbin dengan rasio lebar sudu 4:5 dan sudut sudu 30° dengan kecepatan angin bebas 5 m/s memiliki nilai ηs yang lebih tinggi yaitu 9,665631% dibandingkan dengan sudu turbin dengan rasio lebar sudu lainnya, kemudian pada sudu turbin dengan rasio lebar sudu 3:5 dan sudut sudu 23° dengan kecepatan angin bebas 7 m/s memiliki nilai ηs yang lebih tinggi yaitu 7,421294% dibandingkan dengan sudu turbin dengan rasio lebar sudu lainnya, sedangkan pada sudu turbin dengan rasio lebar sudu 2:5 dan sudut sudu 18° dengan kecepatan angin bebas 9 m/s memiliki nilai ηs yang lebih tinggi yaitu 5,8035% dibandingkan dengan sudu turbin dengan rasio lebar sudu lainnya.
Teknologi Pembangkit Listrik Energi Baru Terbarukan Menggunakan Proton Exchange Membrane (PEM) Fuel Cell Skala Kecil Yusuf Dewantoro Herlambang; Anis Roihatin
Eksergi Vol 15, No 1 (2019): JANUARI 2019
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.057 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v15i1.1464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisa unjuk kerja paling baik PEM Fuel Cell terhadap pengaruh laju aliran gas hidrogen dan oksigen. Metode yang digunakan dari studi literatur dan pengumpulan data untuk mendesain alat, disertai bimbingan dengan dosen agar hasilnya maksimal. Setelah itu, barulah diadakan pengadaan bahan untuk proses pembuatan alat agar dapat diuji. Pada pengujian elektroliser dilakukan variasi konsentrasi KOH dan arus input, sedangkan pada pengujian fuel cell dilakukan variasi laju aliran gas H2 dan O2 serta beban menggunakan lampu LED dioda. Dari hasil pengujian dan perhitungan elektroliser jumlah produksi gas hidrogen paling tinggi pada konsentrasi 2M dengan arus 20A sebesar 189,3 ml dan efisiensi tertinggi sebesar 93,5% . Dari data tersebut digunakan untuk menguji fuel cell. Pada fuel cell efisiensi tertinggi dan unjuk kerja paling bagus ada pada pemberian input gas H2 0,81 ml/s dan O2 0,45 ml/s dengan nilai efisiensi 4,25% dan nilai SFC 0,7 kg/kWh.
Pembuatan Turbin Double Spherical Sebagai Upaya Memperbaiki Kinerja Turbin Spherical Yusuf Dewantoro Herlambang; Mochammad Denny Surendra; Yanuar Mahfudz Safarudin
Eksergi Vol 14, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.153 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i3.1368

Abstract

Tujuan dari tugas akhir ini adalah pembuatan turbin spherical helix berbasis NACA 0016 dengan sudut putar sebesar 30o dengan penambahan jumlah runner, memperbaiki kerangka uji, melakukan uji kinerja turbin air yang telah dibuat, menghitung kinerja turbin dengan runner single dan double dan melakukan analisa kinerja turbin. Selanjutnya akan melakukan pengujian dan melihat hasil kinerja efisiensi yang dihasilkan. Pengujian turbin air ini menggunakan variable turbin spherical dan turbin double spherical dengan variable uji berupa kecepatan aliran1,2 m/s,dan1,4 m/s. Sedangkan parameter uji berupa putaran poros turbin, massa torsi, dan head. Data-data hasil pengujian selanjutnya diolah untuk mengetahui daya mekanik dan efisiensi turbin maksimum. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa efisiensi tertinggi yang mampu dihasilkan turbin spherical helix yaitu sebesar 20,9% pada varibel uji pada kecepatan aliran kerja 1,2 m/s dengan putaran turbin 155 rpm, dan 21,21% pada variable uji pada kecepatan aliran kerja 1,4 m/s dengan putaran turbin 150 rpm. Sedangkan pada turbin double spherical helix mampu menghasilkan efisiensi yaitu sebesar 27,4% pada variable uji pada kecepatan aliran kerja 1,2 m/s dengan putaran turbin 160 rpm, dan 33,02% pada variable uji pada kecepatan aliran kerja 1,4 m/s dengan putaran turbin 170 rpm. Kata kunci : Turbin air, Spherical, Helix Sudut 30o, Berbasis NACA 0016
ANALISIS PERHITUNGAN EFISIENSI HEAT RECOVERY STEAM GENERATOR (HRSG) TIPE VERTIKAL TEKANAN GANDA PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GAS UAP (PLTGU) Yusuf Dewantoro Herlambang; Supriyo Supriyo; Teguh Aji Wibowo
Eksergi Vol 16, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1340.648 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v16i3.2218

