Articles
Analisis Tingkat Kepuasan dan Performa pada Merchant OVO di Surabaya
Muhammad Ridho Ar-Robi;
Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (855.008 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.41646
Saat ini, layanan mobile payment di Indonesia telah berkembang, khususnya banyaknya pelaku bisnis yang telah menjadi merchant pada layanan mobile payment di Surabaya. Salah satu layanan mobile payment di Indonesia yang memiliki merchant terbanyak adalah OVO. Saat ini OVO sudah memiliki sekitar 300.000 merchant yang tersebar di seluruh Indonesia, salah satunya adalah Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui klasifikasi usaha yang sesuai dalam menggunakan layanan mobile payment sehingga dapat meningkatkan kepuasan dan performa bagi merchant OVO. Pada penelitian ini melakukan penyebaran kuesioner langsung kepada setiap merchant OVO yang terdapat di berbagai wialayah Surabaya. Jumlah responden yang didapatkan sebesar 180 merchant, dengan kriteria merchant pengguna OVO di Surabaya dalam kurun waktu satu bulan. Jumlah responden yang didapatkan telah sesuai dengan yang ditargetkan. Untuk tujuan tersebut dapat diselesaikan menggunakan metode ANOVA. Berdasarkan hasil dari uji ANOVA menyatakan bahwa tidak ada perbedaan data yang didapatkan pada kelompok merchant yang berada di kelompok usaha mikro kecil dan usaha menengah atas, sehingga dapat disimpulkan bahwa semua kelompok usaha dapat menggunakan OVO untuk meningkatkan performanya.
Analisis Perilaku dan Loyalitas Pelanggan ZAP Clinic
Claresta Dwi Pranindya;
Berto Mulia Wibawa;
Janti Gunawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (848.749 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.41678
Industri kecantikan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini berkembang pesat, salah satunya dipicu oleh tren media online termasuk media sosial. Salah satu klinik kecantikan di Indonesia yaitu ZAP Clinic masih belum berhasil menjadi top of mind pelanggan, melihat persaingan klinik kecantikan di Indonesia yang semakin kompetitif. ZAP Clinic dapat memanfaatkan media sosial untuk membangun ekuitas merek yang kuat di benak konsumen dan mendapatkan respon yang baik dari konsumen. Selain itu, rendahnya engagement rate pada salah satu akun media sosial menjadi tantangan bagi ZAP untuk menciptakan konten yang sesuai dengan karakteristik pengikut media sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pelanggan sekaligus pengikut media sosial ZAP Clinic serta mengetahui tingkat loyalitas pelanggan ZAP Clinic. Pengumpulan data dilakukan menggunakan survei dengan menyebarkan kuesioner secara online kepada 210 sampel yang menjadi pelanggan ZAP Clinic dan mengikuti setidaknya salah satu media sosial ZAP Clinic. Selanjutnya data dianalisis menggunakan crosstab dan Customer Loyalty Index (CLI). Temuan yang didapat dari analisis CLI adalah pelanggan ZAP Clinic termasuk loyal. Terdapat beberapa implikasi manajerial yang dapat diterapkan oleh ZAP Clinic untuk meningkatkan ekuitas merek sehingga mendapatkan respon yang positif dari konsumen seperti membuat konten media sosial yang menarik dan up to date. Untuk mempertahankan loyalitas pelanggan, ZAP Clinic perlu menjaga kualitas layanannya dan memberikan beberapa program loyalitas.
