Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI KESESUAIAN LAHAN GAMBUT UNTUK TANAMAN MELON (Cucumic melo L.) DI KELURAHAN SETAPUK BESAR KECAMATAN SINGKAWANG UTARA KOTA SINGKAWANG. alfarizi, zulkifli; riduansyah, riduansyah; hazriani, rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 5 No. 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i2.15802

Abstract

Evaluasi lahan adalah suatu proses pendugaan potensi dari sebidang lahan untuk suatu macam penggunaan yang telah dipertimbangkan dan untuk menerapkan alternatif penggunaan lahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik lahan gambut serta mengetahui tingkat kesesuaian lahan untuk tanaman melon di Kelurahan Setapuk Besar Kecamatan Singkawang Utara Kota Singkawang serta memberikan rekomendasi perbaikannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian lahan untuk tanaman melon SPT 1 dan SPT 2 menunjukkan bahwa lahan tersebut memiliki kesesuaian lahan aktual tidak sesuai saat ini (N1) dengan faktor penghambat media perakaran (N1r). Upaya evaluasi untuk meningkatkan kesesuaian lahan potensial menjadi (S2) perlu didukung dengan pemberian rekomendasi pengelolaan antara lain rekomendasi perbaikan drainase, rekomendasi pengapuran, rekomendasi lumpur laut dan rekomendasi pemupukan. Kata kunci : Evaluasi kesesuaian lahan gambut, Melon, Kelurahan Setapuk Besar
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN GAMBUT UNTUK TANAMAN JAGUNG DI DESA GALANG KECAMATAN SUANGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH CANDRA, ANJI; Hazriani, Rini; Krisnohadi, Ari
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 5 No. 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.18081

Abstract

Potensi hasil panen tanaman jagung pada lahan gambut Desa Galang perlu di identifikasi melalui evaluasi kesesuaian lahan, karena pada tahun 1999 pernah di tanam, namun tidak berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor menghambat tanaman jagung, untuk menentukan kelas kesesuaian lahan gambut aktual dan potensial dan merekomendasikan pemupukan tanaman jagung di desa Galang, kabupaten Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. Penelitian dimulai dari bulan Maret 2016 sampai Juni 2016 dengan luas area ± 50 Ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian untuk tanaman jagung sesuai marginal (S3) dengan faktor penghambat yaitu retensi hara dan media perakaran (N2-rf). Kesesuaian lahan gambut perlu diberikan rekomendasi pengelolaan lahan termasuk pengelolaan saluran dan drainase, pemadatan tanah gambut, rekomendasi pengapuran maupun pemberian amelioran dengan lumpur laut dan rekomendasi pemupukan. Unsur hara tanah dapat ditingkatkan di mana N dan K, pada tanah gambut dilakukan pemupukan yaitu untuk Urea (193,82 kg / ha) dan KCL (163,22 kg / ha) dan SPT 2: Urea (194,67 kg/ha), KCL (119,86 kg/ha). Kata kunci : Evaluasi Kesesuaian Lahan Gambut, Jagung, Desa Galang.
Identifikasi Status Hara N, P dan K untuk Tanaman Padi Sawah Tadah Hujan di Desa Sebente Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang WAHYUNI, TRI; SUSWATI, DENAH; HAZRIANI, RINI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 5 No. 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.18414

