This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) PROSIDING SEMINAR NASIONAL FIKkeS Jurnal Keperawatan Indonesia Media Kesehatan Masyarakat Indonesia VISIKES Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Health Notions Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Mitra Manajemen Jurnal Kesehatan Manarang Nursing Current : Jurnal Keperawatan Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Journal of Health Promotion and Behavior Journal of Maternal and Child Health Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Manuju : Malahayati Nursing Journal Journals of Ners Community Faletehan Health Journal JURNAL MUTIARA KESEHATAN MASYARAKAT SANITAS: Jurnal Teknologi dan Seni Kesehatan Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Jurnal Ilmiah Kesehatan Pediomaternal Nursing Journal Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Babali Nursing Research Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Berita Kedokteran Masyarakat Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Indonesian Journal of Islam and Public Health Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Al Makki Health Informatics Journal Jurnal manajemen informasi kesehatan Jurnal Kesehatan Kartika Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Konsumsi Jamu dengan Kandungan Kortikosteroid terhadap Kejadian Hipertensi Sistolik Roni Trisnawan; Sutanto Priyo Hastono
Faletehan Health Journal Vol 10 No 01 (2023): Faletehan Health Journal, Maret 2023
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v10i01.534

Abstract

One of the risk factors of hypertension is drugs consumption. Meanwhile, in general population there are still many people who consume herbs which surprisingly contain a lot of medicinal chemicals (prednisone, dexamethasone, phenylbutazone) which are believed to have an effect on blood pressure. The purpose of this study was to determine the relationship between consumption of herbs and corticosteroids in the incidence of systolic hypertension among visitors of public health center aged > 18 years. The research method used an observational design and a cross-sectional study design. The research used primary data obtained by interview and measurement technique and secondary data obtained from medical record. The research was conducted in December 2022 at Cigudeg Public Health Center, Bogor Regency. The sampling technique used simple random sampling, obtained 70 respondents with criteria of complete medical record data and > 18 years old. The research results showed that 58.6% of respondents had hypertension, 24.3% consumed herbs containing corticosteroids, 82.4% of the group who consumed herbs containing corticosteroids experienced hypertension, and 17.6% of them did not experience hypertension. The use of herbs containing corticosteroids had an impact on increasing hypertension in respondents.
Pengaruh Gaya Hidup terhadap Hipertensi pada Remaja: Literature Review Tyra Septi Diana; Sutanto Priyo Hastono
Faletehan Health Journal Vol 10 No 02 (2023): Faletehan Health Journal, July 2023
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v10i02.590

Abstract

Nowadays, hypertension was mostly suffered by people in developed countries and became one of silent killer illnesses since it does not show any symptoms. The disease was mostly found in adolescents with risk factors, such as lack of sleep duration, low physical activity, poor diet, alcohol consumption, and smoking behavior. The purpose of this study was to determine lifestyle factors that influence the incidence of hypertension in adolescents. The research method was literature review using several databases, namely: Garuda Portal, Google Scholar, and ScienceDirect and the publications were from 2018 to 2022. The researcher obtained 9 articles relating to inclusion criteria and exclusion criteria. The results of this literature review showed that lifestyle factors affecting the incidence of hypertension in adolescents are physical activity, smoking behavior, alcohol consumption, sleep duration, and poor diet (fat intakes).
Literatur Review: Hubungan Peer Group Education dan Dukungan Keluarga terhadap Perilaku Deteksi Dini Kanker Payudara dengan SADARI pada Remaja Nabila Vebiana Soviadi; Sutanto Priyo Hastono
Faletehan Health Journal Vol 10 No 02 (2023): Faletehan Health Journal, July 2023
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v10i02.594