Abstract

Heat Recovery Steam Generator (HRSG) merupakan generator uap yang memanfaatkan energi panas gas buang turbin gas untuk memanaskan air sehingga berubah fasa menjadi uap, uap tersebut digunakan untuk menggerakkan turbin uap. Meninjau pentingnya HRSG dalam sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU), maka diharapkan efisiensi HRSG selalu dalam kondisi terbaiknya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa efisiensi HRSG dalam sebuah PLTGU, sehingga diperoleh penyebab didapatkannya nilai efisiensi, serta membandingkan kondisinya ketika dalam keadaan setelah overhaul dan sebelum overhaul. Efisiensi HRSG didapat dari pembandingan manfaat kalor keluar HRSG dan kalor gas buang masuk HRSG, sehingga didapat bahwa efisiensi HRSG setelah overhaul adalah 79,76% sedangkan efisiensi sebelum overhaul adalah 78,36%, hal ini dapat terjadi karena meningkatnya kualitas dari parameter-parameter yang dibutuhkan, yaitu meliputi: suhu air umpan, aliran massa gas buang, kemampuan menerima beban dan aliran massa uapyang dihasilkan.
MODEL TURBIN SAVONIUS 1-TINGKAT SEBAGAI PENGGERAK MULA POMPA AIR TANPA BAHAN BAKAR UNTUK PENGAIRAN Yusuf Dewantoro Herlambang; - Suwarti
Eksergi Vol 9, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.599 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v9i1.196

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah  mengembangkan desain rotor turbin Savonius tipe-U multi stage memanfaatkan konstruksi setengah silinder sebagai penggerak mula pada pompa irigasi tanpa bahan bakar.  Selanjutnya mengoptimasi  jumlah tingkatan  rotor tersebut, serta mengkaji karakteristik masing-masing rotor angin tersebut. Tahap awal penelitian adalah menyiapkan 3 konstruksi silinder berdiameter 500 mm yang dibuat dari lembaran stainless steel ukuran 2 mm. Ketiga selubung silinder dibelah menjadi 1, 2, 3, dan 4 bagian. Bagian-bagian selubung tersebut diputar dengan pusat sumbu adalah bagian tengah busur selubung sehingga silinder-silinder tersebut membentuk turbin Savonius U. Rotor yang telah dibuat berjumlah 5 buah (rotor 1-tingkat, 2-tingkat, 3-tingkat). Piringan penahan sudu, ini dibuat dari pelat galvalum dengan tebal 3 mm dan piringan penahan sudu ini memiliki diameter 700 mm. Rotor tubin dilengkapi dengan sebuah poros pejal yang dibuat dari besi St 37 berdiameter 50 mm. Tahap selanjutnya adalah uji karakteristik model. Dalam uji ini akan dilakukan optimasi  jumlah sudu dan tingkat rotor Savonius U dengan variabel jumlah sudu dan jumlah tingkatan rotor. Uji dilakukan menggunakan blower sebagai sumber kecepatan angin. Parameter yang diukur adalah debit dan head aliran untuk menghitung daya input turbin serta head dan debit aliran yang dihasilkan oleh pompa  torak untuk menghitung daya output pompa. Kinerja pompa yang paling baik adalah yang menghasilkan head dan debit keluaran paling tinggi. Hasil akhir pada tahap ini adalah  jumlah tingkatan rotor yang optimum, dan jumlah sudu optimum. Hasil penelitian ini adalah spesifikasi turbin diameter 500 mm, tinggi sudu 400 mm, tebal sudu 1,2 mm, massa sudu 1,2 kg dengan diameter poros 50 mm. Daya hidrolis terbesar yang dihasilkan pompa adalah 1,27 watt, terjadi pada kecepatan angin 9,9  m/s dengan debit aliran terbesar adalah sebesar 0,000208 m3/s didapat pada variasi jumlah rotor 2-tingkat. Sedangkan efisiensi sistem yang paling tinggi adalah 1,06% yang diperoleh pada variasi rotor 2-tingkat, pada kecepatan angin 5 m/s. Kata kunci : Konstruksi setengah silinder, Rotor bertingkat, Savonius U
MODEL TURBIN ANGIN SAVONIUS UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PLTB Yusuf Dewantoro Herlambang; Dwiana Hendrawati; Annisa Dewi Agustin; Kurniawan Aldy Kusuma; Sri Wahyuningsih; Wigiantoro Wigiantoro
Eksergi Vol 16, No 1 (2020): JANUARI 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.212 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v16i1.2203