Abstract

Padi sawah (Oryza sativa.L) adalah bahan baku pangan pokok yang vital bagi rakyat Indonesia. Menanam padi sawah sudah menjadi tradisi umum bagi sebagian besar petani di Indonesia, yang pada mulanya banyak diusahakan di pulau Jawa. Namun, saat ini hampir seluruh daerah di Indonesia sudah tidak asing lagi dengan kegiatan menanam padi di sawah. Produksi padi sawah di Kabupaten Bengkayang sebesar 124,157 ton/ha per tahun, terdiri dari 101,735 ton pertahun padi sawah dan 22,422 ton padi ladang. Luas panen 39,139 Ha, dengan produktifitas padi tahun 2015 sebesar 31,72 Kwintal/Ha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status ketersediaan unsur hara N, P, K pada tanah sawah di Desa Sebente, dan menghitung rekomendasi pemupukan N, P dan K untuk meningkatkan produksi padi. Penelitian ini dilakukan di Desa Sebente Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang dengan luas Persawahan 2 Ha. Waktu penelitian 3 bulan, dimulai dari persiapan sampai penyajian hasil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode sistem diagonal dan metode wawancara, untuk pengambilan sampel tanah pada kedalaman 0-20 cm, pengambilan sampel tanah komposit diambil 4 petak sawah yang berbeda. Parameter pengamatan adalah reaksi tanah (pH), N total, P tersedia tanah, K tersedia tanah, dan C-Organik tanah. Hasil analisis pH tanah pada lokasi penelitian tergolong masam, C-Organik pada lokasi penelitian sangat rendah sampai dengan tinggi, nitrogen (N) total tanah pada lokasi penelitian rendah sampai dengan sedang, Fosfor (P) tersedia pada lokasi penelitian rendah sampai dengan sangat rendah, kalium (K) tersedia tanah dilokasi penelitian tergolong sangat rendah.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L) DI DESA SOTOK KECAMATAN SEKAYAM KABUPATEN SANGGAU Arif, Kristoforus; KRISNOHADI, ARI; HAZRIANI, RINI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.19139

Abstract

ABSTRAK :Evaluasi kesesuaian merupakan bagian dari proses perencanaan tataguna tanah. Inti evaluasikesesuaian lahan adalah membandingkan persyaratan yang diminta oleh tipe penggunaan lahan yangakan diterapkan, dengan sifat "“ sifat atau kualitas yang dimiliki oleh lahan yang akan digunakan.Lahan yang akan di evaluasi terletak di Desa Sotok Kecamatan Sekatam Kabupaten Sanggau.Parameter penelitian meliputi: keadaan lingkungan, sifat fisika dan kimia. Kondisi linggkungan yangdiamati meliputi bentuk wilayah dan topografi, iklim, periode banjir, bahaya banjir, tinggi genangan,tata guna lahan, dan vegetasi. Sifat fisik tanah yang diamati meliputi warna tanah, tekstur, kedalamanmuka air tanah, kedalaman efektif, struktur tanah dan konsentrasi tanah. Sifat kimia tanah yangdianalisis di laboratorium, meliputi pH, KTK, N-total, P, K, C-Organik, Na, kejenuhan Al dankejenuhan basa. Hasil penilitian menunjukan bahwa pada lokasi penelitian terdapat satu peta tanah(SPT) yaitu Typic Eutrudepts yang mempunyai kelas kesesuaian lahan aktual S3 "“ nr, eh, n atausesuai marjinal dengan faktor pembatas KTK, C-organik, N total dan bahaya erosi. Rekomendasipengelolaan terdiri dari pemberian bahan organik sebagai pupuk dasar. Pembuatan teras harusmembentuk kemiringan 100-150. Pembuatan saluran drainase dengan lebar 100cm, dalam 100cm danjarak antara saluran berfariasi tiap 200m-500m. Pemupukan N dilakukan untuk meningkatkan S3menjadi S1 sedangkan pemupukan K dilakukan untuk meningkatkan S2 menjadi S1.Kata Kunci : Evaluasi Lahan, Kakao
Identifikasi Ketersediaan Unsur HARA NITROGEN, FOSFOR, DAN KALIUM PADA LAHAN ALUVIAL YANG DITANAMI JERUK SIAM DI DESA TEBING BATU KABUPATEN SAMBAS ENY, ENY; Suswati, Denah; Hazriani, Rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.22884