Confirmatory Factor Analysis terhadap Niat Konsumen untuk Mengikuti dan Merekomendasikan Akun Instagram: Penerbit Buku Fiksi XYZ
Muhammad Fadel Yulian Maulido;
Berto Mulia Wibawa;
Puti Sinansari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (196.081 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.45921
Sejak adanya penurunan penjualan buku secara fisik akibat disrupsi internet, menyebabkan banyak penerbit beralih memasarkan bukunya di media sosial. Penerbit menyadari bahwa pola literasi sudah berubah di era digital, tak hanya membaca buku tapi juga secara multimedia. Studi kasus pada penelitian ini yaitu pada penerbit buku fiksi XYZ yang kesulitan untuk menjadi best seller dibandingan beberapa penerbit buku fiksi besar lainnya yang sukses memanfaatkan media sosial. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis niat konsumen untuk mengikuti dan merekomendasikan akun Instagram penerbit XYZ sebagai acuan dasar untuk konten unggahan dengan metode utama yaitu Confirmatory Factor Analysis (CFA). Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa indikator pada variabel kegunaan, kenikmatan, kepuasan, serta niat mengikuti dan merekomendasi dinyatakan valid. Metode penelitian ini dilakukan secara konklusif-deskriptif-multiple cross sectional dengan penyebaran kuesioner online melalui tautan berisi formulir kepada 226 responden yaitu followers penerbit buku fiksi XYZ.
Analisis Perbedaan dan Preferensi Konsumen terhadap Keputusan Pembelian Food Souvenir
Noriko Agnita Masroeri;
Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2039.737 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.46901
Pada beberapa tahun terakhir, industri pariwisata merupakan salah satu industri yang sedang berkembang di Indonesia. Hal ini menjadi peluang besar bagi perusahaan yang bergerak dibidang penyedia produk oleh-oleh. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji perbedaan dan preferensi konsumen terhadap atribut dalam pemilihan produk food souvenir. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode konklusif deskriptif dengan pengambilan sampel multiple cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner secara online dengan metode selfadministered kepada 321 responden yang memiliki kriteria pernah membeli produk oleh-oleh di Surabaya dalam kurun waktu 6 bulan terakhir. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis Chi Square (X2) dan Conjoint. Temuan utama dari penelitian ini bahwa pada analisis Conjoint memperlihatkan bahwa responden lebih menyukai produk makanan ringan yang dijual di toko sendiri dengan harga di bawah IDR 50.000
Pengukuran Tingkat Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan terhadap Toko Ritel Kosmetik Make Over di Surabaya
Meutia Fatha Aulia;
Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50591
Semakin banyaknya produk kosmetik yang beredar membuat pelanggan memiliki lebih banyak alternatif, sehingga akan lebih sulit untuk mendapat kepuasan yang dapat menimbulkan loyalitas pelanggan terhadap suatu merek atau toko. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan terhadap setiap format toko ritel Make Over untuk memberikan rekomendasi strategi pemasaran yang dapat meningkatkan dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dan data didapatkan dari kuesioner kepada 150 responden dengan penyebaran kuesioner secara langsung (direct survey) ke toko-toko Make Over di pusat perbelanjaan di Kota Surabaya. Berdasarkan perhitungan ACSI dan CLI, pelanggan yang mengunjungi toko ritel Make Over baik Single-Brand Store dan Multi-Brand Store dirasa sudah puas dan loyal. Penelitian ini juga merumuskan implikasi manajerial yang dapat diterapkan oleh Make Over sebagai referensi tambahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di toko ritelnya dengan fokus pada peningkatan kepuasan untuk Independent Store serta peningkatan kepuasan dan kepercayaan untuk Multi-Brand Store, memaksimalkan customer in-store experience dan customer recovery, serta pembuatan loyalty dan membership program untuk meningkatkan frekuensi pembelian ulang.