Abstract

Malignant tumors leading to breast cancer pose a serious threat to adolescents under the age of 17 with increasing cases of 8 to 10 in 2018. To prevent the spread of breast cancer, breast self-examination (BSE), known as SADARI in Indonesian, was introduced as a preventive measure. This study aimed to identify the relationship between peer group education and family support with BSE behavior among adolescents. Through a literature review, 10 relevant articles were found on Google Scholar and Pubmed database, spanning publication years from 2019 to 2023. These articles were selected based on criteria of reputable national and international journals, written either in English or in Indonesian, and employing cross-sectional study design and open access. The research findings indicated that peer group education and family support play a significant role in promoting BSE behavior in adolescents. Other factors such as knowledge, attitude, and information sources can also influence BSE behavior in adolescents. Therefore, a comprehensive approach of breast cancer prevention in adolescents should take into account various influencing factors to enhance the effectiveness of preventive efforts. Further research is encouraged to delve deeper into these factors, enabling the development of more precise and efficient breast cancer prevention strategies.
Pemodelan Regresi Logistik Spasial Pada Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 Septiana, Valida Ulfa; Hastono, Sutanto Priyo
Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk Provinsi Jawa Barat, dengan rata-rata kejadian yang lebih tinggi dari rata-rata nasional. Analisis spasial diperlukan untuk memahami pola penyebaran DBD, mengingat adanya kemungkinan pengaruh antar wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor sosio-demografi, faktor perilaku, serta efek spasial kedekatan geografis antar wilayah terhadap kejadian DBD di Provinsi Jawa Barat tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan unit analisis 27 kabupaten/kota di Jawa Barat tahun 2023. Data sekunder diperoleh dari Survei Kesehatan Indonesia 2023 dan Jawa Barat dalam Angka 2024. Analisis dilakukan dengan regresi logistik spasial menggunakan matriks Queen Contiguity. Hasil menunjukkan bahwa kepadatan penduduk dan kedekatan geografis antar wilayah berpengaruh signifikan terhadap kejadian DBD (Nilai P<0,05), sedangkan jumlah rumah sakit umum dan indeks pembangunan literasi masyarakat tidak signifikan. Model dengan efek spasial memiliki nilai AIC lebih rendah dibandingkan model tanpa spasial, yang mengindikasikan bahwa pertimbangan aspek spasial meningkatkan kualitas pemodelan kejadian DBD. Penelitian ini menekankan pentingnya faktor spasial dalam pemodelan epidemiologi DBD. Hasilnya dapat menjadi dasar perencanaan intervensi lintas-wilayah yang lebih terintegrasi dalam upaya pengendalian DBD di Indonesia.
Analisis Disparitas Geospasial dan Determinan Sosio-Demografis Masalah Kesehatan Jiwa di Indonesia: Analisis Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Zhafirah, Alya Zahrah; Hastono, Sutanto Priyo Priyo
Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan jiwa merupakan pilar utama pembangunan sumber daya manusia yang kini menjadi tantangan struktural di Indonesia. Masalah ini dipengaruhi secara signifikan oleh determinan sosio-demografi seperti tingkat pendidikan, status ekonomi dan lingkungan. Penelitian ini diinisiasi oleh urgensi untuk memetakan distribusi beban masalah kesehatan jiwa secara nasional sekaligus menginvestigasi ketidakonsistenan prevalensi antara data Riskesdas 2018 dan SKI 2023. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan menganalisis prevalensi masalah kesehatan jiwa pada penduduk Indonesia berusia ≥15 tahun, menggunakan data SKI 2023. Kondisi kesehatan jiwa dinilai menggunakan instrumen SRQ-20 untuk mengidentifikasi probabilitas masalah kesehatan jiwa. Hasil utama menunjukkan prevalensi masalah kesehatan jiwa Indonesia tahun 2023 sebesar 2,0% (95% CI=2,0–2,1), mengindikasikan terjadi penurunan drastis dibandingkan prevalensi Gangguan Mental Emosional pada Riskesdas 2018 sebesar 9,8% (95% CI=9,7-10,0). Analisis geospasial menggunakan metode Natural Breaks Jenks mengidentifikasi 6 provinsi sebagai "titik panas" dengan prevalensi tinggi (>2,5%), di antaranya Provinsi Jawa Barat (4,4%; 95% CI=4,0-4,8) dan Papua Pegunungan (3,0%; 95% CI=2,0-4,6). Determinasi sosio-demografis mengonfirmasi kerentanan yang lebih tinggi pada kelompok perempuan, usia muda (15-24 tahun) dan lansia (≥75 tahun), tidak bekerja, pendidikan rendah dan status ekonomi rendah, serta tinggal di perkotaan. Implikasi kebijakan dari temuan ini menekankan perlunya penguatan sistem kesehatan jiwa di tingkat primer (puskesmas) serta penyesuaian strategi intervensi yang tepat sasaran secara geografis.
Pengaruh Pelatihan Model Praktek Keperawatan Profesional (MPKP) terhadap Penerapan Pilar I Pendekatan Manajemen dan Pilar IV Sistem Pemberian Asuhan Keperawatan Perawat di Rumah Sakit X Kotamobagu Heriyana Amir; Djuariah Chanafie; Sutanto Priyo Hastono
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 3 (2020)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.766 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i3.1134