Abstract

Turbin angin Savonius merupakan turbin angin sumbu vertikal yang memilki poros rotor utama disusun tegak lurus dengan kelebihan utama dapat mengkonversi energi angin pada kecepatan angin yang rendah. Tujuan pembuatan tugas akhir ini yaitu (1) Merancang “Model Turbin Angin Savonius Double Blade Satu Tingkat Dengan Variasi Rasio Sisi Inlet dan Outlet untuk Meningkatkan Kinerja PLTB” dengan Variasi Rasio (1:1, 1:2) terhadap kecepatan angin keluaran sudu; (2) Melakukan analisis kinerja turbin untuk mendapatkan efisiensi terbaik antara rasio 1:1 atau rasio 1:2 terhadap aliran angin. Metode tugas akhir meliputi perancangan desain turbin angin, pembuatan, perakitan turbin angin, proses pengujian, dan metode analisis data. Pengujian dilakukan pada kecepatan angin 5-12 m/detik dengan beban lampu yang divariasikan berkisar antara 5-40 Watt. Analisis uji kinerja turbin angin didasarkan pada perhitungan efisiensi sistem (ƞsistem). Hasil pengujian menunjukkan bahwa turbin angin savonius single blade memiliki efisiensi terbaik sebesar 8,43% pada kecepatan angin 5 m/s dan mampu menghasilkan listrik sebesar 10 Watt kemudian efisiensi terbaik kedua dimiliki oleh turbin angin double blade 1:2 yang memiliki efisiensi sebesar 6,9% pada beban 20 Watt dan turbin angin double blade 1:1 yang memiliki efisiensi sebesar 4,37% pada beban 10 Watt.
Study Combination Vertical Wind Turbine in The Mining Area RD. Kusumanto; Fatahul Arifin; Carlos R. S.; Dicky Septrianto; Rusdianasari; RM. Fauzi; Yusuf Dewantoro Herlambang
International Journal of Research in Vocational Studies (IJRVOCAS) Vol. 2 No. 1 (2022): IJRVOCAS - April
Publisher : Yayasan Ghalih Pelopor Pendidikan (Ghalih Foundation)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/ijrvocas.v2i1.96