Abstract

Jeruk siam merupakan anggota dari kelompok jeruk keprok yang memiliki nama ilmiah Citrus nobilis. Nama jeruk siam karena jeruk ini berasal dari Siam (Thailand), yang di negara asalnya disebut Som Kin Wan. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman jeruk sangat dipengaruhi oleh pemberian pupuk dan ketersediaan unsur hara di dalam tanah. Status hara yang terendah akan mengendalikan proses pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan unsur hara nitrogen, fosfor, dan kalium pada lahan Aluvial yang ditanami jeruk siam di Desa Tebing Batu Kabupaten Sambas. Parameter penelitian meliputi: reaksi tanah (pH), nitrogen total tanah, fospor tersedia, kalium tersedia, kalsium tertukar, magnesium tertukar, C-organik, rasio C/N, kapasitas tukar kation (KTK), kejenuhan basa (KB), dan bobot isi tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lokasi penelitian pH termasuk dalam kriteria sangat masam, sehingga perlu dilakukan pengapuran. Kadar nitrogen (N) total dalam tanah pada masing-masing lokasi penelitian masuk dalam kriteria sedang, kadar fosfor (P) tersedia pada lokasi penelitian termasuk dalam kriteria sangat tinggi, dan kadar kalium (K) pada lokasi penelitian termasuk dalam kriteria sangat rendah sampai rendah. Berdasarkan hasil analisis tanah pada lokasi penelitian, maka diperoleh rekomendasi sebagai berikut: Unsur hara P tersedia di dalam tanah pada lokasi penelitian termasuk sangat tinggi, sehingga tidak perlu dilakukan rekomendasi pemupukan P. Rekomendasi pemupukan N (Urea) dan K (KCl) pada masing-masing lokasi penelitian untuk 1 kali pemupukan yaitu lokasi A= 195,51 kg/ha dan 570,64 kg/ha; lokasi B = 206,33 kg/ha dan 634,8 kg/ha; lokasi C = 202,72 kg/ha dan 649,31 kg/ha; lokasi D = 196,70 kg/ha dan 801,03 kg/ha. Rekomendasi pengapuran dolomit pada lokasi penelitian untuk 1 kali pengapuran, yaitu lokasi A = 1.770 kg/ha, lokasi B = 1.850 kg/ha, lokasi C = 1.310 kg/ha, dan Lokasi D = 890 kg/ha.Kata Kunci : Unsur hara, Jeruk, Rekomendasi pemupukan dan pengapuran
IDENTIFICATION OF LAND CHARACTERISTICS IN DRAGON FRUITS PLANTS (Hylocerreus undatus) Gonzaga, Natalis Rahmat; Hazriani, Rini; Gunawan, Joni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.19 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25212

Abstract

This study aims to identify land characteristics (soil physical characteristics and soil chemistry). Identifying land characteristics for dragon fruit plants (Hylocerreus undatus) and explaining land characteristics based on soil and plant observation parameters.This research was conducted in Purun Besar Village, Segedong District, Mempawah Regency. Then followed by conducting soil analysis at Soil Chemistry and Soil Fertility Laboratory, Soil Physics and Soil Conservation Faculty of Agriculture, Tanjungpura University Pontianak. The research method starts from preparation, field survey, soil analysis in the laboratory, data interpretation, and presentation of results. The parameters observed in this study are divided into 2 parts: field observation and laboratory analysis. Parameters in the field are groundwater depth (cm), rooting medium, soil maturity, soil structure, sulfidic depth, surface rock and rock outcrop. The parameters in the laboratory are C-Organic (%), Cation Exchange Capacity (cmol (+) kg-1), N-Total (%), P content available (ppm), K-dd content (cmol (+) kg-1 ), soil reaction (pH), Al saturation, salinity, soil texture, plant height, number of branches in stem and data processing and potential land analysis. Keywords: Land Characteristics. Dragon fruit
SERAPAN HARA TANAMAN KELAPA SAWIT DI LAHAN GAMBUT DESA SIJANG KABUPATEN SAMBAS Wibianto, Rizki Lambang; Hazriani, Rini; Manurung, Rinto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.66745