Abstract

MPKP merupakan salah satu upaya meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit dalam pelayanan keperawatan untuk meminimkan kesalahan atau kelalaian yang dapat terjadi. MPKP suatu system (struktur, proses dan nilai-nilai professional) yang memungkinkan perawat profesional mengatur asuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan model praktek keperawatan profesional (MPKP) terhadap penerapan pilar I pendekatan manajemen dan pilar IV sistem pemberian asuhan keperawatan perawat di Rumah Sakit X Kotamobagu. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan yaitu pra-eksperimen one group pre-test post-test design. Sampel dalam penelitian berjumlah 75 responden. Hasil penelitian menunjukkan penerapan pilar I pendekatan manajemen (element perencanaan, perorganisasian, pengarahan, pengendalian) dan pilar IV sistem pemberian asuhan keperawatan (element pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, tindakan, evaluasi, catatan keperawatan) sebelum dan setelah pelatihan MPKP terdapat perbedaan; Hubungan pilar I antara usia (pvalue: 0,032), pendidikan (pvalue: 0,000), lama kerja (pvalue: 0,042) membuktikan ada hubungan bermakna (P<0,05) sedangkan jenis kelamin (pvalue: 0,195) tidak ada hubungan bermakna (p >0,05); hubungan pilar IV antara usia (pvalue: 0,71), jenis kelamin (pvalue: 0,316), membuktikan bahwa tidak ada hubungan bermakna (p>0,05) sedangkan pendidikan  (pvalue: 0,020), lama kerja (pvalue: 0,032) membuktikan ada hubungan bermakna (P<0,05); penerapan pilar I dan pilar IV sebelum dan setelah pelatihan MPKP terdapat perbedaan di setiap element (pvalue: 0,000). Hasil coefisien regresi diperoleh variabel pre, usia, jenis kelamin, pendidikan, lama kerja pada pilar I R Square=0,624 dan pilar IV R Square = 0,725 artinya berkontribusi mempengaruhi. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan MPKP pada semua kepala ruang, katim dan perawat pelaksanaan sosialisasi atau update terkini penerapan MPKP secara kontinue oleh RS.
Pemetaan Capaian Vaksinasi COVID-19 di Provinsi Jawa Barat Tahun 2021: Mapping of COVID-19 Vaccination Achievements in West Java Province in 2021 Examinar; Sutanto Priyo Hastono; Dixie Sebastian
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.054 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2226