Analisis Penentuan Prioritas Platform Media Sosial Pada Performa Pemasaran UKM: Kasus di Kota Surabaya
Faras Pramesti;
Berto Mulia Wibawa;
Puti Sinansari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50604
Perkembangan teknologi informasi saat ini berdampak pada peningkatan pemanfaatan media sosial yang dapat mempermudah segala aktivitas. Pengguna media sosial terbesar di Indonesia didominasi oleh usia kerja produktif, salah satunya pelaku usaha kecil menengah (UKM). Peralihan UKM yang bersifat konvensional menjadi digital melalui media sosial dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, namun di Kota Surabaya jumlah pelaku UKM yang memanfaatkan media sosial tergolong rendah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis faktor-faktor penyebab beberapa UKM di Kota Surabaya memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran, dampaknya terhadap performa pemasaran, dan urutan prioritas platform media sosial yang paling berpengaruh pada performa pemasaran. Desain penelitian yang digunakan adalah exploratory-direct bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan in-depth semi-structured interview dan kuesioner perbandingan berpasangan AHP. Analisis data menggunakan metode analisis thematic dan analytic hierarchy process (AHP). Proses pengumpulan data dilakukan kepada 9 pelaku UKM di Kota Surabaya dari 4 subsektor berbeda yang telah memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran berupa Facebook, Instagram, YouTube, dan website atau blog selama minimal 2 tahun. Temuan dari analisis thematic pada penelitian ini yaitu terdapat 6 faktor penyebab pelaku UKM di Kota Surabaya memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran, kemudian ditemukan sejumlah 8 dampak positif pada performa pemasaran yang diakibatkan oleh pemanfaatan media sosial. Selain itu, melalui in-depth semi structured interview dilakukan pula pengumpulan data platform media sosial yang paling banyak dimanfaatkan oleh tiap pelaku UKM tersebut melalui electronic word of mouth (eWOM), viral marketing, dan social presence. Berdasarkan analisis AHP urutan platform media sosial yang paling berpengaruh pada performa pemasaran UKM di Kota Surabaya adalah platform Instagram, kemudian secara berurutan yaitu platform Facebook, website atau blog, dan YouTube. Terdapat beberapa implikasi manajerial pada penelitian ini yang bertujuan untuk memberikan kontribusi pengembangan UKM secara tepat dalam memanfaatkan media sosial dan berdampak pada peningkatan performa pemasaran UKM.
Identifikasi Sepeda Motor Listrik Terhadap Niat Membeli: Kasus di Indonesia
Ade Ana Pratiwi;
Berto Mulia Wibawa;
Imam Baihaqi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50819
Sepeda motor menjadi alat transportasi yang banyak digunakan di Asia Tenggara. Salah satunya di negara Indonesia. Penggunaan sepeda motor merupakan salah satu penyumbang gas emisi buang yang dapat mencemari lingkungan. Munculnya sepeda motor listrik sebagai produk inovasi menjadi salah satu cara dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Pada penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik calon pelanggan, menganalisis atribut sepeda motor listrik yang menjadi preferensi atau kecenderungangan konsumen dalam memiliki niat membeli sepeda motor listrik. Selain itu juga untuk mengetahui atribut yang mempengaruhi calon konsumen dalam mengadopsi sepeda motor listrik. Untuk mencapai tujuan penelitian, maka teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan Multriatribut. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner online yang disebarkan kepada 300 sampel yang tersebar di 34 provinsi yang ada di Indonesia. terdapat temuan yang menunjukkan bahwa atribut yang memiliki kepentingan paling tinggi adalah keamanan dan waktu pengisian baterai. Terdapat implikasi manajerial yang dapat diaplikasikan oleh pemasar produk sepeda motor listrik dengan memperhatikan karakteristik konsumen, diantaranya adalah menyelenggarakan acara yang bertujuan untuk memberikan informasi pengetahuan produk kepada para calon konsumen.
Perbandingan Faktor Atribut pada Toko Nol Limbah di Kota Surabaya: Pendekatan Semantic Differential
Annisa Deaneke Prabowo Putri;
Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50828
Terdapat berbagai tantangan yang dihadapi bisnis dengan konsep ramah lingkungan, seperti dampak dari fenomena perubahan preferensi konsumen yang mempertimbangkan aspek ramah lingkungan pada konsumsinya. Tantangan tersebut yakni adanya fenomena greenwashing serta pertumbuhan jumlah kompetitor di pasar seiring waktu. Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan profil antara dua toko nol limbah yang terdapat di Kota Surabaya, yakni Alang-Alang Zero Waste Store dengan kompetitornya, yakni Mamaramah Eco Bulk Store. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner online yang disebarkan kepada 22 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetitor Alang-Alang Zero Waste Store, yakni Mamaramah Eco Bulk Store, lebih unggul dibandingkan Alang-Alang Zero Waste Store dengan mengungguli di 9 faktor atribut dari total 15 faktor atribut. Terdapat implikasi manajerial yang dapat dimplementasikan pihak Alang-Alang Zero Waste Store dengan tujuan mengoptimalkan faktor atribut produk dan toko yang dimiliki merek. Implikasi manajerial tersebut adalah menambahkan pilihan metode pembayaran, mengadakan event marketing serta in-store marketing, dan meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan oleh pramuniaga toko.