Abstract

Kelapa sawit yang dibudidayakan di Kabupaten Sambas mempunyai produksi yang berbeda-beda di setiap lahan. Perbedaan produksi di setiap lahan di pengaruhi oleh beberapa faktor. Adapun faktor yang mempengaruhi produksi tanaman kelapa sawit adalah kondisi tanah dan unsur hara yang dapat diserap oleh tanaman agar tumbuh maksimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis kadar hara N, P, K, Mg, Cu dan Boron pada Satuan Peta Lahan yang sudah diklasifikasikan berdasarkan umur tanaman kelapa sawit dan mengelompokannya dalam kategori defisiensi, optimum, dan berlebih, mengetahui serapan hara N, P, dan K pada tanaman kelapa sawit, dan memberikan rekomendasi pemupukan tanaman kelapa sawit di lokasi penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawit swadaya masyarakat Desa Sijang Kabupaten Sambas. Parameter penelitian yaitu Nitrogen, Fosfor, Kalium, Magnesium, Tembaga, dan Boron. Hasil Analisis menunjukkan bahwa kadar hara N, P, K, Mg, Cu, dan Born pada SPL 1 tergolong defisiensi sampai berlebih, SPL 2 tergolong defisiensi sampai berlebih, dan SPL 3 tergolong defisiensi sampai berlebih. Pada masing-masing SPL di Rekomendasikan dosis pemupukan N, P dan K untuk SPL 1 (Urea 7,5 kg/pohon/tahun, SP-36 0,5 kg/pohon/tahun, KCL 1,75 kg/pohon/tahun), SPL 2 (Urea 2,75 kg/pohon/tahun, SP-36 0,35 kg/pohon/tahun, KCL 3,75 kg/pohon/tahun), dan SPL 3 (Urea 9,5 kg/pohon/tahun, SP-36 1,1 kg/pohon/tahun, KCL 4,5 kg/pohon/tahun).
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KOPI (Coffea Canephora) DI PUNGGUR KECIL KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT Darmawan, Muhammad Ivan; Krisnohadi, Ari; Hazriani, Rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.66948