Abstract

Latar Belakang: Latar Belakang: Pandemi COVID-19 masih berlangsung dari tahun 2019 hingga saat ini. Salah satu upaya dalam penagangan COVID-19 adalah vaksinasi. Jawa Barat merupakan provinsi dengan sasaran vakinasi yang terbesar yaitu sebesar 37,9 juta orang. Capaian vaksinasi ke-1 sebanyak 28, 1 juta orang atau sebesar 74,2 persen, sedangkan total vaksinasi ke-2 sebesar 20,3 juta orang atau sebesar 53,6 persen yang masih berada dibawah proporsi secara nasional. Tujuan: Studi bertujuan untuk melakukan pemetaan capaian vaksinasi COVID-19 dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya di provinsi jawa barat. Metode: Studi ini merupakan studi cross sectional. Populasi yang digunakan dalam studi ini adalah seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. Variabel dependen dalam studi ini adalah capaian vaksinasi ke-2. Kemudian variabel independenya terdiri dari capaian vaksinasi ke-1, kasus konfirmasi positif, penerimaan vaksin, dan sasaran vaksinasi. Pemetaan dilakukan dengan aplikasi Quantum Geographic System 2.8.1. Hasil: Proporsi capaian vaksinasi ke-2 sebesar kurang dari 50 persen ada sebanyak 9 kabupaten/kota, proporsi 50-60 persen sebanyak 10 kabupaten/kota, proporsi 60-80 persen sebanyak 4 kabupaten/kota, dan proporsi 80-90 persen sebanyak 4 kabupaten/kota. Kemudian terdapat hubungan yang kuat dan positif antara capaian vaksinasi ke-2 dengan capaian vaksinasi ke-1, konfirmasi positif, penerimaan vaksin, dan sasaran vaksinasi Kesimpulan: Berdasarkan sebaran capaian vaksinasi ke-2 disumpulkan bahwa prioritas pertama dalam distribusi vaksin di Provinsi Jawa Barat adalah daerah yang memiliki capaian vaksinasi ke-2 <50 persen dan proporsi stok vaksin <10 persen.
Mrs-preemie model: innovative nursing intervention to improve maternal and preterm infant outcomes Nopi Nur Khasanah; Yeni Rustina; Dessie Wanda; Sutanto Priyo Hastono; Iskim Luthfa
Pediomaternal Nursing Journal Vol. 12 No. 2 (2026): VOLUME 12 NO 2 JULY 2026
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Mothers of preterm infants are particularly susceptible to emotional distress, which may impair bonding and hinder optimal infant growth. Nurses hold a critical position in supporting both maternal and infant outcomes through structured interventions. Objective: This study aimed to evaluate the effectiveness of the Mrs-Preemie model, an innovative nursing intervention, on reducing maternal stress, enhancing mother-infant bonding, and improving weight gain in preterm infants. Methods: A mixed-methods exploratory sequential design was employed, using purposive sampling. The qualitative phase involved 24 mothers and 13 nurses to identify care needs, followed by expert panel validation with four professionals. In the quantitative phase, 66 mother-father-preterm infant triads participated. The intervention group received the Mrs Preemie model, which comprised four modules implemented over four weeks; the control group received standard care. Outcomes included maternal stress and bonding scores, and infant weight, assessed at baseline, week two, and week four. Confounding variables were statistically controlled. Results: Thirteen themes emerged to guide the model's development. Statistically significant differences were found between the intervention and control groups over time for maternal stress (P-value=.001), mother-infant bonding (P-value=.001), and infant weight (P-value=.013). After four weeks, the intervention group showed significantly reduced maternal stress (P-value<.001), improved bonding (P-value=.002), and greater infant weight gain (P-value<.001). Improvements in maternal outcomes emerged by week two, while infant weight gain was evident by week four. Conclusion: The Mrs-Preemie model demonstrates effectiveness as an innovative nursing intervention to improve maternal psychological well-being and preterm infant development. Integrating it into neonatal nursing is recommended. Keywords: mother-child relations; premature infants; psychological stress; weight gain
Factors Associated with Dental Care Utilization among Pregnant Women at Klapanunggal Health Centre, Bogor, Indonesia Itsna Widita; Sutanto Priyo Hastono
Journal of Health Promotion and Behavior Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Masters Program in Public Health, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.325 KB)

Abstract

Background: Oral health care during pregnancy is important for the health of the mother and child.During pregnancy, many changes occur in oral cavity that can be linked to periodontal di­sea­se, including gingivitis and periodontitis. Oral health condition of pregnant women may adversely bring impacts such as preterm low birth weight (PLBW) and premature birth. Pregnant women need to regularly check oral health to a dentist. However, the number of utilization of dental service which is indicated by pregnant women’s dental visit data in Indonesia is still very low.This study aimed to determine factors associated with dental care visit among pregnant women.Subjects and Method: This was a cross-sectional study conducted at Klapanunggal health cen­ter, Bogor, Indonesia. A sample of 60 pregnant women was selected by consecutive sampling. The de­pendent variable was dental care utilization. The independent variables were oral health problem and knowledge. The data were collected by questionnaires and analyzed by a multiple logistic re­gres­sion.Results: Most of pregnant women claimed that their oral health was good (35%) or average (35%). On the contrary, most of them admitted of having had at least one oral health problem (55%), in­clu­ding bleeding gum (35%), dental cavity (33.3%), and painfull teeth (10%). However, only 23.3% of pregnant women visited dentist during the current pregnancy. Factors associated with dental visit were existence of oral health problem (OR=6.41; p=0.019) and oral health knowledge during preg­nancy (OR= 4.03; p=0.050) after controlling education, employment, income, and health in­su­rance.Conclussion: utilization of oral health care service among pregnant women was low. Pregnant wo­men who reported dental visit were more likely to be those who had oral health problem and who had good oral health knowledge during pregnancy.Keywords: oral health, pregnancy, antenatal care, dental visitCorrespondence: Itsna Widita, Masters Program in Quality of Health Services, Faculty of Public Health, Universitas Indonesia. Email: itsnawidita@gmail.comJournal of Health Promotion and Behavior (2019), 4(2): 145-152https://doi.org/10.26911/thejhpb.2019.04.02.07
ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO OLEH KEPALA RUANG DALAM PENCEGAHAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT X JAKARTA Naomi Donna Shinta; Asnet Leo Bunga; Sutanto Priyo Hastono
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 10 No 2 (2026): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v10i2.12556