Abstract

Wind Technology has developed rapidly because it is environmentally friendly alternative energy. The speed of the wind to run the wind turbine is able to exhaust a fan and ordinary wind sources. Tanjung Enim is one of Indonesia's areas, that have comparatively little wind energy. It has a wind velocity of 1.5 - 3 m/s. Tanjung Enim has coal mining, and the blower is used for air in the conveyor line of the mining. It is the potential to generate wind turbines. because the wind velocity in this area is 8 m /s. This study examines the enactment of blades on vertical wind turbines, namely Savonius with 3 blades combine with Darrius 3 blades. The result of the voltage output currently created by of vertical wind turbine maximum is 8.42 Volt and 345 Ampere.
Co-Authors - Suwarti, - . Sahid . Wahyono A Fauzi, Abdul Syukur Achmad Widodo Adiba, Azka Fikral Ahmad Hamim Su’udy Al Huda, Luqman Alfauzi, Abdul Syukur AM Mufarrih Aminuyati Amrullah, Utsman Syah An Nizhami, Avicenna Andreas Wahyu Gunawan Anis Roihatin Annisa Dewi Agustin Antoro, Daffa Yudha Akbar Putra Anwar, Muhammad Khaerul Apriandi MS, Nanang Apriandi, Nanang Apriandi Apriansyah, Icvan Aris Fiatno Arnoldi, Dwi Azharuddin Balqis Balqis Bono . Bono Bono Budhi Prasetiyo Budhi Prasetiyo Carlos R. S. Dianisa Khoirum Sandi Dicky Septrianto Diny Agustina Rahayu Dr. Fatahul Arifin, S.T., Dipl.Eng.EPD., M.Eng.Sc Dwi Arnoldi, S.T., M.T. Dwiana Hendrawati Effendi, Sairul Elfrida Rizky Riadini Elhas, Rivan Ma’rivan Ella Sundari, S.T., M.T. Eri Prihatmini Evan, Bah F Gatot Sumarno, F Gatot F. Gatot Sumarno, F. Gatot Fachry Abda El Rahman Fatahul Arifin Fatahul Arifin Fatahul Arifin, Fatahul Feby Agasa Fenoria Putri, S.T., M.T. Franando, Franando Gatot Suwoto Gatot Yulianto Ghozali, Hanif Faizal Gustaf Susetyo Hadi, Kms. M. Hairul Hartanto, Jimmy Hermawan, Baktiyar Mei Hindrawati, Gita Huda, Muhamad Nurul Inayah Inayah Iwan Hermawan Iwan Setiawan Khoiri Rozi Khoirunnisa, Hilma Khoryanton, Ampala Khusna, Atina Nurul Kurnianingsih Kurnianingsih, Kurnianingsih Kurniawan Kurniawan Aldy Kusuma Lee, Shun-Ching Lusiana Rahmawati Margana Margana Marliyati Marliyati, Marliyati Mars Widodo Mochammad Denny Surendra Mochammad Denny Surindra Mochammad Facta Muhammad Arif Fadilah Muhammad Ikbal Muhammad Latifur Rochman Muji Setiyo Mulyono Mulyono Munawwaroh, Dita Anies Nabila, Lathifa Dylla Nafisah Amalia Nanang Apriandi Nanang Qosim Nandiyaguna Yusarindra Negara, Komang Metty Trisna Novarika, Wirda Nursaputro, Septiantar Tebe Padang Yanuar Padang Yanuar Pambudi, Yoyok Dwi Setyo Purwanto, Wawan Putri, Farika Tono Putri, Mega Purnama R, Rizky Amelia Rachman, Iqo Yovie Raditya Rizqy Wibowo Radjiq, Akhmad Ramadoni, Ramadoni Rani Raharjanti Rasid, M. RD. Kusumanto RM. Fauzi Romi Wilza Rr. Tony Yulianto Rusdianasari Sahid Sahid Sai'in, Ali Satito, Aryo Setiyawan, Trio Setyawan, Martando Robby Setyowati, Nur Shyu, Jin Cherng Siti Zulaikhah Slamet Priyoatmojo, Slamet Sudjito Soeparman Sudjito Sudjito Sugeng Widada Sugiono, Friska Ayu Fitrianti Supandi Supriyo Supriyo supriyo supriyo Supriyo Supriyo Suseno, Sigit Sutanto, Bayu Suwarti Suwarti Suwarti Suwarti Syahputra, Angga Panjy Teguh Aji Wibowo Teguh Harijono Mulud Teguh Harijono Mulud Timotius Anggit Kristiawan Udi Harmoko Vita Ayu Aspriyanti Wahyono Wahyono Wahyu Isti Nugroho Wahyu Sulistiyo Wahyu Triharto Prabowo Wahyuni, Puri Wibowo, Andryana Dwiandara Widodo, Ignatius Gunawan Wigiantoro Wigiantoro Willy Ravindo H Damanik Wilza, Romi Wiwik Purwati Widyaningsih Yahya Yanuar Mahfudz Safarudin Yehuda Tofan Indra Cahya Yosintaska Yosintaska Yudha Ramadhan Yusi Amalia Renaningtyas Zainal Abidin Zakaria Zakaria Zakki Fuadi Emzain Zamheri, Ahmad Zulhan Widya Baskara