Eksplorasi Karakteristik Segmentasi Demografis dan Perilaku Berbelanja Ibu Rumah Tangga melalui E-commerce di Indonesia
Salasatri Rafaa Dinni;
Berto Mulia Wibawa;
Bahalwan Rafaa Apriyansyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.55007
Perkembangan ekonomi berbasis digital menciptakan peluang besar bagi penyedia layanan e-commerce. Mereka saling berlomba-lomba untuk menjadi pemimpin pasar. Hal tersebut menyebabkan pelanggan mudah untuk beralih ke e-commerce lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan merek terhadap kepuasan dan niat pembelian ulang ibu rumah tangga pada e-commerce. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka teknik pengolahan dan analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan PLS-SEM. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner online yang disebarkan kepada 247 sampel melalui chat pribadi dan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi nilai dan persepsi popularitas berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan dan niat pembelian ulang. Sedangkan persepsi kualitas dan inovasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan dan niat pembelian ulang. Penelitian ini juga mendukung teori ECT bahwa kepuasan berpengaruh pada niat pembelian ulang. Penelitian ini juga mengungkap bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan diantara kelompok usia dalam mempengaruhi kepuasan berbelanja dan niat pembelian ulang oleh ibu rumah tangga melalui e-commerce. Terdapat implikasi manajerial yang dapat dimplementasikan pihak e-commerce dengan tujuan meningkatkan kepuasan dan niat pembelian ulang oleh ibu rumah tangga agar bersedia menggunakan layanan e-commerce saat berbelanja.
Investigasi Strategi Positioning Merek : Studi Kasus Industri E-commerce di Indonesia
Raudina Salma;
Berto Mulia Wibawa;
Puti Sinansari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.55016
Industri e-commerce merupakan pasar yang menjanjikan di Indonesia dengan persaingan yang kompetitif. Identifikasi strategi positioning merek berdasarkan persepsi konsumen menjadi hal yang penting untuk diperhatikan, karena dengan ini perusahaan e-commerce akan menemukan posisi kompetitifnya sehingga dapat menciptakan keunggulan di benak konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana atribut kualitas layanan memengaruhi evaluasi konsumen terhadap positioning merek top five e-commerce di Indonesia. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui online survey kuisioner kepada 290 responden. Berdasarkan hasil perceptual map, top-five e-commerce di Indonesia yaitu Tokopedia, Shopee, JD.ID, Bukalapak, dan Lazada dipersepsikan secara berbeda oleh pelanggan berdasarkan atribut kualitas layanan serta keunggulannya. Tokopedia dapat dikatakan sebagai e-commerce paling unggul karena memiliki dua atribut yaitu FF dan EC sebagai keunggulannya. Lazada berada di posisi paling lemah karena dipersepsikan oleh pelanggan sebagai e-commerce yang tidak memberikan keempat atribut kualitas layanan dengan baik. Setiap e-commerce harus mampu mempertahankan keunggulannya tanpa mengabaikan atribut kualitas layanan lainnya yang juga penting bagi pelanggan. E-commerce harus melakukan beberapa improvement pada atribut layanan yang tidak dirasakan secara maksimal oleh pelanggan serta perlu untuk lebih memperhatikan atribut layanan yang belum dirasakan oleh pelanggan. Oleh sebab itu, penelitian ini juga merumuskan implikasi manajerial untuk masing-masing e-commerce dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah pengguna dan pelanggan e-commerce.