Abstract

Risk management is crucial in every organization, especially in healthcare institutions. However, in Hospital X, many head nurses have not implemented risk management, as indicated by a preliminary study where only 2 out of 10 head nurses had implemented risk management. This study aims to analyze the effect of risk management intervention on the implementation of risk management by head nurses in preventing patient safety incidents at Hospital X. This quantitative research uses a quasi-experimental design with a two-group pre-test post-test design. The sample consists of 140 nurse practitioners and 20 head nurses, divided into intervention and control groups, selected using purposive sampling. Data were analyzed using T-test and ANCOVA. There was a significant difference in the intervention group before and after the intervention (p=0.000), while no significant change was found in the control group (p=0.083). The most significant factor influencing risk management and patient safety incident prevention was education level (p=0.021). Proper implementation of risk management intervention can be an effective strategy in preventing hospital patient safety incidents. Recommendation: Hospital management is expected to facilitate training programs for head nurses on risk management and patient safety incident prevention.
Co-Authors Abd Halim Achmad Syukkur Agung Pratama AGUS RIYANTO Ahmad Syafiq Ajeng Tias Endarti Allenidekania Allenidekania Amir, Heriyana Andriyani Andriyani Asnet Leo Bunga Besral Budi Anna Keliat Cahyani, Restu Adya Camalia S. Sahat Chanafie, Djuariah Dewi Irawaty Diana, Tyra Septi Dini Kurniawati Dixie Sebastian Djuariah Chanafie Dumilah Ayuningtyas Dyah Wahyuningsih Elly Nurachmah Elvira Elvira Emiliana Tarigan Erida Silalahi, Lenny Ernyasih, Ernyasih Examinar Fatimah Az Zahra Fitria Masulili Fitria Takahepis, Nelfa Gulo, Magdalena Hakiem Afrizal, Sandra Hanny Handiyani Hayana, Nanda Bella Heiwer Matongka, Yulian Heriyana Amir Hormat Janner Manurung Imelda Imelda Iskim Luthfa Iswan Iswan Itsna Widita Jilan Salshabilla Mutaqin Junaiti Sahar Kemal N. Siregar Kusharisupeni Kusharisupeni Kusharisupeni Kusharisupeni Lia Herliana Lilis Heri Mis Cicih Lilis Suryani Liza Meutia Lusida, Nurmalia Margono Margono Maria Astrid Maria Astrid Martina Puspa Wangi Martya Rahmaniati Mega Arista Sari Meutia, Liza Mona Megasari Muhammad Farid Hamzens Muhammad Sapoan Hadi Munaya Fauziah Mutaqin, Jilan Salshabilla Nabila Vebiana Soviadi Naomi Donna Shinta Ni Luh Widani ningsih, Sri Sunarti Nopi Nur Khasanah Nourmayansa Vidya Anggraini Novy Helena Chatarina Daulima Nur Annisa Nur Annisa Nurfika Asmaningrum Nurul Huriah Astuti Pasaribu, Jesika Prabawati, Dewi Prihatni, Rima Puput Leni Yuliani Suchery Putri, Nur A'isyah Amalia Ratna Sitorus Ratnawati, Diah Retno Ambarwati Rima Prihatni Rina Efiyanna Roni Trisnawan Roni Trisnawan Rora Asyulia Rora Asyulia Roselina Tambunan Rusmiati , Desi Safika, Iko Salsabila Naim Septiana, Valida Ulfa Sipahutar, Tiopan Siregar, Tatiana SITI AISAH Siti Misytah Sri Sunarti ningsih Suchery, Puput Leni Yuliani Sukma Rahayu Sulistiyawati Sulistiyawati Suprapti, Fitriana Sutejo Sutejo Syahputra, Yudha Joniyan Tiopan Sipahutar Triana Srisantyorini Tyra Septi Diana Uke Pemila Wahyuningsih, Wiji Wanda , Dessie Widyatuti Wijayanti, Catharina Dwiana Yafi Velyan Mahyudi Yanti Cahyati Yeni Rustina Yeni Rustina Yosi Duwita Arinda Zhafirah, Alya Zahrah