Abstract

Evaluasi lahan adalah penilaian sumber daya lahan untuk tujuan tertentu dengan menggunakan suatu pendekatan atau cara yang sudah teruji. Petani kopi di Kubu Raya masih menghadapi sejumlah persoalan, salah satunya yakni produktivitas kopi segar hanya sekitar tiga ton per hektar terlebih lagi karakteristik pada lahan lokasi penelitian masih belum diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan data informasi mengenai sifat fisik dan kimia tanah yang dapat memberikan solusi pertumbuhan dan produktivitas tanaman kopi. Penelitian dilakukan di Punggur Kecil Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat dengan tahapan pengumpulan data dan informasi, survei pendahuluan, survei dan pengambilan sampel tanah di lapangan, analisis lapangan analisis laboratorium serta pengolahan data dan penyajian hasil. Kegiatan evaluasi lahan ini dilakukan dengan luasan 60 hektar dengan jumlah 12 titik pengamatan dengan setiap titik pengamatan mewakili 5 hektar lahan penelitian. Hasil penilaian kesesuaian lahan aktual untuk tanaman kopi menunjukkan bahwa pada lahan penelitian memiliki faktor pembatas S3-nr,wa. Faktor pembatas S3-nr,wa dengan faktor pembatas kelembaban, kejenuhan, pH H2O dan K-dd. Usaha perbaikan yang dapat dilakukan adalah pengolahan lahan berkelanjutan dilakukan untuk mengatasi faktor kedalaman gambut dan rekomendasi ameliorant untuk mengatasi pH, kematangan gambut dan kejenuhan basa. Jika dikaitkan dengan fakta yang ada di lapangan kelas kesesuaian lahan potensialnya bisa mencapai kelas sesuai (S3).
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN KELAPA SAWIT DI DESA PANGGI RUGUK KECAMATAN KETUNGAU TENGAH KABUPATEN SINTANG Putra, Herlangga Eka; Hazriani, Rini; Ruliyansyah, Agus
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.67072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan untuk tanaman kelapa sawit di wilayah Desa Panggi Ruguk Kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode grid dengan jarak 200 x 250 meter dengan jumlah titik sampel sebanyak 12 titik. Penelitian ini dilaksanakan dengan Melakukan pengambilan sampel tanah di lapangan, jumlah sampel tanah yang diambil ada dua sampel tanah, pengambilan dilakukan perkedalaman yaitu pada kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm, dengan satu SPT, kemudian dilanjutkan dengan analisis di Laboratorium, Kegiatan yang dilakukan meliput empat tahapan yaitu : Persiapan, Kegiatan lapangan, Analisis Laboratorium dan Pengolahan data pembuatan peta dan penyusunan laporan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa kelas kesesuaian lahan untuk tanaman kelapa sawit di daerah lokasi penelitian masuk kedalam Kelas N1(tidak sesuai) dengan luas 100 ha. Rekomendasi pengelolaan terdiri dari pemupukan dan pengapuran. Tanah pada lokasi penelitian tergolong sangat masam dengan kisaran pH <4,5 (4,16) sehingga untuk mengatasi keadaan tanah yang bereaksi sangat masam tersebut perlu dilakukan rekomendasi pengapuran. Perhitungan dilakukan berdasarkan atas kadar Al-dd yang dapat ditukar pada tanah permukaan, dengan asumsi peningkatan pH menjadi 5,5. Kapur yang digunakan adalah kapur dolomit [CaMg(CO3)2]. Jumlah kapur yang dibutuhkan adalah 5,13 Ton/ha. Pupuk yang direkomendasikan untuk tanaman kelapa sawit di lokasi penelitian adalah pupuk N (urea) = 205,22 Kg/ha, pupuk P (SP-36) = 131,44 Kg/ha dan pupuk K (KCL) = 201,33 Kg/ha.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W agus ruliyansyah Agus Sulistiyono Pramono, Agus Sulistiyono Agustine, Leony alfarizi, zulkifli ALHADAD, ABDUL MUJIB Anto Anto, Anto ari krisnohadi Arif, Kristoforus Asmahan Akhmad Batubara, Yuli Shinta Natalia Bayu Saputra CANDRA, ANJI Darmawan, Muhammad Ivan Denah Suswati Donny Ardy, Donny Dwi Raharjo Dwi Zulfita Eny, Eny Fadhly, Zafhaizar Farizi, Kahfi Al FASIUS, BONI Feira Budiarsyah Arief Firadila, Rulia Alda firzayanti, laras nurfani Gonzaga, Natalis Rahmat Hadari Hadari Hairi Gunadi Hendra Sahuri Mulia Hiromitsu, Kuno Joni Gunawan Junaidi Junaidi Kartika, Anna Silviyana KOKO, YOHANES Kusuma, Eka Widiawati Wijaya M, Leony Agustine Maharani, Shinta Rafika Manurung, Rinto Martalina, Evi Maswadi Maswadi - Maulana, Muhammad Kharis Maulidi Maulidi Maulidi Muhammad Pramulya, Muhammad Muhammad Zakaria Novi Safriadi Nugroho, Ridho Satia NURANI, CATUR Nurliza Nurliza Nusantara, Rossie Ponda, Ponda Pradana, Fahmi Galih Purba, Andryan Putra, Herlangga Eka Rahmansyah, Fathur Ramadhan, M Osa Riduansyah Riduansyah, Riduansyah Ririn Ririn Rita Hayati Romiyanto, Romiyanto Rossie Wiedya Nusantara Sahat Irawan Manik Sanjaya, Oscar Fradiksa Shenny Oktoriana Siti Maspuroh Subhi Subhi Sulakhudin Sulakhudin Suriadi Suriadi Suryanti, Tassa Ananda Sutomo Sutomo Toni Hermawan, Toni tri wahyuni U Edi Suryadi Ulfia Fadilla Uljanah, Nisa urai salam Urai Suci Y.V. Indrawati Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Uray Suci Yulies VI Wanti Fitrianti Wati, Khairun Rahmah Wibianto, Rizki Lambang Wirantara, Fathan Madilla Yulianto Yulianto Yupita, Anyon Zaen, Fani Afifa Zamaludin, Zamaludin Zulshifa, Adilla